Media Dinamika Global

Jumat, 30 Mei 2025

Dua Pria Pengedar Narkotika Jenis Sabu Sabu di Ringkus Aparat polisi di Desa Doromelo Dompu


Dompu, Media Dinamika Global.id.— Malam sunyi Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, sontak pecah oleh langkah tegas aparat kepolisian. Dalam operasi yang berlangsung penuh kehati-hatian, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu berhasil meringkus dua pria yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 22.00 WITA, setelah aparat menerima laporan dari masyarakat yang resah atas aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di Dusun Permata Hijau. Rumah itu diduga kerap dijadikan tempat transaksi barang haram yang merusak masa depan generasi muda.

Kedua terduga pelaku yakni W (33), seorang petani asal Doromelo, dan RR (26), wiraswasta asal Soriutu, ditangkap dalam penggerebekan dramatis. Saat mengetahui kedatangan aparat, keduanya sempat berupaya kabur melalui pintu samping rumah. Namun berkat strategi pengepungan dari berbagai arah, pelarian mereka berhasil digagalkan.

“Ini bagian dari komitmen kami memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu. Kami akan terus bergerak atas dasar laporan masyarakat, demi menyelamatkan anak-anak bangsa,” ungkap Kasat Narkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, S.H.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan secara terbuka dan disaksikan dua saksi umum, polisi menemukan sejumlah barang bukti, antara lain delapan poket sabu dengan total berat bruto 2,72 gram dan netto 0,54 gram, dua unit handphone, pipet kaca, korek api yang telah dimodifikasi, uang tunai Rp915 ribu, hingga klip plastik kosong yang biasa digunakan untuk mengemas sabu.

Modus operandi para pelaku terungkap dalam pemeriksaan awal. Mereka diduga menjadi bagian dari jaringan pengedar sabu yang beroperasi di wilayah Desa Lanci Jaya dan sekitarnya.

Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dalam keterangannya yang disampaikan oleh Kasi Humas AKP Zuharis, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu.

“Kami mengapresiasi keberanian masyarakat dalam melapor. Tanpa peran aktif mereka, pengungkapan kasus seperti ini tidak akan maksimal. Kami pastikan, setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional. Narkoba adalah musuh bersama,” tegas Kapolres dalam pernyataan resminya.

Saat ini, kedua terduga telah diamankan di Mapolres Dompu guna proses penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Langkah cepat ini kembali menunjukkan keseriusan Polres Dompu dalam perang melawan narkotika. Lebih dari sekadar penangkapan, operasi ini menjadi sinyal bahwa aparat dan masyarakat bersatu dalam menjaga bumi Dompu dari ancaman narkoba. Di tengah tantangan yang terus berkembang, harapan akan Dompu yang bersih dan berdaya kembali menguat.,(Sekjend MDG).


Dalam Aspek Kinerja Pemerintah Ikbal Dinda Dinilai Berjalan Cukup Efektif dan Efisien


Mataram NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr H Lalu Muhamad Iqbal dan Hj Indah Dhamayanti Putri, hampir berumur seratus (100) hari.

Dalam aspek kinerja, Pemerintahan Iqbal-Dinda dinilai berjalan cukup efektif dan efisien.

“Saya melihat kinerja pemerintahan Iqbal-Dinda cukup efektif dan efisien dalam rangka menyerap harapan serta keinginan masyarakat NTB sesuai dengan visi misi NTB Makmur Mendunia,” kata anggota Komisi I DPRD NTB Bidang Pemerintahan, Marga Harun, kepada wartawan, Jum’at 30 Mei 2025.

Ia menilai, Pemerintahan Iqbal-Dinda sudah akurat dalam melaksanakan sistem meritokrasi dalam menempatkan pejabat dilingkup pemerintahannya.

“Iqbal-Dinda sudah akurat dalam menempatkan pejabat eselon II dan III sesuai prinsip meritokrasi dan sesuai dengan kemampuan dan prestasi dibidang masing-masing,” kata Marga.

Penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dengan menempatkan pejabat birokrasi yang tepat sesuai prinsip meritokrasi diharapkan nantinya akan mampu menggerakkan roda program-program yang benar-benar bisa mendorong ekonomi kerakyatan.

Sementara dalam aspek lain, Ia menilai pemerintahan Iqbal-Dinda baru berusia seumuran jagung sehingga terlalu dini untuk memberikan penilaian atau kesimpulan terhadap kinerja Iqbal-Dinda.

“Kita berikan kesempatan dulu agar kinerja pemerintahan bisa berjalan sesuai dengan ekspektasi publik,” ujar anggota Dewan dari Dapil VI Bima-Dompu ini.

Saat sekarang, menurutnya, terlalu cepat untuk memberikan penilaian atas kinerja pemerintahan Iqbal-Dinda.

“Sekarang kita berikan kesempatan lebih dulu kepada pemerintah Iqbal-Dinda untuk bekerja dalam rangka mewujudkan aspirasi masyarakat NTB,” kata politisi muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Apalagi menurutnya roda pemerintahan sedang berjalan dan masih melakukan inventarisasi potensi yang akan dikembangkan untuk pertumbuhan ekonomi, mengurangi angka kemiskinan, dan mengurangi angka pengangguran.

“Kalau kita langsung membuat suatu konklusi hari ini berarti cara berpikir kita gagal karena Iqbal-Dinda hari ini lagi bekerja untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya. (Sekjend MDG)


Transaksi Gak Libur, BRImo Tetap Aktif Saat Kamu Liburan


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Selama periode libur panjang akhir Mei 2025, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Region 5 Bandar Lampung terus memastikan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi tetap aman dan lancar. Melalui aplikasi super andalan BRImo, layanan perbankan digital BRI siap digunakan kapan pun dan di mana pun, termasuk saat menikmati masa liburan.

Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, Hari Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh pada Kamis, 29 Mei 2025, disertai cuti bersama pada Jumat, 30 Mei 2025. Artinya, masyarakat mendapat waktu libur panjang selama empat hari, mulai Kamis hingga Minggu.

Regional CEO BRI Region 5 Bandar Lampung Bernadi Kurniawan menyampaikan bahwa momen libur panjang biasanya diikuti dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari belanja, perjalanan, hingga hiburan. “BRImo hadir sebagai solusi transaksi digital yang cepat, aman, dan efisien, termasuk selama liburan panjang,” ujar Bernadi.

Melalui BRImo, nasabah dapat tetap melakukan berbagai transaksi dengan mudah—mulai dari belanja kebutuhan harian, bayar tagihan listrik dan air, isi pulsa, hingga rencanakan perjalanan. Semua cukup dari genggaman tangan.

Sebagai super apps unggulan dari BRI, BRImo kini memiliki lebih dari 100 fitur yang menunjang kebutuhan transaksi masyarakat. Di antaranya, fitur top-up e-wallet, isi saldo BRIZZI untuk transaksi tol atau transportasi umum, hingga layanan BRI Virtual Account (BRIVA) untuk pembayaran tagihan instan.

Tidak ketinggalan, fitur “Lifestyle” di BRImo memudahkan nasabah isi pulsa, beli voucher game, bayar layanan streaming, sampai beli tiket pesawat, kereta api, bus, kapal. Semua fitur ini dirancang demi kenyamanan dan kemudahan masyarakat dalam menjalani aktivitas, termasuk saat berlibur.

Layanan QRIS juga semakin lengkap dan mudah digunakan. Ada QRIS Transfer (kirim dana ke bank dan non-bank via QR Code), QRIS Bayar (untuk bayar di merchant), dan QRIS Tampil (nasabah cukup tunjukkan QR Code miliknya tanpa perlu scan).

“Melalui fitur-fitur unggulan ini, BRImo bukan hanya mendukung gaya hidup digital masyarakat, tapi juga memperluas akses keuangan secara merata. Dengan BRImo, nasabah dapat menikmati transaksi yang lebih praktis, cepat, dan aman kapan saja, termasuk di tengah suasana libur panjang,” tutup Bernadi. (Fs/Red) 

Berusaha Kabur di Pintu Belakang, Dua Pria Asal Dompu Diringkus Polisi


Dompu, Media Dinamika Global.Id — Malam sunyi Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, sontak pecah oleh langkah tegas aparat kepolisian. Dalam operasi yang berlangsung penuh kehati-hatian, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu berhasil meringkus dua pria yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 22.00 WITA, setelah aparat menerima laporan dari masyarakat yang resah atas aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di Dusun Permata Hijau. Rumah itu diduga kerap dijadikan tempat transaksi barang haram yang merusak masa depan generasi muda.

Kedua terduga pelaku yakni W (33), seorang petani asal Doromelo, dan RR (26), wiraswasta asal Soriutu, ditangkap dalam penggerebekan dramatis. Saat mengetahui kedatangan aparat, keduanya sempat berupaya kabur melalui pintu samping rumah. Namun berkat strategi pengepungan dari berbagai arah, pelarian mereka berhasil digagalkan.

“Ini bagian dari komitmen kami memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu. Kami akan terus bergerak atas dasar laporan masyarakat, demi menyelamatkan anak-anak bangsa,” ungkap Kasat Narkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, S.H.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan secara terbuka dan disaksikan dua saksi umum, polisi menemukan sejumlah barang bukti, antara lain delapan poket sabu dengan total berat bruto 2,72 gram dan netto 0,54 gram, dua unit handphone, pipet kaca, korek api yang telah dimodifikasi, uang tunai Rp915 ribu, hingga klip plastik kosong yang biasa digunakan untuk mengemas sabu.

Modus operandi para pelaku terungkap dalam pemeriksaan awal. Mereka diduga menjadi bagian dari jaringan pengedar sabu yang beroperasi di wilayah Desa Lanci Jaya dan sekitarnya.

Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., dalam keterangannya yang disampaikan oleh Kasi Humas AKP Zuharis, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Dompu.

“Kami mengapresiasi keberanian masyarakat dalam melapor. Tanpa peran aktif mereka, pengungkapan kasus seperti ini tidak akan maksimal. Kami pastikan, setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional. Narkoba adalah musuh bersama,” tegas Kapolres dalam pernyataan resminya.

Saat ini, kedua terduga telah diamankan di Mapolres Dompu guna proses penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Langkah cepat ini kembali menunjukkan keseriusan Polres Dompu dalam perang melawan narkotika. Lebih dari sekadar penangkapan, operasi ini menjadi sinyal bahwa aparat dan masyarakat bersatu dalam menjaga bumi Dompu dari ancaman narkoba. Di tengah tantangan yang terus berkembang, harapan akan Dompu yang bersih dan berdaya kembali menguat. (Surya Ghempar).

Gegana Lampung Laksanakan Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Aksi Kolaborasi Elemen Lampung Untuk Palestrina.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || jajaran Detasemen Gegana melaksanakan Apel Gelar dalam rangka Kesiapan Pasukan Antisipasi Aksi Kolaborasi Elemen Lampung "1 Miliar Dari Lampung Untuk Palestina yang akan dilaksanakan di Tugu Adipura Bandar Lampung dan Antisipasi Situasi Kontijensi Sitkamtibmas di wilayah hukum Polda Lampung, Jumat 30 Mei 2025.

Apel Gelar Kesiapsiagaan kali ini diambil oleh Ipda I Wayan Mudiana selaku Kateam Anti Anarki menindak lanjuti Perintah Komandan Satuan KBP Yustanto Mujiharso perihal Kesiapsiaga personel Satbrimob Polda Lampung sebagai Power On Hand Kapolda dalam rangka Antisipasi Situasi Kontijensi di Wilayah Hukum Polda Lampung.
 
Khususnya Kota Bandar Lampung sebagai titik kumpul aksi hari ini, Karena Tugas Brimob itu 5 M. (Membantu, Memback up, melengkapi, melindungi dan menggantikan). Ungkapnya 

Dalam kesempatan ini Danden Gegana juga menyampaikan atensi Dansat Brimob kepada seluruh Peserta Apel bahwa pelaksanaan Apel ini merupakan langkah awal mengantisipasi Situasi Kontijensi dan Gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Lampung dengan menyiapkan dan menyiagakan baik Personel, Peralatan maupun Kendaraan yang siap opsnal dan siap gerak jika dibutuhkan dengan berpedoman pada SOP.

Di Kesempatan yang sama Ipda Wayan juga menyampaikan untuk seluruh personel yang melaksanakan siaga hari ini untuk tidak hanya terfokus pada Aksi elemen lampung saja tetapi juga pada kegiatan lainnya karena kita ketahui bersama hari ini masih dalam situasi libur panjang. 

Jadi kita harus sigap untuk mengantisipasinya dan jangan underestimate, siapkan Personel, peralatan dan kendaraan jika suatu saat di dadak karena situasi eskalasi meningkat yang tidak bisa kita ramalkan serta tetap kita mengacu pada SOP yang berlaku dalam pelaksanaan tugas dilapangan. Tambahnya.
( Fs/Red). 

Kamis, 29 Mei 2025

Kemendagri Instruksikan Pemda Koordinasi dengan Penegak Hukum Tegakkan Sanksi bagi Ormas yang Melanggar Aturan


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, organisasi kemasyarakatan (Ormas) harus mematuhi aturan yang berlaku. Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan bersikap tegas terhadap ormas yang melampaui batas. Hal itu diwujudkan dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas di bawah koordinasi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan.

Dalam konteks itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menindaklanjuti pembentukan Satgas tersebut agar dapat dilaksanakan pula oleh para gubernur, bupati, dan wali kota.

“Satgas ini fokusnya adalah pada premanisme dan ormas-ormas bermasalah. Fokusnya adalah pada deteksi dini, kemudian cegah dini, penindakan, dan juga penegakan hukum,” ujar Bima sebagai narasumber pada program talkshow stasiun televisi nasional bertajuk Kontroversi: “Ormas Semakin Panas” yang diikutinya secara virtual dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (29/5/2025).

Ia membeberkan, Satgas tersebut memiliki kewenangan untuk menindak secara tegas ormas yang melanggar aturan. Selain itu, Satgas di daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota, dapat melakukan penegakan hukum apabila terdapat pelanggaran serius seperti kekerasan fisik dan sebagainya.

Kemendagri, kata dia, saat ini terus melakukan evaluasi dan meminta agar Satgas di daerah proaktif menampung aduan masyarakat terkait pelanggaran oleh ormas. Menurutnya, sangat mungkin diberlakukan sanksi mulai dari administratif, pidana, hingga pembubaran. Namun, ia menekankan bahwa sistem perizinan ormas terbagi pada dua kementerian, yakni Kemendagri dan Kementerian Hukum.

Ormas yang secara administratif memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Kemendagri dapat dikenakan sanksi berupa pencabutan izin apabila melanggar aturan. Sementara untuk ormas yang terdaftar sebagai badan hukum, yayasan, ataupun perkumpulan di Kementerian Hukum, Satgas dapat merekomendasikan penindakan kepada kementerian tersebut berupa pencabutan status badan hukum.

“Jadi yang ingin kami sampaikan adalah perangkat hukumnya sudah ada, kemudian aturannya sudah jelas. Tinggal semuanya dikembalikan lagi kepada para aparat di tingkatannya masing-masing,” tambahnya.

Di sisi lain, tambah Bima, Kemendagri terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap ormas di daerah. Peran tersebut dijalankan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di daerah, bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparat penegak hukum. Selain itu, hingga saat ini beberapa kepala daerah telah mengambil langkah tegas dalam menindak ormas yang melanggar hukum.

“Ada saatnya untuk merangkul, mengakomodir, membina gitu ya. Tetapi para kepala daerah juga tentu sangat paham, semestinya ada masanya juga harus hukum yang berbicara. Ada masanya juga kemudian ketegasanlah juga yang harus dikedepankan manakala sudah kelewat batas,” tandas Bima.(Tim MDG)

MIO Indonesia Menyatakan Dukungan Penuh Terhadap Kegiatan Media Gathering Oleh Polda NTB Melalui Bidang Humas di Hotel Aston Inn Mataram


Mataram NTB, Media Dinamika Global.id.-- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Feryal Mukmin Pratama, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Media Gathering yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) NTB melalui Bidang Humas pada Rabu, 28 Mei 2025 di Hotel Aston Inn, Mataram.

Dalam pernyataan resminya yang dirilis pada Kamis (29/5/2025), Feryal menilai kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata dari penguatan komunikasi dan silaturahmi antara media dan aparat penegak hukum, khususnya kepolisian.

“Media Gathering semacam ini perlu dikembangkan secara berkelanjutan, karena merupakan bentuk kemitraan strategis antara Pers dan Polri dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada publik,” ujar Feryal.

Feryal yang juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Media Siarpost.com mengungkapkan bahwa sinergitas antara media dan aparat penegak hukum tidak hanya menjadi tanggung jawab Polda, tetapi juga harus diikuti oleh Polresta dan Polres se-NTB.

“Kegiatan ini sebaiknya dilaksanakan secara rutin, tidak hanya oleh Polda NTB, tapi juga oleh Polres-polres di seluruh wilayah NTB. Bahkan, Kejaksaan Tinggi NTB dan seluruh Kejari di kabupaten/kota juga dapat menginisiasi kegiatan serupa,” tuturnya.

Lebih jauh, Feryal juga mendorong agar pemerintah daerah dan legislatif di NTB, termasuk Gubernur, DPRD Provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota turut membangun ruang-ruang kolaborasi dengan media.


 “Karena media adalah salah satu pilar demokrasi yang memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Menurut Feryal, media memiliki tanggung jawab besar untuk menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai program dan kebijakan dari eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

 “Apa yang dilakukan oleh pemerintah dan lembaga penegak hukum akan lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat apabila disampaikan melalui media massa, baik cetak, elektronik, maupun daring,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Feryal mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergitas, menjaga silaturahmi, dan membangun kolaborasi demi menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan nyaman di tengah masyarakat.

“Kami berharap silaturahmi ini bukan hanya seremonial, tetapi bisa menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui kolaborasi informasi dan edukasi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Siaran pers ini merupakan bentuk komitmen DPW MIO Indonesia NTB dalam mendorong keterbukaan informasi publik dan penguatan fungsi media sebagai mitra strategis semua unsur penyelenggara negara dan pemerintahan.(Tim) 

Bhabinkamtibmas Desa Bukit Damai Dampingi Warga Dalam Program Ketahanan Pangan Bergizi


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id - 29 Mei 2025 – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Bukit Damai melaksanakan kegiatan pendampingan kepada warga binaan yang tengah melakukan penanaman sayuran di Desa Bukit Damai, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Kamis (29/5) sekitar pukul 12.00 WITA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri melalui peran aktif Bhabinkamtibmas dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Pendampingan tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi, serta menciptakan pola hidup sehat melalui budidaya tanaman sayuran.

Bhabinkamtibmas turut memberikan edukasi dan motivasi kepada warga agar tetap konsisten dalam menjalankan program ini. Ia juga melakukan pengecekan langsung terhadap lahan-lahan tanam milik warga untuk memastikan pengelolaan berjalan dengan baik.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendukung program ketahanan pangan di desa.

“Kami sangat mendukung langkah Bhabinkamtibmas yang terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam aspek kesejahteraan, seperti pendampingan ketahanan pangan. Ini adalah wujud nyata sinergi Polri dengan masyarakat dalam mewujudkan desa mandiri dan sehat,” ungkap Kasi Humas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan, program ini dapat berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi desa lainnya di Kabupaten Sumbawa Barat dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis masyarakat. (Surya Ghempar).

Gotong Royong Dukung Ketahanan Pangan: Muspika Kecamatan Manfaatkan Pekarangan


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id — Pada hari Jumat, 30 Mei 2025 pukul 07.00 WITA, bertempat di halaman Kantor Camat Brang Ene, Kapolsubsektor Brang Ene beserta anggota melaksanakan kegiatan gotong royong bersama pihak Kecamatan Brang Ene, personel TNI, serta perwakilan dari Aliansi Generasi Rakyat (AGR).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Dengan semangat kebersamaan, para peserta bergotong royong membersihkan, menata, dan menyiapkan lahan pekarangan untuk ditanami berbagai jenis tanaman pangan.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas, AKP Zainal Abidin, S.H., menyampaikan bahwa Polri senantiasa mendukung program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketahanan pangan. “Partisipasi Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Sinergi lintas sektor seperti ini akan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan tangguh,” ujar AKP Zainal.

Kegiatan ini ditutup dengan penanaman bibit tanaman oleh para peserta sebagai wujud dimulainya program pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Brang Ene. (Surya Ghempar).

Jaga Kamtibmas, Patroli Malam Polsek Seteluk Sasar Warga Ai Suning


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global.Id – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif, Polsek Seteluk, Polres Sumbawa Barat, menggelar patroli dialogis malam hari di wilayah Desa Ai Suning, Kecamatan Seteluk, pada Kamis (29/05/2025) mulai pukul 22.30 WITA hingga 00.00 dini hari.

Patroli yang dilakukan hingga larut malam ini menyasar warga yang masih berkumpul di luar rumah, untuk diberikan imbauan kamtibmas secara langsung. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Presisi Polri yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan secara aktif melalui pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain SIK., melalui Kapolsek Seteluk AKP Siswoyo SH., menjelaskan bahwa patroli ini tidak hanya sekadar hadir di lapangan, tetapi juga membawa pesan penting terkait kesadaran hukum dan keamanan.

“Kami memberikan imbauan mengenai berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyalahgunaan narkoba, etika dalam bermedia sosial untuk menghindari jeratan UU ITE, serta pentingnya menghindari aktivitas malam hari yang bisa membahayakan diri sendiri,” ungkap AKP Siswoyo.

Selain edukasi seputar keamanan, petugas patroli juga mensosialisasikan layanan digital Polri yang dapat diakses masyarakat. Di antaranya melalui website resmi Polres Sumbawa Barat (sumbawabarat.ntb.polri.go.id) serta aplikasi “JAGA KSB” yang tersedia di smartphone untuk berbagai keperluan layanan keamanan dan aduan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka bisa mengakses layanan kepolisian dengan mudah. Ini bagian dari transformasi pelayanan publik yang modern dan responsif,” tambahnya.

AKP Siswoyo berharap patroli dialogis malam ini dapat menjadi langkah preventif yang efektif untuk mencegah potensi tindak kriminal maupun aktivitas masyarakat yang berisiko terhadap keselamatan dan ketertiban umum.

Dengan hadirnya Polri di tengah masyarakat, rasa aman semakin meningkat dan masyarakat pun diajak untuk menjadi bagian dari pelindung lingkungan mereka sendiri. (Surya Ghempar).