Bima NTB, Media Dinamika Global.id Menindak lanjuti kabar yang viral di Media Sosial, dan marak di beritakan oleh beberapa Media, tentang PMI Juwiati asal Desa Boro, Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima yang fisiknya sangat memperihatinkan, pasalnya Juwita mengalami Stroke sehingga menjadi perhatian serius semua pihak. Rabu, (07/04/26)
"Namun, pihak yang peduli terhadap keadaan nya Juwiati, meminta agar proses penanganan nya itu dapat diselesaikan dengan cepat. Sementara Keterlibatan pihak yang peduli serta ikut andil dan berusaha lakukan konfirmasi dengan pemerintah serta beberapa instansi lainnya. Dengan tujuan membantu agar persoalan ini segera ditangani.
"Salah satu pegiat sosial kemanusiaan yang enggan disebutkan namanya, berupaya mencari informasi. Bagaimana langkah pasti tentang cara agar proses pemulangan PMI itu tertuang dalam agenda dan atensi khusus pemerintah daerah kabupaten Bima serta provinsi NTB yang mungkin akan ditindak lanjuti untuk kordinasi bersama Kementerian llLuar Negeri, dan pejabat KBRI Negara setempat, sehingga proses kepengurusan nya itu akan lebih mudah. Menurut pendapat yang disampaikan nya.
"Kemudian setelah itu, berawal dari kordinasi dan konsultasi dengan Ketua APJATI Bima Dompu di Kantor APJATI Kota Bima, dia menyarankan agar dibuatkan proses laporannya dulu, ditujukan kepada pihak KP2MI sebagai dasar agar PMI tersebut tercatat dalam agenda sesuai tugasnya mereka.
"Beberapa saat kemudian, laporan yang dimaksud telah diajukan secara Online oleh (MUHRIM, S.H) Ketua APJATI Bima Dompu dengan beberapa lampiran data milik PMI Juwiati yang sudah disiapkan sebelumnya
"Langkah itulah yang menjadi patokan utama awal perjuangan dalam urusan tersebut diatas. Sehingga kemauan besar tumbuh dengan sendirinya demi tugas sebagai Pegiat Sosial kemanusiaan dan harus dilakukan dengan keyakinan. Sehingga cara berinteraksi menjadi penghubung lintas kordinasi dan komunikasi dengan semua Pihak mulai dari Keluarga PMI, Para jurnalis, pemerintah daerah kabupaten Bima, Pemprov, sampai dengan pihak KBRI Kuala Lumpur Malaysia. Demi memperjuangkan HAK KEMANUSIAAN PMI Juwiati untuk segera diproses kepulangan nya dengan alasan tertentu.
"Selanjutnya diteruskan konfirmasi terhadap Kadis Disnaker kabupaten Bima, saat itu dilakukan komunikasi lewat via WhatsApp. Dan disampaikan bahwa PMI Juwiati yang sedang mengalami stroke berat dengan kondisi badan tidak bisa digerakkan, sehingga dengan langkah ini kami konfirmasi secara langsung, besar harapan kami agar kiranya dapat dipertimbangkan.
"Setelah itu, dia menyampaikan ucapan terima kasih atas informasi yang telah disampaikan, dalam perihal seperti ini komunikasi serta konfirmasi adalah langkah yang tepat sehingga akan menjadi atensi dan di prioritaskan. Kemudian katanya hal ini akan segera kami tindak lanjuti sebagai bahan laporan kepada Pimpinan Daerah beserta Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB. Selanjutnya akan diinformasikan apabila ada petunjuk Kadis Disnaker kabupaten Bima. Tandanya
"Jelang beberapa hari, saat itu bertepatan kami berkunjungan di kantor Disnaker kabupaten Bima, untuk menanyakan update informasi terbaru. Disampaikan secara langsung oleh Kadis Disnaker kabupaten Bima bahwa status laporan nya itu sudah menjadi Atensi khusus oleh kedua Pimpinan daerah kabupaten Bima dan provinsi NTB. dan tinggal menunggu proses yang akan dilaksanakan oleh pihak KBRI negara setempat, kemudian Kami sudah sampaikan kepada pihak keluarga juwiati lewat perwakilan yang diutus, agar mereka bisa lebih tenang dan tidak terlalu berpikir dan ada juga beberapa hal lainnya tentang tahapan dalam urusan proses pemulangan nya nanti.
"Setelah itu, tugas selanjutnya mencari informasi tentang keadaan dan kondisi kesehatan PMI Juwiati,, dengan bantuan akses dibawah garis komando MUHRIM, S.H ketua APJATI Bima Dompu, melalui jalur lintas kordinasi dan komunikasi antar negara bersama pihak NGO/LSM di Kuala Lumpur,Malaisya beserta Agensi yang sudah menjadi mitra APJATI Bima Dompu. untuk melaksanakan tugas pengawalan dan pendampingan terhadap Juwiati. (Tim)

