Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.// Kamis, 05 Februari 09:00 WITA, Aliansi pemuda desa doridungga melakukan aksi demonstrasi secara damai di depan kantor desa doridungga dengan tuntutan :
1. Mendesak pemerintah desa dan BPD desa doridungga untuk segera mengklarifikasi dan mempertanggungjawabkan ambruknya gedung serbaguna desa doridungga (GSG)
2. Mendesak pemerintah desa dan BPD desa doridungga untuk melakukan transparansi peraturan desa (PERDES) terkait mobil siaga desa doridungga dan Motor pengangkut sampah.
3. Mendesak kepala desa dan ketua BPD untuk melakukan disiplinan struktur BPD.
4. Mendesak ketua BUMDES Sejati desa doridungga agar segera transparansi anggaran tahun 2025.
Hasil pernyataan Pemerintah desa, BPD dan ketua BUMDES Sejati desa doridungga bahwa dari point tuntutan 1 sampai 4 ada hasil dan tanggapan yang bisa dipertanggungjawabkan: ujar PEMDES, BPD dan ketua BUMDES :
1. Gedung GSG bisa ambruk atas dasar bencana dan kelalaian pelaksana, pengawasan dari pemerintah desa dan BPD, dan GSG akan dibangun kembali ketika ada Aspirasi atau bantuan dari pihak pemerintah pusat.
2. PERDES dari akhir bulan mei 2025 yang di susun akan dibahas pada tanggal 09 Februari 2026.
3. Ketua BPD akan siap mendisiplinkan anggota dan kinerjanya seusai dengan amanat undang-undang dan masyarakat umumnya.
4. Anggaran BUMDES Sejati desa doridungga tahun 2025 melalui proposal, tentang ketahanan pangan akan segera di cairkan dengan syarat BUMDES segera membuat ulang proposal.
Dengan jawaban dan hasil itu, masa aksi telah sepakat bahwa apabila tanggapan tersebut tidak sesuai dengan tindakan pemerintah desa, BPD dan ketua BUMDES maka, kami dari aliansi pemuda desa doridungga siap kawal Masalah ini sampai ke inspektorat dan kejaksaan negeri raba bima (KEJARI) Ujarnya, tutup masa aksi.(Sekjend MDG)

