Serda Muh Sahrul Akbar Monitoring Kegiatan Destinasi Wisata Di Pantai Lawata Kota Bima - Media Dinamika Global

Kamis, 16 April 2026

Serda Muh Sahrul Akbar Monitoring Kegiatan Destinasi Wisata Di Pantai Lawata Kota Bima


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Serda Muh Sahrul Akbar memonitor kegiatan Destinasi Wisata Pantai Lawata Jln. Sultan Salahudin Kel. Dara Kec. Rasanae Barat Kota Bima. Kamis, (16/04/26).

Kegiatan Pembukaan Festival Pantai dan Silaturahmi Pelaku Musik dan Bazar UMKM ini di Selenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPC PAPPRI) Kota Bima.

Kegiatan tersebut Dalam Rangka memeriahkan hari ulang Tahun HUT PAPPRI Ke-40 Hari Musik Nasional Ke-14. Dan Hut Kota Bima ke 24 yang dihadiri sekitar 150 orang , juga dihadiri oleh Walikota Bima di wakili Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima Sukarno SH, Kapolres Bima Kota diwakili Kapolsek Rasanae AKP Suratno, Kasdim 1608 Bima Mayor Inf Asep Okinawa Muas, Ketua DPC PAPPRI Kota Bima, Zainuddin M.Yasin, Artis Se-Kota dan Kab.Bima.

Pada kegiatan Pembukaan Festival Pantai dan Silaturahmi Pelaku Musik dan Bazar ( UMKM ) diawali dengan Perkenalan para finalis Fashion Show Putra dan Putri dari Kota dan Kab. Bima selama tahun 2025 yang telah berlomba di ajang daerah maupun Nasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima Sukarno SH.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa, Saya dari dinas pariwisata Kota Bima melaporkan secara resmi lewat rapat pelaksanaan hari ulang tahun Kota Bima bahwa tanggal 16 sampai 18 acara di Festival pantai lawata gabungan dari para artis lokal yang ada di Kota Bima.

Saya berharap event yang dilaksanakan oleh ( PAPPRI ) tidak kalah dengan event NKRI, apapun event-event yang dilakukan kami selaku Pemerintah Kota Bima akan terus mendukung dan mengapresiasi kegiatan seperti ini, tentunya untuk memajukan dunia pariwisata yang ada di Kota Bima, ujarnya.

Lanjutnya, melalui kesempatan ini sekali lagi kami menghaturkan banyak terima kasih dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh ( PAPPRI ), pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan informasi mulai beberapa hari ini sudah mulai booming di medsos, event rainbow, apalagi akan ada festival Rimpu Mantika yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 sampai 27 April 2026 nantinya.

Tak hanya itu saja, beliau juga mempertegas bahwa, festival di Pantai Lawata bukan sekadar hiburan, melainkan ruang pemberdayaan ( UMKM ) lokal. Mendorong festival seni dan budaya sebagai upaya promosi daerah dan pelestarian identitas lokal, seperti Pawai Rimpu dan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku seni, TNI/Polri, dan masyarakat untuk kesuksesan acara ini.

Dan kami atas nama Pemerintah Kota Bima mengharapkan festival ini memberikan dampak langsung bagi perputaran ekonomi masyarakat melalui bazar ( UMKM ) dan kami terus Memberikan apresiasi atas kreativitas pemuda dan pelaku seni dalam meramaikan pariwisata di Kota Bima kota tepian air.

Festival Pantai Lawata 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian semarak kesenian dan event positif di bawah dukungan dinas pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima, kami berharap untuk kita bisa ajak untuk meramalkan festival rimpu pada tanggal 24 sampai 27 April 2026. Semoga Event event masuk skala nasional dan di kenal di Nusantara dan Luar Negeri, harapnya.

Pada Pukul 21.55 Wita, Pembukaan Festival Pantai Lawata di tandai pemukulan Gong oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima.

Setelah pemukulan Gong oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima, Pukul 22.00 Wita, Kegiatan pembukaan Festival Pantai Lawata dan silaturahmi pelaku musik dan ( Bazar UMKM ). Selesai dilanjutkan dengan hiburan oleh artis-artis lokal dan Nasional antara lain Eka Bima, Al Boa, Anggun Bima, Aan Saputra, Fauzi Bima, dan Orien Bima. 

Berdasarkan pantauan Serda Muh. Sahrul Akbar, kegiatan ini di selenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Ke-40 tahun Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia. ( PAPPRI ) Sekaligus merayakan HUT Kota Bima ke 24 Tahun 2026

( PAPPRI ) ini merupakan Organisasi profesi musik tertua dan salah satu yang terbesar di Indonesia didirikan pada 27 Februari 1986. Untuk menaungi memperjuangkan hak dan dalam mengembangkan Ekosistem seni musik tanah air. 

Kegiatan ini juga sekaligus untuk Ajang silaturahmi antara Artis-artis Kota dan Kab Bima dengan masyarakat Kota dan Kab Bima dan selama kegiatan Pembukaan Festival Pantai Lawata dan silaturahmi pelaku musik dan Bazar UMKM situasi terpantau aman dan kondlusif. Koramil-01/Tim MDG)

Comments