Media Dinamika Global

Selasa, 04 Agustus 2026

H. M. Aminurlah Siap Pimpin PAN NTB, Target Bangun Kantor Permanen dalam Setahun

H. Muhamad Aminurlah, (Ist/Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global - Kontestasi menuju kursi Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menghangat pasca lowongnya jabatan ketua definitif menyusul pemberhentian mantan Ketua DPW PAN NTB, Lalu Ahmad Zaini, yang kini tersandung perkara hukum setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPК. Hingga kini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN belum menunjuk kepengurusan baru maupun pelaksana tugas (Plt) untuk memimpin roda organisasi di tingkat provinsi. 

Kondisi tersebut dinilai membuat konsolidasi partai belum berjalan optimal menjelang berbagai agenda politik ke depan.

Salah satu nama yang santer disebut sebagai kandidat kuat adalah Wakil Ketua DPW PAN NTB, H. Muhamad Aminurlah, politisi senior yang akrab disapa Haji Maman. Saat ini ia juga menjabat sebagai anggota DPRD NTB dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang meliputi Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu.

Rekam jejak Haji Maman di PAN terbilang panjang. Ia pernah menjadi Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, anggota DPRD Kabupaten Bima, hingga menduduki kursi pimpinan DPRD Kabupaten Bima sebelum terpilih menjadi anggota DPRD NTB. Saat dimintai tanggapan mengenai kekosongan kepemimpinan DPW PAN NTB, Haji Maman menegaskan bahwa seluruh keputusan berada di tangan DPP PAN.

"Semua ini sifatnya top down. Keputusan ada di DPP. Kita menunggu bagaimana langkah DPP memperbaiki struktur organisasi ke bawah. Tetapi jangan juga terlalu lama dibiarkan seperti ini. Harusnya DPP segera menunjuk Plt agar konsolidasi partai bisa berjalan," ujarnya. Menurutnya, sosok yang layak memimpin PAN NTB ke depan harus memiliki integritas, rekam jejak organisasi yang jelas, kemampuan berkomunikasi dengan semua kalangan, serta mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat maupun partai.

Ia bahkan menyoroti belum adanya kantor permanen DPW PAN NTB sebagai pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. "Organisasi besar harus punya kantor yang representatif. Sampai hari ini kantor resmi PAN NTB masih sewa. Itu harus menjadi prioritas," tegasnya. 

Siap jika dipercaya DPP, nama Haji Maman sendiri belakangan masuk dalam bursa calon Ketua DPW PAN NTB. Menanggapi hal tersebut, ia mengaku siap apabila diberikan amanah oleh DPP. "Kalau dikasih amanah oleh DPP, saya siap," katanya singkat.

Tak sekadar menyatakan kesiapan, Haji Maman juga memasang target ambisius apabila dipercaya memimpin PAN NTB. Salah satunya adalah membangun kantor permanen DPW PAN. "Kalau diberi amanah, itu menjadi prioritas pertama.

"Saya optimistis dalam waktu satu tahun kantor DPW PAN NTB sudah bisa berdiri," ujarnya. 

Ia menegaskan, pembangunan kantor bukan sekadar simbol, melainkan bukti nyata keseriusan membangun organisasi. Selain pembenahan internal, Haji Maman juga menyoroti perlunya memperkuat basis PAN di Pulau Lombok. Menurutnya, selama ini kekuatan PAN lebih terkonsentrasi di wilayah Pulau Sumbawa, khususnya Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Dompu.

Strategi yang akan ditempuh, kata dia, adalah melakukan konsolidasi hingga tingkat daerah, merekrut kader-kader yang memiliki kapasitas dan integritas, serta membuka ruang bagi tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh positif. 

"Kita harus melihat orang-orang yang memang punya kapasitas dan rekam jejak, bukan sekadar yang pandai mencari muka. Organisasi harus diisi oleh kader yang benar-benar bekerja," tegasnya. 

Ia juga menilai pendekatan kepada masyarakat harus menjadi karakter utama kepemimpinan PAN ke depan. "Kekuasaan itu jangan hanya diamankan, tetapi harus diamalkan. Jabatan harus menjadi ladang pengabdian untuk masyarakat dan organisasi," ucapnya

Meski optimistis mampu membawa PAN NTB menjadi lebih besar, Haji Maman menegaskan dirinya tidak sedang meminta jabatan. "Saya tidak meminta jabatan. Kalau dipercaya, Alhamdulillah. Yang penting saya bisa memberikan kontribusi nyata untuk membesarkan PAN dan memberi manfaat bagi organisasi," pungkasnya.

Redaksi |

Babinsa Rasabou Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Ajak Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 4 Agustus 2026 – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Selasa (4/8) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut bertujuan memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, khususnya di Desa Rasabou. Patroli melibatkan dua personel Koramil, tiga aparat desa, serta enam warga masyarakat.

Sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya para pemuda. Selain melakukan pemantauan situasi wilayah, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Babinsa mengingatkan warga untuk menghindari perselisihan yang dapat berujung pada perkelahian, terutama yang dipicu oleh konsumsi minuman keras dan ketidakmampuan mengendalikan emosi. Masyarakat juga diimbau agar tertib dalam berlalu lintas dan tidak berkendara secara ugal-ugalan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.



Patroli dimulai dengan keberangkatan personel Koramil menuju Desa Rasabou pada pukul 20.05 WITA. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemantauan wilayah dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan hingga berakhir pada pukul 21.10 WITA.

Seluruh rangkaian patroli berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Koramil 1608-03/Sape berharap kegiatan patroli rutin bersama masyarakat dapat terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.(Team.MDG.03)

Jabat Ketua DPC, Lima Bupati di Sulsel Resmi Gabung Gerindra


Pengukuhan sekaligus penyerahan SK kepada 7 ketua DPC Partai Gerindra yang baru di Sulsel dalam kegiatan Rakorda DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan di Upper Hills, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Selasa (4/8/2026). 

MAKASSAR, Media Dinamika Global.id. – Kekuatan Partai Gerindra di Sulawesi Selatan resmi bertambah dengan bergabungnya kepala daerah sebagai kader baru. Kelima kepala daerah tersebut resmi didaulat menakhodai DPC Partai Gerindra di wilayahnya masing-masing.

Mereka adalah Bupati Enrekang Muh Yusuf Ritangnga, Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali, Bupati Sinjai Ratnawati Arif, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, serta Bupati Wajo Andi Rosman.

Pengukuhan sekaligus penyerahan SK dilakukan dalam kegiatan Rakorda DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan di Upper Hills, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Selasa (4/8/2026). Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyerahkan langsung SK tersebut didampingi oleh Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras.

Selain lima bupati tersebut, Dasco juga mengukuhkan Anggota DPR RI Unru Baso sebagai Ketua DPC Gerindra Luwu Timur dan Trisal Tahir sebagai Ketua DPC Gerindra Palopo.

Sebelum bergabung dengan Gerindra, Yusuf Ritangnga diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai NasDem Enrekang. Sementara itu, Natsir Ali adalah mantan kader Partai Golkar.

Usai penyerahan SK, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut bertambahnya amunisi baru tersebut bakal semakin memperkuat kekuatan partai besutan Prabowo Subianto itu di Sulsel.

“Saya pikir pengurus baru dengan semangat baru tentunya di Sulawesi Selatan. Tentu akan terjadi perkembangan yang signifikan untuk kemajuan Partai Gerindra kedepannya,” kata Sufmi Dasco.

Penguatan struktural partai ini katanya, dilakukan untuk persiapan menyongsong Pemilu 2029. Termasuk persiapan mendukung Prabowo Subianto sebagai presiden dua periode.

“Ini tentu persiapan apapun itu, termasuk pemenangan untuk Partai Gerindra tahun 2029 dan rencana-rencana lainnya,” demikian Sufmi Dasco. (Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli "Kongkow-Kongkow", Ajak Warga Jaga Keamanan Lingkungan


Sape.Bima.NTB.Media.Dinamika Global.id 4 Agustus 2026 – Sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial melalui program Kongkow-Kongkow di desa binaan masing-masing, Selasa (4/8) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).




Di Desa Buncu, sekitar pukul 20.10 WITA, Babinsa Serka Khaeruddin menggelar dialog bersama warga dan para remaja. Dalam kesempatan itu, ia mengajak generasi muda untuk membiasakan perilaku hidup yang positif dengan mengurangi aktivitas keluar malam yang tidak perlu. Ia mendorong para remaja memanfaatkan waktu malam untuk beribadah, membaca Al-Qur'an, maupun belajar.

Selain itu, Serka Khaeruddin mengingatkan warga agar menjauhi minuman keras, narkoba, perjudian, dan berbagai bentuk pelanggaran hukum lainnya. Menurutnya, banyak permasalahan sosial berawal dari penyalahgunaan minuman keras. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila terjadi persoalan, melainkan segera melaporkannya kepada aparat berwenang.

Sementara itu, di Desa Sangga, pukul 20.40 WITA, Babinsa Serka Jamaluddin melaksanakan patroli Kongkow-Kongkow bersama warga. Dalam dialog tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi maupun saat bercanda agar tidak memicu kesalahpahaman yang berujung pada konflik. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan kampung dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum.

Kegiatan serupa dilakukan Serda Abdul Hafid di Desa Rasabou pada pukul 20.50 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta mengingatkan warga agar tidak main hakim sendiri apabila menghadapi suatu permasalahan.

Di Desa Lanta Barat, sekitar pukul 21.10 WITA, Babinsa Serka Sahlan memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau masyarakat agar mengaktifkan patroli malam secara bergiliran sebagai upaya mencegah tindak kriminalitas, seperti pencurian dan gangguan keamanan lainnya. Warga juga diminta segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban kepada aparat berwenang.

Melalui kegiatan Kongkow-Kongkow tersebut, Koramil 1608-03/Sape berharap sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Prof. Sufmi Dasco Ahmad Kukuhkan Bupati Enrekang Sebagai Ketua DPC


MAKASSAR, Media Dinamika Global.id.– Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Enrekang. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan di UpperHills Convention Hall, Makassar, Selasa (4/8/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi Partai Gerindra di Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan itu, DPP Partai Gerindra juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada sejumlah ketua DPC dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Selain Yusuf Ritangnga, sejumlah kepala daerah lainnya turut menerima mandat memimpin DPC Partai Gerindra di daerah masing-masing. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan struktur partai hingga ke tingkat kabupaten dan kota sebagai persiapan menghadapi agenda organisasi dan politik ke depan.

Dalam sambutannya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menekankan pentingnya memperkuat soliditas organisasi serta membangun kepengurusan yang mampu hadir di tengah masyarakat. Ia juga meminta seluruh pengurus yang baru dikukuhkan menjaga kekompakan dan bekerja untuk kepentingan rakyat.

Bagi Yusuf Ritangnga, amanah sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Enrekang menjadi kepercayaan baru di tengah tugasnya sebagai Bupati Enrekang. Dengan kepengurusan baru tersebut, diharapkan konsolidasi Partai Gerindra di Kabupaten Enrekang semakin solid dan mampu memperkuat sinergi dengan masyarakat.

Rakorda DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan turut dihadiri jajaran pengurus DPP, pengurus DPD Gerindra Sulsel, anggota Fraksi Gerindra, para kepala daerah, serta pengurus DPC Partai Gerindra dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. (Sekjend MDG)

Canangkan Desa TAPIS Dan Luncurkan Sekolah Lansia Di Kampung Rukti Endah, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pembangunan SDM Dimulai Dari Desa.


Lampung Tengah - Mediadinamikaglobal.Id || Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, mencanangkan Program Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Kampung Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa 04 Agustus 2026.

Pada kesempatan tersebut, Batin Wulan juga meluncurkan 14 Sekolah Lansia "Luna Maya" (Lanjut Usia Tapi Masih Berdaya) di Kecamatan Seputih Raman sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup lanjut usia agar tetap sehat, aktif, produktif, dan bahagia.

Program Desa TAPIS merupakan program pembinaan TP PKK Provinsi Lampung yang berfokus pada pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Melalui program ini, TP PKK mendorong desa mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari keluarga.

Dalam sambutannya, Batin Wulan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui keluarga.

"Kemajuan suatu kampung, kabupaten, maupun daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan jalan atau sektor pertanian saja. Yang paling penting adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Jika SDM kita unggul dan berkarakter, insyaallah Lampung Tengah akan menjadi daerah yang semakin maju," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pencanangan Desa TAPIS harus menjadi awal pembinaan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, pendampingan dan evaluasi dari seluruh tingkatan PKK perlu terus dilakukan agar Kampung Rukti Endah dapat berkembang menjadi desa percontohan.

"Saya yakin Kampung TAPIS Rukti Endah akan berkembang menjadi desa percontohan yang mampu menginspirasi desa-desa lainnya di Provinsi Lampung," katanya.

Dalam rangkaian kegiatan, Batin Wulan menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung tersebut meliputi empat unit mesin jahit untuk mendukung Usaha Ekonomi Produktif (UEP), oven usaha, bantuan penanganan stunting, alat bantu bagi penyandang disabilitas, 100 bibit cabai untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, beasiswa bagi hafiz Al-Qur'an, serta paket sembako.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan semakin menambah semangat, lebih sejahtera, sukses, dan sehat selalu," ujarnya.

Selain itu, Batin Wulan memberikan pembinaan kepada kader PKK dengan mengajak mereka memanfaatkan potensi di sekitar rumah, termasuk mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dan Pupuk Hayati Cair (PHC). Menurutnya, pemanfaatan PHC tidak hanya mendukung pertanian yang ramah lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas hasil panen dan kesejahteraan petani.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan stunting melalui edukasi gizi bagi ibu hamil dan calon ibu, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta penguatan peran kader PKK dalam memantau sanitasi, ketersediaan air bersih, ventilasi rumah, dan kondisi lingkungan yang sehat.

Sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung, Batin Wulan turut mengunjungi perpustakaan keliling di SDN 1 Rukti Endah. Ia menyapa para siswa yang sedang membaca sekaligus menyerahkan bantuan buku untuk menambah koleksi bacaan sekolah.

"Hari ini Bunda ingin melihat anak-anak yang gemar membaca. Semakin banyak membaca, semakin banyak ilmu dan wawasan yang akan didapat karena membaca adalah jendela dunia," pesannya.

Batin Wulan juga meninjau kebun kolektif PKK yang ditanami berbagai jenis sayuran dan cabai serta dilengkapi kolam budidaya lele sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.

"Mari kita manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sayuran, atau tanaman pangan lainnya. Selain membantu memenuhi kebutuhan keluarga, hasilnya juga dapat menambah penghasilan," ajaknya.

Selanjutnya, ia meninjau pelayanan Posyandu dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi balita, ibu, dan lansia serta mengapresiasi tenaga kesehatan dan kader Posyandu yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya berpesan agar terus menyosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan dan mengajak masyarakat memanfaatkan program cek kesehatan gratis ini," pesannya kepada tenaga kesehatan. 

Batin Wulan juga mengunjungi bazar UMKM PKK yang menampilkan berbagai produk olahan pangan, minuman tradisional, serta kerajinan tangan hasil karya masyarakat setempat. Ia mengapresiasi kreativitas para pelaku UMKM yang mampu mengolah potensi desa menjadi produk bernilai tambah.

Peluncuran 14 Sekolah Lansia "Luna Maya" menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup lanjut usia melalui pendidikan nonformal yang mendorong para lansia tetap belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan, serta aktif dan produktif. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.249 lansia telah bergabung dalam sekolah-sekolah lansia di Kabupaten Lampung Tengah.

"Melalui Sekolah Lansia, kita berharap para orang tua kita tetap sehat, aktif, produktif, dan bahagia. Mereka memiliki kesempatan untuk terus belajar, bersosialisasi, serta menjaga kualitas hidup secara fisik, mental, dan spiritual," ujar Batin Wulan.

Melalui Program Desa TAPIS dan Sekolah Lansia, TP PKK Provinsi Lampung berharap pembangunan keluarga dapat menjadi fondasi penguatan sumber daya manusia di setiap tahap kehidupan, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, sehingga terwujud masyarakat yang sehat, mandiri, berdaya, dan sejahtera menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas.
(Fs/Red) 

WaliKota, Wakil Walikota Bima Hadiri Lomba Gerak Jalan Indah Tingkat SD/MI dalam Rangka HUT RI ke-81 dan Hari Pramuka ke-65


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, menghadiri pelaksanaan Lomba Gerak Jalan Indah tingkat Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Bima, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, Bunda PAUD Kota Bima Hj. Badrah Ekawati H. A. Rahman, Asisten II Sekretariat Daerah Kota Bima, jajaran pengurus PGRI Kota Bima, serta pengurus Pramuka Kota Bima.

Lomba Gerak Jalan Indah tingkat SD/MI tahun ini diikuti sebanyak 191 regu dari berbagai sekolah di Kota Bima. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan memberikan kesempatan yang optimal bagi seluruh peserta, perlombaan dibagi dalam dua hari.

Pada hari pertama, sebanyak 96 regu mengikuti perlombaan. Peserta berasal dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Asakota, Kecamatan Rasanae Barat, dan sebagian wilayah Kecamatan Mpunda.

Sementara itu, pada hari kedua, lomba diikuti oleh 95 regu yang berasal dari Kecamatan Raba, Kecamatan Rasanae Timur, dan sebagian wilayah Kecamatan Mpunda.

Kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta jajaran Pemerintah Kota Bima menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan yang tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Pramuka, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kedisiplinan, kekompakan, kreativitas, serta rasa cinta tanah air sejak usia dini.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat perjuangan dan nilai-nilai kepramukaan dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda Kota Bima, sekaligus mempererat kebersamaan antara peserta didik, guru, orang tua, dan seluruh masyarakat.

Wakil Wali Kota Lepas Tiga Siswa Kota Bima Calon Paskibraka Tingkat Provinsi NTB 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan, SH, menerima silaturahmi sekaligus melepas siswa-siswi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan mewakili Kota Bima pada seleksi/penugasan tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026. Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Bima dan beliau didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima.

Ketua panita seleksi paskibraka menyampaikan dari 40 peserta yang mengikuti proses seleksi, sebanyak tiga siswa berhasil terpilih untuk mewakili Kota Bima ke tingkat Provinsi NTB. Ketiga siswa tersebut berasal dari dua siswa MAN 2 Kota Bima dan satu siswa SMA Negeri 1 Kota Bima.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan doa dan dukungan kepada para siswa yang telah berhasil melalui proses seleksi dan terpilih mewakili Kota Bima.

"Kami memberikan doa dan dukungan. Selamat kepada anak-anak yang terpilih untuk mewakili Nusa Tenggara Barat. Semoga nantinya dapat kembali terpilih hingga tingkat nasional dan semuanya diijabah oleh Allah SWT," ujar beliau.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan para siswa tersebut merupakan kebanggaan bagi Kota Bima. Menurutnya, mereka tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga menjadi representasi generasi muda Kota Bima di tingkat provinsi.

"Kalian adalah kebanggaan Kota Bima. Kalian merupakan representasi siswa-siswi di Kota Bima.Kami bangga punya kalian dan kalian adalah harapan bagi generasi ke depan,” ungkapnya.

Beliau juga berpesan agar para siswa tidak merasa pesimis ataupun berkecil hati. Ia meminta mereka untuk tetap percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik selama menjalankan tugas dan mengikuti proses seleksi di tingkat Provinsi NTB.

Kepada pihak sekolah dan pendamping, Wakil Walikota juga meminta agar para siswa tidak dibiarkan berjuang sendiri. Pendampingan dinilai penting untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jangan biarkan anak-anak berjuang sendiri. Berikan pendampingan kepada anak-anak kita, jangan sampai hal-hal yang merugikan anak-anak kita terjadi," tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota kembali menyampaikan rasa bangga sekaligus doa atas keberangkatan para calon Paskibraka tersebut.

Sekali lagi saya bangga mengantar keberangkatan anak-anak kita. Semoga diberikan kelancaran dan mampu memberikan yang terbaik untuk Kota Bima dan Nusa Tenggara Barat," tutupnya.(Sekjend MDG)

Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Pramuka ke-65, Wali Kota Bima Hadiri Lomba Gerak Jalan Indah SD/MI se Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima kembali menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pramuka ke-65 dengan menggelar Lomba Gerak Jalan Indah tingkat SD/MI. Selasa(04/08/26). 

Kegiatan yang memasuki hari keempat tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari para peserta maupun masyarakat yang memadati rute perlombaan.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., hadir langsung menyaksikan jalannya perlombaan. Kehadiran Wali Kota didampingi oleh Wakil Bupati Bima, para Staf Ahli, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Bima yang turut mendapat undangan.

Pada hari keempat pelaksanaan, sebanyak 95 regu dari berbagai SD/MI di Kota Bima mengikuti lomba gerak jalan indah. Sebelumnya, pada hari ketiga telah tampil sebanyak 96 regu. Dengan demikian, total peserta yang ambil bagian dalam perlombaan ini mencapai 191 regu dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah se-Kota Bima.

Kehadiran Wali Kota Bima menjadi bentuk dukungan dan apresiasi Pemerintah Kota Bima terhadap semangat generasi muda dalam memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba gerak jalan indah juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kekompakan, kebersamaan, serta semangat nasionalisme sejak usia dini.

Di sepanjang rute perlombaan, para peserta menampilkan barisan yang rapi, gerakan yang kompak, serta berbagai kreasi yang menarik perhatian masyarakat. Sorak-sorai dan dukungan dari para orang tua, guru, dan warga semakin menambah semarak suasana peringatan HUT RI tahun ini.

Pemerintah Kota Bima berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga mampu mempererat rasa persatuan dan kesatuan, menumbuhkan jiwa patriotisme, serta membangun karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan cinta tanah air sesuai dengan semangat perjuangan para pahlawan bangsa.(Sekjend MDG)

Pembebasan Lahan Mulai Bergerak, Pemkot Bima Percepat Normalisasi Sungai Melayu


Kota Bima, Media Dinamika  Kota Bima mGlobal.id.--Pemerintah Memulai mempercepat proses pembebasan lahan untuk mendukung proyek normalisasi Sungai Melayu yang selama ini tertunda akibat persoalan penetapan nilai ganti rugi dan negosiasi dengan warga terdampak. Proyek yang menjadi bagian dari program pengendalian banjir Kota Bima itu didanai melalui kerja sama Japan International Cooperation Agency (JICA).

Percepatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, di ruang kerjanya pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bima, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan, pejabat Dinas PUPR Kota Bima, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Normalisasi Sungai Melayu, Camat Asakota, dan Lurah Jatiwangi.

Feri Sofiyan mengatakan proses inventarisasi lahan tidak boleh menjadi hambatan bagi pelaksanaan proyek yang telah lama dinantikan masyarakat. Ia meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi, terutama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bima, agar tahapan pembebasan lahan dapat segera diselesaikan.

"Inventarisasi lahan jangan menjadi kendala proyek ini. Koordinasi secara intensif dengan Badan Pertanahan Nasional Kota Bima agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan," kata Wakil Wali Kota dalam rapat tersebut.

Menurut pemerintah daerah, pembebasan lahan menjadi salah satu tahapan krusial sebelum pekerjaan fisik normalisasi sungai dapat berjalan optimal. Selama ini, proses tersebut masih terkendala pada kesepakatan nilai ganti rugi dengan warga yang memiliki lahan di sepanjang trase sungai.

Proyek normalisasi Sungai Melayu mencakup tiga kawasan, yakni Jatibaru, Melayu, dan Ule. Pekerjaan fisiknya meliputi pembangunan revetment atau dinding penahan tebing sungai, pemasangan parapet beton, serta pasangan batu pada sejumlah titik yang dinilai rawan. Infrastruktur itu dirancang untuk memperkuat pengamanan bantaran sungai sekaligus mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Pemerintah Kota Bima berharap percepatan pembebasan lahan dapat membuka jalan bagi kelancaran pelaksanaan proyek sehingga manfaat pengendalian banjir dapat segera dirasakan masyarakat di kawasan sepanjang Sungai Melayu.(Sekjend MDG)