Media Dinamika Global

Sabtu, 31 Agustus 2024

MIO NTB Kunjungi Rumah Adat Ende Loteng


Lombok Tengah,
Media Dinamika Global.Id._ DPW MIO NTB dan DPD MIO se-NTB mengunjungi Kampung sasak Ende di Sengkol kecamatan Ende kabupaten Lombok Tengah. Sabtu (31/08).

Puluhan peserta dari pengurus MIO Kabupaten Kota se-NTB menggunakan kendaraan bus pariwisata yang disupport oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB. 

Ketua MIO NTB, Feryal MP, mengatakan, on day trip tersebut adalah bagian dari Rakerwil untuk memberikan waktu kepada para peserta khususnya yang dari luar Lombok melihat dan menikmati pariwisata dan Sirkuit MotoGP. 

"Selain refresing, teman-teman ini bisa melihat dan menikmati pariwisata di Lombok sehingga mereka nantinya bisa menceritakan segala hal yang mereka lihat pada saat trip tersebut," ujar Feryal.

Sementara, Gayt lokal, Loleh mengucapkan, terimakasih kepada MIO NTB serta rombongan sudah berkunjung di kampung adat Ende.

"Kami apresiasi atas kehadiran teman-teman semua," ucapnya.

Loleh alias Ama Iji, menceritakan historis kampung sasak Ende, Sasak merupakan nama suku asli nama bahasa lokal yang kami gunakan di Lombok dan nama Ende  ini adalah pelindung, jadi Ende Ini MELINDUNGI atau melestarikan rumah adat yang ada di Lombok.

"Seperti dilihat oleh teman-teman adalah Rumah Adat," tuturnya.

Lanjutnya, mengenai bangunan yang ada di depan kita, jadi ini semua merupakan rumah adatnya dan ini masih dihuni sampai sekarang, bukan hanya untuk tulis tetapi untuk dua-duanya untuk tulis sekaligus sebagai tempat tinggal yang sesungguhnya, dalam bahasa Sasak ini adalah mata pencaharian semua penduduk yang ada disini.

"Mayoritas masyarakat disini adalah petani, maka rumahnya dinamakan balitani," tuturnya.

Sambungnya, mengapa Kampung ini yang dinamakan Ende karena pada zaman dahulu kala ketika banyak kriminal-kriminal jadi disini ada yang hidup seorang pepadu dalam bahasa Sasak pelindung, jadi sesuai dengan presial disini.

"Presial dalam bahasa sasak menjadi pelindung," pungkasnya.

Kemudian semua rombongan MIO NTB keliling semua rumah adat Eden. Lantai rumah adat ini dibuat dari tanah liat dan kotoran sapi atau kerbau serta air.

"Perawatan satu kali seminggu karena lantai akan retak, perawatan retak ini, pakai koran sapi dan air saja".

Lalu masyarakat setempat menyambut rombongan dengan adat sasak, tarian dan prasian.

Terus rombongan pulang dan menuju ke sirkuit Mandalika.

Pewarta: Surya Ghempar.


Ketua DPC Hanura Akan Gunakan Seluruh Kemampuan Untuk Memenangkan Aji Rum-Innah


Kota Bima. Media Dinamika Global. Id.- Ketua DPC Hanura Akan Gunakan Seluruh Kemampuan Untuk Memenangkan Aji Rum-Innah. Partai Hanura adalah salah satu partai pengusung yang akan menggerakkan seluruh potensi di struktur partai yang ada untuk memenangkan pasangan bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, H. Mohammad Rum dan Mutmainnah pada Pilkada Kota Bima 2024.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat Kota Bima, Casman pada mimbar NTB, Sabtu (31/8/2024). 

Casman mengatakan bahwa Hanura tidak sekedar mengusung, tetapi akan total memenangkan pasangan yang akrab disapa Aji Rum dan Umi Innah di Pilwalkot Bima. 

"Hanura akan total mendukung dan memberikan seluruh kemampuan untuk memenangkan H. Mohammad Rum dan Mutmainnah," tegasnya. 

Casman juga sampaikan bahwa struktur partai Hanura mulai DPC, PAC hingga anak ranting di seluruh kelurahan akan dikerahkan demi memenangkan Aji Rum dan Umi Innah. 

"Kami akan menggerakkan seluruh potensi struktur  partai Hanura pengurus PAC dan yang ada di kelurahan anak ranting," bebernya. 

Tidak hanya itu, Casman juga beberkan bahwa simpatisan dan relawan partai Hanura juga akan dikerahkan dalam mengantarkan Aji Rum dan Umi Innah dalam mewujudkan Kota Bima Baru, yakni Kota Bima yang Bersih, Aman, Religius dan Unggul. 

Casman tidak mau banyak berjanji, namun yang pasti ia akan membuktikannya nanti di lapangan, bahwa Hanura akan total dan berjuang memenangkan Aji Rum dan Umi Innah. 

"Nanti kita buktikan saja di lapangan," ungkap Wakil Ketua satu, sekaligus Koordinator Juru Bicara Koalisi Partai Pemenangan Aji Rum dan Umi Innah.(**). 

Jalani Tes Kesehatan, Aji Rum-Innah: Mohon Doa Semoga Lancar


Mataram. Media Dinamika Global. Id.- Jalani Tes Kesehatan, Aji Rum-Innah: Mohon Doa Semoga Lancar. Tiga pasangan bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan maju di Pilkada Kota Bima hari ini, Sabtu (31/8/2024) menjalani tes kesehatan. Mereka menjalani kesehatan usai resmi mendaftarkan diri di KPU, Rabu (28/8) lalu. 

Dua jenis kesehatan di jalan para paslon di RSUP Mataram. Tes pertama adalah tes kesehatan terkait jasmani dan tes kedua adalah pemeriksaan rohani dan kejiwaan. 

"3 Paslon," jawab singkat komisioner KPU Kota Bima ketika dikonfirmasi mimbar NTB, Sabtu (31/8). 

Adapun kandidat yang menjalani tes kesehatan, yakni pasangan Ir. H. Mohammad Rum-Hj. Mutmainnah, H. A. Rahman-Feri Sofyan dan pasangan H. Anshar-Syamsuddin.

Dalam konferensi pers dilakukan di depan RSUP Mataram, H. Mohammad Rum memohon doa kepada seluruh masyarakat Kota Bima, semoga Tes kesehatan yang dia jalani dengan Mutmainnah lancar. 

Terlihat H. Mohammad Rum mengenakan baju warna kuning dan rompi hitam, Mutmainnah mengenakan baju putih celana jeans. Sementara pasangan H. A. Rahman-Feri Sofyan mengenakan baju puti-putih. (***).

Jumat, 30 Agustus 2024

Polsek Monta, Gandeng Jurnalis, Tokoh Pemuda dan Penggiat LSM Jadi Cooling System Pilkada Sejuk dan Damai


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global-id. Kepolisian Sektor Monta Polres Bima Polda NTB menggandeng Jurnalis, tokoh pemuda dan penggiat lembaga swadaya masyarakat menjadi Cooling System mewujudkan Pilkada yang sejuk dan damai.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jum,at (30/08/24) di Mapolsek Monta

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka menjelaskan hal itu merupakan sinergi Polri dan seluruh elemen demi terwujudnya Pilkada di Kabupaten Bima yang aman dan damai.

"Ini sangat perlu kita lakukan dengan tujuan agar pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada berjalan dengan aman sehingga Kondusifitas di kabupaten Bima tetap terjaga". Ungkapnya.

Senada dengan itu Kapolsek Monta AKP Takim mengucap rasa terimakasihnya kepada Jurnalis/ wartawan, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat diwilayah hukum Polsek Monta yang telah membantu pihak kepolisian dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Semoga dengan sinergitas yang terjalin ini kedepannya akan tetap terjaga demi tercipta dan terjaganya Kamtibmas terlebih pada saat tahapan pilkada Tutupnya. (MDG 023)

Polres Bima Buru Terduga Pelaku Penganiayaan di Desa Ngembe dan Tim Inafis Laksanakan Olah TKP


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global-id. Unit Reserse Kriminal Umum dan tim Inafis Polres Bima Polda NTB melakukan olah TKP kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kasus penganiayaan itu terjadi pada Jum,at (30/08/24) sekira pukul 15.30. WITA di Desa Ngembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Penganiyaan yang mengakibatkan korban berinisial KM (L/30) warga desa jala meninggal dunia ini diduga dilakukan oleh MW (L/33) juga merupakan warga setempat.

Olah TKP ini dilakukan pasca terjadinya penganiayaan guna membuat terang kasus tersebut.Tim Inafis melakukan serangkaian kegiatan seperti pemotretan TKP luka yang dialami Korban dan lainnya

Kronologis, awalnya terduga pelaku datang dari arah desa darussalam menuju desa Nggembe dengan menggunakan ojek, setibanya di Desa Nggembe terduga Pelaku yang masih berada di pinggir jalan memanggil Korban yang sedang duduk didalam rumahnya.

Korban yang tidak merasa curiga keluar dari rumah dan sempat duduk berbincang dengan terduga Pelaku didepan rumah warga sekitar.

Setelah berbincang dengan korban terduga Pelaku hendak pulang ke rumahnya namun terduga pelaku topinya tertinggal.

Korban yang berniat memberikan topi terduga pelaku tiba-tiba menghunus sebilah parang dan langsung membacok Korban akan tetapi tidak mengenai Korban, kemudian setelah dibacok oleh Terduga Pelaku,korban lari menuju rumahnya mengambil kapak kecil dan korban kembali menyerang terduga pelaku sehingga terjadi saling kejar antara korban dengan Pelaku menggunakan Parang.

Sehingga pada saat itu juga Terduga Pelaku berbalik berhadapan dengan Korban dan terjadilah saling bacok akan tetapi kapak di gunakan korban pendek tidak bisa mengenai terduga pelaku,dan pelaku yang menggunakan parang yang panjang berhasil membacok korban di bagian leher sebelah kiri dan tangan bagian kiri korban. 

Setelah melakukan aksinya terduga pelaku melarikan diri dengan menumpangi kendaraan bermuatan jagung yang melintas di TKP.

Almarhum sempat dilarikan kerumah sakit namun nyawanya tidak tertolong dan oleh pihak RSUD Sondosia korban dinyatakan meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Abdul Malik SH.

Kapolres juga mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini masih memburu terduga pelaku

"Kami sudah menyebar personel dilapangan untuk memburu dan mempersempit ruang gerak terduga pelaku". Ujarnya.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada pihak keluarga dan masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke Pihak Kepolisian dan tidak main hakim sendiri yang dapat menimbulkan Guankamtibmas.

Sedangkan motif tertuga pelaku menganiayaya korban masih dalam penyelidikan.

"Kasus ini akan kami usut sampai tuntas dan bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar melaporkan ke Pihak Kepolisian". Tutupnya. (MDG 023)

Sekretaris DPD PAN Serahkan Tanah Hibah Untuk 20 KK Miskin


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.-Anggota DPRD Kab. Bima Fraksi PAN Hibahkan Lahan Untuk 10 KK Miskin pada awalnya. Mengingat Banyak Masyarakat yang Membutuhkan Tanah Pekarangan itu, lalu saya tambahkan 10 Are lagi. Jadi Jumlahnya sebanyak 20 Are. Meski saat ini Rafidin S,Sos masih fokus membangun Kantor DPD PAN di Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima di atas lahan yang dihibah juga.

Pemberian lahan tersebut secara resmi telah diserahkan pada pagi ini Sabtu (1/9) sekitar pukul 12.00 Wita yang berlangsung di desa Kananta dan diterima langsung oleh penerima hibah bersama Sekretaris Desa (Sekdes) setempat.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima, juga sekretaris DPD PAN Kabupaten Bima Rafidin, S. Sos Mengungkapkan bahwa Alhamdulillah, saya bersama istri pada hari ini, ke desa kananta untuk menyerahkan tanah pekarangan rumah bagi warga miskin yang belum memiliki lahan untuk bangun rumah, baik untuk rumah batu permanen ataupun rumah panggung.

Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bima 2 Periode ini menghibahkan lahan seluas 10 are (1.000m2) awalnya, untuk sepuluh Kepala Keluarga (KK) yang tidak mampu di Desa Kananta Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Tetapi saya tambahkan 10 Are lagi karena Banyak Masyarakat yang Membutuhkan Pekarangan Rumah ini. Jadi Jumlah keseluruhannya sebanyak 20 Are ( 2. 000m2) Dan namanya akan ditentukan oleh Pemerintah Desa setempat dan akan Mengurusnya hingga selesai. Ujarnya

Kemudian terkait dengan Dokumen atau Suratnya akan di urus oleh Pemerintah Desa setempat, dan saya telah menandatangani Surat Hibah tersebut bersama Istri dihadapan Pemerintah Desa dan Para Penerima Hibah Tanah tersebut,  lalu nanti Masyarakat akan mengukur Sertifikat masing-masing dengan cara Pemecahan nantinya. Tutupnya

Di tempat terpisah, Sekdes Kananta, Ilham H. Mansyur, S.Pd membenarkan adanya penyerahan lahan untuk pekarangan rumah bagi warga tidak mampu oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima dari Dapil III, Rafidin S,Sos.

Adapun Nama warga yang akan menerima tanah hibah dari Wakil rakyat fraksi PAN tersebut antara lain ;
1. Aril Nggeri
2. Dimas Nggeri
3. Sujuh Nggeri
4. Nawir Nggeri
5. H.hatijah Nggeri
6. Saiful Talehe
7. Junaidin/uni kananta
8. Maskur tuntu
9. Aminah Sowa
10. Muraidin
11. Hafid Musa
12. Irwansyah
13. Baharuddin
14. Hasanuddin
15. Mariam
16. Furaidin
17. Yayasan
18. Sahrir
19. Sofia Abdullah
20. Abdullah

"Atas nama Pemerintah Desa Kananta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Rafidin yang telah memberikan lahan seluas 20 are untuk 20 KK miskin tersebut, dan ini sejarah pertama kali ada seorang anggota dewan yang mau memberikan lahan secara percuma untuk warga tidak mampu, padahal satu are harga tanah di kananta sekarang 15-20 juta, itupun sulit didapat di dekat perkampungan," paparnya.

Nantinya kata Sekdes, akan langsung diurus sertifikat masing-masing penerima lahan pekarangan tersebut.


" Untuk sertifikat nanti Pemerintah Desa yang akan mengurusnya, tentu tergantung dari warga juga. Dan Harapannya adalah Tanah yang dihibahkan itu, tidak dapat diperjual belikan dan atau dipindah tangankan. Kemudian Kepada Penerima Tanah Hibah ini, agar segera membangun Rumahnya masing-masing minimal Rumah Panggung, jangan hanya memilikinya. Pungkasnya.(MDG024).

Serda Asnaidin,Babinsa Boke Koramil 1608-03/Sape Dampingi Pemanfaatan Mesin Pompa Air Bantuan dari Kementan


Sape Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Sabtu 31 Agustus 2024 Pukul 08.30 Wita, Serda Asnaidin Babinsa Desa Boke Anggota Koramil 1608-03/Sape beserta PPL Desa Boke, Melaksanakan Pendampingan Pemanfaatan Mesin Pompa Air (Pompanisasi) Program PAT yang di berikan Kepada Poktan So Tolo Sarei  So cera dan So Lawu Desa Boke sebanyak 6 Unit yang bertempat di lokasi Poktan So Tolo Sarei,So Cera dan So Lawu Desa Boke Kec. Sape Kab. Bima.



"Program ini merupakan kerjasama dari Kementan pusat dengan mabes TNI sebagai upaya menunjang ketahanan pangan, makanya ujung tombak di lapangan adalah Babinsa dengan petugas PPL", Jelas Babinsa

Serda Asnaidin, sebagai Babinsa dirinya selalu siap mendukung setiap kegiatan yang sifatnya untuk membantu kesulitan warga di wilayah binaannya. "Dengan bantuan pompa ini di harapkan dapat membantu  mengatasi kesulitan warga terkait pengairan tanaman pertanian warga", tuturnya.

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut sbb:

1. PPL Desa Boke

2. Babinsa Desa Boke

3. Kaur Pembangunan Desa Boke

4. Ketua Poktan So Tolo Sarei,So Cera dan So Lawu.

Nampak terlihat pada Pukul 09.30 Wita, Kegiatan Pendampingan telah selesai dan berjalan dengan tertib, lancar dan aman.

(Arif Sape/MDG.04)

Hari Ke-2 Rakerwil, MIO NTB Kunjungi Sejumlah Wisata di Lombok


MATARAM-NTB, Media Dinamika Global.Id._  Hari kedua Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi NTB melaksanakan one day trip ke  sejumlah spot wisata di wilayah Lombok dan sirkuit Mandalika. Sabtu (31/8/2024). 

Puluhan peserta dari pengurus MIO Kabupaten Kota se-NTB menggunakan kendaraan bus pariwisata yang disupport oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB. 

Ketua MIO NTB, Feryal MP, mengatakan, on day trip tersebut adalah bagian dari Rakerwil untuk memberikan waktu kepada para peserta khususnya yang dari luar Lombok melihat dan menikmati pariwisata dan Sirkuit MotoGP. 

"Selain refresing, teman-teman ini bisa melihat dan menikmati pariwisata di Lombok sehingga mereka nantinya bisa menceritakan segala hal yang mereka lihat pada saat trip tersebut," ujar Feryal. 

Lokasi pertama yang dikunjungi para peserta adalah Desa Adat Sukarara yang memiliki berbagai macam produk tenun dan pakaian adat. 


Lokasi kedua adalah mengunjungi Desa Adat Sade yang selama ini sudah terkenal. Namun, karena masih banyak peserta yang belum mengunjunginya, maka lokasi ini menjadi tempat yang akan dikunjungi. 

Lokasi ke Empat adalah Sirkuit MotoGP mandalika. Para peserta akan menikmati track Sirkuit dunia tersebut. Sirkuit tersebut saat ini ramai dikunjungi karena berbagai event nasional maupun internasional tetap dilaksanakan disana. 

Usai trip ke Lombok Selatan, Peserta akan melaksanakan camping di Danau Gunung Jae. Danau ini mempunyai landscape seperti danau segara anak Gunung Rinjani.

(Surya Ghempar).

Anggota DPRD Bima Banting Kursi Gegara Rapat Banggar Sepi, Ada Apa Ya ?


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.-Salah satu anggota DPRD Kabupaten Bima memprotes sikap sejumlah anggota bahkan Ketua DPRD yang malah mementingkan mengikuti pendaftaran calon Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yakni Iqbal-Dinda di Mataram, Kamis (29/8/2024).

Melalui video pribadinya yang direkam dan tersebar, anggota DPRD tersebut mengungkapkan bahwa rapat banggar yang sejatinya dilaksanakan pada hari tersebut sepi dan tidak sedikit yang hadir.

"Hari ini saya sedang berada di ruang rapat utama DPRD Kabupaten Bima dalam rapat banggar APBD perubahan. Dari pagi saya duduk di sini dengan teman-teman banggar, tidak jelas apa yang diinginkan legislatif ini termasuk ketua DPRD," ujarnya dalam video berdurasi 1.45 menit tersebut. Seperti dikutip dari Media SIARPOST

Ia mengatakan, sengaja melakukan siaran langsung tersebut agar masyarakat Kabupaten Bima tau bahwa inilah cara pemerintah Kabupaten Bima dalam mengelola APBD nya.

Ia juga mengungkapkan, mendapat informasi bahwa semua rata-rata pejabat Kabupaten Bima semua ke Mataram mengikuti proses pendaftaran Iqbal-Dinda ke KPU NTB.

"Bahkan kepala dinas semua pergi ke Mataram dan membawa 4 sampai 5 orang staf ke Mataram," ujarnya.

Yang hadir ke Mataram itu bahkan Sekda Kabupaten Bima, ia menganggap bahwa semua pejabat di Kabupaten Bima lebih mementingkan menghadiri acara pendaftaran Cakada Iqbal-Dinda daripada membahas APBD Perubahan.

Dalam video tersebut terlihat sejumlah anggota marah-marah hingga membuang dokumen dan membanting kursi, diduga atas kekecewaan nya terhadap sikap anggota DPRD yang tidak peduli dalam membahas anggaran.

Atas kejadian tersebut, salah satu aktivis Hukum dan sosial, Sudirman SH sekaligus Direktur LBH Komnas HAM angkat bicara, ia menilai bahwa sikap para oknum anggota DPRD Bima yang melakukan atau merusak sarana dan fasilitas negara itu tidak patut dicontohi.

"Kita sesalkan, mereka kaum intelektual yang merusak fasilitas negara di sidang banggar DPRD Bima, kalau ada hal miskomunikasi tentu ada cara-cara nya," kata Sudirman.


Menurut penilaiannya selaku aktivis politik, Hukum dan sosial, hal ini jangan sampai dipertontonkan di publik sehingga akan menjadi penilaian buruk kepada para legislatif tersebut.


"Jangan dengan hal seperti ini dibuat skenario melempar kursi di DPRD seakan ada kekecewaan terhadap eksekutif. Ada dokumen juga yang dibuang. Perilaku ini tidak layak dipertontonkan. Masa hal kecil miskomunikasi seperti ini tidak disikapi dengan baik," tutupnya.(Team)

Mantan Ketua Komisi I DPRD Kab.Bima Minta Copot Kepala Imigrasi Bima Kelas III Non TPI Bima Kepada Kemenkumham RI


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.-Mantan Ketua Komisi I DPRD Kab.Bima Bapak Baharuddin Ishaka, SH Agar Kemenkumham RI segera Mencopot Kepala Imigrasi Bima Kelas III Non TPI Bima. Dugaan tersebut tentunya memiliki banyak hal yaitu jarangnya masuk Kantor hingga abaikan Tugas Utamanya dengan cara tidak mengumumkan setiap Perkembangan Informasi kepada Masyarakat lewat Media Sosial terutama adanya Imigran yang kini masih tidak Jelas Arahnya. Sabtu, 31 Agustus 2024

Benar sekali Belum lama ini, ada Organisasi Pers yang telah mengirimkan Surat ditujukan kepada Kepala Imigrasi Bima Kelas III Non TPI Bima, Dalam Surat Resminya DPW dan DPC SPI NTB dan Bima  perihal : Permohonan Klarifikasi dan Tindak Lanjut terhadap Permasalahan yang terjadi di Kantor Imigrasi diduga kuat adanya Praktek Kerjasama antara Calo dengan Pegawai atau Ordal dengan cara bagi hasil, dengan alasan untuk memuluskan Pembuatan Paspor dengan Tarif yang sangat tinggi hingga Jutaan Rupiah, padahal Pembuatan Paspor berdasarkan ketentuan Pemerintah hanya kisaran Ratusan Ribu saja.

Dari Persoalan itulah, DPW dan DPC SPI hadir untuk melakukan klarifikasi dengan melalui Surat resmi kepada Kepala Kantor Imigrasi Bima dengan tujuan agar Informasi tersebut bisa lebih akurat dengan data autentik serta menghindari adanya Disharmonisasi antara Lembaga Pemerintah dengan Lembaga Masyarakat. Juga Pemerintah tidak alergi atau anti kritik terhadap Wartawan yang melakukan wawancara guna mendapatkan informasi tentang hal itu.

Karena itu, sehubungan dengan perihal surat diatas, kami bermaksud meminta klarifikasi dan tindak lanjut terhadap oknum Pegawai Imigrasi Bima yang selama ini telah membuat aturan diatas aturan yang Bapak Pimpin, dan tidak ada niat baiknya terhadap Wartawan atau jurnalis yang melakukan Wawancara langsung tersebut. Baik terhadap masalah yang akan kami sebutkan dibawah ini maupun masalah lainnya yang terkesan sangat tertutup sekali. Padahal Undang-undang telah mengatur kebebasan Pers, baik kebebasan secara tertulis atau secara lisan.

Adapun hal-hal yang kami anggap tidak sesuai dengan ketentuan Undang-undang yang berlaku yang dilakukan oleh Oknum Pegawai Imigrasi Bima terhadap Wartawan yang Mewawancara secara langsung itu, antara lain :
1. Setiap ada Masalah yang terjadi di Masyarakat Bima yang datang melakukan Pengurusan Paspor selalu saja dibuat aturan yang tidak sesuai dengan aturan keimigrasian
2. Setiap Warga Bima yang menjadi Pemohon dan atau membuat paspor yang datang ke Kantor tersebut selalu dipersulit bahkan terkesan apatis apabila tidak ada Uang yang banyak
3. Mengabaikan setiap ada masalah Pegawai/Karyawan yang dinilai kurang terbuka atau management yang dikelolanya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku
4. Setiap kami ingin bertemu selalu menutup diri,bahkan mengolok-olok Wartawan saat ingin meminta keterangannya
5. Dan masih banyak lagi yang lainnya yang akan kami sebutkan satu per satu saat audiensi nanti.

Karen itu, kami yang tergabung dalam Organisasi Pers atau biasa disebut Organisasi Solidaritas Pers Indonesia (SPI) Wilayah NTB dan Cabang Bima Kota/Kabupaten meminta dengan Hormat kepada Bapak Agar :
1. Memanggil dan atau memproses secara Hirarki terhadap oknum pegawai Imigrasi Bima untuk Menemui kami
2. Menjatuhkan sanksi terhadap Oknum Pegawai Imigrasi Bima yang dianggap mencederai Nama baik Institusi Negara, dengan Sanksi Pemberhentian
3. Apabila kemudian salah satu yang tersebut diatas, tidak dipenuhi dengan baik, maka kami akan melakukan Aksi Demontrasi terhadap Instansi itu.

Kembali kami tegaskan terhadap Opsi-opsi tersebut di atas, kami memiliki bukti-bukti yang cukup saat kami ingin melakukan Pengurusan Paspor dengan Oknum Pegawai Imigrasi Bima, yaitu berupa berita yang kami sajikan baik saat berlangsung atau tidaknya.

Misalnya saja, saat Pemohon Memohonkan Pasport untuk Mengunjungi Keluarga di Luar Negeri selalu memasang Harga yang lebih tinggi hingga Jutaan Rupiah. Lalu apa bedanya mengurus Pasport dengan Ibadah yang Notabenenya sama-sama berangkat ke Luar Negeri.

Lalu Pertanyaannya adalah Adakah Perbedaan antara Pengurusan Paspor antara Kunjungan Keluarga dan Ibadah ke Luar Negeri?

Berapa Tarifnya atau Iuran antara Kedua Pasport itu ?

Karenanya, kami sangat membutuhkan jawaban yang konkrit agar tidak membias ke Masyarakat hingga terjadi Disharmonis antara Pemerintah dengan Masyarakat dan jangan jadi anti kritik terutama menutup Informasi terhadap Wartawan yang akan melakukan Wawancara langsung. Apalagi saat ini, masih saja tidak ada Kepastian terhadap Proses Penanganan masalah yang terjadi di Kantornya.

Dan masih banyak lagi Masalah-masalah lain, yang melibatkan Oknum Kepala Imigrasi Bima Kelas III Non TPI Bima, karenanya saya berharap agar Kemenkumham RI Segera Copot Dia, sebab saya menilai bahwa selama ini Kerjanya sangat Buruk sekali.

Banyaknya Imigran yang tidak jelas hingga Keluar Masuknya Peredaran Narkoba di Wilayah Hukum ini sehingga saya sesalkan. Seolah-olah tidak ada Informasi dari Pihak Imigrasi Kelas III Non TPI Bima, seakan-akan menjadi tanda tanya besar oleh Masyarakat Bima Umumnya. Kesalnya.

Sebagai Kader Partai Gerindra Kab. Bima tegaskan agar Kemenkumham RI yang baru dari Partai Gerindra untuk segera Mencopot Oknum Kepala Imigrasi Bima Kelas III Non TPI Bima dari Jabatannya, Masyarakat tidak menerima Pemimpin seperti ini. Pungkasnya. (MDG024).