Media Dinamika Global: Agama
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 September 2026

Wabup H. Irfan: "MTQ Ajang Untuk Melahirkan Generasi Qur’ani yang Berprestasi"


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kecamatan Bolo Tahun 2026 yang dipusatkan di arena Utama Paruga Na’e, Bolo. Ajang ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 14 hingga 20 September 2026. Senin (14/09/26) 

Dalam sambutannya, Wabup H. Irfan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah kecamatan, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Bolo, panitia penyelenggara, dewan hakim, guru ngaji, pembina, pendamping, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan perhelatan ini.

"Pelaksanaan MTQ bukan sekadar agenda rutin tahunan atau perlombaan untuk menentukan siapa yang terbaik dalam membaca dan memahami Al-Qur'an. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana syiar Islam, media pendidikan dan pembinaan umat, sekaligus momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an". 

Ujar Wakil Bupati di hadapan Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil Bolo, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Ketua GOW Hj. Anita H.Irfan Kabupaten Bima, Plt. Camat Bolo H. Gunawan, M.Pd yang hadir bersama Ketua TP-PKK Kecamatan Bolo, Muspika, Pimpinan organisasi keagamaan, para kepala desa se-Kecamatan Bolo dan masyarakat setempat.

Wabup berharap perhelatan MTQ Tingkat Kecamatan Bolo Tahun 2026 ini mampu memberikan dampak yang luas bagi kehidupan bermasyarakat. 

"Jadikan MTQ sebagai ruang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi antarsesama generasi Qur’ani. Kami berharap dari MTQ Kecamatan Bolo ini akan lahir putra-putri terbaik yang mampu menjadi qari dan qariah, hafizh dan hafizhah, mufassir, serta generasi Qur’ani yang dapat mengharumkan nama Kecamatan Bolo dan Kabupaten Bima di tingkat yang lebih tinggi," imbuhnya.

‎Sementara itu, Ketua Panitia Suaedin H. Abdulla, S.Ag., dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan bahwa ajang MTQ tahun ini memperlombakan sebanyak tujuh cabang utama.

‎Cabang-cabang tersebut meliputi seni baca Al-Qur'an (golongan tartil, anak-anak, remaja, dewasa, dan cacat netra), cabang hafalan Al-Qur'an (1 juz tilawah, 5 juz tilawah, 10 juz, dan 20 juz), serta cabang khatil Qur'an (golongan dekorasi, hiasan mushaf, naskah, dan kontemporer).

‎Selain itu, dilombakan pula cabang qira'at sab'ah (muraatal remaja dan dewasa, mujawwad remaja dan dewasa), cabang syarhil Qur'an, cabang fahmil Qur'an, serta cabang karya tulis ilmiah Al-Qur'an (KTIQ). (Tim MDG/ADV)‎

Minggu, 13 September 2026

Wabup H. Irfan: "STQ dan MTQ, Identitas Keislaman"


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Ke-39 tingkat kecamatan Wawo Tahun 2026 mengangkat Tema: “Menebar Cahaya Al-Qur'an dalam Harmoni Menuju Bima Bermartabat” yang berlangsung Sabtu (12/9/2026) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy di arena Utama Lengge Nae-Maria Wawo.

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy dalam sambutannya di hadapan Camat Wawo Syarifudin Bahsyar S.Sos, Unsur Muspika, para kepala sekolah, kepala desa, tokoh masyarakat, alim ulama dan masyarakat yang menghadiri pembukaan STQ tersebut mengungkapkan arti penting penyelenggaraan Musabaqah.

MTQ dan STQ merupakan identitas keislaman sekaligus untuk tetap menjaga keberkahan daerah dengan menjaga Al-Quran dan harus menjadi panduan hidup kita". Ungkapnya.

Dijelaskan Wabup, kita tidak hanya ingin menjadikan STQ sebagai arena untuk melombakan bacaan Al-Quran, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mengambil nilai-nilai dari firman Allah, ajaran, hukum-hukum dan syariat yang telah diwajibkan kepada umat Islam untuk menjadi panduan hidup, tutur kata. Juga tingkah laku pemimpin dalam mengambil keputusan, kebijakan, panduan dalam berpikir dan banyak hal lagi dalam kehidupan kita". Jelas Wabup H. Irfan.

Terkait Tilawatil Quran, "sejak dahulu, masyarakat Bima memiliki potensi besar dalam tilawatil Quran dengan lahirnya qari dan qariah yang bertanding di tingkat nasional bahkan internasional. Ini sebuah potensi yang harus kita tumbuh kembangkan dari generasi ke generasi ".

Menutup sambutannya Wakil Bupati secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru mengaji atas jasa dan keringanan langkah mengajarkan anak-anak dan generasi muda untuk mencintai Al-Qur'an.

Dirinya juga meminta kepada Camat, para kepala desa, kepala sekolah dan masyarakat agar memperhatikan kesejahteraan para guru nm tempat pembinaan Quran atau (TPQ). Ini pentingx, karena dari jasa guru mengaji, anak-anak mengenal Al-Qur'an dan nilai keislaman terjaga". Terang Wabup.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana STQ Ke-39 Tingkat Kecamatan Wawo H.Burhanudin.S.Pd.M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa tilawah Al-Quran ini ditujukan untuk mencari duta Kecamatan Wawo pada telepon yang sama di tingkat kabupaten Bima.

Dijelaskan H. Burhanudin, selama 5 hari mulai tanggal 12 sampai dengan 16 September 2026, para kafilah dari sembilan desa akan bersaing pada beberapa cabang lomba.

Cabang Tilawatil Qur'an diikuti 72 peserta, 18 peserta Tartil Quran golongan anak-anak, 18 remaja dan 18 dewasa .

Pada cabang Tahfidzul Qur'an diikuti 51 peserta yang terdiri dari 13 peserta Tahfizul 1 Juz, 5 peserta 5 Juz, 5 peserta Tahfizul 10 Juz r peserta 20 Juz dan 1 peserta 30 Juz. Sementara , cabang Qir'at As-Sab'ah Mujawwad Dewasa sebanyak 2 orang peserta. (Tim MDG/ADV).



Senin, 07 September 2026

Luar Biasa ! Panitia Sukses Menggelar MTQ Ke-58 Tingkat Desa Simpasai Tahun 2026


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-58 titingkat Desa Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima resmi ditutup, Kamis, (03/09/26).

Kegiatan MTQ yang berlangsung di Gedung Serbaguna tersebut resmi ditutup oleh Camat Monta, juga turut hadir turut hadir dalam acara penutupan, Kepala Desa Simpasai, Ketua BPD Desa, Kepala KUA Kecamatan Monta, Ketua Panitia MTQ, Dewan Hakim, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa Simpasai, RT/RW, beserta warga masyarakat yang ikut memeriahkan penutupan MTQ tingkat Desa Simpasai.

Ketua Panitia MTQ Usman, SH dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Simpasai yang telah memberikan dukungan untuk pelaksanaan kegiatan MTQ tersebut. 

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat ikut mendukung terlaksananya kegiatan MTQ Ke-58 tingkat Desa Simpasai tahu 2026. Ia juga berharap nantinya untuk pelaksanaan MTQ yang akan datang lebih sukses dan meriah lagi.

"Tidak lupa saya ucapkan juga terima kasih kepada rekan-rekan panitia MTQ Desa Simpasai yang Ke-58, tanpa adanya kerja keras rekan-rekan yang saling bergotong royong dan bahu-membahu maka acara kita ini tidak akan sesukses seperti ini," ungkapa Usman.

Berdasarkan pantauan Wartawan ini dilokasi, Selain ucapan terima kasih dan apresiasinya terhadap eksistensi panitia di bawah koordinasinya, Ia juga juga memberikan motivasi kepada para peserta yang mengikuti berbagai cabang lomba dalam kegiatan tersebut untuk terus mengasah kemampuannya.

Dikatakannya, kepada para peserta yang meraih juara dalam berbagai mata lomba agar terus meningkatkan dan mengasah kemampuan agar nantinya bisa mengikuti MTQ ditingkat yang lebih tinggi. Dan untuk peserta yang belum meraih juara, jangan berkecil hati, teruslah berlatih dan meningkatkan potensi diri agar bisa meraih juara dikemudian hari," tandas salah satu figur muda penuh motivasi.

Kegiatan penutupan MTQ tingkat Desa Simpasai Ke-58 tersebut berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan pembagian hadiah bagi seluruh Qori-qoriah yang mendapatkan juara, beserta pemberian bingkisan bagi para peserta Qasidah yang diikuti oleh 13 RT Se-Desa Simpasai. (Tim MDG)

Minggu, 06 September 2026

Pemerintah Desa Simpasai Resmi Menutup Kegiatan MTQ Tingkat Desa Simpasai Ke-58 ‎


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-58 Tingkat Desa Simpasai Tahun 2026 resmi ditutup Kamis malam (03/09/26) di arena MTQ Gedung Serba Guna Desa Simpasai.

Penutupan kegiatan keagamaan tersebut dihadiri oleh Camat Monta, Kepala KUA Kecamatan Monta, Kades Simpasai, Ketua BPD, Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, Tokoh Masyarakat, serta ratusan masyarakat Desa Simpasai yang ikut memeriahkan penutupan MTQ tingkat Desa Simpasai Ke-58.

Kades Simpasai Drs. Irfan Hasan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia MTQ, serta masyarakat Desa Simpasai yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan syiar Islam ini.

MTQ bukan sekadar ajang perlombaan atau unjuk kebolehan dalam membaca Al-Qur'an, melainkan momentum penting untuk memperkuat benteng moral dan keimanan kita, serta memperkokoh nilai Al Qur'an terhadap generasi, sehingga menjadi generasi Qurani, ujar Irfan dalam sambutannya.

Diakhir sambutannya beliau menyampaikan agar para pemenang, tingkatkan terus prestasinya untuk menghadapi tingkatan yang lebih tinggi. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena niat dan ikhtiar dalam mempelajari Al-Qur'an sudah bernilai pahala yang mulia di sisi Allah SWT," tutupnya. 

Rangkaian acara penutupan diakhiri dengan pengumuman pemenang dan penyerahan piala. (Tim MDG)

Jumat, 21 Agustus 2026

Kades Bersama Kepala Dusun dan Ketua BPD Waduruka Hadiri Acara Umrah Abdul Gani


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kepala desa Waworada (kades) bersama kepala dusun waduruka dan ketua BPD kecamatan Langgudu kabupaten bima sering kali hadiri dalam acara yang berkaitan dengan umrah Abdul Gani di Dusun Tamandaka Desa Waduruka baik untuk menghadiri acara syukuran/pengajian walimatussafar maupun lainnya.

Nampak hadir Kades, Kadus dan BPD Desa Waduruka Bersama Warganya atau Perangkat desa Waduruka melepas keberangkatan jamaah umrah saudara Abdul Gani di dusun tamandaka Desa Waduruka itu Abdul Gani sendiri yang berangkat menunaikan ibadah umroh. 

Ini adalah Bentuk Kegiatan yang dilakukan oleh Kades Terkait Acara Umrah Pelepasan Jamaah atau apapun kegiatan Masyarakat sekitarnya. Kades Waduruka hadiri untuk melepas umroh Saudara Abdul Gani dan mendoakan warga atau tetangga dusun tamandaka Desa waduruka yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Kades Waduruka berharap kepada semua Masyarakat Umumnya yang diundang dalam undangan pengajian syukuran sebelum saudara Abdul Gani berangkat umrah, agar selalu taat dan beribadah kepada Alloh SWT dengan cara mendekatkan diri kepada-nya agar kelak kita di panggil oleh yang maha kuasa untuk menuju tempat yang suci. Harapnya

Hal senada disampaikan oleh Keluarga Penghajat Rahmi pada kesempatan itu mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Kades kami merupakan sesuatu hal yang sangat positif sekali, dan kami tentunya tidak lupa untuk mengucapkan terimakasih atas Kunjungan dan kehadirannya.

Karena secara jujur, hampir semua Perangkat desa Waduruka hadir memenuhi Undangan kami, dalam rangka melepas dan mendoakan orang tua kami yang akan berangkat Haji Umrah ke Tanah Suci, Makkatul Mukarraamah. Ucapnya

Redaksi II 

Jumat, 14 Agustus 2026

Seorang Jamaah Umrah Asal Saneo II Dompu, Diduga Ditelantarkan Oleh PT BSU Travel


Saneo Dompu. Media Dinamika Global.Id.-Seorang Jamaah Umrah Asal Saneo II Dompu, Diduga Ditelantarkan Oleh PT BSU Travel, kini Keluarganya menuntut agar Pemilik Travel Bertanggung jawab terhadap Dugaan Penelantaran Salah satu Jamaah yang merupakan Keluarga dari Dusun Saneo tersebut.

Seorang jamaah umroh asal Dusun Saneo II, Desa Saneo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu diduga ditelantarkan oleh penyelenggara perjalanan ibadah Haji dan Umrah PT Buana Sentosa Utama (BSU) Travel saat sakit di tanah suci. Keluarga kini menuntut pertanggungjawaban travel tersebut.

Jamaah yang diduga ditelantarkan tersebut ialah Jarwan Nuhu (70) asal Desa Saneo. Ia berangkat pada 13 Juli 2026 bersama sekitar 46 jamaah asal Kabupaten Dompu dengan biaya paket Rp46 juta perorang.

Hal ini, disesalkan oleh Beberapa Keluarga Jamaah yang ikut Umrah pakai Travel ini, setidaknya pihak Travel Harus melakukan pengawasan, dan kontrol terhadap Jamaah apalagi tidak tau kemana harus pergi, lagi pula di Negeri Orang. Kesalnya.

Kami, tidak berangkat secara gratis ke tanah suci tersebut tetapi menggunakan Uang yang nilainya sangat banyak yakni mencapai Puluhan Juta rupiah. Meskipun Kepergiannya itu adalah Ibadah tetapi juga PT Travel tersebut minimal bisa melakukan pengawasan terhadap Jamaah agar tidak telantar seperti ini. Tuturnya.(Nas).