Media Dinamika Global

Rabu, 29 Juli 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Aktif Laksanakan Komsos, Wujudkan Wilayah Binaan Aman dan Kondusif


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mempererat hubungan dengan warga, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape Kodim 1608/Bima melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di masing-masing desa binaan, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan Komsos tersebut dilaksanakan sebagai upaya pembinaan wilayah sekaligus menyampaikan berbagai imbauan penting kepada masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Di Desa Kale'o, Kecamatan Lambu, Babinsa Serda Sanusi melaksanakan Komsos bersama para pemuda desa sekitar pukul 08.40 WITA. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengajak para pemuda untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.

Selain itu, Serda Sanusi juga mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas, seperti menggunakan helm, melengkapi dokumen kendaraan, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara. Warga khususnya para pemuda juga diimbau tidak menggunakan knalpot racing atau knalpot yang tidak sesuai standar karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Sementara itu, Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah, melaksanakan Komsos bersama warga pada pukul 09.00 WITA. Dalam kegiatan tersebut, ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran.

Sertu Syaifullah mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan rumah tangga, khususnya yang berkaitan dengan kompor dan gas, serta selalu waspada saat melakukan aktivitas di dalam maupun luar rumah.




Di wilayah Desa Sangga, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Serka Jamaluddin, juga melaksanakan Komsos bersama warga binaan. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.

Serka Jamaluddin turut mengingatkan para orang tua agar memberikan arahan positif kepada anak-anak sehingga terhindar dari pergaulan yang dapat merugikan masa depan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada pihak berwenang tanpa melakukan aksi main hakim sendiri.

Kemudian, Babinsa Desa Jia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Serma Nasruddin melaksanakan Komsos bersama perangkat desa dan warga sekitar pukul 10.00 WITA. Dalam kegiatan tersebut, ia memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga sikap saling menghargai antarwarga dalam kehidupan bermasyarakat.

Serma Nasruddin berharap masyarakat dapat terus menjaga kerukunan dan kedamaian di lingkungan tempat tinggal. Ia juga mengingatkan para orang tua agar selalu memberikan pengawasan dan nasihat kepada putra-putrinya untuk menjauhi perilaku yang melanggar hukum, termasuk penyalahgunaan minuman keras dan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan Babinsa Koramil 1608-03/Sape ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat serta terciptanya wilayah binaan yang aman, tertib, dan harmonis.(Team.MDG.03)

Nikmat dan Bergizi, SPPG Bima Sape Naru Bersama UD. Lilis Sajikan Menu MBG untuk Penerima Manfaat


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Kamis (30 Juli 2026) — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru bersama UD. Lilis kembali menghadirkan sajian makanan bergizi bagi para penerima manfaat pada Kamis, 30 Juli 2026.

Menu yang disiapkan kali ini menghadirkan perpaduan makanan yang nikmat dan bernutrisi, terdiri dari nasi putih sebagai sumber energi, ayam crispy sebagai sumber protein hewani, tahu/tempe balado sebagai sumber protein nabati, sayur sop yang kaya serat dan vitamin, serta buah jeruk sebagai pelengkap kebutuhan gizi harian.

Penyediaan menu tersebut menjadi bagian dari komitmen SPPG Bima Sape Naru dan UD. Lilis dalam mendukung keberlangsungan program MBG dengan menghadirkan makanan yang aman, berkualitas, dan memiliki kandungan gizi seimbang bagi seluruh penerima manfaat.

Pihak SPPG Bima Sape Naru berharap program ini dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan dan pertumbuhan melalui asupan makanan bergizi yang diberikan secara rutin.

Dengan kerja sama berbagai pihak, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Bima Sape Naru terus berjalan dengan baik dan menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.(Team.MDG.03)

Dapur Istiqomah SPPG Bima Sape Parangina 2 Sajikan Menu Sehat untuk Dukung Pemenuhan Gizi Harian


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina 2 melalui Dapur Istiqomah kembali menyajikan menu makanan bergizi bagi para penerima manfaat pada Kamis (30/7/2026). Penyediaan makanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi harian masyarakat dengan menghadirkan menu yang sehat, seimbang, dan lezat.

Menu yang disiapkan kali ini terdiri atas nasi putih, ayam krispi dengan sambal, tumis wortel, buncis, dan labu siam, tahu balado, serta buah apel sebagai pelengkap. Beragam sajian tersebut mengandung unsur karbohidrat, protein, sayuran, serta vitamin dan serat yang dibutuhkan tubuh.

Melalui Dapur Istiqomah, SPPG Bima Sape Parangina 2 terus berkomitmen menghadirkan makanan berkualitas untuk menunjang kesehatan dan aktivitas para penerima manfaat. Menu yang disajikan setiap hari diharapkan mampu memberikan asupan gizi yang optimal sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat.

Pihak pengelola berharap program penyediaan makanan bergizi ini dapat terus berjalan secara konsisten dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kehadiran SPPG Bima Sape Parangina 2 melalui Dapur Istiqomah menjadi salah satu bentuk kepedulian dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat.(Team.MDG.03)

Bangun SDM Unggul, Gubernur Mirza Dukung Pelatihan Bahasa Jerman Bagi Generasi Muda Lampung.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menerima audiensi dari jajaran pengurus Sieger Lingua International bersama Santri Entrepreneur Indonesia di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Rabu (29/7/26). Pertemuan ini membahas langkah strategis akselerasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) serta penyiapan tenaga kerja terampil asal Provinsi Lampung untuk menembus pasar kerja internasional, khususnya di Negara Jerman.

​Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan Sieger Lingua International Mofaje S. Caropeboka, Pimpinan Santri Enterpreneur Indonesia Tri Joko Margono, serta 20 peserta penerima beasiswa pelatihan bahasa Jerman.

​Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya reorientasi pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM. Menurutnya, pondasi utama kemajuan sebuah peradaban dan daerah terletak pada keandalan kapasitas manusia, bukan hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam semata.

​"Rumus peradaban dari dahulu hingga sekarang tetap sama, yaitu perbaikan SDM. Meskipun daerah memiliki potensi kekayaan alam yang besar, tanpa SDM yang berkualitas, potensi tersebut tidak akan memberikan kesejahteraan yang optimal bagi masyarakat," ujar Gubernur.

​Gubernur memaparkan tantangan ketenagakerjaan di Provinsi Lampung, di mana setiap tahunnya terdapat puluhan ribu lulusan SMA/SMK dan perguruan tinggi yang membutuhkan penyaluran kerja secara produktif. Di sisi lain, laju investasi domestik memiliki keterbatasan dalam menyerap seluruh angkatan kerja baru.

​Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong secara masif program Migran Vokasi sebagai solusi konkret membuka peluang kerja global. Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pengiriman tenaga kerja terampil di sektor formal hingga mencapai 15.000 orang per tahun dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

​"Kita ingin mengubah paradigma pengiriman pekerja migran. Pemerintah Provinsi Lampung fokus pada pengiriman tenaga kerja formal berketerampilan (skilled labor), seperti tenaga kesehatan dan teknisi, bukan lagi sektor informal. Kendala utama sektor formal adalah penguasaan bahasa dan mentalitas. Di sinilah peran penting kolaborasi bersama lembaga pelatihan seperti Sieger Lingua dan Santri Entrepreneur," tegas Gubernur. 

​Gubernur juga menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana pelatihan bahasa Jerman di Lampung, termasuk mendorong kolaborasi dengan akademi keperawatan dan perguruan tinggi daerah agar para mahasiswa di tingkat akhir dapat langsung mengikuti pembekalan bahasa dan keterampilan secara paralel.

​Sementara itu, perwakilan Sieger Lingua International dan Santri Entrepreneur Indonesia menyampaikan bahwa program beasiswa pelatihan bahasa Jerman yang dijalankan saat ini tidak hanya memberikan penguasaan bahasa tingkat B1, melainkan juga menyediakan fasilitas asrama gratis serta penguatan nilai-nilai karakter, keagamaan, dan kewirausahaan. Hal ini dimaksudkan agar para PMI formal asal Lampung memiliki ketahanan mental, integritas, serta jiwa wirausaha saat kembali ke tanah air kelak.

Di kesempatan yang sama, juga disampaikan permohonan dukungan gubernur terkait penambahan tenaga pengajar bahasa Jerman agar daya tampung program dapat ditingkatkan secara signifikan. 

​Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, lembaga pelatihan vokasi, dan mitra internasional, diharapkan para pekerja migran asal Lampung mampu menjadi agen perubahan yang membawa transfer pengetahuan, modal usaha, dan pengalaman internasional untuk membangun perekonomian daerah di masa mendatang. (Fs/Red) 

Menu Seimbang Dapur Adiba SPPG Bima Sape Parangina Perkuat Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 30 Juli 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina melalui Dapur Adiba kembali menyajikan menu bergizi seimbang bagi para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (30/7). Penyediaan menu tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas gizi sekaligus menyukseskan program nasional di bidang pemenuhan gizi.

Menu yang disiapkan pada hari itu terdiri atas nasi putih, ayam goreng, sambal, tempe bumbu kecap, tumis buncis, wortel dan jagung, serta buah jeruk. Kombinasi menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian melalui keseimbangan antara sumber karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat.

Pengelola SPPG Bima Sape Parangina terus berkomitmen menghadirkan makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memenuhi standar gizi dan keamanan pangan. Seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pendistribusian makanan, dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kualitas, dan ketepatan waktu agar makanan diterima dalam kondisi terbaik.

Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para penerima, terutama dalam meningkatkan status gizi, menjaga kesehatan, serta menambah energi dan semangat dalam mengikuti kegiatan belajar maupun aktivitas sehari-hari.

Melalui penyajian menu yang bervariasi setiap hari, SPPG Bima Sape Parangina bersama Dapur Adiba menunjukkan komitmennya dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Konsistensi dalam menjaga kualitas pelayanan menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Bima Sape Parangina.

Program ini diharapkan terus memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik dan berkelanjutan.(Team.MDG.03)

Pemprov Lampung Dukung Penuh Pemberantasan Narkotika, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Lampung.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap langkah tegas aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan penyalahgunaan senjata api ilegal sebagai upaya menjaga keamanan daerah sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman kejahatan narkotika.

Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Gubernur pada kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika dan senjata api ilegal yang digelar Polda Lampung di halaman Gedung Serbaguna Presisi Polda Lampung, Rabu 29 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri Pangdam XII/Raden Intan Mayjen TNI Christomei Sianturi, unsur Forkopimda Provinsi Lampung, perwakilan Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi, Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung, Bea Cukai, Balai Besar POM, Balai Karantina, serta para pejabat utama Polda Lampung.

Kehadiran Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sinergi bersama aparat penegak hukum untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Dukungan tersebut juga sejalan dengan upaya menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menjelaskan bahwa secara geografis Provinsi Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa sehingga menjadi salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap lalu lintas dan peredaran gelap narkotika.

"Situasi ini tidak bisa kita biarkan. Polda Lampung berkomitmen penuh mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat reformasi hukum dan pemberantasan narkotika. Narkoba adalah musuh bersama yang merusak masa depan generasi bangsa sehingga tidak boleh diberi ruang sedikit pun di Bumi Ruwa Jurai," tegas Kapolda.

Selain ancaman narkotika, Kapolda juga menyoroti masih maraknya tindak kejahatan konvensional, seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor yang kerap menggunakan senjata api rakitan.

Karena itu, Polda Lampung terus mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif, sekaligus mengajak masyarakat secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan yang masih dimiliki agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kapolda memaparkan, selama periode Januari hingga Juli 2026, Polda Lampung berhasil mengungkap 29 kasus tindak pidana narkotika dengan 35 orang tersangka.

Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 119,1 kilogram sabu, 58,2 kilogram ganja, 35.166 butir ekstasi, 19.996 butir pil happy five, 4.484 piece etomidad, serta 2.500 gram etomidad cair. Nilai ekonomis seluruh barang bukti tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp264,979 miliar.

Menurut Kapolda, pemusnahan barang bukti tersebut diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 829.264 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Seluruh barang bukti telah memperoleh penetapan dari Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Tanggamus untuk dimusnahkan.

Sementara itu, Polda Lampung bersama jajaran Polres juga menerima penyerahan secara sukarela sebanyak 166 pucuk senjata api rakitan beserta 114 butir amunisi dari masyarakat, yang terdiri atas 147 pucuk senjata api laras pendek rakitan dan 19 pucuk senjata api laras panjang rakitan.

Kapolda mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api ilegal sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Lampung.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan Aplikasi Siger Presisi maupun layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan narkotika maupun kepemilikan senjata api ilegal.

"Masyarakat tidak perlu menghadapi pelaku secara langsung. Cukup laporkan melalui aplikasi Siger Presisi atau layanan Kepolisian 110, selanjutnya petugas akan menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional," ujarnya.

Usai konferensi pers, kegiatan dilanjutkan dengan pengujian sampel barang bukti narkotika, penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti narkotika dan senjata api ilegal, serta pemusnahan secara simbolis menggunakan mesin insinerator.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama Kapolda Lampung dan Pangdam XII/Raden Intan turut melakukan pemusnahan simbolis barang bukti narkotika menggunakan mesin insinerator.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan senjata api ilegal hasil penyerahan masyarakat sebagai wujud komitmen bersama menciptakan Provinsi Lampung yang aman, tertib, serta bebas dari ancaman narkotika dan senjata api ilegal.

Melalui sinergi yang terus diperkuat antara Pemerintah Provinsi Lampung, aparat penegak hukum, dan masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan narkotika dan peredaran senjata api ilegal semakin efektif sehingga tercipta lingkungan yang aman dan mendukung terwujudnya Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045.(Fs/Red) 

Amanah Besar di Punggung, Kepsek SMPN 1 Wawo Sumiati, S. Pd : Rangkul Seluruh Guru, Jaga Kekompakan dan Silaturahmi

Foto : Kepsek baru SMPN 1 Wawo
Sumiati, S. Pd saat menyambut
 siswa-siswinya di gerbang sekolah. 

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – "Terima kasih. Alhamdulillah, saya diberi kepercayaan ini. Sebuah amanah besar yang harus saya emban, dan insyaallah saya akan menjalankan tugas ini sebaik-baiknya." Demikian ungkap tulus Sumiati, S.Pd. setelah resmi dipercaya memimpin SMP Negeri 1 Wawo. Kamis (30/7/2026). 

Ditanya mengenai visi utama yang ingin diwujudkan selama memimpin sekolah, Sumiati menyampaikan harapan terjadinya perubahan ke arah yang lebih baik di berbagai aspek lingkungan sekolah.

"Visi ke depan adalah terciptanya perubahan yang lebih baik di berbagai bidang. Terutama, saya ingin kembali merangkul seluruh guru agar kita kembali bersatu dan kompak seperti sediakala," tegasnya.

Menjawab langkah awal yang akan segera dilakukan, Sumiati menyampaikan apresiasi atas dukungan luar biasa yang diberikan masyarakat.

"Respon masyarakat luar biasa, sangat mendukung. Alhamdulillah, di lingkungan sekolah pun semua merespon dengan baik. Langkah pertama adalah menjaga kekompakan seluruh warga sekolah, karena kemajuan sekolah adalah hasil kolaborasi seluruh personil di dalamnya. Kepada masyarakat, insyaallah silaturahmi dan komunikasi akan terus saya jalin dan pererat ke depannya," tambahnya penuh harap. (MDG05)  

DILANTIK TANPA SEPENGETAHUAN DPR, UNIVERSITAS REPUBLIK INDONESIA LANGSUNG MENUAI KRITIK DARI PAKAR DAN PARLEMEN


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Di Istana Negara Jakarta, Presiden Prabowo Subianto melantik dua pejabat untuk memimpin lembaga yang belum pernah didengar nama atau rancangannya oleh Komisi X DPR — komisi yang justru membidangi urusan pendidikan, Rabu 22 juli 2026.

Lembaga itu bernama Universitas Republik Indonesia (URI), atau dalam nomenklatur resminya: Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK). Prabowo mengangkat Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto — mantan Wakil Menteri Pertahanan — sebagai Gubernur URI berdasarkan Keppres Nomor 80/P Tahun 2026. Mendampinginya sebagai Wakil Gubernur: Profesor Yos Sunitiyoso, Guru Besar Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung yang sebelumnya menjabat Direktur Hilirisasi dan Kemitraan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Usai dilantik, Donny menjelaskan URI dirancang untuk mengintegrasikan berbagai jenjang pendidikan: dari lulusan SMA terbaik, ke perguruan tinggi, lalu ke pemerintahan atau BUMN. Lulusannya akan memperoleh gelar akademik resmi seperti universitas pada umumnya, dan URI berencana membangun sepuluh kampus. Lembaga Administrasi Negara (LAN), yang selama ini membina ASN, juga akan diintegrasikan di bawah URI dengan tambahan tugas dan fungsi baru.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut konsep URI terinspirasi dari lembaga serupa di negara lain, di antaranya École nationale d'administration (ENA) Prancis yang kini bertransformasi menjadi Institut national du service public (INSP) — sekolah khusus yang selama puluhan tahun mencetak pejabat tinggi dan presiden Prancis, termasuk Emmanuel Macron dan Jacques Chirac.

Tapi tidak semua pihak menyambut gagasan ini dengan antusias.

Di DPR, reaksinya justru kebingungan. Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian Irfani dari Fraksi PKB mengungkapkan bahwa komisinya tidak pernah diajak bicara soal pembentukan URI sebelum pelantikan berlangsung. "Komisi X DPR RI hingga kini belum pernah membahas pembentukan Universitas Republik Indonesia, baik dalam rapat maupun agenda resmi. Kami juga belum menerima penjelasan formal mengenai dasar hukum, tugas, fungsi, maupun anggarannya," ujarnya. Ia meminta pemerintah membuktikan URI tidak menduplikasi peran PTN dan lembaga kedinasan yang sudah ada.

Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian dari Fraksi Golkar menyampaikan hal serupa pada Jumat (24/7/2026). Ia mengumumkan Komisi X akan memanggil Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk meminta penjelasan komprehensif soal konsep, dasar hukum, tata kelola, dan sumber pendanaan URI pada masa sidang mendatang.

Para akademisi tak kalah kritis. Cecep Darmawan, Guru Besar Ilmu Politik di Universitas Pendidikan Indonesia sekaligus pakar kebijakan pendidikan, menunjuk dua lembaga yang sudah lebih dulu mengemban fungsi serupa. Pertama, Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang bertugas melatih, mendidik, dan membina ASN. Kedua, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) yang mendidik pimpinan pemerintah di tingkat nasional dengan kajian strategi ketahanan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. "Pertanyaannya, apa yang belum atau tidak dilakukan dua lembaga itu sehingga pemerintah menganggap perlu ada lembaga baru?" kata Cecep.

Pengamat pendidikan Totok Amin Soefijanto bahkan lebih tajam: URI dinilai tidak diperlukan dan hanya akan menguras anggaran negara. Ia juga mengkhawatirkan satu hal yang luput dari perhatian banyak pihak — latar belakang Gubernur URI yang berasal dari militer. Menurut Totok, ada kecenderungan pendekatan militeristik seperti latihan dasar militer akan mewarnai pola pendidikan URI, sebagaimana yang baru-baru ini terjadi pada para pengelola Koperasi Desa Merah Putih. "Kecenderungan militer pasti pakai cara-cara militer yang dianggap lebih disiplin dan lebih baik," ujarnya.

URI lahir bukan dari rahim perdebatan publik atau kajian akademis yang matang, melainkan dari keinginan satu orang di puncak kekuasaan untuk membangun sistem pembinaan pemimpin yang ia anggap belum ada. Apakah visi itu akan berjalan baik, atau justru menjadi lembaga mahal yang tumpang tindih dengan yang sudah ada — jawabannya belum ada, dan DPR pun belum sempat bertanya.

IMAWI Desak Penyelesaian Polemik Penyegelan Sekolah di Ambalawi, Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Jadi Korban Konflik


Bima, NTB, Media Dinamika Global.id. – Ikatan Mahasiswa Ambalawi (IMAWI) menyampaikan pernyataan sikap atas polemik penyegelan sekolah yang terjadi di Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima. Organisasi mahasiswa tersebut meminta seluruh pihak mengedepankan dialog dan penyelesaian sesuai mekanisme hukum agar hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan tetap terjamin.

Ketua Ikatan Mahasiswa Ambalawi (IMAWI), Arya Algantara, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak konstitusional yang tidak boleh dikorbankan oleh kepentingan apa pun.

"Pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara. Perbedaan kepentingan dapat diselesaikan melalui mekanisme hukum maupun dialog, tetapi proses belajar mengajar tidak boleh berhenti karena konflik yang terjadi," ujar Arya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7).

Dalam pernyataan sikapnya, IMAWI menyampaikan enam poin, di antaranya mendesak seluruh pihak mengedepankan musyawarah, menolak segala bentuk tindakan yang menghambat proses belajar mengajar, mendorong pemerintah daerah bertindak cepat dan transparan, serta mengajak masyarakat bersikap kritis terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Arya juga mengingatkan bahwa apabila terdapat kepentingan politik ataupun kepentingan kelompok di balik polemik tersebut, maka kepentingan tersebut tidak boleh mengorbankan hak generasi muda memperoleh pendidikan.

"Sekolah harus menjadi ruang yang steril dari kepentingan sempit. Masa depan generasi muda tidak boleh dipertaruhkan oleh konflik yang semestinya dapat diselesaikan melalui jalur yang tersedia," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Kader (PSDK) IMAWI, Ariswan, menilai persoalan pendidikan seharusnya ditempatkan sebagai kepentingan publik yang berada di atas berbagai kepentingan lainnya.

Menurutnya, keberlangsungan proses belajar mengajar harus menjadi prioritas utama seluruh pemangku kepentingan.

"Kami berharap semua pihak menahan diri dan mengedepankan penyelesaian yang berorientasi pada kepentingan peserta didik. Pendidikan bukan arena tarik-menarik kepentingan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah," kata Ariswan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah bersama seluruh pihak terkait perlu segera memberikan kepastian agar siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman tanpa dibayangi ketidakpastian akibat polemik yang berlangsung.

IMAWI menegaskan bahwa penyelesaian yang mengedepankan keadilan, transparansi, dan kepentingan peserta didik merupakan langkah terbaik untuk menjaga marwah pendidikan di Kabupaten Bima.

"Kepentingan apa pun dapat diselesaikan melalui mekanisme yang tersedia, tetapi hak anak untuk belajar tidak boleh berhenti," demikian penutup pernyataan sikap organisasi tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak-pihak yang terlibat dalam polemik penyegelan sekolah terkait pernyataan sikap IMAWI. Ruang klarifikasi tetap terbuka sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

JANGAN LUPA TANGGAL 1 AGUSTUS 2026. DUKUNG, DATANG DAN NONTON KONSER CHARLY ST 12 UNTUK MENDORONG PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DAN DAERAH


Dompu Media Dinamika Global.id.-- Kita mestinya bersyukur karena masih ada anak bangsa Nani Ferdian yang mampu menjadi promotor konser musik penyanyi2 hebat dan terkenal di Jakarta. Dan sungguh aneh ketika ada segelintir org yg ingin menolak kedatangan Charly ST 12.

Meski belum pernah sekalipun bertemu dan berkomunikasi dengan promotor konser, namun kemampuan seorang perempuan yg telah memperkenalkan dan mem-viral-kan Dompu melalui even konser, harusnya mendapat penghargaan dari kita semua. 

Maka atas nama Ketua DPRD dan selaku Wakil Rakyat saya memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Nani Ferdian sebagai Promotor Konser Charly ST 12.

Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Dompu juga Bima agar sama2 mensukseskan Konser Charly ST 12 semoga melalui event konser ini dapat menggerakkan roda ekonomi yang memberi dampak bagi peningkatan pendapatan bagi masyarakat Dompu dan Bima.(Sekjend MDG)