Media Dinamika Global

Sabtu, 31 Mei 2025

Politisi Asal Sumbawa Rauf Dapil VI NTB Angkat Bicara Terkait Dukungan Moral dan Apresiasi Mendalam Kepada Para Mahasiswa Yang di Anggapnya Sebagai Representasi Suara Rakyat


Bima, Media Dinamika Global.id.--
 Di tengah sorotan publik terhadap proses hukum yang menimpa sejumlah aktivis Pergerakan Pemuda Sumbawa (PPS), Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) Abdul Rauf angkat suara. Melalui sebuah pernyataan tertulis berjudul Catatan untuk Pejuang PPS, politisi asal Sumbawa Dapil NTB VI (Bima, Dompu dan Kota Bima) tersebut memberikan dukungan moral dan apresiasi mendalam kepada para mahasiswa yang dianggapnya sebagai representasi suara rakyat.

“Jalan juang memang tidak selalu mulus. Terkadang ia berduri, kadang juga membuat luka. Tapi ingatlah, kalian tidak sedang berjalan sendirian,” tulis Rauf, seraya menegaskan bahwa perjuangan PPS lahir dari keresahan masyarakat Sumbawa yang selama ini terpinggirkan. Jum’at (30/05).

Rauf menyebut bahwa proses hukum yang kini menjerat beberapa kader PPS tidak boleh dimaknai sebagai akhir dari perjuangan, melainkan sebagai bagian dari risiko dalam menyuarakan kebenaran. Menurutnya, sejarah perubahan besar di negeri ini justru kerap lahir dari keberanian anak muda yang menolak untuk diam.

“Ditersangkakan bukan berarti akhir dari perjalanan PPS. Itu adalah risiko dari keberanian menyuarakan cita-cita mulia,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberanian PPS akan tercatat dalam sejarah Sumbawa, sebagai sekelompok pemuda yang memilih berdiri tegak demi tanah kelahiran mereka.

“Pulau Sumbawa tidak akan lupa bahwa pernah ada sekelompok mahasiswa yang berdiri tegak demi tanah kelahirannya,” tulisnya.(Sekjend MDG)


Lompatan Tinggi Gubernur Mirza Menuju Peradaban Modern, Satelit Lampung-1 Segera Mengorbit.


Shandong, Tiongkok - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) membawa Lampung melompat tinggi dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dan Big Data dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi Lampung. Lampung kini memasuki era pengolahan berbasis AI untuk mendukung berbagai kebijakan pembangunan berbasis data akurat.

Lompatan tinggi itu dilakukan Gubernur Mirza dengan menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan dua perusahaan luar angkasa asal Tiongkok, yakni Star.vision Aerospace Ltd. dan Oriental Maritime Space Port (Shandong) Development Group Co., Ltd. Penandatanganan kerja sama yang difasilitasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini berlangsung di kantor pusat Star.vision, Kota Haiyang, Provinsi Shandong, Rabu 28 Mei 2025.

Rencananya, satelit ini bakal mengorbit di Lampung tahun depan. Seluruh biaya menjadi tanggungan Star.vision Aerospace tanpa sepeser pun dana APBD Lampung keluar. "Lampung mendapat manfaatnya untuk berbagai kepentingan," kata Gubernur Mirza ketika dihubungi via telepon dari Shandong, Tiongkok, Jumat 30 Mei 2025.

Star.vision Aerospace Ltd. merupakan perusahaan teknologi luar angkasa Tiongkok. Dikenal sebagai pionir dalam pengembangan satelit observasi bumi dan layanan data satelit berbasis kecerdasan buatan (AI). Produk andalannya seperti satelit MiniSAR, Hyperspectral, dan Optical Earth Observation, digunakan secara luas oleh sejumlah negara dan instansi di bidang pertahanan, pertanian, kelautan, hingga mitigasi bencana.

Star.vision memproduksi satelit berukuran mini dan mikro (MiniSAR dan NanoSat) namun dengan kemampuan pengamatan resolusi tinggi hingga 30 cm, efisien dari segi biaya peluncuran dan operasional. Satelit ini menggunakan teknologi kamera multispektral dan hiperspektral untuk menangkap informasi detail dari permukaan bumi, cocok untuk keperluan pemetaan pertanian, kehutanan, dan deteksi polusi.

Teknologi kunci yang digunakan yakni SAR (Synthetic Aperture Radar), Optical Imaging (resolusi tinggi dan hiperspektral), dan AI-Based Image Processing. Selain itu, Real-Time Data Downlink System dan Cloud-Based Geospatial Analytics Platform.

"Bahkan bisa dipakai menghitung jumlah kendaraan, jumlah petani, hingga jumlah bangunan. Dengan satelit ini tidak perlu lagi cari data soal Lampung dan daerah lain. Bisa menghemat anggaran pembuatan studi kelayakan dengan berbagai data AI satelit," kata Gubernur Mirza.

Hal ini karena data dari satelit ini diproses menggunakan algoritma AI yang mampu mengenali pola perubahan lahan, prakiraan cuaca mikro, hingga analisis pertumbuhan tanaman secara real-time. Dengan menggunakan teknologi Synthetic Aperture Radar (SAR), satelit ini mampu melakukan observasi meski dalam kondisi gelap atau tertutup awan.

Di Lampung, Star.vision mengembangkan sistem constellation atau konstelasi satelit. Sehingga, memungkinkan cakupan wilayah luas dengan pengamatan berkala dalam hitungan jam.

Berdasarkan simulasi yang dihadiri Gubernur Mirza, Lampung dapat memanfaatkan satelit Star.vision untuk mendeteksi potensi banjir dan longsor. Bahkan, kebakaran hutan melalui pencitraan permukaan secara cepat.

Kemudian, memantau kondisi sungai, pantai, dan ekosistem laut serta mendeteksi pencemaran. Dapat juga digunakan memantau proyek strategis seperti pelabuhan, jalan tol, dan pertambangan.

Tak kalah penting, kata Gubernur, Lampung dapat memanfaatkannya membantu petani dan pemerintah dalam memantau kesehatan tanaman, kebutuhan air, dan panen.
"Semuanya berbasis data," kata Gubernur Mirza.

Teknologi Star.vision digunakan oleh berbagai negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Terutama yang membutuhkan layanan satelit ekonomis namun berkinerja tinggi. Beberapa di antaranya:

Beberapa negara yang memanfaatkannya yakni Tiongkok untuk berbagai proyek riset dan pertahanan sipil. Pakistan untuk pengawasan pertanian dan infrastruktur.

Kemudian, Brasil dan Argentina untuk monitoring hutan dan pertanian. Negara-negara Afrika Timur untuk monitoring kekeringan dan perubahan iklim. Kini, Indonesia melalui kerja sama dengan Pemprov Lampung untuk peluncuran Satelit Lampung-1.

Tanggapan Astronom Senior Itera Lampung

Astronom senior dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang kini menjadi dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAP) di Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung, Dr. Hakim Luthfi Malasan, menyambut baik kehadiran Satelit Lampung-1 ini. "Sebenarnya manfaat satelit banyak sekali baik untuk penggunaan pertanian, bencana, cuaca, dan kesehatan," kata Hakim.

Astronom yang pernah menjabat Direktur Observatorium Bosscha Bandung pada periode 2010–2012 itu menilai penguasaan saintek terkait satelit dapat ditingkatkan dalam konteks laboratorium nyata bagi mahasiswa. Apalagi bidang keilmuan observatorium dan satelit buatan dikembangkan di Itera melalui Prodi SAP.

Dia berharap Gubernur Mirza dapat melibatkan Itera dalam memanfaatkan Satelit Lampung-1 untuk peningkatan mutu SDM. "Bagus sekali kalau pada saat bersamaan observatorium di Gunung Betung dilanjutkan juga," kata Hakim.

Kehadiran Satelit Lampung-1, kata doktor bidang Fisika Bintang dari The University of Tokyo, Jepang, itu, akan paripurna bagi generasi muda Lampung sekiranya Pemprov bisa mewujudkan Observatorium Gunung Betung. "Selain stasiun landas Bumi satelit pada saat yang bersamaan," tutup Hakim yang juga mantan Kepala Observatorium Astronomi Itera Lampung dan anggota tim Koordinator Nasional Pendidikan Astronomi (NAEC) Indonesia di bawah naungan International Astronomical Union (IAU) itu. (Fs/Red)

Jumat, 30 Mei 2025

Koramil 1608-03/Sape dan Persit Ranting 4 Melakukan Olahraga Bersama di Halaman Polsek Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Sabtu 31 Mei 2025 Pukul 08.00 Wita Anggota Koramil 1608-03/Sape dan Persit Ranting 4 Sape di Pimpin oleh Danramil 1608-03/Sape melaksanakan olahraga bersama masyarakat yang bertempat di halaman Polsek Sape.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

1. Camat Sape

2. Kapolsek Sape

3. Danramil 1608-03/Sape

4. Danki Brimob

5. Ibu Penggerak Kec,Sape

6. Ketua Bhayangkari Polsek beserta ibu Bayangkari Polsek

7. Ibu Ketua Persit Ranting 4 Sape beserta anggota Persit

8. Ibu Bhayangkari Brimob beserta ibu Bayangkari.

9. Kades Rasabou

10. Kades Oi maci

11. Kades Jia

12. Kades Naru Barat

13. Kades Naru


Kegiatan olahraga bersama ini selain menjaga silaturrahmi juga untuk menjaga kesehatan serta kebugaran fisik dan stamina setiap anggota agar tetap sehat dan prima, karena didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Diharapkan dengan adanya olah raga bersama ini, akan lebih mempererat rasa kebersamaan didalam keluarga besar Koramil  1608-03/Sape.



Acara yang diawali dengan senam pagi dilaksanakan secara bergembira oleh seluruh Prajurit,Persit dan masyarakat.

Kegiatan selesai berjalan tertib aman dan lancar dan dilanjutkan dengan Foto Bersama.(Team.MD

Dihebohkan, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bima Dan Anggota Fraksi Golkar Dapil III Menjadi Kontroversi Dikalangan Media Sosial


Bima, Media Dinamika Global.id.~ Menarik Perhatian Publik dalam pernyataan resminya akun Facebook Pak Dewan sekaligus sebagai Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Bima dapil lll Fraksi Partai Golkar menjadi kontroversi di kalangan media sosial dan masyarakat khususnya di hebohkan para pengguna Meta. 

Adapun Stekmen status akun Facebook " Sang Tawakal ". atas nama Ramdin SH. Sebagai Pribadi & Sebagai sekretaris Fraksi Golkar Kita Aprsesiasi Program Bupati Ady-Irfan Selasa Menyapa. 

Tetapi Sebagai Mitra Sejajar yaitu Penyelenggara Pemerintah Daerah Sesuai Arahan BPK & Fungsi Pengawasan bahwa Pimpinan & anggota Dewan harus Memiliki Tingkat Kecurigaan Tinggi Pada Eksecutive atas pelaksanaan Kegiatan APBD. 

Inpres No. 1 THN 2025. Inpres Tersebut memerintahkan kepada Seluruh kementrian, Lembaga, Pemerintah Propinsi,bahkan kabupaten & Kota utk melakukan Efisiensi Anggaran dlm pelaksanaan APBN & ABPD tahun anggaran 2025.Koordinasi Dgn DPRD sangat di Perlukan krn pergeseran Efisiensi Anggaran yg di Implementasikan melalui APBD Perubahan atau APBD Tambahan memerlukan Persetujuan Lembaga DPRD. 

Pemprov NTB & Kota Bima Sudah melalui Tahapan perintah Inpres No.1 THN 2025.

Lalu Apa Celah istimewahannya Pemda Bima Mengabaikan Amanah Inpres Tersebut.,.!! 

Sehingga Lewat TS kemarin Siang Saya menuding adanya Dugaan awal Kegiatan APBD termasuk Anggaran Program Selasa Menyapa Sepihak (Siluman).!!! 

Minggu Depan OPD terkait terutama BPKAD khusus Bidang Penganggaran akan kita panggil terkait Data Anggaran Sepihak.!!! 

Jika ada penafsiran lain itulah makna perbedaan pandangan.!! Tuturnya Ketua Komisi ll



Salah satu Aktivis yang tidak ingin namanya tercantum dalam lampiran berita mengkritisi ( Sang Tawakal ) menyampaikan bunyi Inpres No. 1 Tahun 2025 mengatur tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Inpres ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran dan mengoptimalkan kinerja pelayanan publik.

Ini masih bermain dalam tataran terindikasi, mirisnnya. Statement pak Dewan selaku ketua komisi II yang membidangi tentang penggunaan anggaran beliau wajar kaget dan menanyakan sumber Anggaran yang dipakai untuk program Selasa menyapa, karena belum ada Rapat bersama pihak eksekutif dan legislatif, karena fungsi pokok komisi II adalah Komisi II DPRD Kabupaten Bima bertanggung jawab atas urusan ekonomi dan keuangan, termasuk perdagangan, industri, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, logistik, koperasi, serta keuangan daerah. Selain itu, mereka juga terlibat dalam pembahasan APBD, laporan keuangan daerah, dan pengelolaan aset daerah...

Fungsi DPRD kabupaten meliputi pembentukan peraturan daerah (Perda), anggaran, dan pengawasan. DPRD juga memiliki tugas untuk menjaring aspirasi masyarakat dan menjalankan fungsi representasi rakyat di daerah.

1. Pembentukan Peraturan Daerah (Perda): DPRD bersama-sama dengan Bupati membuat Perda yang mengatur kehidupan masyarakat di daerah. 

2. Anggaran. DPRD memiliki fungsi anggaran dalam membahas dan memberikan persetujuan terhadap rancangan APBD yang diajukan oleh Bupati. 

3. Pengawasan. DPRD melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan APBD serta kebijakan pemerintah daerah. 

4. Representasi Rakyat. DPRD adalah lembaga yang mewakili kepentingan rakyat di daerah dan menjaring aspirasi masyarakat. saya Fungsi DPRD Kabupaten Bima. 

Nah, ini menarik untuk di bahas loh, Program Selasa menyapa telah berjalan dan tentu menggunakan Anggaran yang fantastik, dan Secara regulasi anggaran tersebut Harus diperjelas bersumber dari APBD.

Pak Dewan sang Sang Tawakal harus kemudian memanggil pihak terkait untuk mempertanyakan sumber Anggaran dari mana, Dinas terkait, ketua tim program Selasa menyapa misalnya, wajar dong statement adanya indikasi memakai Anggaran siluman.

Makin kuat dugaan saya bahwa, Pak Taufikurrahman kepala Bappeda kabupaten Bima, yang konon katanya PLT Kepala Dinas pertanian juga ketua Tim pelaksana Program Selasa menyapa yang memilki peran sehingga Program Selasa menyapa berjalan tanpa di ketok anggaran terlebih dahulu.

Semacam terjadi miss komunikasi antara lembaga Eksekutif dan legislatif, padahal belum seumur Jagung Bupati dan wakil Bupati terpilih kabupaten Bima dengan program Selasa menyapa sudah mengahdirkan ragam problem. Cetusnya

Mantan Ketua Komisi 1 Menyoroti dinamika dalam Pernyataan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bima Ramdin,SH yang kontroversi beberapa hari terakhir, mengatakan adanya penyalahgunaan APBD ( Siluman) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp.2,5 Milyar untuk kepentingan program "Selasa Menyapa" oleh Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati Bima Dokter H.Irfan, dinilai sangat berlebihan tidak berdasarkan fakta.

Pasalnya, anggaran Rp.2,5Milyat tersebut diperuntukan bagi 50 Desa untuk pemberdayaan serta diperuntukan pembangunan yang mengarah pada swadaya dan menggelorakan budaya gotong royong yang selama ini nyaris tak terlihat lagi di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Bima. 

"Demikian disampaikan Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bima, Rafidin S,Sos menanggapi ocehan kader Partai Golkar urusan Dapil III tersebut".

Hal tersebut. Total anggaran Rp.2,5Milyar yang disampaikan Ramdin alias Gio mengumbar-ngumbar di media sosial melalui akun Facebook ( Sang Tawakal) tersebut, memang benar adanya, dan itu bukan dana siluman. Melainkan telah tertuang dalam dokumen APBD Kabupaten Bima Tahun anggaran 2025 secara sah, kemudian setelah pemerintah pusat memberikan kesempatan bagi semua daerah untuk melakukan pergeseran program pasca pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak oleh bapak Presiden Prabowo Subianto beberapa bulan lalu.

"Sangat miris ketika dana siluman itu bila tidak ada dalam dokumen APBD. Sepanjang anggaran tersebut ada dalam dokumen APBD, dan diperkuat oleh perbup APBD, maka anggaran tersebut sah digunakan,apalagi untuk kepentingan rakyat kabupaten Bima,"jelasnya.

Lebih rinci lagi, mantan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima ini menjelaskan, dari total anggaran 2,5 milyar itu, satu desa diberikan Rp.50 juta. Bahwa itu dimanfaatkan langsung oleh desa setempat.

Maka hal ini Bupati dan wakil Bupati Bima mewujudkan visi misi mampu melaksanan program selasa Menyapa di 50 desa yang mendapat anggaran Rp.50 juta tersebut. Tutur Rafidin 

Lanjut nya. Sebagai contoh, di desa Lambu saat kegiatan Selasa menyapa kemarin, pemerintah desa melaksanan kegiatan peningkatan jalan sepanjang 600 meter. Dengan panjang jalan itu, kalau dipihak ketigakan akan menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah, tapi dengan program Selasa menyapa hanya menghabiskan anggaran Rp.45 juta dengan kualitas pekerjaan yang sangat bermutu, sedangkan sisanya Rp.5juta untuk kegiatan gotong royong.

"Sasaran penggunaan uang 50juta untuk 50 desa tersebut sangat tepat dan volume pekerjaannya lebih banyak dibandingkan dengan pihak ketiga.Nah, program seperti ini harus kita dukung bersama,lebih-lebih kita sebagai wakil rakyat,apalagi Ady-Irfan ini baru beberapa bulan dilantik, sehingga butuh dukungan moral bagi kita semua,terutama kita di lembaga dewan,"terangnya.

Karena itu, Rafidin mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari rakyat biasa, mahasiswa, aktivis, LSM, praktisi hukum, akademisi dan lainnya agar bersama-sama memberikan dukungan moral untuk pemimpin daerah Kabupaten Bima, agar membangun Bima jauh lebih maju dari sebelumnya.

"Tentunya Bima yang bermartabat, rakyat hidup dalam kedamaian dan bisa bermandiri, bahwa lewat program pemberdayaan yang tepat sasaran,"pungkasnya. (Sekjend MDG)

Ketua PW IKA PMII NTB Sesalkan Kapolres Bima Tersangka 6 Aktivis, Kasat Reskrim Sebut Tak Ada Kaitan dengan Aksi Demonstrasi


Bima, Media Dinamika Global.Id - Ketua Umum Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Nusa Tenggara Barat (NTB), Akhdiansyah, S.Hi., yang akrab disapa Guru To’i, menyayangkan dan menyesalkan langkah Kapolres Bima yang menetapkan enam aktivis mahasiswa dari kelompok Cipayung sebagai tersangka pasca aksi demonstrasi yang menuntut percepatan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Pulau Sumbawa.

Aksi demonstrasi yang berlangsung pada Rabu, 28 Mei 2025, di wilayah Kabupaten Bima itu sempat diwarnai kericuhan. Salah satu insiden yang terjadi adalah kerusakan terhadap sebuah mobil dinas milik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima. 

Usai kejadian tersebut, Polres Bima menetapkan enam aktivis mahasiswa sebagai tersangka.

Keenam aktivis itu diketahui berasal dari tiga organisasi berbeda yang tergabung dalam Cipayung, yakni tiga orang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dua orang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan satu orang dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Guru To’i menilai bahwa penetapan tersangka terhadap para aktivis tersebut merupakan langkah yang berlebihan dan lebay dalam merespons dinamika demokrasi.

"Kami sangat menyesalkan tindakan Kapolres Bima yang langsung menetapkan enam aktivis mahasiswa sebagai tersangka. Mereka adalah generasi muda yang sedang menyuarakan aspirasi rakyat terkait pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa, bukan pelaku tindak kriminal," ujar Guru To’i dalam pernyataan resminya, Jumat (30/5).

Ia menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara, termasuk mahasiswa, dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Segala bentuk tindakan yang melemahkan hak tersebut dinilainya sebagai kemunduran demokrasi.

"Jika memang ada tindakan yang dinilai melanggar hukum, tentu harus diselidiki secara objektif. Tapi jangan sampai membungkam suara kritis mahasiswa," tambahnya.

Guru To’i juga meminta agar aparat kepolisian mengedepankan pendekatan dialogis dan persuasif dalam menangani dinamika sosial.

"Kepolisian seharusnya menjadi pengayom, bukan malah memperlihatkan wajah represif terhadap gerakan mahasiswa. Kami minta agar proses hukum ini dilakukan secara terbuka, adil, dan tidak diskriminatif," pungkasnya.

Sementara Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo, S.I.K., M.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Malik menyebutkan bahwa penetapan tersangka enam aktivis itu tidak ada kaitannya dengan aksi demonstrasi tetapi mereka ditetapkan sebagai tersangka diduga melakukan pengerusakan Mobil Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima.

"Kami menindaklanjuti berdasarkan Laporan Polisi yang masuk di Kantor," ucapnya saat diwawancara awak Media ini melalui Via WhatsAppnya. Jum'at (30/05/25) malam.

Kasat Reskrim menegaskan penetapan 6 tersangka itu diduga melakukan pengerusakan Mobil Dinas peternakan dan kesehatan hewan.

"Kalau teman-teman mahasiswa aksi demonstrasi, mau berapa hari pun, kami tetap jaga dan kawal yang penting tidak anarkis," tegasnya. (Surya Ghempar).



DLH dan MIO Dompu Akan Beraksi di Lakey dalam Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Ket: Pertemuan Kepala DLH Kabupaten Dompu, Jufri, ST, M.Si dan DPD MIO Indonesia Kabupaten Dompu, membahas klinis persiapan kegiatan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia di Aula DLH Dompu, Jumat (30/05/2025) sore. Foto: MIO Dompu.

Dompu, Media Dinamika Global.Id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Media Independen Online (MIO) Indonesia Kabupaten Dompu akan menggelar berbagai kegiatan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025.

Kegiatan yang akan dilakukan di kawasan wisata Pantai Lakey Kecamatan Hu'u itu, antara lain diskusi soal sampah dengan tema "Kabupaten Dompu Tanpa Sampah Plastik" sekaligus Kemah Bakti pada Rabu (04/06/2025) malam. 

Keesokan harinya, Kamis (05/06/2025) pagi akan dilaksanakan apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dan dilanjutkan dengan Bakti Sosial membersihkan sampah plastik di sepanjang Pantai Lakey. Sesuai tema tahun ini, "Hentikan Polusi Plastik".

Untuk memantapkan dan finalisasi persiapan kegiatan, Dinas Lingkungan Hidup dan DPD MIO Kabupaten Dompu menggelar rapat di aula kantor DLH. Rapat tersebut dipandu Kadis LH Jufri, ST, M.Si, didampingi Ketua DPD MIO Kabupaten Dompu Sarwon Al Khan, serta dihadiri sejumlah pengurus  dan anggota MIO.

Jufri menjelaskan, diskusi penangan sampah plastik akan diisi oleh sejumlah pembicara. Antara lain, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, Ketua DPRD Ir. Muttakun, Kadis LH Jufrin, ST, M.Si, Pakar Lingkungan Hidup Dr. Muhdar, dan perwakilan PT. STM.

"Kami dan MIO akan menghadirkan pembicara berkompeten dalam bidang lingkungan hidup termasuk bupati Dompu. Kami juga telah sepakati diskusi akan digelar di halaman Hotel Aman Gati," ucapnya.

Diundang sebagai peserta diskusi, perwakilan pengusaha perhotelan, Camat Hu'u, Kades se-Kecamatan Hu'u, Kapolsek, Danramil, kepala UPTD Dikpora, direktur CV. Puncak Situs selaku pemenang tender penanganan limbah PT. STM, serta perwakilan Pokdarwis Kecamatan Hu'u.

Sedangkan kegiatan apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan sampah di pinggir Pantai Lakey.

Dalam giat ini, DLH dan MIO akan menggandeng TNI-POLRI, Dinas Sosial, BPBD, dan Disbudpar.

Juga akan melibatkan Pemerintah Kecamatan Hu'u dan Pajo, perwakilan PT. STM dan PT. SMS, Kades se-Kecamatan Hu'u, unsur pendidikan, serta organisasi peduli lingkungan.

"Selanjutnya, kami akan melakukan apel serta bersih-bersih sampah di sepanjang Pantai Lakey dengan melibatkan sejumlah pihak pada esok harinya," ungkap Kadis.

Dijelaskan juga oleh Kadis, kegiatan tersebut juga diinisiasi oleh DPD MIO Kabupaten Dompu. Awalnya, ketua MIO berkoordinasi dengan Kadis karena ingin melakukan kegiatan gotong royong membersihkan sampah di Pantai Lakey pada Minggu (08/06/2025) bersama anggotanya.

"Setelah berdiskusi panjang, akhirnya disepakati DLH dan DPD MIO Dompu untuk menjadi inisiator dan pelaksana kegiatan tersebut," tutup Kadis.

Sementara itu, Ketua DPD MIO Kabupaten Dompu Sarwon Al Khan menambahkan, kegiatan tersebut selain dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2025, juga menyambut event Festival Lakey yang digelar Pemkab Dompu melalui Disbudpar pada 12-20 Juli 2025 mendatang.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan MIO terhadap program kebersihan Pemda Dompu, Sesuai Edaran Bupati Dompu Nomor: 660/149/DLH/2025 tentang Gerakan Semesta Jumat Bersih. 

"Juga, bentuk keprihatinan MIO, dimana sampah masih menjadi masalah serius di Kecamatan Hu'u dan Kabupaten Dompu pada umumnya," singkat pria yang hangat disapa Om Won itu.

Sebelum melaksanakan beberapa kegiatan bersama DLH, MIO Dompu terlebih dulu menyelesaikan agenda internal. Yakni Peningkatan Kapasitas Penulisan Berita bagi wartawan dari media member of MIO Dompu pada Rabu (04/05/2025) sore.

Sekadar informasi, sebelumnya, pada Rabu (29/05/2025), keluarga besar DPD MIO Indonesia Kabupaten Dompu melakukan rekreasi dirangkaikan dengan diskusi dan bersih-bersih sampah di sekitar kawasan Bendungan Mila, Kecamatan Woja.  (Surya Ghempar).

Pemkab Bima Angkat Bicara Terkait Pengerusakan Mobil Dinas Plt Kadis Peternakan Saat Menuntut Demo Pemekaran pulau Sumbawa


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pemkab Bima angkat bicara terkait pengerusakan mobil dinas Plt Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan di aksi unjuk rasa Cipayung Plus yang menuntut Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (PPS). Hal itu disampaikan Yan Suryadin, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima.

“Pemerintah menghargai aspirasi adik-adik mahasiswa yang memperjuangkan pembentukan PPS. Kedepannya aspirasi itu mestinya ditempuh dengan cara-cara damai,” kata Yan sapaan akrabnya, Jumat (30/05).

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pengerusakan mobil dinas di aksi tersebut sudah menjadi ranah Aparatur Penegak Hukum (APH), mengingat sudah dilaporkan secara resmi.

“Mahasiswa harus menghormati proses hukum. Pejabat yang terkait mesti koperatif bila mana dipanggil oleh kepolisian,” tegasnya.

Meskipun demikian dia mengharapkan ada solusi terbaik.

“Mudah-mudahan ada solusi terbaik, namun karena ini sudah ditangani APH, kita tunggu proses hukumnya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Polres Bima telah menetapkan 6 orang aktivis mahasiswa dari Cipayung Plus Bima sebagai tersangka, Kamis, (29/05). Mahasiswa itu dijerat Pasal 170 ayat (1) KUHP Jo. Pasal 212 KUHP tentang pengerusakan terhadap barang dan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap pejabat yang menjalankan tugas. Mereka kini terancam pidana penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.

Penanganan itu buntut laporan polisi oleh Jogo Agus Guyanto, PLT Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemkab Bima. Informasinya Mobil dinas pejabat itu diduga dirusak mahasiswa. Pejabat itu juga terindikasi mengalami kekerasan atau ancaman Rabu (28/09). Kejadian itu berlangsung di aksi unjuk rasa, mendesak Pemerintah mempercepat Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (PPS/Sekjend MDG).

Polres Tulang Bawang Tangkap Dua Pelaku Spesialis Curat Yang Sudah Beraksi di 8 TKP, Berikut Rinciannya.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, bersama Polsek Rawa Jitu Selatan, Polsek Penawartama, Sat Polairud, Sat Intelkam, dan Paminal Polres, menangkap dua pelaku spesialis tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

Dua pelaku spesialis curat yang ditangkap oleh petugas gabungan tersebut semuanya laki-laki yakni berinisial RM (33), berprofesi nelayan, warga Kampung Sri Mulyo, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dan  PA (30), berprofesi nelayan, warga Desa Sidang Muara Jaya, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji.

Selain itu, petugas gabungan juga menyita barang bukti (BB) berupa sepeda motor Honda Revo warna hitam, T 6911 KF, sepeda motor Honda Beat warna merah hitam tanpa Plat Nomor, tas selempang warna hitam, kunci tang, dan obeng modifikasi.

Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, SIK, MH, mengatakan bahwa para pelaku spesialis curat ini ditangkap sekitar 30 menit setelah melakukan pencurian sepeda motor Honda Revo warna hitam, T 6911 KF, milik korban Imam Ghozali (42), berprofesi tani, warga Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang.

"Para pelaku ini mencuri sepeda motor milik korban hari Kamis (29/05/2025), sekitar pukul 03.30 WIB, yang mana saat kejadian sepeda motor tersebut diparkir di halaman rumah. Cara pelaku mencuri sepeda motor milik korban adalah dengan merusak kunci kontak. Sekitar pukul 04.00 WIB, para pelaku ditangkap petugas gabungan saat sedang melintas di Kampung Wono Agung, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, dengan membawa sepeda motor hasil kejahatan," ucap perwira Alumni Akpol 2006, Jum'at (30/05/2025).

Lanjutnya, penangkapan terhadap dua pelaku spesialis curat tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, AKP Noviarif Kurniawan, S.Tr.K, SIK, MH, dan dari hasil pemeriksaan, para pelaku ini selain melakukan pencurian tersebut, juga telah melakukan aksi curat sebanyak 7 (tujuh) kali di wilayah hukum Polres Tulang Bawang.

"Total ada 8 (delapan) tempat kejadian perkara (TKP) dengan rincian yakni 1 (satu) TKP berada di wilayah Kampung Bumi Ratu, 4 (empat) TKP berada di wilayah Kampung Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, 2 (dua) TKP berada di wilayah Kecamatan Penawartama, dan 1 (satu) TKP berada di wilayah Kampung Batu Ampar, Kecamatan Gedung Aji Baru," papar perwira dengan melati dua dipundaknya.

Kapolres menambahkan, dua pelaku spesialis curat yang beraksi di 8 TKP saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang, dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun. (Fs/Red) 

Rutan Kelas IIB Kota Bima Melaksanakan Kegiatan Deklarasi Zona Zero Narkotika Serta Penggunaan HP Ilegal Dalam Rutan


Mataram, Media Dinamika Global.id.– Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Raba, Kota Bima, melaksanakan kegiatan deklarasi Zona Zero Narkotika dan Handphone (HP). Kegiatan deklarasi, Jumat (30/05/2025) pagi, dipimpin Kepala Rutan Raba, Tajudinur, A.Md.IP., S.H., dan diikuti oleh seluruh jajaran rutan tersebut.

Dalam sambutannya, Tajudinur, A.Md.IP., S.H., selaku Kepala Rutan Raba mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkotika, serta penggunaan HP ilegal di dalam lingkungan Rutan.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan RI yang disampaikan melalui Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan NTB,”tegas Kepala Rutan yang berusia muda ini.

Tidak hanya itu, Kepala Rutan juga menyampaikan komitmen bahwa akan ada penindakan tegas tanpa toleransi, terhadap siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut, baik dari unsur petugas maupun warga binaan.

“Deklarasi ini menjadi simbol komitmen kuat seluruh jajaran Rutan Raba, dalam menjaga integritas serta mewujudkan zona bebas dari narkotika dan penyalahgunaan Alat komunikasi ilegal,”tandasnya.(Tim MDG)


Pemprov Sulsel Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-117: Refleksi Sejarah dan Komitmen Masa Depan


Makassar, media Dinamika Global.id. 
-- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 pada Selasa, 20 Mei 2025, melalui upacara khidmat di Lapangan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Sulsel sebagai leading sector kegiatan. Upacara dipimpin oleh Sekretaris Diskominfo SP Sulsel, Sultan Rakib.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Sulsel, Andi Mirna, yang bertindak sebagai pembina upacara. 

Peringatan ini turut diwarnai dengan pembacaan sambutan resmi Menteri Komunikasi Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Dalam amanatnya, Menteri Meutya mengajak seluruh bangsa mengenang kembali semangat kebangkitan nasional sejak berdirinya organisasi Budi Utomo pada 1908.

Peringatan Harkitnas bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga sebagai momentum untuk menghidupkan kembali semangat persatuan dan komitmen terhadap pembangunan bangsa. Menteri Meutya menegaskan bahwa kebangkitan sejati harus diwujudkan melalui kerja nyata dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.

“Kebangkitan tidak hanya tentang masa lalu, tapi juga tentang menjawab tantangan zaman, mulai dari disrupsi teknologi, krisis pangan global, hingga kedaulatan digital yang terus diuji,” sebut Mirna membacakan sambutan Meutya.

Selain itu, juga menyoroti peran Indonesia dalam kancah global yang terus menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian melalui prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Pada kesempatan ini, capaian 150 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga disinggung, di antaranya: Program Makan Bergizi Gratis untuk lebih dari 3,5 juta anak Indonesia. Layanan Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 777.000 warga melalui digitalisasi layanan. Pembentukan Danantara Investment Agency, lembaga pengelola kekayaan nasional strategis.

Pusat Pelatihan Vokasi dan Talenta Digital, serta pembangunan AI Centre of Excellence di Papua. Kebijakan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS).

Juga ditekankan pentingnya semangat kebangkitan nasional sebagai pondasi untuk membangun Indonesia yang adil dan berdaulat.

“Kebangkitan bangsa bukan lagi cita-cita, melainkan sebuah keniscayaan yang dibangun dari kerja bersama dan kepedulian terhadap sesama,” tegasnya.

Dengan peringatan ini, Pemprov Sulsel kembali menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama seluruh elemen masyarakat, memastikan pembangunan daerah berkontribusi terhadap kebangkitan nasional yang berkelanjutan.

Usai pelaksanaan upacara dilanjutkan dengan berziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang. (Sekjend MDG)