Media Dinamika Global

Sabtu, 31 Mei 2025

Pemerintah Provinsi Salurkan Bantuan Rp 100 Juta per Desa Tahun 2025, Ini Manfaat dan Tujuannya


Banten, Media Dinamika Global.id.-- Gubernur Banten Andra Soni meluncurkan Banprov Banten pada 16 Mei 2026, memberikan dana Rp 100 juta untuk setiap desa di provinsi tersebut.Ia kemudian meminta kepada Kepala Desa (Kades) agar menggunakan bantuan tersebut untuk program biaya beasiswa kuliah bagi masyarakat kurang mampu.

Terkait bidang kuliah yang akan mendapatkan beasiswa, Andra menyebut bakal menyesuaikan dengan potensi desa masing-masing.

Bidangnya sendiri meliputi pertanian, perikanan, atau peternakan.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Berly Rizki Natakusumah meminta masyarakat maupun perangkat desa mengawasi penyaluran bantuan tersebut.

Ia menjelaskan, program sarjana desa bertujuan untuk memberi peluang kepada anak-anak dari keluarga miskin di desa agar bisa melanjutkan kuliah.

Birly mewanti-wanti agar program ini tidak dimanfaatkan secara sepihak oleh orang-orang dekat kepala desa atau perangkat desa.

Dia pun meminta dukungan terhadap pengawasan dari seluruh elemen, baik masyarakat hingga pemerintah desa, kecamatan, maupun kabupaten.(Tim MDG)

Siswa SMP Negeri 1 Kota Bima Adakan Kunjungan Edukasi ke Makodim 1608/Bima.




Kota Bima. Media Dinamika Global.Id_Kodim 1608/Bima memberikan pembekalan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada sekitar 50 siswa SMPN 1 Kota Bima yang bertempat di Markas Kodim 1608/Bima. Pada hari jum,at tanggal (30/05). Kegiatan ini digelar dalam rangka perpisahan siswa SMPN 1 Kota Bima dengan mengangkat tema “Semangat dan Motivasi dalam Menggapai Masa Depan”.

Hadir dalam kegiatan ini Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Andi Lulianto, S.Kom, Kasdim 1608/Bima Mayor Inf. Asep Okinawa Muas, jajaran perwira staf Kodim, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Bima Jufrin, S.Pd, serta para guru dan siswa.

Materi PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan PPM (Pembinaan Pramuka Militer) disampaikan oleh Pasiopsdim 1608/Bima, Lettu Inf. Bambang Irawan. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, semangat kebangsaan, serta nilai-nilai bela negara sejak dini kepada para pelajar. Ujarnya.

 Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Bima, Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kodim 1608/Bima atas dukungan serta partisipasinya dalam membekali siswa dengan nilai-nilai kebangsaan dan motivasi menghadapi masa depan.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Andi Lulianto, S.Kom turut memberikan motivasi kepada para siswa, menekankan pentingnya memiliki cita-cita dan semangat juang untuk masa depan, menjaga kelestarian lingkungan, serta menjauhi bahaya narkoba yang mengancam generasi muda.

 Ia juga mengingatkan bahwa tahun 2045 akan menjadi tonggak penting bagi bangsa Indonesia, di mana estafet kepemimpinan negeri ini akan berada di tangan para generasi muda yang saat ini sedang menempuh pendidikan. “Kalian adalah harapan bangsa, generasi emas 2045. Siapkan diri sebaik mungkin untuk memimpin negeri ini,” tegasnya. 

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan dengan bangga bahwa salah satu siswa SMPN 1 Kota Bima berhasil lolos dan diterima di SMA Taruna Nusantara, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi sekolah dan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya.

Sebagai bentuk komitmen, Kodim 1608/Bima menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda. Dandim juga membuka akses bagi sekolah-sekolah yang ingin melakukan kunjungan edukatif ke Kodim 1608/Bima, termasuk pemanfaatan fasilitas seperti aula yang saat ini digunakan sebagai Dojo untuk latihan bela diri Pencak Silat dan Karate. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta.(mdg/04).

Dihadapan Menkes Dan Gubernur NTB, Wali Kota Bima Sampaikan Permintaan Strategis


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima Tipe C, bertempat di Eks Kantor Wali Kota Bima lama, Kelurahan Rabadompu Barat, pada Rabu (28/05).

Turut hadir pada acara ground Breaking pembangunan RSUD Kota Bima dengan bangunan 3 lantai tersebut antara lain, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunawan Sadikin, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, Pimpinan DPRD Kota Bima, jajaran Forkopimda, Sekda Kota Bima, Plt. Asisten II Setda Kota Bima, H. Sukarno, SH, Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati H. A. Rahman, Ketua DWP Kota Bima, Hj. Salmah H. Mukhtar, seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, menyampaikan, Kota Bima saat ini tengah giat melakukan transformasi layanan kesehatan. Namun, seperti daerah lain di wilayah timur Indonesia, Kota Bima masih menghadapi keterbatasan sarana, SDM dan Infrastruktur.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan harapan dan dukungan dari Kementerian Kesehatan terhadap sejumlah kebutuhan strategis. Diantaranya, pembangunan dan peningkatan puskesmas, terutama diwilayah padat seperti Rasanae Timur dan Kolo, demi pemerataan layanan dasar. Kedua, optimalisasi layanan primer melalui integrasi sistem dan penguatan kapasitas SDM, agar pelayanan menjadi lebih sigap, terukur dan berkualitas. Ketiga, peningkatan fasilitas penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang manusiawi, layak dan terstandar.

Selain itu, Wali Kota juga telah mengajukan usulan DAK tahun 2026 kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, baik untuk Dinas Kesehatan maupun RSUD Kota Bima, antara lain, pembangunan/rehab berat PKM Penanae, pembangunan/rehab berat PKM Jatibaru, penambahan ruang layanan PKM Rasanae Timur, penambahan ruang layanan PKM Kolo, pembangunan/rehab Pustu Prima, pembangunan penambahan ruang rawat inap RSUD Kota Bima, serta pengadaan Puskesmas Keliling dan Mobil Ambulance.

"Besar harapan kami juga untuk realisasi DAK tahun 2025 untuk mendukung akselerasi pembangunan kesehatan yang inklusif dan merata," ungkap Wali Kota saat menyampaikan harapan dan dukungan kepada Menteri Kesehatan.

Wali Kota Bima pun menyampaikan harapan dan dukungan dari Gubernur Nusa Tenggara Barat. Pertama, koordinasi percepatan pemindahan RSUD Kabupaten Bima agar tidak terjadi tumpang tindih pelayanan agar pelayanan kepada masyarakat lebih terarah. Kedua, memfasilitasi penyerahan lahan Eks Pendopo lama untuk pengembangan RSUD Kota Bima sebagai rumah sakit rujukan yang representatif dan siap menghadapi tantangan masa depan.

"2 harapan seluruh masyarakat Kota Bima kepada Pak Gubernur NTB yakni pemindahan RSUD Kabupaten Bima dan memfasilitasi penyerahan lahan Eks Pendopo lama semoga menjadi perhatian dan atensi Pemprov NTB," pungkasnya.(Sekjend MDG)

RSUD Kota Bima Bangunan 3 Lantai Dilengkapi Fasilitas Modern


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima telah dimulai pembangunannya yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Ikbal, dan Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, pada Rabu (28/05).

Pembangunan Konstruksi RSUD Kota Bima terbagi menjadi 2 pekerjaan, pertama tahap perencanaan dan kedua tahap konstruksi. Tahap konstruksi meliputi persiapan, SMKK dan perizinan, struktur, arsitektur dan interior, MEP, Utilitas dan bangunan penunjang, serta infrastruktur dan lansekap.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Ahmad, S.Sos.,M.Kes, menyampaikan program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan yang mencakup beberapa kegiatan prioritas seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pengentasan Tuberkulosis (TBC), dan peningkatan kapasitas RSUD di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan, yang hari ini dimulai peletakan batu pertama oleh Menteri Kesehatan, Gubernur NTB dan Wali Kota Bima.

Ahmad memaparkan, waktu pelaksanaan proyek pembangunan RSUD Kota Bima selama 260 hari kalender sejak SPMK, dimulai 10 April 2025 hingga 25 Desember 2025. Dengan masa pemeliharaan 365 hari sejak PHO.

"RSUD Kota Bima sendiri memiliki luas bangunan 7.557 m2 dengan nilai kontrak Rp. 130.380.351.000 untuk bangunan fisik. Sarana-prasarana seperti genset, IPAL dan WTP senilai Rp. 10 miliar, pengadaan alat kesehatan senilai Rp. 20 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus. Kemudian ruang rawat inap senilai Rp. 30 miliar bersumber dari Dana Alokasi Umum," ungkap Kepala Dinas Kesehatan, Ahmad, M.Kes ditemui usai pelaksanaan ground breaking RSUD Kota Bima, pada Rabu siang (28/05).

Ia menambahkan, RSUD Kota Bima Tipe C dengan bangunan 3 lantai ini dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dan sarana-prasarana pendukung, diantaranya, ruang rawat inap kapasitas 100 tempat tidur, ruang lobi, laboratorium lengkap, IGD nurse station, IGD, ruang tunggu, ICU, Nurce Station ICU, ruang operasi, klinik, ICVCU. Selain itu, dilengkapi dengan Alkes CT Scan dan Cuci Darah.

"Mari kita doakan bersama, semoga pembangunan RSUD Kota Bima ini berjalan lancar, sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Kota Bima," imbuhnya.(Sekjend MDG)

Asisten I Dorong Semangat Juang Qori/Qoriah, Minta Kembalikan Masa Kejayaan Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Asisten I Setda Kota Bima, Drs. H. Alwi Yasin, M.AP membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an tingkat Kelurahan Nungga di Lapangan Pustu Kelurahan Nungga, pada Kamis malam (29/05).

Asisten I H. Alwi didampingi Camat Rasanae Timur, Lurah Nungga, dan dihadiri oleh Babinsa kelurahan Nungga, Bhabinkamtibmas Kelurahan Nungga, tokoh masyarakat, tokoh wanita dan dewan hakim MTQ.

Dalam arahannya, Asisten I Setda Kota Bima, H. Alwi menyampaikan, tujuan pemerintah melakukan MTQ untuk menjadi pedoman kehidupan, memahami dan mengamalkan alqur'an dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan, masa depan bangsa tergantung sungguh pada generasi mendatang.

Namun, ia menyoroti menurunnya semangat juang qori/qoriah Kota Bima, terutama saat mengikuti ajang STQH tingkat provinsi NTB yang beberapa tahun terakhir menurun.

"STQH tingkat provinsi NTB tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa Kota Bima diurutan ke 8, tahun 2024 STQH di KSB urutan ke 5, tidak pernah juara 1 dan juara 2. Padahal Kota Bima selalu unggul. Berarti ada sesuatu yang masih kurang. Apakah kurang pengkaderan, apakah kurang bimbingan, atau semangat juang yang berkurang," ungkap Asisten I saat membuka MTQ Kelurahan Nungga.

Ia berharap semoga para qori/qoriah yang dihasilkan pada seleksi MTQ tahun ini dapat memberikan kontribusi terbaik, sehingga membawa nama harum daerah Kota Bima, serta dapat mengembalikan masa kejayaan Kota Bima seperti tahun sebelumnya. Tutupnya.(Sekjend MDG)

Buka MTQ Penanae, Pemkot Bima Ajak Warga Penanae Sukseskan Program BISA


Kota Bima, Media Dinamika Global.-- Lantunan ayat suci Al-Quran menggema di tiap kelurahan se Kota Bima. Selain menjalankan program pemerintah yang rutin diselenggarakan tiap tahun dalam menyeleksi putra-putri daerah berbakat dalam membaca Alqur'an, pemerintah Kota Bima juga berharap melalui cahaya alqur'an dapat dijadikan sebagai pedoman kehidupan.

Pemerintah Kota Bima melalui Kepala BKPSDM Kota Bima, Arief Roesman Effendy membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an tingkat Kelurahan Penanae, pada Jumat malam (30/05).

Turut hadir pada pembukaan MTQ ini Kepala BKPSDM Kota Bima, Lurah Penanae, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Wanita, Dewan Hakim MTQ, serta masyarakat Penanae.

Kepala BKPSDM Kota Bima, Arief Roesman Effendy, mengajak seluruh lapisan masyarakat kelurahan Penanae untuk mendukung dan mensukseskan program yang telah dicanangkan Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima, salah satunya yakni program Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, Asri).

Arief Roesman menyebut, Kelurahan Penanae merupakan kelurahan binaan BKPSDM Kota Bima. Ia mengajak masyarakat binaannya untuk bahu membahu, menciptakan lingkungan bersih, menjaga kebersamaan, serta menjaga ketentraman dan ketertiban didalam kehidupan bermasyarakat.

"Mari kita dukung program Kota Bima BISA, ciptakan lingkungan yang bersih, dan tetaplah menjaga ketentraman dan ketertiban dilingkungan masing-masing demi Kota Bima yang nyaman dan aman bagi semua orang," harapnya.(Sekjend MDG)

Wakili Wali Kota Bima, Staf Ahli Sukarno Buka MTQ Kelurahan Santi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Staf Ahli Waki Kota Bidang Kemasyarakatan, Kesra dan SDM, H. Sukarno, SH membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an tingkat Kelurahan Santi, pada Kamis malam (29/05).

Pada seleksi Musabaqah Tilawatil Qur'an yang diikuti oleh 130 orang peserta tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Waki Kota Bidang Kemasyarakatan, Kesra dan SDM, H. Sukarno, SH, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan, S.Adm, Sekcam Mpunda, Lurah Santi, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga kelurahan Santi.

Wali Kota Bima melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Kesra dan SDM, H. Sukarno, SH, mengatakan, bahwa pemerintah tiap tahun rutin melaksanakan seleksi MTQ, seleksi generasi yang memiliki bakat membaca Alqur'an ini tidak hanya di Kota Bima, tetapi juga di seluruh Indonesia, bahkan Dunia.

"Ini pertanda bahwa alqur'an diakui sebagai sumber inspirasi dan Rahmat bagi alam," ungkap Staf Ahli Wali Kota saat membuka MTQ kelurahan Santi.

Ia menambahkan, meskipun seleksi MTQ adalah rutinitas tahunan Pemerintah Kota Bima, atas nama pemerintah ia mengapresiasi segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh panitia serta dukungan partisipasi masyarakat yang telah berkontribusi mensukseskan MTQ tahun ini.

Staf Ahli Wali Kota juga berharap kepada dewan hakam untuk terus memberikan edukasi kepada peserta dan menunjukkan komitmennya sebagai pihak yang menilai agar dilakukan secara adil, transparan dan profesional.

"Semoga para peserta terus dibimbing hatinya oleh Allah SWT agar senantiasa mencintai alqur'an dan mengamalkannya didalam kehiduoan sehari-hari," harapnnya.(Sekjend MDG)

Wabup Irfan : Perencanaan Pembangunan Daerah harus Terintegrasi Dan Berkelanjutan


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kabupaten Bima melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025 untuk Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima Tahun 2025-2029 dan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bima Tahun 2026. Selasa (28/05/2025).

Dengan tema “Memantapkan Kemandirian Perekonomian Masyarakat melalui Peningkatan Daya Saing Daerah untuk Mewujudkan Bima Bermartabat yang Berkemajuan, Makmur, Tangguh dan Berkelanjutan, Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan membuka Musrenbang secara Hybrid yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Unsur Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bima, para Staf Ahli, para Asisten, para Kepala Perangkat Daerah, para Kepala Bagian, Badan/Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Pimpinan Lembaga Pendidikan, LSM/NGO, Insan Pers. Para camat mengikuti secara virtual melalui aplikasi zoom.

Wakil Bupati dalam arahannya mengatakan Musrenbang ini diharapkan dapat menjadi momentum strategis untuk mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang selaras dan terintegrasi, tidak saja untuk rencana pembangunan jangka pendek akan tetapi bagaimana meletakkan dasar-dasar pembangunan yang kokoh dan berkelanjutan.

Dikatakannya, dalam merumuskan strategi dan arah kebijakan dalam dokumen perencanaan harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip efisiensi, efektivitas, ekonomis, sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku dengan penuh rasa tanggungjawab sehingga diperoleh dokumen perencanaan pembangunan yang dapat diterapkan dan dijabarkan secara logis dan realistis.

“Pemerintah dalam menyusun rencana harus berorientasi pada kepentingan publik agar masyarakat merasakan adanya kehadiran pemerintah dalam upaya penyelesaian permasalahan daerah, ” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda, Taufik, ST.,MT menyampaikan Pelaksanaan musrenbang ini merupakan rangkaian tahapan yang dilaksanakan dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan, sebelum perumusan rancangan akhir RPJMD Tahun 2025-2029 dan RKPD Tahun 2026.

“Tujuannya adalah untuk menyempurnakan rancangan RPJMD Tahun 2025-2029 dan RKPD Tahun 2026 Kabupaten Bima, “ kata Taufik.

Rancangan RPJMD Tahun 2025-2029 dan RKPD Tahun 2026 menyepakati permasalahan, isu strategis, prioritas pembangunan Daerah, menyepakati program, kegiatan, indikator dan target kinerja, Penyelarasan program dan kegiatan, dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi dan Nasional, ” ujarnya.

Taufik juga menguraikan penjabaran visi 2025-2029 “Bima Bermartabat yang berkemajuan, Makmur, Tangguh dan Berkelanjutan yang terdiri dari 5 Misi, 18 Program Unggulan dan 103 Kegiatan Strategis.

Disamping itu, dijabarkan indikator makro ekonomi daerah, tata kelola pemerintahan, daya saing dan potensi pengembangan daerah, isu strategis daerah, hingga proyeksi belanja dan pembiayaan daerah tahun 2025-2030.

Sesi inti dari Musrenbang ini adalah diskusi panel yang dipandu oleh moderator,  selain diskusi panel, Musrenbang juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana peserta dapat mengajukan pertanyaan langsung. Sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan klarifikasi dan informasi lebih lanjut tentang program-program pembangunan yang direncanakan.

Dengan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Bima optimis dapat mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan menuju masyarakat yang sejahtera.(Sekjend MDG)

Langgar Etika, Dua Perwira Polisi ‘Dicopot’, Guru Besar Unram Sampaikan Apresiasi Ketegasan Polda NTB


Mataram, Media Dinamika Global.id.
 Langkah tegas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) dalam menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua anggotanya, yakni KOMPOL Y dan IPDA AC, mendapat apresiasi dari kalangan akademisi.

Guru Besar Hukum Universitas Mataram, Prof. Dr. H. M. Galang Asmara, S.H., M.Hum., menilai keputusan tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam menjaga integritas dan kehormatan korps Bhayangkara.

“Ini langkah yang patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa Polda NTB tidak bermain-main dalam menegakkan disiplin dan etika di internal kepolisian. Sanksi terhadap pelanggaran etika, apalagi yang menyangkut perilaku tercela, harus ditindak secara transparan dan adil,” ujar Prof. Galang dalam keterangan yang diterima media ini, Sabtu (31/05).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penerapan regulasi seperti Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri dan PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri mencerminkan keberpihakan institusi pada prinsip negara hukum.

Tak hanya itu, Prof. Galang juga menyoroti pentingnya pemisahan antara proses etik dan pidana dalam kasus tersebut.

“Ketika Polda NTB melanjutkan penyidikan pidana walaupun sanksi etik sudah dijatuhkan, itu adalah bukti bahwa prinsip keadilan dan akuntabilitas tetap dijaga. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik, khususnya dalam konteks reformasi Polri menuju profesionalisme yang sesungguhnya,” imbuhnya.

Ia juga menyebutkan bahwa langkah Polda NTB tersebut sejalan dengan semangat Polri PRESISI yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, penegakan etik yang tegas harus menjadi preseden positif bagi jajaran kepolisian di wilayah lain.

“Penegakan etik yang tegas bukan hanya berdampak ke dalam, tetapi juga menjadi pesan kuat bagi publik bahwa Polri bersungguh-sungguh ingin memperbaiki citra dan kualitas layanannya,” tutupnya.(Sekjend MDG)

Demokrasi Dilecehkan! Ketua IMM Dompu Desak Kapolres Bima Bebaskan 6 Aktivis DOB Cipayung Plus Tanpa Syarat


Dompu, Media Dinamika Global.id.–
 Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Dompu, Hafi Darmawan, menyampaikan kecaman keras atas tindakan represif aparat kepolisian terhadap demonstran Cipayung Bima dalam aksi menuntut pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Pulau Sumbawa.

Menurut Hafi, kekerasan yang dilakukan aparat bukan hanya melukai mahasiswa sebagai pihak yang menyampaikan aspirasi, namun juga mencerminkan bentuk nyata dari pembungkaman demokrasi.

“Tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap demonstran Cipayung Bima dalam aksi pemekaran daerah otonomi baru Provinsi Pulau Sumbawa merupakan bentuk nyata dari pembungkaman demokrasi,” tegas Hafi.

IMM Dompu, lanjut Hafi, mengecam keras segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap mahasiswa yang menjalankan hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Ia menilai tindakan seperti ini tidak bisa dibiarkan karena menciptakan iklim ketakutan dan mempersempit ruang demokrasi di tengah masyarakat.

“Pembungkaman demokrasi seperti ini tidak hanya berdampak pada mahasiswa yang menjadi korban, tetapi juga pada masyarakat luas yang kehilangan ruang untuk menyampaikan aspirasi dan pendapatnya,” jelasnya.

IMM Dompu mendesak Kapolres Bima untuk segera membebaskan enam aktivis yang ditahan tanpa syarat. Penahanan tersebut dianggap sebagai langkah represif yang bertentangan dengan prinsip-prinsip negara demokratis.

“Tindakan represif ini juga menunjukkan bahwa aparat kepolisian lebih memilih untuk mempertahankan status quo daripada mendengarkan aspirasi rakyat. Ini adalah bentuk kegagalan aparat kepolisian dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tambah Hafi.

IMM Dompu, kata Hafi, tidak akan tinggal diam. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal demokrasi dan memperjuangkan keadilan sosial di wilayah Bima dan Dompu, serta seluruh Bumi Sumbawa.

“IMM Dompu akan terus mengawal demokrasi dan keadilan sosial di Bumi Sumbawa. Kami tidak akan diam melihat tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Kami akan terus menyuarakan aspirasi rakyat dan memperjuangkan keadilan dan kebenaran,”bebernya.

Hafi menegaskan, pembebasan enam aktivis yang ditahan adalah tuntutan rakyat, bukan hanya IMM Dompu. Ia menilai demokrasi yang sehat hanya bisa terwujud jika aparat penegak hukum berpihak pada keadilan, bukan pada kekuasaan.

“Pembebasan 6 aktivis yang ditahan bukanlah hanya tuntutan IMM Dompu, tetapi juga tuntutan rakyat yang ingin hidup dalam demokrasi yang sehat dan bebas. Oleh karena itu, kami mendesak Kapolres Bima untuk segera membebaskan mereka tanpa syarat dan mengusut tuntas tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian,” pungkasnya.(Sekjend MDG)