Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Buku KKN Awal sebuah perjalanan, dan jejak yang tak terlupakan. Sebuah buku KKN kolaborasi tengah dipersiapkan untuk diterbitkan sebagai bentuk pengabdian yang diabadikan dalam karya. Buku ini lahir dari perjalanan yang sederhana, perjalanan KKN yang tidak hanya meninggalkan laporan, tetapi juga kenangan yang akan selalu hidup dalam ingatan.
Desa Kambilo menjadi ruang belajar sekaligus rumah sementara yang menghadirkan banyak warna baru. Di desa ini kami mengenal arti kebersamaan, kesabaran, dan ketulusan. Setiap langkah yang kami lalui, setiap tawa yang tercipta, hingga setiap perpisahan yang datang perlahan, semuanya menjelma menjadi rindu yang kini terus kami simpan. Kambilo bukan sekadar lokasi KKN, melainkan tempat di mana kami tumbuh dan belajar tentang kehidupan. Tak lupa pula kami ucapkan terimakasih banyak untuk kampus tercinta STIT SUNAN GIRI BIMA karena telah mempercayai kami untuk melaksanakan KKN Kolaborasi yang begitu luar biasa sekali.
Hari-hari pengabdian di desa tersebut mengajarkan kami, bahwasanya makna KKN tidak hanya terletak pada program yang dijalankan, tetapi pada hubungan yang terbangun dengan masyarakat. Kehangatan warga, kesederhanaan hidup, serta suasana desa yang tenang menjadi bagian dari cerita yang selalu ingin kami ulang. Hingga hari ini, suasana Kambilo masih sering hadir dalam ingatan, menghadirkan rasa rindu yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Buku KKN kolaborasi ini menjadi wadah untuk merangkai seluruh pengalaman tersebut dalam bentuk tulisan. Setiap halaman ditulis dengan kejujuran dan perasaan, merekam perjalanan, pelajaran, serta nilai-nilai yang kami dapatkan selama KKN. Buku ini tidak hanya menjadi dokumentasi kegiatan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pengabdian yang tulus akan selalu meninggalkan jejak.
Lebih dari itu, buku ini adalah awal dari perjalanan menulis. Sebuah langkah pertama sebelum cerita-cerita lain kelak lahir dan diabadikan dalam bentuk novel. Dari Kambilo, kami belajar bahwa setiap perjalanan memiliki cerita, dan setiap cerita layak untuk dituliskan.
Melalui buku ini, kami berharap pembaca dapat ikut merasakan hangatnya kebersamaan, dan merasakan rindu yang kami simpan untuk Desa Kambilo. Sebuah karya yang lahir dari perjalanan, ditulis dengan kenangan, dan dipersembahkan untuk semua yang pernah menjadi bagian dari cerita ini.(Sekjend MDG)
