Kota Bima, Media Dinamika Global.id. — Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Hikmah di Lingkungan Sarata, Kelurahan Paruga, Rabu (22/7/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Hikmah bukan sekadar menjadi tanda dimulainya pembangunan sebuah bangunan fisik, tetapi juga menjadi momentum untuk meletakkan pondasi keimanan dan memperkuat persaudaraan umat.
“Hari ini bukan sekadar peletakan batu pertama sebuah bangunan. Hari ini, kita sedang meletakkan pondasi keimanan dan persaudaraan umat,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk melaksanakan salat, tetapi juga memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan umat, tempat menanamkan akhlak, mempererat ukhuwah, serta menjadi ruang bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Wali Kota Bima memberikan apresiasi kepada masyarakat Lingkungan Sarata, panitia pembangunan, para donatur, serta seluruh pihak yang telah bergotong royong dan berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan Masjid Al-Hikmah.
“Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi salah satu kekuatan masyarakat Kota Bima,” katanya.
Lebih lanjut, Wali Kota mengingatkan bahwa tantangan terbesar setelah masjid selesai dibangun adalah bagaimana memastikan masjid tersebut terus hidup dan makmur dengan kegiatan keagamaan.
“Membangun masjid jauh lebih mudah daripada memakmurkan masjid. Bangunan yang megah tidak akan memiliki makna apabila sepi dari jamaah,” tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama meramaikan salat berjamaah lima waktu serta menghidupkan berbagai kegiatan keagamaan seperti majelis taklim, pengajian, pendidikan Al-Qur’an, dan kegiatan pembinaan umat lainnya.
“Mari kita jadikan masjid sebagai rumah bersama yang selalu dirindukan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ajaknya.
Wali Kota menegaskan, Pemerintah Kota Bima akan terus mendukung berbagai ikhtiar masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan Masjid Al-Hikmah, baik melalui tenaga, pikiran, doa maupun rezeki yang dititipkan Allah SWT.
Sementara itu, Ketua Masjid Al-Hikmah, Sirajuddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan masjid tersebut berdiri di atas tanah wakaf dari H. Idris.
Sirajuddin menjelaskan, pembangunan Masjid Al-Hikmah diperkirakan membutuhkan anggaran kurang lebih Rp2 miliar. Hingga saat ini, dukungan dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat mencapai sekitar Rp173 juta, sementara sebagian dana tersebut telah digunakan untuk kebutuhan pembangunan awal.
Ia berharap dukungan dan gotong royong masyarakat terus mengalir sehingga pembangunan masjid dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat.
“Kami mohon doa dan kelancaran agar pembangunan masjid ini dapat berjalan dengan lancar sehingga segera bisa digunakan untuk beribadah,” harapnya.(Sekjend MDG)
