Media Dinamika Global

Rabu, 21 Januari 2026

NTB Sepakati Langkah Terukur Tangani Sampah


Mataram, Media Dinamika Global.Id — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menyiapkan langkah terukur menangani persoalan sampah mulai dari perluasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok hingga teknologi waste to energy (WTA) dengan melibatkan Pemerintah Kota Mataram dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. 

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dalam rapat koordinasi bersama Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana dan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (21/01/2026) menegaskan, penanganan persampahan akan dilakukan melalui dua skema utama, yakni solusi jangka pendek berupa perluasan landfill, serta solusi jangka panjang melalui penerapan teknologi waste to energy (WTE).

“Untuk jangka pendek, kita tidak punya pilihan selain memperluas landfill. Ini harus segera dikerjakan agar tidak terjadi krisis sampah berulang,” tegas Gubernur.

Ia menjelaskan, perluasan landfill akan dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan yang telah siap secara teknis, sehingga mampu menambah daya tampung TPA Regional Kebon Kongok hingga sekitar dua tahun ke depan.

Langkah ini dinilai mendesak agar layanan persampahan tetap berjalan sembari menyiapkan sistem pengelolaan permanen yang lebih berkelanjutan.

Sementara untuk solusi jangka panjang, Pemprov NTB mendorong percepatan realisasi WTE sebagai strategi pengelolaan sampah modern. 

Gubernur Iqbal menambahkan, sejumlah perusahaan telah mengajukan proposal penerapan WTE dan saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian PUPR untuk menyelaraskan regulasi dan skema pelaksanaannya, mengingat TPA Regional Kebon Kongok melayani dua daerah sekaligus, yakni Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Dalam rapat tersebut disepakati pula pembagian beban anggaran untuk penanganan jangka pendek dengan proporsi 40 persen Pemprov NTB, 40 persen Pemkot Mataram, dan 20 persen Pemkab Lombok Barat serta memastikan anggaran pembebasan lahan pendukung telah disiapkan oleh Pemprov NTB

sebagai bagian dari percepatan pelaksanaan.

“Target kita jelas, penyelesaian jangka pendek harus tuntas tahun ini, sehingga tidak perlu lagi menetapkan status darurat sampah ke depan,” pungkas Gubernur Iqbal.

Pemprov NTB menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas pemerintah daerah agar persoalan persampahan dapat ditangani secara cepat, terukur, dan berkelanjutan demi menjaga kebersihan lingkungan serta kualitas hidup masyarakat.

Redaksi ||

Ummi Dinda Tekankan Sinergi dan Akselerasi Program Prioritas


Mataram, Media Dinamika Global.Id — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Indah Dhamayanti Putri  memimpin rapat Tim Percepatan Pembangunan, Staf Ahli, dan para Asisten di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. 

Salah satu perhatian utama adalah penuntasan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) agar pelaksanaan program dan kegiatan OPD dapat dieksekusi secara optimal. Selain itu, Ummi Dinda menekankan pentingnya penataan tata kelola aset dan SDM seiring dengan implementasi SOTK yang baru.

Ummi Dinda menekankan pula sinergitas program yang menjadi kunci dalam penuntasan persoalan strategis daerah seperti kemiskinan, stunting, dan isu prioritas lainnya. 

Ia mendorong sinkronisasi program antar-OPD, Pemkab/Pemkot serta kerja sama berkelanjutan dengan lembaga terkait agar dampak program benar-benar dirasakan masyarakat.

Untuk memastikan efektivitas program tahun 2026, Ummi Dinda memandang perlu dilakukan sinergi secara cepat dengan berpedoman pada Renstra, cascading program, serta rencana program/ kegiatan 2026 yang disusun berbasis rumpun program unggulan. 

Dalam rapat ini, masing-masing unsur membahas pengenalan wilayah tugas, pola kerja sama, serta mulai mengurai sejumlah agenda percepatan yang perlu segera dilakukan dan menyepakati pelibatan Staf Ahli dan para Asisten dalam pembahasan isu strategis maupun perumusan kebijakan bersama OPD dan unit kerja lainnya, sehingga percepatan pembangunan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan kolaboratif.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang dinilai sangat positif untuk memperkuat koordinasi internal pemerintahan dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Ummi Dinda menegaskan pula, pertemuan semacam ini perlu terus diselenggarakan secara berkala ke depan sebagai ruang penguatan sinergi, sekaligus memastikan seluruh elemen pendukung pemerintahan bergerak dalam satu arah. 

Dirinya juga mendorong forum koordinasi ini dapat diperluas dengan melibatkan perangkat daerah terkait maupun lembaga lain, sehingga kolaborasi lintas sektor dapat berjalan lebih efektif.

Redaksi ||

Gubernur NTB Umrahkan 33 Warga, Apresiasi “Pekerja dalam Sunyi”


Mataram, Media Dinamika Global.Id — Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal melepas keberangkatan 33 jama'ah umrah yang merupakan hadiah pribadi Gubernur dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) NTB ke-67. Prosesi pelepasan berlangsung pada Rabu (21/01/2026) di Ruang Tengah Pendopo Gubernur NTB, dihadiri Ketua TP PKK NTB Ny. Sinta Agathia Soedjoko, perwakilan Muhsinin Travel, keluarga jamaah, serta para undangan.

Perwakilan jama'ah, Agus Talino, menyampaikan rasa syukur atas rezeki umrah yang diterima dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Miq Iqbal atas fasilitasi keberangkatan tersebut. Ia menyebut hadiah umrah ini menjadi kejutan yang sangat mengharukan bagi para penerima, karena tidak pernah terbayang akan mendapatkan hadiah umrah dari Gubernur. Agus juga menyampaikan do'a agar Gubernur beserta keluarga selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk mewujudkan cita-cita besar NTB Makmur Mendunia.

Agus menuturkan, momen pemberian hadiah umrah menjadi bentuk apresiasi yang sangat berarti, terutama bagi mereka yang selama ini bekerja dalam sunyi dan jarang mendapat perhatian. “Pak Gubernur memberi penghargaan kepada orang-orang yang bekerja dalam diam, yang membuat kopi di kantor, sopir, cleaning service, wartawan, polisi hutan, kader posyandu, ini tradisi baik yang menguatkan kebersamaan dan saling dukung untuk membangun NTB,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal menyampaikan bahwa dirinya adalah orang yang paling bahagia melihat kebahagiaan para jama'ah. Ia menegaskan, umrah adalah panggilan Allah SWT dan dirinya hanya menjadi perantara. “Allah memanggil siapa yang dikehendaki. Saya hanya wasilah. Bapak dan Ibu sebenarnya sudah tercatat dipanggil Allah, saya hanya jalan yang Allah berikan,” ungkapnya.

Miq Iqbal juga menyampaikan niatnya untuk memberangkatkan lebih banyak jamaah, bahkan hingga 100 orang, namun pada kesempatan ini baru dapat melepas 33 jamaah. Ia mengaku sempat berniat ikut berangkat bersama istri, tetapi memilih tetap berada di daerah karena kondisi NTB yang sedang menghadapi sejumlah bencana. Dalam suasana haru, Gubernur menitipkan do'a untuk masyarakat NTB agar keluar dari kemiskinan dan memohon agar para pemimpin diberi kekuatan menunaikan amanah. “Titip do'akan NTB terlebih dahulu sebelum mendo'akan saya. Do'akan masyarakat kita agar Allah keluarkan dari kemiskinan, dan pemimpin-pemimpin diberi kekuatan untuk mengubah keadaan,” pesannya.

Di akhir sambutan, Miq Iqbal juga berpesan agar para jamaah turut mendo'akan seluruh pihak yang bekerja untuk NTB, termasuk petugas lapangan seperti polisi hutan, para pegawai, hingga kader Posyandu yang jumlahnya mencapai puluhan ribu dan memiliki kontribusi besar bagi daerah. Ia menutup dengan pesan khusus kepada jamaah untuk menyampaikan salam dan kerinduan kepada Rasulullah SAW. Prosesi pelepasan jamaah umrah ini dilakukan melalui Muhsinin Travel dan menjadi bagian dari semangat HUT NTB ke-67 yang menguatkan kebersamaan, kepedulian, dan harapan menuju NTB yang makmur dan mendunia.

Redaksi ||

Peringatan Hari Bhakti Imigrasi Bima Ke-76 Tahun 2026, Imigrasi Berbhakti, Indonesia Maju, Kunjungan Ke Kodim 1608/Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.– Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026 dengan tema “Imigrasi Berbhakti, Indonesia Maju”, Kantor Imigrasi Kelas II TPI bima melaksanakan kegiatan kunjungan sosial ke Kodim 1608/Bima. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan pengabdian jajaran imigrasi kepada, khususnya Kodim 1608/Bima yang berada di bima NTB.

Dalam kegiatan tersebut, pegawai Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bima secara langsung berkunjung dan berinteraksi dengan Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung, di mana jajaran imigrasi menyempatkan diri untuk menyapa, berbincang, serta memberikan dukungan moril kepada jajaran Kodim 1608/Bima.

Selain kunjungan, Kantor Imigrasi Kelas II TPI bima juga melaksanakan pembagian bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari yang diharapkan dapat membantu menunjang kebutuhan di kodim1608/bima. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada jajaran Kodim 1608/ Bima sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial.

Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bima, berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi Kodim 1608/Bima serta mempererat hubungan antara institusi pemerintah dengan lingkungan sosial. Kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 yang mencerminkan komitmen imigrasi untuk terus hadir, berbhakti, dan berkontribusi dalam mendukung kemajuan Indonesia.(Sekjend MDG)

Instruksi Gubernur Iqbal, BAZNAS NTB Bangun Dua RTL Warga di Desa Batu Bangka Sumbawa


Sumbawa Media Dinamika Global.id.// Rangkaian kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu Muhamad Iqbal dan Ketua Tim Penggerak PKK NTB Sinta Agathia Soedjoko beserta rombongan didampingi Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot dan jajaran, M.P., menginstruksikan perbaikan dua rumah tidak layak huni (RTL) milik dua warga masyarakat di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir, Sumbawa (21/01/2026). 

Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB, Gubernur Iqbal menyatakan dua rumah warga ini perlu dilengkapi fasilitas MCK (Mandi Cuci Kakus) yang bersih, dan dibangun kembali agar layak huni. 

Warga penerima manfaat Siti Fatimah, mengaku senang dan bahagia didatangi Gubernur NTB dan rombongan yang memberikan perhatian berupa bantuan logistik serta perbaikan rumah layak huni. 

"Saya senang sekali lihat beliau (Gubernur NTB) secara langsung. Terharu, tak bisa diungkap dengan kata-kata. Bahagia," ungkapnya ditemani suaminya Saharuddin Seth.

Seirama dengan yang disampaikan, Abdul Hasyim menyatakan rasa terima kasih atas kepedulian Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa yang sesuai permintaan dirinya untuk bisa memperbaiki rumah. 

"Berterima kasih kepada Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, sudah sempat dan mau datang ke sini (rumah penduduk)," ungkapnya. 

Dalam pada itu, Wakil Ketua IV Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB H. Ahmad Rusli, S.Ag mengatakan bantuan diberikan dalam rangka langkah kemanusiaan serta memperbaiki rumah penduduk yang layak menerimanya, lantaran rumah yang ditempatinya berkategori sudah tak layak huni. 

"Sesuai instruksi Gubernur NTB, kami (Baznas NTB) membangun dua unit rumah layak huni, sekaligus satu MCK bersih bersama," imbuhnya.  

Adapun bantuan lainnya dari Baznas NTB, berupa 50 Paket Sembako dan Paket Konsumtif untuk 100 orang, masing-masing 200 ribu rupiah. 

"Baznas NTB juga membawa 50 Paket Sembako dan Paket Konsumtif untuk 100 orang, masing-masing 200 ribu rupiah. Diberikan kepada warga yang membutuhkan," tuturnya. 

Dari jalan raya, tampak rumah sederhana 

beratap seng lawas dan berdinding kayu, tetapi dari tempat itu pula muncul senyuman tulus dari penduduk Dusun Sengkal A Desa Batu Bangka Moyo Hilir yang didatangi Gubernur NTB. Kebahagiaan tersebut, terpancar dari anak-anak yang menyambut, sajian kuliner yang dipersiapkan serta kekhasan masyarakat yang bangga sekaligus haru, ketika didatangi pemimpinnya. 

Dalam kunjungan itu, Gubernur Iqbal sempat berbincang-bincang ringan dengan beberapa warga lainnya serta mengimbau bagi anak-anak agar terus bersekolah.

Sebagai rangkaian Kunker, rencananya, Kamis (22/1/2026) Gubernur NTB dijadwalkan menghadiri Upacara HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa. (Sekjend MDG)

Jalin Sinergi, Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Bima Silaturahmi ke Komandan Kodim 1608/Bima

Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Bima 
Bersama Komandan Kodim 1608/Bima
Saat  berbincang di ruangan yang. 

Kota Bima,Mediadinamikaglobal.id – Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Bima melakukan kunjungan silaturahmi kepada Komandan Kodim 1608/Bima di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1608/Bima, bertempat di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (20/1/2026), dengan tujuan memperkuat sinergi dan koordinasi antar instansi dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Imigrasi Bima didampingi oleh beberapa pejabat struktural terkait, sementara Komandan Kodim 1608/Bima juga turut dihadiri oleh perwira Kodim termasuk Pasipers Letda Inf.Tasrif serta perwakilan dari unsur TNI di wilayahnya. Pertemuan yang berlangsung hangat ini sebagai penyambutan, perkenalan singkat, diskusi koordinasi, hingga sesi foto bersama dan uji coba mobil maung milik Kodim 1608/Bima. 

"Kami menyadari bahwa tugas bidang imigrasi memiliki keterkaitan erat dengan aspek keamanan yang menjadi tanggung jawab TNI. Melalui silaturahmi ini, kami berharap dapat memperkuat kerja sama guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat Bima," ujar Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Bima, Joko Widodo, SE.,MH, dalam sambutannya.

Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima, Letkol Arh.Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom.,M.Sc, menyatakan ucapan Terima kasih atas kunjungan Kepala Imigrasi Bima beserta jajaran yang selain sebagai ajang silaturahmi, juga sarana untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar pimpinan instansi di Wilayah Kota dan Kabupaten Bima. Serta menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung upaya instansi terkait. 

"Sinergi antar instansi sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan pembangunan. Kami siap bekerja sama dengan Imigrasi Bima guna mewujudkan tujuan bersama yang bermanfaat bagi daerah dan negara. Lewat kesempatan ini pula kami mengucapkan Selamat Hari Bhakti Ke-76, semoga Imigrasi semakin profesional dan berintegritas dalam pengabdiannya untuk Indonesia Maju," ungkap Komandan Kodim 1608/Bima.

Pertemuan ini juga berlangsung secara tertib dalam keadaan kondusif dan aman. Kegiatan ini memperkuat hubungan kemitraan antar instansi Pemerintah yang vital dalam mendukung stabilitas wilayah serta mempererat ajang silaturahmi antar pemimpin di tingkat daerah serta sesi foto bersama sebagai bentuk tanda persahabatan dan komitmen kerja sama. (Mdg05)  

Menjawab Pemberitaan "PON 2028 di NTB Terancam Pindah"


Mataram, Media Dinamika Global.id. — Menanggapi pemberitaan salah satu media LPKPKNTB tertanggal 21 Januari 2026 berjudul “PON 2028 di NTB Terancam Pindah? Sejumlah Cabor Dikabarkan di Jakarta”, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa narasi tersebut lebih merupakan asumsi media, atau tepatnya asumsi penulis berita, dan tidak berdasar pada keputusan resmi. Hingga saat ini, NTB dan NTT tetap ditetapkan sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028, sebagaimana arahan dan persetujuan Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada Gubernur NTB dan Gubernur NTT dalam pertemuan pada momentum peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, yang akrab disapa Aka, menyampaikan bahwa isu “pindah tuan rumah” adalah informasi yang tidak tepat. Yang terjadi sesungguhnya adalah penyesuaian skema dan format pelaksanaan PON 2028 berdasarkan kesepakatan Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama KONI, yakni PON 2028 akan lebih fokus mempertandingkan cabang olahraga (cabor) yang berada dalam rumpun Olimpiade. Penyesuaian ini dilakukan agar penyelenggaraan PON XXII lebih efisien, realistis secara pembiayaan, dan terukur dari sisi kesiapan pelaksanaan, tanpa mengubah status NTB dan NTT sebagai tuan rumah.

Aka menjelaskan, penyesuaian format ini juga berkaitan erat dengan arah kebijakan pembangunan infrastruktur olahraga. Pemerintah pusat menekankan bahwa penyelenggaraan PON 2028 harus berorientasi pada optimalisasi fasilitas yang sudah ada, bukan membangun venue baru yang berisiko membebani keuangan daerah dan berpotensi terbengkalai pasca-event. Pengalaman sejumlah PON sebelumnya menjadi pelajaran penting, bahwa banyak arena olahraga yang setelah pelaksanaan PON tidak termanfaatkan secara maksimal. Karena itu, fokus PON XXII 2028 adalah renovasi, peningkatan kualitas, dan pemanfaatan venue eksisting agar berkelanjutan bagi pembinaan olahraga daerah.

Terkait informasi beberapa cabor digelar di Jakarta atau daerah lain, Pemprov NTB menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari strategi efisiensi dan pemenuhan standar venue, terutama untuk cabor yang membutuhkan biaya besar dan fasilitas khusus, seperti arena akuatik dan cabang tertentu yang memerlukan sarana berstandar tinggi. Dalam kondisi seperti itu, pemanfaatan venue yang telah tersedia di daerah lain, baik Jakarta, Jawa Barat, maupun wilayah lain yang memenuhi syarat, dapat dilakukan tanpa mengurangi substansi bahwa NTB dan NTT tetap menjadi tuan rumah utama PON 2028. Prinsipnya jelas: penyelenggaraan harus berkualitas, tepat guna, dan tidak memaksakan pembangunan baru yang tidak sejalan dengan arahan Presiden.

Pemprov NTB mengajak seluruh masyarakat, media, dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif dan menyejukkan dalam menyambut PON XXII Tahun 2028.

“Mari kita bangun optimisme dan kebanggaan sebagai tuan rumah. Informasi resmi akan selalu kami sampaikan secara terbuka dan bertanggung jawab. Jika ada perkembangan kebijakan dari pemerintah pusat, Pemprov NTB bersama Pemprov NTT akan mengumumkannya secara resmi,” tegas Aka.

PON 2028 adalah momentum besar untuk menggerakkan ekonomi daerah, menguatkan sport tourism, dan melahirkan atlet-atlet berprestasi dan NTB siap menyambutnya dengan kerja nyata, kolaborasi, serta semangat kebersamaan. (Sekjend MDG)

Disperindag Dompu : Harga Bahan Pasar Stabil


Dompu NTB, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan kembali merilis perkembangan harga bahan pokok. Data ini menjadi acuan penting bagi masyarakat untuk mengetahui stabilitas harga serta kebutuhan harian, Kamis 22 Januari 2026.

Informasi harga selalu diperbarui secara berkala demi menjaga keterjangkauan dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Pemerintah terus berupaya melakukan pengawasan dan koordinasi agar harga tetap stabil serta kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dompu.

Telah di Buka Penerimaan Mahasiswa Baru STIPAR Soromandi Bima Tahun Akademik 2026/2027


Cintah tanah air,

Cinta pada perubahan pendidikan

Cinta membangun Wilayah 

Soromandi NTB, Media Dinamika Global.id.// Mari sama2 bergabung di Kampus tercinta Stipar Soromandi Bima kami siap melayani dengan Senang hati.

Jika punya adek,anak,atau kerabat lainnya bisa kami ajak ayo berkolaborasi bersama.

Kades Punti Bersama Tokoh Masyarakat Hadiri Pembangunan Koperasi Baru


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Pada hari Selasa, tanggal 20 Januari 2026, Serka Munir Babinsa Desa Punti melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih (KDKMP) di Desa Punti, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mengembangkan ekonomi lokal melalui koperasi yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Desa Punti, Ijman Hakim, mewakili Danpos Soromandi Serka Munir sebagai Babinsa Desa Punti, Kepala Dusun Rade, Fazrurahman S.Pd, Ketua Koperasi Desa Punti M. Faisal S.Pd beserta anggota, Ketua Karang Taruna Fajrin S.Pd, serta Kepala Tukang Sukardin beserta anggota.

Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat di Desa Punti, meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ekonomi kerakyatan dengan dukungan aktif dari Babinsa dan aparat desa. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah menuju kemajuan yang berkelanjutan.

Serka munir Babinsa desa punti melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan koperasi merah putih kecamtan soromandi kabupaten Bima kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mengembangkan ekonomi Lokal Melalui koperasi yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat.(Sekjend MDG)