Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAN 4 Kota Bima. Berdasarkan surat resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia tertanggal 26 Januari 2026, sekolah ini resmi ditunjuk sebagai Sekolah Model Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA).
Penetapan tersebut bukan tanpa alasan. SMAN 4 Kota Bima dinilai telah memenuhi berbagai indikator yang dipersyaratkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, di antaranya akreditasi sekolah yang baik, peningkatan rapor mutu, tren kenaikan nilai literasi peserta didik, terselenggaranya diklat pembelajaran mendalam, serta rekam jejak prestasi sekolah dalam dua tahun terakhir.
Kepala SMAN 4 Kota Bima, Imran, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras bersama seluruh warga sekolah.
“Prestasi tidak datang secara kebetulan. Ini adalah buah dari kerja kolektif dan konsisten, mulai dari penguatan manajemen sekolah, peningkatan kompetensi guru, hingga pembinaan siswa secara berkelanjutan. Prestasi menjadi perhatian utama untuk akselerasi mutu sesuai harapan pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, penunjukan sebagai sekolah model PM dan KKA justru menjadi tantangan baru yang tidak ringan. Sekolah dituntut mampu menjadi rujukan dalam implementasi pembelajaran mendalam serta penguatan kompetensi koding dan kecerdasan artifisial di tingkat satuan pendidikan menengah.
Imran menambahkan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan dukungan infrastruktur menjadi faktor kunci dalam menyukseskan program tersebut. “Sekolah model PM dan KKA tantangannya tidak mudah. Karena itu, kami fokus pada penyiapan SDM yang unggul dan infrastruktur yang memadai. Yang terpenting, kita harus mampu memimpin perubahan demi masa depan anak-anak didik,” tegasnya optimistis.
Dengan penetapan ini, SMAN 4 Kota Bima diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi pendidikan di daerah, khususnya dalam penguatan literasi, numerasi, serta penguasaan teknologi berbasis kecerdasan artifisial. Status sebagai sekolah model sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi sekolah dalam menjaga mutu dan inovasi pendidikan di Kota Bima.(Sekjend MDG)
