Staf Ahli Buka STQ-H Ke-XVIII Kelurahan Dara, Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Mengaji Sejak Dini
Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kemasyarakatan dan SDM Kota Bima, Hj. Suharni, S.E., mewakili Wali Kota Bima secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQ-H) Ke-XVIII Tingkat Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima Tahun 2026, yang berlangsung di Masjid Ar-Rahim RW 02 Danatraha, 11 juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, didampingi Camat Rasanae Barat, para lurah se-Kecamatan Rasanae Barat atau yang mewakili, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa STQ-H Ke-XVIII bertujuan untuk menjaring qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Kelurahan Dara pada STQ tingkat kecamatan hingga jenjang berikutnya. Tahun ini, kegiatan diikuti oleh 48 peserta yang berkompetisi pada cabang Seni Baca Al-Qur'an berbagai golongan, dengan dukungan anggaran dan swadaya masyarakat sekitar Rp22 juta.
Membacakan sambutan Wali Kota Bima, Hj. Suharni, S.E. mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya mengaji bagi anak-anak, khususnya pada waktu selepas Magrib. Menurutnya, hal tersebut merupakan harapan besar Wali Kota Bima agar generasi muda lebih banyak mengisi waktunya dengan membaca dan mempelajari Al-Qur'an dibandingkan terlalu lama menggunakan telepon genggam.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, para Ketua RT dan RW, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat Kelurahan Dara yang telah bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan STQ-H tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula bahwa Pemerintah Kota Bima pada tahun 2026 menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Jika pada tahun sebelumnya alokasi anggaran untuk MTQ/STQ tingkat kelurahan mencapai sekitar Rp30 juta, tahun ini hanya sekitar Rp10 juta. Namun demikian, keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat masyarakat Kelurahan Dara. Justru semangat gotong royong, keikhlasan, dan kecintaan kepada Al-Qur'an menjadi kekuatan utama sehingga kegiatan tetap dapat terselenggara dengan baik.
Lebih lanjut disampaikan bahwa STQ bukan sekadar ajang mencari qari dan qariah terbaik, melainkan momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur'an mengajarkan kejujuran, saling tolong-menolong, menjaga persaudaraan, serta menjauhi segala bentuk kemungkaran yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda.
Hj. Suharni juga mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi penggunaan telepon genggam oleh anak-anak. Menurutnya, jangan sampai anak-anak lebih banyak menghafal lagu-lagu daripada membaca dan menghafal Al-Qur'an. Sebaliknya, penggunaan gawai hendaknya diarahkan pada hal-hal yang bermanfaat, seperti mendengarkan murotal Al-Qur'an, kajian keagamaan, dan konten edukatif lainnya.
Kepada seluruh dewan hakim, Hj. Suharni berpesan agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, objektivitas, dan tanggung jawab sehingga STQ-H ini mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang akan mengharumkan nama Kelurahan Dara pada jenjang perlombaan berikutnya.
Mengakhiri sambutannya, Hj. Suharni, S.E. mengucapkan selamat berlomba kepada seluruh peserta dan berharap STQ-H menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur'an.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQ-H) Ke-XVIII Tingkat Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima Tahun 2026 secara resmi dibuka.(Sekjend MDG)















