Media Dinamika Global

Selasa, 04 Agustus 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 4 Agustus 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Selasa (4/8). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus mengajak warga menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban lingkungan.

Di Desa Buncu, Serka Khaeruddin menggelar Komsos bersama warga dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk selalu hidup rukun, mengedepankan sikap saling menghormati, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan maupun perkelahian. Ia juga mengimbau agar setiap permasalahan diselesaikan dengan kepala dingin melalui jalur musyawarah atau dilaporkan kepada aparat yang berwenang, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.




Sementara itu, di Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid mengajak warga binaan untuk terus mempererat tali silaturahmi serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi kunci terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.

Di Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Serka Sahlan melaksanakan Komsos dengan memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia mengingatkan pentingnya semangat gotong royong, saling membantu, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan mufakat demi terciptanya keharmonisan di lingkungan masyarakat.

Adapun di Desa Sangga, Kecamatan Lambu, Serka Jamaluddin memberikan perhatian khusus kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik pada siang maupun malam hari. Ia mengimbau agar anak-anak diarahkan untuk menjaga pergaulan, menghindari aktivitas yang melanggar hukum, serta tidak begadang hingga larut malam agar terhindar dari berbagai permasalahan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Melalui kegiatan Komunikasi Sosial tersebut, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat serta terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Senin, 03 Agustus 2026

Polsek Asakota Ungkap Kasus Pencurian Tabung Gas dan Perseneling Mobil, Satu Terduga Pelaku Diamankan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Respons cepat terhadap laporan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Asakota Polres Bima Kota, Tim Opsnal Polsek Asakota yang dipimpin Katim Opsnal Bripka Stra Ady Wijaya berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AM (20), warga Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Kota Bima, yang diduga melakukan tindak pidana pencurian tabung gas elpiji dan perseneling mobil milik tetangganya.

Penangkapan dilakukan pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA di rumah terduga pelaku di Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota. Saat didatangi petugas, AM ditemukan sedang tertidur di dalam kamarnya dan berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut diketahui korban, Yusuf, seorang nelayan yang tinggal di RT 010/RW 006 Kelurahan Kolo, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Korban baru menyadari barang miliknya hilang setelah istrinya, Nurani, membersihkan area rumah.

Setelah dilakukan pengecekan di halaman dan samping rumah, diketahui satu tabung gas elpiji 12 kilogram warna biru serta satu buah perseneling mobil telah raib dari tempat penyimpanannya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp3.500.000.

Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polsek Asakota dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/11/VIII/2026 agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menindaklanjuti laporan tersebut sekaligus merespons keresahan masyarakat terkait maraknya aksi pencurian di wilayah hukum Polsek Asakota, Kapolsek IPTU Mirafuddin segera memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan.

Berbekal informasi yang akurat (A1), Tim Opsnal bergerak cepat menuju kediaman terduga pelaku. Dalam interogasi awal, AM mengakui telah melakukan pencurian sebagaimana dilaporkan korban.

Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu tabung gas elpiji 12 kilogram warna biru yang diduga merupakan hasil tindak pidana tersebut. Sementara satu buah perseneling mobil masih dalam proses pencarian dan pengembangan lebih lanjut.

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Asakota guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat serta meningkatkan kegiatan kepolisian guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Polres Bima Kota juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, memastikan barang-barang berharga disimpan dengan aman, serta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada kantor polisi terdekat atau melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.(Sekjend MDG)

Gerak Cepat Polsek Asakota Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Satu Terduga Pelaku Berhasil Diamankan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Asakota dalam mengungkap tindak pidana pencurian ternak yang meresahkan masyarakat. Tim Opsnal Polsek Asakota berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian dua ekor kambing milik warga yang terjadi di wilayah Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

OPK warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasana'e Barat, ditangkap pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 20.15 WITA di sebuah rumah yang berada di Kelurahan Tanjung setelah dilakukan serangkaian penyelidikan oleh Tim Opsnal Polsek Asakota.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal ketika korban, H. Rusdin H. Ismail, S.H., sekitar pukul 16.00 WITA mendatangi kandang kambing miliknya di Kelurahan Ule untuk mengecek sekaligus mencari pakan ternak. Namun, saat kembali ke kandang, korban mendapati dua ekor kambing miliknya telah hilang.

Merasa dirugikan, korban kemudian mencari informasi kepada warga sekitar. Dari keterangan saksi bernama Manise, diketahui bahwa orang terakhir yang terlihat berada di sekitar kandang kambing adalah OPK bersama dua orang rekannya. Informasi tersebut kemudian diperkuat oleh saksi lainnya.

Berdasarkan keterangan para saksi, dua ekor kambing dengan ciri-ciri berwarna putih campur hitam dan hitam belang putih itu diduga dibawa kabur menggunakan sepeda motor matik berwarna abu-abu yang dikendarai secara berboncengan tiga.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kasus itu ke Polsek Asakota dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/12/VIII/2026/SPKT/Polsek Asakota.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Asakota yang dipimpin Katim Opsnal Bripka Stra Ady Wijaya segera melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku.

Petugas kemudian bergerak menuju sebuah rumah di Kelurahan Tanjung dan berhasil mengamankan OPK yang saat itu bersembunyi di dalam salah satu kamar rumah tersebut. Saat dilakukan interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian bersama dua rekannya yang kini masih dalam pengejaran petugas.

Dari hasil pengembangan, polisi juga berhasil menemukan satu ekor kambing berwarna putih yang merupakan barang bukti hasil kejahatan di rumah seorang warga berinisial ST di Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota. Kambing tersebut diketahui telah dijual oleh terduga pelaku kepada ST.

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti satu ekor kambing telah diamankan di Mapolsek Asakota guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, Tim Opsnal masih terus melakukan pengembangan untuk memburu dua terduga pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi.

Kapolsek Asakota IPTU Mirafuddin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat, khususnya kasus pencurian ternak.

Polsek Asakota juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, khususnya dalam menjaga hewan ternak, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana, sehingga dapat segera ditindaklanjuti demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Bima Kota.(Sekjend MDG)

Bapak Mendagri Tolak Kepala Daerah Minta Tambah Anggaran : Lakukan Efisiensi Jangan Mau di Bohongi Staf


Bapak menteri dalam negeri tidak usah berbicara air ludah berbusa.

Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Efisiensi anggaran terhadap Daerah APBD 1 APBD 2 Bupati Walikota dan Gubernur dan efisiensi anggaran terhadap Kepala Desa serta menekan pajak di masyarakat itu bukan solusi, karena uang hasil efisiensi anggaran dan pajak masyarakat dirampok oleh koruptor di pusat

 Dengan efisiensi anggaran tersebut pemerintah daerah tidak bisa membangun daerahnya masing-masing karena keterbatasan anggaran Bupati Walikota Gubernur kepala desa didemo terus oleh masyarakat bahkan kantor mereka dibakar oleh para pendemo.

Perbandingan korupsi pemerintah daerah dan pemerintah Desa jauh lebih merajalela korupsi Oknum pemerintah pusat korupsi hitungan triliunan ratusan triliun ratusan miliar. contoh sekarang anggaran untuk mbg dirampok oleh krpala BGN dan jajarannya serta ada keterlibatan oknum TNI dan oknum Polri sangat menyedihkan artinya presiden gagal melaksanakan efisiensi anggaran terhadap kepala daerah dan terhadap kepala desa.

Efisiensi anggaran terhadap kepala daerah Bupati Walikota Gubernur dan efisiensi anggaran terhadap kepala desa. Apakah bisa mingkatkan pembagunanya di Daerah dan Desa??? , menguntungkan daerah atau merugikan daerah???.  Karena Oknum Pejabat Pemerintah pusat termasuk Oknum Pejabat TNI POLRI KEJAKSAAN PENGADILAN  korupsi semakin merajalela.

Efisiensi anggaran dan menekan pajak masyarakat uang  dirampok oleh para koruptor di pusat. Efisiensi anggaran dan menekan pajak di masyarakat bukan solusi untuk masyarakat Indonesia.

Kepala daerah dianggap pemborosan anggaran kepala desa dianggap pemborosan anggaran tetapi efisiensi anggaran dan penekan pajak masyarakat uang tersebut dirampok oleh koruptor di pusat.

Hati-hati bapak Presiden Republik Indonesia jangan sampai terjebak dengan efisiensi anggaran dan menekan pajak sebaiknya bapak presiden kabinet lama dibersihkan semua diganti dengan yang baru jangan sampai presiden terlena dengan pola-pola gerakan mereka.(Sekjend MDG)

SPPG Bima Sape Naru.UD.Lilis Hadirkan Menu Sehat untuk Tingkatkan Asupan Gizi


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 4 Agustus 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru melalui Dapur UD Lilis kembali menyediakan menu bergizi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (4/8). Penyediaan menu harian ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi para penerima manfaat.

Pada hari ini, menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, telur ceplok sayur, tahu balado dan hati ayam, sayur oseng, serta buah anggur hijau. Kombinasi menu tersebut disusun dengan memperhatikan prinsip gizi seimbang guna memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus memberikan variasi makanan yang sehat dan berkualitas.

Pihak SPPG Bima Sape Naru menyampaikan bahwa penyediaan menu bergizi secara rutin diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi, menjaga kesehatan, serta mendukung tumbuh kembang para penerima manfaat. Selain itu, makanan bergizi juga diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar dan beraktivitas setiap hari.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok sasaran lainnya. Melalui penyediaan makanan bergizi yang beragam, program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi yang sehat, kuat, dan produktif.

SPPG Bima Sape Naru berkomitmen untuk terus menghadirkan menu harian yang memenuhi standar gizi, sehingga manfaat Program MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima manfaat.(Team.MDG.03)

Akademisi UNBIM: Dugaan Salah Diagnosis Harus Jadi Momentum Perkuat Sistem Kesehatan, Bukan Menghakimi Tenaga Medis

Direktur RSUP NTB dr. Asrul Sani, Anggota DPRD NTB Nadirah Alhabsy, Akademisi
Aflfisahrin, Relawan Kemanusiaan Kaharuddin Abbad, dan peserta, (Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global - Dugaan ketidaksesuaian diagnosis terhadap pasien rujukan asal Bima dan Dompu yang menjadi perhatian publik dinilai tidak boleh disikapi dengan penghakiman sepihak terhadap tenaga medis. Sebaliknya, persoalan tersebut harus menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

Pandangan itu disampaikan Akademisi Universitas Bima Internasional (UNBIM), Aflfisahrin, saat menjadi narasumber dalam dialog publik bertajuk "Diagnosis Berbeda, Nyawa Dipertaruhkan? Bedah Ilmiah Dugaan Ketidaksesuaian Diagnosis pada Pasien Rujukan dari Bima-Dompu ke RSUP NTB" yang digelar Gabungan Kawula Muda Bima Dompu (GAKADA) Pulau Lombok di Hangout Caffee, Kota Mataram, Senin (3/8/2026).

Dialog tersebut juga menghadirkan Direktur RSUP NTB dr. Asrul Sani, Anggota DPRD NTB Nadirah Alhabsy, serta Relawan Kemanusiaan Kaharuddin Abbad.

Aflfisahrin menegaskan dirinya berbicara bukan sebagai dokter, melainkan sebagai akademisi yang menekuni bidang antropologi kesehatan. Karena itu, ia memandang persoalan diagnosis dari perspektif hubungan antara ilmu kedokteran, budaya, dan pengalaman manusia.

"Ketika isu salah diagnosis mencuat, ruang publik sering kali terburu-buru menjatuhkan vonis kepada tenaga medis. Padahal, jika ingin bersikap adil, persoalan ini harus dilihat berdasarkan data akademik, fakta empiris, dan berbagai faktor yang memengaruhinya," ujarnya.

Menurutnya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kasus salah diagnosis hanya merupakan sebagian kecil dari keseluruhan praktik pelayanan kesehatan. Hal itu membuktikan bahwa dunia medis lebih banyak menghasilkan diagnosis yang tepat dibandingkan yang keliru.

Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak menyamakan setiap perbedaan diagnosis dengan bentuk ketidakprofesionalan tenaga kesehatan.

"Kesalahan diagnosis memang bisa terjadi, tetapi penyebabnya tidak pernah berdiri pada satu faktor saja," katanya.

Dalam kajian antropologi kesehatan, komunikasi antara dokter dan pasien menjadi faktor yang sangat menentukan. Perbedaan bahasa, istilah lokal, hingga cara masyarakat memaknai rasa sakit kerap menjadi tantangan dalam proses penegakan diagnosis.

Menurut Aflfisahrin, pasien menyampaikan keluhan berdasarkan pengalaman yang dirasakannya, sedangkan dokter harus menerjemahkan pengalaman tersebut ke dalam bahasa ilmiah sebagai dasar menentukan diagnosis.

"Dokter berusaha membaca gejala berdasarkan ilmu kedokteran, sementara pasien menyampaikan apa yang dirasakan berdasarkan pengalaman budaya yang dimiliki. Di sinilah pentingnya komunikasi yang saling memahami," jelasnya.

Ia juga menjelaskan konsep antropologi kesehatan yang membedakan penyakit dalam tiga dimensi, yakni disease sebagai gangguan biologis, illness sebagai pengalaman individu saat merasakan sakit, dan sickness sebagai cara masyarakat memaknai penyakit dalam kehidupan sosial.

Menurutnya, pengalaman masyarakat Bima dan Dompu yang memperoleh diagnosis berbeda setelah dirujuk ke rumah sakit tingkat provinsi harus dijadikan bahan evaluasi bersama, bukan ajang mencari pihak yang bersalah.

"Kalau rumah sakit provinsi mampu menegakkan diagnosis yang lebih baik, maka yang harus dilakukan adalah memperkuat rumah sakit di daerah melalui peningkatan kualitas dokter, teknologi, dan fasilitas kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang setara," tegasnya.

Aflfisahrin menilai kasus-kasus tersebut seharusnya menjadi pemicu percepatan pemerataan mutu pelayanan kesehatan di seluruh wilayah NTB, khususnya Bima dan Dompu.

"Tujuan akhirnya bukan mencari siapa yang salah, tetapi memastikan persoalan serupa tidak terus berulang. Ketika sistem pelayanan semakin kuat, kompetensi tenaga kesehatan meningkat, dan fasilitas semakin memadai, maka kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan juga akan tumbuh," ujarnya.

Ia menambahkan, pengalaman tenaga medis, dukungan teknologi, kualitas komunikasi, hingga kelengkapan informasi dari pasien merupakan satu rangkaian yang saling berkaitan dalam proses penegakan diagnosis.

"Persoalan ini terlalu besar jika hanya dibebankan kepada satu pihak. Ini adalah tanggung jawab bersama. Jika kita melihatnya secara utuh, maka solusi yang lahir akan lebih adil, ilmiah, dan berpihak pada keselamatan pasien," pungkasnya.

Redaksi |

Kapolda Lampung Pimpin Sertijab 12 Pejabat Strategis, Perkuat Organisasi Dan Pelayanan Polri Presisi.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) terhadap 12 pejabat strategis di lingkungan Polda Lampung yang berlangsung di Gedung Serbaguna Presisi Polda Lampung, Senin (3/8/2026). Pergantian pejabat tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi guna memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebanyak 12 jabatan yang diserahterimakan terdiri atas empat Pejabat Utama Polda Lampung dan delapan Kapolres jajaran. Jabatan tersebut meliputi Karo Log, Direktur Samapta, Direktur Polairud, Kepala SPKT, Kapolresta Bandar Lampung, Kapolres Lampung Selatan, Kapolres Lampung Utara, Kapolres Lampung Timur, Kapolres Tulang Bawang, Kapolres Way Kanan, Kapolres Pringsewu, serta Kapolres Tulang Bawang Barat.

Prosesi Sertijab diawali dengan pembacaan keputusan Kapolri tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah dan pakta integritas, serta penyematan dan pelepasan tanda jabatan sebagai simbol estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Lampung.

Pada jajaran Pejabat Utama, jabatan Karo Log diserahterimakan dari Kombes Pol Supriadi kepada Kombes Pol Atot Irawan. Jabatan Direktur Samapta kini diemban Kombes Pol Prayudha Widiatmoko menggantikan Kombes Pol Bramono Purnomo. Selanjutnya, jabatan Direktur Polairud diserahterimakan dari Kombes Pol Boby Pa'ludin Tambunan kepada Kombes Pol Erick Sartani Marbun, sedangkan jabatan Kepala SPKT kini dijabat AKBP Tri Hendro Prasetyo menggantikan AKBP Fenza.

Di jajaran kewilayahan, Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar dipercaya menjabat Kapolresta Bandar Lampung menggantikan Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay. Jabatan Kapolres Lampung Selatan diserahterimakan dari AKBP Toni Kasmiri kepada AKBP Deddy Kurniawan, sementara jabatan Kapolres Lampung Utara kini diemban AKBP Raswidiati Anggraini menggantikan AKBP Deddy Kurniawan.

Rotasi juga berlangsung pada jabatan Kapolres Lampung Timur dari AKBP Heti Patmawati kepada AKBP Yuliansyah, Kapolres Tulang Bawang dari AKBP Yuliansyah kepada AKBP Adri Bhirawasto, Kapolres Way Kanan dari AKBP Didik Kurnianto kepada AKBP Ramadhona, Kapolres Pringsewu dari AKBP Mochammad Yunnus Saputra kepada AKBP Dadi Perdana Putra, serta Kapolres Tulang Bawang Barat dari AKBP Sendi Antoni kepada AKBP Himmawan Setiawan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, mutasi dan serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi yang rutin dilaksanakan untuk menjaga dinamika, regenerasi kepemimpinan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan Polri.

"Pergantian pejabat merupakan proses yang alamiah dalam organisasi Polri. Melalui penyegaran ini diharapkan setiap pejabat dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya, memperkuat sinergi internal maupun eksternal, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

Ia menambahkan, dengan hadirnya kepemimpinan baru pada sejumlah fungsi dan kewilayahan, Polda Lampung optimistis pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal sejalan dengan implementasi Polri Presisi.

Pelaksanaan Sertijab berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolda Lampung, Irwasda Polda Lampung, para Pejabat Utama Polda Lampung, para Kapolres jajaran, Ketua Bhayangkari Daerah Lampung beserta pengurus, serta tamu undangan lainnya. (Fs/Red) 

Ayam Kecap hingga Buah Semangka, Dapur Adiba SPPG Bima Sape Parangina Sajikan Hidangan Seimbang untuk Masyarakat


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Selasa (04 Agustus 2026) — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina 1 melalui Dapur Adiba kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan makanan sehat dan bergizi bagi masyarakat. Pada Selasa, 04 Agustus 2026, Dapur Adiba menyajikan menu dengan komposisi makanan yang seimbang dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Menu yang disiapkan terdiri dari nasi putih, ayam kecap, tempe goreng tepung, sayur santan, serta buah semangka. Sajian tersebut menggabungkan unsur karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah-buahan sebagai pelengkap gizi.

Kehadiran menu beragam ini menjadi bagian dari upaya SPPG Bima Sape Parangina 1 dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan yang sehat, berkualitas, dan layak konsumsi.

Pengelola Dapur Adiba berharap setiap hidangan yang disajikan tidak hanya memberikan asupan energi, tetapi juga membawa manfaat bagi kesehatan serta dapat dinikmati dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat.

Melalui pelayanan yang terus dilakukan secara konsisten, SPPG Bima Sape Parangina 1 bersama Dapur Adiba berkomitmen untuk terus menghadirkan sajian bergizi sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat.(Team.MDG.03)

Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Gerak Jalan Indah Pramuka


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- SDN 21 Tolomundu melaksanakan rapat koordinasi bersama bapak dan ibu guru serta tenaga kependidikan dalam rangka mempersiapkan peserta didik yang akan berpartisipasi dalam Lomba Gerak Jalan Indah Pramuka Tingkat SD/MI se-Kota Bima.

Rapat ini menjadi langkah awal untuk menyatukan persiapan, mulai dari pembagian tugas, teknis pelaksanaan, kedisiplinan peserta, kekompakan barisan, hingga berbagai kebutuhan yang diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, 1 Agustus 2026.

Keikutsertaan dalam lomba bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk belajar disiplin, kerja sama, tanggung jawab, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah. Setiap langkah dalam barisan menjadi latihan untuk membangun kekompakan dan rasa percaya diri.

Dengan dukungan dan kerja sama seluruh warga sekolah, semoga persiapan ini berjalan lancar dan peserta didik SDN 21 Tolomundu mampu tampil maksimal serta memberikan yang terbaik dalam perlombaan.


Satu langkah, satu irama, satu semangat. Bersama kita persiapkan yang terbaik, tampil percaya diri, dan junjung tinggi sportivitas.(Sekjend MDG)

Lezat, Sehat, dan Bergizi: Menu Harian SPPG Bima Sape Dapur Sangia Ambarata


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Selasa 4 Agustus 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape melalui Dapur Sangia Ambarata terus berkomitmen menghadirkan makanan sehat, lezat, dan bergizi bagi masyarakat. Sajian menu harian yang diberikan mengutamakan keseimbangan nutrisi untuk mendukung kebutuhan energi para penerima manfaat.

Pada Selasa (04/08/2026), Dapur Sangia Ambarata menyiapkan menu bergizi yang terdiri dari nasi putih, ayam kemangi, perkedel tahu, tumis sayuran berupa wortel, kacang panjang, dan bunga kol, serta buah klengkeng sebagai hidangan pelengkap.

Kombinasi menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi melalui sumber karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Nasi putih menjadi sumber energi utama, ayam kemangi dan tahu memberikan asupan protein, sementara sayuran serta buah melengkapi kebutuhan serat dan nutrisi harian.

Kehadiran menu bergizi ini menjadi bagian dari upaya SPPG Bima Sape dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan yang berkualitas, higienis, dan bernutrisi.

Melalui Dapur Sangia Ambarata, SPPG Bima Sape berharap setiap hidangan yang disajikan dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan kesehatan, serta menjadi sumber energi positif bagi seluruh penerima manfaat.

SPPG Bima Sape – Dapur Sangia Ambarata akan terus menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik demi mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, kuat, dan produktif.(Team.MDG.03)