Media Dinamika Global

Minggu, 14 Juni 2026

Class Meeting SMAN 1 Donggo Berjalan Sukses


Donggo, Media Dinamika Global.id.-- Setelah vakum selama dua tahun, class meeting atau kompetisi antar kelas SMAN 1 Donggo untuk semester 1 tahun ajaran 2025/2026 ini sangat luar biasa.

Acara yang dikemas apik panitia OSIS berjalan sukses dan lancar tak ayal membuat kepala sekolah acungi jempol sebagai apresiasi kepada panitia OSIS.

"Saya ucapkan terima kasih kepada anak anak ku, pengurus OSIS dan panitia serta bapak ibu dan karyawan SMAN 1 Donggo yang sudah mensupport melaksanakan tugas dengan baik untuk even seperti ini,"ucap ibu sri Kepala Sekolah SMAN 1 Donggo usai penutupan.

Kepsek Ibu sri berharap, even even seperti ini mendatang lebih meriah lagi dengan kemasan yang menarik. Ibu sri menyebut, anak anak saat ini sungguh sangat luar biasa karena saat musim pandemi kemarin anak anak belum bisa menggelar kegiatan.

"Untuk kali ini Alhamdulillah karena kondisi pandemi sudah mulai melandai anak anak bisa melaksanakan class meeting dengan semangat antusias. Sudah lama menunggu even seperti ini untuk menampilkan kompetisi, ketrampilan, bakat minat dalam bidang non akademi." paparnya.

Di tempat yang sama, ketua OSIS SMAN 1 Donggo menjabarkan kegiatan class meeting diadakan mulai awal hingga penutupan berjalan khidmat, dan tertib.

"Dengan tema Tunjukan Kreatifitasmu' panitia OSIS telah mempersiapkan berbagai lomba diantaranya mobile legens, bola volly, duet cople, futsal, dan tradisional dance. Ini semua untuk meng eksplore bakat minat dan kraetifitas".

Menurut ketua OSIS SMA negeri 1 Donggo kegiatan berjalan sukses lancar. Di hari terakhir dibagikan hadiah bagi yang juara "Kami sampaikan ucapan terima kasih yang setinggi tingginya buat anggota OSIS dan panitia, bapak ibu guru. Semoga tahun depan bisa terselenggara lebih meriah lagi,"pungkasnya.(Sekjend MDG)

SPPG Bima Sape Sangia 03 Dapur Aji Irwan Sajikan Menu Bergizi Seimbang


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, SPPG Bima Sape Sangia 03 melalui Dapur Aji Irwan kembali menyediakan menu makanan bergizi bagi para penerima manfaat pada Senin (15/6/2026). Menu yang disajikan dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian dengan komposisi yang seimbang antara karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan.

Adapun menu yang disiapkan meliputi nasi putih, ayam crispy, orek tempe, sayur sop, sambal, serta buah semangka. Kombinasi menu tersebut diharapkan dapat memberikan asupan energi dan gizi yang cukup untuk menunjang aktivitas sehari-hari para penerima manfaat.

Penyediaan makanan dengan menu yang beragam dan bergizi merupakan bagian dari komitmen SPPG Bima Sape Sangia 03 dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Melalui pengelolaan yang dilakukan oleh Dapur Aji Irwan, kualitas dan keberagaman menu terus diperhatikan agar kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi dengan baik.

Dengan adanya sajian makanan yang sehat dan seimbang ini, diharapkan program pelayanan gizi dapat memberikan manfaat yang optimal serta mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan para penerima manfaat di wilayah layanan SPPG Bima Sape Sangia 03.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Kale'o Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Lambu dan Sape


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 14 Juni 2026 – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Kale'o, Serda Sanusi bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Minggu (14/6/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.10 Wita tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi perkembangan situasi keamanan di wilayah Kecamatan Lambu dan Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Patroli melibatkan dua personel Koramil, dua aparat desa, serta lima orang masyarakat setempat. Sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Pada pukul 20.15 Wita, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Kale'o, Kecamatan Lambu. Lima menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah guna memastikan kondisi keamanan tetap terjaga.



Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing. Warga diminta menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa menyoroti maraknya kasus perkelahian yang melibatkan anak-anak muda akibat pengaruh minuman keras dan ketidakmampuan mengendalikan emosi. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aksi ugal-ugalan saat mengendarai kendaraan bermotor karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada warga, anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga pukul 21.15 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Koramil 1608-03/Sape berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.(Team.MDG.03)

DORO MPURI TERANCAM DIGERUS, WARGA MURKA! Diduga Galian C Ilegal Beroperasi Diam-Diam

Eskavator beroperasi pada malam hari dan Doro Mpuri Institut, (Ist/Surya).

BIMA, Media Dinamika Global – Aroma dugaan penambangan galian C ilegal kembali mencuat di Kabupaten Bima. Kali ini, sorotan tajam datang dari kawasan selatan Doro Mpuri, Desa Mpuri, Kecamatan Madapangga, kabupaten Bima, setelah sebuah alat berat jenis eskavator diduga masuk dan mulai melakukan aktivitas penggalian tanpa sepengetahuan pemerintah desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kehadiran alat berat pada Kamis (12/6/2026) memantik kemarahan warga dan aktivis lingkungan. Doro Mpuri Institut bahkan menyatakan penolakan keras terhadap aktivitas tersebut karena dianggap mengancam kelestarian kawasan yang selama ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Desa Mpuri.

Ketua Doro Mpuri Institut, Eka Tri Rahmansya, menegaskan bahwa aktivitas yang diduga sebagai operasi galian C itu berlangsung tanpa transparansi dan tanpa adanya pemberitahuan resmi kepada pemerintah desa dan BPD.

"Bagaimana mungkin alat berat bisa masuk dan beroperasi sementara Pemdes dan BPD tidak mengetahuinya?. Ini menimbulkan pertanyaan besar. Jangan sampai ada pihak-pihak yang bermain di balik layar demi keuntungan pribadi atau sekelompok orang dengan mengorbankan lingkungan dan masa depan Desa Mpuri," tegas Eka.

Menurutnya, kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang tidak pernah berhenti pada satu generasi. Dampaknya bisa berlangsung puluhan tahun, mulai dari rusaknya bentang alam, ancaman longsor, berkurangnya daya serap air, hingga hilangnya identitas kawasan yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat.

Dugaan Jual Beli Material Murah, Negara Berpotensi Dirugikan

Temuan lain yang memicu kecurigaan adalah adanya informasi dari pemilik lahan terkait penawaran batu hasil galian dengan harga sekitar Rp5.000 per truk. Praktik tersebut dinilai janggal dan memunculkan dugaan adanya aktivitas perdagangan material yang tidak melalui mekanisme perizinan yang sah.

Jika dugaan tersebut benar, maka bukan hanya lingkungan yang terancam, tetapi juga berpotensi merugikan negara dari sisi penerimaan daerah dan pajak sektor pertambangan.

"Kami tidak akan tinggal diam. Jika pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten Bima memilih bungkam, maka kami akan membawa persoalan ini ke Aparat Penegak Hukum (APH), baik ke Polres Bima dan Kejaksaan Negeri Raba Bima," kata Eka.

Pemerintah Desa dan Aparat Penegak Hukum Diminta Tidak Tutup Mata atas dugaan Galian C Ilegal

Doro Mpuri Institut mendesak Pemerintah Desa Mpuri, BPD, Camat Madapangga, Dinas ESDM, hingga APH untuk segera turun ke lokasi melakukan pengecekan dan investigasi langsung.

Masyarakat mempertanyakan, apakah aktivitas tersebut telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Minerba, atau justru beroperasi secara ilegal tanpa dokumen resmi.

Jika benar tidak memiliki izin, maka aktivitas tersebut dapat berpotensi melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba yang mengatur ancaman pidana bagi pelaku usaha pertambangan tanpa izin.

Selain itu, aktivitas yang mengakibatkan kerusakan lingkungan juga dapat dijerat ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Jangan Biarkan Doro Mpuri Menjadi Korban Kepentingan Segelintir Orang

Doro Mpuri bukan semata-mata hamparan tanah dan batu. Kawasan tersebut merupakan bagian dari identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Desa Mpuri. Karena itu, warga berharap pemerintah tidak menunggu kerusakan terjadi sebelum bertindak.

Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Desa Mpuri dan pihak-pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi.

Media ini terus melakukan upaya konfigurasi atas pernyataan di atas.

Redaksi |

Polda Lampung Berhasil Mengamankan Pasutri Terduga Penggelapan 19 Ton Kopi Senilai 1,3 Miliar.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung menangkap pasangan suami istri (Pasutri) diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan biji kopi seberat sekitar 19 ton dengan nilai kerugian mencapai 1,3 miliar rupiah. 

Kedua tersangka HS dan istrinya HA ditangkap tim Resmob Subdit III Jatanras Polda Lampung di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026).

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan, pengungkapan perkara tersebut bermula dari transaksi jual beli kopi antara korban, Joni Hartono dengan tersangka pada Desember 2025.

Saat itu, tersangka HS meminta korban mengirimkan kopi dalam jumlah besar, yakni sekitar 19 ton. Permintaan tersebut disetujui korban yang kemudian membeli kopi dari para petani dan pengepul untuk memenuhi pesanan.

"Korban kemudian mengirimkan kopi menggunakan tiga kendaraan, terdiri dari dua unit colt diesel dan satu unit truk dengan total muatan sekitar 20,3 ton kopi," ungkapnya. 

Setelah kopi diterima, tersangka mengaku komoditas tersebut telah dimasukkan ke gudang pembeli. Namun hingga empat hari setelah pengiriman, pembayaran yang dijanjikan tidak kunjung dilakukan.

Menurut polisi, tersangka kemudian mengakui uang hasil penjualan kopi tersebut telah digunakan untuk kepentingan lain.

"Korban berupaya menemui tersangka untuk meminta pertanggungjawaban, tapi selalu mendapat berbagai alasan dan tidak pernah berhasil bertemu. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar 20.390 kilogram kopi atau senilai Rp1,3 miliar," terang Yuni. 

Alhasil, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Lampung dengan nomor laporan polisi LP/B/942/XII/2025/SPKT/Polda Lampung.

Dalam proses penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan kedua tersangka yang berada di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Tim Resmob Subdit III Jatanras Polda Lampung dipimpin Kompol Jonnifer Yolandra kemudian bergerak menuju lokasi dan mengamankan keduanya di sebuah rumah kos di Gang Wonorejo, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu.

Setelah ditangkap, kedua tersangka dibawa ke Mapolda Lampung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi menjerat keduanya dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana diatur dalam ketentuan KUHP yang berlaku.

"Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara, serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut," tandas Kabid Humas. ( Fs/Red) 

Pasca pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Amahami, Minggu pagi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima melakukan pembersihan sampah yang ditinggalkan pengunjung guna mengembalikan kebersihan dan kenyamanan ruang publik.

 DLH mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dengan membuang sampah pada tempatnya serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, karena kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

 Mari jadikan CFD tidak hanya sebagai ajang hidup sehat, tetapi juga momentum membangun budaya peduli lingkungan demi mewujudkan Kota Bima yang bersih, indah, dan nyaman.(MDG 2.1)



Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id,Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sejumlah Babinsa dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli dan kegiatan komunikasi sosial (komsos) melalui program "Kongkow-Kongkow" bersama warga di desa binaan masing-masing pada Minggu (14/6/2026) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga situasi kamtibmas, menjauhi perbuatan yang melanggar hukum, serta tidak mudah terpancing untuk bertindak main hakim sendiri ketika menghadapi suatu permasalahan.

Pada pukul 19.20 WITA, Babinsa Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Serka Sahrul melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat berwenang guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya, pada pukul 19.45 WITA, Babinsa Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan menggelar patroli serupa. Ia secara khusus mengimbau para remaja untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Selain itu, ia mengingatkan agar tidak terlibat dalam tindakan melanggar hukum maupun mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.




Pada pukul 20.00 WITA, Babinsa Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Serka Ridwan turut melaksanakan patroli kongkow-kongkow di wilayah binaannya. Ia menekankan pentingnya menjaga kamtibmas serta menjauhi minuman keras, narkoba, dan barang-barang terlarang lainnya yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan warga agar menyerahkan penyelesaian masalah kepada pihak yang berwenang.

Sementara itu, pada pukul 20.25 WITA, Babinsa Desa Sangga yang juga anggota Posramil Lambu, Serka Jamaluddin, melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga desa binaannya. Dalam arahannya, ia mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dalam hal-hal positif serta menghindari berbagai pelanggaran hukum, termasuk penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan obat-obatan terlarang lainnya yang dapat berdampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga.

Melalui kegiatan patroli kongkow-kongkow ini, para Babinsa berharap terjalin komunikasi yang baik antara aparat teritorial dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu.(Team.MDG.03)

Januari Sampai Bulan Juni 2026 Tak Terima Gaji, PPPK PW Bima Menjerit BPKAD, BKD, dan Sekda Jangan Bungkam


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Kegalauan menyelimuti ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) di Kabupaten Bima. Selama enam bulan, sejak menerima Surat Keputusan (SK) pada Desember 2025 hingga  bulan juni 2026, mereka tetap menjalankan tugas seperti biasa tanpa menerima gaji.

Meski terus hadir dan mengabdi, hak dasar berupa upah tak kunjung diberikan. Kondisi ini memicu keresahan yang kini mulai mencuat ke ruang publik.

Salah satu suara pertanyaan yang menggambarkan ketidakpastian nasib para PPPK tersebut.

“Akankah P3K PW diberi amplop berisikan gaji mereka selama 6 bulan ini, ataukah akan diberikan amplop yang berisikan surat pemecatan massal?” Minggu, 14 juni 2026.

Ungkapan tersebut langsung menyita perhatian dan memantik beragam reaksi. Banyak pihak menilai, persoalan ini bukan sekadar keterlambatan administratif, melainkan menyangkut tanggung jawab pemerintah terhadap tenaga kerja yang telah diangkat secara resmi.

Sejumlah pertanyaan pun mengemuka di tengah masyarakat: ke mana alokasi anggaran untuk PPPK Paruh Waktu? Mengapa hingga enam bulan belum ada kepastian pembayaran? Dan mengapa belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bima seperti BPKAD, BKD dan sekda.

Jika memang anggaran belum tersedia, publik mempertanyakan alasan di balik tetap dilaksanakannya pengangkatan PPPK tersebut. Di sisi lain, apabila terdapat kendala administratif, transparansi dinilai menjadi hal yang wajib disampaikan guna mencegah spekulasi liar.

Situasi ini menempatkan para PPPK Paruh Waktu pada posisi sulit. Di satu sisi, mereka dituntut menjalankan kewajiban sebagai aparatur, namun di sisi lain hak mereka belum terpenuhi.

Pengamat kebijakan publik menilai, kondisi ini berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Ketidakjelasan yang berlarut-larut juga dikhawatirkan berdampak pada kinerja para tenaga PPPK di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bima terkait keterlambatan pembayaran gaji PPPK PW tersebut.

Publik kini menanti kejelasan. Para PPPK PW menunggu kepastian. Sebab pengabdian seharusnya tidak dibalas dengan ketidakpastian.(MDG 2.1)

SMKN 1 Kota Bima Mengucapkan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Selamat dan sukses kepada:

Ananda Shuhul Ummi (X AK 3);

Ananda Zahra Kasyafani (XI TKJ 1);

Dan ananda Nasywa Azhar (XI PS)

Teruslah menginspirasi, berkarya, dan mengharumkan nama sekolah. Semoga sukses pada tahapan-tahapan selanjutnya..

SMK Negeri 1 Kota Bima tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten di bidang keahlian, tetapi juga generasi yang literat, kreatif, dan siap menghadapi masa depan.


TK IT Az-Zauti Di Sape Bima Gelar Pentas Seni dan Pelepasan Siswa Tahun Ajaran 2025/2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id TK Islam Terpadu (TK IT) Az-Zauti menggelar kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa Tahun Ajaran 2025/2026 di Gedung Serba Guna Kecamatan Sape, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WITA tersebut berlangsung meriah dan penuh haru.

Mengusung tema “Mengukir Prestasi dengan Berakhlak Mulia”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi capaian peserta didik sekaligus melepas siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat taman kanak-kanak.

Pada tahun ajaran 2025/2026, TK IT Az-Zauti memiliki total 72 siswa. Sebanyak 42 siswa dinyatakan lulus dan ditamatkan, terdiri atas 25 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Para lulusan tersebut telah menyelesaikan program unggulan sekolah berupa hafalan 23 surat pendek, 20 hadis pendek, dan 24 doa harian.

Acara ini dihadiri oleh Pengawas TK/SD Kecamatan Sape, pembina Yayasan Az-Zauti, Ketua Lembaga Dakwah Nurul Siraj Kecamatan Sape, Ketua PHBI Kecamatan Sape, para tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, wali murid, serta tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kepala TK IT Az-Zauti, Maryati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perkembangan lembaga pendidikan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bimbingan dan arahan sehingga TK IT Az-Zauti dapat terus eksis dan memberikan manfaat di bidang pendidikan maupun keagamaan. Semoga ikhtiar yang dilakukan bersama ini menjadi bekal berharga bagi masa depan anak-anak,” ujarnya.

Maryati juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada TK IT Az-Zauti serta mendukung berbagai program sekolah.

Selain prosesi pelepasan, kegiatan ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa, mulai dari mengaji, hafalan Al-Qur’an, menjadi pembawa acara, drama, menyanyi, menari, membaca puisi, hingga beragam pertunjukan kreatif lainnya. Seluruh rangkaian acara didesain berbasis digital dan menampilkan potensi serta bakat peserta didik.

TK IT Az-Zauti yang mengusung motto “Berakhlak, Cerdas, dan Inovatif” terus berkomitmen menjalankan pendidikan yang terintegrasi antara program Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia dan kurikulum nasional. Pembelajaran dikembangkan melalui pendekatan yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan dengan memperhatikan aspek perkembangan agama, karakter, bahasa, serta pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics).

Sementara itu, Ketua Yayasan Az-Zauti, Zainal Muthi’i, S.H.I., menyampaikan bahwa keberadaan TK IT Az-Zauti telah mendapatkan kepercayaan luas dari masyarakat, tidak hanya di Kecamatan Sape tetapi juga Kecamatan Lambu.



“Alhamdulillah, tahun ini TK IT Az-Zauti genap berusia 10 tahun. Berbagai inovasi terus kami hadirkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, di antaranya program Pramuka Cilik, Ngobras, Parents Teaching, Happy Camp, dan Go Clean Happy Kids,” katanya.

Pengawas TK/SD Kecamatan Sape, Sudirman, S.Pd., M.Si., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap para tenaga pendidik terus meningkatkan dedikasi dalam mendidik dan membina peserta didik.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Semoga para pendidik senantiasa diberikan kesabaran dan ketelatenan dalam membimbing anak-anak sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa TK IT Az-Zauti Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung penuh kegembiraan dan haru. Berbagai penampilan siswa berhasil memukau para tamu undangan dan orang tua yang hadir, sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan sekolah dalam membina karakter, kreativitas, dan kecerdasan peserta didik sejak usia dini.(Team.MDG.03)