Aliansi PPS Kota Bima Siap Gelar Aksi Serentak Tuntut Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa - Media Dinamika Global

Jumat, 29 Mei 2026

Aliansi PPS Kota Bima Siap Gelar Aksi Serentak Tuntut Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa


Kota Bima, Media Dinamika Global – Aliansi Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) Kota Bima berencana menggelar aksi unjuk rasa pada 2 Juni 2026 mendatang. Aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak yang digagas Presidium Aliansi PPS di sejumlah titik wilayah Pulau Sumbawa.

Ketua Umum PPS Kota Bima, Abdul Sahir, menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa bukan lagi sekadar wacana, melainkan harga mati yang harus diperjuangkan hingga terwujud.

“Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa harus jadi. Ini adalah bentuk komitmen kami, baik PPS Kota Bima maupun seluruh elemen masyarakat Pulau Sumbawa. Kita tidak boleh setengah-setengah dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya penuh semangat.

Menurutnya, gerakan perjuangan tersebut lahir dari kebutuhan nyata masyarakat Pulau Sumbawa terhadap pemerataan pembangunan, percepatan pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Aksi ini bukan sekadar turun ke jalan, tetapi menjadi pesan kuat kepada pemerintah pusat bahwa masyarakat Pulau Sumbawa serius dan siap menjadi provinsi sendiri,” ujarnya.

Abdul Sahir yang akrab disapa Bang Ogie itu juga menilai selama ini Pulau Sumbawa belum mendapatkan perhatian yang maksimal dari Pemerintah Provinsi NTB.

“Kami ingin berdiri sendiri, membangun daerah kami dengan cara kami sendiri. Kami menginginkan keadilan, karena selama ini Pulau Sumbawa seperti dianaktirikan,” katanya.

Ia menambahkan, perjuangan pembentukan PPS merupakan bagian dari sejarah panjang perjuangan putra-putri terbaik Pulau Sumbawa yang harus terus dilanjutkan.

“Perjuangan ini adalah amanah sejarah. Kami akan terus melanjutkan semangat itu hingga Provinsi Pulau Sumbawa benar-benar terwujud,” tambahnya.

Dengan semangat solidaritas dan kebersamaan yang terus terbangun, Aliansi PPS optimistis perjuangan tersebut akan mendapat dukungan luas dari seluruh lapisan masyarakat.

“Gerak bersama, satu tekad, satu tujuan — Provinsi Pulau Sumbawa harus terwujud,” tegasnya.

Meski aksi nantinya akan melibatkan massa dalam jumlah besar, Bang Ogie memastikan kegiatan tersebut tetap dilaksanakan secara damai dan kondusif dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya para pengguna jalan.

“Kami berharap kepada seluruh pengguna jalan agar tetap sabar dan menjaga kondusivitas apabila terjadi penutupan atau blokade jalan sementara. Mari berjuang bersama. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi,” pungkasnya.

Redaksi |

Comments