Kota Bima-Media Dinamika Global- Senin, 4 Mei 2026, dokter Oki melakukan sosialisasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bima terkait Demam Berdarah (DBD) kepada masyarakat yang sedang berobat atau berkunjung menemani pasien.
Adapun Nyamuk DBD (Aedes aegypti) berciri fisik tubuh kecil berwarna hitam dengan belang-belang dua garis warna putih di kaki dan tubuhnya. Mereka aktif menggigit pada pagi hingga sore hari, terutama 2 jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam.
Nyamuk tersebut jarang beraktifitas di malam hari, berbeda dengan nyamuk biasa pada umumnya yang beraktifitas di malam hari.
"Tanda-tanda gejala ketika digigit nyamuk DBD ialah terjadi demam tinggi, terasa nyeri pada kepala, bisa muncul kemerahan di kulit bahkan muntah darah".
Yang perlu diperhatikan untuk menghindari nyamuk tersebut kata dr. Oki adalah melakukan (3M Plus);
1. Menguras semua genangan air
2. Menutup bak mandi, agar nyamuk tidak berkembang biak
3. Mengubur benda-benda yang tidak di pake
4. Plus, mengunakan kelambu, obat nyamuk serta menanam bunga yang mengusir nyamuk
Selain hal tersebut di atas dr. Oki membahkan yaitu fentilasi rumah harus di tutup, jangan gantung pakaian supaya nyamuk DBD tidak berkembang biak, membersihkan selokan, dll.
Saran dokter kepada pasien maupun pengunjung adalah "Lebih baik mencegah daripada mengobati". Abd Khalik Syam.
