Tampilkan postingan dengan label Headline News Kab. Bima. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headline News Kab. Bima. Tampilkan semua postingan

Koramil 1608-03/Sape Telah Menerima Penyerahan Senpi Rakitan Secara Sukarela Dari Tokoh Masyarakat Desa Kowo Kec.Sape.Kab.Bima


Sape Bima NTB.Media Dinamika Global.id Kamis 23 Mei 2024 sekitar Pukul 09.40 Wita bertempat di Jln. Lintas Pelabuhan Sape-Bima di Koramil 1608-03/Sape telah datang Tokoh masyarakat Desa Kowo Kecamata Sape Kabupaten Bima dalam rangka menyerahkan secara sukarela Senjata Api (Senpi) rakitan jenis laras pendek kepada Koramil 1608-03/Sape.

Nampak terlihat Adapun anggota yang hadir menyaksikan penyerahan  senjata Rakitan tersebut antara lain :

Serka Sudirman ( Unit inteldim), Sertu Syahdan (Unit inteldim), Koptu Abdul Hafid (Babinsa Koramil 03 Sape), Babinkamtibmas Desa Kowo Kec. Sape. 

Berdasarkan informasi yang kami himpun bahwa sebelumnya Pada hari Jumat tanggal 17 Mei 2024 Pukul 19.00 Wita Babinsa Anggota Koramil 1608-03/Sape mendapat laporan dari salah satu masyarakat bahwa ada indikasi warga yang memiliki senpi rakitan kemudian Babinsa Koptu Abdul Hafid langsung melakukan penggalangan informasi sambil melakukan pendekatan terhadap tokoh-tokoh masyarakat. 

Selanjutnya Pada hari Sabtu 18 s.d Rabu 22 Mei 2024 Serka Sudirman, Sertu Syahdan dan Koptu Abdul Hafid melakukan penggalangan terhadap tokoh-tokoh masyarakat Desa Kowo Kec. Sape Kab. Bima. 



Kemudian Pada hari ini sekitar Pukul 09.40 Wita Tokoh masyarakat Desa Kowo tersebut menghubungi langsung Koptu Abdul hafid dengan sukarela datang di Koramil 1608-03/Sape untuk menyerahkan Senpi rakitan jenis laras pendek. 

Dan pada Pukul 09.50 Wita Koptu Abdul Hafid menghubungi anggota Unit inteldim Serka Sudirman melalui Via telepon, selanjutnya Pukul 10.00 Wita Serka Sudirman bersama Sertu Syahdan tiba di Koramil 1608-03/Sape untuk menerima penyerahan secara sukarela oleh warga senjata rakitan jenis laras pendek.

Kemudian Anggota Unit inteldim bersama Anggota Koramil 1608-03/Sape menyampaikan ucapan terimaksih atas keikhlasanya menyerahkan senjata rakitan jenis laras pendek secara sukarela. 

Penyerahan senjata rakitan jenis laras pendek selesai dengan aman dan kondusif.  

Anggota Unit Inteldim Serka Sudirman dan Sertu Syahdan melaporkan kepada pimpinan sambil Babinsa dan anggota Unit inteldim Melakukan penggalangan terhadap warga tersebut agar menyampaikan kepada warga lain yang memiliki ataupu menyimpan senjata rakitan supaya di serahkan secara sukarela di Koramil 1608-03/Sape.

Danramil 1608-03 Sape Lettu Inf Ruslin Memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga tersebut dengan secara ikhlas dan sukarela telah menyerahkan kepemilikan senpi rakitan kepada pihak Koramil 1608-03/Sape. 

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan sukses yang dilanjutkan dengan foto bersama.(Arif Sape/MDG.04)

Continue reading...

Mengenal Lebih Dekat Dengan Makna Jenateke Kesultanan Bima, Simak Penjelasan Berikut Ini !


Opini. Media Dinamika Global. Id.- Mengenal Lebih Dekat Dengan Makna Jenateke Kesultanan Bima, Simak Penjelasan Berikut Ini ! Tujuannya tidak lain agar Persepsi ini tidak salah tafsir, atau menafsirkan yang berbeda dengan makna Inseklopedia yang benar dan Baik.

Siapa itu Jena Teke? Menjadi sebuah pertanyaan tersendiri dalam kajian sejarah kesultanan Bima. Memang, selama ini banyak yang mengaitkan bahwa Jena Teke itu secara simbolik adalah jabatan Sultan yang mempunyai hak istimewa maupun ahli waris yang akan di tetapkan oleh hadat, banyak berseliweran pendapat yang kurang tepat, oleh sebab itu dalam tulisan sederhana ini penulis mencoba menjabarkan siapa itu Jena Teke dan apa tugasnya.

Secara terminologi Jena Teke terbagi atas dua kata, pertama Jena yang mempunyai arti seseorang dan Teke berarti Tongkat. Secara harfiah Jena Teke adalah seorang yang bertugas memegang tongkat kekuasaan yang akan datang. Gelar Jena Teke hanya untuk anak-anak sultan, namun gelar tersebut tidak harus di turunkan kepada anak pertama, bisa juga di turunkan pada anak kedua, ketiga atau anak dari istri sultan yang lainnya. Pemberian gelar tersebut haruslah melalui kesepakatan majelis kesultanan bukan aklamasi keluarga sultan.

Dalam sejarah kesultanan, juga banyak anak-anak sultan yang tidak mendapatkan gelar Jena Teke atau dalam adat di sebut “wati ra londo kaipu sara”. Mari kita melihat sejarah terdahulu seperti Sultan Alauddin anak dari Sultan Hasanuddin yang di angkat menjadi Jena Teke adalah anak kedua juga dari istri kedua Karaeng Bisampole. 

Sebelumnya Sultan Hasanuddin mempunyai anak pertama dari istri melayu yang bernama Datu Muslimin, namun dia memilih menjadi melayu dan menolak gelar Jena Teke (lihat Bo Bumi Luma Rasanae).

Penobatan seorang Jena Teke, dilakukan oleh Raja Bicara, dimana ketika majelis sudah memutuskan siapa yang menjadi Jena Teke, lalu Raja Bicara menyerahkan sebuah payung pada sang pewaris tahta tersebut. Jena Teke sangat diperhatikan penampilannya, mulai dari pakaiannya, tutur katanya hingga perilakunya. 

Dalam majelis biasanya posisi duduk saling berhimpitan antara Bumi Luma Rasanae, Wazir Al-Muazam (Raja Bicara) bersama Jena Teke didepan seluruh Khatib, Lebe dan Tureli Jeneli (lihat Upacara dan Busana Adat Bima dalam naskah).

Dari sini kita bisa menilai bagaimana seorang Jena Teke itu di bentuk kepribadiannya sesuai dengan syara kesultanan, dimana etika sangat di utamakan. Menurut Abdullah Ahmad dalam prosesi Tuha Ro Lanti sebelum seorang Putra Mahkota menjadi Sultan ia terlebih dulu di panggil “Nggou” yaitu panggilan untuk anjing (bahasa Bima halus), hal ini untuk memaknai bahwa dia harus tahan mental dan melatih kesabarannya. 

Kemudian dia mengucapkan sumpah “Tohompa ra weki sura dou marimpa” yang berarti mengutamakan kepentingan rakyat dan Negara daripada kepentingan keluarga dan pribadi. Setelah itu di lantiklah dia menjadi Sultan.

Sumber Penulis: Fahru Rizki
Sumber Foto: Rizal Guevara dan Tezar Bima
Keterangan Foto: Penobatan Jenateke Muhammad Ferryandi (Dae Yandi) Putra Alm. H. Ferry Zulkarnain, ST (Dae Ferry)
Continue reading...

Bupati Bima Lepas Keberangkatan 249 Jamaah Calon Haji Asal Bima Tahun 2024


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.-Bupati Bima Lepas  Keberangkatan 249 Jamaah Calon Haji Asal Bima Tahun 2024. “Kepada seluruh keluarga yang mengantarkan para Jemaah Calon Haji (JCH) pada kesempatan ini, mohon tidak dilepas dengan kesedihan, karena keluarga kita yang tahun ini menunaikan ibadah haji sesungguhnya adalah umatnya yang sedang merasakan kebahagiaan. 

Tidak semua orang bisa datang ke Baitullah menjadi Tamu Allah, menjalankan salah satu rukun Islam yang sangat didambakan oleh seluruh umat muslim di dunia". Ungkap Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE.M.IP Minggu (19/5) saat melepas rombongan Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Bima menuju Embarkasi Mataram di Masjid Agung Kabupaten Bima Godo Kecamatan Woha.

Kepada 249 Jemaah  yang tergabung dalam kloter 8 pada malam hari ini, dan insya Allah 89 orang pada kloter selanjutnya yang akan diberangkatkan pada tanggal 25  Mei mendatang, saya dan Wakil Bupati  mengingatkan, bahwa ibadah Haji adalah perjuangan. 

"Selain menguatkan hati dan niat dalam melaksanakan ibadah haji ini, juga penting adalah menjaga kesehatan.  Karena di tanah suci, jemaah tidak hanya bergantung kepada  petugas Haji yang ada, tetapi juga  harus bisa mandiri agar bisa mengikuti seluruh rangkaian ibadah bersama para jama’ah yang lainnya”. 

Imbuh Bupati  yang didampingi Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noer dan Wakil DPRD Kabupaten Bima  M. Aminurullah SE.

Diakhir sambutannya, Bupati mendoakan, semoga semua CJH Kabupaten Bima pada tahun 2024 senantiasa dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala berangkat dalam keadaan sehat walafiat kembali ke ke tengah keluarga dalam keadaan sehat walafiat dengan predikat Haji Mabrur.(Humas)

Continue reading...

Polsek Madapangga Dan Posramil Acak-acak Arena Judi Sabung Ayam


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.- Maraknya judi Sabung Ayam yang meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima akhirnya digrebek oleh Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB.

Penggerebekan arena Judi Sabung Ayam itu berlangsung pada Minggu 19/05/23 sekira pukul 13.00. oleh personel gabungan Polsek Madapangga, anggota Posramil dan pemerintah Desa setempat.

Aksi sekelompok oknum masyarakat itu bertempat di area perkebunan milik warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Kapolsek Madapangga Ipda Kader yang mendapat informasi tersebut berkoordinasi dengan pihak TNI, dan pemerintah Desa setempat dan memberikan APP kepada personel yang terlibat dalam Penggerebekan itu langsung bergerak menuju TKP.

Sesampainya di TKP Tim gabungan itu langsung melakukan tindakan hukum dengan menggerebek dan menyita sejumlah barang bukti sementara para penyabung lari kocar-kacir.

Ipda Kader dalam kesempatan itu memberikan teguran keras kepada masyarakat sekitar agar tidak lagi melakukan aksi judi sabung ayam dan judi lainnya dalam bentuk apapun.

"Tidak ada lagi praktek perjudian dalam bentuk apapun diwilayah Madapangga apabila masih saya ngeyel maka pihak kepolisian akan mengambil langkah tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku". Tegasnya.

Ditempat terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan pihaknya akan menindak tegas siapapun yang melakukan aksi judi sabung ayam.

"Perjudian merupakan salah satu pemicu terjadinya berbagai tindak kejahatan untuk itu kami akan menindak tegas siapapun yang melakukan aksi perjudian dalam bentuk apapun".Kata Kapolres.

Setelah diberikan teguran dan Himbauan masyarakat membubarkan diri dan sejumlah barang bukti diamankan di Mapolsek Madapangga.(Humas)

Continue reading...

Unit PAM Obvit Polres Bima Laksanakan Pengamanan Keberangkatan Calon Jama,ah Haji


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.- Unit pengamanan obyek vital yang dimiliki oleh Kepolisian Resor Bima Polda NTB melaksanakan pengamanan dan sterilisasi di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Kegiatan pengamanan tersebut dalam rangka keberangkatan Jama,ah Calon Haji Kloter pertama asal Kota Bima.

Pengamanan itu diawaki oleh tiga orang personel dan dikendalikan oleh Kasatnya Iptu Muhtar pada Minggu (19/05/24) sekira pukul 05.30. WITA.

Sterilisasi tersebut meliputi tempat pemeriksaan internal dan eksternal Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan pengamanan itu bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon jama,ah haji yang akan berangkat menuju tanah suci Mekkah.

"Kami pihak Kepolisian Resor Bima akan memberikan pelayanan terbaik sehingga keberangkatan para Tamu Allah SWT ini berjalan dengan aman dan lancar". Ujarnya.(Humas)

Continue reading...

Manfaatkan Dana Desa 2024,Kades Naru Sape Buka Jalan Baru Pertanian Sepanjang 306 M.


Sape Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Minggu.19/05/2024 Salah satu hal penting yang tengah diupayakan oleh Pemerintah Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB adalah pembangunan infrastruktur pertanian berupa Jalan Usaha Tani (JUT) atau jalan pertanian. Hal tersebut dilakukan karena Desa Naru merupakan salah satu Desa Di Kecamatan Sape yang mana mayoritas Penduduknya sebagian besar adalah Petani, serta termasuk dalam program ketahanan pangan.


Jalan Usaha Tani akan memperluas daya jangkau distribusi hasil pertanian serta meningkatkan pendapatan petani di Khusus nya bagi petani Desa Naru. Maka dari itu Pemerintah Desa Naru pada Tahun ini melalui Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2024 melaksanakan kegiatan pembangunan Jalan Usaha Tani atau buka Jalan Pertanian tepatnya di So Sari Desa Naru atau di sekitar jalan Lintas ncai bou.

Pengerjaan Jalan Usaha Tani dengan Proses Penimbunan Tanah inj telah dimulai dikerjakan pada hari ini (Minggu.19/05/2024) dengan menyerap 15 orang tenaga kerja lokal dari Dusun Kore,Nari dan Dusun Kalende.

Pelaksanaan kegiatan Buka Jalan Usaha Pertanian ini dengan Target capaian pekerjaan 306,50 M dibiayai dana yang bersumber dari Dana Desa Alokasi Dana Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 116.200. 000.



Pembangunan Jalan Usaha Tani tersebut dilaksanakan dengan tujuan supaya alat atau mesin pertanian dapat menjangkau area persawahan dan petani dapat membawa hasil pertanian dengan mudah sehingga dapat memangkas waktu pekerjaan serta biaya operasional petani.

Nampak terlihat dilokasi Hadir langsung melakukan Monitoring Kegiatan ini yaitu Kepala Desa Naru,Sekdes dan Perangkat Desa,Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa (PD/PLD),BPD,para Kadus,RT,RW dan Masyarakat.

Pantauan awak media pekerjaan penimbunan Tanah Buka Jalan Baru Pertanian pada hari pertama ini sementara berlangsung dengan lancar dan sukses.

(Arif Sape/MDG.04)

Continue reading...

Pemerintah Kabupaten Bima Dan Kabupaten Blitar Jalin Kerjasama Tata Niaga Jagung


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.-Sebagai tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi serapan jagung dengan Badan Pangan Nasional  (Bapanas) dan para pengusaha yang digelar minggu sebelumnya,  Kamis (16/5) Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Suwandi, ST.MT memimpin Rapat Pembahasan Kerjasama Tata Niaga komoditi jagung dengan pemerintah Kabupaten Blitar.  

Pertemuan  tersebut mencakup pembahasan kerjasama antar daerah yang mengundang kepala Bappeda, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindag, DPMPTSP, Dinas Peternakan dan Keswan, Bagian Kerjasama, kabar hukum dan Kabag ekonomi Setda.

 "Berkaitan dengan penurunan harga komoditi seperti jagung, pemerintah daerah telah merespon cepat dengan melakukan koordinasi ke Bapanas dan akan terus memantau pergerakan harga agar tidak terjadi gejolak di tingkat petani ". Ungkapnya. 

Menindaklanjuti hasil Rakor,  sudah ada Komunikasi yang intensif dengan  Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Blitar  untuk menjajaki kerjasama  antar pemerintah  (Government to government) berkaitan dengan tata niaga jagung.

Sebagai tindak lanjut informasi dari kabupaten Blitar itulah sehingga dapat dilaksanakan Rapat  pembahasan kerjasama. Sehingga nanti akan ada konsep nota kesepahaman terkait apa yang menjadi kewajiban Pemerintah Kabupaten Bima,  kewajiban petani dan pihak lainnya yang terlibat. 

MoU ini juga untuk memastikan bahwa kerjasama tersebut menguntungkan karena ini merupakan peluang supaya jagung tidak hanya mengandalkan serapan The PT. CPI, PT SUL dan perusahaan di daerah kita, tetapi secara langsung dikirim ke Jawa tanpa terus menunggu antrian,  sementara gudang kita juga terbatas. Ini merupakan peluang yang riil dan menjanjikan untuk menyerap komoditi jagung tersebut". Imbuhnya. (Humas)

Continue reading...