Media Dinamika Global

Kamis, 30 Juli 2026

Kalau Sudah Dipegang CV NKRI, Penonton Tinggal Nikmati Konsernya


Dompu, Media Dinamika Global.id.– Menjelang konser Charlie ST12 dalam rangka HUT ASDOM Kabupaten Dompu, berbagai komentar bermunculan di media sosial. Sebagian netizen bahkan meragukan kesiapan dan kualitas penyelenggaraan acara tersebut.

Namun, di balik keraguan itu, banyak yang lupa bahwa aspek teknis konser ditangani oleh CV NKRI, vendor event yang telah dikenal menangani berbagai konser berskala besar di Bima dan Dompu.

CV NKRI dipercaya menangani berbagai kebutuhan utama konser, mulai dari LED Videotron, Sound System, Rigging Stage, Rowing Barricade, Gate Produksi, Kursi Futura, hingga Tenda Sarnafil.

Rekam jejak CV NKRI juga bukan hal baru di dunia event. Vendor tersebut sebelumnya dipercaya menangani sejumlah pertunjukan besar, di antaranya konser PS Symphony yang menghadirkan The Changcuters, Vierratale, serta event besar di Dompu baru-baru ini yang menghadirkan NDX AKA dan Dewa 19, dan lain lain.

Sejumlah acara yang ditangani CV NKRI dikenal berjalan dengan baik dari sisi teknis maupun produksi. Hal itu membuat banyak pihak optimistis konser Charlie ST12 akan berlangsung sesuai harapan.

Panitia pun mengajak masyarakat untuk menilai acara berdasarkan pelaksanaannya nanti, bukan semata-mata dari spekulasi yang berkembang di media sosial & cocoklogi netizen.

Konser Charlie ST12 dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026 di Lapangan GOR Kandai II, Dompu, sebagai puncak perayaan HUT ASDOM Kabupaten Dompu.


Keraguan adalah hal yang wajar. Namun kualitas sebuah acara pada akhirnya dibuktikan oleh kerja di lapangan, bukan oleh komentar di media sosial.(Sekjend MDG)

Amanah dan Harapan, Abdul Salam, S. Pd Resmi Memimpin SDN 2 Maria

Kepala SDN 2 Maria
Abdul Salam, S. Pd

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Abdul Salam, S.Pd. resmi menjabat sebagai Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima. Pelantikan ini menempatkan beliau untuk memikul tanggung jawab memajukan pendidikan di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Lintas Bima–Wawo–Sape Km.17, Desa Maria Utara, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kamis (30/7/2026). 

Setelah dilantik, Abdul Salam menyampaikan rasa syukur sekaligus kesadaran akan besarnya amanah yang dipercayakan kepadanya.

"Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah amanah besar yang harus saya emban. Insyaallah saya akan menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Dengan latar belakang pengalaman dan pemahaman terhadap kondisi pendidikan di daerah, Abdul Salam bertekad melanjutkan hal-hal yang telah berjalan baik sekaligus memperbaiki kekurangan yang ada. Visi ke depannya adalah terciptanya perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam pembelajaran, sarana prasarana, maupun peningkatan kesejahteraan dan kekompakan seluruh warga sekolah.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah merangkul seluruh guru dan staf agar kembali bersatu dan bekerja sama seperti sediakala. Selain itu, komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat serta orang tua siswa akan terus dipererat guna membangun kolaborasi yang harmonis demi kemajuan sekolah.

"Kemajuan sekolah adalah hasil kerja sama seluruh personil di dalamnya. Kepada masyarakat dan orang tua siswa, insyaallah silaturahmi dan komunikasi akan terus saya jalin dan pererat ke depannya. Mari kita bergandengan tangan memajukan SDN 2 Maria menjadi sekolah yang lebih baik lagi," tambahnya.

Abdul Salam berharap dukungan dari semua pihak terus mengalir, sehingga cita-cita melahirkan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia dapat terwujud. (MDG05)  

Seleksi Awal Calon Paskibra Kecamatan Donggo Digelar di SMAN 1 Donggo


Donggo, Media Dinamika Global.id. – Seleksi awal Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) tingkat Kecamatan Donggo dilaksanakan di SMAN 1 Donggo. Kegiatan ini merupakan tahap awal penjaringan calon anggota Paskibra yang berasal dari beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Donggo.




Pada tahap seleksi awal ini, peserta yang mengikuti seleksi berasal dari siswa-siswi SMAN 1 Donggo. Proses penilaian dilakukan langsung oleh dua pelatih dari TNI, yakni Praka Sudirman dan Sertu Syafrudin, dengan didampingi oleh pembina Paskibra SMAN 1 Donggo, Wahyudin, S.Pd. dan Mujakir, S.Pd.




Seleksi ini bertujuan untuk menjaring peserta terbaik yang nantinya akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya bersama siswa-siswi dari SMA dan SMK se-Kecamatan Donggo. Melalui proses seleksi yang bertahap, diharapkan dapat terpilih anggota Paskibra Kecamatan Donggo yang memiliki disiplin, kemampuan fisik yang baik, jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme untuk bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.(Sekjend MDG)

Perpusipda Kota Bima Terima Kunjungan Mahasiswa KKN dari UM Bima dan Mahasiswa KKN Tamsis Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima menerima kunjungan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Bima dan STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima dalam rangka konsultasi mengenai pemanfaatan Koleksi Perpustakaan Digital iBimakota yang akan diterapkan di wilayah pengabdian masing-masing.

Kegiatan konsultasi yang berlangsung di ruang layanan Perpustakaan Daerah Kota Bima ini bertujuan untuk memperkenalkan layanan perpustakaan digital iBimakota sebagai salah satu inovasi pelayanan perpustakaan yang memberikan kemudahan akses terhadap berbagai koleksi bacaan elektronik secara gratis, cepat, dan dapat diakses kapan saja serta di mana saja.

Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai tata cara penggunaan aplikasi iBimakota, proses pendaftaran anggota perpustakaan digital, pencarian koleksi buku elektronik (e-book), hingga pemanfaatan berbagai fitur yang tersedia sebagai sumber referensi dalam pelaksanaan program kerja KKN.

Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima juga mendorong para mahasiswa agar dapat menjadi agen literasi di tengah masyarakat dengan mengenalkan aplikasi iBimakota kepada pelajar, mahasiswa, guru, perangkat kelurahan, serta masyarakat umum di lokasi KKN. Melalui upaya ini diharapkan budaya membaca dan literasi digital semakin berkembang serta mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima menyampaikan bahwa perpustakaan digital merupakan solusi layanan informasi di era transformasi digital. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan menjadi mitra strategis dalam menyosialisasikan pemanfaatan koleksi digital sehingga masyarakat dapat memperoleh akses informasi dan pengetahuan secara lebih mudah.

Melalui kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima dan STKIP Tamsis Bima, diharapkan pemanfaatan Koleksi Perpustakaan Digital iBimakota semakin optimal dan mampu mendukung peningkatan literasi masyarakat di wilayah Kota Bima maupun daerah pengabdian mahasiswa selama pelaksanaan KKN.(Sekjend MDG)

Dugaan Kecurangan Timses Bedah Rumah (BSPS) di Lapangan


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dugaan kecurangan dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah melibatkan masalah salah sasaran, penyelewengan data oleh oknum tenaga lapangan, serta belum disalurkannya hak kepada warga masyarakat kota bima dan masyarakat luas Kabupaten Bima yang berhak menerima. Temuan Kecurangan di Lapangan Rumah Mewah 

1. Penerima Bantuan: 

Ditemukan kasus di Nusa Tenggara Barat (NTB) di mana rumah mewah berukuran besar justru tercatat menerima dana BSPS, warga kota bima dan masyarakat kabupaten bima seperti di desa Doridungga Kecamatan Donggo,dan Kecamatan soromandi harus memicu protes dan penyegelan kantor desa/ kelurahan.

2. Keterlibatan Oknum Fasilitator:

 Kecurangan diduga kuat dilakukan oleh oknum Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang memasukkan keluarga atau kerabatnya sendiri yang tidak memenuhi syarat kriteria penerima bantuan.

3. Indikasi Korupsi Anggaran: 

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) juga menyoroti adanya temuan indikasi penyalahgunaan anggaran proyek bedah rumah di wilayah lain seperti kota bima dan kabupaten bima.

4. Langkah Penanganan dan PengawasanTeguran dan Evaluasi: 

Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan teguran keras kepada jajaran kepala balai dan meminta audit data agar penyaluran tepat sasaran. 

5. Proses Hukum: Kasus penyalahgunaan dan penyelewengan dana atau data bantuan ini didorong untuk dibawa ke ranah penegakan hukum agar memberikan efek jerat.

Penulis: Sekjend MDG


Ketua PMI Provinsi Lampung Wulan Sari, Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan Masa Bakti 2026-2031, Tekankan Pengabdian Kemanusiaan.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melantik Pengurus PMI Kabupaten Lampung Selatan Masa Bakti 2026-2031 di Ballroom Rumah Makan Begadang III, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis 30 Juli 2026.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang turut dimeriahkan dengan kegiatan donor darah.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, resmi dilantik sebagai Ketua PMI Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua PMI Provinsi Lampung Wulan Mirza menegaskan prosesi pelantikan ini merupakan awal dari perjalanan panjang dalam mengemban amanah kemanusiaan yang sangat mulia. 

"Tugas sesungguhnya dimulai setelah kita meninggalkan ruangan ini, yaitu memberikan pelayanan terbaik, menghadirkan pertolongan, serta menebarkan kasih sayang kepada sesama manusia," ujar Wulan Mirza.

Ia meyakini bahwa tugas kemanusiaan akan terasa ringan apabila dijalankan dengan hati yang tulus. Menurutnya, setiap manusia telah dianugerahi rasa kasih sayang, kepedulian, dan semangat untuk saling menolong, yang menjadi fondasi utama dalam setiap gerakan PMI.

"Karena itu, seluruh pengurus PMI Kabupaten Lampung Selatan untuk menjaga amanah yang telah diberikan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian," katanya.

Wulan mengingatkan bahwa komitmen yang telah diikrarkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata selama menjalankan organisasi. 

"Keikhlasan merupakan landasan utama agar setiap pengabdian memberikan manfaat kepada masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wulan Mirza meminta seluruh pengurus memperkuat konsolidasi internal dengan membangun organisasi yang solid, efektif, serta menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik bersama seluruh mitra kerja. 

Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan Tujuh Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian.

Selain itu, kesiapsiagaan menghadapi bencana harus menjadi prioritas. Ia mendorong penguatan kapasitas relawan melalui pelatihan, simulasi, serta penyediaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

Ia juga mengingatkan arahan Ketua Umum PMI agar seluruh jajaran PMI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota mampu merespons setiap kejadian bencana secara cepat. 

Targetnya, PMI hadir di lokasi terdampak dalam waktu maksimal enam jam setelah bencana terjadi, melalui koordinasi yang kuat antara pengurus, relawan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Di bidang pelayanan kesehatan, Wulan Mirza menekankan pentingnya memperkuat pelayanan donor darah melalui sinergi antara Markas PMI dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Lampung Selatan. 

"Tugas kita adalah memastikan ketersediaan darah sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan dengan cepat dan optimal," katanya.

Pembinaan relawan dan kader muda juga menjadi perhatian. Menurutnya, regenerasi organisasi harus terus diperkuat melalui pengembangan Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), dan Tenaga Sukarela (TSR), termasuk menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan serta satuan pendidikan untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan di kalangan generasi muda.

Wulan Mirza berharap di bawah kepemimpinan PMI Kabupaten Lampung Selatan yang baru, organisasi semakin maju, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia turut mengajak seluruh pengurus membangun hubungan yang harmonis dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat. 

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak akan menjadi kekuatan besar dalam menjalankan program-program kemanusiaan.

"Tujuan utama kita adalah menghadirkan PMI yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. PMI harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, baik dalam pelayanan darah, penanggulangan bencana, bantuan kemanusiaan, maupun pelayanan sosial lainnya," ujarnya.

Terakhir, Ia mengucapkan selamat kepada seluruh Pengurus PMI Kabupaten Lampung Selatan Masa Bakti 2026-2031 yang baru dilantik.

"Semoga dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, kita mampu memberikan pelayanan kemanusiaan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, dan Indonesia," katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung, Muhammad Firsada, mewakili Gubernur Lampung, mengatakan donor darah merupakan bentuk kepedulian sederhana yang memiliki dampak sangat besar bagi keselamatan sesama.

Menurutnya, di balik setiap kantong darah yang tersimpan di Unit Donor Darah PMI terdapat harapan hidup bagi banyak orang, mulai dari ibu yang melahirkan, korban kecelakaan, anak yang menjalani pengobatan, hingga pasien penyakit kronis.

"Setetes darah mungkin tampak sederhana, tetapi nilainya jauh melampaui apa yang dapat kita lihat. Donor darah adalah simbol kepedulian, solidaritas, dan persaudaraan antarsesama," ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru PMI Kabupaten Lampung Selatan mampu menghadirkan berbagai inovasi, meningkatkan jumlah pendonor darah sukarela, memperkuat kesiapsiagaan bencana, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat.

"Sebab ketika budaya saling menolong tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat, sesungguhnya kita sedang membangun daerah yang lebih kuat, lebih sehat, lebih peduli, dan lebih berdaya," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PMI Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin PMI Kabupaten Lampung Selatan.

Menurutnya, amanah tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan pengabdian dan memperkuat pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

"Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, kepedulian, serta komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar Gerakan Palang Merah Indonesia," ujarnya.(Fs/Red) 

Presiden Prabowo Menuju Batang dengan KA Nusantara Explorer, Dukung Inovasi Perkeretaapian dan Pariwisata Nasional


Jawa Tengah, Media Dinamika Global.id.-- Usai meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya menuju Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/07/2026). Berbeda dari biasanya, kali ini Kepala Negara memilih melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api, yakni KA Nusantara Explorer.

Rangkaian KA Nusantara Explorer membawa Presiden bersama rombongan terbatas menyusuri jalur pantai utara Jawa menuju Kabupaten Batang. Sepanjang perjalanan, hamparan sawah, kawasan permukiman, hingga aktivitas masyarakat di sepanjang lintasan menjadi pemandangan yang menemani perjalanan Kepala Negara.

Penggunaan KA Nusantara Explorer memperlihatkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya mengedepankan konektivitas, tetapi juga menawarkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan mampu mendukung pengembangan destinasi wisata di berbagai daerah.

Setibanya di Kabupaten Batang, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri Akad Massal 62 Ribu Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar yang dipusatkan di kawasan Puri Delta City Side Batang. 

Sumber: BPMI Setpres

HUT Ke-27 PP Polri, Gubernur Mirza Ajak PP Polri Perkuat Sinergi Wujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Ir || Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan menuju terwujudnya Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Mirza dalam Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) ke-27 Tahun 2026 di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Kamis 30 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa dari berbagai kunjungan yang dilakukannya ke kabupaten, kecamatan, hingga pelosok desa di Lampung, ia menangkap satu harapan yang sama dari masyarakat, yaitu hadirnya rasa aman dan kesempatan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.

"Masyarakat kita sebenarnya tidak meminta banyak. Mereka hanya ingin pemerintah mampu menghadirkan rasa aman dan membuka lebih banyak harapan," ujarnya.

Menurutnya, rasa aman merupakan fondasi utama pembangunan dimana keamanan akan melahirkan kepercayaan masyarakat, mendorong investasi, menggerakkan perekonomian, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, pengalaman para purnawirawan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk mendukung pembangunan daerah.

Ia menilai, meski telah memasuki masa purna tugas, semangat pengabdian para Bhayangkara tidak pernah berakhir.

"Pangkat boleh berakhir, tetapi saya yakin semangat mengabdi itu tidak pernah selesai. Karena sejak muda Bapak-Ibu telah dididik untuk mencintai negara, ingin negara ini aman, tenteram, dan masyarakatnya terlindungi," ungkapnya.

Gubernur Mirza juga mengajak seluruh keluarga besar PP Polri untuk bersama-sama mendukung visi Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas melalui semangat gotong royong dan kolaborasi.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah berfokus pada peningkatan investasi, penguatan ekonomi desa melalui koperasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan berkeadilan.

Seluruh agenda tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para purnawirawan Polri yang memiliki pengalaman dan jejaring luas di tengah masyarakat.

"Lampung tidak bisa maju sendiri. Kita harus membangun dengan semangat bersama, gotong royong, kolaborasi, dan saling menguatkan," ujarnya.

Gubernur Mirza juga mengingatkan bahwa tantangan saat ini bukan hanya persoalan keamanan konvensional, tetapi juga penyebaran hoaks, provokasi, dan perpecahan di ruang digital.

Untuk itu, ia berharap para purnawirawan tetap hadir sebagai penyejuk dan penjaga persatuan di tengah masyarakat.

"Saya berharap Purnawirawan Polri terus hadir di tengah masyarakat sebagai penyejuk. Pengalaman para purnawirawan akan menjadi bekal berharga dalam membangun kesadaran akan kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat," katanya.

Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh purnawirawan Polri yang tetap memilih mengabdi kepada bangsa meskipun telah menyelesaikan masa dinasnya.

"Bangsa ini tidak hanya dibangun oleh mereka yang masih bertugas. Bangsa ini berdiri kokoh karena mereka yang tetap memilih mengabdi bahkan setelah tugas selesai," tegasnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan masyarakat Lampung, Gubernur Mirza mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-27 kepada seluruh keluarga besar PP Polri.

"Semoga organisasi ini akan semakin solid, semakin bermanfaat, dan terus menjadi wadah pengabdian bagi para insan Bhayangkara yang telah menuntaskan tugas kedinasannya," pungkasnya..

Sementara itu, Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto mengatakan tema HUT ke-27 PP Polri, "Purna Bakti Bukan Akhir Pengabdian, Tegakkan Komitmen dan Perkokoh Sikap Konsistensi PP Polri dalam Mendukung Tugas Polri Presisi",

Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara tidak berhenti ketika memasuki masa pensiun.

Pengalaman, integritas, dan keteladanan para purnawirawan tetap menjadi kekuatan moral yang dibutuhkan untuk mendukung kemajuan institusi Polri maupun kehidupan bermasyarakat.

"Semangat 'Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara' adalah bukti bahwa pengabdian Bapak dan Ibu tidak berkurang sedikit pun, melainkan hadir dalam wujud yang lebih luas dan menyejukkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat," ujarnya.

Sumarto mengajak seluruh keluarga besar PP Polri Daerah Lampung untuk terus menjadi mitra strategis Polda Lampung dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta memberikan teladan bagi generasi penerus Polri.

Ketua PP Polri Daerah Lampung Brigjen Pol. (Purn.) Muhammad Ikhsan mengatakan bahwa para purnawirawan akan terus menjaga komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Pensiun hanyalah masalah administrasi. Namun tanggung jawab moral untuk menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, mendukung stabilitas keamanan, serta mengawal setiap program pembangunan pemerintah daerah adalah kewajiban yang dibawa hingga akhir hayat," ujarnya.

Ikhsan menjelaskan bahwa PP Polri Daerah Lampung saat ini memiliki 2.745 anggota yang tersebar di 15 kabupaten/kota.

Untuk memperkuat pelayanan organisasi, Ikhsan berharap adanya dukungan pembangunan kantor sekretariat permanen yang dapat difungsikan sebagai pusat koordinasi, pelayanan purnawirawan, pembinaan wawasan kebangsaan, serta simbol sinergi antara PP Polri, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Polda Lampung.

Ikhsan menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung dan Kapolda Lampung atas dukungan serta sinergi yang telah terjalin selama ini.

Ia menegaskan komitmen PP Polri untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan mewujudkan Lampung yang aman, maju, dan sejahtera.

"Kami siap berdiri bersama Bapak-Bapak sekalian demi mewujudkan Lampung yang aman, maju, dan sejahtera," pungkasnya.(Fs/Red) 

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Pemusatan Pendidikan Dan Pelatihan Paskibraka Provinsi Lampung Tahun 2026.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Lampung Tahun 2026 pada rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Teknis yang dipimpin Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, di Aula Bhinneka Tunggal Ika Kantor Kesbangpol Provinsi Lampung, Kamis 30 Juli 2026.

Rapat diikuti unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), perangkat daerah terkait, Dinas Kesehatan, Biro Umum, Satpol PP, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, serta perwakilan kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Achmad Saefulloh menegaskan bahwa seluruh persiapan harus dilakukan secara matang agar pelaksanaan Pusdiklat dan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan tertib, aman, dan khidmat. Ia meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, pengamanan, pelayanan kesehatan, dokumentasi, hingga kebutuhan teknis pelatihan.

Menurutnya, Paskibraka bukan sekadar pelaksana upacara kenegaraan, melainkan simbol semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan bangsa.

"Jangan melihat kegiatan ini hanya sebagai sebuah upacara. Di balik setiap prosesi pengibaran bendera terdapat nilai perjuangan, pengorbanan, disiplin, dan kecintaan kepada bangsa yang harus terus diwariskan kepada generasi muda," tegasnya.

Ia juga meminta agar pengelolaan perlengkapan Paskibraka dilakukan sesuai ketentuan administrasi barang milik daerah. Seluruh perlengkapan yang menjadi aset pemerintah tetap harus dijaga dengan baik melalui mekanisme peminjaman sehingga dapat dimanfaatkan kembali pada pelaksanaan kegiatan berikutnya.

Pada aspek pelatihan, Achmad mengingatkan para pelatih untuk memaksimalkan waktu pembinaan mengingat masa pemusatan latihan tahun ini lebih singkat dibanding tahun sebelumnya. Karena itu, strategi latihan harus disusun secara efektif tanpa mengurangi kualitas pembentukan karakter, disiplin, maupun kemampuan teknis para anggota Paskibraka.

Ia juga meminta agar kondisi kesehatan peserta menjadi perhatian utama. Mengingat cuaca yang cenderung panas dan berpotensi memengaruhi stamina peserta, pola latihan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Pada beberapa hari pertama, sebagian materi pembinaan akan dilaksanakan di dalam ruangan sebelum latihan penuh dilakukan di lapangan terbuka.

"Kita tidak ingin memaksakan kondisi fisik peserta. Stamina mereka harus dijaga sehingga mampu mengikuti seluruh tahapan latihan hingga pelaksanaan pengibaran bendera," ujarnya.

Kesbangpol Provinsi Lampung juga menggandeng Dinas Kesehatan beserta rumah sakit mitra untuk memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung. Tim medis, ambulans, obat-obatan, vitamin, hingga pelayanan kesehatan selama masa pemusatan latihan akan disiapkan guna menjamin keselamatan seluruh peserta maupun pelatih.

Selain itu, pengamanan peserta selama berada di penginapan maupun lokasi latihan menjadi perhatian serius. Satpol PP bersama unsur pengamanan lainnya akan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, termasuk pengamanan bendera pusaka menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus.

Di bidang publikasi, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung diminta menyiapkan dokumentasi secara maksimal, baik berupa foto, video, maupun penggunaan wahana udara tanpa awak (drone). Dokumentasi tidak hanya difokuskan pada prosesi upacara, tetapi juga proses pembinaan, latihan, hingga aktivitas keseharian peserta sebagai bagian dari edukasi publik mengenai pembentukan karakter Paskibraka.

Achmad Saefulloh juga mengimbau seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar memastikan peserta Paskibraka utusan daerah masing-masing berada dalam kondisi sehat, melengkapi seluruh administrasi yang dipersyaratkan, serta memberikan pendampingan sejak keberangkatan hingga kepulangan peserta.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kesbangpol Provinsi Lampung mengajak seluruh pihak memberikan dukungan dan doa kepada wakil Provinsi Lampung yang mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional agar mampu mengharumkan nama daerah pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat nasional.

Sementara itu, Asisten Operasi Kodam XII/Raden Intan, Kolonel Infanteri Tryono menyampaikan sejumlah arahan dan masukan terkait kesiapan pelaksanaan kegiatan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh panitia dalam mendukung kelancaran pemusatan pendidikan dan pelatihan maupun pelaksanaan upacara kenegaraan.

Melalui koordinasi yang matang dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis pelaksanaan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tahun 2026 serta upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berlangsung sukses, khidmat, dan menjadi momentum penguatan semangat nasionalisme bagi generasi muda Lampung.
( Fs/Red) 

Sepuluh Pertanyaan Tak Dijawab, Plt Kadisdikbud Bandar Lampung Bungkam Soal Rangkap Bendahara BOS Dan Tiga Puluh Sekolah Dipimpin Plt.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Sorotan terhadap tata kelola pendidikan di Kota Bandar Lampung terus menguat. Setelah sebelumnya Pemerhati Pendidikan sekaligus Anggota Dewan Pakar Forum Literasi Lampung, Gunawan Handoko, serta Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyampaikan kritik dan meminta pembenahan terkait rangkap jabatan bendahara BOS serta masih banyaknya sekolah yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt), hingga kini Pemerintah Kota Bandar Lampung belum memberikan penjelasan resmi.

Bahkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Dr. M. Nur Ramdhan, SE., M.Acc., AAP., AK., CA., belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan tim media ini.

Tim media ini mengirimkan 10 pertanyaan melalui pesan WhatsApp pada Rabu (29/7/2026) terkait pengelolaan Dana BOS/BOSP, rangkap jabatan bendahara BOS oleh guru maupun kepala sekolah, hingga persoalan sekitar 30 SD dan SMP Negeri yang disebut masih dipimpin Plt kepala sekolah. Hingga Kamis (30/7/2026), pesan berstatus terkirim, namun belum memperoleh jawaban.

Sepuluh pertanyaan tersebut antara lain menyangkut apakah Dinas Pendidikan mengetahui adanya praktik rangkap jabatan bendahara BOS/BOSP, apakah praktik tersebut sesuai ketentuan, penyebab masih adanya sekolah yang belum memiliki bendahara khusus, langkah evaluasi yang akan dilakukan, hingga target pengangkatan kepala sekolah definitif di sekolah-sekolah yang masih dipimpin Plt.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera melakukan pendataan dan evaluasi terhadap sekolah yang masih menugaskan guru sebagai Bendahara BOS.

Menurut Asroni, guru seharusnya dapat lebih fokus menjalankan tugas utamanya sebagai pendidik, sementara pengelolaan keuangan sekolah perlu dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel agar meminimalkan risiko administrasi maupun persoalan hukum.

Di sisi lain, Pemerhati Pendidikan Gunawan Handoko juga menyoroti masih adanya puluhan sekolah yang dipimpin Plt kepala sekolah. Ia menilai kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian karena berkaitan dengan efektivitas tata kelola dan kepemimpinan di lingkungan sekolah.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung maupun Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah disampaikan tim media ini.

Tim media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung.

Apabila di kemudian hari terdapat penjelasan resmi atau klarifikasi, maka akan dimuat sebagai bagian dari pemberitaan lanjutan sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik. ( Fs/Red)