Media Dinamika Global

Kamis, 19 Februari 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gerai KDKMP di Desa Monta Baru


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gerai KDKMP Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, berlangsung khidmat dan lancar pada Jumat (20/2/2026) pukul 10.45 WITA.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaluddin, yang merupakan anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape. Kehadiran Babinsa mewakili Danposramil Lambu sebagai bentuk dukungan TNI terhadap pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah binaan.




Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lambu, Kepala Desa Monta Baru beserta staf, serta Ketua KDKMP Monta Baru Lambu bersama para anggota.

Peletakan batu pertama ini menjadi tanda dimulainya pembangunan Gerai KDKMP Desa Monta Baru yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta memperkuat kegiatan usaha di tingkat desa.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh hikmat. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai.

(Team.MDG.03)

Lapak Takjil Ramadhan Siho’s Jaya Buka di Depan Puskesmas Sape


Sape, Bima, NTB – Media Dinamika Global.id – Lapak takjil Siho’s Jaya resmi dibuka untuk masyarakat Sape dan Lambu. Lapak ini berlokasi di depan Puskesmas Sape, tepatnya di area sekitar Masjid PKM Sape.Jum,at.20/02/2026

Pembukaan lapak takjil tersebut disambut antusias warga yang melintas di sekitar lokasi. Sejak hari pertama dibuka, masyarakat terlihat mulai berdatangan untuk membeli aneka hidangan berbuka puasa yang tersedia.

Beragam menu khas disiapkan untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa dengan pilihan hidangan tradisional dan menu rumahan yang menggugah selera.


Menu yang tersedia di antaranya brongkos, srikaya pandan, puding karamel buah, baya gulmer, pisang ijo, ikan palumara bandeng, capcay, sangisi pare, serta terong balado.

Pengelola lapak mengajak masyarakat untuk mampir dan meramaikan lapak takjil Siho’s Jaya selama bulan suci Ramadan.

Kehadiran lapak ini diharapkan menjadi alternatif pilihan berbuka puasa sekaligus menambah semarak suasana Ramadan di wilayah Sape dan sekitarnya.

Bagi masyarakat yang ingin mencicipi aneka menu yang ditawarkan, dapat langsung mendatangi lokasi lapak di depan Puskesmas Sape.

(Team.MDG.03)

Spektakuler, Kementerian PUPR- Pemkab Bima Bahas Transformasi PDAM dan Penguatan SPAM ‎


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kamis, (19/02/26) menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) sektor Air Minum, Sanitasi, serta Pengembangan Kawasan Strategis di wilayah Kabupaten Bima, dengan fokus utama pada pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bersama perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bima di Ruang Rapat Wakil Bupati Bima.

Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPPW) Nusa Tenggara Barat, Dedes Prinandes dan dihadiri Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy. Kamis, (19/02/26).

‎Dalam pembahasan operasional, PDAM Bima masih mengacu pada Perda Nomor 6 Tahun 1985 yang merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1962. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, PDAM diwajibkan bertransformasi menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) atau Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).

Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menekankan pentingnya pembenahan pengelolaan aset, manajemen keuangan, serta kelembagaan PDAM agar sesuai dengan dasar hukum yang jelas.

‎“Pembentukan Perseroan Daerah (Perseroda) diharapkan dapat mendorong PDAM bertransformasi namun terlebih dahulu PDAM harus berada dalam kondisi sehat, mengingat masih terdapat berbagai kendala yang dialami,” Ungkapnya.

‎Wabub juga berharap kehadiran Kepala Balai BPPW NTB dapat memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi PDAM, sehingga penyaluran air bersih di Kabupaten Bima dapat berjalan tanpa hambatan.

‎Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Taufik, ST., M.T., menyampaikan bahwa penyehatan PDAM pada tahap awal wajib diawali dengan penyusunan Peraturan Daerah tentang pembentukan Perumda PDAM, meskipun target jangka panjangnya adalah pembentukan Perseroda.

‎Ia menambahkan, bentuk kerja sama tahap awal yang akan diusulkan adalah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PDAM Kabupaten Bima dan Pemerintah Kota Bima. Skema kerja sama tersebut meliputi pengembangan sistem utama layanan penyediaan air minum di wilayah Kota Bima secara bersama, dengan PDAM bertanggung jawab atas operasional dan pemeliharaan, serta penerapan sistem berbagi investasi dan pembagian pendapatan.

‎Rapat evaluasi dan monitoring turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bima Drs. Agus Salim, M.Si., Kepala Dinas PUPR, Perkim, para kepala bagian lingkup Setda dan Direktur PDAM Kabupaten Bima Muhammad Daud Akbar.

‎Selain membahas SPAM, Dedes Prinandes juga memaparkan rencana pengembangan kawasan strategis di kawasan Teluk Bima. Paparan tersebut mencakup pengembangan komoditas unggulan seperti pertanian, perikanan, peternakan dan kelautan, dukungan swasembada pangan dan pariwisata, serta pemantauan keberfungsian infrastruktur sanitasi bidang air limbah.

‎Secara khusus, monitoring juga menyoroti kondisi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Waduwani di Kecamatan Woha sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan sanitasi di Kabupaten Bima.

‎Melalui rapat ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat tata kelola air minum, sanitasi, serta pengembangan kawasan strategis demi meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat demi Bima Bermartabat yang Berkemajuan, Makmur, Tangguh dan  Berkelanjutan. (Rif/Red/Tim MDG)

Serka Adhar Himbau Warga Jaga, Terutama Remaja Jaga Kenyamanan Lingkungan


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Jajaran Koramil 1608-01/Rasanae terus meningkatkan Patroli Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, guna memberikan Keamanan dan Kenyamanan Warga Masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin oleh Babinsa Lewirato Serka Adhar bersama dengan 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae. Kamis, (19/02/26).

Rutinitas ini merupakan upaya dalam mencegah dan menekan terjadinya gangguan keamanan masyarakat juga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap Warga yang ada di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae.

Seperti biasa sebelum kegiatan Patroli, Personil melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Lewirato Serka Adhar bertempat di Posramil Rasanae. Selain itu juga dijelaskan titik-titik yang menjadi sasaran kegiatan seperti.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabadompu timur 

3. Kelurahan Rabadompu Barat 

4. Kelurahan Rabangodu Utara 

5. Kelurahan Lewirato 

6. Kelurahan Dara

Sekitar Pukul 21.15 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kelurahan Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Dalam kegiatan tersebut, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan ketidak nyamanan Warga lain, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Anggota Patroli memeriksa warga menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus, sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi lingkungan.

Dan diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku, dengan mengenakan helm saat berkendara, juga tidak berkendara dengan ugal-ugalan, karena itu sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Usai melaksanakan Patroli dan memberikan himbauan kepada Warga masyarakat, seluruh 

Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae, dan kegiatan Patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

LSM Detektif Investigasi Indonesia Kembali Lakukan Aksi Di BKPH MDM Bima



Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- LSM Detektif Investigasi Indonesia Kembali Lakukan Aksi Di BKPH MDM Bima. Pasalnya selama ini banyak masalah yang tumpang tindih terkait dengan Persoalan Tanah yang terletak di Watasan Wawo Kec. Wawo Kab Bima, namun BKPH MDM Bima sepertinya tidak merespon atau Apatis terhadap Proses Penyelesaian Masalah yang berujung laporan ke Polisi. Aksi tersebut di kawal Ratusan Personil dari Polres Bima Kota. Jumat, 20 Februari 2026

Sekitar pukul 09.00 Wita nampak sekali Ketua LSM Detektif Investigasi Indonesia Ryan AR-Sultan beserta Anggotanya, juga Ketua Korlap Aris Munandar serta Puluhan Masyarakat yang ada di Lingkungan sekitar Lelamase, serta nampak juga Ketua Umum LSM Dinamika Global NTB Bang Syahril, Bang Beni serta Sekjen LSM Detektif Investigasi Indonesia Bang Gufran JLMD serta Stakeholder lainnya.

Puluhan Masa Aksi Audiensi tersebut mulai berkumpul di Sekretariat LSM Detektif Investigasi Indonesia menuju Kantor Lingkungan Hidup dan Kehutanan( Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan ) Maria Donggo Masa yang beralamat di Jln. Soekarno Hatta Kota Bima dengan tujuan agar Kepala Balai ini bisa ikut menyelesaikan masalah yang ditimbulkan oleh Masyarakat yang ada di Wilayah Hukumnya mereka.

Sengketa Tanah ini menjadi Pemicu di Masyarakat karena tidak adanya sikap tegas dari Kepala Wilayah BKPM MDM Bima dan proses Penyelesaian masalah kerap kali di gantung bahkan Apatis sekali, padahal Mereka(red) memiliki kewenangan untuk menemukan setiap Zonasi atau Kawasan Hutan yang sesuai dengan Regulasi itu. Sehingga yang jadi Sasaran adalah Masyarakat sekitar.

Selain itu, Sikap Apatis Pemerintah terhadap Proses Penyelesaian masalah Masyarakat. Kesal Ketua LSM Detektif Investigasi Indonesia Sultan saat di Wawancarai Media ini.(Team).

Kementerian PUPR- Pemkab Bima Bahas Transformasi PDAM dan Penguatan SPAM


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kamis, (19/02/26) menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev)  sektor Air Minum, Sanitasi, serta Pengembangan Kawasan Strategis di wilayah Kabupaten Bima, dengan fokus utama pada pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bersama perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bima di Ruang Rapat Wakil Bupati Bima.

Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPPW) Nusa Tenggara Barat, Dedes Prinandes dan dihadiri Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy.

‎Dalam pembahasan operasional, PDAM Bima masih mengacu pada Perda Nomor 6 Tahun 1985 yang merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1962.  Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, PDAM diwajibkan bertransformasi menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) atau Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).

Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menekankan pentingnya pembenahan pengelolaan aset, manajemen keuangan, serta kelembagaan PDAM agar sesuai dengan dasar hukum yang jelas.

‎“Pembentukan Perseroan Daerah (Perseroda) diharapkan dapat mendorong PDAM bertransformasi namun terlebih dahulu PDAM harus berada dalam kondisi sehat, mengingat masih terdapat berbagai kendala yang dialami,” Ungkapnya.

‎Wabub juga berharap kehadiran Kepala Balai BPPW NTB dapat memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi PDAM, sehingga penyaluran air bersih di Kabupaten Bima dapat berjalan tanpa hambatan.

‎Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Taufik, ST., M.T., menyampaikan bahwa penyehatan PDAM pada tahap awal wajib diawali dengan penyusunan Peraturan Daerah tentang pembentukan Perumda PDAM, meskipun target jangka panjangnya adalah pembentukan Perseroda.

‎Ia menambahkan, bentuk kerja sama tahap awal yang akan diusulkan adalah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PDAM Kabupaten Bima dan Pemerintah Kota Bima. Skema kerja sama tersebut meliputi pengembangan sistem utama layanan penyediaan air minum di wilayah Kota Bima secara bersama, dengan PDAM bertanggung jawab atas operasional dan pemeliharaan, serta penerapan sistem berbagi investasi dan pembagian pendapatan.

‎Rapat evaluasi dan monitoring turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bima Drs. Agus Salim, M.Si., Kepala Dinas PUPR, Perkim, para kepala bagian lingkup Setda dan Direktur PDAM Kabupaten Bima Muhammad Daud Akbar.

‎Selain membahas SPAM, Dedes Prinandes juga memaparkan rencana pengembangan kawasan strategis di kawasan Teluk Bima. Paparan tersebut mencakup pengembangan komoditas unggulan seperti pertanian, perikanan, peternakan dan kelautan, dukungan swasembada pangan dan pariwisata, serta pemantauan keberfungsian infrastruktur sanitasi bidang air limbah.

‎Secara khusus, monitoring juga menyoroti kondisi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Waduwani di Kecamatan Woha sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan sanitasi di Kabupaten Bima.

‎Melalui rapat ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat tata kelola air minum, sanitasi, serta pengembangan kawasan strategis demi meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat demi Bima Bermartabat yang Berkemajuan, Makmur, Tangguh dan  Berkelanjutan.  (Team)

Waspadai Praktik Suka - Suka Di Anggaran Media Tahun 2026


Tanggamus, Media Dinamika Global.Id.- Polemik anggaran media tahun 2025 di Kabupaten Tanggamus cermin buruk wajah regulasi yang begitu indah di dengar, sistem berlogo transparan penerimaan dan permohonan MoU dengan pola online berpegang kepada perbup, bukti kerjasama bermaterai  Rp.10 000,- di tanda tangani namun di balik layar, dugaan permainan "suka-suka kita" hampir saja lolos untuk ke sekian kalinya, Kamis (19/02/26)

Ironi, praktik-praktik siapa yang dekat dia dapat, siapa yang menjabat dia punya hak semaunya, aturan ada di tangan nya.

Lalu bagaimana regulasi yang sudah di bangun, tidak beranikah menerapkannya khawatir posisi terancam bergeser atau takut tidak kebagian "jatah" karena lahan yang begitu basah.

Miliaran, bukan cuma ratusan juta, puluhan juta, jutaan, apa lagi ratusan ribu, di anggarkan serta di sah kan oleh lembaga legislatife kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, pertanyaan seperti apa pengawasan penyerapannya! oleh lembaga legislatife itu sendiri? Atau yang terjadi, seperti hembusan angin dari beberapa tahun lalu, bahwa permainan "suka-suka saya" oknum pejabatnya ikut terlibat.

Menanggapi hal ini, ketua DPD A-PPI Tanggamus (Jenny Hevi) berpendapat, ini salah satu tantangan semua pihak dengan harapan ada revisi ulang regulasinya, walaupun diduga khabarnya ini warisan terdahulu " Suka-suka saya" , kalau ada anggarannya kenapa tidak di atur sebaik-baiknya sesuai regulasi.

" Merevisi kearah yang lebih baik, kenapa tidak! pola "suka-suka saya" ini akan, benar-benar blong tanpa rem dari pengawasan, ini uang negara apakah bersumber dari APBN atau APBD, semoga saja, bisa jadi perhatian untuk arah lebih baik." tutup bang Jen, panggilan akrabnya.

Tim

Babinsa Lanta Barat Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Situasi Wilayah Terpantau Aman dan Kondusif


Lambu.Bima,NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Lanta Barat, Sertu Sahlan, melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling pada Kamis (19/2/2026) malam sekitar pukul 19.30 WITA. Kegiatan tersebut dilakukan bersama satu orang anggota sebagai upaya memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli ini melibatkan dua personel dari Koramil 1608-03/Sape, tiga aparat desa, enam orang masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga serta sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat tongkrongan anak muda. Fokus pemantauan dilakukan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.



Sekitar pukul 20.00 WITA, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Setibanya di lokasi pada pukul 20.15 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan situasi wilayah.

Pada pukul 20.30 WITA, petugas memberikan imbauan kepada warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan. Dalam arahannya, Babinsa menyoroti pentingnya pengendalian emosi di kalangan generasi muda serta menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya gangguan kamtibmas. Warga juga diingatkan untuk menjauhi narkoba dan berbagai bentuk barang terlarang lainnya karena dapat berdampak negatif bagi diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca ekstrem. Warga diimbau berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang saat beraktivitas di luar rumah, serta waspada terhadap kemungkinan banjir dan tanah longsor, khususnya bagi yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan wilayah perbukitan.

Sekitar pukul 20.40 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan. Seluruh rangkaian Patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen TNI bersama masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

(Team.MDG.03)

Tangis Di Balik Pintu Tertutup: Sentuhan Kemanusiaan Polri, Bangkitkan Harapan Warga Moris Jaya.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Aksi cepat dan penuh kepedulian kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjar Agung, jajaran Forkopimcam turun tangan menyelamatkan dua warga yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dengan kondisi memprihatinkan di Kampung Moris Jaya.

Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026, sekira pukul 10.30 WIB, di wilayah hukum Polres Tulang Bawang, tepatnya di Kampung Moris Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

Kunjungan pertama dilakukan di RK 3 Kampung Kampung Moris Jaya. Di sana, petugas mendapati seorang pria berinisial Igun (36) yang diduga mengalami gangguan jiwa dan telah diisolasi di dalam kamar selama kurang lebih 20 tahun.

Menurut keterangan orang tua angkatnya, Bapak Kemek, Igun diadopsi sejak bayi dan sempat tumbuh normal. Namun sejak usia 10 tahun, mulai menunjukkan gejala gangguan kejiwaan dan kerap meresahkan warga sekitar. Karena keterbatasan penanganan, pihak keluarga akhirnya mengurung yang bersangkutan demi alasan keamanan.

Melihat kondisi tersebut, tenaga medis dari Puskesmas Tuba 1 langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan pembersihan diri terhadap yang bersangkutan.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Banjar Agung menegaskan komitmen Polri dalam aspek kemanusiaan.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan hak hidup yang layak dan bermartabat. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami,” tegas AKP Irwansyah.

Atas fasilitasi TKSK Kecamatan Banjar Agung, pihak keluarga akhirnya bersedia membawa Igun untuk mendapatkan perawatan dan rehabilitasi di Yayasan Srikandi, Kabupaten Lampung Tengah pada Jumat, 20 Februari 2026.

Tak berhenti di situ, rombongan Forkopimcam melanjutkan kunjungan ke RK 2 kampung yang sama untuk menemui Riantini (45), seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa setelah ditinggal pergi oleh suaminya.

Karena kekhawatiran akan keselamatan lingkungan sekitar, pihak keluarga mengisolasi yang bersangkutan di dalam rumah. Kondisinya pun dinilai memprihatinkan.

Tim medis kembali melakukan pemeriksaan dan pembersihan diri guna memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan tetap terpantau.

Kapolsek kembali menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas utama.

“Kami mengedepankan empati dan solusi. Tidak boleh ada warga yang terabaikan. Sinergitas Polri, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan aparatur kampung menjadi kekuatan besar dalam menyelesaikan persoalan sosial seperti ini,” ujarnya dengan tegas.

Kegiatan berakhir pada pukul 13.15 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran unsur Forkopimcam membuktikan bahwa negara hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat tanpa terkecuali.

Langkah cepat dan penuh kepedulian ini menjadi gambaran nyata bahwa Polri, khususnya jajaran Polsek Banjar Agung, terus bergerak memberikan harapan baru bagi warga yang membutuhkan uluran tangan.
(Fs/Red) 

AKBP Yonirizal Khova Resmi Menjabat Sebagai Waka Polresta Bandar Lampung.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || AKBP Yonirizal Khova resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung.

Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay di Koridor Mapolresta Bandar Lampung, Kamis 19 Februari 2026.

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/143/I/KEP/2026 tanggal 22 Januari 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Kepolisian.

AKBP Yonirizal sebelumnya menjabat sebagai Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Lampung.

Dalam amanatnya, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam setiap organisasi, termasuk Polri, khususnya di lingkungan Polresta Bandar Lampung. 

“Saya mengucapkan selamat datang kepada Wakapolresta Bandar Lampung. Saya percaya pengalaman saudara di tempat tugas sebelumnya akan mampu membawa perubahan yang lebih baik lagi di Polresta Bandar Lampung ini, khususnya dalam kegiatan pengawasan dan pembinaan personel di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung, sehingga menjadi lebih baik serta mampu memberi warna tersendiri pada suasana kinerja yang lebih kondusif,” ujar Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Kamis (19/2/2026).

Pergantian jabatan bertujuan untuk pembinaan karier anggota sesuai kebutuhan organisasi, sekaligus sebagai sarana pengembangan pengalaman, wawasan, serta penyegaran dalam tubuh organisasi.

Kapolresta berharap soliditas internal semakin kuat serta pelayanan kepada masyarakat kian optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bandar Lampung. (Fs/Red)