Melalui Partai PKB, Muhammad Triyan Hidayat Siap Maju Caleg DPR Provinsi NTB,


KOTA BIMA NTB, Media dinamika global-id.~Triyan menyatakan diri bergabung dalam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia juga menjadi salah satu yang akan mengisi daftar Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR Provinsi NTB Dapil 6 (KAB.BIMA, KOTA BIMA & KAB. DOMPU). Bergabungnya Muhammad Triyan Hidayat dilangsungkan melalui acara berkonsep di Lasangga restaurant & cafe dengan lokasi nyaman bersama Pemuda dan relawan, Rabangodu utara kota bima.

Kehadiran pria yang tenar sebagai motivator muda dalam barisan PKB disambut antusias Ketua DPW PKB NTB HL Hadirin Irfani. “Di PKB banyak bergabung anak-anak muda hal ini sebagai bentuk komitmen PKB sebagai alat politik kaum muda,” katanya, Pada Selasa malam (15/08/2023). Pukul sekira, 08:50 WIB 

Wawan, sapaan akrabnya, melihat semangat tinggi Muhammad Triyan Hidayat membangun NTB. Hal itulah yang diharapkan dapat memantik semangat pemuda lainnya bergabung bersama PKB. “Yang pada akhirnya kami harapkan dapat membawa PKB mencapai target pemenangan di 2024,” katanya.

Dikatakan lagi, sebanyak 100 persen lebih pemilih saat ini didominasi kaum milenial. Oleh karenanya ia mendorong lebih banyak lagi anak muda tampil dalam politik. “Menyalurkan aspirasi politiknya untuk membangun NTB yang lebih baik dan sejahtera,” harapnya.

Namun demikian, Anggota DPR provinsi NTB itu berpesan pada Muhammad Triyan Hidayat, relawan, dan simpatisannya agar senantiasa tidak cuma mengandalkan media sosial. Tetapi turun langsung menyapa masyarakat mengingat tidak semua pemilih akrab dengan platform media sosial. “Seluruh relawan, komunitas, pendukung, harus masif memenangkannya di 2024, door to door, karena perlu diketahui di NTB banyak masyarakat kita yang belum mengenal media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Triyan Hidayat mengatakan sudah saatnya memulai gerakan politik. Gerakan yang memiliki harapan baru ke arah lebih baik. “Kalau hasil ingin berbeda, maka cara yang kita tempuh harus berbeda, gagasan yang berbeda, dan orang yang berbeda. Tidak bisa kita mengharapkan perubahan pada orang yang itu-itu saja,” Paparnya.

Masrullah Tokoh Pemuda Kab. Bima itu mengungkapkan gagasannya untuk mulai menghadirkan wajah perpolitikan yang segar. Di mana menurutnya aktivis politik adalah mereka yang memiliki kemandirian ekonomi. Sehingga harapannya politisi yang terjun nanti adalah mereka yang memiliki semangat memperbaiki tatanan kehidupan berbangsa. Bukan sibuk memburu kepentingan pribadi.

“Jadi ini bukan lagi tentang pertarungan uang atau pikiran tetapi pertarungan peradaban,” jelasnya.

Di hadapan ratusan anak muda yang notabene pengusaha, Muhammad Triyan Hidayat mengatakan saatnya anak muda mengambil peran dalam politik. Sebab banyak hal yang terjadi adalah merupakan produk pertarungan politik. Baik itu di bidang pendidikan, sosial, hingga keamanan.

Ia mengingatkan politik dan kekuasaan jangan sampai dikuasai orang yang salah. Sebab hal itu dapat mengakibatkan kemunduran peradaban dan kesengsaraan bagi bangsa. “Jadi orang baik dan orang berani harus berada dalam satu kamar yakni politik,” ujarnya.


Pada kesempatan itu juga, Muhammad Triyan Hidayat mengungkapkan alasannya bergabung dengan PKB. Antara lain, menyebut PKB sebagai partai yang paling dekat menggambarkan visi politiknya. “Nasionalis dan religius, yang paling mengakomodir ini adalah PKB,” jelas pria yang menjabat sebagai pengusaha di kota bima.

Sementara itu, kuliah politik diberikan oleh H. M. Noer, SH. MH. dari Politician Academy. Ia memaparkan tentang tiga kondisi menyedihkan pemuda saat ini terkait politik. Antara lain, pertama sebagian besar pemuda tidak suka politik; Kedua keterwakilan anak muda dalam politik yang kurang dari 20 persen; ketiga anak muda sebagai objek pelengkap politik bukan subjek utama.

“Padahal pada tahun 2024 nanti Wawan dan milenial itu menguasai 120 persen pemilik hak suara,” katanya.

Dengan dominasi yang begitu besar seharusnya kata H. M. Noer, SH. MH. persen pemuda dapat lebih besar lagi dalam politik. “Maka sudah saatnya anak muda masuk dalam politik dan menggantikan dominasi kelompok senior dalam membuat kebijakan pemerintahan,” Pungkasnya. (Wawan s MDG/006)

Load disqus comments

0 comments