Media Dinamika Global

Sabtu, 21 Maret 2026

Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idulfitri sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian dan Persaudaraan


Mataram, Media Dinamika Global – Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Pemprov NTB menunaikan Sholat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Bumi Gora Provinsi NTB.  Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, bahwa Ramadan merupakan madrasah kehidupan yang mengajarkan umat untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, berakhlak, dan peduli terhadap sesama.

“Ramadan adalah perjalanan spiritual yang indah dan penuh makna. Setiap detik terasa bernilai, setiap doa terasa dekat dengan langit, dan setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya,” ujar Miq Iqbal, sapaan Gubernur NTB ini.

Ia menambahkan,

Ramadan menggambarkan suasana yang penuh kehangatan mulai dari sahur, lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga momen kebersamaan saat berbuka yang menurutnya menjadi sumber kedamaian dan penyejuk hati. 

Gubernur yang pernah Dubes Indonesia untuk Turki ini menekankan,  bahwa nilai-nilai yang tumbuh di bulan suci tidak boleh berhenti setelah Ramadan berlalu.

Miq Iqbal juga menyoroti inti ajaran puasa yang menekankan pentingnya menahan diri, baik dalam tindakan, ucapan, maupun perilaku sehari-hari.

Pengendalian diri, lanjutnya, merupakan fondasi untuk menjaga keseimbangan hidup dan keseimbangan alam.

“Puasa mendidik kita menahan diri dari haus dan lapar, juga menahan diri membeli walau mampu, berbicara walau bisa, dan bertindak walau mampu. Semua dilakukan untuk mengedepankan manfaat di atas mudarat dan mengendalikan hawa nafsu,” jelasnya.

Ditambahkan, bahwa melalui puasa dan zakat, umat diingatkan bahwa kehidupan bukan hanya untuk satu orang, tetapi untuk seluruh manusia. Semangat berbagi perlu dijaga sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Miq Iqbal mengajak seluruh masyarakat NTB menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya karena tuntas menjalankan ibadah puasa, tetapi ketika umat mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

“Kemenangan sejati adalah ketika hati kita lebih peduli, tangan kita lebih ringan berbagi, dan langkah kita lebih kuat membantu sesama,” ujarnya.

Miq Iqbal menekankan pentingnya menguatkan komitmen bersama dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia, berlandaskan nilai persatuan dan kepedulian sosial.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh masyarakat NTB, baik atas nama pemerintah, pribadi, maupun keluarga.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan memberi kekuatan untuk terus bekerja, mengabdi, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat NTB,” tutupnya.

Redaksi |

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Ucapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijrah.


Bandar Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. H. Marindo Kurniawan, ST.,MM., mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/21 Maret 2026 M.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/21 Maret 2026 M, Mohon Maaf lahir dan batin, Taqoballallahu Minna Waminkum Shiyamana Wa Shiyamakum, kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda juga warga masyarakat,” pungkasnya. 
(Fs/Red)

Pilih Bertugas Daripada Pulang Kampung, Personel Polres Tulang Bawang Dikerahkan Amankan Sholat Idul Fitri.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Suasana penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri di wilayah hukum Polsek Banjar Agung pada Sabtu pagi 21 Maret 2026.

 Di balik kekhusyukan umat yang memanjatkan doa, aparat kepolisian hadir dengan kesiapsiagaan penuh demi menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sejak pukul 06.30 WIB, personel Polsek Banjar Agung telah disiagakan di Halaman Masjid Miftahul Jannah, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh AIPTU Suharjono, S.Pd, yang memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa gangguan.

Kapolsek Banjar Agung, AKP Irwansyah, S.H., M.H., melalui keterangannya menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah. Ini adalah bentuk pelayanan Polri agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh khidmat, nyaman, dan tanpa rasa khawatir,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergitas antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi yang kondusif.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali. Ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak serta kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” tambah AKP Irwansyah.

Kehadiran aparat di lokasi terbukti efektif menciptakan rasa aman bagi jamaah. Tidak hanya fokus pada pengamanan, petugas juga aktif melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan sekecil apa pun.

Dengan berakhirnya kegiatan tanpa insiden, Polsek Banjar Agung kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya pada momen penting keagamaan.

Idul Fitri pun di Banjar Agung tahun ini tidak hanya menjadi momentum kemenangan spiritual, tetapi juga simbol kuat hadirnya negara dalam memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat. (Fs/Red) 

Babinsa Desa Poja Koramil 1608-03/Sape Laksanakan Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Keamanan Wilayah Sape dan Lambu

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Poja, Serka Sudirman bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling pada Sabtu malam (21/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA ini bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli tersebut turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya dua anggota Koramil, satu aparat desa, serta tiga warga setempat. Kehadiran unsur masyarakat ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara TNI dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.



Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga serta lokasi-lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pergerakan anggota Koramil menuju Desa Poja pada pukul 20.00 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 WITA. Setibanya di desa, petugas langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat. Warga diingatkan untuk menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu konflik, khususnya di kalangan anak muda. Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi narkoba dan berbagai bentuk kegiatan negatif lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Tidak hanya itu, warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir serta risiko pohon tumbang di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Petugas juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban agar tidak terjadi keributan yang dapat memicu bentrokan antar kelompok, khususnya di kalangan pemuda.

Kegiatan patroli dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan hingga akhirnya seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 21.30 WITA. Situasi selama kegiatan berlangsung dilaporkan aman dan kondusif.

Dengan adanya patroli siskamling ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat serta tercipta kondisi wilayah yang tetap aman dan terkendali.

(Team.MDG.03)

PPPK -PW Akan Beralih Ke Full Waktu di Mulai dari Tahap 1 Aliansi R 2 dan R 3 Dukung PPPK -PW Kini Punya Harapan Baru


Media Dinamika Global.id.-- kabar baik akhirnya datang untuk ribuan PPPK paruh waktu di seluruh Indonesia.

Pemerintah memastikan peralihan status PPPK paruh waktu ke PPPK full time akan segera dimulai, dengan prioritas awal bagi peserta PPPK Tahap 1 (Satu).

Kebijakan ini menjadi angin segar setelah lama dinanti para tenaga honorer yang selama ini bekerja dengan keterbatasan jam dan hak.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Aliansi R2–R3 Indonesia, yang menilai kebijakan bertahap tersebut adil dan realistis.

Peserta tahap 1 dianggap telah melalui proses seleksi lebih awal, sehingga wajar jika dijadikan prioritas dalam pengangkatan ke status penuh waktu.

Peralihan ke PPPK full time berarti jam kerja penuh, kepastian status, serta hak kepegawaian yang lebih jelas, termasuk penghasilan yang lebih layak.

Namun demikian, Pemerintah Daerah diingatkan untuk segera menyiapkan anggaran dan regulasi teknis agar proses ini tidak menimbulkan ketimpangan baru di lapangan.

Kebijakan ini menjadi harapan besar bagi jutaan honorer dan PPPK paruh waktu, sekaligus bukti bahwa perjuangan panjang akhirnya mulai membuahkan hasil.

Kini publik menanti langkah lanjutan pemerintah agar proses peralihan berjalan lancar dan merata di seluruh daerah.(Sekjend MDG)

Selamat Idul Fitri 1447 H, AKBP Rahmat Hidayat: Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Diri.


Lampung Selatan – Mediadinamikaglobal.Id || Mengakhiri bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh lapisan masyarakat. Jum'at, 20/03/2026.

Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP, Rahmat Hidayat.SE.MM, menuturkan bahwa momen Lebaran tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat benteng pertahanan keluarga dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Lebih lanjut AKBP Rahmat Hidayat menegaskan sesuai dengan program Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi., BNNK Lampung Selatan telah melaksanakan yakni program nasional BNN RI Ananda Bersinar. Ananda Bersinar (aksi nasional anti narkotika dimulai dari anak bersih narkoba) adalah Edukasi Anti Narkoba terintegrasi dalam kurikulum anti narkoba di sekolah untuk membentuk karakter dan meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya narkoba. Beberapa poin yang sudah terlaksana yakni: 

- Penguatan Ketahanan Keluarga, BNNK Lampung Selatan menyampaikan sosialisasi dan publikasi bersama insan pers untuk meningkatkan peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

- Rehabilitasi, BNNK Lampung Selatan sudah melakukan peningkatan kompetensi petugas rehabilitasi untuk menangani kasus anak dengan penyalahgunaan zat. Bahkan meraih prestasi terbaik.

- Kunjungan Edukatif, BNNK Lampung Selatan gelar kunjungan ke kantor BNN untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan proses rehabilitasi.

- Kerja Sama Lintas Sektoral, BNNK Lampung Selatan menggalang kerja sama dengan lembaga-lembaga seperti Kemenag, DMI, dan MUI untuk mendukung gerakan Ananda Bersinar.

"Program-program ini bertujuan untuk membangun generasi yang bersih dari narkoba dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba," kata AKBP Rahmat Hidayat.

"Kemenangan di hari yang fitri ini adalah simbol keberhasilan kita melawan hawa nafsu. Kami berharap semangat disiplin dan pengendalian diri yang terbentuk selama Ramadan dapat terus diimplementasikan dalam menjaga diri dan keluarga dari ancaman narkotika," ujar Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmat Hidayat.SE.MM,.

AKBP Rahmat Hidayat mengatakan. Jadikan momen berkumpulnya sanak saudara sebagai sarana komunikasi yang positif untuk mencegah pengaruh buruk lingkungan. Mewujudkan lingkungan yang Bersih Narkoba (Bersinar) mulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.

Pada kesempatan itu Kepala BNNK Lampung Selatan mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat, Forkopimda, TNI-Polri, Tokoh Adat dan Pemuda yang terus mendukung program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

AKBP Rahmat Hidayat menyampaikan. Segenap keluarga besar BNNK Lampung Selatan juga memohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat selama setahun terakhir.

"Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin. Mari Kita Rayakan Kemenangan dengan Hidup Sehat, Terhormat, Tanpa Narkoba." pungkasnya.
(Fs/Red) 

Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemkab Bima Tak Dapat THR, Gaji Belum Dibayar


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Sebanyak 13.970 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima dipastikan tak mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada 2026. Selain itu, gaji mereka hingga kini belum dibayar.

"Betul, seperti itu," ungkap Juru Bicara Pemkab Bima, Suryadin, saat dikonfirmasi detikBali, Kamis (12/3/2026).

Menurut Suryadin, PPPK Paruh Waktu dipastikan tak mendapat THR lantaran tak tercantum dalam skema penggajian. Menurutnya, komponen penghasilan PPPK Paruh Waktu berbeda dengan PPPK Penuh Waktu dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Terkait gaji, lanjut Suryadin, tim Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan, dan Pelatihan (BKD-Diklat) Kabupaten Bima tengah melakukan tahapan rekonsiliasi data pegawai. Hal itu untuk penerbitan kontrak kerja sebagai dasar pengajuan gaji oleh perangkat daerah atau unit kerja terkait.

“Setelah semua surat keputusan (SK) rampung dibagikan kepada tenaga PPPK Paruh waktu, baru bisa diberikan gaji,” ujar Suryadin.

Suryadin memastikan gaji PPPK Paruh Waktu yang mengabdi di semua satuan kerja Pemkab Bima akan tetap dibayarkan. Pasalnya, dananya sudah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

“Intinya tetap akan dibayarkan. Anggarannya juga sudah dialokasikan dalam APBD 2026. Namun, besarannya saya tidak ingat persis,” ungkap Suryadin.

Sumber pendanaan gaji PPPK Paruh Waktu, jelas Suryadin, terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk tenaga teknis, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi para tenaga pendidik (guru), serta Anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi pegawai yang mengabdi di masing-masing BLUD atau puskesmas.

Diketahui, 13.970 honorer di Pemkab Bima resmi menjadi PPPK Paruh Waktu pada 19 Januari 2026. Gaji yang diterima diproyeksikan bervariasi antara Rp 300 ribu hingga Rp 2 juta per bulan.(Team MDG)

Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolda Lampung Ajak Personel Perkuat Persaudaraan Dan Semangat Pengabdian.

Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama Wakapolda Lampung, Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, personel, Bhayangkari, dan masyarakat di Lapangan Mini Soccer Mapolda Lampung, Sabtu 21 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas internal, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. 

Kebersamaan antara pimpinan, personel, Bhayangkari, dan masyarakat mencerminkan kekompakan keluarga besar Polda Lampung dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, Sholat Idul Fitri yang dilaksanakan bersama di Mapolda Lampung tidak hanya bermakna sebagai ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat sinergi, dan meneguhkan soliditas antarpersonel Polda Lampung. 

Menurutnya, nilai-nilai Idul Fitri harus menjadi energi moral untuk menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal di Mapolda Lampung. 

Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut saat pimpinan, personel, Bhayangkari, dan masyarakat saling bersalaman serta bermaafan dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri.

Melalui momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi, serta meningkatkan kualitas pengabdian dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat. (Fs/Red) 

Suasana Idul Fitri 1447 H Memadati Lapangan SMKPPN Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suasana takbir menggema sejak 06.30 WITA, sabtu pagi 21/3/2026 saat warga Jatiwangi memadati lapangan SMKPPN bima dengan tikar dan sajadah jamaah tertib menempati saf, barisan laki laki didepan, sedangkan perempuan dibelakang. Setelah amanat asisten II Setda kota bima Drs. Muhammad Saleh, solat idul Fitri 1 Syawal 1447 hijriah dimulai pukul 07.30 wita. Imam ustadz Syafruddin SHI, sementara khutbah idul Fitri dibawakan Prof. Dr. Hamzah Hasan,, M.HI guru besar UIN Alauddin Makassar.

Lewat khutbah bertema "merangkai harmoni dalam kejujuran dan kasih sayang". prof Hamzah mengajak jamaah melihat idul Fitri sebagai refleksi bukan hanya perayaan hari ini kita bersujud mensyukuri fitrih mengakui ikhlas pada perintahnya, tapi kita tak tahu apakah tahun depan masih diberikan kesempatan bertemu ramadhan lagi bersama keluarganya.

Ia menekankan makna puasa:

1. Kejujuran 

2. Kasih sayang 

3. Persamaan 

4. Toleransi dan syukur 

Dalam poin khutbahnya Prof Hamzah juga menjabarkan secara panjang lebar tentang beberapa nilai spiritualitas dari ibadah puasa diantarnya mendidik kejujuran, dan mengajarkan hidup kasih sayang, ajaran tentang persamaan dan toleransi serta mengajarkan agar umat manusia senantiasa bersyukur.

Jamaah mendengarkan khidmat, suasana haru terasa dilapangan SMKPPN bagi warga bima idul Fitri tahun ini menjadi pengingat kemenangan sejati ada pada perubahan batin bukan sekadar selesainya lapar dan dahaga.(Sekjend MDG)

Belum Dilantik dan Diangkat Sumpah, Erdila Sekretaris Dishub Bengkalis Sudah Aktif Jalankan Tugasnya

BENGKALIS - Aktivitas Erdila yang disebut sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis menjadi sorotan publik. Pasalnya, ia diketahui telah menjalankan tugas dan membagikan kegiatannya melalui media sosial resmi instansi, meski belum dilantik dan diambil sumpah jabatan.

Hal ini memunculkan tanda tanya terkait kesesuaian tindakan tersebut dengan aturan yang berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN). Sejumlah pihak menilai, pejabat yang belum dilantik secara resmi belum memiliki kewenangan hukum untuk menjalankan tugas jabatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan syarat utama yang memberikan legitimasi formal dan komitmen bagi seorang ASN dalam menduduki jabatan tertentu.

“Seseorang secara resmi menduduki jabatan sejak tanggal pelantikan. Jika belum dilantik, maka belum sah melaksanakan tugas. Pejabat yang belum dilantik tidak memiliki kewenangan hukum untuk mengambil keputusan atau melakukan aktivitas jabatan secara resmi,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, Jumat (20/3/2026).

Sumber tersebut juga menegaskan bahwa aktivitas jabatan yang dilakukan sebelum pelantikan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum dan administratif. Tindakan tersebut dapat dinilai tidak sah karena belum melalui proses ikrar komitmen secara formal.

“Jika pelantikan tertunda karena alasan tertentu, biasanya ada tenggang waktu untuk segera dilaksanakan. Namun, sebelum itu, seharusnya pejabat yang bersangkutan menunggu hingga proses pelantikan dan pengambilan sumpah selesai,” tambahnya.

Sorotan terhadap aktivitas Erdila juga menguat setelah beredarnya video di akun TikTok resmi @dishubbengkaliskab. Dalam video tersebut, ia terlihat berinteraksi langsung dengan masyarakat di Pelabuhan Bengkalis, bahkan menyampaikan pernyataan terkait pengaturan antrean penyeberangan.

“Intinya dengan proses seperti ini, minimal ada kepastian keberangkatan. Jadi yang biasanya kawan-kawan yang antre sampai 10 jam, 6 jam antrean, minimal delay-nya jadi satu sampai satu setengah jam,” ujarnya dalam video tersebut.

Menanggapi hal ini, sejumlah pihak menilai perlu adanya klarifikasi dari instansi terkait mengenai status dan kewenangan yang dijalankan. Evaluasi juga dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran terhadap aturan kepegawaian.

Jika terbukti terdapat pelanggaran, langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku dinilai perlu diambil. Hal ini dianggap penting guna menjaga integritas ASN serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Kasus ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh ASN bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan proses penting yang menentukan legalitas dan kesiapan dalam menjalankan tugas pemerintahan secara profesional. (rls)