Kementerian PUPR Bangun Hunian Tetap Pascabencana Banjir di NTT


Jakarta. Media Dinamika Global. Id. Pascabencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan berbagai upaya dalam masa pemulihan kerusakan akibat bencana tersebut. 

Salah satunya dengan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) di Kabupaten Lembata dan Kabupaten Flores Timur. Seperti dilansir oleh TVRINews.

Pembangunan huntap oleh Kementerian PUPR bagi para korban dilakukan dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). RISHA adalah teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat dengan menggunakan bahan beton bertulang pada struktur utamanya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, sesuai dengan instruksi presiden, pihaknya tengah membangun hunian tetap di Kabupaten Lembata sebanyak 700 unit dan di Adonara, Kabupaten Flores Timur sebanyak 300 unit.

”Progres konstruksinya saat ini telah mencapai 27,6% di Kabupaten Lembata dan 20,5% di Kabupaten Flores Timur, dan PUPR terus berupaya untuk menyelesaikan pembangunan huntap ini agar masyarakat bisa segera menikmatinya,” ucap Basuki.

Basuki menyebut, pembangunan yang kini dilakukan tidak sekedar membangun kembali, tetapi juga menciptakan hunian yang lebih baik dan aman dari sebelumnya. 

Ditargetkan pembangunan rumah dan seluruh prasarana pendukungnya dapat diselesaikan dalam tahun ini.Editor: Dadan Hardian.Penulis: Riana Rizkia.(Team MDG).

Load disqus comments

0 komentar