Menjelang Mudik Lebaran Idul Fitri 2026, BPJN Lampung Prioritaskan Perbaikan Jalan Nasional Berlubang Bisa Optimal. - Media Dinamika Global

Kamis, 05 Maret 2026

Menjelang Mudik Lebaran Idul Fitri 2026, BPJN Lampung Prioritaskan Perbaikan Jalan Nasional Berlubang Bisa Optimal.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Lampung menargetkan perbaikan jalan nasional yang ada di provinsi lampung menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H terus dilakukan agar menjelang puncak arus mudik masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan aman dan lancar. 

Hal ini di ungkapkan oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Lampung Muhammad Ali Duhari, S.T., M.I., M.Sc., saat Press Conference Mudik Tahun 2026 Di Aula Kantor BPJN Provinsi Lampung, Jum'at 06 Maret 2026.

Kepala BPJN Lampung Ali Duhari Menyampaikan persiapan perbaikan  infrastruktur jalan menjelang Lebaran terus kita lakukan demi kelancaran, kenyamanan menjelang arus mudik, perbaikan yang saat ini terus dilakukan adalah perbaikan penutupan lubang yang ada di ruas jalan nasional di Provinsi Lampung dapat rampung sebelum H-10 Idul Fitri 1447 H, jelas Ali. 

Selanjutnya, berdasarkan data per 6 Maret 2026 hari ini terdapat  7.174 titik lubang di ruas jalan nasional di Lampung. Dari jumlah tersebut, 5.721 titik sudah ditangani, sementara 1.919 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan dilapangan. 

"Progres pekerjaan penutupan lubang saat ini sudah mencapai sekitar 79,75 persen, kita target kita sebelum mulai arus mudik Lebaran seluruh lubang sudah ditambal sehingga jalan lebih aman dilalui pemudik," tambahnya. 

Perbaikan jalan berlubang yang kita lakukan dengan sistem pengupasan permukaan jalan berlubang atau dengan sistem Patching untuk beberapa lubang yang berdekatan. Agar lebih efektif.  

Namun dalam perbaikan jalan berlubang ini, dilapangan mengalami kendala curah hujan yang masih sedikit tinggi sehingga perbaikan agak terlambat dalam pengerjaan, sebab saat penutupan lubang tersebut,  "Aspal itu idealnya dihampar dalam kondisi panas, sehingga hasilnya maksimal., Namun tetap pekerjaan dilakukan  agar sebelum Lebaran jalan berlubang bisa tertutup sesuai rencana. 

Untuk diketahui, secara keseluruhan, panjang ruas jalan nasional di Provinsi Lampung mencapai 1.298 kilometer yang terbagi dalam beberapa lintas, yakni Lintas Timur, Lintas Tengah, Lintas Barat, dan Lintas Penghubung. Jalan tol juga termasuk dalam jaringan jalan nasional, meskipun pengelolaannya dilakukan oleh badan usaha jalan tol. 

Dari total tersebut, tingkat kemantapan jalan nasional di Lampung saat ini mencapai 92,32 persen berdasarkan data Semester II tahun 2025. "Ruas Lintas Timur menjadi jalur dengan tingkat kemantapan terti yaitu 97,55 persen dengan panjang. 

Sementara itu Lintas Tengah sepanjang 318,47 kilometer memiliki tingkat kemantapan paling rendah yaitu 85,59 persen, karena jalur ini paling banyak dilalui kendaraan berat atau bertonase lebih dari 8 ton. 

"Adapun Lintas Barat sepanjang 333,57 kilometer memiliki tingkat kemantapan 92,22 persen, sedangkan Lintas Penghubung mencapai 92,75 persen dan ruas non-lintas sepanjang 78 kilometer memiliki kemantapan sekitar 95 persen,"

Selain perbaikan jalan berlubang BPJN provinsi Lampung juga melakukan pemantauan wilayah rawan longsor, banjir, kecelakaan dan rawan kemacetan, dan BPJN juga telah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi bencana, salah satu adalah pembersihan drainase, pemasangan alat peringatan tanah longsor, pembatasan tonase kendaraan,menyiapkan alat DRU dan Bahan. 

Bahkan Posko Pemantauan Arus mudik kita persiapkan di beberapa titik strategis untuk para pemudik yang sedang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, BPJN juga berkoordinasi aktif dengan dinas terkait, tutup Kepala BPJN Provinsi Lampung Ali Duhari.(Fs/Red) 
Comments


EmoticonEmoticon