Dinilai Lamban Masyarakat Desak Konstruksi Jembatan Boro Segera Selesaikan


Sanggar. Media Dinamika Global. Id. Kondisi Jembatan di Desa Boro Kec, Sanggar Kab,Bima sangat memprihatinkan,pasalnya beberapa Bulan ini di kerjakan dengan Konstruksi Bangunan yang dinilai Lamban sekali memasuki Musim Hujan. Maka Kami juga tidak tau entah oknum pengawas atau kendalan anggaran yang kurang atau belum signifikan tetapi kenyataan bahwa proses pekerjaan konstruksi yang nominal Anggaranya cukup besar ini, di nilai oleh masyarakat Sanggar sangat lamban serta menimbulkan keresahan bagi masyarakat saat ini, 27, Nov , 2021. 

Sebagaimana pantauan Awak Media ini dapat di kutip dari Laman FBnya Bang Zapril mengatakan Bahwa Jembatan yang ambruk itu Jembatan aternatif, karena jembatan yang rusak kurang lebih sejak 5 thn yang lalu, sedang di kerjakan sejak bulan 5 2021 belum selesai sehingga Masyarakat Sanggar pada umumnya petani jagung  saat ini sangat mengkhawatirkan keadaan jembatan yang demikian sebab sekarang lagi sibuknya dalam mempersiapkan lahan dan kebutuhan lainya untuk proses penanaman jagung.

Padahal hasil dari Petani jagung tidak main-main juga dapat memberikan kontribusi real bagi kemajuan Provinsi NTB umimnya dan Kabupaten Bima khususnya. Masyarakat Sanggar luar biasa sabar terhadap apa yang dilakukan oleh Kontraktor dan Pemerintah saat ini.

Karena setiap kelalaian Pemerintah dalam menjalankan tugas dan tangung jawabnya justru masyarakat Kec. Sanggar selama ini hanya selalu diam karena mengutamakan rasa empati terhadap Kondisi ini yang didalamnya pasti ada keterlibatan  pemerintah setempat, serta selalu mempriotaskan Audiensi daripada berunjuk rasa. 

Dengan karakter masyarkat Sanggar yang demikian mungkin selaras dengan Slogan Bupati Bima Bersama dengan Pak Gubernur,dengan Visi dan Misinya "BIMA YANG RAMAH DAN NTB Yang GEMILANG" seharusnya didukung masyarakat saat ini. Tentunya dalam mengsukseskan RAMAHNYA Kab, Bima Dan NTB GEMILANG, Perlu adanya kerja sama antara berbagai pihak. SUARA PIMPINAN ADALAH SPIRIT BAGI BAWAHANNYA.

Demikian dikatakan oleh Salah Warga Masyarakat Pemerhati Pembangunan yang ada di Kecamatan Sanggar Kab.Bima beberapa saat setelah Ambruknya Jembatan Alternatif yang telah di buat oleh Kontraktor beberapa Bulan yang lalu.

Ditambahkannya,semenjak Jembatan itu dalam kurun waktu 5 Tahun,Masyarakat sangat mengalami kesulitan yang tidak dapat di bayangkan sebelumnya. Sehingga dibuatkan Jembatan Alternatif untuk digunakan oleh seluruhnya yang melintasi Jalan Provinsi tersebut,namun sebagaimana kota saksikan bersama bahwa Jembatan Alternatif pun kini telah terputus.

Kondisi ini menurutnya sangat memprihatinkan,pasalnya Warga Tani yang ingin melintasinya mengalami kesulitan seperti mengangkut alat-alat Pertaniannya,bahkan Pengguna Jalan Lintas sekitarnya pun mengalami hal yang sama. Karena itu,kami berharap pada Kontraktor untuk segera selesaikan Jembatan ini dengan segera apalagi saat ini memasuki Musim Hujan yang nantinya pasti ada Banjir yang dapat menghambat Akses Jalan itu.

Selain itu,kami juga berharap pada Ketua / Anggota DPRD Kabupaten, Provinsi,dan Pusat,Pemerintah Kabupaten Bima,Provinsi NTB,dan Pemerintah Pusat untuk serius mendesak Kontraktor dan memanggil guna mendengarkan apa masalahnya sehingga pembangunan Konstruksi Jembatan tak kunjung selesai yang implikasinya terhadap Masyarakat sekitarnya. Pungkasnya. (Team MDG).

Load disqus comments

0 komentar