Media Dinamika Global

Selasa, 12 Mei 2026

Bocah-Bocah ini Jajal Sirkuit Mandalika, Pembalap Cilik Asal Jabar Bikin Heboh

 

Empat Pembalap cilik asal Provinsi Jawa Barat usai latihan,
(Ist/Surya Ghempar)

Mandalika, Media Dinamika Global – Suasana Pertamina Mandalika International Sirkuit mendadak jadi sorotan setelah empat pembalap cilik asal Jawa Barat datang untuk menjalani latihan balapan Sirkuit MotoGP Mandalika, Sirkuit kebanggaan Indonesia, Selasa (12/5/2026).

Kehadiran para bocah berbakat ini sukses menarik perhatian pengunjung dan pecinta balap. Di usia yang masih sangat muda, mereka sudah berani menggeber motor di lintasan internasional yang biasa digunakan ajang MotoGP dunia.

Empat pembalap muda itu berasal dari sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat dengan rentang usia 10 hingga 13 tahun. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Hani, pembalap perempuan berusia 10 tahun asal Bandung yang tampil penuh percaya diri saat latihan.

Saat diwawancarai Media Dinamika Global, Hani mengaku mulai belajar menjadi pembalap sejak tahun 2021, tepat ketika usianya baru menginjak lima tahun.

“Aku senang sekali bisa latihan di Mandalika. Hani juga mengajak teman-teman di mana pun berada jangan lupa datang menyaksikan MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika,” ujar Hani penuh semangat.

Tak kalah menarik, Ali, pembalap cilik laki-laki berusia 11 tahun asal Bogor, juga mengungkapkan rasa bangganya bisa menjajal lintasan Mandalika. Ia mengaku mulai menekuni dunia balap sejak tahun 2022 saat masih berusia tujuh tahun hingga sampai sekarang.

“Saya senang bisa latihan di Mandalika. Saya juga mengajak teman-teman dan masyarakat Bima-Dompu, NTB, dan seluruh dunia untuk menonton langsung MotoGP di Sirkuit Mandalika,” kata Ali.

Aksi keempat pembalap muda tersebut menjadi bukti bahwa regenerasi dunia balap motor Indonesia terus berkembang. Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, semangat dan keberanian mereka sudah layaknya pembalap profesional.

Kehadiran mereka di Mandalika juga menuai banyak pujian dari masyarakat dan pecinta otomotif. Banyak yang berharap para pembalap cilik ini kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di ajang balap internasional.

Sirkuit Mandalika sendiri kini semakin dikenal sebagai tempat lahirnya talenta-talenta muda balap motor tanah air. Selain menjadi arena MotoGP dunia, lintasan ini juga mulai ramai digunakan sebagai tempat pembinaan atlet balap usia dini.

Redaksi | Surya Ghempar

Dari Hal Kecil Hingga Kebutuhan Besar, Ady-Irfan Pastikan Rakyat Parado Terlayani Lewat "Selasa Menyapa"

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Ady-Irfan kembali membuktikan komitmennya untuk hadir dekat dengan masyarakat. Melalui program unggulan "Selasa Menyapa", rombongan pimpinan daerah turun langsung ke Kecamatan Parado, mendatangi warga dari desa ke desa, untuk memastikan seluruh aspirasi, keluhan, maupun kebutuhan masyarakat didengar, ditampung, dan dipenuhi mulai dari hal-hal kecil hingga kebutuhan pokok yang bersifat strategis. Agenda program selasa menyapa ini menyambangi warga di Desa Wane dan Desa Kanca, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Selasa (12/5/2026). 

Kegiatan rutin yang digelar setiap hari Selasa ini menjadi wadah utama komunikasi dua arah antara pemimpin dan rakyat. Di lokasi kegiatan, ratusan warga tampak antusias mendatangi pos pelayanan yang disiapkan, membawa berbagai persoalan dan harapan yang selama ini menjadi kebutuhan mereka. Mulai dari masalah administrasi kependudukan, bantuan sosial, perbaikan jalan desa, irigasi pertanian, hingga kebutuhan dasar seperti air bersih dan fasilitas sekolah, semuanya ditampung satu per satu.

Bupati Bima, Ady Mahyudi, dalam keterangannya menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah menghapus jarak antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik tidak boleh menunggu warga datang ke kantor pemerintahan, melainkan pemerintahlah yang harus bergerak mendatangi warga, terutama di daerah-daerah yang aksesnya masih cukup jauh dari pusat kota.

“Prinsip kepemimpinan kami sederhana: rakyat adalah tuan, kami pelayanannya. Melalui Selasa Menyapa, kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga yang terabaikan, tidak ada kebutuhan yang terlewatkan. Mulai dari urusan yang dianggap kecil seperti perizinan, surat-menyurat, hingga kebutuhan besar seperti pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi, semuanya harus kami layani dan kami penuhi sebaik mungkin,” tegas Bupati Bima. 

Ia menambahkan, kehadiran langsung di tengah masyarakat membuat pemerintah lebih peka terhadap kondisi nyata di lapangan. Banyak persoalan yang ternyata luput dari catatan administrasi, namun terungkap dan bisa segera diselesaikan saat turun langsung berdialog. Bagi Ady-Irfan, hal-hal yang dianggap sepele oleh sebagian pihak, justru menjadi hal yang sangat besar arti dan manfaatnya bagi warga yang membutuhkan.

“Bagi kami tidak ada urusan kecil. Kalau itu penting bagi rakyat, maka itu menjadi prioritas besar bagi kami. Kami tidak ingin ada keluhan yang hanya sekadar dicatat, tapi tidak ditindaklanjuti. Setiap aspirasi yang masuk hari ini, sudah kami catat, kami jadwalkan penyelesaiannya, dan akan kami pantau sampai tuntas,” tambahnya.

Warga Kecamatan Parado pun menyambut sangat gembira kehadiran rombongan Ady-Irfan. Banyak dari mereka mengaku sangat terbantu karena urusan yang biasanya memakan waktu dan tenaga harus ke kota, kini bisa diselesaikan langsung di desa masing-masing. Mereka juga merasa didengar dan diperhatikan, yang membuat harapan mereka terhadap kemajuan daerah semakin meningkat.

“Sangat senang dan berterima kasih. Baru kali ini ada pemimpin yang benar-benar turun sampai ke sini, bertanya apa yang kami butuhkan, dan langsung berjanji menyelesaikannya. Kami rasa diperhatikan, kami rasa ada yang menjaga kebutuhan kami,” ujar salah satu warga setempat. 

Selain mendengarkan keluhan, tim Ady-Irfan juga memberikan penyuluhan,penyaluran bantuan, serta mengecek kualitas pembangunan yang sudah terlaksana di wilayah Parado. Sementara dr. H. Irfan Zubaidy mengungkapkan program Selasa Menyapa ini akan terus digalakkan dan dibawa ke setiap kecamatan dan desa secara bergilir, hingga seluruh pelosok wilayah terjangkau dan seluruh kebutuhan rakyat terlayani dengan sempurna.

“Kepemimpinan Ady-Irfan adalah kepemimpinan untuk semua, tanpa membedakan wilayah, tanpa membedakan status. Kami bekerja siang malam agar masyarakat Parado dan seluruh warga daerah ini hidup lebih sejahtera, lebih nyaman, dan segala keperluannya terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.

Kegiatan di Kecamatan Parado hari ini ditutup dengan komitmen bersama dan jadwal tindak lanjut yang sudah disusun, guna memastikan setiap poin aspirasi warga segera terwujud menjadi solusi nyata.(MDG05)  

Senin, 11 Mei 2026

Dapur Al Habir SPPG Bima Sape Bugis 2 Sajikan Menu Bergizi bagi Penerima Layanan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dapur Al Habir SPPG Bima Sape Bugis 2 kembali menyiapkan menu makanan bergizi bagi para penerima layanan pada Selasa (12/5/2026). Menu yang disajikan kali ini terdiri dari nasi putih, ayam goreng serundeng, tahu goreng marinasi, timun kemangi, sambal, dan buah pisang.

Penyediaan menu tersebut merupakan bagian dari komitmen SPPG Bima Sape Bugis 2 dalam menghadirkan makanan sehat, lezat, dan bergizi seimbang untuk mendukung kebutuhan nutrisi para penerima manfaat.

Kombinasi lauk berprotein, sayuran segar, serta buah-buahan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi harian sekaligus meningkatkan semangat dan produktivitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pihak penyelenggara berharap pelayanan penyediaan makanan bergizi ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat penerima layanan.(Team.MDG.03)

Polda Lampung Bersama Kemenimipas Ungkap Kasus Love Scamming Jaringan Rutan Kelas IIB Kotabumi.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Polda Lampung Bersama Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan ungkap kasus love scamming atau Penipuan asmara yang dilakukan oleh narapidana dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotabumi Lampung Utara, Senin 11 Mei 2026.

Kasus love scamming ini diungkap melalui Press Conference yang digelar Mapolda Lampung yang dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Krisnajaya. serta Dirreskrimsus Kombes Pol Heri, Kabag Wasidik AKBP Sastra Budi, Kabid Humas Kombes Yuni. 

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, mengatakan, pengungkapan sindikat penipuan berbasis cinta (love scamming) berskala besar ini merupakan hasil Join Investigasi dengan Kementerian Imigrasi.

“Pengungkapan kasus ini hasil dari kerjasama atau join investigasi dengan pihak Kementerian Imigrasi, sehingga dapat mengungkap kasus love scamming yang dikendalikan dari dalam Rutan Kotabumi,” ujar Kapolda,

Lebih lanjut dikatakan oleh Kapolda Lampung, bahwa dalam kasus ini setidaknya 137 tahanan di rutan Kotabumi diduga terlibat dalam aksi tindak kejahatan love scamming yang dilakukan secara berkelompok.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap 145 warga binaan (WB) dan 137 orang terindikasi ikut terlibat dalam kasus ini,” jelasnya.

Kapolda menyebutkan berdasarkan hasil penyelidikan, jumlah korban yang berhasil diidentifikasi mencapai 1.200 orang lebih, dengan 671 korban di antaranya terkait eksploitasi seksual berbasis daring. "Dari jumlah tersebut, sebanyak 249 korban diketahui telah melakukan transfer uang kepada pelaku.

Korban berasal dari sejumlah daerah, termasuk Jawa Timur dan Lampung, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rpl,4 miliar." Kapolda menambahkan. 

Dia menjelaskan bahwa modus yang dilakukan oleh para pelaku yakni mereka membuat akun media sosial dengan profil palsu yang menyerupai seorang anggota baik TNI maupun Polri guna menipu korbannya.

“Kegiatan tersebut telah dilakukan oleh para pelaku seja hingga April. Disalin Barang bukti yag betha il kami amankan yaitu 156 unit telepon seluler berbagai merek, satu buku tabungan bank, seragam dinas harian Polri, atribut kepolisian, pin reserse, hingga pakaian yang digunakan untuk mendukung aksi penyamaran," kata dia.

la pun menegaskan Polda Lampung akan terus mendalami kasus ini dan siapa saja yang terlibat lebih jauh. Guna penyelidikan lebih lanjut dan memutus rantai sindikat, sebanyak 137 orang tersebut telah dipindahkan dari Lapas Kotabumi ke Rutan Bandar Lampung.

“Saat irni para narapidana yang terlibat sudah dipindahkan dari Rutan Kotabumi ke Rutan Bandarlampung guna mempermudah proses penyidikan lebih lanjut," kata Kapolda. Menteri Imigrasi dan Penmasyarakatan menegaskan akan melakukan evaluasi total terhadap internal Lapas Kotabumi dan menindak tegas oknum petugas yang terbukti membiarkan atau membantu dalam Kasus ini. (Fs/Red) 

Dapur Istiqomah SPPG Bima Sape Parangina 2 Sajikan Paket Makanan Bergizi, 12 Mei 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dapur Istiqomah SPPG Bima Sape Parangina 2 pada hari ini kembali menyalurkan paket makanan basah kepada masyarakat dengan menu yang bervariasi dan bergizi.

Paket makanan yang dibagikan pada tanggal 12-05-2026 tersebut terdiri dari nasi, ayam kemangi, tempe goreng tepung, sayur sop, serta buah jeruk sebagai pelengkap.


Menu yang disajikan dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang, dengan kombinasi sumber karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah-buahan.

Penyediaan makanan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian dengan hidangan yang dinilai enak, sehat, dan bergizi bagi penerima manfaat.(Team.MDG.03)

Dapur Aji Irwan SPPG Bima Sape Sangia 03 Sajikan Menu Bergizi dan Sehat bagi Penerima Manfaat


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Bima Sape Sangia 03 Dapur Aji Irwan kembali menghadirkan menu makanan bergizi dan sehat bagi para penerima manfaat pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan melalui Dapur Aji Irwan tersebut mendapat perhatian positif karena terus konsisten menyediakan asupan makanan bernutrisi.

Menu yang disajikan pada hari ini terdiri dari nasi putih, rolade telur, oseng tempe, sayur sop, serta buah apel Fuji. Kombinasi menu tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan kandungan karbohidrat, protein, vitamin, dan serat yang cukup bagi para penerima manfaat.

Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa rolade telur dan oseng tempe menjadi sumber protein yang dipadukan dengan sayur sop segar dan buah apel Fuji untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian. Selain memiliki cita rasa yang lezat, menu tersebut juga dirancang agar tetap sehat dan disukai peserta didik.

Program penyediaan makanan bergizi yang rutin dilaksanakan ini diharapkan dapat mendukung kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menambah semangat belajar para peserta didik. Tidak hanya itu, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat dan bergizi seimbang.

Konsistensi pelayanan yang diberikan Dapur Aji Irwan bersama SPPG Bima Sape Sangia 03 diharapkan terus memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi muda.(Team.MDG.03)

Semakin Mantap, SPPG Bima Sape Parangina I Adiba Sajikan Menu Bergizi untuk Penerima Manfaat


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id SPPG Bima Sape Parangina I Adiba kembali menunjukkan komitmennya dalam menyediakan makanan bergizi bagi para penerima manfaat. Pada Selasa, 12 Mei 2026, lembaga tersebut menghadirkan menu sehat dan seimbang yang terdiri dari nasi putih, ayam bumbu rendang, tumis wortel dan labu siam, tahu goreng, serta buah jeruk.

Menu yang disajikan dipilih secara khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dengan perpaduan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Pihak penyelenggara menyebutkan bahwa selain memiliki kandungan nutrisi yang baik, ayam bumbu rendang menjadi salah satu sajian favorit yang disambut antusias oleh para penerima manfaat.

Program penyediaan makanan bergizi ini terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mendukung kesehatan dan meningkatkan semangat belajar peserta didik. Kehadiran menu sehat setiap harinya juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola makan bergizi dan seimbang.

Dengan pelayanan yang semakin baik dan menu yang semakin bervariasi, SPPG Bima Sape Parangina I Adiba diharapkan terus menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(Team.MDG.03)

SPPG Bima Sape Naru.UD Lilis Sajikan Menu Bergizi pada Selasa, 12 Mei 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– SPPG Bima Sape Naru UD.Lilis kembali menghadirkan menu makanan Sehat dan bergizi untuk para penerima layanan pada Selasa, 12 Mei 2026. Menu yang disiapkan terdiri dari berbagai hidangan dengan kandungan gizi seimbang guna mendukung kebutuhan energi dan kesehatan.

Adapun menu yang disajikan meliputi nasi putih sebagai makanan pokok, telur saus teriyaki wijen sebagai lauk utama, serta sayur bening udang yang kaya nutrisi. Selain itu, tersedia tahu kecap daun bawang sebagai pelengkap, dan susu untuk menambah asupan gizi.



Pihak SPPG Bima Sape Naru terus berupaya menyediakan menu yang bervariasi dan berkualitas agar para penerima manfaat dapat menikmati makanan sehat setiap harinya. Program penyediaan makanan bergizi ini diharapkan mampu mendukung kesehatan dan aktivitas masyarakat.(Team.MDG.03)

Jhondra Volta Tegaskan Pinjaman Rp6 Miliar Bukan dari SPRH dan Tak Ada Kaitannya dengan Jhony Charles


PEKANBARU – Saksi dalam sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi BUMD PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH), Jhondra Volta memberikan klarifikasi terkait keterangannya di persidangan Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (11/5/2026).

Jhondra Volta menegaskan bahwa uang sebesar Rp6 miliar yang pernah diterimanya merupakan pinjaman pribadi dari Makhruflis dan bukan berasal dari PT SPRH sebagai perusahaan daerah.

“Saya perlu meluruskan bahwa pinjaman itu bukan dari SPRH, melainkan pinjaman pribadi antara saya dengan saudara Makhruflis,” ujar Volta.

Ia menjelaskan, dana tersebut rencananya digunakan untuk usaha agen sawit dengan sistem bagi hasil keuntungan.

Volta juga menegaskan persoalan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles meskipun dirinya disebut memiliki hubungan keluarga.

“Jangan dikaitkan dengan Pak Jhony Charles, karena beliau tidak tahu-menahu soal urusan pinjam-meminjam ini. Ini murni urusan pribadi saya,” tegasnya.

Menurut Volta, pengembalian uang dilakukan setelah dirinya mengetahui persoalan tersebut telah masuk dalam proses hukum agar tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan.

Ia juga menghormati jalannya proses persidangan dan berharap masyarakat tidak menggiring opini di luar fakta hukum yang sedang diuji di pengadilan.

“Saya menghormati proses hukum yang berjalan dan berharap semua pihak bisa melihat persoalan ini secara objektif,” tutupnya.

SEMMI NTB Kritik Keras Pemprov: APBD Goyah Karena Terlalu Bergantung pada AMNT

Ketua PW SEMMI NTB dengan background PT AMNT, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global — Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) NTB melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, terkait anjloknya Dana Bagi Hasil (DBH) dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang turun hingga Rp110 miliar pada tahun 2025.

PW SEMMI NTB menilai kondisi tersebut menjadi bukti nyata rapuhnya struktur fiskal Pemerintah Provinsi NTB yang selama ini terlalu bergantung pada sektor tambang, khususnya aktivitas PT AMNT.

Ketua PW SEMMI NTB menegaskan, turunnya DBH tidak seharusnya hanya dijawab dengan penyesuaian belanja daerah melalui APBD Perubahan. Menurutnya, pemerintah daerah justru harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan ekonomi NTB yang dinilai terlalu bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam.

“Turunnya DBH AMNT ini adalah alarm keras bahwa NTB sedang berada dalam jebakan ketergantungan tambang. Sangat ironis ketika fiskal daerah langsung goyah hanya karena satu perusahaan mengalami gangguan produksi,” tegasnya dalam keterangan pers, Senin (11/5/2026).

SEMMI menilai pernyataan Pemprov NTB yang terus mengaitkan stabilitas ekonomi daerah dengan aktivitas ekspor konsentrat PT AMNT menunjukkan kegagalan pemerintah membangun sektor ekonomi alternatif selama bertahun-tahun.

“Kalau hari ini APBD sampai tertekan hanya karena ekspor konsentrat berhenti dua triwulan, itu artinya pemerintah gagal menciptakan fondasi ekonomi yang mandiri. NTB seperti dipaksa hidup dalam bayang-bayang korporasi tambang,” ujarnya.

PW SEMMI NTB juga mengkritik narasi force majeure dan insiden kebakaran smelter yang terus dijadikan alasan pembenar turunnya kontribusi perusahaan terhadap daerah. Menurut mereka, persoalan teknis operasional perusahaan tidak seharusnya menjadi beban yang akhirnya ikut dirasakan masyarakat NTB melalui menurunnya pendapatan daerah.

“Jangan sampai rakyat terus diminta memahami kerugian perusahaan, sementara dampak lingkungan, ketimpangan ekonomi, dan kerusakan sosial di sekitar tambang jarang dibahas secara serius,” katanya.

Selain itu, SEMMI menilai wacana kembali membuka keran ekspor konsentrat demi menjaga DBH daerah merupakan langkah mundur terhadap agenda hilirisasi nasional. Pemerintah daerah diminta tidak terus-menerus menekan pemerintah pusat agar memberikan relaksasi ekspor.

“Logika yang dibangun sekarang sangat berbahaya. Seolah-olah daerah harus memilih antara taat hilirisasi atau menyelamatkan ekonomi. Padahal akar masalahnya ada pada kegagalan tata kelola ekonomi daerah yang terlalu bergantung pada sektor ekstraktif,” tegasnya.

PW SEMMI NTB juga menyoroti minimnya kontribusi sektor lain terhadap pendapatan daerah. Padahal, NTB memiliki potensi besar di sektor pertanian, kelautan, peternakan, pariwisata hingga UMKM yang dinilai belum dikelola secara maksimal.

“Selama ini pemerintah terlalu nyaman dengan uang tambang. Akibatnya, sektor produktif rakyat tidak pernah benar-benar diperkuat. Ketika tambang terganggu, daerah langsung panik,” kritiknya lagi.

Terkait pernyataan pihak AMMAN yang mengaku belum mengajukan perpanjangan izin ekspor konsentrat dan memilih fokus pada optimalisasi smelter, PW SEMMI meminta pemerintah daerah menghormati kebijakan hilirisasi nasional dan tidak membangun opini seolah NTB akan lumpuh tanpa ekspor bahan mentah.

“Yang dibutuhkan NTB hari ini bukan normalisasi ketergantungan terhadap tambang, melainkan keberanian membangun ekonomi yang berdaulat dan berkeadilan,” tutupnya.

Redaksi  I