Media Dinamika Global: Politik
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2026

HUT Ke-25 Demokrat, DPC Demokrat Kabupaten Bima Tebar Kepedulian Lewat Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Pantai Baba

DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima di bawah komando Ibu Hj. Misfalah saat menggelar
aksi sosial di Pantai Baba, (Ist/Surya)

Kabupaten Bima, Media Dinamika Global - Menyambut peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bima di bawah komando Ibu Hj. Misfalah, S.Pd menggelar aksi sosial bertajuk "Gerakan Langit Biru Indonesia Asri" di Pantai Baba, Desa Sambane, Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima. Jum'at (14/8/26).

Kegiatan peringatan seperempat abad berdirinya partai berlambang mercy,  dihadiri para pengurus, kader, dan simpatisan. Tidak hanya jajaran internal, sejumlah Dinas Kabupaten Bima, Dinas Kesehatan dan DLH kabupaten Bima, seluruh Muspika Kecamatan Langgudu serta Masyarakat Umum turut memadati area pesisir pantai tersebut.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI dalam rangka Bulan Bakti memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026 mendatang.

Sekitar 200 orang terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka merupakan kader partai, relawan, petugas dinas terkait, pemuda, serta tokoh masyarakat setempat melakukan kerja bakti, membersihkan pesisir pantai, Donor Darah serta menanam pohon.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima Hj. Misfalah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Lingkungan yang rapi, tertata, bersih, indah, akan berdampak pada masyarakat yang sehat dan energi positif bagi kita semua. Pohon yang ditanam akan menjaga udara yang bersih dari polusi," tutur Umi Misfalah sapaan akrabnya.

Bupati Bima dan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima
bersama kader Demokrat, (Ist/Surya)

Lebih lanjut Umi Misfalah, menjaga kelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat melalui kegiatan gotong royong menjadi bagian penting untuk membangun kesadaran bersama mengenai kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Ia berharap kegiatan kerja bakti tersebut dapat kembali menghidupkan semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

"Mudah-mudahan kegiatan kerja bakti ini dapat menggelorakan kembali semangat kebersamaan, gotong royong di tengah-tengah masyarakat karena menjaga kebersihan, kenyamanan, kesehatan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama," ucapnya.

Dorong lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah, Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI merupakan gerakan pengabdian masyarakat yang digelar Partai Demokrat dalam rangka menyambut usia ke-25 partai.

Melalui gerakan tersebut, Partai Demokrat mengajak masyarakat dan berbagai elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagaimana yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Umi Misfalah menyebut juga kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjalankan arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar partai terus memberikan manfaat di tengah masyarakat.

"Dilaksanakannya aksi bersih-bersih dan penanaman pohon ini merupakan komitmen dan perhatian Partai Demokrat untuk selalu hadir dan membaur dengan masyarakat," pungkasnya.

Redaksi |

Jumat, 07 Agustus 2026

GEMPAR NTB Dorong DPP PAN Tetapkan H. M. Aminurlah Jadi Ketua PAN NTB


MATARAM, Media Dinamika Global - Dinamika kepemimpinan Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki fase penting. Kosongnya kursi Ketua DPW PAN NTB membuka ruang bagi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN untuk menentukan figur yang dinilai mampu mengembalikan soliditas, memperkuat konsolidasi, dan membawa partai lebih progresif di NTB.

Di tengah situasi tersebut, GEMPAR NTB secara terbuka mendorong DPP PAN untuk mempertimbangkan H. Muhammad Aminurlah, S.E. sebagai salah satu figur yang layak dipercaya menakhodai Ketua DPW PAN NTB.

Ketua GEMPAR NTB, Syuryadin menilai H. Muhammad Aminurlah atau yang akrab disapa Haji Maman memiliki sejumlah modal penting untuk memimpin PAN NTB, mulai dari pengalaman politik, rekam jejak organisasi, jaringan kader hingga pemahaman terhadap karakter politik masyarakat di berbagai wilayah NTB.

Menurutnya, PAN NTB saat ini tidak sekadar membutuhkan pergantian figur di kursi ketua. Partai membutuhkan sosok yang mampu merajut kembali kekuatan kader, membangun komunikasi antardaerah, memperkuat struktur organisasi serta menghadirkan PAN sebagai rumah bersama bagi seluruh kader.

“PAN NTB membutuhkan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh kekuatan kader, bukan hanya kuat di satu wilayah. Kami melihat H. Muhammad Aminurlah memiliki pengalaman, jaringan dan kapasitas untuk menjalankan amanah tersebut,” ujar Ketua GEMPAR NTB, Jumat (7/8/2026).

DPP PAN Diminta Melihat Kebutuhan Organisasi

GEMPAR NTB meminta DPP PAN dalam menentukan Ketua DPW PAN NTB tidak semata-mata mempertimbangkan popularitas figur. Lebih dari itu, DPP dinilai perlu melihat kemampuan calon pemimpin dalam membangun konsolidasi dan menjaga soliditas partai.

Bagi GEMPAR, pemimpin PAN NTB ke depan harus mampu berdiri di atas kepentingan seluruh kader dan tidak terjebak pada kepentingan kelompok tertentu.

Sikap H. Muhammad Aminurlah yang menyatakan siap apabila mendapat kepercayaan dari DPP PAN juga dinilai sebagai bentuk kesiapan menerima amanah organisasi.

“Pernyataan beliau bahwa siap apabila dipercaya DPP menunjukkan bahwa yang dikedepankan adalah kesiapan menjalankan amanah, bukan sekadar mengejar jabatan,” tegasnya.

H. Muhammad Aminurlah sendiri diketahui merupakan kader senior PAN NTB dan pernah menjabat sebagai anggota DPRD NTB dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang meliputi Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memahami dinamika politik sekaligus membangun komunikasi dengan kader dan masyarakat di tingkat akar rumput.

Gagasan Kantor Permanen Jadi Perhatian

Selain persoalan konsolidasi politik, GEMPAR NTB juga menyoroti gagasan H. Muhammad Aminurlah mengenai pentingnya pembangunan kantor permanen DPW PAN NTB.

Menurut GEMPAR, keberadaan kantor permanen bukan sekadar persoalan fasilitas, melainkan simbol bahwa partai memiliki rumah organisasi yang dapat menjadi pusat aktivitas kader, konsolidasi, pendidikan politik dan penyusunan agenda perjuangan PAN di NTB.

“Partai politik yang ingin besar harus memiliki rumah organisasi yang representatif. Kader membutuhkan ruang untuk berkonsolidasi, berdiskusi dan menyusun strategi perjuangan. Gagasan ini patut mendapat perhatian DPP,” katanya.

PAN NTB Butuh Energi Baru

GEMPAR NTB menilai momentum pergantian kepemimpinan DPW PAN NTB harus dijadikan kesempatan untuk melakukan konsolidasi menyeluruh.

Sebelumnya, Lalu Ahmad Zaini terpilih sebagai Ketua DPW PAN NTB periode 2025–2029 dalam Muswil VI PAN NTB pada April 2025. Dalam forum tersebut, H. Muhammad Aminurlah tercatat sebagai Bendahara Demisioner DPW PAN NTB.

Namun, setelah Lalu Ahmad Zaini diberhentikan dari kepemimpinan partai menyusul perkara hukum yang menjeratnya, posisi Ketua DPW PAN NTB kembali menjadi perhatian.

Dalam kondisi tersebut, GEMPAR NTB berharap DPP PAN mengambil keputusan yang mampu meredam dinamika internal sekaligus menyatukan seluruh kekuatan kader.

“Kami meminta DPP PAN melihat persoalan ini dengan jernih. Jangan hanya melihat siapa yang memiliki nama besar, tetapi siapa yang benar-benar memahami denyut nadi kader dan masyarakat NTB. H. Muhammad Aminurlah adalah salah satu figur yang patut dipertimbangkan,” tegasnya.

GEMPAR NTB juga menekankan bahwa siapa pun yang nantinya dipilih DPP PAN harus mampu menjadi figur pemersatu, membuka ruang regenerasi, memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PAN.

“Kami berharap keputusan DPP PAN nantinya menjadi keputusan yang menyatukan, bukan memecah. PAN NTB membutuhkan energi baru untuk menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.

GEMPAR NTB pun menyampaikan dukungan moral agar H. Muhammad Aminurlah dapat dipertimbangkan secara serius dalam bursa kepemimpinan DPW PAN NTB, dengan tetap menghormati seluruh mekanisme dan kewenangan organisasi di tingkat pusat.

“Kalau PAN ingin besar di NTB, maka yang dibutuhkan adalah pemimpin yang mampu bekerja, merangkul dan membangun. Bukan sekadar duduk di kursi ketua. Kepemimpinan adalah amanah dan pengabdian,” pungkasnya.

Redaksi | 

Selasa, 04 Agustus 2026

H. M. Aminurlah Siap Pimpin PAN NTB, Target Bangun Kantor Permanen dalam Setahun

H. Muhamad Aminurlah, (Ist/Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global - Kontestasi menuju kursi Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menghangat pasca lowongnya jabatan ketua definitif menyusul pemberhentian mantan Ketua DPW PAN NTB, Lalu Ahmad Zaini, yang kini tersandung perkara hukum setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPК. Hingga kini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN belum menunjuk kepengurusan baru maupun pelaksana tugas (Plt) untuk memimpin roda organisasi di tingkat provinsi. 

Kondisi tersebut dinilai membuat konsolidasi partai belum berjalan optimal menjelang berbagai agenda politik ke depan.

Salah satu nama yang santer disebut sebagai kandidat kuat adalah Wakil Ketua DPW PAN NTB, H. Muhamad Aminurlah, politisi senior yang akrab disapa Haji Maman. Saat ini ia juga menjabat sebagai anggota DPRD NTB dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang meliputi Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu.

Rekam jejak Haji Maman di PAN terbilang panjang. Ia pernah menjadi Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, anggota DPRD Kabupaten Bima, hingga menduduki kursi pimpinan DPRD Kabupaten Bima sebelum terpilih menjadi anggota DPRD NTB. Saat dimintai tanggapan mengenai kekosongan kepemimpinan DPW PAN NTB, Haji Maman menegaskan bahwa seluruh keputusan berada di tangan DPP PAN.

"Semua ini sifatnya top down. Keputusan ada di DPP. Kita menunggu bagaimana langkah DPP memperbaiki struktur organisasi ke bawah. Tetapi jangan juga terlalu lama dibiarkan seperti ini. Harusnya DPP segera menunjuk Plt agar konsolidasi partai bisa berjalan," ujarnya. Menurutnya, sosok yang layak memimpin PAN NTB ke depan harus memiliki integritas, rekam jejak organisasi yang jelas, kemampuan berkomunikasi dengan semua kalangan, serta mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat maupun partai.

Ia bahkan menyoroti belum adanya kantor permanen DPW PAN NTB sebagai pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. "Organisasi besar harus punya kantor yang representatif. Sampai hari ini kantor resmi PAN NTB masih sewa. Itu harus menjadi prioritas," tegasnya. 

Siap jika dipercaya DPP, nama Haji Maman sendiri belakangan masuk dalam bursa calon Ketua DPW PAN NTB. Menanggapi hal tersebut, ia mengaku siap apabila diberikan amanah oleh DPP. "Kalau dikasih amanah oleh DPP, saya siap," katanya singkat.

Tak sekadar menyatakan kesiapan, Haji Maman juga memasang target ambisius apabila dipercaya memimpin PAN NTB. Salah satunya adalah membangun kantor permanen DPW PAN. "Kalau diberi amanah, itu menjadi prioritas pertama.

"Saya optimistis dalam waktu satu tahun kantor DPW PAN NTB sudah bisa berdiri," ujarnya. 

Ia menegaskan, pembangunan kantor bukan sekadar simbol, melainkan bukti nyata keseriusan membangun organisasi. Selain pembenahan internal, Haji Maman juga menyoroti perlunya memperkuat basis PAN di Pulau Lombok. Menurutnya, selama ini kekuatan PAN lebih terkonsentrasi di wilayah Pulau Sumbawa, khususnya Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Dompu.

Strategi yang akan ditempuh, kata dia, adalah melakukan konsolidasi hingga tingkat daerah, merekrut kader-kader yang memiliki kapasitas dan integritas, serta membuka ruang bagi tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh positif. 

"Kita harus melihat orang-orang yang memang punya kapasitas dan rekam jejak, bukan sekadar yang pandai mencari muka. Organisasi harus diisi oleh kader yang benar-benar bekerja," tegasnya. 

Ia juga menilai pendekatan kepada masyarakat harus menjadi karakter utama kepemimpinan PAN ke depan. "Kekuasaan itu jangan hanya diamankan, tetapi harus diamalkan. Jabatan harus menjadi ladang pengabdian untuk masyarakat dan organisasi," ucapnya

Meski optimistis mampu membawa PAN NTB menjadi lebih besar, Haji Maman menegaskan dirinya tidak sedang meminta jabatan. "Saya tidak meminta jabatan. Kalau dipercaya, Alhamdulillah. Yang penting saya bisa memberikan kontribusi nyata untuk membesarkan PAN dan memberi manfaat bagi organisasi," pungkasnya.

Redaksi |

Sabtu, 01 Agustus 2026

Pimpin Hanura NTB, Ahmad Dahlan Ajak Kader Bangun Optimisme dan Besarkan Partai


Mataram, Media Dinamika Global - Ketua DPD Partai Hanura Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Dahlan, S.Sos., menegaskan Komitmennya untuk membawa Partai Hanura bangkit dan meraih hasil yang lebih besar pada Pemilu mendatang. Bahkan, ia mengaku siap mempertaruhkan seluruh karier Politiknya demi membesarkan Hanura di NTB.

Pernyataan itu disampaikan Ahmad Dahlan Saat Menyampaikan Sambutan usai dilantik bersama Jajaran Pengurus DPD Hanura NTB dan pengurus DPC Hanura dari 10 Kabupaten/Kota se-NTB dalam sebuah Prosesi yang berlangsung di Ballroom Rinjani Lombok Raya Hotel di Mataram, Sabtu (1/8/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Dahlan mengawali dengan menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Partai Hanura yang diwakili Ketua Dewan Penasehat DPP Hanura Irjen Pol (Purn.) Drs. Sumarwan Faris, MDA, Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Benny Rhamdani beserta rombongan, Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, Pimpinan DPRD, Forkopimda, Pimpinan Partai Politik, Komisioner KPU, Bawaslu, Organisasi Kepemudaan, serta seluruh Pengurus dan Kader Hanura dari seluruh NTB yang hadir.

Ia mengatakan, pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi perjalanan Partai Hanura di NTB.

“Pelantikan yang baru saja kita saksikan merupakan tonggak awal perjuangan Partai Hanura untuk kita kembangkan, meningkatkan perolehan Suara pada Pemilu mendatang, sekaligus menambah jumlah Kursi di lembaga Legislatif,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Dahlan juga mengungkapkan bahwa Partai Hanura tengah memasuki babak baru dengan penggunaan Identitas Partai yang baru. Ia menjelaskan, logo Hanura kini berubah menggunakan lambang Singa yang akan segera diterapkan secara Nasional.

“Beberapa waktu lalu kami mengikuti rakernas di Jakarta dan telah disepakati perubahan identitas Partai Hanura menjadi logo singa. Dalam beberapa bulan ke depan, DPP akan mulai menerapkan penggunaan atribut dan logo baru tersebut,” jelasnya.

Ahmad Dahlan kemudian mengajak seluruh kader Hanura di NTB untuk membangun semangat baru serta menanamkan cita-cita besar dalam membesarkan partai.

“Mari kita bangun mimpi besar di Partai Hanura. Mari kita bangun cita-cita besar bersama. Mari kita songsong masa depan Hanura dengan penuh optimisme,” tegasnya.

Ia juga mengenang perjalanan politiknya yang seluruhnya dibangun bersama Hanura. Menurutnya, sejak bergabung pada 2007, dirinya dipercaya mengemban berbagai jabatan mulai dari Ketua PAC, Sekretaris DPC Kabupaten Bima, Sekretaris DPD Hanura NTB, hingga kini dipercaya memimpin DPD Hanura NTB.

“Jujur saja, saya memiliki hutang jasa yang sangat besar kepada Partai Hanura. Karena itu saya akan mempertaruhkan keberlangsungan karier politik saya untuk membesarkan Partai Hanura sampai selesai,” ungkap Ahmad Dahlan yang disambut tepuk tangan para kader.

Ia menegaskan, target utama kepengurusan baru adalah meningkatkan suara Hanura di Pemilu legislatif mendatang sekaligus memperbanyak keterwakilan partai di DPRD Kabupaten/Kota maupun DPRD Provinsi NTB.

Menurutnya, keberhasilan tersebut hanya dapat dicapai melalui kerja keras, soliditas seluruh kader, serta semangat kebersamaan dalam membangun Organisasi hingga ke tingkat akar Rumput.

Sementara Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, mengajak seluruh kekuatan Politik di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengedepankan semangat Kolaborasi Demi kepentingan Masyarakat, meski berbeda pilihan dalam Kontestasi Politik.

Menurut Benny, perbedaan pilihan Politik merupakan hal yang wajar dalam Sistem Demokrasi. Namun, setelah kontestasi usai, seluruh elemen Politik harus kembali bersatu membangun Daerah dan Bangsa.

“Kita boleh berbeda secara Politik, tetapi kita dipersatukan untuk kepentingan Nusa Tenggara Barat dan Indonesia. Ketua Umum sering mengatakan, dalam Demokrasi ada Kontestasi, tetapi dalam Politik ada Kolaborasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Partai Politik lain bukanlah musuh, melainkan sahabat yang memiliki tujuan sama, yakni memperjuangkan kesejahteraan Rakyat.

“Mereka bukan lawan kita. Mereka adalah sahabat kita. Yang membedakan hanyalah pilihan Politik untuk mendapatkan dukungan Rakyat. Ketika kursi DPR sudah diraih, sesungguhnya cita-cita kita adalah rakyat Nusa Tenggara Barat dan Indonesia Raya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Benny juga memaparkan pandangannya mengenai potensi besar yang dimiliki NTB. Menurutnya, Daerah ini merupakan salah satu anugerah terbesar yang dimiliki Indonesia karena memiliki kekayaan Alam, Budaya, dan Sumber Daya yang luar biasa.

Ia menyebut Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, termasuk kawasan Teluk Saleh, bukan sekadar memiliki panorama alam yang indah, tetapi merupakan modal strategis bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kekayaan alam yang dimiliki NTB merupakan sumber kehidupan sekaligus kekuatan besar yang mampu membawa daerah ini berdiri sejajar dengan Daerah-daerah maju di Indonesia,” katanya.

Benny juga menilai nilai-nilai Budaya masyarakat NTB menjadi kekuatan sosial yang penting dalam menghadapi tantangan zaman.

Selain kekayaan Budaya, lanjutnya, sektor pertanian, kelautan, serta sumber daya alam lainnya menjadi modal utama untuk mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Khususnya di NTB.

Atas berbagai capaian pembangunan tersebut, DPP Partai Hanura menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB.

“Partai Hanura memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, seluruh jajaran pemerintah Daerah, Dunia usaha, dan masyarakat yang telah bersama-sama membangun Nusa Tenggara Barat,” pungkas Benny Rhamdani.

Redaksi | Surya Ghempar.


Sabtu, 04 Juli 2026

Agus Jabo Minta Kader Partai PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo


Jakarta, Media Dinamika Global - Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Agus Jabo Priyono meminta seluruh kader partainya mengawal program-program kerakyatan yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, sejumlah kebijakan pemerintah saat ini sejalan dengan arah perjuangan politik PRIMA.

Hal itu disampaikan Agus Jabo saat membuka Rapat Koordinasi bersama 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 385 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PRIMA yang digelar secara daring, Sabtu (4/7/2026).

Dalam arahannya, Agus Jabo kembali mengingatkan identitas PRIMA sebagai partai yang lahir dari rakyat biasa. Karena itu, ia meminta seluruh kader tetap menjadikan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama perjuangan politik partai.

"Partai kita adalah partai rakyat biasa yang lahir dari ruh rakyat biasa. Hati kita bersama rakyat biasa dan semangat kita adalah memperjuangkan rakyat biasa," ujar Agus Jabo.

Ia menjelaskan, PRIMA memiliki sembilan agenda perjuangan, yaitu reformasi perpajakan yang berkeadilan, industrialisasi nasional, penguatan kedaulatan pangan, pemberdayaan UMKM dan koperasi, pemerintahan yang bersih dan efisien, demokrasi yang melibatkan partisipasi rakyat, kesetaraan gender, keadilan ekologis, serta pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Agus Jabo, sejumlah agenda tersebut mulai tercermin dalam berbagai program pemerintah, antara lain Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, hilirisasi industri, serta upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Program politik kita saat ini sedang dikerjakan dan diperjuangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Karena itu, tugas kita adalah mengawal dan memenangkan perjuangan tersebut," katanya.

Dalam kesempatan itu, Agus Jabo juga menyampaikan pandangannya mengenai arah perubahan yang sedang berlangsung di bawah pemerintahan Prabowo. Ia menyebut perubahan tersebut sebagai sebuah revolusi yang bertujuan mengembalikan kebijakan negara agar berpihak kepada rakyat dan berlandaskan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

Ia menilai perubahan tersebut akan menghadapi tantangan dari berbagai kelompok yang selama ini diuntungkan oleh sistem ekonomi yang berlaku. Oleh sebab itu, Agus Jabo meminta kader PRIMA memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus aktif menyampaikan gagasan partai melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial.

Menjelang Pemilu 2029, Agus Jabo menegaskan PRIMA harus tetap mempertahankan karakter sebagai partai pergerakan yang bekerja untuk kepentingan masyarakat.

"Kalau nanti diberi kesempatan memimpin, bukan untuk mencari jabatan, mencari uang, atau mencari proyek, tetapi untuk membebaskan rakyat Indonesia dari segala bentuk penindasan agar bangsa ini menjadi bangsa yang berdikari, adil, dan makmur," ujarnya.

Redaksi |

Selasa, 30 Juni 2026

Buruh NTB Serukan Persatuan, Kedamaian, dan Demokrasi yang Berkeadilan


Mataram, Media Dinamika Global - 30 Juni 2026 – Ketua Exco Partai Buruh Nusa Tenggara Barat, Lalu Wira Sakti, S.H., mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum buruh, pekerja, dan rakyat NTB untuk tetap menjaga persatuan, kedamaian, serta mengedepankan sikap demokratis di tengah dinamika politik nasional.

Menurut Lalu Wira Sakti, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut memecah persaudaraan, mengganggu stabilitas daerah, atau mengalihkan perhatian dari perjuangan utama rakyat, yaitu mewujudkan kesejahteraan, keadilan sosial, dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

Sebagai Ketua Exco Partai Buruh NTB sekaligus Perwakilan Daerah KSPI NTB dan Ketua DPD SPN NTB, Lalu Wira Sakti menginstruksikan seluruh anggota Serikat Pekerja Nasional (SPN) yang merupakan bagian dari Federasi KSPI di Nusa Tenggara Barat untuk tetap menjadi pelopor persatuan, menjaga kondusivitas, serta mengedepankan dialog dalam menyikapi setiap perkembangan politik nasional.

Kaum buruh memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi kekuatan sosial yang menjaga persatuan bangsa. Perjuangan buruh tidak hanya berkaitan dengan upah layak, jaminan sosial, dan perlindungan tenaga kerja, tetapi juga menjaga stabilitas nasional agar pembangunan ekonomi dapat berjalan dan kesejahteraan rakyat semakin meningkat.

Lalu Wira Sakti juga mengajak seluruh pengurus, kader, dan anggota Partai Buruh, keluarga besar KSPI, SPN, serta seluruh organisasi pekerja di NTB untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, mengedepankan semangat persaudaraan, serta menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh elemen bangsa.

Mari kita buktikan bahwa kaum buruh adalah kekuatan yang dewasa dalam berdemokrasi. Kita tetap kritis terhadap setiap kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat dan pekerja, namun tetap menjunjung tinggi hukum, menjaga keamanan, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok," tegas Lalu Wira Sakti.

Di akhir pernyataannya, Lalu Wira Sakti mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk bersama-sama memperkuat semangat gotong royong, menjaga persatuan, dan terus mengawal demokrasi agar tetap berjalan sesuai konstitusi demi Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Buruh Bersatu, Rakyat Kuat, Indonesia Bermartabat.

Redaksi |

Sabtu, 27 Juni 2026

H. Mori Hanafi Sambut Kehadiran Wakil Ketua Umum DPP Nasdem Di Rakerwil NTB



Mataram. Media Dinamika Global.Id.- H. Mori Hanafi Sambut Kehadiran Wakil Ketua Umum DPP Nasdem Di Rakerwil NTB. Rakerwil DPW Partai Nasdem NTB (26-27 JUNI 2026). Rakerwil ini dihadiri oleh semua Unsur atau Pengurus Partai Nasdem mulai dari Ketua Ranting Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten yang ada di Provinsi NTB.

Pantauan langsung Media ini, Anggota DPR RI Komisi V H. Mori Hanafi mengatakan rasa Senang sekali bisa menyambut kehadiran Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Kakak Saan Mustopa, yang telah membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW Partai NasDem Nusa Tenggara Barat, Jumat (26/6/2026).

Rakerwil ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengevaluasi kinerja kepengurusan kami dalam menjalankan berbagai program partai di daerah.

Dalam kesempatan ini, H. Mori Hanafi juga menegaskan bahwa forum ini menjadi wadah bagi kami untuk menyamakan langkah dan memperkuat koordinasi di seluruh jajaran, sehingga kerja politik Partai NasDem di NTB semakin efektif dan terarah.

Terima kasih kepada segenap jajaran petinggi DPP Partai NasDem dan anggota DPR RI Fraksi NasDem yang telah hadir. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian menjadi dukungan nyata bagi penguatan organisasi dan konsolidasi partai kami di Nusa Tenggara Barat. Ungkapnya.

Dibagian lainnya, Peserta Rakerwil Perwakilan Kabupaten Bima Partai Nasdem Ikhram Sulaiman, SH mengatakan rasa syukur bisa bertemu dengan Ketua DPW Partai Nasdem, Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Kakanda Saan Mustafa serta seluruh Pengurus Mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, dan Kabupaten yang ada di seluruh Wilayah Provinsi NTB ini.

Tentu, dalam arahan Ketua Umum DPW NTB H. Mori Hanafi ini banyak hal yang saya petik, diantaranya bagaimana kita sebagai pengurus Partai untuk selalu Meningkatkan kinerja, menjaga citra dan kredibilitas Partai serta menjaga etos kerja dalam rangka upaya menyamakan langkah untuk menggapai cita-citanya Partai Nasdem.

Selain itu, kami juga akan terus berjuang bersama Pengurus, Kades serta Simpatisan dan stakeholder lainnya untuk selalu Fokus menjaga Program-program yang di canangkan oleh Partai Nasdem lewat Aspirasi DPR kami nantinya. Dan kami diajarkan agar tetap solid membawa nama Partai Nasdem ke arah yang lebih baik lagi. Ujarnya.(Team).