Media Dinamika Global

Rabu, 24 Juni 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Keamanan, Kebersihan dan Pembinaan Generasi Muda


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 25 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut difokuskan pada pembinaan masyarakat terkait keamanan lingkungan, kebersihan, serta pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Di Desa Kowo, Kecamatan Sape, Sertu Sahfundi melaksanakan Komsos dengan warga binaan pada pukul 08.30 Wita. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendidik dan mengawasi anak-anak agar terhindar dari pergaulan bebas yang dapat memicu berbagai permasalahan sosial, seperti perkelahian antarpelajar maupun antarkampung. Ia juga mengimbau warga untuk menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik kepada generasi muda serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama di tengah musim kemarau yang berpotensi menimbulkan kebakaran.



Sementara itu, pada pukul 09.00 Wita, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit, melaksanakan Komsos dengan warga desa binaannya. Dalam arahannya, ia mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman saat bepergian atau meninggalkan rumah, seperti mengunci pintu dan jendela guna mencegah tindak pencurian. Selain itu, ia mengajak warga untuk tidak menyelesaikan permasalahan secara sendiri-sendiri dan segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Di Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Serka Ridwan melaksanakan Komsos dengan warga pada pukul 09.30 Wita. Ia memberikan pemahaman pentingnya saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat dan bertetangga serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, sikap saling menghargai akan menciptakan suasana yang rukun dan damai. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk terus membimbing dan menasihati anak-anak agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.


Selanjutnya, pada pukul 10.00 Wita, Babinsa Desa Rai Oi, Serka Sahlan, bersama pemerintah desa melaksanakan Komsos dengan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut difokuskan pada pengawasan dan komunikasi sosial terkait kebersihan lingkungan desa, khususnya di sekitar tempat tinggal warga. Serka Sahlan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman. Selain itu, ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba maupun tindakan lain yang meresahkan masyarakat.

Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan serta memperkuat peran keluarga dalam membina generasi muda yang berakhlak dan taat hukum.(Team.MDG.03)

Gubernur NTB Resmi Terima SK Tuan Rumah PON XXII 2028


JAKARTA, Media Dinamika Global – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Penetapan Tuan Rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa (23/6/2026). Penyerahan SK tersebut menandai dimulainya persiapan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 yang akan digelar bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan dukungan Provinsi DKI Jakarta sebagai daerah penopang sesuai kesiapan infrastruktur dan cabang olahraga yang ditetapkan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, serta jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga dan para pemangku kepentingan terkait.

Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Dr. Ahsanul Khalik, menyebut penyerahan SK tersebut sebagai kabar menggembirakan sekaligus momentum bersejarah bagi NTB yang kini secara resmi mengemban kepercayaan sebagai salah satu tuan rumah PON XXII Tahun 2028.

“Alhamdulillah, Bapak Gubernur telah menerima secara resmi Surat Keputusan Penetapan Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028. Kepercayaan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan persiapan yang matang dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurut pria yang akrab disapa Aka ini, kehadiran Gubernur NTB dalam prosesi tersebut merupakan bentuk penerimaan tanggung jawab secara resmi atas mandat pemerintah pusat untuk menyelenggarakan pesta olahraga nasional terbesar di Indonesia. Penetapan ini juga mencerminkan keyakinan pemerintah terhadap pengalaman dan kapasitas NTB dalam menggelar berbagai ajang olahraga berskala nasional maupun internasional.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 mengusung pola kolaboratif antara NTB dan NTT dengan memanfaatkan keunggulan fasilitas yang dimiliki masing-masing daerah. Pembagian cabang olahraga akan disesuaikan dengan kesiapan venue, sementara DKI Jakarta berperan sebagai daerah penopang untuk cabang-cabang tertentu yang memerlukan fasilitas berstandar khusus.

“Konsep ini memungkinkan penyelenggaraan PON berlangsung lebih efisien karena mengoptimalkan infrastruktur yang sudah tersedia. Fokus pemerintah adalah melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas venue yang ada, bukan membangun fasilitas baru dalam skala besar,” jelasnya.

Pascapenyerahan SK, Pemerintah Provinsi NTB akan mempercepat berbagai langkah persiapan, mulai dari penataan dan peningkatan kualitas venue, penguatan koordinasi lintas sektor, penyusunan rencana operasional, hingga penyiapan sumber daya manusia untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan.

Di saat yang sama, pemerintah juga akan mendorong partisipasi aktif masyarakat agar PON 2028 menjadi kebanggaan bersama. Keramahtamahan masyarakat, kesiapan pelayanan, serta dukungan dunia usaha, komunitas olahraga, dan pelaku UMKM diyakini akan menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan sekaligus menghadirkan pengalaman terbaik bagi atlet, ofisial, dan tamu dari seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Aka menyampaikan bahwa Gubernur NTB menyambut penetapan tersebut dengan penuh rasa syukur dan optimisme. Menurutnya, PON XXII Tahun 2028 bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga peluang strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor pariwisata, menggerakkan UMKM, menarik investasi, dan semakin memperkenalkan NTB secara luas.

Pengalaman NTB menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar, termasuk event olahraga nasional dan internasional, menjadi modal penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan PON. Dengan dukungan infrastruktur yang telah dimiliki dan semangat kolaborasi lintas sektor, NTB optimistis mampu menghadirkan penyelenggaraan yang profesional, akuntabel, dan berkesan.

Pemerintah Provinsi NTB juga berkomitmen menjalankan arahan pemerintah pusat agar PON XXII Tahun 2028 diselenggarakan secara efisien, transparan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga nasional, sembari memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Penerimaan SK ini menjadi awal dari kerja bersama untuk menghadirkan PON XXII Tahun 2028 yang sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis NTB mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan Indonesia,” tutup Dr. Aka.

Redaksi |

Pemprov NTB Perkuat Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama

Kepala Biro Kesra NTB, H. Amir terima audiensi Kesbangpoldagri NTB,
Drs. H. Surya Bahari dengan Pastor Paroki St. Maria Immaculata Mataram,
RD. Martinus Emanuel Anno, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat komitmen dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama sebagai fondasi penting pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut tercermin dalam audiensi yang diterima Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, H. Amir, S.Pd., M.M., bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) NTB, Drs. H. Surya Bahari, M.M.Pd., dengan Pastor Paroki St. Maria Immaculata Mataram, RD. Martinus Emanuel Anno, di Mataram, Rabu (24/6/26).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Katolik di NTB.

Kepala Biro Kesra NTB, H. Amir terima audiensi Kesbangpoldagri NTB,
Drs. H. Surya Bahari dengan Pastor Paroki St. Maria Immaculata Mataram,
RD. Martinus Emanuel Anno, (Ist/Surya)

Kepala Biro Kesra NTB, H. Amir, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan. Menurutnya, menjaga harmoni sosial dan memperkuat toleransi merupakan bagian dari visi pembangunan NTB yang mengedepankan kebersamaan dan persatuan.

“Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk terus menjaga ruang dialog dan komunikasi dengan seluruh umat beragama. Kerukunan yang selama ini terjaga dengan baik merupakan modal sosial yang sangat penting bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pastor Martinus menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun komunikasi dan menjalin hubungan baik dengan umat Katolik. Ia juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penguatan simbol keberagaman dan upaya mempererat persaudaraan lintas agama.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Pemprov NTB memastikan akan menindaklanjutinya melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung kehidupan beragama yang harmonis, damai, dan saling menghormati.

Sementara itu, Kepala Kesbangpoldagri NTB, H. Surya Bahari, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat stabilitas sosial dan menjaga NTB sebagai daerah yang aman, damai, dan toleran.

Sejalan dengan semangat pembangunan “NTB Makmur Mendunia” dan prinsip “No One Left Behind”, Pemerintah Provinsi NTB akan terus membuka ruang kolaborasi, memperkuat toleransi, serta memastikan seluruh kelompok masyarakat mendapatkan perhatian yang setara dalam proses pembangunan daerah.

Redaksi |

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 24 Juni 2026 – Dalam upaya mempererat komunikasi sosial sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan kongkow-kongkow bersama warga di desa binaan masing-masing pada Rabu malam (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai sarana silaturahmi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas.

Pada pukul 20.30 WITA, Babinsa Desa Naru Barat, Koptu Mahru, melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga binaannya di Kecamatan Sape. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mempererat tali silaturahmi, serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat terkait guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya, pada pukul 20.45 WITA, Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah, melaksanakan kegiatan serupa dengan memberikan imbauan kepada warga tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas dan segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada Babinsa maupun aparat setempat.




Sementara itu, pada pukul 21.00 WITA, Babinsa Desa Kele'o, Kecamatan Lambu, Serda Sanusi, menggelar kongkow-kongkow bersama para pemuda desa. Dalam kegiatan tersebut, ia memberikan nasihat agar generasi muda menjauhi berbagai aktivitas negatif, seperti penggunaan knalpot racing, konsumsi minuman keras, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri dan mengganggu ketertiban masyarakat, tetapi juga melanggar hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau para pemuda untuk segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak berwenang.

Kemudian, pada pukul 21.20 WITA, Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaluddin, yang merupakan anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga desa binaan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Warga juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat maupun pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak bertindak main hakim sendiri dan segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak berwajib.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, para Babinsa berharap terjalin komunikasi yang semakin erat dengan masyarakat serta terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah binaan Koramil 1608-03/Sape.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Kale'o Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 25 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Kale'o, Serda Sanusi, bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Rabu malam (24/6/2026) di wilayah Kecamatan Lambu dan Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA tersebut turut melibatkan dua aparat desa dan lima orang masyarakat setempat. Patroli difokuskan pada pemantauan situasi wilayah, khususnya di kawasan permukiman warga serta lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Pada pukul 20.10 WITA, personel Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Kale'o, Kecamatan Lambu. Lima menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan kondisi keamanan wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang dapat berujung pada perkelahian.


Serda Sanusi menekankan pentingnya pengendalian diri, terutama di kalangan generasi muda. Menurutnya, banyak kasus perkelahian yang dipicu oleh konsumsi minuman keras sehingga menyebabkan hilangnya kontrol emosi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aksi ugal-ugalan saat mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Setelah melakukan pemantauan lanjutan di wilayah desa binaan pada pukul 21.15 WITA, seluruh rangkaian kegiatan patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.20 WITA.

Secara umum, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Patroli ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan warga dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman di wilayah Kecamatan Lambu dan Kecamatan Sape.(Team.MDG.03)

Wali Kota Bima Hadiri Pelepasan dan Khataman Al-Qur'an Siswa Kelas VI SDN 21 Tolomundu Tahun Pelajaran 2025/2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. A. Rahman SE menghadiri kegiatan Pelepasan dan Khataman Al-Qur'an Siswa Siswi Kelas VI SDN 21 Tolomundu Tahun Pelajaran 2025/2026 yang mengusung tema "Melangkah dengan Ilmu, Tumbuh dengan Akhlak, Menggapai Masa Depan". Rabu, (24/06/2026)

Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN 21 Tolomundu tersebut Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Kabid Dikdas Dikpora Kota Bima, Dewan Pendidikan, Koordinator Pengawas Pendidikan, Pengawas Kecamatan Rasanae Barat, Kepala Sekolah Kelompok Kerja Rasanae Barat, Ketua Komite Sekolah, Lurah Nae, Lurah Sarae, Camat Rasanae Barat, para guru SDN 21 Tolomundu, serta para orang tua dan wali murid.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H.A.Rahman, SE menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih para siswa. Ia mengungkapkan bahwa terdapat 21 siswa berprestasi yang berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik di bidang akademik maupun nonakademik.


"Anak-anak sekalian hari ini telah menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan. Perjalanan kalian masih panjang. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, jangan pernah berhenti bermimpi, dan berusahalah menjadi kebanggaan bagi orang tua, sekolah, serta daerah," ujar Wali Kota.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama menempuh pendidikan. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter dan semangat belajar anak.


Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik SDN 21 Tolomundu yang dinilai berhasil mencetak banyak siswa berprestasi. Ia berharap para guru terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran demi menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing. "Apabila sekolah, komite, dan wali murid terus berkolaborasi dengan baik, saya yakin SDN 21 Tolomundu akan semakin maju dan mampu melahirkan generasi-generasi terbaik di masa mendatang," tambahnya.


Sementara itu, Kepala SDN 21 Tolomundu Sulami, S.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa pada Tahun Pelajaran 2025/2026 sekolah melepas 108 siswa, dengan 107 siswa mengikuti khataman Al-Qur'an. Ia menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh wali murid, komite sekolah, serta para guru yang telah bekerja sama sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi semua pihak. Terima kasih kepada seluruh guru yang telah membimbing dan mendidik anak-anak dengan penuh dedikasi. Jadilah generasi yang cerdas dalam berpikir, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para siswa berprestasi. Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Bima secara langsung menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah kepada 21 siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.


Kegiatan pelepasan dan khataman Al-Qur'an tersebut menjadi momentum yang penuh makna bagi seluruh siswa kelas VI SDN 21 Tolomundu, sekaligus menjadi penyemangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bekal ilmu, akhlak, dan semangat meraih masa depan yang lebih gemilang.(Sekjend MDG)

Hari Pertama Buka Pendaftaran SPMB, SMPN 2 Dompu Diserbu Calon Siswa Baru

SMPN 2 Dompu melaksanakan SPMB Tahun 2026/2027, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Dompu resmi melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Sekolah setempat. Rabu (24/6/26).

Hari pertama pendaftaran, antusiasme calon peserta didik baru terlihat cukup tinggi dengan puluhan siswa telah mendaftarkan diri melalui jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi.

Kepala SMPN 2 Dompu, Efendi, S.Ag., M.M.Inov, menjelaskan bahwa tahapan pendaftaran jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi berlangsung mulai 24 hingga 27 Juni 2026. Selanjutnya proses seleksi dilaksanakan pada 26–28 Juni 2026 dan hasil seleksi diumumkan pada 29 Juni 2026.

"Hari ini merupakan hari pertama pendaftaran jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi. Kegiatan pelayanan pendaftaran dimulai pukul 07.30 Wita hingga pukul 10.00 Wita," ujar Efendi, Rabu (24/6/2026).

Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa kuota penerimaan siswa baru tahun ini ditargetkan sebanyak 6 (Enam) rombongan belajar (Rombel), dengan kapasitas 32 siswa pada setiap rombel. Proses seleksi saat ini masih dilakukan secara manual karena sistem pendaftaran online belum dibuka dan dijadwalkan mulai aktif pada 30 Juni 2026 untuk proses input data.

"Alhamdulillah, pada hari pertama ini sudah ada puluhan siswa yang mendaftar," ungkapnya.

Kepala sekolah menyebutkan sejumlah sekolah dasar yang menjadi sekolah pendukung dan wilayah zonasi SMPN 2 Dompu, di antaranya, SDN 30 Dompu (Manggenae) yang berbagi zonasi dengan SMPN 8 Dompu, SDN 28 Dompu (Katua-Lagara), SDN 34 Dompu (Doro Kore-Katua), SDN 26 Dompu (O'o Timur), SDN 29 Dompu (O'o Barat), SDN 9 Dompu (Rasa Nggaro), SDN 35 Dompu (Mangge Asi), SDN 14 Dompu (Doro Tangga), serta SD SDIT As-Salam Dompu.

Sementara jalur domisili akan dibuka mulai tanggal 30 Juni hingga 3 Juli 2026. Kami mengimbau kepada seluruh calon peserta didik dan orang tua agar mempersiapkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan sejak dini agar proses pendaftaran berjalan lancar.

"Hasil seleksi akan diumumkan pada 5 Juli 2026, kemudian peserta didik yang dinyatakan diterima wajib melakukan pendaftaran ulang pada tanggal 6 sampai 8 Juli 2026," tutur Kepala Sekolah.

Efendi menambahkan bahwa setelah proses penerimaan selesai, sekolah akan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 9–11 Juli 2026 sebagai sarana bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, serta tata tertib yang berlaku.

"Kami berharap, seluruh peserta didik baru dapat mengikuti MPLS dengan baik sehingga siap memulai proses pembelajaran pada hari pertama masuk sekolah yang dijadwalkan pada 13 Juli 2026. SMPN 2 Dompu berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berorientasi pada prestasi," tambahnya.

Kepala Sekolah juga berharap lulusan dari SDN 29 Dompu (Desa O'o Barat) dan SDN 26 Dompu (O'o Timur), SDN 28 Dompu (Katua-Lagara) tetap menjadikan SMPN 2 Dompu sebagai pilihan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun lalu rata-rata mereka memilih bersekolah di sini," harapnya.

Diakhir disampaikannya, kami berkomitmen dalam pelaksanaan penerimaan murid baru yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

"Ayo daftarkan segera putra-putrinya ke SMPN 2 Dompu sekolah aman, nyaman, unggul, berprestasi, berkarakter, berbudaya, dan sekolah berkualitas untuk semua," tutupnya.

Redaksi |

Pemkab Bima Segera Ambil Langkah Cepat Terkait Persoalan Krisis Air Bersih yang di Alami Warga Dusun Ndanondere Kecamatan Soromandi


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Akses air bersih adalah hak dasar setiap warga negara. Karena itu, saya meminta Pemerintah Kabupaten Bima segera mengambil langkah cepat dan terukur untuk mengatasi krisis air bersih yang dialami masyarakat Desa Bajo, khususnya di Dusun Ndanondere dan Dusun Rasabou yang berdampak pada 299 kepala keluarga atau sekitar 779 jiwa.

Penanganan darurat harus segera dilakukan melalui distribusi air bersih yang tepat sasaran, disertai perbaikan menyeluruh terhadap infrastruktur pompa dan jaringan distribusi. 

Ke depan, diperlukan sistem pemeliharaan yang berkelanjutan serta pemetaan wilayah rawan krisis air sebagai dasar penyusunan solusi jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Bima. Berikut rekomendasi saya, semoga berkenan.


Pemprov Lampung Dorong Kebangkitan Pertanian Mesuji Melalui Teknologi dan Inovasi.


Mesuji - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Mesuji dalam rangka meluncurkan bantuan Pengering Gabah (Bed Dryer) Tahun Anggaran 2026, di Desa Tanjung Mas Makmur, Kecamatan Mesuji Timur, Rabu 24 Juni 2026.

Selain meluncurkan fasilitas tersebut, Gubernur didampingi Bupati Mesuji, Hj. Elfianah Khamami turut menyaksikan langsung proses produksi gabah hingga siap kemas menjadi beras.

​Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengikis ketertinggalan infrastruktur dan ekonomi di Kabupaten Mesuji.

Ia menyatakan bahwa Mesuji merupakan daerah strategis pertanian yang menempati peringkat keempat dengan luas tanam tertinggi di Provinsi Lampung, yakni mencapai 56.000 hektar.

​"Saya ingat betul pesan yang pernah saya sampaikan beberapa waktu yang lalu. Mesuji sudah capek ketinggalan. Sudah capek tertinggal dari daerah-daerah lain yang ada di Provinsi Lampung. Hari ini, saya kembali hadir untuk memastikan bahwa kemajuan itu benar-benar hadir di Kabupaten Mesuji," tegas Gubernur.

​Gubernur memaparkan langkah strategis pembenahan sektor pertanian dari hulu ke hilir. Pada sektor hulu, Pemprov Lampung menginstruksikan pendistribusian bibit varietas unggul seperti IPB 9G dan IPB 3S yang dinilai adaptif dan mampu mendongkrak produktivitas hingga di atas 8 ton per hektar.

Di sisi lain, kelancaran distribusi pupuk di era kepemimpinan Presiden Prabowo terbukti mampu menaikkan produktivitas pertanian Mesuji hingga hampir 30 persen pada tahun sebelumnya.

​Guna memperkuat capaian tersebut, Pemprov Lampung menggulirkan program fasilitas produksi pupuk hayati cair gratis di tiap desa. 

"Kita siapkan di setiap desa di Kabupaten Mesuji ini fasilitas pupuk organik cair atau pupuk hayati cair secara gratis. Kami sudah coba tahun 2025 kemarin di 500 desa se-Provinsi Lampung, kenaikan produktivitasnya paling kecil 15 persen dan paling besar mencapai 30 persen," jelasnya.

​Untuk sektor hilir, peluncuran teknologi bed dryer di 500 desa diharap menjadi jawaban konkret atas persoalan klasik jatuhnya harga gabah akibat pengeringan tradisional yang memakan waktu lama.

Sektor permodalan agribisnis juga diperkuat lewat kerja sama dengan Bank Lampung melalui skema pinjaman Kredit Usaha Alsintan (KUA) dengan suku bunga ringan sebesar 3 persen bagi para petani milenial dan generasi muda.

​Pada kesempatan yang sama, Gubernur turut menyerahkan sejumlah bantuan stimulan guna meningkatkan kesejahteraan sosial dan diversifikasi komoditas masyarakat Mesuji.

Bantuan yang diserahkan meliputi 1.000 paket sembako bagi warga, 250 kilogram belerang untuk sektor pengamanan lahan, bantuan bibit kakao guna pengembangan perkebunan seluas 1.500 hektar, serta penyaluran Kredit Usaha Alsintan (KUA) senilai Rp562 juta.

​Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen pemerintahan di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk berkolaborasi tanpa lelah mendampingi para petani. 

"Saya titipkan satu kepada seluruh jajaran pemerintah yang hadir di sini, jangan pernah kita lelah memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Teruslah bersemangat karena hari ini Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan terutama Pemerintah Pusat akan hadir untuk mendampingi segala kesusahan para petani," pungkasnya.

Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami memaparkan bahwa Mesuji saat ini memiliki Luas Baku Sawah (LBS) yang dilindungi oleh Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 28.671 hektar.

Sektor potensial ini dipastikan kian menggeliat dengan adanya bantuan sarana prasarana pascapanen modern seperti bed dryer berkapasitas 20 ton yang diserahkan kepada Gapoktan Mekar Jaya Abadi.

​Menurut Elfianah, bantuan teknologi pengeringan ini memiliki nilai strategis guna memutus ketergantungan petani terhadap cuaca saat musim rendeng (penghujan). Lewat optimalisasi alat ini, kualitas gabah dapat dipertahankan dan posisi tawar petani di hadapan para tengkulak semakin kuat.

​Bupati Mesuji mengungkapkan rencana strategis Pemkab Mesuji untuk mereaktivasi program lumbung pangan di setiap desa menggunakan stimulus mesin pengering baru tersebut. Program yang mengadopsi iuran keswadayaan gabah 10 kg per hektar dari petani pasca panen ini sempat mati suri akibat terkendala teknis pengeringan manual.

​"Maka tadi saya langsung terpikirkan ketika ada bed dryer ini di setiap desa bahkan mungkin empat desa tadi Pak Gub sampaikan, ini lumbung pangan ini bisa berjalan kembali Pak Gub. Insyaallah dengan adanya bantuan bed dryer ini program ini bisa berkelanjutan," terangnya optimistis.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Mesuji juga secara khusus mengapresiasi dimulainya proyek pengerjaan infrastruktur jalan provinsi yang menghubungkan ruas Brabasan hingga Wiralaga sepanjang 8,8 kilometer.

​"Pembangunan ruas jalan ini merupakan harapan besar bagi masyarakat Kabupaten Mesuji, karena sudah lama dinanti-nanti oleh masyarakat. Dengan semakin baiknya kondisi jalan, kami yakin mobilitas masyarakat akan semakin lancar, biaya transportasi juga menjadi efisien, serta distribusi hasil pertanian semakin mudah," pungkasnya. 

​Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pembuatan pupuk hayati cair dilanjutkan dengan simulasi penyemprotan lahan persawahan berbasis teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas Mesuji Timur.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Mekar Jaya Abadi, Hj. Atun, yang mewakili seluruh petani di Mesuji Timur, menyampaikan apresiasi atas kepedulian nyata Pemerintah Provinsi Lampung. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran teknologi bed dryer menjadi solusi konkret atas permasalahan pasca panen yang selama ini dihadapi para petani.

​"Dengan anane dryer, program desaku maju, pupuk mah wis yes, ngono ae, (Dengan adanya dryer, program desaku maju, pupuk mah sudah oke, gitu aja)," ujarnya dengan logat khas yang disambut riuh tepuk tangan warga.

​Ia kemudian menceritakan bagaimana kondisi sebelum adanya mesin pengering ini, dimana para petani sangat bergantung pada cuaca dan membutuhkan waktu hingga satu minggu penuh untuk menjemur padi. Akibatnya, kualitas gabah sering menurun dan dihargai rendah.

​"Petani Tanjung Mas Makmur biasane njemur pitung dino nembe garing, gabahi rusak, parine digiling elek. Anane bed dryer alhamdulillah mau wis dicoba, berase apik, parine yo apik. Dadi, enek nilai juale di sini, Pak (Petani Tanjung Mas Makmur biasanya menjemur tujuh hari baru kering, gabahnya rusak, padinya digiling jelek. Adanya bed dryer alhamdulillah tadi sudah dicoba, berasnya bagus, padinya ya bagus. Jadi, ada nilai jualnya di sini, Pak)," tambahnya.

​Selain mengapresiasi bantuan pengering padi dan program Pupuk Organik Cair (POC) yang diyakini mampu mendongkrak hasil panen hingga dua kali lipat, Gapoktan Mekar Jaya Abadi juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan sejumlah aspirasi langsung kepada Gubernur. Di antaranya adalah permohonan peremajaan mesin penggilingan padi, konversi bahan bakar mesin dari solar ke jaringan listrik PLN guna efisiensi, hingga pengelolaan rantai pasok. ( Fs/Red) 

Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi sebagai Pilar Kemajuan Daerah.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung sekaligus Bunda Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mendorong penguatan budaya literasi sebagai bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) II Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Provinsi Lampung yang dirangkaikan dengan Talkshow IKAPI Lampung di Nuwa Baca Zaenal Abidin Pagar Alam, Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Rabu 24 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza menegaskan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi merupakan fondasi utama kemajuan peradaban serta kunci menciptakan masyarakat yang mampu berpikir kritis dan bijaksana dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Literasi bukan hanya berbicara tentang membaca dan menulis, tetapi merupakan jendela peradaban, fondasi utama kemajuan bangsa, serta kunci membangun masyarakat yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan literasi menjadi kebutuhan utama agar masyarakat mampu memilah informasi, memahami berbagai perkembangan, serta menggunakan pengetahuan secara tepat dan bermanfaat.

Menurutnya, budaya literasi harus terus diasah oleh semua kalangan, tidak hanya anak-anak sekolah maupun generasi muda. Sebagai Bunda Literasi, ia juga mengaku terus berupaya meningkatkan kegemaran membaca dan menulis sebagai bagian dari pembelajaran sepanjang hayat.

“Literasi bukan hanya untuk anak sekolah, tetapi kita semua sampai kapan pun harus terus belajar dan mengasah kemampuan membaca serta menulis,” katanya.

Wulan Sari Mirza juga mengapresiasi peran IKAPI dan para penerbit yang terus berkontribusi dalam memperkuat ekosistem literasi di Provinsi Lampung. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, penerbit, penulis, editor, dunia pendidikan, serta masyarakat dapat menghasilkan karya-karya yang bermanfaat dan memperkenalkan kekayaan daerah.

“Pemerintah Provinsi Lampung sangat mendukung dan berterima kasih atas konsistensi rekan-rekan penerbit dalam mengawal kemajuan literasi. Buku-buku yang diterbitkan nantinya tidak hanya dinikmati masyarakat Lampung, tetapi juga menjadi warisan ilmu bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Ia turut mengapresiasi inovasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung yang menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang menarik bagi masyarakat. Perpustakaan, kata dia, kini tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan rekreasi keluarga.

Wulan Sari Mirza juga mengungkapkan rencana penerbitan buku kumpulan cerita rakyat dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung sebagai upaya menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat konten lokal.

“Insya Allah akan diterbitkan buku cerita daerah yang menghimpun 15 cerita rakyat dari kabupaten/kota di Lampung. Ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan literasi berbasis kekayaan budaya daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IKAPI Arif Hilman Nugraha menyampaikan bahwa Musda II IKAPI Lampung merupakan bagian dari amanat organisasi untuk memperkuat jaringan penerbitan di daerah.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri perbukuan. Dengan jumlah sekitar 2.800 penerbit, Indonesia menjadi salah satu negara dengan ekosistem penerbitan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

“Kalau berbicara pusat keunggulan perbukuan di Asia Tenggara, ada di Indonesia. Kekayaan budaya, bahasa, dan keberagaman daerah menjadi kekuatan besar yang memiliki nilai bagi dunia,” kata Arif.

Ia mendorong penerbit di Lampung untuk mengangkat konten lokal agar dapat dikenal lebih luas, bahkan berpeluang masuk ke pasar internasional melalui kerja sama pertukaran hak cipta dan penerjemahan.

Menurutnya, tren membaca buku saat ini kembali mengalami peningkatan, terutama di kalangan generasi muda. Perpustakaan mulai kembali menjadi ruang yang diminati masyarakat karena buku tetap memiliki peran penting sebagai sumber pengetahuan.

“Buku adalah warisan berharga, ilmu sebagai sumber kebaikan. Literasi bukan sekadar bisa membaca, tetapi bagaimana seseorang mampu memahami dan menggunakan apa yang dibacanya untuk memberikan manfaat,” ujarnya.

Ketua IKAPI Provinsi Lampung Ikhsanuddin berharap Musda II IKAPI dapat menjadi momentum memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem literasi di Lampung.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan layanan perpustakaan daerah di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, serta berharap kolaborasi antara IKAPI, pemerintah, dan berbagai pihak dapat meningkatkan indeks literasi masyarakat.

“Harapan kami, program-program seperti pelatihan penulis, editor, penerbit, dan pengelola penerbitan dapat hadir di Lampung sehingga mampu melahirkan kader-kader baru dalam dunia literasi,” katanya.

Kegiatan Musda II IKAPI Lampung tersebut dilanjutkan dengan talkshow literasi dan penerbitan buku dengan tema “Buku sebagai Warisan Berharga, Ilmu sebagai Sumber Kebaikan”, yang dipandu moderator sekaligus Koordinator Relima Natan Yoga Pratama.
(Fs/Red)