Media Dinamika Global

Jumat, 22 Mei 2026

War on Drugs! Tim Gabungan TNI-Polri Ringkus Pengedar Sabu di Empang, 70 Gram Barang Bukti Diamankan


Empang, Media Dinamika Global - Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan hasil. Tim gabungan TNI-Polri berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu melalui operasi tangkap tangan (OTT) di Kecamatan Empang, Jumat, (22/5/26) malam.

Operasi gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapten Cba Ruslan bersama personel Koramil 1607-02/Empang dan jajaran Polsek Empang setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di sebuah kamar kos di Dusun Karang Ponong, Desa Empang Atas.

Dalam operasi itu, aparat mengamankan seorang pria berinisial H alias Eros alias Eng (34), warga Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Terduga pelaku diketahui tinggal di sebuah kamar kos di Dusun Karang Ponong RT 001 RW 001 Desa Empang Atas, Kecamatan Empang.

Dari hasil penggerebekan dan penggeledahan, petugas menemukan tiga bungkus klip besar narkotika jenis sabu dengan berat bersih sekitar 70 gram. Selain itu, aparat juga mengamankan uang tunai sebesar Rp2.090.000 yang diduga hasil transaksi narkotika.

Tak hanya itu, sejumlah barang lain turut diamankan sebagai barang bukti, di antaranya satu buah bong, pipa kaca, sumbu, tiga korek gas, dua gunting, dua unit telepon genggam android merek OPPO dan Realme, satu dompet, serta kunci sepeda motor.

Berawal dari Laporan Warga

Pengungkapan kasus ini bermula saat Danramil 1607-02/Empang menerima laporan masyarakat sekitar pukul 19.00 WITA terkait dugaan transaksi sabu di wilayah Dusun Karang Ponong.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan segera melakukan briefing dan menyusun strategi penindakan. Sekitar pukul 22.20 WITA, aparat bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan pribadi dan melakukan pemantauan di sekitar tempat tinggal terduga pelaku.

Sekitar pukul 22.30 WITA, tim langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan terduga pelaku di dalam kamar kosnya.

Selanjutnya, Wakapolsek Empang, Ipda Yayan Chandra Utama bersama personel Polsek Empang tiba di lokasi dan melakukan penggeledahan bersama anggota Koramil.

Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan tiga paket sabu yang disembunyikan di dalam dasbor sepeda motor milik terduga pelaku yang berada di dalam kamar kos. Aparat juga menemukan uang tunai yang diduga berasal dari hasil penjualan narkotika.


Usai diamankan di Polsek Empang, terduga pelaku kemudian dibawa ke Polres Sumbawa guna menjalani proses hukum lebih lanjut serta pengembangan terkait kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lainnya.

Sinergi TNI-Polri dan Dukungan Masyarakat

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata sinergitas TNI-Polri bersama masyarakat dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Aparat mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Perang melawan narkotika, menurut aparat, merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari bahaya narkoba. (Tim MDG)

Hari Bakti Ke-69 Kodam IX/Udayana, Kodim 1607/Sumbawa Tanam 9.000 Mangrove di Teluk Santong


Sumbawa, NTB. Media Dinamika Global.ud. Dalam rangka memperingati Hari Bakti Ke-69 Kodam IX/Udayana dengan tema “Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju”, Kodim 1607/Sumbawa menggelar kegiatan Karya Bhakti penanaman mangrove di kawasan UPTD Pelabuhan Perikanan Desa Teluk Santong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Sabtu, (23/5/26).

Kegiatan penanaman mangrove tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dengan melibatkan sekitar 300 peserta dari unsur TNI, pemerintah daerah, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat setempat. Sebanyak 9.000 bibit mangrove ditanam sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir dan upaya menjaga ekosistem pantai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., Kadis Pertanian Kabupaten Sumbawa Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., Danramil 1607-02/Empang Kapten Cba Ruslan, para pejabat staf Kodim 1607/Sumbawa, Warek III UNSA Muhammad Wildan, M.Pd., Camat Plampang Sudarli, S.Pt., M.Si., Sekcam Plampang Abdul Tholip, SH, Kepala Desa Teluk Santong Masjude, serta berbagai elemen masyarakat.

Peserta penanaman mangrove terdiri dari anggota Kodim 1607/Sumbawa, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 1607/Sumbawa, Ikatan Markas Anak Kolong (Imarakol), mahasiswa UNSA, Pramuka SMA Negeri 1 Plampang, hingga siswa SD Teluk Santong.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan penanaman mangrove secara bersama-sama di kawasan pesisir pelabuhan perikanan.

Di sela kegiatan, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., menyampaikan bahwa kegiatan karya bhakti tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Menurutnya, penanaman mangrove memiliki manfaat besar dalam menjaga ekosistem pesisir, mencegah abrasi pantai, serta mendukung keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial Hari Bakti Kodam IX/Udayana, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga alam dan lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, kita berharap mangrove yang ditanam hari ini dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat dan masa depan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang bersama-sama berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir di wilayah Kabupaten Sumbawa. (Kodim 1607/Sumbawa/Tim MDG)

DUGAAN PENGHINAAN DIGITAL DILAPORKAN KE POLDA NTB, H. ABU BAKAR DIDAMPINGI KUASA HUKUM DAN DIVISI BIDANG HUKUM LPK-RI DPD NTB TEMPUH JALUR HUKUM SECARA RESMI


Mataram, Media Dinamika Global  — Dinamika penggunaan media sosial kembali menjadi perhatian publik setelah adanya laporan dugaan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik melalui media elektronik yang kini ditangani Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat.

H. Abu Bakar secara resmi mendatangi Polda NTB untuk menyampaikan laporan pengaduan terkait sejumlah postingan dan komentar pada media sosial Facebook yang dinilai telah menyerang kehormatan dan reputasinya di ruang publik digital.

Dalam proses pelaporan tersebut, H. Abu Bakar didampingi oleh tim kuasa hukum dari Kantor Hukum SAHRIL, S.H. & PARTNER, yakni, SAHRIL, S.H dan DIAN SISWADI HALISASWITA, S.H yang juga diketahui tergabung dalam Divisi Bidang Hukum LPK-RI DPD NTB.

Laporan tersebut telah diterima oleh Ditreskrimsus Polda NTB sebagaimana tertuang dalam surat Tanda Bukti Laporan Pengaduan Nomor: TBLP/217/V/2026/Ditreskrimsus tertanggal 22 Mei 2026.

Pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh bukan semata-mata untuk memperkeruh keadaan, melainkan sebagai upaya mencari kepastian hukum atas dugaan penyerangan nama baik melalui media sosial.

“Kami menghormati kebebasan berpendapat sebagai hak setiap warga negara. Namun kebebasan tersebut tetap memiliki batas hukum dan etika, terutama ketika telah menyentuh kehormatan, reputasi, dan hak pribadi seseorang,” ujar kuasa hukum H. Abu Bakar.

Menurut pihak pelapor, sejumlah bukti elektronik telah disampaikan kepada penyidik, meliputi seperti, screenshot postingan, komentar media sosial, dan dokumentasi akun, serta bukti elektronik lainnya yang dianggap relevan dengan perkara.

Kuasa hukum juga meminta agar seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, objektif, dan mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap semua pihak yang terlibat.

“Biarlah proses hukum berjalan secara terbuka dan proporsional. Kami percaya penyidik akan bekerja berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Perkara tersebut dilaporkan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, dan terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE, khususnya terkait penghinaan dan/atau pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Selain itu, laporan juga berkaitan dengan ketentuan penghinaan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Disisi lain, pihak kuasa hukum turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpancing dalam menyebarkan narasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun fakta.

“Ruang digital harus menjadi ruang edukatif dan sehat, bukan ruang untuk saling menyerang. Karena setiap jejak digital pada akhirnya dapat dimintai pertanggungjawaban hukum,” tutupnya.

Saat ini perkara tersebut masih dalam tahap penanganan awal oleh penyidik Ditreskrimsus Polda NTB. Team LPK-RI / MDG ( E H ) La.




Sosok Humanis dan Tegas, Brigjen Pol Hari Nugroho Dinilai Layak Pimpin Polda Jatim

Brigjen Pol Hari Nugroho, S.I.K, (Ist/Surya)

Jakarta, Media Dinamika Global -  Dinamika keamanan dan tantangan sosial di Jawa Timur yang semakin kompleks dinilai membutuhkan sosok pemimpin kepolisian yang tidak hanya memiliki kemampuan operasional, tetapi juga pengalaman strategis, integritas kuat, serta kemampuan membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Di tengah kebutuhan tersebut, nama Brigjen Pol Hari Nugroho, S.I.K., mulai mendapat perhatian luas sebagai salah satu figur perwira tinggi Polri yang dinilai layak mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim).

Penilaian itu disampaikan Aktivis 98, Ridwan Gema Puan, yang menilai Brigjen Pol Hari Nugroho merupakan figur lengkap dengan rekam jejak panjang, prestasi mentereng, serta pengalaman kepemimpinan lintas bidang yang sangat matang di tubuh Polri.

Menurut Ridwan, Jawa Timur bukan sekadar wilayah administratif biasa, melainkan salah satu provinsi paling strategis di Indonesia dengan tingkat mobilitas masyarakat, aktivitas industri, dinamika politik, hingga kerawanan sosial yang sangat tinggi. Karena itu, posisi Kapolda Jatim membutuhkan figur yang benar-benar memahami tantangan keamanan modern sekaligus mampu menjaga stabilitas daerah secara menyeluruh.

“Jawa Timur membutuhkan pemimpin kepolisian yang kuat secara karakter, matang secara pengalaman, dan mampu membangun kepercayaan publik. Brigjen Pol Hari Nugroho adalah figur yang memenuhi kriteria tersebut. Beliau memiliki rekam pengabdian yang lengkap, teruji, dan penuh dedikasi,” ujar Ridwan dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Saat ini, Brigjen Pol Hari Nugroho menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Wakapolda NTB). Namun, perjalanan kariernya di institusi Bhayangkara telah ditempa melalui berbagai penugasan strategis dengan tingkat tantangan yang berbeda-beda.

Lahir di Ambarawa pada 23 Februari 1969, Brigjen Hari Nugroho merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993. Sejak awal kariernya, ia dikenal sebagai sosok pekerja keras, disiplin, dan memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat di lapangan.

Kariernya dimulai dari Korps Brimob Polri, satuan elite yang dikenal memiliki tingkat disiplin dan ketangguhan tinggi. Di korps tersebut, ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting, mulai dari Danton I Kompi 594 Sat Brimob Polda Metro Jaya, Wadanki 594 Sat Brimob Polda Metro Jaya, hingga Danki I Yon A Satbrimobda Metro Jaya.

Pengalaman panjang di satuan Brimob membentuk karakter kepemimpinan Brigjen Hari Nugroho menjadi sosok yang tegas, cepat mengambil keputusan, serta mampu menghadapi berbagai situasi dengan pendekatan profesional dan terukur.

Tak berhenti di bidang operasional, perjalanan kariernya kemudian berkembang ke berbagai lini strategis di tubuh Polri. Ia dipercaya menduduki sejumlah posisi penting di bidang pembinaan masyarakat, operasional wilayah, reserse, hingga pengawasan internal.

Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Kasubbag Dastik Roops Polda Kalimantan Timur, Kabag Binamitra Polres Kutai, Kabag Ops Poltabes Samarinda, Wakapolres Kutai Barat, Koorspripim Polda Kaltim, hingga Kasat I Tipikor Ditreskrim Polda Kaltim.

Pengalaman tersebut menjadikan Brigjen Hari Nugroho sebagai figur yang memahami secara utuh pola penanganan keamanan daerah, penegakan hukum, hingga strategi membangun kedekatan dengan masyarakat.

Tidak hanya dikenal sebagai perwira lapangan, Brigjen Hari Nugroho juga memiliki reputasi kuat dalam bidang pengawasan internal dan pembinaan institusi Polri. Hal ini terlihat dari sejumlah jabatan penting yang pernah dipercayakan kepadanya, seperti Kabag Binkar Ropers Polda Sulteng, Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kaltim, Kabid Propam Polda Kalimantan Barat, hingga Anjak Madya Bid Paminal Divpropam Polri.

Menurut Ridwan, pengalaman di bidang pengawasan internal menjadi nilai penting karena menunjukkan kapasitas Brigjen Hari Nugroho dalam menjaga profesionalisme, kedisiplinan, serta integritas institusi.

“Beliau memahami bagaimana membangun organisasi yang sehat, profesional, dan dipercaya masyarakat. Pengalaman beliau di bidang Propam dan pengawasan internal menjadi bukti bahwa beliau memiliki komitmen kuat terhadap reformasi dan profesionalisme Polri,” katanya.

Karier Brigjen Hari Nugroho terus menunjukkan tren positif ketika dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat Mabes Polri. Ia pernah menjabat sebagai Kayanma Polri, kemudian dipercaya menjadi Kapusjarah Polri sebelum akhirnya mengemban amanah sebagai Wakapolda NTB.

Di mata banyak kalangan, perjalanan karier tersebut menunjukkan bahwa Brigjen Hari Nugroho merupakan sosok yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial dan tata kelola organisasi yang sangat baik.

Selain rekam jejak jabatan yang panjang, Brigjen Hari Nugroho juga dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan kapasitas diri dan profesionalisme. Ia tercatat menempuh pendidikan PTIK tahun 2003, Sespim tahun 2008, dan Sespimti tahun 2018.

Tak hanya itu, ia juga mengikuti berbagai pendidikan spesialis dan pengembangan kompetensi seperti Padas Reserse, Daspa Brimob, Dikjab Danki, KIBI, Susjab Kapolres, hingga JCLEC.

Kemampuan khusus yang dimilikinya juga menjadi nilai tambah tersendiri. Brigjen Hari Nugroho memiliki kemampuan scuba diver, pasukan para dasar, serta menguasai bela diri judo dan karate, yang semakin memperlihatkan kapasitas dan ketangguhannya sebagai seorang perwira tinggi Polri.

Atas dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun di institusi kepolisian, Brigjen Hari Nugroho menerima berbagai penghargaan bergengsi dari negara dan institusi Polri. Penghargaan tersebut antara lain Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun, 16 Tahun, dan 24 Tahun, Satyalancana Dwidya Sistha, Bintang Bhayangkara Nararya, hingga Satyalancana Ksatria Bhayangkara.

Bagi Ridwan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan representasi dari loyalitas, pengabdian, dan konsistensi Brigjen Hari Nugroho dalam menjalankan tugas negara.

“Pengalaman panjang, prestasi, integritas, dan kemampuan kepemimpinan beliau menjadi modal besar untuk memimpin wilayah strategis seperti Jawa Timur. Figur seperti Brigjen Hari Nugroho merupakan aset penting Polri yang layak mendapat kepercayaan lebih besar,” tegasnya.

Ridwan juga menilai, di tengah tuntutan masyarakat terhadap institusi kepolisian yang semakin tinggi, Polri membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menghadirkan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Polri ke depan membutuhkan figur yang tidak hanya kuat dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis, komunikatif, dan mampu menjadi teladan bagi anggota maupun masyarakat. Brigjen Pol Hari Nugroho memiliki kapasitas itu,” pungkasnya. 

Redaksi |

Pelantikan Serentak Aliansi PPS Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu Konsisten Menuju Gerakan Rakyat untuk Pembentukan Propinsi Se- Pulau Sumbawa


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Pengurus Aliansi Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu resmi dilantik pada Sabtu (23/5/2026) dalam suasana penuh semangat perjuangan dan persatuan.

Pelantikan tersebut mengusung tema “Konsisten Menuju Gerakan Rakyat untuk Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa” sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperjuangkan lahirnya Provinsi Pulau Sumbawa.



Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Presidium PPS, Muhammad Sahril Amin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa bukanlah hal yang mudah sehingga membutuhkan kekompakan, kesabaran, dan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat.“Perjuangan ini tidak mudah. Karena itu, penting bagi kita menjaga semangat dan roh perjuangan agar cita-cita pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa dapat terwujud,” tegasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Presidium PPS Pulau Sumbawa, Ketua Aliansi PPS Kabupaten Dompu, Ketua Aliansi PPS Kabupaten Bima, Ketua Aliansi PPS Kota Bima, para pengurus dan simpatisan, serta unsur Forkopimda.Kapolres Bima Kota turut hadir yang diwakili Kanit Reskrim Polsek Rasbar IPDA M. Hilir, S.H..


Rangkaian acara berlangsung khidmat mulai dari registrasi peserta, pembukaan, pembacaan surat keputusan pelantikan, pengambilan sumpah dan janji pengurus, hingga foto bersama sebagai simbol persatuan dalam perjuangan bersama.Pelantikan serentak ini diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi dan solidaritas masyarakat Pulau Sumbawa dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat melalui pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa. (Sekjend MDG)

Babinsa Desa Boke Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Keharmonisan dan Hindari Perselisihan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Serda Asnaidin melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga di Desa Boke pada Sabtu (23/5/2026) pukul 09.00 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta tetap menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antar sesama warga. Menurutnya, keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat perlu terus dipelihara demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.

Selain itu, warga juga diminta untuk menghindari hal-hal yang dapat memicu perselisihan maupun pertengkaran yang berpotensi merusak hubungan sosial dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Babinsa menegaskan, apabila terjadi permasalahan di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan tidak mengambil tindakan sendiri. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat atau pemerintah setempat agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Kegiatan komsos tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial Babinsa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah binaan.

Babinsa Desa Sumi Koramil 1608-03/Sape Imbau Warga Jauhi Narkoba, Miras, dan Perjudian


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Serka Ridwan melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaannya di Desa Sumi pada Sabtu (23/5/2026) pukul 10.25 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga, seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang, minuman keras (miras), serta perjudian. Menurutnya, tindakan tersebut dapat berdampak negatif terhadap keamanan, ketertiban, dan keharmonisan lingkungan masyarakat.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, termasuk menjaga pola istirahat yang cukup serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Babinsa juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan kepada pemerintah maupun aparat terkait apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah dan diselesaikan lebih cepat. Kegiatan komsos ini menjadi salah satu upaya pembinaan teritorial guna mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Babinsa Desa Parangina Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Stabilitas Keamanan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Serda Aladin melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga desa binaannya di Desa Parangina pada Sabtu (23/5/2026) pukul 09.00 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan hidup bermasyarakat serta mempererat hubungan baik antarwarga. Menurutnya, hubungan yang harmonis di lingkungan masyarakat sangat penting guna menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, warga juga dihimbau agar saling menghormati dan menjaga kebersamaan demi meningkatkan stabilitas keamanan di lingkungan desa. Kegiatan komsos ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial Babinsa dalam mempererat silaturahmi serta membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Kaleo Koramil 1608-03/Sape Gelar Komsos, Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Jauhi Narkoba


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 23 Mei 2026 — Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah binaan, Babinsa Desa Kaleo, Serda Sanusi, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Desa Kaleo, Kecamatan Lambu, pada Sabtu (23/5/2026) pukul 10.00 WITA.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai sarana memperkuat silaturahmi antara aparat teritorial dengan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Serda Sanusi memberikan berbagai imbauan kepada warga agar terus menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antar sesama demi terciptanya suasana yang harmonis di lingkungan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam pergaulan sehari-hari serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui jalur yang benar. Apabila terjadi persoalan di tengah masyarakat, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwajib agar dapat diselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.


Selain itu, Serda Sanusi turut mengajak masyarakat untuk menjauhi minuman keras dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda serta mengganggu keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di wilayah Desa Kaleo.(Team.MDG.03)

Irjen Kalingga Paparkan 8 Program Strategi Polda NTB


Mataram, Media Dinamika Global — Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. mulai tancap gas usai tiba di NTB, Kamis (21/5/2026). Sehari berselang, Jumat (22/5/2026) pukul 09.00 Wita, jenderal bintang dua itu langsung memimpin kegiatan Commander Wish di Gedung Sasana Dharma Polda NTB.

Commander Wish jadi pijakan awal Irjen Kalingga, untuk membawa arah baru Polda NTB lewat delapan program prioritas strategis. Program itu menitikberatkan penguatan SDM, pelayanan humanis, penegakan hukum profesional hingga penguatan komunikasi publik.

“Commander Wish ini jadi pedoman kerja seluruh personel Polda NTB, demi menghadirkan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” kata Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.

Dalam pemaparannya di depan para Pejabat Utama (PJU), Irjen Kalingga menyorot pentingnya penguatan SDM unggul dan berintegritas. Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi peran Polmas, FKPM, BKPM serta sinergi tiga pilar untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Tak cuma fokus pada keamanan, program tersebut ikut menekankan pelayanan publik humanis dan transformasi menuju institusi modern. Kawasan destinasi wisata super prioritas di NTB juga masuk perhatian utama, demi menciptakan rasa aman bagi wisatawan.

“NTB punya potensi besar sektor pariwisata. Situasi aman dan nyaman wajib terus dijaga bersama,” ujarnya.

Irjen Kalingga juga mengangkat pentingnya aksi nyata Polri, dalam mitigasi bencana dan penanganan konflik sosial. Nilai kearifan lokal NTB ikut didorong hadir dalam pola harkamtibmas di tengah masyarakat.

Sementara pada sisi penegakan hukum, Kapolda NTB meminta seluruh jajaran mengedepankan profesionalisme dan rasa keadilan. Ia juga menaruh perhatian besar terhadap manajemen media dan komunikasi publik, supaya informasi kepolisian tersampaikan cepat dan transparan.

“Kepercayaan publik tumbuh dari kerja nyata, komunikasi baik, serta pelayanan tulus kepada masyarakat,” tegasnya.

Redaksi |