Media Dinamika Global

Sabtu, 14 Februari 2026

Pesta Sabu Terbongkar, Enam Pemuda Diciduk Satresnarkoba Polres Bima


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bima Polda NTB berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan enam orang terduga pelaku, Senin, 9 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WITA.

Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Bima, Iptu Fardiansyah, S.H., di sebuah gang sempit yang berlokasi di Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Enam terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AW (32), AP (22), MF (21), LI (24), DF (18), dan MN (19). Seluruhnya merupakan pria.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang resah atas maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Informasi tersebut langsung direspons cepat oleh Kasat Resnarkoba dengan memimpin tim operasional menuju lokasi. “Begitu informasi masuk, kami langsung bergerak,” ujar Iptu Fardiansyah.

Setibanya di lokasi, tim melakukan penyelidikan dan observasi untuk memastikan kebenaran informasi awal. Setelah dipastikan sesuai, petugas bergerak mendekati target yang saat itu berada di rumah AW dan tengah berpesta sabu.

Saat dilakukan penangkapan, para terduga pelaku tidak melakukan perlawanan. Dalam penggeledahan yang disaksikan oleh warga setempat, petugas menemukan 9 plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 10,62 gram dan berat netto 7,24 gram, yang diduga siap edar.

Selain sabu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti pendukung, di antaranya alat hisap (bong), plastik klip kosong, satu pucuk senjata api rakitan, serta satu bilah parang.

Atas perbuatannya, keenam terduga pelaku akan dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Pasal 112 ayat (2), serta ketentuan pidana dalam Lampiran II dan Lampiran III UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, termasuk Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP. Saat ini, seluruh terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bima guna proses hukum lebih lanjut. (TIM)

Babinsa Sangia Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kecamatan Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka memantau situasi wilayah dan mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan, Babinsa Desa Sangia, Sertu Khairuddin, bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling pada Sabtu Malam (14/2/2026)

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA tersebut menyasar wilayah Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Patroli dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, khususnya pada malam hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut dua orang anggota Koramil, tiga aparat desa, enam orang perwakilan masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah tempat tongkrongan anak muda yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan.



Sekitar pukul 20.00 WITA, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Sangia dan tiba di lokasi pada pukul 20.15 WITA untuk melaksanakan pemantauan situasi wilayah. Pada pukul 20.30 WITA, Babinsa bersama anggota memberikan imbauan kepada warga.

Dalam arahannya, Sertu Khairuddin mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar mampu mengendalikan emosi dan menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya permasalahan. Ia juga menegaskan pentingnya menjauhi segala bentuk narkoba dan barang terlarang lainnya karena dapat berdampak negatif bagi diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Masyarakat diminta berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang saat beraktivitas di luar rumah, serta mewaspadai ancaman banjir dan tanah longsor, terutama bagi yang bermukim di bantaran sungai dan lereng perbukitan.

Pada pukul 20.40 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan. Seluruh rangkaian patroli Siskamling berakhir pada pukul 22.10 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara TNI, aparat desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Sape. (Team.MDG.03)

Jelang Ramadhan, Kelompok Pengajian Al-Hidayah Wisata Religi Pererat Silaturahmi dan Perkuat Keimanan


Mataram, Media Dinamika Global.Id - Kelompk Pengajian Al Hidayah lingkungan Kekalek Baru, kelurahan Pagesangan Barat Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan kegiatan keagamaan Wisata Religi ke beberapa masjid, dan Ziarah makam untuk mempererat silaturahmi, muhasabah diri, serta meningkatkan keimanan.

Wisata religi diartikan sebagai destinasi wisata yang berhubungan dengan sejarah hingga tempat ibadah. 

Ketua pengajian Al-Hidayat, Sugeng Prayoga S.Pd. M.M mengungkapkan, kegiatan santai yang bernuansa edukasi keagamaan ini rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali oleh kelompok pengajian Al- Hidayah. Ungkap pria berkaca mata law profile itu kepada media ini.

"Kunjungan kali ini masih dalam derah, yakni Masjid Raya Hubbul Wathan (Islamic Center) yang menjadi icon NTB," kata Suggeng, pada Sabtu (14/2/26).

Dia menyebutkan, selain Islamic Center yang memiliki bangunan megah khas suku Sasak Sumbawa Mbojo (Sasambo) itu, banyak masjid yang bersejarah di NTB yang bakal menjadi tujuan wisata religi kedepannya. Seperti Masjid Kuno Bayan Beleq, Kabupaten Lombok Utara (KLU), masjid tersebut merupakan bukti sejarah penyebaran Islam ratusan tahun lalu.

Selanjutnya, Makam Batu Layar, yang ada di Lombok Barat untuk ziarah untuk mengenang ulama penyebar Islam, Makam Loang Baloq yang ada di kota Mataram yang dijuluki makam keramat. 

Selanjutnya makam Makam Wali Nyatoq yakni Makam ulama karismatik di Desa Rembitan, Lombok Tengah serta, Makam Keramat Lembar, Makam yang berada di tengah laut, berlokasi di Lombok Barat. 

"Masih banyak tempat bersejarah peradaban islam di NTB, jadi Itu sudah kita agendakan, InsyaAllah," sebutnya. 

Sementara itu, anggota pengajian Drs Abdul Manan M.Si yang juga sebagai Disen di salah sayu PT negeri di Kota Mataram menambahkan, kegiatan wisata religi ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang bertepatan dengan 29 Sya'ban 1447 Hijriah. 

Wisata religi ini, selain bernilai ibadah, juga terbukti efektif meningkatkan tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) di antara sesama anggota jamaah pengajian.

"InsyaAllah selain wisata religi, kami juga akan gelar pengajian dan berdoa bersama dalam waktu dekat untuk keselamatan dan doa untuk nenek moyang yang telah tiada," katanya. 

Menurutnya, Wisata religi menjelang Ramadan juga membawa makna dan tradisi khas dalam budaya islam. kunjungan ke tempat-tempat suci ini bukan sekadar liburan atau jalan jalan biasa, tetapi juga kesempatan untuk merenung dalam ketenangan dan memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT.

"Kita Ziarah dan Tadabbur, artinya kami  mendatangi lalu memperdalam iman, kemudian mentadabbur pada akhirnya mengamalkan apa yang ada di dalam sunah Rasulullah," ujar Manan

Dia berharap, kelompok pengajian yang beranggotakan 40 orang itu bisa berkunjung tempat-tempat bersejarah lainnya yang ada di luar daerah, bahkan negara-negara muslim lainya seperti Mesir dan Mekkah InsyaAllah. Harapnya

"InsyaAllah, kedepannya lebih baik lagi, dan membawa kami semua berkunjung ke tempat-tempat bersejarah untuk umat muslim, dan semoga kita diberi kesehatan dan umur panjang serta rezeki berlimpah" imbuhnya. 

Redaksi II

SEMMI Cabang Bima Kecam Sikap Kapolda NTB, Desak Evaluasi Total atas Penunjukan PLH Kapolres Bima Kota


Ketua SEMMI Cabang Bima, Hairul.

Bima, Media Dinamika Glibal.Id_Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Bima dengan tegas mengecam sikap Kapolda NTB yang dinilai tidak sensitif terhadap krisis kepercayaan publik akibat mencuatnya persoalan yang menyeret Pelaksana Harian (PLH) Kapolres Bima Kota.

Ketua SEMMI Cabang Bima, Hairul, yang akrab disapa Bung Irul, menegaskan bahwa penunjukan seorang pejabat yang memiliki rekam jejak bermasalah—sebagaimana diberitakan oleh sejumlah media terkait kasus narkoba saat yang bersangkutan bertugas sebagai Kasat Narkoba di Ternate—merupakan bentuk pengabaian terhadap prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas dalam tubuh institusi kepolisian.

“Kami menilai Kapolda NTB harus bertanggung jawab secara moral dan institusional atas penunjukan PLH Kapolres Bima Kota. Publik berhak bertanya: bagaimana mungkin seseorang yang memiliki sejarah kelam dalam isu narkoba justru diberi kepercayaan menduduki jabatan strategis di daerah yang sedang berjuang keras melawan peredaran narkotika?” tegas Bung Irul.pada siaran persnya pada hari sabtu (14/02/26).

Menurut SEMMI Cabang Bima, persoalan ini bukan sekadar isu personal, melainkan menyangkut marwah institusi dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Dalam banyak pemberitaan nasional, kita menyaksikan bagaimana kasus narkoba kerap melibatkan oknum aparat. Hal ini seharusnya menjadi alarm keras bagi pimpinan kepolisian untuk lebih selektif, transparan, dan bertanggung jawab dalam menempatkan pejabat di posisi strategis.

“Kalau penunjukan pejabat saja tidak mempertimbangkan rekam jejak secara serius, lalu bagaimana masyarakat bisa percaya bahwa perang melawan narkoba benar-benar dijalankan dengan tulus? Jangan sampai komitmen pemberantasan narkoba hanya menjadi slogan kosong tanpa keberanian membersihkan institusi dari dalam,” lanjut Bung Irul.

SEMMI Cabang Bima juga menilai bahwa sikap Kapolda NTB yang terkesan membiarkan polemik ini berlarut-larut justru memperkuat kesan adanya pembiaran dan krisis kepemimpinan. Dalam negara hukum, setiap pejabat publik harus siap dievaluasi, terlebih ketika muncul kontroversi yang menyangkut integritas dan rekam jejak.

“Kami tidak sedang menghakimi, tetapi kami menuntut evaluasi terbuka dan objektif. Jika memang tidak ada masalah, buktikan secara transparan kepada publik. Namun jika ada catatan buruk di masa lalu, maka sudah sepatutnya Kapolda NTB segera mencabut penunjukan tersebut dan melakukan pembenahan serius,” tegasnya.

Lebih jauh, SEMMI Cabang Bima mengingatkan bahwa wilayah Bima dan NTB secara umum masih menghadapi ancaman serius peredaran narkoba. Dalam kondisi seperti ini, kepolisian seharusnya dipimpin oleh figur yang bersih, kredibel, dan tidak meninggalkan ruang sedikit pun bagi keraguan publik.

“Kami tidak ingin penegakan hukum di daerah ini dipimpin oleh sosok yang justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Ini soal masa depan generasi muda, ini soal keselamatan sosial, dan ini soal kepercayaan publik terhadap negara,” ujar Bung Irul.

Atas dasar itu, SEMMI Cabang Bima menyampaikan tuntutan sebagai berikut:

1. Mendesak Kapolda NTB segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penunjukan PLH Kapolres Bima Kota.

2. Menuntut transparansi kepada publik terkait rekam jejak dan proses penunjukan pejabat tersebut.

3. Meminta Kapolda NTB menunjukkan komitmen nyata dalam pemberantasan narkoba dengan memastikan hanya figur berintegritas yang menduduki jabatan strategis.

4. Mengingatkan bahwa apabila tuntutan ini diabaikan, SEMMI Cabang Bima siap menggalang konsolidasi gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil untuk menuntut akuntabilitas lebih lanjut.

“Jangan korbankan kepercayaan publik hanya demi melindungi segelintir orang. Institusi kepolisian harus dibersihkan dari bayang-bayang masa lalu yang kelam, jika benar-benar ingin dipercaya memimpin perang melawan narkoba,” tutup Bung Irul.(*)

Sambut Ramadhan 1447 H, Dapur MBG UD Lilis Cake & Bakery Sape Gelar Doa Bersama


Sape, Bima, NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dapur MBG UD Lilis Cake & Bakery  yang berlokasi di Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima,NTB menggelar doa bersama pada Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh rangkaian ibadah di bulan Ramadhan nanti dapat berjalan lancar dan penuh berkah.

Acara doa bersama ini diikuti oleh pemilik Dapur, serta seluruh karyawan. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat kekeluargaan yang selama ini terjalin di lingkungan kerja.

Turut Hadir juga dalam acara Do,a ini Camat Sape Bapak Muhamad Akbar,SP.M.Si, petugas SPPG UD Lilis Cake & Bakery, serta warga sekitar dapur yang berlokasi di Desa Naru, Sape.



Kehadiran para tamu semakin menambah semarak dan kehangatan doa bersama ini, Selain sebagai momen spiritual, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarpegawai. Manajemen berharap, melalui doa bersama ini, Dapur MBG UD Lilis Cake & Bakery dapat terus maju, diberikan kelancaran usaha, serta mampu menghadirkan pelayanan dan produk terbaik kepada masyarakat. 

Dengan kegiatan ini, seluruh karyawan diharapkan dapat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih, semangat baru, dan komitmen untuk meningkatkan kualitas kerja serta pelayanan.

(Team.MDG.03)

Mahasiswa Universitas Nggusuwaru Ikuti Seminar Nasional “Menjadi Mahasiswa Berprestasi” di STKIP Taman Siswa Bima



Bima. Media Dinamika Global.Id_Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Menjadi Mahasiswa Berprestasi” yang dilaksanakan pada Senin–Selasa, 9–10 Februari 2026 bertempat di Gedung Auditorium Sudirman, STKIP Taman Siswa Bima 

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Caraka Putra Bhakti, S.Pd., M.Pd., Reviewer Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk bidang Organisasi Kemahasiswaan serta Reviewer Mahasiswa Berprestasi. Seminar nasional ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa dan dosen pembimbing akademik mengenai strategi pengembangan prestasi akademik maupun non-akademik, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemahasiswaan di lingkungan perguruan tinggi swasta wilayah Bima–Dompu.

Dalam kegiatan tersebut, Universitas Nggusuwaru mengutus lima (5) orang mahasiswa untuk mengikuti sesi mahasiswa pada Selasa, 10 Februari 2026, yang didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Akademik, Anggar Putra, S.H., M.H., C.LA. Kehadiran delegasi Universitas Nggusuwaru merupakan bentuk komitmen institusi dalam mendorong budaya prestasi, kompetisi sehat, serta penguatan kapasitas mahasiswa sebagai insan akademik yang unggul dan berdaya saing.

Selain mahasiswa, seminar ini juga diikuti oleh para Dosen Pembimbing Akademik (PA) dari berbagai perguruan tinggi swasta se-Bima dan Dompu pada sesi khusus dosen yang dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026. Sinergi antara dosen PA dan mahasiswa diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembinaan prestasi yang berkelanjutan dan terukur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa peserta memperoleh wawasan strategis mengenai peta prestasi nasional, mekanisme seleksi mahasiswa berprestasi, serta penguatan soft skills dan kepemimpinan. Sementara itu, dosen pembimbing akademik diharapkan dapat mengoptimalkan peran pendampingan secara sistematis dan berorientasi pada capaian prestasi mahasiswa.

STKIP Taman Siswa Bima sebagai tuan rumah menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh perguruan tinggi undangan, termasuk Universitas Nggusuwaru, serta berharap kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan dalam peningkatan mutu kemahasiswaan di wilayah Bima dan Dompu.(Ady/Mdg)

Babinsa Nggelu Kec.Lambu Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Putus Akibat Hujan Deras


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 14 Februari 2026 – Anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape Kodim 1608/Bima, Babinsa Desa Nggelu melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat untuk memperbaiki jalan yang terputus akibat hujan deras, Sabtu (14/2/2026) pagi.




Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 Wita tersebut dilaksanakan di Jalan Lintas Desa Sumi dan Desa Nggelu, tepatnya di So oi Fo'o, Desa Nggelu, Kecamatan Lambu. Aksi gotong royong ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kerusakan jalan yang menghambat akses transportasi warga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Nggelu, Babinsa Desa Nggelu, Ketua BPD beserta anggota, para kepala dusun Desa Nggelu, Ketua RT/RW, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh masyarakat Desa Nggelu.

Babinsa Desa Nggelu dari Koramil 1608-03/Sape menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mengatasi kesulitan warga di wilayah binaan, khususnya dalam menjaga akses jalan tetap dapat digunakan.

“Melalui gotong royong ini, diharapkan akses transportasi warga kembali lancar sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Perbaikan jalan dilakukan secara manual dengan membersihkan material longsoran serta menimbun bagian jalan yang tergerus air hujan. Kegiatan berakhir pada pukul 11.20 Wita dalam keadaan aman, lancar, dan tertib.

Kegiatan ini juga dilaporkan kepada Komando Atas sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas, dengan tembusan kepada Kasdim 1608/Bima dan para Pasi Dim 1608/Bima.

(Team.MDG.03)

BEM UM Bima Tolak Plh Kapolres Bima Kota, Soroti Rekam Jejaknya.

   Ketua BEM UM Bima, Mufti Alhikmatiar


Kota Bima, Media Dinamika Glibal.Id_ Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima (BEM UM Bima) secara terbuka menyatakan penolakan terhadap penunjukan AKBP Catur Erwin Setiawan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Bima Kota. Penunjukan tersebut dilakukan oleh Polda Nusa Tenggara Barat dan menuai polemik di tengah masyarakat.

Ketua BEM UM Bima, Mufti Alhikmatiar, menegaskan bahwa keputusan tersebut dinilai tidak sensitif terhadap situasi sosial di Bima yang saat ini tengah menghadapi persoalan serius terkait peredaran narkotika. Menurutnya, figur pimpinan kepolisian di daerah seharusnya memiliki rekam jejak yang bersih dan mampu memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Di tengah maraknya kasus keterlibatan oknum aparat dalam peredaran narkoba di wilayah Bima, penunjukan ini justru memperbesar mosi tidak percaya masyarakat,” tegas Mufti.

BEM UM Bima menyoroti adanya riwayat pelanggaran disiplin yang pernah dikaitkan dengan dugaan penyalahgunaan narkoba. Mereka menilai, meskipun setiap individu memiliki hak untuk memperbaiki diri, jabatan strategis seperti Kapolres menuntut standar integritas yang tinggi dan tanpa catatan kontroversial.

Menurut BEM, kebijakan ini memunculkan tanda tanya besar di ruang publik: apakah penunjukan tersebut akan membawa pembenahan institusi atau justru memperkeruh situasi? Mereka menilai, narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan generasi muda dan menjadi musuh bersama bangsa. Karena itu, figur yang memimpin penegakan hukum di wilayah Bima harus menjadi simbol ketegasan dan keteladanan.

Secara tegas, BEM UM Bima mendesak Polda Nusa Tenggara Barat untuk mengevaluasi dan mencopot AKBP Catur Erwin Setiawan dari jabatan Plh Kapolres Bima Kota. Mereka juga meminta adanya keterbukaan informasi kepada publik terkait proses penunjukan tersebut.

“Kepercayaan publik adalah fondasi utama institusi penegak hukum. Jika sejak awal sudah menuai penolakan luas, maka evaluasi adalah langkah bijak,” tutup Mufti.(*)

Dua Anggota TNI Koramil 1608-03/Sape Ikut Gabung Pencarian Korban Hanyut Banjir di Desa Hidirasa


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global .id – Dua anggota TNI dari Koramil 1608-03/Sape turut bergabung dalam tim pencarian korban hanyut akibat banjir di Sungai Wadu Na’e, Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Upaya pencarian yang memasuki hari ketiga itu akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (14/2/2026).

Korban diketahui bernama Weli (70), seorang petani yang merupakan warga RT 01/RW 01 Dusun Mangge Dalam, Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Ia dilaporkan hanyut terseret arus sungai pada Kamis (12/2/2026) saat debit air meningkat.




Proses pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI sebanyak 2 personel, Polri 3 personel, Basarnas Kabupaten Bima 6 personel, Tagana 12 personel, Damkar 5 personel, Satpol PP 2 personel, BPBD 4 personel, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Pencarian dimulai kembali pada pukul 07.30 WITA dengan menyisir area hulu sungai hingga Dam Sumi menggunakan dua unit perahu karet milik Basarnas Kabupaten Bima. Sekitar pukul 10.30 WITA, tim gabungan berhasil menemukan korban di area bendungan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah kemudian dievakuasi pada pukul 10.50 WITA menggunakan mobil Basarnas menuju rumah duka di Dusun Mangge Dalam. Pada pukul 11.10 WITA, jenazah tiba dan disambut oleh pihak keluarga.

Hingga pukul 12.00 WITA, situasi di Desa Hidirasa terpantau aman dan kondusif. Jenazah telah disemayamkan di rumah duka dan direncanakan dimakamkan pada sore hari.

Keterlibatan dua anggota TNI Koramil 1608-03/Sape dalam operasi pencarian ini menjadi bagian dari wujud sinergitas TNI bersama instansi terkait dan masyarakat dalam misi kemanusiaan. Pihak terkait juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim hujan atau ketika debit air meningkat, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

(Team.MDG.03)

Workshop Tata Kelola Jurnal Ilmiah Bahas Strategi Persiapan Akreditasi SINTA



Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.- Upaya peningkatan mutu pengelolaan jurnal ilmiah terus diperkuat melalui kegiatan Workshop Tata Kelola Jurnal: Penyiapan Akreditasi Jurnal ke SINTA yang digelar pada Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 14.00 WIB dan diikuti oleh pengelola jurnal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penerbitan di Indonesia.

Workshop menghadirkan dua narasumber nasional, yakni Prof. Ismail Suardi Wekke, Ph.D., dan Dr. Muh. Barid Nizarudin Wajdi. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis bagi para dosen dan pengelola jurnal dalam menghadapi tantangan akreditasi SINTA yang kian kompetitif.

Dalam pemaparannya, Dr. Muh. Barid Nizarudin Wajdi menekankan bahwa pengelolaan jurnal ilmiah harus dilakukan secara profesional dan berbasis keilmuan yang jelas. Menurutnya, susunan editor dan pengelola jurnal wajib berasal dari bidang keahlian yang relevan dengan fokus dan ruang lingkup jurnal. Selain itu, jurnal juga perlu memiliki personal branding yang kuat agar mudah dikenali dan dipercaya oleh komunitas akademik.

Ia menjelaskan bahwa filosofi akreditasi jurnal bertumpu pada tiga pilar utama, yakni legalitas dan diversitas, kualitas substansi artikel, serta manajemen workflow jurnal. “Fokus jurnal harus satu dan konsisten. Di samping itu, jurnal perlu memiliki ekosistem yang utuh, mulai dari penulis, editor, mitra bestari, hingga rekam jejak korespondensi dan revisi artikel melalui sistem OJS,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. Ismail Suardi Wekke dalam sambutan pembuka menyampaikan bahwa workshop ini dirancang sebagai agenda rutin yang akan dilaksanakan setiap hari Jumat. Ia menilai kegiatan semacam ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menjadi sarana pendampingan konkret bagi para pengelola jurnal dalam meningkatkan peringkat akreditasi.

Menurut Prof. Ismail, tantangan akreditasi SINTA ke depan semakin tinggi dan menuntut pengelolaan jurnal yang lebih profesional. Hal tersebut mencakup pengelolaan OJS yang tertib, kepemilikan DOI yang aktif, serta keberagaman dan kualitas mitra bestari. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat diperlukan, khususnya bagi dosen dan pengelola jurnal ilmiah di perguruan tinggi.

Workshop ini dipandu oleh moderator Kiki Afriani Putri, mahasiswi Program Magister UIN Raden Mas Said Surakarta, yang mengarahkan diskusi secara interaktif dan sistematis.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah kampus dan lembaga mitra, antara lain STIT Al-Chaeriyah Mamuju, STIT Sunan Giri Bima, IAI Rawa Aopa Konawe, STEBI Al-Muhsin Yogyakarta, Unismuh Barru, UNAIM Yapis Wamena, STAI Nusantara Aceh, STAI DDI Maros, STAI DDI Pangkep, STAI Kuala Kapuas, Universitas Ma'arif Lampung, STIU Darul Hikmah, IAIDU Asahan, STES Tunas Kelapa, Maestro Academy, ATHA Publishing Globalindo, Malaqbi, Al Asri Publisher, Rumakayoe, serta STEBI Yogyakarta.

Melalui workshop ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata kelola jurnal ilmiah serta kesiapan teknis dan strategis dalam menghadapi proses akreditasi SINTA secara berkelanjutan.