SDN Inpres Ntori: 13 Siswa Ikuti Ujian SAF, Kepala Sekolah Jelaskan Jadwal dan Mekanisme Pelaksanaan - Media Dinamika Global

Senin, 11 Mei 2026

SDN Inpres Ntori: 13 Siswa Ikuti Ujian SAF, Kepala Sekolah Jelaskan Jadwal dan Mekanisme Pelaksanaan

Foto : Peserta ujian SDN Inpres Ntori

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Sebanyak 13 peserta didik di SD Negeri Inpres Ntori resmi mengikuti kegiatan Ujian Sumatif Akhir Fase (SAF) Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan penilaian tahap akhir ini digelar untuk mengukur capaian kompetensi siswa sekaligus mengevaluasi keberhasilan proses pembelajaran yang telah berlangsung selama satu tahun ajaran.

Kepsek SDN Inpres Ntori
Sukri, S. Pd. SD

Kepala Sekolah SDN Inpres Ntori, Sukri,S.Pd.SD dalam keterangannya, memaparkan secara rinci jadwal dan mekanisme pelaksanaan yang telah disusun rapi oleh pihak sekolah. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan mengacu pada panduan teknis dari Dinas Pendidikan, agar berjalan tertib, adil, dan sesuai standar yang berlaku.

“Terdapat 13 siswa yang terdaftar dan berhak mengikuti Ujian SAF tahun ini. Kami sudah menyusun jadwal secara matang, dimulai hari ini tanggal 11 Mei dan akan berlangsung hingga tanggal 16 Mei 2026. Pelaksanaannya dibagi dalam sesi pagi, dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 Wita setiap harinya, dengan jeda istirahat yang cukup agar siswa tidak kelelahan,” jelas Sukri, S. Pd. SD

Ia menambahkan, pembagian mata pelajaran pun diatur sedemikian rupa agar seimbang. Pada hari pertama, siswa mengerjakan mata pelajaran utama seperti pendidikan agama islam (PAI) dan bahasa Indonesia. Selanjutnya berturut-turut mata pelajaran PKN, Matematika, IPAS, Seni Budaya, bahasa Inggris, PJOK hingga muatan lokal. Jadwal ini disusun dengan mempertimbangkan bobot materi dan kemampuan konsentrasi siswa.

Terkait mekanisme pelaksanaan, Kepala Sekolah menjelaskan bahwa ujian dilaksanakan secara tertulis menggunakan lembar jawab kertas. Mengingat jumlah peserta yang tidak terlalu banyak, seluruh siswa ditempatkan dalam satu ruangan yang nyaman, cukup cahaya, dan jauh dari kebisingan. Pengawasan dilakukan dengan sistim silang antara sekolah dilakukan oleh guru dengan prinsip kejujuran dan kedisiplinan.

“Mekanismenya sederhana namun ketat. Siswa wajib hadir 15 menit sebelum ujian dimulai, mengenakan seragam lengkap dan rapi, serta membawa perlengkapan tulis sendiri. Tidak diperkenankan membawa alat komunikasi atau catatan ke dalam ruangan. Kami pastikan suasana tenang, kondusif, namun tetap tidak menimbulkan tekanan berlebih bagi anak-anak,” paparnya.

Pihak sekolah juga telah menyiapkan berbagai hal pendukung, mulai dari ketersediaan naskah soal yang sudah divalidasi, lembar jawab, hingga fasilitas kebersihan dan kesehatan di lingkungan sekolah. Kepala Sekolah menegaskan, meskipun jumlah siswa tidak banyak, pelayanan dan standar pelaksanaan tetap dijaga setinggi mungkin, sama seperti sekolah-sekolah besar lainnya.

“Bagi kami, jumlah sedikit bukan berarti pengelolaan sembarangan. Justru dengan jumlah ini, kami bisa lebih maksimal memantau dan mendampingi setiap anak secara pribadi. Fokus kami adalah hasil yang mencerminkan kemampuan asli mereka, sekaligus data akurat untuk kami gunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pembelajaran ke depannya,” ujarnya.

Kepala Sekolah SDN Inpres Ntori Sukri,S.Pd.SD juga berharap seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, tenang, dan jujur. Ia meyakini persiapan yang telah dilakukan siswa maupun guru sejak jauh hari akan membuahkan hasil yang baik dan memuaskan.

Setelah rangkaian ujian selesai, pihak sekolah akan segera melakukan pemeriksaan dan pengolahan nilai, yang selanjutnya akan dituangkan dalam Laporan Hasil Belajar (LHB) siswa. (MDG05)  

Comments