Media Dinamika Global

Selasa, 21 April 2026

Bongkar Peredaran Sabu, Sat Resnarkoba Polres Dompu Ringkus 3 Orang

BB Disita Sat Resnarkoba Polres Dompu, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global – Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Penangkapan tersebut dilakukan pada hari Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 10.45 WITA di sebuah kos-kosan yang beralamat di Lingkungan Swete Timur, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.

Dalam giat tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku masing-masing berinisial AA (41), F (20), dan YA (17). Ketiganya diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu.

Dari hasil penangkapan dan penggeledahan yang disaksikan oleh saksi umum, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat bruto 9,83 gram dan berat bersih 0,72 gram yang dikemas dalam beberapa klip plastik, alat hisap (bong), pipet yang telah dimodifikasi, korek api, uang tunai sebesar Rp350.000, serta tiga unit handphone yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika tersebut.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa lokasi kos-kosan tersebut sering dijadikan tempat transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal melakukan penyelidikan hingga akhirnya memastikan keberadaan para terduga pelaku di lokasi. Saat dilakukan penggerebekan, petugas mendapati para pelaku sedang berada di dalam kamar kos dan langsung melakukan pengamanan serta penggeledahan sesuai prosedur.

Dari hasil interogasi awal, terduga AA mengakui menyimpan narkotika di dalam kantong celananya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan lanjutan di dalam kamar kos yang turut menemukan berbagai alat yang digunakan untuk mengonsumsi narkotika.

Atas perbuatannya, para terduga pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana atas UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras tim serta dukungan informasi dari masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Dompu. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan kami dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba merupakan komitmen bersama karena narkotika merupakan musuh masyarakat yang harus diperangi secara serius dan berkelanjutan.

Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Dompu guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Satresnarkoba Polres Dompu juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Polres Dompu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika demi terciptanya lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.

Redaksi  |

Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH Semangati Generasi Muda Perempuan di Momen Hari Kartini 2026

Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH, (Ist/Surya)

Jakarta, Media Dinamika Global - Peringatan Hari Kartini 2026 pada kali ini mengangkat semangat emansipasi, kesetaraan gender, dan peran krusial perempuan dalam pembangunan bangsa. Tema tahun ini menekankan perempuan sebagai subjek aktif, berdaya, dan mandiri, serta merefleksikan perjuangan R.A. Kartini dalam pendidikan.

Dengan Tema Nasional Mendorong perempuan berdaya, mandiri, berpendidikan, dan berdaya saing untuk kemajuan Indonesia. Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH menyampaikan Selamat dan Harapan Kedepan dimomen yang sangat bersejarah ini.

"Kami ucapkan Selamat memperingati Hari R.A Kartini, Semoga kita sebagai generasi penerus dapat memetik hikmah dari Perjuangan R.A Kartini, karena peran besar beliaulah sebagai pelopor emansipasi wanita dan perjuangan kesetaraan hak perempuan pribumi di bidang pendidikan, berkat Pemikiran R.A Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang," ungkap Putri Nabila Damayanti, SH saat diwawancarai oleh awak media pada Selasa Sore (21-04-2026) di Jakarta

"Mari Generasi Muda khususnya kaum wanita, kita merasa bangga di Momen ini, menambah Percaya Diri berada di bidang apapun, karena Emansipasi Wanita, tidak ada batasan bagi wanita untuk berkarya dalam segala bidang. Karena tampak bukti, pemimpin pemimpin kepala daerah, baik eksekutif, legislatif dan yudikatif pun banyak perempuan, apalagi dunia usaha. Artinya Perempuan Harus Bangkit dan Mandiri," papar Putri yang saat ini juga sebagai Bendum DPP AMMDI ini dengan optimis.

"Sekedar Untuk Menambah Motivasi dan Inspirasi bagi Generasi Muda atau Kartini-Kartini muda, saya akan perkenalkan Giat saya dan sedikit latar belakang, agar Silaturahmi tetap terjalin dan memberikan sedikit dorongan untuk tetap Semangat menjalani aktivitas," tutup Putri. 

Biodata Singkat

Nama : Putri Nabila Damayanti, S.H

Pendidikan:.

-S1 Fakultas Hukum Univ Muhammadiyah Jakarta (S.H) 

-Mahasiswa S2 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta

Organisasi yang di Ikuti:

-Pengurus Pusat AMMDI (Angkatan Muda Majelis Majelis Dakwah Islamiyah) Sebagai Bendum

-DPP KNPI Sebagai Wasekjen Bidang Haji dan Umroh

-PP AMPG di Departemen Naker dan Pekerja Migran

-Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Komisariat Hukum UMJ Sebagai Wasek Bid. Kaderisasi

-Paskode (Pusat Advokasi dan Studi  Konstitusi Demokrasi) Sebagai Bendahara

-FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) 

-DMDI (Dunia Melayu Dunia Islam) Sebagai Bendahara

-Pemuda Masjid Dunia, Sebagai Humas

Pengalaman Politik:

-Calon Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Cianjur dari Partai Golkar.

Pengalaman Kerja:

-Direktur PT Putri Jaya Persada. 

Redaksi |

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli dan Komunikasi Sosial Bersama Warga


Bima, 21 April 2026 — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli sekaligus komunikasi sosial (kongkow-kongkow) bersama warga di desa binaan masing-masing, Selasa malam (21/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan secara serentak oleh beberapa Babinsa dengan menyasar warga dan pemuda desa guna mempererat hubungan serta memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga situasi lingkungan yang aman dan kondusif.

Pada pukul 19.30 WITA, Serda Irfan selaku Babinsa Desa Bugis, Kecamatan Sape, melaksanakan patroli dan berinteraksi langsung dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kamtibmas serta tidak mengambil tindakan sendiri apabila terjadi permasalahan, melainkan segera melaporkannya kepada aparat berwenang.

Selanjutnya, pada pukul 20.00 WITA, Serda Abdul Hafid, Babinsa Desa Rasabou, juga melaksanakan kegiatan serupa. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat serta mengajak warga untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.



Sementara itu, pada pukul 20.30 WITA, Serka Bambang yang bertugas di Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, melakukan pendekatan kepada para pemuda. Dalam arahannya, ia mengingatkan agar generasi muda menjauhi berbagai aktivitas negatif seperti penggunaan knalpot racing, konsumsi minuman keras, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Ia menegaskan bahwa selain merugikan diri sendiri, tindakan tersebut juga melanggar hukum.

Kegiatan dilanjutkan pada pukul 21.00 WITA oleh Koptu Makmun, Babinsa Desa Mangge, Kecamatan Lambu. Dalam pertemuannya dengan warga, ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Ia juga menekankan agar warga menghindari tindakan main hakim sendiri demi menjaga keharmonisan dan hubungan kekeluargaan di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah binaan masing-masing.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Rato Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Situasi Wilayah Terpantau Aman dan Kondusif


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling pada Selasa malam (21/4/2026) pukul 20.15 WITA. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli tersebut turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya dua anggota Koramil, tiga aparat desa, serta sembilan warga setempat. Kehadiran unsur masyarakat ini menunjukkan sinergi antara TNI dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.



Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga serta lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, terutama pada malam hari.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 20.20 WITA saat anggota Koramil bergerak menuju Desa Rato, Kecamatan Lambu. Sepuluh menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah. Pada pukul 20.40 WITA, Babinsa bersama anggota memberikan imbauan kepada warga agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Dalam imbauannya, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran mengingat saat ini telah memasuki musim kemarau. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menghindari perselisihan, terutama yang dipicu oleh konsumsi minuman keras yang kerap menyebabkan perkelahian di kalangan pemuda. Pengendara kendaraan bermotor juga diimbau untuk tidak ugal-ugalan di jalan raya demi keselamatan bersama.

Selanjutnya, pada pukul 21.20 WITA, kegiatan patroli dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan patroli siskamling berakhir pada pukul 21.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat kewilayahan dalam menciptakan rasa aman serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.(Team.MDG.03)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Laskar Bima Craft(LBC) di STIT Sunan Giri Bima Gelar Interdisciplinary Discussion Series Melalui Kegiatan Beda Buku Berjudul "Menembus Relung Pengingatku"


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Laskar Bima Craft (LBC) di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima kembali menggelar Interdisciplinary Discussion Series melalui kegiatan bedah buku berjudul Menembus Relung Pengingatku, Senin (20/4/2026) malam.

Buku karya Dr. Hermawansyah, M.Pd.I yang menggunakan nama pena Hersan’S tersebut mengangkat refleksi kehidupan yang mendalam, dengan pendekatan filosofis yang sederhana namun sarat makna.

Salah satu gagasan utama dalam buku ini adalah bahwa alam dapat menjadi sumber pembelajaran dan motivasi hidup. Penulis menekankan bahwa inspirasi tidak selalu datang dari manusia, tetapi juga dari lingkungan sekitar seperti tumbuhan, hewan, dan fenomena alam.

“Motivasi tidak selamanya didorong oleh orang-orang di sekitar kita. Alam menyimpan pelajaran yang kuat untuk mendorong manusia menjadi lebih tangguh, jika mampu memaknainya,” demikian pesan yang disampaikan dalam buku tersebut.

Secara keseluruhan, buku Menembus Relung Pengingatku terdiri dari 40 bagian dengan total 256 halaman, yang mengulas pengalaman reflektif serta nilai-nilai kehidupan yang relevan dengan dinamika manusia modern.

Kegiatan bedah buku ini menghadirkan mahasiswa sebagai pembedah, yakni Marjan dan Fiska Anis Rahma dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester VIII, serta Antika dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) semester VIII. Diskusi dipandu oleh Nurul Hasnah, mahasiswi Program Studi PAI semester VIII.

Selain penulis, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah dosen serta mahasiswa dari Program Studi PAI dan PGMI STIT Sunan Giri Bima, yang turut aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Kegiatan yang berlangsung di Aula STIT Sunan Giri Bima ini dimulai pukul 20.00 WITA hingga selesai, dan menjadi bagian dari upaya penguatan budaya literasi serta pengembangan ruang dialog intelektual di kalangan mahasiswa.


Melalui forum ini, Laskar Bima Craft berharap kegiatan diskusi lintas disiplin dapat terus dikembangkan sebagai wadah memperkaya wawasan, sekaligus mendorong lahirnya generasi mahasiswa yang kritis, reflektif, dan adaptif terhadap berbagai dinamika kehidupan.(Redaksi Sekjend MDG)

Penyaluran CPP, Pemkot Bima dan Dinas Ketahanan Pangan Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat di Kecamatan Rasanae Barat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Pemerintah Kota Bima kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan melalui penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) alokasi Februari–Maret 2026 yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Dara, Kecamatan Rasana’e Barat.

Program CPP merupakan instrumen strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengantisipasi potensi kerawanan pangan di tengah dinamika ekonomi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima bersama jajaran Pemerintah Kota Bima, antara lain Asisten II Setda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Rasana’e Barat dan Lurah Dara.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Gufran, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa jumlah penerima bantuan di Kecamatan Rasana’e Barat sebanyak 1.939 orang, dengan total bantuan 38.780 kilogram beras dan 7.756 liter minyak goreng. Khusus Kelurahan Dara, bantuan diberikan kepada 461 penerima dengan total 9.220 kilogram beras dan 1.844 liter minyak goreng, di mana setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Penyaluran bantuan ditandai dengan penyerahan simbolis kepada perwakilan penerima sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam arahannya, Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kebutuhan dasar masyarakat akan tetap menjadi prioritas utama pemerintah,” tegasnya.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa meskipun kondisi anggaran daerah saat ini mengalami efisiensi, Pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen agar setiap program memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Selain itu, masyarakat diajak untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai gotong royong, serta mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penertiban hewan ternak liar demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya pengawasan dalam proses penyaluran bantuan agar tepat sasaran.

“Pastikan bantuan ini diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak tanpa ada pengurangan,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bima berharap program bantuan pangan ini dapat terus berlanjut sebagai upaya menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Redaksi Sekjend MDG)

Srikandi Pulau Obi: Mengawal Keselamatan, Lingkungan, dan Harmoni Sosial di Harita Nickel


Mediadinamikaglobal.id|Halmahera Selatan, 21 April 2026 - Industri pertambangan dan peleburan logam kerap dicitrakan sebagai dunia maskulin yang keras, bising, dan berisiko tinggi. Namun, di lanskap operasional Harita Nickel di Pulau Obi, Halmahera Selatan, narasi tersebut perlahan berubah. Emansipasi kini tak sekadar wacana, melainkan mewujud dalam dedikasi deretan perempuan tangguh.

Mereka tidak hanya memegang kendali strategis di garis terdepan penjaga keselamatan kerja dan kelestarian ekosistem, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam merajut harmoni sosial dengan masyarakat. Kisah mereka membuktikan bahwa di industri yang secara tradisional didominasi laki-laki, ruang untuk berkarya dan memimpin secara setara itu nyata adanya. Di sini, kesempatan tak lagi diukur dari gender, melainkan kompetensi.

Putri Daerah di Garis Depan: Menjaga Harmoni dan Keselamatan Kehadiran putri asli daerah di posisi strategis menjadi representasi terkuat dari inklusivitas di Harita Nickel. Margarita Luwudara dan Yufita Tuhuteru adalah dua srikandi asli Pulau Obi yang memegang kendali penting di dua denyut nadi perusahaan: sosial dan teknis operasional.

Margarita, yang menjabat sebagai Community Relations Superintendent PT Trimegah Bangun Persada (TBP) Tbk, telah menjadi jembatan krusial antara perusahaan dan masyarakat sejak 2018. Sebagai warga Kawasi, desa lingkar utama operasional perusahaan, Rita membawa perspektif lokal yang empatik dalam memastikan setiap program sosial berjalan tepat sasaran.

“Sebagai anak Obi, saya bersyukur atas dukungan perusahaan. Ini berdampak besar bagi masa depan kami, dan saya berharap generasi muda Obi berani bermimpi,” ujar Rita. Baginya, peran ini bukan sekadar profesi, melainkan jalan untuk memberdayakan tanah kelahirannya.

Jika Rita merawat harmoni sosial, Yufita Tuhuteru mengawal garis keras teknis yang berisiko tinggi. Sebagai Process Safety Engineer PT Halmahera Persada Lygend (PT HPL), perempuan asli Desa Soligi ini memegang kendali keselamatan proses di pabrik penghasil bahan baku baterai kendaraan listrik.


Berbekal gelar magister kimia dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yufita memastikan seluruh instalasi aman dari skenario fatal. Baginya, menjaga keamanan pabrik bukan sebatas mematuhi standar operasi, melainkan wujud cinta dalam melindungi rekan kerja sekaligus warga desa kelahirannya dari berbagai risiko.

Menjinakkan Tantangan Alam demi Kelestarian Operasional pertambangan selalu berjalan berdampingan dengan alam. Bagi PT TBP Tbk., curah hujan yang tinggi di Pulau Obi adalah tantangan harian yang menuntut ketelitian ekstra. Di titik kritis inilah Esmar Sulea Datu Lalong, Senior Mine Hydrology Engineer, dan Mira Marlinda, Environment Supervisor, mengambil peran.

Mereka memikul tanggung jawab vital dalam mengelola air limpasan (run-off). Salah satu fokusnya ada di kolam pengendapan (sediment pond) Tugu Raci 2 yang membentang seluas 43 hektar. “Kualitas air dikontrol secara ketat melalui metode fisika dan kimia agar memenuhi baku mutu sebelum dialirkan kembali ke alam,” terang Esmar dan Mira.

Tantangan serupa namun di ranah berbeda dihadapi oleh Rahma Maulida. Sebagai Laboratory Assistant Engineer di fasilitas Dry Stack Tailing Facility (DSTF) PT HPL, Rahma bertugas mengawal kualitas air di area penempatan sisa hasil pengolahan. Pemantauan ketat di titik masuk (inlet) dan keluar (outlet) dilakukannya setiap hari demi memastikan operasional terbebas dari potensi pencemaran dan longsor.

Dari Konservasi Pesisir hingga Budaya Kepatuhan Kepedulian terhadap kelestarian alam tidak berhenti di area tambang, namun ditarik jauh hingga ke wilayah pesisir oleh Putri Wulandari. Sebagai Environment Marine Foreman dan alumni Universitas Khairun Ternate, Wulan memimpin langkah nyata pemulihan ekosistem melalui penanaman mangrove, pemasangan media tumbuh karang, hingga pemantauan kualitas laut secara berkala di Kawasan Industri Obi.


Pada akhirnya, seluruh upaya penjagaan dari hulu ke hilir ini diikat oleh satu fondasi mutlak: budaya kepatuhan. Di pabrik peleburan PT Halmahera Jaya Ferronikel (HJF), pengawasan ini berada di tangan Claudia Kowaas. Sebagai Occupational Health and Safety Compliance System Staff, alumnus Universitas Sam Ratulangi ini memastikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) benar-benar dihidupkan, bukan sekadar tumpukan dokumen administratif.

“Kepatuhan adalah fondasi mutlak. Ini adalah nyawa yang menjamin setiap pekerja bisa pulang kepada keluarganya dengan selamat,” tegas Claudia.

Kehadiran perempuan di pos-pos krusial operasional Harita Nickel ini bukanlah sebuah anomali, melainkan cerminan wajah baru industri pertambangan. Seperti yang dicatat oleh Direktur Eksekutif Indonesian Mining Association (IMA), Hendra Sinadia, peran perempuan di sektor tambang kini berkembang pesat hingga menembus level pimpinan.


Di Harita Nickel, para srikandi ini membuktikan satu hal: mereka hadir bukan untuk memenuhi kuota. Mereka adalah pengambil keputusan, perawat harmoni sosial, mitigasi risiko, dan garda terdepan yang memastikan seluruh lini operasional berjalan selaras dengan komitmen perusahaan terhadap pengembangan manusia, pelestarian alam, dan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang.


Lik////



Pemkot Bima Gelar Gotong Royong Wujudkan Kota Bima BISA dan Sambut Festival Rimpu Mantika 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Pemerintah Kota Bima menggelar kegiatan gotong royong yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Festival Rimpu Mantika 2026 yang akan berlangsung pada 25–27 April 2026. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Lapangan Serasuba dan Museum Asi Mbojo.

Kegiatan gotong royong tersebut diikuti oleh seluruh jajaran dan staf Pemerintah Kota Bima yang terlibat secara aktif dalam membersihkan dan menata lingkungan di sekitar lokasi kegiatan. Partisipasi ini mencerminkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif aparatur pemerintah dalam mewujudkan wajah kota yang bersih, indah, sehat, dan asri.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menegaskan bahwa gotong royong merupakan budaya kerja yang harus terus dijaga, khususnya dalam menyambut event budaya berskala nasional seperti Festival Rimpu Mantika 2026. Ia menekankan pentingnya peran aktif aparatur pemerintah sebagai garda terdepan dalam memberikan contoh nyata kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan Gerakan Kota Bima BISA. Kebersihan dan keindahan kota adalah tanggung jawab kita bersama, dimulai dari lingkungan kerja dan fasilitas publik yang kita miliki,” ujar Wali Kota.

Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan area publik, penataan lingkungan, serta peningkatan estetika kawasan yang menjadi pusat pelaksanaan festival. Dengan keterlibatan penuh seluruh jajaran pemerintah, diharapkan Kota Bima semakin siap menyambut para tamu dan wisatawan yang akan hadir.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh aparatur Pemerintah Kota Bima ini menjadi wujud nyata komitmen dalam mendukung suksesnya Festival Rimpu Mantika 2026, sekaligus memperkuat implementasi Gerakan Kota Bima BISA sebagai identitas bersama menuju kota yang lebih bersih, indah, sehat, dan asri.(Redaksi Sekjend MDG)

Kadis Ketahanan Pangan Dampingi Wali Kota Bima Salurkan Cadangan Pangan, Ajak Warga Jaga Kebersamaan di Tengah Tantangan Fiskal


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Pemerintah Kota Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat melalui kegiatan Penyaluran Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang berlangsung di halaman Kantor Lurah Rite, Kecamatan Raba.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, didampingi Asisten II, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Raba, serta Lurah Rite beserta jajaran.

Dalam laporan pengantar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan bahwa bantuan beras kali ini disalurkan kepada 50 orang penerima, masing-masing memperoleh 10 kilogram, dengan total bantuan mencapai 500 kilogram. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis kepada 5 orang perwakilan penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momen silaturahmi untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan daerah.

Ia secara terbuka mengungkapkan bahwa kondisi keuangan daerah Kota Bima tahun anggaran 2026 mengalami penurunan yang cukup signifikan. APBD Kota Bima tahun 2026 berada pada kisaran ± Rp790 miliar, menurun sekitar Rp303 miliar dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp1,093 triliun. Di sisi lain, pemerintah daerah juga menghadapi peningkatan belanja pegawai sebagai dampak dari pengangkatan PPPK tahun 2025.

“Situasi ini tentu tidak mudah. Namun pemerintah tetap berkomitmen melakukan efisiensi anggaran, pengendalian belanja, serta menetapkan prioritas pembangunan secara tepat sasaran. Keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk terus bersama-sama dan saling mendoakan, karena pembangunan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap berupaya menghadirkan berbagai program prioritas, di antaranya fasilitasi transportasi jemaah haji Kota Bima yang tetap menggunakan pesawat pulang-pergi, serta pemberian upah bagi RT, RW, imam, marbot, dan guru ngaji.

Di bidang kesehatan, Pemerintah Kota Bima juga terus berbenah. Saat ini tengah dilakukan pembangunan fasilitas rawat inap baru di RSUD Kota Bima dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur. Ke depan, RSUD Kota Bima diproyeksikan menjadi pusat layanan KJSU-KIA, yang berfokus pada penanganan penyakit prioritas seperti kanker, jantung dan pembuluh darah, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.

“Mohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh program ini berjalan lancar dan manfaatnya segera dirasakan,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, mengedepankan semangat gotong royong, serta menghindari fitnah dan perpecahan.

Ia juga mengundang masyarakat untuk ikut memeriahkan Festival Pawai Rimpu yang akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026, sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya dan mempererat kebersamaan masyarakat Kota Bima.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan semangat saling peduli antara pemerintah dan masyarakat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.(Redaksi Sekjend MDG)

Sekda Kota Bima Sambut Rombongan Mission World Bank dan Kementerian PUPR RI, Tinjau Program NUFReP


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. M. Fakhrunraji, M.E., melaksanakan penyambutan rombongan Mission World Bank bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin, pada Selasa (21/4).

Kedatangan rombongan tersebut disambut langsung oleh Sekda Kota Bima yang didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bima. Penyambutan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan program NUFReP (National Urban Flood Resilience Project) di Kota Bima.

Dalam keterangannya, Sekda Kota Bima menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan progres pelaksanaan program NUFReP yang berfokus pada penguatan ketahanan kota terhadap risiko banjir, peningkatan infrastruktur pengendalian banjir, serta penataan kawasan perkotaan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Selain itu, rangkaian kunjungan juga mencakup agenda kegiatan terkait pengelolaan risiko banjir perkotaan, meliputi peninjauan sistem drainase, infrastruktur pengendali banjir, serta upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dan masyarakat dalam mitigasi serta penanganan bencana banjir di wilayah Kota Bima.

“Pemerintah Kota Bima menyambut baik kunjungan Mission World Bank dan Kementerian PUPR RI sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui program NUFReP yang sangat relevan dengan kebutuhan Kota Bima dalam penanganan risiko banjir,” ujarnya.

Rombongan Mission World Bank bersama Kementerian PUPR RI dijadwalkan akan melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah titik lokasi program NUFRP, serta menggelar pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kota Bima guna membahas capaian, tantangan, dan rencana tindak lanjut, termasuk strategi pengelolaan risiko banjir perkotaan secara terpadu dan berkelanjutan.

Kegiatan penyambutan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat kolaborasi dengan mitra pembangunan internasional dan pemerintah pusat demi mewujudkan pembangunan kota yang tangguh, aman, dan berkelanjutan.(Redaksi Sekjend MDG)