BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Koramil 1608-03/Sape menghadiri seminar hukum yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bima di Desa Boke, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Kamis (20/8/2026).
Seminar yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut mengangkat tema “Harmonisasi Kepastian Hukum dan Realitas Sosial dalam Penyelesaian Sengketa Hak Waris atas Tanah dan Keterlibatan APH dalam Peredaran Narkoba.” Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima Tahun Akademik 2026.
Danramil 1608-03/Sape diwakili Bati Komsos Koramil 1608-03/Sape, Peltu Indrawan, S.H., hadir dalam kegiatan tersebut bersama unsur pemerintah kecamatan dan desa, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, mahasiswa KKN, serta masyarakat Desa Boke.
Seminar tersebut menjadi wadah edukasi bagi masyarakat untuk memahami berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan kehidupan sosial, khususnya mengenai hak waris dan kepemilikan tanah.
Selain membahas penyelesaian sengketa hak waris atas tanah, seminar juga mengangkat persoalan peredaran narkoba serta peran aparat penegak hukum (APH) dalam upaya pencegahan dan penanganannya di tengah masyarakat.
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Camat Sape, Kapolsek Sape yang diwakili Panit Binmas Aiptu Haryanto, Kepala Desa Boke, Ketua DPD Desa Boke, dosen pembimbing mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima Iryani Putri, S.Kom., serta narasumber Nuryadin, S.H., M.H. Hadir pula para ketua RT, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN dan warga Desa Boke.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Boke, Camat Sape, dosen pembimbing KKN, perwakilan Kapolsek Sape, perwakilan Danramil 1608-03/Sape, Ketua Tim KKN, serta pemaparan materi oleh narasumber.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan TNI terhadap program mahasiswa yang memberikan edukasi dan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan KKN, mahasiswa diharapkan tidak hanya melaksanakan program akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat memahami berbagai persoalan yang dihadapi, termasuk pentingnya kesadaran dan pemahaman hukum.
Seminar berakhir sekitar pukul 13.10 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman dan lancar.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sadar hukum serta mampu menyelesaikan persoalan sosial secara baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.(Team.MDG.03)



