Media Dinamika Global

Kamis, 04 Juni 2026

Warga Wawo Siap Sambut Program "Selasa Menyapa", Wadah Dekatkan Pemerintah dan Masyarakat

Bima,Mediadinamikaglobal.id – Pemerintah Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Selasa Menyapa yang diagendakan berlangsung pada tanggal 9 dan 10 Juni mendatang. Sebuah rapat koordinasi khusus digelar hari ini di Aula Kantor Desa Raba untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S.Sos ini dihadiri oleh sekitar 80 undangan dari berbagai unsur. Hadir mewakili instansi terkait antara lain Danramil 1608-06/Wawo diwakili Serma Supratman, Kapolsek Wawo di Wakili Kanit Binmas Aipda Wahyudin, Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd, Kepala Sekolah se-Kecamatan Wawo, para Kepala Desa, Kasi Trantib Wawo Ahmad, S. Sos, Ketua dan anggota pengurus PKK, KaUPT se-Kecamatan Wawo, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga perwakilan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos, menjelaskan bahwa Selasa Menyapa merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Bima yang bertujuan menjembatani komunikasi langsung antara pemerintah dan warga. 

"Program ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah untuk mendekatkan pelayanan, menyerap aspirasi, serta memenuhi kebutuhan masyarakat secara langsung di lapangan," tegasnya.Kamis (4/6). 

Berbagai layanan publik akan disediakan dalam kegiatan ini, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga konsultasi berbagai permasalahan warga.  

Camat Wawo juga menekankan pentingnya kesiapan fasilitas, keamanan, dan kebersihan lokasi agar seluruh warga dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan tertib.

Sementara itu, Kepala Desa Raba, Syamsudin, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh pihak yang hadir. Ia mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya guna memperoleh pelayanan dan menyampaikan aspirasi secara langsung.

Saat diwawancarai langsung awak media ini via whatsapp kepada Kabid Keuangan Desa Raba Arif Rahman, S. Pdi, kesimpulan hasil rapat juga menegaskan bahwa kegiatan akan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Desa Kombo dan Desa Raba, Partisipasinya masyarakat akan ditingkatkan, star penyambutan di tengah antara Desa Raba dan Desa Kombo juga akan ada tarian kesenian, pusat konsumsi di SDN Kombo dan seluruh lapisan masyarakat dan ASN siap menyukseskan program Selasa menyapa. 

Pemerintah Kecamatan Wawo berharap melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, program ini dapat berjalan sukses serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan masyarakat Kecamatan Wawo. (MDG05)  

Yayasan Abdul Rajak Talib Sape Kab.Bima Sampaikan Ucapan Selamat kepada Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru


Bima.NTB.,02 Juni 2026 — Yayasan Abdul Rajak Talib menyampaikan ucapan selamat kepada Ibu Nanik S. Dayang atas pelantikannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Selasa, 2 Juni 2026.

Dalam pernyataannya, Yayasan Abdul Rajak Talib mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Ibu Nanik S. Dayang untuk memimpin Badan Gizi Nasional, lembaga yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Yayasan Abdul Rajak Talib berharap Ibu Nanik S. Dayang dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab yang diemban dengan baik, serta mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak positif bagi peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

“Semoga amanah dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas,” demikian harapan yang disampaikan Yayasan Abdul Rajak Talib.

Pelantikan Kepala Badan Gizi Nasional yang baru diharapkan dapat semakin memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat dan mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul menuju Indonesia yang lebih maju.(Team.MDG.03)

Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rapat Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN, Perkuat Sinergi dengan BPJS Kesehatan Dan Tingkatkan Keaktifan Kepesertaan Program JKN.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan cakupan serta keaktifan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah tersebut dilakukan guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, saat memimpin Rapat Forum Komunikasi dalam Upaya Optimalisasi Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Provinsi Lampung yang berlangsung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Kamis 04 Juni 2026.

Wagub Jihan mengatakan, proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan beberapa waktu lalu menimbulkan berbagai dinamika, termasuk penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang turut berdampak di Provinsi Lampung. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

"Dinamika yang terjadi akibat pemutakhiran data harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses layanan kesehatan yang layak," ujar Jihan.

Menurutnya, forum komunikasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis guna mengatasi berbagai tantangan penyelenggaraan JKN di Lampung.

Berbagai strategi yang terus didorong antara lain penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah, perluasan cakupan kepesertaan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan para pemangku kepentingan, implementasi Program Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (PESIAR), serta optimalisasi layanan digital seperti Mobile JKN, PANDAWA, BPJS Keliling, dan layanan virtual lainnya.

Namun demikian, Jihan menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi Lampung saat ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan jumlah peserta atau pencapaian target Universal Health Coverage (UHC). Yang lebih penting adalah memastikan peserta yang telah terdaftar tetap memiliki status kepesertaan aktif.

Ia menyebut masih ditemukan masyarakat yang merasa telah menjadi peserta BPJS Kesehatan, namun saat membutuhkan pelayanan kesehatan justru tidak dapat mengakses layanan karena status kepesertaannya tidak aktif.

"Fokus kita ke depan bukan hanya menambah jumlah peserta, tetapi juga memastikan peserta yang sudah terdaftar tetap aktif sehingga manfaat Program JKN benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat," katanya.

Jihan menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh pihak terkait berkomitmen mewujudkan cakupan kepesertaan JKN sebesar 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 80 persen.

"Target kita adalah mewujudkan cakupan kepesertaan JKN sebesar 98 persen dan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen. Ini membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh pihak agar perlindungan kesehatan masyarakat dapat terjamin secara berkelanjutan," tegasnya.

Menanggapi berbagai strategi peningkatan kepesertaan yang dipaparkan BPJS Kesehatan, Jihan menyampaikan bahwa sebagian besar upaya tersebut telah diimplementasikan di Provinsi Lampung melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk instansi vertikal.

Terkait kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Jihan menilai langkah tersebut merupakan inovasi yang sangat baik. Pemerintah Provinsi Lampung juga akan memperkuat kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurutnya, kerja sama tersebut dapat menjadi peluang untuk memperluas sosialisasi dan kepesertaan JKN bagi tenaga maupun relawan yang terlibat dalam program pemenuhan gizi.

Selain itu, Lampung telah memiliki Mal Pelayanan Publik atau Pusat Pelayanan Publik dan Perizinan (P4) yang menyediakan layanan BPJS Kesehatan. Berbagai layanan perizinan dan administrasi publik yang terintegrasi dengan status kepesertaan JKN diharapkan dapat mendukung peningkatan jumlah peserta sekaligus menjaga keaktifannya.

Jihan juga menekankan pentingnya penguatan sinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), khususnya dalam pemutakhiran data kependudukan seperti kelahiran, kematian, perpindahan domisili, maupun perubahan kartu keluarga.

"Integrasi data kependudukan dengan data JKN perlu terus diperkuat agar validitas data peserta tetap terjaga dan mendukung peningkatan cakupan maupun keaktifan kepesertaan," ujarnya.

Di sektor perbankan, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan implementasi berbagai program oleh Bank Lampung. Salah satu langkah yang akan didorong adalah menjadikan status kepesertaan dan keaktifan BPJS Kesehatan sebagai salah satu aspek pendukung dalam proses pemberian layanan kredit maupun pembiayaan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pencapaian UHC, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan melakukan penyisiran dan pemetaan terhadap segmen peserta yang memiliki tingkat ketidakaktifan tinggi. Berdasarkan data yang ada, kelompok Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri, termasuk PBPU yang didaftarkan pemerintah daerah, menjadi segmen dengan tingkat ketidakaktifan terbesar.

Selain itu, masih terdapat peserta dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha dan beberapa segmen lainnya yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Untuk itu, Jihan berharap BPJS Kesehatan dapat memberikan dukungan dan pendampingan agar proses identifikasi, reaktivasi, serta peningkatan keaktifan peserta dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif.

"Dengan dukungan BPJS Kesehatan, kami optimistis upaya reaktivasi dan peningkatan keaktifan peserta dapat berjalan lebih efektif sehingga manfaat Program JKN benar-benar dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat Lampung," pungkasnya.(Fs/Red) 

Terungkap: Kejagung Sebut Pejabat BGN Terima Setoran hingga Rp1 Miliar per Hari dari Yayasan Mitra MBG


JAKARTA, Media Dinamika Global.id.– Skandal dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin membesar. Kejaksaan Agung mengungkap bahwa mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, diduga menerima aliran dana hingga Rp1 miliar per hari dari yayasan-yayasan yang mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut penyidik, yayasan tersebut merupakan mitra pengelola SPPG yang diduga memiliki keterkaitan dengan para tersangka. Sejumlah yayasan bahkan disebut dikelola oleh keluarga maupun kerabat dekat mereka.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa para tersangka diduga melakukan intervensi dalam proses verifikasi mitra pada portal resmi BGN. Akibatnya, sejumlah pihak yang sebenarnya tidak memenuhi persyaratan tetap bisa lolos menjadi mitra pengelola SPPG.

“Yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPPG, namun tetap ditunjuk dengan cara pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari tersangka,” ujar Syarief di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta.

Kejagung menyebut yayasan-yayasan tersebut kemudian memperoleh insentif dalam jumlah sangat besar setiap harinya. Dana yang mengalir dari pengelolaan program itu diduga menjadi salah satu sumber keuntungan bagi para tersangka.

Kasus ini menjadi sorotan karena Program MBG merupakan salah satu program strategis nasional dengan anggaran fantastis. Pada tahun 2025, program ini memperoleh alokasi dana sekitar Rp85,27 triliun, sementara pada tahun 2026 anggarannya melonjak menjadi sekitar Rp268 triliun yang bersumber dari APBN.

Tak hanya terkait penunjukan mitra, penyidik juga menduga adanya praktik mark up dalam berbagai pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN. Sejumlah item yang disorot antara lain motor listrik, sepatu, tablet, hingga televisi. Dugaan penggelembungan harga tersebut disebut menyebabkan kerugian keuangan negara dalam jumlah besar.

Ironisnya, salah satu tersangka, Sony Sonjaya, sebelumnya dikenal aktif mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan kedekatan dengan pejabat BGN untuk meloloskan titik lokasi MBG. Kini, ia justru menjadi salah satu pihak yang terseret dalam perkara yang sedang diusut tersebut.

Saat ini Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung telah ditahan oleh Kejaksaan Agung. Mereka dijerat dengan pasal-pasal terkait tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan jabatan sebagaimana diatur dalam KUHP serta Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kasus ini kembali memunculkan kekhawatiran publik mengenai pengelolaan program bernilai ratusan triliun rupiah. Program yang dirancang untuk meningkatkan gizi masyarakat itu kini justru diduga dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk meraup keuntungan pribadi.(Sekjend MDG)

SPPG Uma Lengge Wawo Kembali Menyajikan Menu Sehat dan Lezat


Bima, Media Dinamika Global.id.– Program Makan Bergizi (MBG) H. Kasnun pemilik SPPG uma lengge wawo Kabupaten Bima kembali menyajikan menu sehat dan lezat untuk para siswa pada kamis 04 Juni 2026.

Menu MBG Uma Lengge Wawo hari ini terdiri dari:

Kerupuk, buah salak, tempe goreng, garam asam daging sapi, nasi putih, timun dan kemangi. sebagai sumber protein,

Daging sapi segar sebagai sumber vitamin dan serat, yang gurih dan bergizi.

 sebagai bahan pelengkap, serta untuk menambah nutrisi dan menjaga stamina siswa.

Dengan komposisi menu yang seimbang, kegiatan MBG Uma Lengge Wawo diharapkan dapat mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, serta tumbuh kembang siswa secara optimal.

H. Kasnun direktur SPPG uma lengge wawo Kabupaten Bima menegaskan bahwa program ini akan terus diupayakan berjalan lancar dan variatif agar siswa selalu semangat mengikuti pembelajaran.(Sekjend MDG)

Telah di Buka Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru SDN 49 Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Setiap langkah kecil adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan yang besar.Jadi hayoo percayakan kami dgn bergabung di Sdnempatsembilan Kobi di mana kami akan memberikan dukungan penuh agar anak hebat mencapai tujuan mereka. Di sekolah kami bukan hanya pengetahuan yang di tekankan tetapi juga ketrampilan sosial,kolaborasi,minat dan bakat serta kepemimpinan.Jadi hayuuk daftarkn anak anak hebat ayah bunda dan kami siap membimbing anak anak hebat ayah bunda. Dan buat anak anak ku mari raih pengalaman belajar yang tak terlupakan di sekolah SDN 49 Rabangodu Selatan.

"SILAKAN MINGGIR!" Prabowo Naik Pitam di Sentul, Bongkar Alasan Tendang Trio Eks Bos Badan Gizi: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Kemarahan Presiden Prabowo Subianto akhirnya meledak! Di hadapan ribuan peserta konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SICC Sentul, Bogor, Rabu (3/6), Prabowo blak-blakan membongkar alasan utama di balik keputusannya mendepak tiga petinggi Badan Gizi Nasional (BGN), yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Di panggung bertajuk 'Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition' itu, Prabowo menegaskan bahwa mencopot bawahan bukanlah hal mudah. Namun, demi nasib rakyat, ia memilih tidak berkompromi! Prabowo menyitir pesan mendalam dari sang ayah, Sumitro Djojohadikusumo: "Kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung atau ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu."

Berangkat dari berbagai laporan miring terkait kekurangan, kejanggalan, hingga indikasi penyelewengan di tubuh BGN, Prabowo langsung mengambil tindakan radikal. Baginya, kehancuran sebuah lembaga selalu dimulai dari borok pimpinannya!

"Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompetensi, atau tidak jujur," tegas Prabowo dengan nada tinggi dan penuh penekanan.

Sebagai panglima tertinggi, Prabowo mengirimkan sinyal perang terbuka bagi siapa pun yang berani menyentuh anggaran makan anak-anak sekolah. "Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada, tidak ada pengecualian!" teriaknya membakar semangat Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan pengelola dapur MBG.

Tak sekadar gertakan sambal, peringatan keras Prabowo ini terbukti nyata. Belum genap 24 jam dicopot, kantor BGN langsung digeledah maraton oleh JAM Pidsus Kejagung. Trio eks pimpinan BGN tersebut kini resmi berbaju rompi pink, menyandang status tersangka korupsi tata kelola SPPG, dan dijebloskan ke sel tahanan!

Prabowo pun memberi ultimatum terakhir bagi seluruh jajaran baru dan pengawas lapangan: "Kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak sungguh-sungguh, kalau kalian tidak setia dan loyal, silakan minggir!"

Ketegasan Prabowo ini patut diacungi jempol! Menurut Anda, apakah langkah bersih-bersih ini bisa menyelamatkan program makan gratis dari cengkeraman tikus berdasi lainnya? Mari kawal bersama dan tulis opini Anda.


Rabu, 03 Juni 2026

Penerimaan Siswa Baru SMPN 7 Kota Bima tahun Ajaran 2026/2027


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sekolah dengan lingkungan yang NYAMAN, ASRI, dan menyenangkan untuk belajar bersama teman-teman hebat!

 Didukung dengan FASILITAS yang memadai untuk menunjang kegiatan belajar dan pengembangan bakat siswa.

 Memiliki berbagai PROGRAM UNGGULAN yang seru, menarik, dan inspiratif untuk membantu siswa menjadi lebih kreatif, aktif, dan berprestasi.

 SMPN 7 Kota Bima telah berhasil mencetak siswa-siswi berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik.

 Saatnya jadi bagian dari generasi hebat bersama SMPN 7 Kota Bima!

 Yuk daftar sekarang dan raih masa depan cerah bersama kami!

Pemprov Lampung Gelar Asistensi SAKIP Dan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat akuntabilitas kinerja dan reformasi birokrasi melalui Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026 bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Kamis 04 Juni 2026.

Kegiatan tersebut yang dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan Inspektur Provinsi Lampung Bayana tersebut menghadirkan Asisten Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PANRB Budi Prawira beserta jajaran, serta tim SAKIP pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Kegiatan asistensi ini bertujuan meningkatkan kualitas implementasi reformasi birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), pembangunan Zona Integritas, serta pengendalian benturan kepentingan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Asisten Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PANRB Budi Prawira menyampaikan bahwa Provinsi Lampung saat ini telah menjadi salah satu daerah percontohan dalam implementasi SAKIP dan Reformasi Birokrasi.

Menurutnya, capaian nilai SAKIP “BB” dan Reformasi Birokrasi “A-” yang diraih Provinsi Lampung menjadi modal penting untuk membina dan mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat kabupaten/kota.

“Keberhasilan provinsi akan tercermin dari keberhasilan kabupaten dan kotanya. Karena itu, provinsi memiliki peran penting untuk merangkul dan membina pemerintah kabupaten/kota agar kualitas SAKIP dan Reformasi Birokrasinya ikut meningkat,” ujarnya.

Budi menjelaskan bahwa terdapat empat fokus utama yang menjadi perhatian dalam asistensi tahun 2026, yakni Reformasi Birokrasi, SAKIP, Zona Integritas, dan penanganan benturan kepentingan (conflict of interest). Dalam kesempatan tersebut, Kementerian PANRB juga mendorong pemerintah daerah membangun sistem manajemen kinerja yang terintegrasi, menata program dan kegiatan yang berorientasi hasil, memperkuat budaya kerja kolaboratif, meningkatkan kapasitas SDM melalui pelatihan tematik, serta memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung perumusan kebijakan berbasis data.

Kementerian PANRB menargetkan seluruh proses evaluasi SAKIP dan Reformasi Birokrasi Tahun 2026 dapat diselesaikan pada akhir triwulan ketiga tahun ini.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan bahwa penerapan SAKIP dan Zona Integritas tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif atau pemenuhan dokumen semata. Menurutnya, implementasi SAKIP dan Zona Integritas harus menjadi bagian dari budaya kerja yang tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Marindo menilai capaian yang telah diraih Pemerintah Provinsi Lampung harus menjadi modal untuk terus melakukan perbaikan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada hasil.

“Nilai SAKIP yang kita raih hari ini bukan hasil yang instan. Ini merupakan hasil perjuangan panjang dalam membangun sistem akuntabilitas yang semakin baik,” katanya.

Pemerintah Provinsi Lampung juga menargetkan peningkatan nilai Reformasi Birokrasi hingga mencapai kategori A melalui penguatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Lebih lanjut, Marindo menilai keberhasilan reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja tidak dapat dicapai oleh pemerintah provinsi semata. Ia mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk bergerak bersama memperkuat tata kelola pemerintahan melalui kolaborasi dan sinergi yang berkelanjutan.

“Mari jadikan implementasi SAKIP dan Zona Integritas sebagai kultur kerja, bukan sekadar pengakuan atau piagam penghargaan,” ujar Marindo.

Melalui kegiatan asistensi tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota semakin memperkuat implementasi SAKIP, Reformasi Birokrasi, dan Zona Integritas sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada hasil dan pelayanan publik yang berkualitas. (Fs/Red) 

Semarak Pramuka Ambacata 2.0 Grantha Fest 2026 tingkat SMA/SMK/MA Se-Provinsi Lampung, Pemprov Lampung Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda melalui Pembinaan Kepemimpinan, Kreativitas.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penguatan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan kepemimpinan, kreativitas, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi di era digital.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung Jihan Nurlela dalam acara Semarak Pramuka Ambacata 2.0 Grantha Fest 2026 tingkat SMA/SMK/MA Se-Provinsi Lampung di SMA Negeri 1 Bandar Lampung, Kamis 04 Juni 2026.

“Pramuka menjadi wadah yang sangat relevan dalam menjawab berbagai tantangan zaman. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, Pramuka hadir sebagai sarana pembentukan karakter dan pengendali agar teknologi digunakan secara bijak dan produktif,” ujarnya.

Wagub Jihan menilai aktivitas kepramukaan menjadi alternatif positif untuk mengimbangi ketergantungan generasi muda terhadap gawai dan media digital. 

Melalui berbagai kegiatan lapangan dan pembelajaran organisasi, anggota Pramuka dilatih untuk berpikir kreatif, bekerja sama, menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, serta membangun ketahanan mental dan rasa percaya diri.

Wagub Jihan menegaskan bahwa pembangunan Lampung yang terus bergerak maju membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. 

Karena itu, generasi muda yang dibina melalui Gerakan Pramuka diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Anak-anak Pramuka hari ini adalah harapan kami untuk menjadi sumber daya manusia yang mampu membantu mewujudkan Lampung yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera,” ujarnya.

Selain menjadi ajang perlombaan, Ambacata Grantha Fest 2026 dinilai sebagai sarana pengembangan karakter, peningkatan keterampilan, serta penguatan persaudaraan antar pelajar dari berbagai daerah di Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga mengungkapkan rencana Kwarda Pramuka Lampung untuk memperkuat kapasitas generasi muda di bidang teknologi melalui pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), literasi digital, dan berbagai program adaptasi teknologi lainnya.

Program tersebut akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi dan komunitas guna memastikan anggota Pramuka mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif.

“Kita ingin anak-anak muda lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Gadget yang dimiliki tidak hanya digunakan untuk media sosial, tetapi juga untuk kegiatan yang bermanfaat, produktif, dan meningkatkan kapasitas diri,” ujarnya.

Wagub Jihan juga mengajak lebih banyak pelajar untuk bergabung dalam Gerakan Pramuka. 

Menurutnya, berbagai aktivitas luar ruang yang menjadi ciri khas kepramukaan tidak hanya membentuk karakter dan kemandirian, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Wagub Jihan menyampaikan apresiasi kepada panitia, pembina, serta keluarga besar SMA Negeri 1 Bandar Lampung yang telah menggagas kegiatan kepramukaan tersebut sebagai ruang pembelajaran yang positif bagi pelajar Lampung.

Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menunjukkan semangat dan kekompakan anggota Pramuka di Lampung yang terus berkembang. 

Ia berharap Semarak Pramuka Ambacata 2.0 Grantha Fest 2026 dapat menjadi contoh kolaborasi antara semangat kepramukaan, kreativitas, inovasi, dan penguasaan teknologi yang selaras dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Wagub Jihan berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.

“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Yang paling penting adalah pengalaman, memperluas jejaring pertemanan, serta mendapatkan bekal yang akan bermanfaat bagi masa depan,” pungkasnya.(Fs/Red)