Media Dinamika Global

Jumat, 27 September 2024

Warga Nae Inginkan Pemimpin Masa Depan Kota Bima Yang BARU Dan AMANAH, Pilih Nomor 2 !


Kota Bima. Media Dinamika Global. Id.-Lautan manusia hadiri pengukuhan tim pemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, HM Rum dan Hj Mutmainah di Kelurahan Na’e Kota Bima pada Jumat (27/09/2024) Malam.

Ketua Tim Pemenangan Kelurahan Na’e menyampaikan, ada 1500 kursi yang disiapkan pada malam hari ini. Perlu diketahui jumlah tim nae sebanyak 222 orang.

Jika aji Rum – Umi Innah terpilih jadi Walikota dan Wakil Walikota Bima Permintaan permintaan warga Kelurahan Na’e ada 2 yaitu drainase dan penanganan sampah.

Menjawab Aspirasi warga Na’e Calon Walikota Bima Aji Rum menyampaikan, Setelah keliling Kelurahan Nae dirinya melihat ada nuansa kemenangan. 

“saya sudah lihat kondisi lingkungan na’e, jalan dan drainase memang perlu ditata. Begitupun untuk penanganan sampah, akan kami tambah armadanya dan kami beri khusus 1 truk sampah untuk na’e,” janjinya dihadpan ribuan warga na’e.

Apapun yang menjadi keinginan warga na’e akan jadi prioritas.
Sementara itu, Abdul Rahim Haris dalam sambutan menyampaikan cerita tentang nama Mutmainah yang artinya orang yang terang.

Selain menjelaskan arti nama anak perempuan nya, dirinya juga mengenal dengan baik sosok Aji Rum yang sudah dikenal lama. Ketika aji Rum – Innah mau maju calonkan diri jadi Walikota dan Wakil Walikota Bima dirinya langsung setuju. Karena kedua calon ini sudah melaksanakan ibadah haji. 

Ini merupakan sebuah Rahmat Allah, amanah bukan hanya sebuah singkat nama calon, tapi amanah merupakan sifat seorang pemimpin, harus berkata jujur dan benar, menyampaikan aspirasi rakyat dan harus cerdas. 

Pemimpin itu harus yakin dengan ayat Allah inilah yang jadi pemimpin yang membawa kehidupan rakyat lebih sejahtera. “Saya harap warga na’e ikut mendukung calon kita ini dengan Teglinne Kota Bima #BARU.

Blusukan Di Ule Pasangan Nomor 2 Jenguk Warga Yang Sakit Dan Disambut Antusias


Kota Bima. Media Dinamika Global. Id.- H. Mohammad Rum, biasa disapa H. Rum, calon Walikota Bima di pilkada serentak 2024, melanjutkan kampanyenya dengan melakukan blusukan di Kelurahan Ule. Blusukan Di Ule Pasangan Nomor 2 Jenguk Warga Yang Sakit Dan Disambut Antusias

Dalam kunjungan tersebut,  H. Rum menyambangi warga di Lingkungan Mekar Baru dan Lingkungan Lewijambu, guna menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. Jum'at Sore (27/09/2024). 

Menyusuri pemukiman dan secara langsung menyapa serta berdialog dengan warga setempat. Kehadiran H. Rum disambut antusias oleh warga untuk berdialog, menyampaikan aspirasi dan mendengarkan visi dan misi yang dibawanya.

Selama blusukan, Aji Rum juga menyempatkan diri untuk membesuk warga yang tengah sakit. Ia mendoakan kesembuhan, semangat, serta memberikan pesan kesabaran kepada warga yang sedang mengalami musibah. 

Dalam kesempatan tersebut, H. Rum berjanji akan memberikan perhatian khusus pada sektor kesehatan.  Dimana nantinya pelayanan kesehatan akan langsung menyentuh masyarakat, dokter dan pelayanan kesehatan proaktif mendatangi dan mengobati pasien langsung di rumahnya. 

"Jika saya terpilih menjadi Walikota Bima, saya akan memastikan bahwa warga yang tidak mampu berobat ke rumah sakit atau puskesmas akan dikunjungi langsung oleh dokter. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan kesehatan warga tetap terjaga," ujarnya

Langkah ini disambut positif oleh warga Ule, yang berharap program tersebut bisa diwujudkan demi meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat di wilayah mereka.(Team).

Kapolda Lampung Tegaskan Netralitas Polri dan Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkada 2024 yang Damai.

Pesisir Barat - Mediadinamikaglobal.id || Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polres Pesisir Barat menggelar deklarasi damai pada Jumat (27/09/24). Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, menegaskan komitmen Polri untuk tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Polri berfokus pada tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk menjaga stabilitas keamanan selama Pilkada,” ujar Kapolres.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, juga menekankan pentingnya netralitas Polri.

“Kami tidak akan terlibat dalam politik praktis. Tugas kami adalah menjamin keamanan dan kelancaran pemilihan. Masyarakat harus bersinergi untuk menciptakan suasana yang kondusif,” ungkap Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat penting.

“Mari kita jaga demokrasi kita. Dengan bersama-sama menjaga keamanan, kita bisa memastikan Pilkada berjalan aman, damai, dan lancar. Setiap suara warga adalah bagian dari perjalanan demokrasi kita,” tambahnya.

Deklarasi damai ini melibatkan 16 tokoh Saibatin Marga sebagai simbol dukungan untuk menciptakan suasana Pilkada yang kondusif di Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan.( Fs/Red )

Panwasca Madapangga Ardiansyah: Kampanye Sudah Mulai, Taati dan Patuhi Aturan

Foto: Ardiansyah Ibrahim (Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilihan Umum (Pemilu) Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima-NTB)

Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id.- Tahapan Pelaksanaan kampanye, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bupati dan Wakil Bupati Wali Kota dan Wakil Wali Kota sudah dimulai pada tanggal 25 September 2024.

Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilihan Umum (Pemilu) Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima-NTB Ardiansyah Ibrahim mengingatkan kepada pasangan calon, tim kampanye, relawan, dan pihak-pihak lain untuk tidak melanggar seluruh ketentuan yang diatur dalam UU Pemilihan serta PKPU tentang Kampanye.

“Ya, UU No 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi UU, dan Peraturan KPU Nomor 13 tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Ardiansyah saat ditemui di kantor Sekretariat bertempat dikutip dari Media Lintasrakyatntb.com, Kamis (26/9).

Adi mengajak agar semua pihak tersebut mewujudkan Pilkada “Maraso” sebagaimana taglain Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pilkada serentak 2024 ini.

Adi menegaskan, khusus ASN, Kepala Desa (Kades), TNI, dan Polri tidak henti-hentinya diingatkan untuk menjaga netralitasnya. Sabab, sudah jelas pada Pasal 71 ayat 1 UU No 10 tahun 2016 berbunyi “Pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/POLRI, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.”

Tidak hanya itu, sambung Adi, begitu juga pada Pasal 62 ayat 2 PKPU 13 tahun 2024 berbunyi “Pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota Polri, anggota TNI, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon”

“Jadi, untuk itu, kami meminta komitmen kita semua untuk menolak politik uang, politisasi agama, sara, dan lain-lain. Kami juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama mengawasi tahapan kampanye dengan melaporkan ke pengawas desa serta ke kecamatan apabila ada dugaan pelanggaran pada saat kampanye,” pungkasnya. (Surya Ghempar).

Aksi Bripka Rico Bawa Anak Istri Tangkap Komplotan Pencuri Motor Meski Sempat Ditembaki.

Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Anggota polri yang berdinas di SPKT Polres Lampung Barat berhasil menangkap komplotan pencuri sepeda motor. Dalam proses penangkapan ini sempat diwarnai penembakan dari pelaku.

Adapun identitas anggota yang berhasil menangkap para pelaku bernama Rico Hady Saputra berpangkat Brigadir Kepala Polisi (Bripka).

Video pengejaran terhadap komplotan para pelaku ini viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat Rico tengah mengejar para pelaku dengan menggunakan mobil pribadinya yang dimana anak berserta istrinya pun turut ikut dalam proses penangkapan itu.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Rico bercerita awalnya dirinya hendak pulang kerumah usai menjemput anaknya.

"Peristiwa itu kemarin (kamis), saya itu lagi lepas dinas, mau jemput anak pulang sekolah sama istri. Nah pas di jalan di Kampung Gotong Royong, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, saya lihat kondisi motor dijalan ini kok di palangin, saya buka kaca terus nanya ada apa kemudian korban minta tolong bahwa motor nya dicuri," katanya, Kamis (26/09/2024).

Dengan cepat dirinya langsung memutar balikkan kendaraan untuk mengejar para pelakunya.

"Saya spontan aja itu kejar para pelaku, dalam mobil ya ada anak istri saya juga, korban ini juga ikut ngejar pakai motor. Alhamdulillah satu pelaku berhasil ditangkap di wilayah Jalan Baru Panggungan, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah,"tuturnya.

"Kemudian saya langsung hubungi teman-teman di Polsek Gunung Sugih untuk melakukan penghadangan dan penangkapan terhadap salah satu pelaku yg berhasil kabur dan Alhamdulillah berhasil dijegat disana dan satu pelaku lagi berhasil ditangkap beserta motor korbannya. Namun ada dua pelaku lagi yang berhasil kabur,"lanjut dia.

Rico menjelaskan dalam proses penangkapan itu, para pelaku sempat melakukan penembakan Kearah korban namun beruntung senjata api yang digunakannya mengalami kerusakan.

"Sempat nembak itu pelakunya, nembak sekali terus senjata apinya ini rusak entah habis peluru kemudian dibuangnya ke semak-semak. Tapi sudah berhasil ditemukan senjata api nya tadi," jelas dia.

Saat ini katanya para pelaku telah diserahkan ke Polsek Tegineneng Polres Pesawaran untuk dilakukan pemeriksaan. Terhadap dua pelaku lainnya masih dilakukan pengejaran.( Fs/Red )

Sat Binmas Polres Tulang Bawang Raih Juara 1, AKBP James Berikan Ucapan Selamat

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.id || Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tulang Bawang meraih Juara 1 pada kegiatan pembinaan dan anev kinerja Bhabinkamtibmas jajaran Polda Lampung Tahun 2024 yang berlangsung pada pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, di Ballroom Hotel Horison Bandar Lampung, Rabu ( 25/09/2024 ) 

Piagam penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Lampung, Kombes Pol Anang Triarsono, SIK, M.Si, yang dihadiri oleh para Kasat Binmas Polres dan Bhabinkamtibmas jajaran.

"Ada 3 (tiga) juara yang diraih oleh Polres Tulang Bawang pada kegiatan pembinaan dan anev kinerja Bhabinkamtibmas yang digelar oleh Ditbinmas Polda Lampung di Ballroom Hotel Horison Bandar Lampung," kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH, MIK, Jum'at (27/09/2024).

Lanjutnya, pertama yakni juara 1 untuk kategori Sat Binmas terbaik dalam membina, memotivasi, dan mengevaluasi penginputan laporan pada aplikasi Binmas Online System (BOS) V2. Kedua rangking 1 teraktif dalam input laporan kegiatan Bhabinkamtibmas di aplikasi BOS V2, dan ketiga rangking 3 teraktif dalam input laporan kegiatan Bhabinkamtibmas di aplikasi BOS V2.

"Untuk rangking 1 teraktif input laporan kegiatan Bhabinkamtibmas diraih oleh Brigpol Handrias Dwi Mahargia dan rangking 3 teraktif input laporan kegiatan Bhabinkamtibmas diraih oleh Bripka Azwar Gusti. Mereka merupakan personel Bhabinkamtibmas Polsek Banjar Agung, Polres Tulang Bawang," papar perwira peraih Adhi Makayasa Akpol 2004.

Kapolres menerangkan, selain Sat Binmas Polres Tulang Bawang, ada 2 (dua) Sat Binmas Polres jajaran yang juga mendapatkan juara dalam kegiatan pembinaan dan anev kinerja Bhabinkamtibmas jajaran Polda Lampung.

"Untuk kategori Sat Binmas terbaik dalam membina, memotivasi, dan mengevaluasi penginputan laporan pada aplikasi Binmas Online System (BOS) V2 juara 2 diraih oleh Polres Metro, dan juara 3 diraih oleh Polresta Bandar Lampung," terang perwira dengan melati dua dipundaknya.

AKBP James menambahkan, saya selaku pimpinan memberikan ucapan selamat kepada Sat Binmas dan personel Bhabinkamtibmas yang telah menorehkan prestasi cemerlang, sehingga mendapatkan penghargaan langsung dari Dir Binmas Polda Lampung.

"Ingat, mempertahankan akan lebih sulit dari pada meraihnya karena semua Polres pasti menginginkan hal yang sama untuk menjadi juara. Terus tingkatkan dan konsisten dalam mengirimkan laporan kegiatan Bhabinkamtibmas pada aplikasi BOS V2 agar pada pelaksanaan anev selanjutnya juara 1 tetap bisa dipertahankan oleh Sat Binmas Polres Tulang Bawang," imbuhnya. (  Fs/Red ) 

Netti Herawati S E.M.B.A : Anggaran Jumbo Polri Rp.162,15 Triliun Untuk 2025 Tidak Sejalan Peningkatan Profesionalisme,Akuntabilitas Performa Aparat Polisi

 


Bali Indonesia. Media Dinamika Global. Id.- Jumat, 27/9/2024. Anggaran Jumbo Polri di Tengah Krisis Profesionalitas tanpa adanya evaluasi serta control yang baik.

Irjen Wahyu Hadiningrat mengatakan, pelaksanaan tugas Polri banyak dipengaruhi dinamika strategi global, regional, dan nasional yang semakin kompleks.

Anggaran untuk Kepolisian Republik Indonesia alias Polri pada tahun depan mengalami peningkatan fantastis. Polri berada di urutan kedua sebagai kementerian/lembaga dengan jumlah anggaran terbesar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025. Polri mendapat jatah sebanyak Rp126,62 triliun dari total Rp2.701,44 triliun belanja RAPBN 2025.

Anggaran Polri untuk tahun depan memang mengalami peningkatan pesat jika dibandingkan anggaran 2024 dengan jumlah Rp114,76 triliun. Sejumlah pihak mempersoalkan jumbonya anggaran kepolisian di tahun pertama pemerintahan baru. Anggaran gemuk Polri disebut tak sejalan dengan peningkatan profesionalisme dan akuntabilitas performa aparat polisi.


Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhamad Isnur, menyatakan anggaran jumbo Polri dalam RAPBN 2025 mengundang tanda tanya besar. Pasalnya, kenaikan anggaran untuk institusi kepolisian hampir terus terjadi tanpa ada evaluasi yang transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Apakah ini rencana menjadikan Indonesia sebagai negara kepolisian (police state)? Jika dibandingkan dengan anggaran lain seperti sektor pendidikan dan kesehatan, itu justru turun dan jauh,” ujar Isnur  Kamis 12/9/2024 kepada awak media,
Isnur memandang, seharusnya pemerintah menambah anggaran pendidikan dan kesehatan dimana menjadi sektor yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Terlebih, biaya untuk pendidikan dan layanan kesehatan masih cenderung mahal serta masih banyak rakyat memerlukan, sehingga membebani rakyat.

Dengan pemerintah dan DPR mengerek anggaran Polisi, kata Isnur, terlihat jelas bahwa paradigma yang tengah dibangun negara adalah persoalan keamanan. Alhasil, seakan-akan pemerintah memprioritaskan urusan keamanan sebagai pengaturan kehidupan masyarakat ke depan.

“Ini problematik sekali di tengah ancaman kekerasan aparat terjadi di mana-mana,” ujar Isnur.

Cara pandang seperti itu dianggap keliru di tengah persoalan profesionalisme aparat polisi yang masih buram. Isnur memaparkan, saat ini saja pendekatan keamanan yang dilakukan Polri terhadap warga sipil masih sering diiringi brutalitas dan tindakan represif.Hal ini banyak terjadi di pelayanan publik sangat buruk,saat masyarakat melapor serta proses pelaporan,penyelidikan,penyidikan luar biasa sangat buruk bahkan lahirnya oknum ,meminta sejumlah uang,memasang pasal karet.


Contoh hal yang terjadi :
Sejumlah anggota Polresta Samarinda berjalan maju untuk membubarkan aksi mahasiswa yang berlangsung di depan kantor DPRD Kalimantan Timur di Samarinda, Senin (26/8/2024). 

Terbaru,polisi mengamankan aksi demonstrasi penolakan revisi UU Pilkada bulan lalu di sejumlah daerah seperti Jakarta, Bandung, Semarang, hingga Makassar dengan cara yang represif. Isnur memandang polisi masih melakukan tindakan kekerasan dan penggunaan kekuatan berlebih dalam menangani kebebasan berekspresi masyarakat sipil.

Isnur juga menyoroti kasus-kasus polisi yang terlibat tindakan kriminal. Seperti kasus Ferdy Sambo yang tega membunuh anak buahnya serta kasus Teddy Minahasa yang tersandung kasus narkoba. Ditambah kasus tewasnya bocah bernama Afif Maulana di Padang, Sumatra Barat, yang diduga mengalami kekerasan oleh polisi sebelum meregang nyawa.

Semestinya,  anggaran kepolisian justru dievaluasi dan mendapatkan kontrol ketat sebelum disetujui pemerintah dan DPR. Fungsi DPR dan pemerintah dipandang lesu karena minim mengawasi penggunaan anggaran Polri yang berpotensi tidak tepat sasaran.

“Banyak sekali negara lain cara mengevaluasi kepolisian adalah dengan defund, dengan melakukan cek dan kontrol terhadap anggaran,” tegas Isnur.

Sebelumnya, sinyal anggaran Polri akan mengalami peningkatan sudah muncul saat Juni lalu. Saat rapat dengan Komisi III DPR, Selasa (11/6/2024), Polri mengajukan penambahan bujet Rp60,64 triliun kepada DPR. Alasannya, Polri cuma dapat pagu anggaran pada 2025 sebesar Rp104,67 triliun.

Kala itu, pertimbangan penambahan anggaran kepolisian diajukan dengan dalih sebagai upaya mitigasi perkembangan lingkungan strategis global, regional, dan nasional; peningkatan harkamtibnas, melanjutkan reformasi birokrasi; serta tingginya kejahatan jiwa, harta benda dan perdagangan orang.

Sebagai pencegahan dan penanganan peredaran gelap narkotika; tingginya angka kejahatan konvensional dan transnasional; berkembangnya kejahatan siber; penguatan SDM Polri 4.0, dan masih banyak sederet pertimbangan lainnya. Jika ditotal, maka saat itu Polri mengajukan total anggaran untuk tahun 2025 sebesar Rp162,15 triliun.



Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto (tengah) mengikuti rapat kerja bersama Komisi III DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 11/6/2024
Evaluasi Penggunaan Anggaran
Peneliti ISESS bidang kepolisian, Bambang Rukminto, menilai penambahan anggaran Polri bukan soal tepat atau tidak tepat dilakukan. Menurutnya, yang harus dikritisi publik justru isu penggunaan anggaran tersebut apakah efektif, efisien, dan mampu dipertanggung jawabkan.

Bambang menyebut, peningkatan anggaran kepolisian sebetulnya tidak menjadi persoalan di tengah bertambahnya kebutuhan.

Apa semakin bertambahnya personel polisi tentu semakin bertambah juga kebutuhan untuk mendukung operasionalnya. Sayangnya, Bambang melihat justru masalah utama penggunaan anggaran kepolisian terjadi di sisi efisiensi.

“Anggaran Polri tahun 2024 banyak hal yang harus dievaluasi terutama soal efisiensi anggaran. 

Contoh misalnya penggunaan anggaran yang masih kedodoran atau tidak efisien ya seperti pembelian almatsus [peralatan material khusus],” bahasa Bambang 

Efisiensi belanja anggaran Polri seharusnya mendapatkan evaluasi dan kontrol. Bambang mencontohkan, seperti tindakan Polri membeli pesawat bekas berjenis Boeing 727-800 NG dengan nomor registrasi P-730 senilai Rp995 miliar dari Irlandia. Selain itu, kata dia, ada temuan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) soal tertutupnya pengadaan senjata gas air mata.

Informasi, hasil investigasi ICW dan Trend Asia dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (lpse.polri.go.id) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), didapati bahwa Polri melakukan lima kali pembelian gas air mata antara Desember 2023 dan Februari 2024.

Total pembelian senjata ini mencapai nilai USD12,1 juta atau Rp188,9 miliar dari uang pajak masyarakat. Tersebar di dua unit kerja: Korps Brigade Mobil Polri dan Badan Pemeliharaan Keamanan Polri.

Sejak Agustus 2023 lalu, ICW bersama Kontras dan Trend Asia menuntut Polri membuka kontrak pembelian gas air mata dengan mengajukan permohonan informasi. Namun, Polri menolak membuka informasi itu. Mereka meniai sikap ini mengindikasikan adanya informasi yang ditutupi Polri.

Saya malah melihatnya penambahan anggaran yang tidak efektif dan efisien tadi malah melahirkan arogansi ya, karena pembelian almatsus seperti senjata gas air mata memunculkan arogansi, ujar Bambang.



Personel kepolisian menembakkan gas air mata ketika terjadi kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu 22/5/2019
Bambang menilai, peningkatan anggaran Polri masih belum sejalan dengan meningkatnya kinerja aparat kepolisian di tengah masyarakat. Idealnya, kata Bambang, peningkatan anggaran polisi tidak menjadi soal jika dapat dibuktikan dengan berubahnya paradigma dan meningkatnya profesionalitas Polri.

“Jangan untuk beli almatsus tetapi untuk mengubah kultur kepolisian terkait pendidikan kurikulum dan pelatihan kepolisian. Jadi harapannya akan mengubah kultur kepolisian,” sebut Bambang.

Pekerjaan rumah saat ini, ujar Bambang, belum ada lembaga tersendiri atau terpisah dari Polri yang mengawasi dan mengontrol anggaran Korps Bhayangkara. Kepolisian melakukan seluruh aspek penganggaran, mulai dari perencanaan, penggunaan sekaligus pengawasan, serta aspek penegakan hukum. Akibatnya terjadi potensi tumpang tindih dan potensi konflik kepentingan.

Polri  di bawah presiden, jadi nyaris tidak ada lembaga penyeimbang. Jadi kepolisian bisa merumuskan anggarannya, menggunakan anggarannya, dan sekaligus pengawas anggaran sendiri,kata Bambang.

Adapun, Wakil Koordinator Bidang Eksternal Kontras,Andi Muhammad Rezaldy, menilai anggaran Polri tahun depan begitu besar sehingga patut dipertanyakan mengingat banyaknya catatan dugaan pelanggaran hak asasi manusia dilakukan aparat
Polisi,  kerap melakukan penyalahgunaan wewenang negara dalam penanganan kasus.

Adapun semakin buruknya pelayanan publik di daerah-daerah tingkat Polsek,Polres,Polda dengan masih banyak oknum penyidik,pelayanan lainnya dimana menjerat dan menjebak masyarakat dengan pasal karet.
Bahkan yang lucunya mereka mempunyai akademis,sekolah kepemimpinan dll tapi selalu melanggar KUHAP .
Kalau ditanya selalu atensi pimpinan !

Catatan Kontras, sepanjang Juli 2023-Juni 2024, terdapat 645 peristiwa kekerasan yang melibatkan anggota Polri. 645 peristiwa kekerasan tersebut menyebabkan 759 korban luka dan 38 korban tewas.

Awal dari tindak penyiksaan hingga penggunaan kekuatan berlebih dalam membubarkan massa aksi,” ujar Andi

Andi menyampaikan bahwa institusi kepolisian seharusnya dievaluasi secara menyeluruh atas kinerjanya selama ini. Faktanya, kata dia, anggaran besar yang dikucurkan selama ini tidak berhasil meningkatkan profesionalitas dan akuntabilitas Polri.

Adapun parlemen,  seharusnya tidak begitu saja meloloskan terus-menerus pengajuan anggaran jumbo Polri. Sebelum diberikan anggaran, perlu ada reformasi mendasar di tubuh Polri agar mengedepankan penegakan hukum yang berkeadilan. Serta, polisi didorong terus mengedepankan akuntabilitas berkaca dari pelanggaran prosedur yang dilakukan aparat.

Ataukah ada oknum parlemen yang bersubahat demi mendapat bagian keuntungan dari anggaran tersebut,sehingga memuluskan jalan tersebut.

“Ini mencerminkan masalah sistemik dalam tubuh kepolisian masih belum terselesaikan,” ujar Andi.





Sebelumnya, Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran Polri, Irjen Pol Wahyu Hadiningrat, menyebut bahwa pagu anggaran sebesar Rp126 triliun tersebut sudah disampaikan kepada Kementerian Keuangan. Polri bakal menjabarkan anggaran tersebut ke dalam lima program antara lain program peningkatan profesionalisme SDM Polri, program penyelidikan tindak pidana, dan program modernisasi alat material khusus (almatsus).

“Tentunya kami mengucapkan terima kasih karena jumlah tersebut mengalami 7,34% dari alokasi anggaran 2024,” kata Wahyu dalam konferensi pers RAPBN serta Nota Keuangan TA 2025 di Aula CBB, kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).

Pada tahun ini dan tahun depan, ucap Wahyu, pelaksanaan tugas Polri banyak dipengaruhi dinamika strategi global, regional, dan nasional yang semakin kompleks. Sejalan dengan hal itu, harapan dari masyarakat terhadap profesionalisme kepolisian juga semakin tinggi.

Terdapat enam sasaran prioritas Polri ke depan, yakni meliputi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat secara proaktif, menegakkan hukum secara transparan legal, humanis, setara, serta meningkatkan budaya integritas kejujuran pada setiap tugas Polri.

"Tentu anggaran tersebut akan kami gunakan untuk mengawal seluruh program pemerintah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar  Wahyu

Kita harapkan  Bisa mengawal "anggaran jumbo Polri serta Transparansi Polri terhadap anggaran dikepolisian ditengah krisis profesionalisme serta akuntabilitas Polri"
Sumber : ICW,RAPBN 2025

Pasutri Asal Utan Sumbawa Kompak Bawa Kabur Barang Milik Keluarganya di Mataram


Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id.- Sepasang Suami Istri asal Kecamatan Utan, Kab. Sumbawa Ditangkap Tim Ops Polsek Utan Polres Sumbawa atas koordinasi tim Resmob Polresta Mataram lantaran diduga melakuksn tindak pidana pencurian di kediaman korban di Rusunawa, Kelurahan Bintaro, Kec. Ampenan, Kota Mataram, Rabu (25/09/2024). 

Atas inisiatif Keduanya, mereka membawa kabur barang-barang milik korban yang juga masih Keluarga terduga pelaku. Barang tersebut berupa HP merk Oppo 1 buah dan 1 unit Sepeda motor (PCX). Mereka membawa kabur barang-barang tersebut saat Korban tidak berada dirumah sementara kedua terduga memang ditampung oleh korban sudah beberapa hari karena ingin cari kerja di Mataram. 

Peristiwa ini terjadi pada 21 September 2024 di Rusunawa Bintaro, Ampenan, dimana keduanya datang dari Sumbawa untuk mencari kerja di Mataram dan tinggal sementara di rumah keluarga nya di Rusunawa tersebut. 

Peristiwa pengungkapan ini disampaikan Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Porusa Utama SE., SIK., MH., melalui Kanit Jatanras Sat Reskrim Polresta Mataram Ipda Adhitya Satriya S.Tr.k., saat ditemui Wartawan media ini di ruang kerjanya, Kamis (26/09/2024). 

Lanjut Kanit Jatanras, kedua terduga Pasangan Suami Istri (Pasutri) ini adalah AW, laki 29 tahun dan NS, Perempuan 21 tahun. Keduanya memang asal Pulau Lombok namun saat ini menetap tinggal di Kec. Utan, Kab. Sumbawa. 

Dalam Keterangan terduga NS, mereka saat itu datang ke Mataram untuk mencari kerja. Mereka ditampung sementara oleh Suami Korban yang merupakan Keluarga dari AW ( Suami NS) di kediaman korban di Rusunawa Bintaro, Ampenan. Dua hari kemudian karena belum mendapatkan pekerjaan kedua Pasutri ini berencana untuk balik ke Sumbawa. 

Akan tetapi tidak memiliki ongkos sehingga akhirnya pasa malam hari keduanya sepakat merencanakan untuk mengambil barang-barang Korban. Keesokan hari pada saat Korban tidak berada di rumah terduga NS mengambil HP didalam lemari sedangkan AW mengambil Kunci Speda motor jorban yang tergantung di tembok rumah korban.  

Keesokan harinya mereka kabur membawa barang tersebut. Atas kejadian tersebut setelah korban mengetahui kehilangan barang miliknya melaporkan ke Polresta Mataram. 

Atas hasil penyelidikan tim Resmob Polresta Mataram akhirnya melakukan kordinasi dengan Polsek Utan Polres Sumbawa dan kemudian keduanya diamankan di Polsek Utan. 

Namun Karena AW ternyata diketahui sebagai salah satu terduga dalam laporan Penggelapan Sepeda motor di Polsek Setempat, maka AW akhirnya di tahan dan di proses di unit reskrim Polsek Utan dengan kasus penggelapan, sementara NS dibawa ke Polresta Mataram untuk mempertanggung jawabkan dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di Rusunawa Bintaro tersebut. 

“NS sudah kita tetapkan tersangka dan saat ini ditahan di unit Tahti Polresta Mataram berikut BB tindak padanya, jelas Adhit. 

Pada waktu yang sama saat penyidik memeriksa terduga NS, ia mengaku bahwa tindakannya bersama suami telah direncanakan dari malamnya. Lantaran tidak memiliki ongkos pulang keduanya berinisiatif untuk mengambil barang-barang korban. 

“HP rencana saya jual tetapi belum terealisasi, namun Sepeda Motor Korban sudah kami gadai seharga Rp. 1.500.000., uangnya dipakai ongkos pulang, “kata NS. 

Terkait kasus penggelapan yang diduga suaminya ikut terlibat, NS mengakui bahwa ia tau peristiwa itu namun ia mengaku tidak melakukan bersama dirinya.

“Kalau penggelan motor di Utan itu Saya tau Suami saya yang melakukan tetapi Saya tidak ikut. Kalau yang di Rumah keluarga suami saya di Ampenan ini ya saya ikut serta, “ucapnya dengan santai. 

NS juga mengatakan kepada penyidik bahwa suaminya kerap main judi Online (Slot). NS mengaku menyesal setelah semua terjadi seperti ini dimana Suaminya menjalani hukuman di Sumbawa sementara dirinya jalani hukuman di Mataram. 

Atas perbuatan ini, seperti yang disampaikan kanit Jatanras, terduga akan diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun. (Surya Ghempar).

Jum'at Curhat Kapolsek Mataram, Dorong Masyarakat Tingkatkan Kamtibmas


Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id.- Dalam rangka Menciptakan Harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Mataram Polresta Mataram, Kapolsek Mataram AKP Mulyadi SH.,didampingi para Kanit melaksanakan Safari Kamtibmas dan Jum'at Curhat di Masjid Nurussalam Link. Pesongoran, Kel Pagutan Barat, Kec.Mataram Kota Mataram, Jumat (27/09/2024).

Dalam kesempatan tersebut mengawali kegiatannya dengan melakukan shalat Jum'at berjamaah dengan para tokoh agama dan masyarakat di lingkungan tersebut. Usai shalat Jum'at, Kapolsek Mataram diberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.

Kesempatan ini dimanfaatkan secara maksimal oleh AKP Mulyadi SH., untuk menyerukan pesan Kamtibmas Kapolda NTB dan Kapolresta Mataram terutama menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak yang akan berlangsung November mendatang.

“Saat ini kita telah masuk pada tahapan kampanye Pilkada. Kami menghimbau masyarakat agar menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, terutama perbedaan pilihan yang mungkin terjadi nantinya agar jangan sampai merusak silaturahmi antar sesama yang sudah terbangun baik selama ini,”ungkap Kapolsek dihadapan para tokoh dan masyarakat.

Kepada media ini Mulyadi sapaan akrab Kapolsek Mataram mengatakan safari Kamtibmas dan Jum'at Curhat ini akan menjadi upaya Polsek Mataram sebagai momen Cooling system untuk mendorong masyarakat menjaga dan memelihara Kamtibmas serta sebagai momen berdialog dengan masyarakat guna menggali informasi yang terjadi di masyarakat.

Selain terkait Pilkada, pada kesempatan tersebut dirinya juga menghimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk tindak pidana serta menjaga dan memantau aktivitas seluruh anggota keluarga yang tinggal serumah terutama aktivitas anak-anak remaja.

Hal ini sebagai upaya mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan yang dapat mengganggu Kamtibmas secara umum. Salah satunya dapat mencegah perkelahian baik personal maupun antar kelompok.

“Intinya dengan pantauan para orang tua dan kita semua segala bentuk gangguan itu dapat kita antisipasi ataupun kita cegah. Untuk itu kita berharap para tokoh, orang tua dan semua masyarakat turut serta dalam mendorong terciptanya Kamtibmas,”jelasnya.

Diakhir Dialog dengan masyarakat Kapolsek Mataram berkomitmen akan meningkatkan pengamanan untuk masyarakat melalui Patroli, sambang warga serta meningkatkan pelayanan untuk kepentingan masyarakat. (Surya Ghempar).

Kapolres Lombok Utara Sambut Tim Slog Polri Untuk Penertiban Aset BMN


Lombok Utara-NTB, Media Dinamika Global.Id.-  Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Lombok Utara, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K, M.Si., menyambut kedatangan Tim dari Slog Polri yang bertujuan untuk melakukan penertiban aset Barang Milik Negara (BMN) berupa kendaraan dinas dan senjata api dinas. Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja Polri dalam memberikan pelayanan terhadap  masyarakat.

Tim Slog Mabes Polri yang dipimpin oleh Kabag Disi Ropal Slog Polri, Kombes Pol Dudy Iskandar, S.I.K, M.H., bersama Kasubagdalmat Bag Invent, AKBP Edi Wiranto, ST, dan didampingi oleh Kabag Pal Biro Log Polda NTB, AKBP Ganjar Sukmarini, melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan dinas dan senjata api dinas Polres Lombok Utara. Turut hadir dalam kunjungan ini, Kabag Log, AKP Itradi, Kasi Propam, AKP I Nyoman Suardika, dan Kasat Samapta, AKP Lalu Iskandar Zulkarnaen.

Orang nomor satu di jajaran Polres Lombok Utara menerangkan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya rutin satuan atas  untuk memastikan kesiapan operasional kendaraan dan senjata api dinas.

“Pemeriksaan ini adalah bentuk pengecekan kesiapan kendaraan operasional personel dan Bhabinkamtibmas Polres Lombok Utara yang dilakukan setiap tahun oleh Slog Polri,” Ujarnya, Pada Kamis,26/9/2024.

Selain memeriksa kondisi fisik kendaraan, Tim Slog Polri juga mengecek kelengkapan administrasi seperti STNK dan kondisi senjata api dinas. 

“Kegiatan ini penting untuk menjaga kedisiplinan anggota dan memastikan semua kendaraan dinas siap digunakan kapan saja diperlukan,” Imbuh AKBP Didik. 

Sementara itu Kabag Disi Ropal Slog Polri, KBP Dudy Iskandar, S.I.K, MH, menekankan pentingnya perawatan kendaraan dinas oleh personel Polres. 

“Perawatan rutin seperti pengecekan mesin dan spare part sangat penting untuk memperpanjang usia pakai kendaraan. Jika ada kerusakan, termasuk kelengkapan administrasi  guna menginvetarisir secara jelas BMN  serta peruntukannya, jika ada kerusakan.  segera laporkan ke bagian logistik Polres untuk ditindaklanjuti oleh Biro Logistik Polda NTB,” pesannya. Ia juga mengingatkan agar perlengkapan perorangan tidak diabaikan.

Kapolres berharap kepada Bag. Sat, Sie dan Polsek jajaran yang memiliki Randis untuk tetap merawat barang milik  negara , dan ini merupakan upaya Pemerintah dalam mensejahtra dan menunjang pelaksanaan tugas kita dilapangan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat  dalam menjaga harkamtibmas. Pungkasnya. (Surya Ghempar).