Bima, Media Dinamika Global.id.-- Komisi III DPRD Kabupaten Bima menggelar rapat kerja bersama Dinas PUPR Kabupaten Bima guna membahas beberapa hal diantaranya, progres penanganan Jalan TPI Sanggar pasca bencana banjir serta langkah penanganan banjir di wilayah Kore melalui penguatan sistem drainase dan konservasi wilayah hulu, rabu 20 mei 2026.
PENANGANAN JALAN TPI SANGGAR
Dalam rapat disampaikan bahwa perbaikan pada ruas Jalan TPI Sanggar yang mengalami kerusakan pada titik STA 0+180 sampai STA 0+222 telah dilakukan.
Telah dilakukan penanganan pada sambungan (joint) antara existing aspal lama dan aspal baru yang sebelumnya menjadi titik infiltrasi air. Perbaikan ini penting dilakukan untuk mengurangi potensi kerusakan lanjutan.
Keberadaan ruas jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya dalam mendukung akses dan mobilitas kawasan pesisir serta aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
PENANGANAN BANJIR KORE
Rapat juga membahas kondisi banjir di wilayah Kore yang dipengaruhi oleh keterbatasan kemampuan dan kapasitas tampung saluran drainase eksisting.
Dinas PUPR menjelaskan bahwa penanganan banjir dapat melalui dua pendekatan utama, yaitu:
Penanganan di wilayah hulu melalui konservasi vegetatif untuk mengurangi runoff atau limpasan air permukaan
Penguatan dan penataan sistem drainase dari hulu ke hilir agar aliran air dapat tertangani dengan lebih baik
Berdasarkan kajian teknis yang disampaikan, apabila sistem drainase dapat dibangun dan berfungsi secara optimal, maka luas genangan diperkirakan dapat berkurang secara signifikan dari sekitar 56 hektare menjadi sekitar 12 hektare yang tersisa di beberapa titik pemukiman.
Meski demikian, penanganan drainase saja belum dapat menyelesaikan 100% persoalan banjir. Oleh karena itu, upaya konservasi di wilayah hulu tetap menjadi bagian penting agar pengendalian banjir dapat berjalan lebih efektif.
Komisi III DPRD Kabupaten Bima mendorong agar kajian teknis penanganan banjir di desa Kore, dapat dilakukan dengan tuntas, dan dapat disosialisasikan dengan baik ke masyarakat.(Sekjend MDG)
