Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Kelurahan dara kecamatan Rasanae Barat menyatakan siap all out Memeriahkan pawai rimpu Mantika kota bima 2026. Dari total sekitar 8000 jiwa warga dan 5000 daftar pemilih tetap kelurahan dara menargetkan pengerahan 1.500 peserta pada gelaran budaya yang dijadwalkan sabtu besok 25 april 2026.
Kepala kelurahan dara anita khairatun SE, Melalui kepala ketua RT RW, seluruh kader posyandu, anggota TP PKK, komunitas pemuda, hingga warga secara umum di ajak partisipasi aktif. Strategi pengeran ini menunjukkan gerakan kolektif berbasis struktur sosial terkecil di kelurahan.
Posyandu dan TP PKK menjadi garda depan untuk mengajak kaum ibu sementara komunitas pemuda kelurahan dara di minta memobilisasi generasi muda. Kami tentu bangga terhadap kegiatan pawai rimpu Mantika ini, ini adalah bentuk menjunjung tinggi dan mempertahankan nilai luhur tradisional budaya bima yang harus dilestarikan, Katanya ibu lurah.
Atas nama pemerintah kelurahan dara Anita khairatun SE, menyatakan dukungan penuh terhadap pawai rimpu Mantika. Semoga mencetak sejarah istimewa bagi kota bima "BISA" slogan yang digaungkan menjadi penanda semangat gotong royong dan optimisme daerah dalam merawat identitas budaya.
Pawai rimpu Mantika bukan sekadar arak arakan rimpu adalah cara berbusana perempuan bima menggunakan sarung tembe nggoli yang menutup seluruh tubuh kecuali wajah ada dua jenis Rimpu, pertama Rimpu mpida yang hanya menampakkan mata, dan rimpu colo yang menampakkan wajah.
Tradisi ini adalah simbol kesopanan, kehormatan, dan identitas islam kultural masyarakat mbojo.(Redaksi Sekjend MDG)
