Media Dinamika Global

Kamis, 03 Juli 2025

Damkarmat Bandar Lampung: Benteng Merah di Balik Sirine dan Asap.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Bagi sebagian besar masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat kerap diidentikkan dengan suara sirine yang memecah kesunyian dan kepulan asap tebal dari lokasi kebakaran di Bandar Lampung.

"Informasi tentang Damkarmat yang beredar di masyarakat itukan selalu tentang pemadaman api kebakaran," kata Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, saat menerima audiensi Ketua dan anggota Pewarta Dalam Jaringan (Taring) Lampung pada Kamis 03 Juli 2025.

Namun, di balik respons tanggap dan aksi heroik yang terlihat di medan api, Anthoni yang kesempatan itu didampingi Sekretaris Ahmad Husni, menekankan bahwa peran Damkarmat jauh melampaui sekadar memadamkan api. 

"Damkarmat rutin mengedepankan upaya-upaya pencegahan kebakaran sesuai amanat Ibu Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana," tegas dia. 

Upaya pencegahan ini adalah fondasi dari "benteng" yang dibangun Damkarmat Bandar Lampung.

Petugas Damkarmat secara proaktif melakukan pengecekan sistem proteksi kebakaran di tempat-tempat usaha, memastikan fungsinya sesuai standar dan siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan. 

"Dalam beberapa peristiwa kebakaran, pihak berwajib meminta keterangan terkait dengan sistem proteksi kebakaran, berfungsi atau tidak. Apabila berfungsi, apakah sistem proteksi kebakarannya sudah sesuai standar," tutur Anthoni. 

Mereka tak luput memeriksa "bayi merah" atau tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang sering terabaikan, demi menghindari risiko kegagalan fungsional karena masa kedaluwarsanya. 

Upaya pencegahan juga merambah ke sektor edukasi. Damkarmat aktif melakukan edukasi ke sekolah-sekolah dan memberikan pelatihan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) kepada para pekerja di tempat-tempat usaha, rumah sakit, dan perkantoran. 

Bahkan, beberapa perusahaan BUMN telah menjalin nota kesepahaman untuk edukasi ini. 
"Pada umumnya, semua kooperatif, beberapa perusahaan BUMN sudah menjalin nota kesepahaman dengan Damkarmat terkait edukasi dan pelatihan pencegahan kebakaran bagi karyawan," ungkap Anthoni.

Para peserta pelatihan ini pun akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti kompetensi penanggulangan kebakaran tingkat awal. 

"Semua ini bagian vital dari tugas pokok dan fungsi Damkarmat untuk meminimalisir risiko terjadinya kebakaran serta dampak yang ditimbulkan," jelas dia. 

Merajut Jaring Keselamatan Melalui Sinergi

Pembangunan "Benteng Merah" ini tidak dilakukan sendiri. Damkarmat berkolaborasi erat dengan berbagai pihak untuk memastikan keamanan Kota Bandar Lampung. 

Misalnya, mereka berkoordinasi dengan Dinas Permukiman dan Dinas Perizinan terkait sistem proteksi kebakaran. 

"Standar keselamatan ini menjadi prioritas, jangan sampai pengusaha abai, karena keselamatan kerja juga hak karyawan," ujar Anthoni. 

Kemitraan strategis juga terjalin dengan PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Bandar Lampung.

Kolaborasi ini penting untuk mencegah risiko lebih lanjut, terutama memastikan instalasi listrik di lokasi kebakaran sudah padam dan aman demi mencegah korban tersengat arus listrik. 

Tak hanya itu, Damkarmat memahami bahwa kebakaran seringkali dipicu oleh kondisi kabel yang tidak layak atau penggunaan daya listrik berlebihan, sehingga sinergi dengan PLN sangat krusial. 

Bahkan, untuk pencegahan kebakaran pada gedung pencakar langit, Damkarmat telah menjadi bagian dari pembahasan bersama Pemerintah Kota, DPRD, dan pemerhati tata kota. 

"Bahwa Damkarmat harus didukung sarana prasarana yang memadai untuk melakukan pemadaman api pada bangunan pencakar langit. Oleh karena itu, Damkarmat berkolaborasi dengan dinas terkait, dalam hal ini Dinas Permukiman dan Dinas Perizinan, terkait dengan sistem proteksi kebakaran," jelas Anthoni. 

Penjaga Segala Kesulitan Masyarakat. 

Lebih dari sekadar api, tugas Damkarmat sebagai "Benteng Merah" juga mencakup bidang penyelamatan yang lebih luas. 

"Bidang Penyelamatan juga menjadi tupoksi prioritas Damkarmat, apapun kesulitan masyarakat," ungkap Anthoni.

Peran vital ini menantang Damkarmat untuk selalu siap melayani masyarakat dengan memaksimalkan kemampuan dan kapasitas personel, serta sarana prasarana yang ada.

Damkarmat Kota Bandar Lampung, saat ini, memiliki 16 Pos Pemadam Kebakaran yang tersebar di 16 dari 20 kecamatan. 
Standar minimal idealnya adalah 20 pos, satu untuk setiap kecamatan. Empat kecamatan yang belum memiliki pos adalah Telukbetung Barat, Kedaton, Tanjungkarang Pusat, dan Enggal. 

"Untuk sementara, Tanjungkarang Pusat dan Enggal mendapat dukungan langsung dari Kantor Damkarmat yang siaga 24 jam, sedangkan Telukbetung Barat dilayani oleh pos-pos di Telukbetung Timur, Telukbetung Selatan, dan Telukbetung Utara," kata dia. 

Anthoni menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci keberhasilan Damkarmat Bandar Lampung. 

"Kami siaga 24 jam. Respons time atau waktu tanggap damkar harus sesuai SOP. Minimal 15 menit petugas harus sudah sampai di lokasi kejadian setelah menerima laporan. Alhamdulillah, respons time Damkarmat Bandar Lampung selalu di bawah 15 menit," ujar dia. 

Meskipun kuota penambahan personel dari pemerintah pusat terbatas lewat penerimaan CPNS, Damkarmat mendapatkan dukungan personel dari OPD lain seperti Pol PP dalam menjalankan tupoksinya. 

"Tapi, dengan dipindahtugaskan, mereka tidak serta-merta langsung terjun ke lapangan karena tugas Damkarmat ini sangat berisiko tinggi dalam menangani kebakaran, keselamatan diri dan orang lain," ujar Anthoni. 

Keselamatan personel yang bertugas dalam pekerjaan berisiko tinggi ini juga terjamin, dengan cakupan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung. 

Membangun "Benteng" dari Akar Rumput

Upaya "Benteng Merah" ini tak hanya di level institusional, melainkan juga menyentuh langsung masyarakat. 

Anthoni menyampaikan Damkarmat dibantu oleh relawan REDKAR (Relawan Pemadam Kebakaran) dan memaksimalkan peran pamong kecamatan dan kelurahan secara non-formal. 

"Artinya jaringan kami bisa sampai ke lapisan masyarakat terbawah seperti kepala lingkungan, RT, dan linmas," kata dia. 

Selain itu, lanjut Anthoni, Damkarmat juga proaktif memberikan pelatihan mitigasi kebakaran secara gratis kepada komunitas-komunitas masyarakat.

Materi pelatihan meliputi hal-hal praktis seperti cara menangani tabung gas elpiji bocor atau bagaimana memadamkan api jika tidak punya tabung APAR. 

Pemberdayaan masyarakat untuk menjadi bagian dari benteng itu sendiri, mengubah mereka dari potensi korban menjadi agen penyelamat di lingkungannya.

"Pelatihan mitigasi kebakaran bagi komunitas masyarakat ini gratis. Mereka bisa berkirim surat ke Damkarmat Bandar Lampung. Kami siap memfasilitasi tanpa dikenakan biaya," pungkas Anthoni.

Apresiasi Taring Lampung untuk Damkarmat

Sementara itu, Ketua Taring Lampung Yusmart DS mengapresiasi penjelasan yang disampaikan Kepala Dinas Damkarmat Bandar Lampung Anthoni Irawan bahwa tugas Damkarmat bukan sekadar memadamkan api, melainkan juga mengedepankan upaya pencegahan kebakaran secara menyeluruh. 

"Informasi ini sangat penting untuk meluruskan persepsi masyarakat yang selama ini hanya mengenal Damkarmat sebagai pemadam api saja," ujar dia.

Yusmart mengapresiasi upaya-upaya pencegahan yang dilakukan, mulai dari pengecekan sistem proteksi kebakaran, edukasi ke sekolah dan tempat usaha, hingga pelatihan mitigasi kebakaran bagi komunitas. 

"Ini menunjukkan komitmen Damkarmat dalam menjaga keselamatan warga Bandar Lampung secara proaktif," kata dia. 

Ia berharap pemerintah kota terus mendukung pengembangan sarana prasarana dan penambahan personel Damkarmat agar cakupan pelayanan bisa optimal di seluruh kecamatan.

Terlebih, dengan risiko kebakaran yang semakin kompleks, peran Damkarmat sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penyelamatan sangat vital bagi keselamatan masyarakat dan kelangsungan pembangunan kota.

"Sebagai media yang peduli dan berperan dalam penyebaran informasi, Taring Lampung siap membantu mengedukasi publik agar lebih memahami fungsi Damkarmat secara menyeluruh, sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran," harap Yusmart.( Fs/Red) 

Pemerintah Pekon Panggung Rejo Utara Realisasikan Pembangunan Drainase Dari ADD Tahap 1


Pringsewu - Media Dinamika Global.id -Pemerintah pekon Panggung Rejo Utara merealisasikan pembangunan drainase yang bersumber dari anggaran dana desa tahap satu, kamis 03/07/2025.

Pembangunan drainase yang berlokasi di dusun 01 RW 02 pekon Panggung Rejo Utara kecamatan Sukoharjo kabupaten Pringsewu, Dengan volume 96 meter dengan total anggaran 35,105000.

Dalam kesempatan tersebut kepala pekon Panggung Rejo Utara 

sumardiyah, yang mewakilkan kepada bendahara pekon Duwi Basuki menuturkan, 

Dengan direalisasikannya pembangunan drainase di pekon kami, merupakan hal yang menggembirakan, 

dengan harapan setelah dibangunnya Drainase tersebut, maka masyarakat akan dapat merasakan manfaatnya, 


Yunt

KEBIJAKAN HUKUM PIDANA PADA KORUPSI DANA DESA OLEH KEPALA DESA RANDOM


Random, Media Dinamika Global.id.--Dana desa berperan penting sebagai dana pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan desa. Hal ini menyebabkan kasus korupsi Dana Desa merupakan hal yang tidak dibenarkan dan harus dicegah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebijakan hukum pidana yang diterapkan dalam kasus korupsi dana desa oleh kepala desa dan mengkaji kelemahan kebijakan hukum pidana berdasarkan studi kasus Korupsi Kepala Desa di Desa Random Kecamatan Paser. 

Tipe penelitian adalah yuridis normative dengan menggunakan pendekatan berbasis perundangan dan pendekatan berbasis konseptual.

Prosedur Pengumpulan bahan hukum melalui Studi Kepustakaan dan dilakukan pengolahan dengan metode Milles & Huberman. Analisis bahan hukum melalui analisis deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian membuktikan Kebijakan Hukum Pidana yang Diterapkan Dalam Kasus Korupsi Dana Desa oleh Kepala Desa Random Kecamatan Paser terdakwa dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 dan Pasal 3 jo dengan sanksi pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000,00 dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00.

Sedangkan kelemahan Kebijakan Hukum Pidana Berdasarkan Studi Kasus Korupsi Kepala Desa Random Kecamatan Paser adalah dari Ringannya Bobot Sanksi Pidana, Sistem Pengawasan yang lemah, Minimnya pendidikan dan pelatihan kepala desa dalam pengelolaan dana dan Tidak adanya mekanisme pemantauan berbasis digital

References


S. Rahayu, “Peran Kepala Desa Dalam Pelaksanaan Pembangunan Untuk Mensejahterakan Masyarakat Perspektif Politik Islam,” Skripsi, Purwokerto Fak. Syariah Inst. Agama Islam Negeri Purwokerto, 2019.


Y. Sagitarini, A. Mukoffi, S. Wikardojo, and S. Himawan, “Efektivitas Pengolaan Dana Desa Ditinjau Dari Kualitas Pelaporan Keuangan Desa Di Desa Sumbersekar,” J. Magister Akunt. Trisakti, vol. 9, no. 1, pp. 73–88, 2022, doi: 10.25105/jmat.v9i1.9367.

R. Susanti, Arsa, Ahsan Putra Hafiz, and Rohana, “Analisis Pengelolaan Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Menurut Perspektif Ekonomi Islam Di Desa Sengkati Baru Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari,” J. Manaj. dan Ekon. Kreat., vol. 1, no. 2, pp. 202–218, 2023, doi: 10.59024/jumek.v1i2.85.

R. Abidjulu, A. G. Feliks, and H. Join, “Peran Kepala Desa dalam Mewujudkan Pembangunan Desa yang Berkelanjutan : Sebuah Studi Literatur Kasus-kasus di Indonesia dan transparansi dalam pengelolaan dana desa . Kepala desa yang kompeten dalam,” WISSEN J. Ilmu Sos. dan Hum., vol. 2, no. 2, pp. 272–285, 2024.

L. O. M. Nasir, Faharudin, and O. M. La, “Peran Lurah Sebagai Paralegal Justice Dalam Pendampingan Hukum,” J. Innov. Res. Knowl., vol. 4, no. 3, pp. 173–178, 2025.

A. P. Hasanuddin, Faharudin, and S. Husein, “Analisis Tanggung Jawab Pelaku Usaha Terhadap Konsumen Dalam Jual Beli Motor Bekas Menurut Hukum Perdata,” J. Innov. Res. Knowl., vol. 4, no. 9, pp. 58–63, 2025.

R. Pandiangan and N. Purba, “Pertanggungjawaban Tindak Pidana Korupsi Dana Desa Oleh Pangulu Nagori (Desa) Nagori Desa Pematang Sinaman,” J. Ilm. METADATA, vol. 3, no. 67, pp. 559–582, 2021, [Online]. Available: http://ejournal.steitholabulilmi.ac.id/index.php/metadata/article/view/77%0Ahttps://ejournal.steitholabulilmi.ac.id/index.php/metadata/article/download/77/91

A. Yudhihana and Suranto, “Problematika Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Dana Desa Di Kabupaten Magelang,” J. Huk. Kebijak. Publik, vol. 3, no. 3, pp. 277–287, 2019.

T. I. Rahayu and A. Gufron, “Implementasi Kebijakan Penggunaan Dana Desa Dalam Pencegahan Covid-19 Di Desa Turitempel Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Tahun 2020,” Maj. Ilm. FISIP UNTAG Semarang, vol. 1, no. 21, 2020.

F. Mirah and A. Wahongan, “Penegakan Hukum Bagi Kepala Desa Yang Membantu Penyerobotan Tanah,” Lex Adm., vol. 10, no. 5, 2022, [Online]. Available: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/administratum/article/view/43055

I. Rosidah, Gunardi, Priatna Kesumah, and Royke Bahagia Rizka, “Transparasi Dan Akuntabilitas Dalam Pencegahan Fraud Diinstansi Pemerintah (Studi Kasus Kantor Kec. Ciwidey),” J. Ekon. Manaj. Bisnis Dan Akunt. EMBA, vol. 2, no. 1, pp. 137–156, 2023, doi: 10.59820/emba.v2i1.110.

Subekti, Veronika, and L. Sri, Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Pada Jual Beli Rumah Deret Dengan Sistem Pre Project Selling Berdasarkan PPJB. Surabaya: CV. Jakad Media Publishing, 2021.

J. Juhaeni, “Penyalahgunaan Wewenang oleh Pejabat Publik dalam Perspektif Sosiologi Hukum,” J. Konstituen, vol. 3, no. 1, pp. 41–48, 2021.

Y. T. Silvia and P. Agus, “Studi Kasus Dana Desa Pembangunan Fisik di Desa Dawuhan Purwoasri Kediri,” J. Inovant, vol. 3, no. 145, pp. 175–183, 2024.

K. Benuf and A. Muhamad, “Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer,” Gema Keadilan, vol. 7, no. 1, p. 26, 2020.

P. M. Marzuki, Penelitian Hukum. Jakarta: Prenada Media Goup, 2020.

Milles and Huberman, Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia, 2017.

Undang-undang Nomor 31 Tahun, Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jakarta: Pemerintah Indonesia, 1999.

N. Kholis, “Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Korupsi Dana Desa Yang Dilakukan Oleh Kepala Desa Menurut Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Juncto Nomor 20 Tahun 2001,” Univ. 17 Agustus 1945 Banyuwangi, vol. 4, no. 1, 2020.

I. Samudera, S. Herlina, and W. Hidayat, “Tinjauan Yuridis Tentang Tanggung Jawab Pidana Kepala Desa Terhadap Penyelewengan Dana Desa Oleh Aparat Desa,” Uniska Univ. Islam Kalimantan, vol. 2, no. 4, pp. 1–12, 2017.

P. M. Purba, Purwoto, and D. S. Rahmi, “Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Korupsi Dana Desa Menurut Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Juncto Nomor 20 Tahun 2001,” Diponegoro Law J., vol. 12, no. 4, pp. 1–23, 2023.

C. Pasela, G. Jatmiko, and E. Susanti, “Criminological analysis of violent crime in Household Assistant,” J. Ilm. Huk. dan Hak Asasi Mns., vol. 3, no. 2, pp. 93–102, 2024, doi: 10.35912/jihham.v3i2.2992.

L. B. Rahayu and N. Syam, “Digitalisasi Aktivitas Jual Beli di Masyarakat: Perspektif Teori Perubahan Sosial,” Ganaya J. Ilmu Sos. dan Hum., vol. 4, no. 2, pp. 672–685, 2021.

S. S. Rivanie, S. Muchtar, A. M. Muin, A. M. D. Prasetya, and A. Rizky, “Perkembangan Teori-teori Tujuan Pemidanaan,” Halu Oleo Law Rev., vol. 6, no. 2, pp. 176–188, 2022, doi: 10.33561/holrev.v6i2.4.

Melalui Kasi Humas AKBP Eko Sutomo S.I.K. M.I.K, Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Dinas Polsubsektor Palibelo


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.---Kepala Kepolisian Resor Bima Polda NTB AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., memimpin peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas untuk personel Polsubsektor Palibelo.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Teke Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima ini Kapolres Bima ikut didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bima Ny.Dian Eko Sutomo pada Kamis 3 Juli 2025 sekira pukul 09.00. Wita.

Acara ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas perumahan bagi anggota kepolisian di tingkat Polsek. 

“Tujuan dari pembangunan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan personel dan mendukung kinerja dalam melaksanakan tugas sebagai Pelindung, Pelayanan dan Pengayom Masyarakat” Kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Lebih lanjut Adib menjelaskan Pembangunan rumah dinas ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anggota kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat. 

Ikut hadir dalam kegiatan Kabag Logistik, Kasat Intelkam, Kasubsektor Palibelo, Wakil Ketua Cabang Bhayangkari, personel Polsubsektor Palibelo dan juga warga sekitar.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib” Pungkas Adib. (Sekjend MDG)


Babinsa dan Warga Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Desa Sangia Sape.





Bima. Media Dinamika Global.Id_ Kobaran api meluluhlantakkan permukiman warga di Dusun Talima, Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada hari Kamis sore (03/06) sekitar pukul 15.30 WITA. Dalam insiden tersebut, sebanyak lima unit rumah panggung hangus terbakar hingga rata dengan tanah, sementara enam rumah permanen dan tiga rumah panggung lainnya mengalami kerusakan ringan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus pendek disalah satu rumah warga.

Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah dari Koramil 1608-03/Sape, yang tiba di lokasi tak lama setelah kejadian, langsung bergabung bersama warga membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Api yang menjalar cepat akibat padatnya pemukiman membuat proses pemadaman cukup sulit. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Sape tiba sekitar pukul 15.50 WITA dan setelah satu jam lebih berjibaku, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pukul 16.50 WITA.


Sebanyak 14 jiwa terdampak dalam kejadian ini. Lima di antaranya kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka rata dengan tanah. Para korban antara lain Tasrif (45), Dahlan Mahmud (56), A. Bakar (59), Yahya (70), dan Asma (57) — seluruhnya adalah petani yang menetap di RT 11/RW 6 Desa Sangia. Sementara itu, korban lainnya mengalami kerusakan ringan pada rumah panggung maupun permanen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp750.000.000 dan masih dalam proses pendataan lebih lanjut.


Kronologis kejadian menunjukkan bahwa api mulai menyala di rumah milik Dahlan Mahmud dan dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Kondisi rumah yang saling berdekatan mempercepat penyebaran api. Babinsa yang turun ke lokasi juga berkoordinasi dengan warga dan dibantu oleh Babinsa terdekat untuk melakukan langkah-langkah tanggap darurat, termasuk mengamankan barang-barang sisa kebakaran dan memastikan tidak ada korban terlantar.


Sertu Syaifullah menyatakan, “Kami bersama warga segera bertindak cepat memadamkan api meskipun hanya dengan alat seadanya. Setelah itu kami koordinasikan bantuan pemadam, serta mendorong agar pemerintah desa segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kab. bima untuk menyalurkan bantuan bagi para korban.” Ia juga menekankan pentingnya masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya korsleting listrik di rumah.


Pasca kejadian, situasi di Desa Sangia telah kembali kondusif. Babinsa bersama aparat desa tetap berjaga dan berkoordinasi untuk menjaga stabilitas keamanan, sembari membantu korban dalam proses pemulihan pascabencana.(Mdg/04)

Pesona Rimpu: Kecamatan Wawo Rayakan HUT Bima ke-385 dengan Semarak Budaya

BIMA-Mediadinamikaglobal.id || Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, meriah pada hari ini, Kamis (3/07/2025), Pukul 13.30 Wita. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bima ke-385. Puncak perayaan ditandai dengan Pawai Budaya Rimpu yang menampilkan beragam kekayaan budaya lokal. Ribuan warga Wawo antusias mengikuti dan menyaksikan pawai yang menampilkan beragam kostum tradisional, tarian, dan musik khas Bima.

Foto : Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos didampingi Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo Ismail, S. Pd selaku Ketua Umum Panitia HJB Ke-385 Tahun 2025,Kapolsek Wawo Iptu Iksan, SH, dan Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah melepas kontingen pawai budaya Rimpu di Lapangan Desa Kambilo. 

Pawai Budaya Rimpu dimulai dari Lapangan Desa Kambilo dan berakhir di Lapangan Umum Kecamatan Wawo. Sepanjang rute, warga berjejer menunjukan atraksi budaya yang memukau. Para peserta pawai dengan semangat tinggi menampilkan keunikan budaya Rimpu, menunjukkan keindahan dan kelestarian tradisi leluhur. Aneka ragam warna-warni kostum tradisional, dipadukan dengan iringan musik tradisional yang merdu, menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat.

Foto : Kapolsek Wawo Iptu Iksan, SH bersama ibu bhayangkari Polsek Wawo 

Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Pawai Budaya Rimpu ini. Beliau menekankan pentingnya melestarikan budaya lokal sebagai identitas dan kekayaan bangsa.  

Foto : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kab. Bima bersama turis 
Foto : penampilan seni budaya tarian oleh TK Pembina Kecamatan Wawo dan Hardah dari Desa Raba. 

"Pawai ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga upaya untuk menjaga dan menwariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda," ujar Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos.

Foto : Kepala desa se-Kecamatan Wawo. 

Selain pawai, berbagai kegiatan lain juga digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Bima (HJB) ke-385 di Kecamatan Wawo, seperti pertunjukan seni berupa tarian tradisional, hardah, dan pencak silat. Suasana keakraban dan kebersamaan begitu terasa di tengah masyarakat Wawo yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan perayaan HJB Bima ini. Pawai Budaya Rimpu menjadi bukti nyata kecintaan masyarakat Wawo terhadap budaya lokal dan semangat untuk melestarikannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Bappeda Kabupaten Bima di wakili oleh Sekdis Dadang Erawan, ST.,ME, Kepala Badan Perpustakaan dan kearsipan Daerah Kabupaten Bima Drs Aris Gunawan, M.Si, Sekdis Perpustakaan dan Kearsipan Dearah Kabupaten Bima, Camat Wawo Syarifudin Bahsyar,S.Sos, Kapolsek Wawo Iptu Iksan,SH , Danramil 1608-06/Wawo Kapten inf Armansyah, Korwil Dikbudpora Kec.Wawo, Sekaligus Ketua Umum HJB, Ismail, S. Pd , Kasi Kesos Kecamatan Wawo juga menjabat sebagai Sekretaris Umum HJB Khairul Insan, S. Sos, KUPT se-Kecamatan Wawo, Kasi Trantib, Ahmad,S.Sos, Kepala sekolah Tk.paud, SD, MIS, MTs, SMP, SMA se-Kecamatan Wawo, KetuaTP.PKK Kec Wawo, Samsuryati A.md ,Kep, Kasi-Kasi dan kasug lingkup Kantor Camat Wawo, Kepala desa se-Kecamatan Wawo, Ketua penggerak PKK desa se- Kecamatan Wawo, perangkat desa se-Kecamatan Wawo dan Ketua BPD se-Kecamatan Wawo. (MDG05)  

Menyambut Hari Jadi Bima Ke-385, Sekcam Woha Lepas Peserta Pawai Budaya.

Sekcam Woha, Risman, Spd, bersama Danramil Woha, Kapten Iwan Budi Susanto, SH, saat melepas Pawai Budaya di Rute Star di depan Paruga Nae Talabiu Woha.


Bima.Media Dinamika Global.Id_Dalam rangka menyambut Hari Jadi Bima ke-385, Muspika Kecamatan Woha menggelar Pawai Budaya, Dengan rute star Paruga Nae Desa Talabiu dan finish di Kantor Camat Woha, Pada Hari Kamis tanggal (03/06) yang dilepas oleh Sekcam Woha, Risman, Spd, didampingi oleh Danramil Woha, Kapten, Iwan Budi Susanto, SH.selaku ketua panitia acara tersebut.


Kegiatan pawai budaya yang di gelar oleh Muspika Kecamatan Woha ini mengangkat Motto "Menyongsong Perubahan Menuju Woha Sejahtera, Demi Bima Bermartabat". disambut antusias oleh masyarakat di sepanjang rute jalan yang dilalui oleh peserta Pawai Budaya yang diikuti oleh instansi yang ada di kecamatan woha dan Instansi yang ada di Setda Kabupaten Bima serta dari instansi swasta di lingkup kecamatan woha untuk menambah meriahnya pawai budaya tersebut.

Di panggung Kehormatan Camat Woha, Irfan HM.Noor, S.Sos menyambut selamat datang pada peserta pawai budaya.


Sekcam Woha, Risman, Spd, Menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat masyarakat serta lingkup pemerintahan dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. Ia menekankan pentingnya pawai budaya sebagai media mempererat persatuan serta memperkenalkan sejarah dan potensi daerah kepada generasi muda.


“Momentum HUT Bima ke-385 ini menjadi ajang yang sangat penting untuk menggugah semangat kebersamaan dan cinta budaya, saya bangga melihat keterlibatan semua pihak dalam memeriahkan kegiatan ini,” ujarnya.



Pawai budaya yang berlangsung meriah dan semarak, sepanjang rute dipenuhi masyarakat yang menyaksikan jalannya acara. Berbagai penampilan seperti tarian tradisional yang di peragakan berasal dari Desa Keli itu menambah kemeriahan suasana.


Di panggung kehormatan sebagai tempat finisnya peserta pawai budaya di sambut langsung oleh Camat Woha, Irfan HM.Noor, S.Sos, Dengan menyampaikan selamat datang para peserta Pawai Budaya dalam rangka menyambut Hari Jadi Bima ke-386 dan terima kasih sudah ikut berpartisipasi meramaikan acara ini. Ucap Irfan Odu biasa di sapa pada peserta pawai sambil melambaikan tangannya.(mdg/04)



Digelarnya Reses Tahap III Oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Tanggamus Bunyamin

 


Tanggamus Media Dinamika Global.id - Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Tanggamus Bunyamin menggelar kegiatan Reses Tahap III, yang berlangsung di Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus. 

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto dan dihadiri oleh masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2, Rabu (02/07/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bunyamin menyampaikan kepada masyarakat tentang berbagai agenda dan pembangunan yang telah dan akan dilakukan di daerah tersebut.

"Saya mengajak kepada kepada seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan dan menyampaikan aspirasi serta permasalahan-permasalahan yang sedang mereka hadapi" kata Bunyamin.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto yang turut hadir dalam acara ini memberikan apresiasi atas kegiatan reses yang menjadi momen penting untuk menjalin komunikasi langsung antara pemerintahan dan masyarakat. 

"Saya menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Tanggamus selalu berkomitmen untuk mendengarkan dan memperhatikan aspirasi rakyat demi kemajuan daerah" ujar Wabula Agus Suranto.

Kegiatan reses ini berlangsung secara interaktif, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya terkait kebutuhan pembangunan, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Bunyamin menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dan dilaporkan pada sidang DPRD selanjutnya untuk ditindaklanjuti.

Acara ini menunjukkan komitmen DPRD Kabupaten Tanggamus dalam memperkuat hubungan antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat demi terciptanya pembangunan yang merata dan berkeadilan di Kabupaten Tanggamus.


Jurnalis : yunt

Meriahkan Hari Jadi Bima ke 385 Danramil 1608-05/Donggo Lettu Inf Safrudin S.Sos dan Jajaran Hadiri Kegiatan Pawai


SOROMANDI, Media Dinamika Global.id. cetak dan online. – Kali ini dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bima ke 385-l Danramil 1608-05/Donggo  didampingi beberapa personel Babinsa menghadiri kegiatan pawai Hari Jadi Bima bertempat di Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima.Rabu (03/07/2025).



Pada kesempatan ini, hadir  Camat Soromandi Zulkifli SH.M.Hum Danramil 05/Donggo Lettu Inf Safrudin S.Sos, Kapolsek Soromandi Ipda M.Saleh,Kadis Perhubungan  Drs.Maskur dan jajaran Kadis Dukcapil Rijal Muhlis SE.M.M dan jajaran

Kepala Korwil Kecamatan Soromandi Fahris Adam M.Pd, Kepala Puskesmas Soromandi Nasaruddin S.Kep,Kepala KUA Kecamatan Soromandi H.Muhsanan S.Pdi, KUPT Se-Kecamatan Soromandi , Sekcam Soromandi Nurhayati S.Sos serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan pawai seperti ini merupakan acara yang rutin diadakan setiap tahun oleh Pemerintah Kecamatan Soromandi dalam memeriahkan  Hari Jadi Bima ke 385.

Danramil 05/Donggo Lettu Inf Safrudin S.Sos  mengapresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Soromandi yang telah sukses melaksanakan kegiatan pawai hari ini dengan penuh semangat dan cukup meriah, peserta pawai adalah semua instansi pemerintah dan jajaran sekolah yang ada di Kecamatan Soromandi Kab.Bima

“Semoga acara seperti ini bisa dijadikan momentum untuk saling bersilaturahmi dan juga menjaga kekompakan Muspika yang ada di Kecamatan Soromandi.ujar Danramil.(Sekjend MDG)

Walikota Bima Terima Kunjungan Silaturahim dari Pimpinan Yayasan Relief Islami Indonesia


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Walikota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE., menerima kunjungan silaturahim dari jajaran pimpinan Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII), bertempat di kediaman Walikota Bima, dengan didampingi oleh Asisten II, Kepala Bappeda, Kadis PU, dan Kadis Lingkungan Hidup Kota Bima, serta perwakilan dari Yayasan Relief Islami Indonesia. Kegiatan ini mencerminkan semangat sinergi antara pemerintah Kota Bima dan lembaga kemanusiaan nasional.

Rabu, 2/07/2025.

Maksud dari kunjungan ini adalah untuk mempererat tali silaturahim serta menjajaki potensi kerja sama strategis dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan sosial di wilayah Kota Bima.

Dalam sambutannya, Walikota Bima menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kehadiran Yayasan Relief Islami Indonesia dalam upaya membantu masyarakat Kota Bima diberbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan, agro industri, termasuk dalam bidang keagamaan, terkait zakat, infaq, dan sadeqah syariah.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima, kami menyambut baik inisiatif dan itikad baik Yayasan Relief Islami Indonesia. Kami meyakini bahwa kolaborasi ini akan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor kemanusiaan dan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, dari pihak YRI Indonesia menyampaikan kesiapan lembaganya untuk mendukung program-program pembangunan yang ada di Kota Bima. Beliau juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program pilihan untuk dilaksanakan, dan berharap bisa kolaboratif dengan pemerintah Kota Bima.

“YRII berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendukung upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi ini dapat segera terwujud dalam bentuk aksi nyata di lapangan,” ungkapnya.

Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh khidmat, kedua belah pihak berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini, berharap apa yang di bahas dalam pertemuan ini dapat segera terwujud, untuk kemaslahatan masyarakat Kota Bima.(Sekjend MDG)