Pekanbaru - Rutan Kelas IA Pekanbaru masih terus melakukan pengejaran terhadap seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) bernama Nasriyatno alias Cili yang kabur dari dalam rutan pada Minggu (24/5/2026) menjelang waktu magrib.
Hingga Selasa (26/5/2026), pihak rutan bersama aparat kepolisian masih melakukan penyisiran di sejumlah titik di Kota Pekanbaru guna mempersempit ruang gerak narapidana kasus pencurian tersebut.
Kepala Rutan Kelas IA Pekanbaru, Erwin Siregar, mengatakan fokus utama saat ini adalah upaya pencarian dan penangkapan kembali tahanan yang melarikan diri.
“Kami masih fokus melakukan pengejaran bersama jajaran kepolisian. Tim terus bergerak untuk mencari keberadaan yang bersangkutan,” ujar Erwin saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Pekanbaru, Boni, menyampaikan bahwa pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan internal terkait insiden kaburnya warga binaan tersebut.
Menurutnya, evaluasi menyeluruh tengah dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Riau guna mengetahui secara pasti kronologi serta kemungkinan adanya kelalaian dalam sistem pengamanan.
“Saat ini proses pemeriksaan internal masih berjalan. Kami juga menunggu hasil evaluasi dari Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Riau,” kata Boni.
Ia menegaskan, pihak rutan akan kooperatif dalam seluruh proses pemeriksaan dan evaluasi yang dilakukan guna memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sebelumnya diberitakan, Nasriyatno alias Cili diduga melarikan diri dengan cara melompati pagar serta tembok pengamanan rutan pada saat situasi menjelang magrib. Peristiwa itu sontak menghebohkan warga dan memunculkan sorotan terhadap sistem keamanan di dalam Rutan Pekanbaru.
Warga berharap agar yang bersangkutan cepat atau lambat bisa tertangkap kembali, ataupun yang bersangkutan segera menyerahkan diri ke pihak berwajib.
Pihak rutan bersama aparat penegak hukum kini masih terus memburu keberadaan napi tersebut.(adr)
