Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Tim Dikpora kota bima berhasil menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada "KAGAPEKU" di SDN 50 Penaraga kota bima. Kegiatan berlangsung tepatnya pada 25 tahun 2026, dengan tema “Pelatihan Guru SD dalam Mendesain Pembelajaran Bermakna Berbasis Deep Learning pada Kurikulum Merdeka”.
Dipimpin oleh walikota Bima bersama Dikpora pendamping, Kehadiran tim disambut hangat oleh kepala sekolah SDN 50 Penaraga kota bima, beserta seluruh jajaran guru dan staf.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan H. Mahfud M.pd, guru dan Fasilitator Pendidikan dari walikota Bima, Kepala dinas Dikpora kota bima Kontribusinya sebagai pemateri memberikan perspektif nyata dari praktik pembelajaran di tingkat sekolah dasar, sekaligus memperkuat sinergi antara teori akademik dan konteks lapangan.
Tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna—tidak semata berorientasi pada capaian akademik, tetapi menumbuhkan deep learning sesuai semangat Kurikulum Merdeka. Bentuk kegiatan meliputi pelatihan intensif dan diskusi interaktif, serta pendampingan teknis dalam menyusun strategi pembelajaran yang memacu keterlibatan aktif siswa.
Walikota Bima menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata kontribusi dunia akademik dalam pendidikan dasar. Kami hadir tidak hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga untuk mendengar dan memahami tantangan yang dihadapi guru di lapangan, agar bisa bersama-sama mencari solusi yang tepat dan kontekstual.” jelasnya.
Ia menambahkan, Pembelajaran yang bermakna harus menggugah rasa ingin tahu siswa, memberi ruang eksplorasi, dan membangun koneksi antara materi ajar dengan kehidupan nyata. Inilah esensi dari deep learning dalam Kurikulum Merdeka.
Acara dibuka secara resmi oleh walikota Bima, yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tim Dikpora dan pihak keluarga Besar SDN 50 Penaraga kota bima. Dalam sambutannya, beliau menyebutkan, “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Kolaborasi antara Dikpora, siswa, dan guru SDN 50 Penaraga kota bima, sangat penting dalam menciptakan inovasi pembelajaran yang berdampak langsung kepada siswa.” Ia berharap pelatihan semacam ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Materi pelatihan meliputi:
Hakikat pembelajaran bermakna
Penyusunan perangkat ajar, modul ajar, dan lembar aktivitas peserta didik
Penyusunan modul ajar berbasis deep learning.
Pelaksanaan acara berlangsung interaktif, dengan antusiasme tinggi dari para guru. Mereka aktif terlibat dalam diskusi, simulasi pembelajaran, dan praktik penyusunan modul ajar yang kontekstual.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para guru mampu mengembangkan pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. Program ini juga menjadi bukti nyata pelaksanaan Tri Dharma Dikpora kota bima oleh SDN 50 Penaraga kota bima, dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia khususnya kota bima.(Sekjend MDG)
