Media Dinamika Global

Jumat, 10 Juli 2026

232 Juta Perjalanan Rakyat Terlayani Semester I 2026


Jakarta Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan transportasi publik yang terjangkau melalui kebijakan Public Service Obligation (PSO). Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 232,7 juta perjalanan masyarakat telah terlayani melalui layanan kereta bersubsidi.

Program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan akses transportasi yang aman, andal, dan terjangkau untuk mendukung mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Hadir di NTB, Prabowo Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Korupsi dan Kebocoran Uang Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto pidato saat di Peresmian
Bendungan Meninting, (Ist/Surya)

Lombok Barat, Media Dinamika Global – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih, tegas, dan sepenuhnya berpihak kepada rakyat. Penegasan itu disampaikan saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/26).

Di hadapan jajaran pemerintah pusat dan daerah, aparat TNI-Polri, serta ribuan masyarakat yang hadir, Presiden menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap praktik korupsi maupun kebocoran keuangan negara yang merugikan rakyat.

Menurut Presiden, seluruh penyelenggara negara memegang amanah besar untuk mengabdi kepada rakyat. Karena itu, setiap kewenangan, jabatan, dan fasilitas yang dimiliki harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan bangsa.

"Seluruh kewenangan yang dimiliki pemerintah berasal dari rakyat dan harus digunakan untuk kepentingan rakyat," tegas Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat penegakan hukum tanpa pandang bulu. Supremasi hukum, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan dipercaya masyarakat.

Presiden juga kembali mengingatkan bahwa korupsi dan kebocoran anggaran merupakan penghambat utama pembangunan nasional. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen memastikan setiap rupiah uang negara dikelola secara efektif dan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan berbagai program kesejahteraan lainnya.

"Uang negara adalah uang rakyat. Tidak boleh bocor, tidak boleh disalahgunakan, dan harus kembali untuk kepentingan rakyat," ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan rakyat hidup dalam kemiskinan maupun kesulitan memperoleh pangan. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan pilar utama kedaulatan bangsa yang harus diperkuat melalui pembangunan infrastruktur pertanian, jaringan irigasi, dan bendungan yang mampu meningkatkan produktivitas petani.

Peresmian Bendungan Meninting menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Bendungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian, mengurangi risiko kekeringan, serta mendukung peningkatan hasil produksi pangan di NTB.

Selain sektor pangan, Presiden juga menyoroti pentingnya mewujudkan kemandirian energi nasional. Salah satu program yang terus didorong pemerintah adalah pengembangan bahan bakar nabati B50 yang dinilai mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi sekaligus menghemat anggaran negara dalam jumlah besar.

Prabowo menyebut penghematan yang dihasilkan dari program tersebut berpotensi mencapai sekitar Rp170 triliun. Dana tersebut, menurutnya, dapat digunakan untuk mempercepat pembangunan bendungan, irigasi, sekolah, rumah sakit, serta berbagai infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Meski berbagai kebijakan strategis kerap menghadapi tantangan, Presiden menegaskan pemerintah tidak akan mundur dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan kepentingan nasional.

"Kita harus berani mengambil keputusan yang benar untuk bangsa dan rakyat. Pemerintah harus hadir, bekerja, dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Kunjungan Presiden ke NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati lokasi peresmian Bendungan Meninting. Melalui momentum tersebut, Presiden kembali menegaskan bahwa seluruh agenda pembangunan pemerintah diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju, dan sejahtera, dengan pemerintahan yang bersih serta bebas dari korupsi dan kebocoran keuangan negara.

Redaksi |

Resmikan Bendungan Meninting di NTB, ini Pesan Presiden Prabowo

Presiden RI, Prabowo Subianto saat resmikan Bendungan Meninting, (Ist/Surya)

Lombok Barat, Media Dinamika Global – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/26). Presiden juga meresmikan empat bendungan lain secara serentak yang berada di Bali, Jawa Tengah, dan Aceh sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi nasional.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan bendungan tidak boleh berhenti pada penyelesaian konstruksi semata. Manfaat bendungan, menurutnya, harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.

"Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai kepada petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara," tegas Presiden.

Prabowo menilai pembangunan infrastruktur sumber daya air merupakan investasi jangka panjang yang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin ketersediaan air, mengurangi risiko banjir, dan memperkuat kedaulatan pangan Indonesia.

Presiden juga menekankan bahwa pembangunan nasional merupakan proses berkelanjutan yang melibatkan berbagai pemerintahan. Menurutnya, sebuah proyek dapat direncanakan dan dimulai oleh satu pemerintahan, lalu diselesaikan oleh pemerintahan berikutnya.

"Pemerintah yang investasi pertama, pemerintah yang groundbreaking, pemerintah yang mulai membangun mungkin bukan pemerintah yang meresmikan. Inilah pembangunan bangsa. Inilah kebangkitan bangsa," ujarnya.

Selain menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur, Presiden mengingatkan seluruh penyelenggara negara untuk menjaga integritas dan memastikan setiap anggaran pembangunan digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

"Setiap rupiah uang rakyat harus dimanfaatkan dan dinikmati oleh rakyat Indonesia," katanya.

Kepada para kepala daerah dan pemimpin di berbagai tingkatan, Presiden berpesan agar menjalankan amanah dengan tulus dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.

"Pimpinlah dengan cinta kepada rakyat. Hindari niat menjadi kaya di atas penderitaan rakyat kecil. Pemimpin yang suka berbohong adalah bencana bagi rakyat," pesan Presiden.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan bahwa lima bendungan yang diresmikan merupakan bagian dari program pembangunan bendungan nasional periode 2015–2025 yang mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi.

Lima bendungan tersebut meliputi Bendungan Meninting di Lombok Barat, NTB; Bendungan Jlantah di Karanganyar, Jawa Tengah; Bendungan Sidan di Gianyar, Bali; Bendungan Keureuto di Aceh Utara; dan Bendungan Rukoh di Pidie, Aceh.

Menurut Menteri PU, kelima bendungan tersebut memiliki total kapasitas tampung sekitar 371 juta meter kubik dengan jaringan irigasi sepanjang 280 kilometer yang mampu melayani sekitar 40.000 hektare lahan pertanian. Infrastruktur tersebut diproyeksikan meningkatkan produksi padi hingga sekitar 720.000 ton per tahun, menyediakan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik, mengurangi risiko banjir pada kawasan seluas sekitar 932 hektare, serta mendukung pengembangan energi baru terbarukan melalui potensi pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik tenaga surya terapung.

Khusus Bendungan Meninting, bendungan ini akan mengairi sekitar 1.600 hektare lahan pertanian di Lombok Barat, meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi tiga kali panen dalam setahun, menyediakan air baku bagi sekitar 100 ribu jiwa, serta membantu mengurangi potensi banjir di wilayah Lombok Barat dan sebagian Kota Mataram.

Selain itu, kehadiran Bendungan Meninting  mampu mengakhiri konflik perebutan air antarpetani yang selama bertahun-tahun kerap terjadi saat musim kemarau.

Peresmian Bendungan Meninting bersama empat bendungan lainnya menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air sebagai fondasi ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi nasional.

Pemerintah berharap keberadaan bendungan-bendungan tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian, kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan Indonesia.

Redaksi |

HEBOH! Presiden Prabowo Datang ke NTB, Sebut Punya Utang kepada Rakyat NTB

Presiden RI Prabowo saat datang peresmian
Bendungan Meninting di NTB, (Ist/Surya)

Lombok Barat, Media Dinamika Global – Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Nusa Tenggara Barat (NTB) disambut antusias ribuan warga yang memadati lokasi peresmian Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Dalam pidatonya yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat, Presiden Prabowo mengungkapkan pernyataan yang mengejutkan sekaligus menyentuh. Ia mengaku masih memiliki "utang" kepada rakyat NTB atas kesetiaan dan dukungan yang terus diberikan kepadanya selama perjalanan politik nasional.

"Saya merasa masih punya utang kepada rakyat Nusa Tenggara Barat. Terima kasih atas kesetiaan dan kepercayaan yang terus diberikan kepada saya," ujar Presiden di hadapan ribuan warga yang hadir.

Pernyataan tersebut langsung mendapat tepuk tangan meriah dari masyarakat. Prabowo menegaskan bahwa utang yang dimaksud bukanlah utang materi, melainkan utang moral dan amanah yang harus dibayar melalui kerja nyata, pembangunan, serta kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Menurut Presiden, hubungan emosional antara dirinya dan masyarakat NTB telah terjalin sejak lama. Dukungan yang konsisten diberikan warga NTB dalam berbagai pemilihan presiden menjadi bukti kepercayaan besar yang tidak pernah ia lupakan.

"Kepercayaan rakyat adalah kehormatan sekaligus amanah. Amanah itu harus dijawab dengan kerja keras dan pengabdian yang tulus," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti pentingnya persatuan nasional. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk meninggalkan perpecahan, rasa curiga, dan konflik yang dapat menghambat kemajuan Indonesia.

Menurutnya, hanya dengan persatuan dan semangat kebangsaan yang kuat, Indonesia mampu melanjutkan pembangunan dan mewujudkan cita-cita menjadi negara maju serta sejahtera.

Kunjungan Presiden Prabowo ke NTB kali ini menjadi perhatian besar masyarakat. Selain meresmikan Bendungan Meninting yang diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan dan kebutuhan air bagi masyarakat Lombok, Presiden juga menunjukkan kedekatannya dengan warga melalui berbagai interaksi langsung selama kunjungan berlangsung.

Kehadiran Presiden di NTB tidak hanya menjadi momentum peresmian proyek strategis nasional, tetapi juga mempertegas komitmennya untuk terus bekerja bagi rakyat dan membalas kepercayaan yang selama ini diberikan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

"Dukungan rakyat NTB akan selalu saya ingat. Itu menjadi pengingat bagi saya untuk bekerja lebih keras dan mengabdi sepenuh hati kepada rakyat Indonesia," tutup Presiden Prabowo.

Redaksi |

Pemerintah Desa Na'E Sape Salurkan BLT dan Honorarium Lembaga Desa hingga Akhir Tahun 2026


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 10 Juli 2026 – Pemerintah Desa Na'E menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat sekaligus membayarkan honorarium bagi para perangkat dan lembaga desa pada Jumat (10/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, BLT disalurkan kepada 10 keluarga penerima manfaat untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026. Selain penyaluran BLT, pemerintah desa juga merealisasikan pembayaran honorarium kepada berbagai unsur yang berperan dalam pelayanan masyarakat.

Penerima honorarium meliputi Ketua RT dan RW, imam masjid dan mushola, marbot, bilal, kader lansia, kader posyandu, guru mengaji, petugas pemandian jenazah, petugas stunting, Bhabinkamtibmas (Polmas), tenaga PAUD, bidan desa, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), serta Da'i Desa.

Pemerintah Desa Na'E menjelaskan bahwa pembayaran honorarium tersebut telah direalisasikan hingga bulan Desember 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para lembaga dan kader desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan dan pembayaran honorarium ini, pemerintah desa berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memotivasi seluruh unsur kelembagaan desa agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Pemerintah Desa Na'E berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya serta membawa manfaat bagi seluruh penerima.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 10 Juli 2026 – Babinsa Desa Sangia, Sertu Saifullah bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Jumat (10/7/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 Wita ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan wilayah serta mengantisipasi perkembangan situasi di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli tersebut melibatkan dua personel Koramil, dua aparat desa, serta lima orang masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan personel Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Sangia pada pukul 20.15 Wita. Lima menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran, terutama akibat pengaruh konsumsi minuman keras yang sering menjadi pemicu perkelahian di kalangan remaja.


Selain itu, masyarakat, khususnya para pengendara, diimbau untuk tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Usai memberikan imbauan, personel Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.20 Wita.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sebagai bentuk komitmen TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Sape.(Team.MDG.03)

Kurang dari 24 Jam, Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Ringkus Kawanan Pencuri Jagung di Kapal Pelabuhan Bima


Kota Bima Media Dinamika Global.id.--Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima mengamankan 2 terduga pelaku, sementara 2 lainnya masih dalam pengejaran, Rabu (08/07/2026)

Kasus ini terbongkar setelah korban melapor ke SPKT Polres Bima Kota dengan Laporan Aduan Nomor: P/04/VI/2026/SPKT/RES BIMA KOTA/POLDA NTB tanggal 08 Juli 2026.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas IPDA Baiq Fitria Ningsih, menjelaskan Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WITA di areal Dermaga Pelabuhan Laut Bima, Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Korban Azhar, warga Tanjung, melaporkan kehilangan 2 karung jagung dari dalam kapal yang sedang bersandar.

Berdasarkan hasil penyelidikan terduga pelaku diketahui berinisial NV (21), OB (17), MA (27) dan AS (21) Awalnya, NV, mendatangi OB, untuk menanyakan keberadaan MA Setelah bertemu, ketiganya sepakat pergi ke pelabuhan untuk mengambil jagung, Setelah bertemu, terduga Pelaku sepakat pergi ke pelabuhan untuk mengambil jagung.

OB diperintahkan masuk ke bawah polka kapal dan mengeluarkan 1 karung jagung. Tak lama, NV juga masuk dan mengambil 1 karung lagi. Sementara MA bertugas memantau situasi di atas dermaga.

Setelah berhasil, barang curian kemudian dibawa kemudian diangkut menggunakan BOT oleh AS (21) yang sebelumnya dijemput NV. Ketiganya kemudian membawa jagung itu ke wilayah Amahami melalui jalur laut untuk dijual.

Berbekal laporan dan hasil penyelidikan, Aiptu Awaluddin bersama anggota piket langsung bergerak. OB dan MA berhasil diamankan di rumahnya di Kelurahan Tanjung, Kota Bima.

Dari hasil interogasi, diketahui jagung curian dijual di wilayah Amahami. Tim kemudian mendatangi rumah RD (43) di Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, dari Rumah RD di temukan 2 karung jagung merupakan hasil Curian.

Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima langsung mengamankan barang bukti dan terduga pelaku, kemudian di serahkan ke Piket Reskrim Polres Bima Kota untuk proses lebih lanjut, Sementara terduga pelaku lainnya lagi dalam pengejaran petugas.

Polres Bima Kota mengimbau masyarakat, khususnya pekerja pelabuhan, agar meningkatkan pengawasan dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Cegah Narkoba dan Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 10 Juli 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial (Komsos) melalui program "Kongkow-Kongkow" di desa binaan masing-masing pada Jumat (10/7/2026) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi gangguan keamanan.

Di Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit menggelar kegiatan Kongkow-Kongkow bersama warga binaan pada pukul 19.15 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya remaja yang masih bersekolah, agar tidak terpengaruh pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba yang saat ini semakin marak. Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada RT/RW maupun Babinsa apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Sementara itu, di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Serka Masykur melaksanakan patroli Kongkow-Kongkow bersama para pemuda pada pukul 19.30 WITA. Ia mengingatkan generasi muda agar menjauhi minuman keras dan narkoba karena dapat merusak masa depan serta berdampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga. Selain itu, ia juga mengimbau agar tidak begadang hingga larut malam demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.




Di Desa Buncu, Serka Khaeruddin melaksanakan patroli dan dialog bersama warga pada pukul 20.00 WITA. Dalam arahannya, ia mengajak masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas dengan menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya tindak kriminal maupun perselisihan. Ia juga menegaskan agar setiap permasalahan diselesaikan melalui jalur hukum dengan melaporkannya kepada aparat yang berwenang, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

Selanjutnya, di Desa Jia, Kecamatan Sape, Serma Nasruddin melaksanakan patroli Kongkow-Kongkow pada pukul 20.30 WITA. Selain memantau perkembangan situasi wilayah binaan, ia juga memaksimalkan komunikasi sosial dengan warga sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diimbau untuk terus mengaktifkan ronda malam guna mencegah terjadinya tindak kriminal di lingkungan desa.

Melalui kegiatan Kongkow-Kongkow ini, Koramil 1608-03/Sape berharap sinergi antara Babinsa dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh narkoba maupun berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya.(Team.MDG.03)

Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima Laksanakan Giat Jumat Curhat dengan Buruh, Supir dan Masyarakat di Area Pelabuhan Bima


Kota Bima Media Dinamika Global.id.-- Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama buruh pelabuhan pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 09.00 WITA di area Pelabuhan Bima, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Pelabuhan Laut Bima IPTU Yakub menyampaikan bahwa Kanit Binmas Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima AIPTU Andi Wijaya, bersama personel Polsek Kawasan, melaksanakan kegiatan Jum’at Curhat bersama buruh, sopir, masyarakat dan pedagang yang melakukan aktivitas di area Pelabuhan Laut Bima untuk menyampaikan masukan, tanggapan, serta pengaduan terkait permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

kegiatan Jum’at Curhat merupakan salah satu upaya Polri dalam membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat.

Melalui kegiatan Jum’at Curhat, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, usul, saran, tanggapan maupun pengaduan terkait situasi Kamtibmas di lingkungan area Pelabuhan Laut Bima.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima mengajak buruh, sopir dan masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan saling berbagi informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas maupun persoalan sosial yang dapat mengganggu situasi Harkamtibmas.

Dalam kesempatan itu, Kanit Binmas Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Bima juga turut mengedukasi masyarakat mengenai layanan Call Center Polri 110, Masyarakat diimbau agar segera menghubungi layanan tersebut apabila mengetahui atau mengalami gangguan Kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat.

Dengan adanya kegiatan Jum’at Curhat ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Hukum Polres Bima Kota.(Sekjend MDG)

Pemdes Na'e Sape Salurkan BLT Dana Desa Tahap Juli–September kepada 10 KPM Tahun 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id10 Juli 2026 – Pemerintah Desa Na'e, Kecamatan Sape, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September Tahun 2026 kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Jumat (10/7/2026).

Kegiatan penyaluran berlangsung di Balai Desa Na'e dan berjalan dengan tertib. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat.




Kepala Desa Na'e, H. Syahbudin, berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima.

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga," ujar H. Syahbudin.

Dalam proses penyaluran, Pemerintah Desa Na'e juga memberikan pelayanan kepada KPM yang sedang sakit dan tidak dapat hadir di Balai Desa. Petugas desa mendatangi langsung rumah masing-masing penerima untuk menyerahkan bantuan, sehingga seluruh KPM tetap dapat menerima haknya.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Desa Na'e dalam memastikan penyaluran BLT Dana Desa berjalan tepat sasaran, transparan, dan dapat diterima oleh seluruh penerima manfaat, termasuk warga yang mengalami kendala kesehatan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar tertib dan sukses.(Team.MDG.03)