Mataram. Media Dinamika Global.Id.- Himpunan Mahasiswa Soromandi Mataram Lakukan Aksi Demo, Mendesak Pemerintah Perbaiki Jalan Rusak. Karena Rusaknya Jalan tersebut banyak sekali memakan Korban, baik kecelakaan maupun terhambatnya Proses Evakuasi Warga yang akan di bawa Rumah Sakit terdekat, dan lain sebagainya.
Sehingga sangat wajar sekali, apabila Adik-adik Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Soromandi Mataram ini terus bersuara mendesak Gubernur NTB untuk menunaikan Janjinya lewat Kepala Dinas PUpr Provinsi NTB beberapa Tahun lalu, janjinya tersebut akan di aspal pada Tahun ini. Namun sayangnya sampai saat ini tidak direalisasikan sama sekali.
PERNYATAAN SIKAP
HIMPUNAN MAHASISWA SOROMANDI MATARAM KERUSAKAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KECAMATAN SOROMANDI
Kami yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Soromandi Mataram (HIMSI-M) dengan ini menyatakan sikap tegas terhadap kondisi kerusakan infrastruktur jalan di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, yang hingga saat ini tidak mendapatkan penanganan serius dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kerusakan jalan yang terjadi di wilayah Soromandi bukanlah persoalan baru. Selama puluhan tahun, masyarakat dipaksa hidup dalam kondisi infrastruktur yang tidak layak, dengan ruas jalan yang dipenuhi lubang, permukaan tidak rata, serta minimnya perhatian terhadap aspek keselamatan pengguna jalan. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga memperparah ketimpangan pembangunan antarwilayah di Provinsi NTB.
Kami menilai bahwa pembiaran terhadap kerusakan jalan ini merupakan bentuk nyata dari kegagalan pemerintah dalam menjalankan tanggung jawabnya. Jalan sebagai infrastruktur dasar seharusnya menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah, karena menyangkut langsung akses terhadap pendidikan, kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Namun yang terjadi justru sebaliknya Soromandi seakan menjadi wilayah yang dilupakan dalam agenda pembangunan.
Dampak dari kondisi ini sangat nyata. Masyarakat mengalami kesulitan dalam mendistribusikan hasil pertanian dan perikanan, yang berujung pada menurunnya pendapatan ekonomi. Risiko kecelakaan terus meningkat, terutama bagi pengendara roda dua yang menjadi moda transportasi utama masyarakat. Selain itu, akses terhadap layanan publik menjadi terhambat, memperlihatkan adanya ketidakadilan struktural dalam pembangunan.
1. Mendesak Pemerintah Provinsi NTB untuk segera menetapkan perbaikan jalan di Kecamatan Soromandi sebagai prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah.
2. Menuntut realisasi perbaikan fisik jalan rusak di Kecamatan Soromandi dalam waktu yang terukur dan transparan.
3. Mendesak Pemerintah Provinsi NTB untuk membuka data secara jujur dan transparan terkait kondisi kerusakan jalan serta alokasi anggaran infrastruktur.
4. Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah, serta mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang lalai dalam menjalankan tugasnya. Seperti dikutip dari Akun Facebook salah seorang Aktivis Muda Soromandi.(Team).
