Media Dinamika Global: Agama
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Januari 2026

Peristiwa Donggo : Bupati Meradang Lima Tokoh Merana tahun 1972, Sketsa Pergolakan Politik Bima Era Orde Baru


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.// sikap keras kepala bupati Sueharmadji, yang menolak Mentah-mentah aspirasi masyarakat donggo, menambah runyam suasana dan menyulut kobaran emosi perlawanan DOU DONGGO, Pimpinan masa demonstran kemabli merapatkan barisan melakukan aksi lebih lanjut. Masa berkosentrasi di pos komando I, rumah M. Ali Ta'amin, untuk melakukan diskusi menyikapi penolakan pihak pemerintah Bupati Sueharmadji, terhadap tuntutan masyarakat donggo. Tentu saja diskusi begitu dinamis dengan berbagai usulan, mulai dari yang radikal hingga lunak. Namun tahap awal diskusi merekomendasikan membuat petisi untuk kemudian di kirimkan kepada pemerintah daerah.

Pendanatangan Petisi 10 adalah Abas Oya BA, Jamaluddin M.yasin, M.Ali ta'amin, tuan Guru KH. Abdul Majid Bakry, H.Kako, H. M. Ali Arsyad, Ahmad Natsir, Yakub Dode, M.nor Sulaiman, Muhammad Amir Umar. Pernyataan yang berisikan desakan kepada bupati kabupaten tingkat II Bima Letkol Sueharmadji, Agar turun dari jabatan. Apabila orang nomor 1 kabupaten Bima, Enggan turun, massa donggo, akan turunkan paksa. Atau bima akan di jadikan kuburan massal bagi rakyat kabupaten Bima.

Pernyataan 10 tokoh tersebut di ketik oleh M.Amin Umar, ketika itu masih berstatus pegawai honorarium Dinas kesehatan di kantor kecamatan Donggo, di Sekretariat donggo, 72 desa O'0. Selanjutnya, pada tanggal 25 juni 1972 , pernyataan petisi sepuluh tersebut di serahkan kepada utusan pemerintah untuk disampaikan kepada bupati Sueharmadji. Perihal bupati mau Terima atau tidak, itu urusan yang bersangkutan. Namun masyarakat donggo, sudah melayangkan sebuah pernyataan supaya bupati Sueharmadji, segera angkat kaki dari bima, sebagai jawaban penolakan Bupati terhadap tuntutan masyarakat donggo.

Membaca petisi kiriman masyarakat donggo, bupati Sueharmadji meradang dan menantang dua hari kemudian (27/6-1972) sang bupati menjawab Petisi sepuluh dou donggo, dengan mengirim ratusan pasukan ABRI untuk menumpas demonstran. Sebelum itu sempat diisukan Gerakan donggo sebagai upaya pemberontakan. Sehingga masyarakat donggo, di imbau supaya bersiaga penuh mengantisipasi serangan tiba tiba membabi buta anggota gabungan ABRI/POLRI. Di samping itu, M. Ali Ta'amin mengirim spion mata mata Usman Dete Alias Usman Miu, Jamaluddin goya dan kawan kawan yang berpura pura mencari kuda untuk memata matai kedatangan rombongan ABRI ke donggo, di perbatasan desa bajo dengan dusun ndanondere. Sekaligus mengkover kegiatan ABRI di desa bajo, sarita, Dan Punti.

Intuisi penciuman intelijen ABRI lebih tajam daripada masyarakat Awam sehingga tak ayal lagi, Spion masyarakat donggo, Usman Dete di tangkap, di Introgasi dan di siksa oleh team operasi sadar donggo (TOSD) yang tengah lakukan Patroli penyisiran sepanjang pantai bajo--lewintana, bajo, Sarita, dan punti sekitar. Spion lain yang belum sempat tertangkap TOSD , Jamaluddin goya kembali kepos komando di desa O'o, kediaman M.Ali Ta'amin, melaporkan perihal penangkapan Usman Dete.

Setelah mendapat laporan tertangkap usman dete dan kawan kawan, pemuka masyarakat donggo mengadakan rapat kilat mencari solusi mengatasi masalah penangkapan tersebut. Rapat memutuskan mengirim bala bantuan pembebasan Usman Dete Cs di tangan TOSD. Sekitar 100-san orang massa Star dari O'o di kawal beberapa tokoh lapisan kedua Yakni:

1. Ahmad Natsir (Ama Gumba)

2. H. Yusuf (H. Bosa)

3. Busu Zain

4. Damo

5. Hama Agu

6. Jamaluddin goya

Mempersenjatai diri dengan senjata tajam berupa keris, pedang, tombak, dan parang. Entah bagaimana sampai muncul ide dari rombongan itu untuk singgah di kediaman Abbas Oya, dan memboyongnya Ikut ke Bajo, bersama sama melaksanakan Misi pembebasan Usman Dete.(Sekjend MDG)

Rabu, 21 Januari 2026

Gubernur NTB Umrahkan 33 Warga, Apresiasi “Pekerja dalam Sunyi”


Mataram, Media Dinamika Global.Id — Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal melepas keberangkatan 33 jama'ah umrah yang merupakan hadiah pribadi Gubernur dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) NTB ke-67. Prosesi pelepasan berlangsung pada Rabu (21/01/2026) di Ruang Tengah Pendopo Gubernur NTB, dihadiri Ketua TP PKK NTB Ny. Sinta Agathia Soedjoko, perwakilan Muhsinin Travel, keluarga jamaah, serta para undangan.

Perwakilan jama'ah, Agus Talino, menyampaikan rasa syukur atas rezeki umrah yang diterima dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Miq Iqbal atas fasilitasi keberangkatan tersebut. Ia menyebut hadiah umrah ini menjadi kejutan yang sangat mengharukan bagi para penerima, karena tidak pernah terbayang akan mendapatkan hadiah umrah dari Gubernur. Agus juga menyampaikan do'a agar Gubernur beserta keluarga selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk mewujudkan cita-cita besar NTB Makmur Mendunia.

Agus menuturkan, momen pemberian hadiah umrah menjadi bentuk apresiasi yang sangat berarti, terutama bagi mereka yang selama ini bekerja dalam sunyi dan jarang mendapat perhatian. “Pak Gubernur memberi penghargaan kepada orang-orang yang bekerja dalam diam, yang membuat kopi di kantor, sopir, cleaning service, wartawan, polisi hutan, kader posyandu, ini tradisi baik yang menguatkan kebersamaan dan saling dukung untuk membangun NTB,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal menyampaikan bahwa dirinya adalah orang yang paling bahagia melihat kebahagiaan para jama'ah. Ia menegaskan, umrah adalah panggilan Allah SWT dan dirinya hanya menjadi perantara. “Allah memanggil siapa yang dikehendaki. Saya hanya wasilah. Bapak dan Ibu sebenarnya sudah tercatat dipanggil Allah, saya hanya jalan yang Allah berikan,” ungkapnya.

Miq Iqbal juga menyampaikan niatnya untuk memberangkatkan lebih banyak jamaah, bahkan hingga 100 orang, namun pada kesempatan ini baru dapat melepas 33 jamaah. Ia mengaku sempat berniat ikut berangkat bersama istri, tetapi memilih tetap berada di daerah karena kondisi NTB yang sedang menghadapi sejumlah bencana. Dalam suasana haru, Gubernur menitipkan do'a untuk masyarakat NTB agar keluar dari kemiskinan dan memohon agar para pemimpin diberi kekuatan menunaikan amanah. “Titip do'akan NTB terlebih dahulu sebelum mendo'akan saya. Do'akan masyarakat kita agar Allah keluarkan dari kemiskinan, dan pemimpin-pemimpin diberi kekuatan untuk mengubah keadaan,” pesannya.

Di akhir sambutan, Miq Iqbal juga berpesan agar para jamaah turut mendo'akan seluruh pihak yang bekerja untuk NTB, termasuk petugas lapangan seperti polisi hutan, para pegawai, hingga kader Posyandu yang jumlahnya mencapai puluhan ribu dan memiliki kontribusi besar bagi daerah. Ia menutup dengan pesan khusus kepada jamaah untuk menyampaikan salam dan kerinduan kepada Rasulullah SAW. Prosesi pelepasan jamaah umrah ini dilakukan melalui Muhsinin Travel dan menjadi bagian dari semangat HUT NTB ke-67 yang menguatkan kebersamaan, kepedulian, dan harapan menuju NTB yang makmur dan mendunia.

Redaksi ||

Sabtu, 17 Januari 2026

H. Syamsudin Ahz, S.Pdi Salurkan Beras Kaum Du'afah di Mesjid Desa Mbawa Kecamata Donggo


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.// Guna mengatasi permasalahan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, H Syamsudin Ahz melakukan menyerahkan berupa Beras 10 kg, Kepada masyarakat desa mbawa kecamatan Donggo, Jumat 16/1/2026.

 H. Syamsudin yang melakukan serah terima Beras tersebut, mengucapkan apresiasi dan terima kasihnya kepada yang telah bergerak untuk kesejahteraan dan kepentingan masyarakat.

"Alhamdulillah, baru saja kita menerima sumbangan bantuan berupa Beras. Dan atas nama Pengurus DKM Masjid desa mbawa kami berharap Beras ini bisa bermanfaat untuk masyarakat utamanya kaum dhuafa," ucap Syamsudin.

Menurut Syamsudin Ahz S.pd Beras tersebut, dapat menggerakkan hati masyarakat (donatur) untuk bisa memberikan beras kepada mustahik.

"Mudah-mudahan ada donatur yang tergerak hatinya untuk memberikan sumbangan," tambah Syamsudin Ahz S.pd.

Al-ustadz Syamsudin Ahz S.pd, juga menerangkan, sumbangan beras untuk Beras tersebut, dapat disalurkan melalui UPZ yang ada di masjid dan mushola sekitar tempat tinggal.

"Dengan adanya Beras ini, berarti ada alternatif bagi kita dalam menyalurkan bantuan secara efektif untuk masyarakat," terang sapaannya Haji syam.

"Jadi yang memberi dan menerima bisa sama-sama nyaman, walaupun tidak saling mengetahui. Dan ini ditaruh di masjid jadi sekalian beribadah dan berdoa," imbuh H. Syamsudin Ahz.

H.syamsudin menambahkan, Beras ini diperuntukkan bagi masyarakat dhuafa yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat beras. Dan Beras akan mengeluarkan beras dalam jumlah tertentu secara otomatis.

"Datanya nanti dari Dinas Sosial atau biasanya masjid dan mushola sudah punya data masyarakat dhuafa. Nanti kartu Berasnya di install dan ini tidak bisa diwakilkan, orangnya harus datang sendiri, sehingga data penerima manfaat beras lebih autentik dan tidak terjadi kolusi," tambah H Syamsudin.

Dengan Beras yang merupakan buatan anak bangsa, bapak Ustadz H Syamsudin Ahz, berharap masyarakat bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi berkah bagi mereka yang memberi maupun menerima.

"Jadi berasnya bersih, yang menerima dan memberi pun bersih. Semoga ini menjadi amaliyah dan memberikan keberkahan untuk kita semua," pungkasnya.

Penyaluran Donasi oleh bapak Ustadz H.Syamsuddin AHZ adalah bentuk perhatian Beliau terhadap warga Mbawa Kecamata Donggo yang sangat membutuhkan uluran tangan para Darmawan.

Pembagian ini merupakan pekerjaan rutin Beliau yang dipercayakan oleh Darmawan yang ada di Ibu Kota Jakarta, Donatur sekaligus Darmawan itu adalah Putra terbaik Kelahiran Donggo yang sudah lama berkencimpung di Dunia Usaha Dia adalah membantu masyarakat yang kurang mampu atau yang membutuhkan. Tutup Syamsudin Ahz(Sekjend MDG)


Jumat, 16 Januari 2026

1.600 Calon PPIH Arab Saudi Ikuti Fun Walk 5 Km Bersama Wamenhaj.

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak memimpin kegiatan fun walk sejauh 5 kilometer bersama sekitar 1.600 calon Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di kawasan Asrama Haji, Jakarta Timur, Sabtu (17/1/2026) pagi. 


Jakarta Timur_Media Dinamika Global.Id_ Sebanyak 1.600 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2026 mengikuti kegiatan Fun Walk sejauh 5 kilometer yang digelar di kawasan Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu pagi (17/1/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang sekaligus memimpin apel usai pelaksanaan jalan sehat.

Fun Walk 5 Km tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan fisik dan penguatan mental bagi calon PPIH yang akan mengemban tugas pelayanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan kesiapan para calon petugas dalam menghadapi tugas yang menuntut ketahanan fisik, kedisiplinan, serta soliditas tim.

Usai kegiatan, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan arahan kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa petugas haji memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan jemaah, sehingga harus memiliki kesiapan menyeluruh, baik fisik, mental, maupun spiritual.


“Petugas haji adalah wajah pelayanan negara kepada jemaah. Oleh karena itu, kesiapan fisik, mental, dan spiritual harus dibangun sejak dini agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan optimal serta berorientasi pada kenyamanan dan keselamatan jemaah,” ujar Dahnil.

Menurutnya, kegiatan seperti Fun Walk tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan membangun semangat kolektif antarcalon PPIH. Ke depan, pembinaan berkelanjutan akan terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyeluruh penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.(Mdg/04)

Kamis, 15 Januari 2026

Momentum Peringatan Isra' Mi'raj, Gubernur NTB Ajak Masyarakat NTB Jaga Alam dan Solidaritas Sosial


Mataram, Media Dinamika Global.id.// Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa peringatan Isra' Mi'raj merupakan sesuatu yang sangat penting karena terdapat banyak hikmah yang dapat dijadikan pelajaran bagi kehidupan saat ini diantaranya menjaga solidaritas sosial dan alam lingkungan. 

"Saya ingin menekankan satu fakta bahwa dalam Isra Mi'raj Rasulullah mendapatkan mandat sholat lima waktu langsung dari Allah subhanahu Wa Ta'ala, menerima surah Al-Fatihah dan langsung juga menerima dua ayat terakhir dari surah Al-Baqarah yang di ayat 286 sangat relevan dengan kondisi kita sekarang ini." ucapnya saat menghadiri peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Mataram, Kamis, (15/01/2026). 

Menurut dirinya, ayat 286 tersebut mengingatkan kita dengan berbagai musibah yang tengah kita hadapi di Indonesia, dan di Nusa Tenggara Barat.

 "Saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat sedang dilanda oleh bencana, kemarin saya berkeliling menjenguk melihat dan menemui saudara-saudara kita juga yang sedang dilanda bencana banjir di Sekotong, barat daya Lombok Barat, semua sedang diuji dengan bencana, tapi di ayat 286 Allah menyampaikan bahwa Allah SWT tidak akan memberikan beban lebih dari kemampuan hambaNya untuk menanggung beban itu." ujarnya. 

Dirinya menjelaskan bahwa atas musibah yang terjadi dibutuhkan solidaritas dari semua kalangan, dengan sekurang kurangnya mengirimkan doa agar yang tertimpa musibah diberikan kesehatan, kekuatan dalam proses pemulihan agar dapat kembali beraktifitas sebagaimana sebelumnya. 

Selain itu Miq Iqbal mengingatkan bahwa bencana-bencana yang terjadi merupakan dampak dari tindakan kita yang kurang bijak terhadap lingkungan. 

"Oleh karena itu, mari kita saling menguatkan dan berdoa untuk pemulihan saudara-saudara kita, dan pada saat yang sama, berkomitmen untuk berbuat lebih baik dalam hubungan kita dengan lingkungan dan sesama." pesannya. 

Dirinya menekankan bahwa solidaritas dan semangat gotong royong adalah kunci dalam menghadapi tantangan terutama ketika bencana melanda agar kesadaran ini menjadi pengingat bag semua yang akan di mintai pertanggungjawaban atas perbuatan kita terhadap lingkungan dan sesama. 

"Melestarikan lingkungan adalah kewajiban kita agar tidak terus menerus menghadapi bencana.", pungkasnya. (Sekjend MDG)

Rabu, 07 Januari 2026

MUI Kota Medan Dukung Kapolrestabes Tindak Kawasan Jermal 15


Medan. Media Dinamika Global.id. Medan Bersih dari Narkoba. Penindakan terhadap kawasan rawan Narkoba dan perjudian di Jermal XV mendapat dukungan dari berbagai elemen. Salah satu dukungan disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Dr, H, Hasan Maksum, MAg yang mengharapkan penindakan tersebut jangan hanya dilakukan di kawasan Jermal 15 saja, tapi di tempat-tempat lain di wilayah hukum Polrestabes Medan. 

"Kami MUI Kota Medan mengucapkan terimakasih dan apresiasi terhadap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr, Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH yang telah melakukan penindakan di kawasan rawan narkoba dan perjudian di Jermal 15. Kami berharap penindakan ini juga dilakukan di lokasi-lokasi lainnya yang jadi basis narkoba dan perjudian,"ungkapnya. 

 Dikatakannya, Kami sangat mendukung penindakan dan pemberantasan judi dan narkoba, agar Kota Medan bersih dan terbebas dari peredaran narkoba dan praktik perjudian. Sehingga dapat kita wujudkan misi dan visi Walikota Medan yang "menjadikan Medan Untuk semua dan semua untuk Medan". (Tim)