Media Dinamika Global

Jumat, 31 Juli 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 31 Juli 2026 – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Sangia, Koramil 1608-03/Sape, Sertu Saifullah bersama satu orang anggota melaksanakan Patroli Siskamling pada Jumat (31/7/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut bertujuan memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.

Patroli melibatkan dua personel Koramil 1608-03/Sape, tiga aparat desa, serta enam warga masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya para remaja.

Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan personel Koramil menuju Desa Sangia pada pukul 20.05 WITA. Setibanya di lokasi lima menit kemudian, petugas langsung melakukan pemantauan situasi wilayah untuk memastikan kondisi keamanan tetap kondusif.



Dalam patroli tersebut, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang berpotensi menimbulkan perkelahian, terutama yang dipicu oleh pengaruh minuman keras.

Selain itu, Babinsa mengajak para orang tua dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat mengganggu ketertiban umum. Pengendara kendaraan bermotor juga diimbau untuk tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Usai memberikan imbauan kepada warga, personel Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah binaan hingga kegiatan berakhir pada pukul 21.15 WITA. Seluruh rangkaian Patroli Siskamling berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan patroli rutin ini, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari berbagai potensi gangguan keamanan.

(Team.MDG.03)

Sri Wahyuni Anggota DPRD Sumbawa Dapil V Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola di Desa Baru

Foto Anggota DPRD, Sri Wahyuni, Kades, Bhabinkamtibmas,
Babinsa, dan Para pemain, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai masyarakat menggema di Lapangan Sepak Bola Desa Baru, Kecamatan Alas, Jumat (31/7/2026), saat Turnamen Sepak Bola resmi dibuka. Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai dusun telah memadati lapangan. Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak duduk di pinggir lapangan, membawa semangat yang sama, menyaksikan pesta olahraga rakyat yang telah lama dinantikan.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah. Kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Daerah Pemilihan V dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sri Wahyuni, disambut hangat oleh masyarakat dan jajaran Pemerintah Desa Baru. Turut hadir Kepala Desa Baru Syafruddin, S.Sos., Ketua TP PKK Desa Baru, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, Mahasiswa KKN Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), serta ratusan warga.

Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Baru bersama Mahasiswa KKN Kelompok 55 UMMAT sebagai upaya menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus membangkitkan semangat olahraga di tengah masyarakat.

Anggota DPRD Sumbawa, Sri Wahyuni mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Baru dan mahasiswa KKN yang mampu menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

"Turnamen seperti ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana olahraga mampu mempererat silaturahmi, membangun persatuan, dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya secara positif," ujar Sri Wahyuni sekaligus Ketua Fraksi Partai PKB.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dapat melahirkan atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Desa Baru di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Baru, Syafruddin, S.Sos., menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam menyambut turnamen tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Sri Wahyuni selaku Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Mahasiswa KKN Kelompok 55 UMMAT, panitia, Karang Taruna, para pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan ini," katanya.

Menurutnya, turnamen sepak bola menjadi momentum memperkuat persaudaraan antarwarga sekaligus membangun karakter generasi muda melalui sportivitas dan kerja sama.

"Saya berharap seluruh peserta bertanding dengan menjunjung tinggi fair play, saling menghormati, dan menjaga keamanan sehingga turnamen ini dapat berlangsung lancar hingga partai final," ujarnya.

Pantauan Media Dinamika Global di lokasi, usai seremoni pembukaan, masyarakat langsung memenuhi sisi lapangan untuk menyaksikan pertandingan perdana. Sorak dukungan dari para penonton terus terdengar setiap kali pemain menunjukkan aksi-aksi terbaiknya. Di sudut lapangan, anak-anak tampak berlarian mengenakan jersey tim favorit mereka, sementara para orang tua menikmati pertandingan sambil bercengkerama.

Redaksi |

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Kongkow-Kongkow, Edukasi Warga Jauhi Narkoba dan Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 31 Juli 2026 – Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial melalui program Kongkow-Kongkow di desa binaan masing-masing pada Jumat (31/7/2026) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mencegah penyalahgunaan minuman keras (miras), narkoba, dan kenakalan remaja.

Di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Serka Masykur melaksanakan patroli Kongkow-Kongkow bersama para pemuda pada pukul 19.30 WITA. Dalam kesempatan itu, ia mengajak generasi muda untuk menjauhi miras dan narkoba yang dapat merusak masa depan serta berdampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga. Ia juga mengingatkan agar tidak begadang hingga larut malam karena dapat memicu tindakan negatif, termasuk tindak kriminal.




Sementara itu, di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan melaksanakan patroli Kongkow-Kongkow pada pukul 20.00 WITA. Ia mengimbau warga, khususnya para remaja, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta menghindari konsumsi miras maupun obat-obatan terlarang. Ia juga menekankan agar setiap permasalahan diselesaikan melalui jalur yang benar dengan melaporkannya kepada aparat berwenang atau pemerintah setempat, bukan dengan main hakim sendiri.

Di Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit melaksanakan kegiatan serupa pada pukul 20.25 WITA bersama warga binaan. Dalam arahannya, ia mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak, terutama yang masih berstatus pelajar, agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada RT/RW maupun Babinsa apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan.

Selanjutnya, di Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Serka Sahrul menggelar patroli Kongkow-Kongkow bersama warga pada pukul 20.45 WITA. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Ia juga mengimbau warga agar tidak main hakim sendiri apabila terjadi suatu permasalahan, melainkan segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang.

Melalui kegiatan Kongkow-Kongkow ini, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya narkoba, miras, dan pentingnya menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.(Team.MDG.03)

Polres Tulang Bawang Gelar Upacara Pelantikan Wakapolres, Kasat Polair, dan Sertijab Kasat Lantas.


Tulang Bawang, Lampung — Mediadinamikaglobal.Id || Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang menggelar Upacara Pelantikan Wakapolres, Kasat Polair, serta Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Lantas yang berlangsung khidmat di Aula Wira Satya Polres Tulang Bawang pada Jumat pagi 31 Juli 2026.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tulang Bawang, para Kapolsek jajaran, perwira, dan seluruh personel Polres Tulang Bawang.

Adapun rincian pejabat yang dilantik dan melaksanakan sertijab yakni:
Wakapolres Tulang Bawang:Kompol Dade Suhaeri, S.Kom.
Kasat Polair Polres Tulang Bawang:Iptu Herwansyah.
Kasat Lantas Polres Tulang Bawang:diserahterimakan dari AKP Ayu Tiara Kanchika, S.Tr.K., S.I.K.kepada Iptu Farhan Maulana Affianto, S.Tr.K.

Dalam amanatnya, Kapolres Tulang Bawang menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang biasa di lingkungan Polri guna penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat.

"Rotasi jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karir dan dinamika organisasi. Kepada pejabat yang baru dilantik, segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru dan berikan kontribusi maksimal untuk Polres Tulang Bawang,"tegas AKBP Yuliansyah.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Tulang Bawang, serta mengucapkan selamat bertugas kepada para pejabat yang baru dilantik. (Fs/Red) 

Sekolah Rakyat Mengangkat Mimpi Anak-anak Dari Keluarga Rentan, Gubernur Mirza: Sekolah Rakyat Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan Antar Generasi.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai instrumen strategis untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam acara Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Lampung di kawasan Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat 31 Juli 2026.

Di hadapan ratusan orang tua dan calon siswa, Gubernur Mirza mengingatkan bahwa pendidikan adalah jalan paling nyata untuk memutus rantai kemiskinan.

"Kalau derajat keluarga mau naik, kuncinya satu, anak harus lebih pintar daripada orang tuanya," ujarnya.

Gubernur Mirza menilai Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan layanan pendidikan gratis, tetapi menjadi ruang yang membuka kesempatan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah masa depan mereka.

"Tahun lalu Sekolah Rakyat dimulai dengan menerima 71 siswa SMA dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Mereka dipilih melalui proses pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH), benar-benar anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan," ungkapnya.

Ia menjelaskan sebagian besar siswa angkatan pertama berasal dari keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi sehingga terancam putus sekolah. 

Sebagian bahkan telah bekerja membantu orang tua sebagai buruh, pekerja kebun, maupun pekerjaan non formal lainnya.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kelompok anak tersebut karena pendidikan merupakan jalan paling efektif untuk mengangkat derajat keluarga.

"Kalau ingin menaikkan martabat sebuah keluarga, anak-anaknya harus memperoleh pendidikan yang lebih baik daripada orang tuanya. Karena itu negara hadir melalui Sekolah Rakyat untuk memberikan kesempatan yang sebelumnya tidak mereka miliki," katanya.

Setelah satu tahun berjalan, hasil pembinaan mulai terlihat. 

Gubernur Mirza menyebut sejumlah siswa telah menunjukkan perkembangan signifikan, mulai dari kemampuan berbahasa Inggris, bahasa Jepang, hingga bahasa Arab, yang sebelumnya sulit dijangkau anak-anak dari latar belakang serupa.

Perkembangan tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa kesempatan yang sama disertai pendidikan berkualitas mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

"Program yang baik akan mengangkat derajat anak-anak ini. Mereka bukan hanya mengangkat derajat keluarganya, tetapi juga akan mengangkat derajat Provinsi Lampung dan Indonesia," ujarnya.

Gubernur Mirza mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada anak-anak selama menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.

Ia juga berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh.

"Kalian bukan hanya membawa harapan orang tua, tetapi juga harapan masyarakat Lampung. Masa depan daerah ini ada di pundak generasi muda yang sedang dipersiapkan hari ini," katanya.

Gubernur Mirza menitipkan pesan kepada 401 siswa yang kini menjadi bagian dari Sekolah Rakyat agar belajar dengan sungguh-sungguh karena mereka memikul harapan keluarga sekaligus masyarakat Lampung.

Ia berharap nilai-nilai falsafah hidup masyarakat Lampung, seperti Piil Pesenggiri, Nemui Nyimah, Sakai Sambayan, dan Nengah Nyappur, turut menjadi bagian dari kehidupan di lingkungan sekolah.

"Anak-anak ini harus tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, memiliki kepedulian sosial, dan kelak kembali membangun daerahnya," tegasnya.

Suasana Open House semakin hangat ketika Gubernur Mirza berbincang dengan salah seorang siswa angkatan pertama, Muhammad Ridwan Pratama.

Ridwan yang merupakan putra seorang buruh bengkel asal Sukaraja, Bandar Lampung tersebut menceritakan bagaimana kehidupannya berubah setelah bersekolah di Sekolah Rakyat.

Ia mengaku kini memiliki banyak teman, mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari karate hingga renang, serta mulai mengembangkan cita-citanya menjadi seorang chef.

 "Senang banget, bahagia," ujar Ridwan ketika ditanya mengenai pengalamannya selama belajar di Sekolah Rakyat.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Lampung Asis Prasetyo menjelaskan bahwa sekolah yang semula hanya menyelenggarakan jenjang SMA kini berkembang menjadi Sekolah Rakyat Terintegrasi dengan tiga jenjang pendidikan, yakni Sekolah Rakyat Dasar (SRD), Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).

Saat ini, jumlah peserta didik telah mencapai 401 siswa, terdiri atas 60 siswa jenjang SD, 150 siswa SMP, serta 191 siswa SMA.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Asis mengatakan bahwa selain menggunakan Kurikulum Nasional, Sekolah Rakyat memberikan penguatan melalui sistem pendidikan berasrama yang berfokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta pengembangan potensi peserta didik.

Seluruh kebutuhan pendidikan siswa dipenuhi, mulai dari tempat tinggal, seragam, perlengkapan sekolah, konsumsi, hingga dukungan pembelajaran digital.

Sekolah Rakyat juga menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, serta intoleransi dan radikalisme.

Menurut Asis, lingkungan yang aman menjadi syarat utama agar siswa dapat tumbuh secara optimal.

Berbagai kegiatan pengembangan diri juga menjadi bagian dari kehidupan siswa, mulai dari matrikulasi, literasi, penguatan karakter, kepemimpinan, pembelajaran berbasis proyek, hingga beragam ekstrakurikuler seperti pencak silat, futsal, pramuka, paskibra, PMR, English Club, tari, hadrah, paduan suara, dan handball.

Para guru juga rutin melakukan home visit ketika masa libur untuk memastikan perkembangan siswa tetap terjaga.

Melalui Open House tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap para orang tua semakin memahami sistem pendidikan yang diterapkan di Sekolah Rakyat sekaligus menumbuhkan optimisme bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas.

Dengan mengusung semangat "Cerdas Bersama, Tumbuh Setara", Sekolah Rakyat diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya generasi unggul yang tidak hanya mampu mengubah masa depan keluarganya, tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan Provinsi Lampung dan Indonesia.(Fs/Red) 

Pemdes Baru Bersama Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 Gelar Turnamen Sepak Bola Antar-RW, Meriahkan Semangat Persatuan dan Sportivitas

Foto bersama Kades, Anggota DPRD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai Lapangan Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, saat Pemerintah Desa Baru bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar-RW se-Desa Baru, Jumat (31/7/2026).

Ratusan warga memadati lapangan untuk menyaksikan pembukaan turnamen yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus pesta olahraga masyarakat desa. Sorak sorai para pendukung dan semangat para pemain semakin menyemarakkan suasana sejak awal acara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Baru Syafruddin, S.Sos., Ketua TP PKK Desa Baru, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Daerah Pemilihan V Sri Wahyuni, Sekretaris Desa beserta jajaran Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Baru.

Turnamen ini diselenggarakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga, menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Baru Syafruddin, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

"Saya atas nama Pemerintah Desa Baru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ibu Sri Wahyuni, Mahasiswa KKN Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Mataram, panitia pelaksana, Karang Taruna, para pemuda, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.

Menurut Kades, turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan masyarakat, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda. Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play, saling menghormati, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung," ungkapnya.

Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar hingga partai final dan mampu melahirkan pemain-pemain berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Desa Baru di tingkat kecamatan, kabupaten, bahkan hingga tingkat yang lebih tinggi.

"Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan turnamen ini dengan menjaga kebersamaan, ketertiban, dan semangat persaudaraan," tambahnya.

Usai menyampaikan sambutan, Kepala Desa Baru secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar-RW se-Desa Baru yang ditandai dengan tendangan pertama sebagai simbol dimulainya kompetisi.

Sementara itu, Ketua KKN UMMAT Kelompok 55 Desa Baru, Nova Pauzan Amri, mengatakan bahwa turnamen sepak bola ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang dirancang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial, olahraga, dan pemberdayaan pemuda.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta memperkuat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Baru. Semoga turnamen ini dapat menjadi agenda positif yang terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang," katanya.

Dengan terselenggaranya turnamen ini, Pemerintah Desa Baru bersama Mahasiswa KKN UMMAT berharap olahraga dapat menjadi media pemersatu masyarakat sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet sepak bola yang mampu membawa nama baik Desa Baru di berbagai ajang kompetisi.

Redaksi |

SDN 21 Tolomundu Kota Bima Gelar Upacara Bendera di Halaman Sekolahnya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suasana Senin pagi di SDN 21 Tolomundu diawali dengan pelaksanaan Upacara Bendera yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan mengikuti setiap rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Merah Putih dan kecintaan terhadap tanah air, Senin 27 juli 2026.

Lebih dari sekadar rutinitas, upacara bendera menjadi ruang pembelajaran karakter. Di sinilah peserta didik belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta pentingnya menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

Melalui amanat pembina upacara sekaligus PLH Pak Ahmad, S.Pd , peserta didik diajak untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat belajar, menjaga sikap, menghormati guru dan orang tua, serta menjadi pribadi yang berintegritas dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Semoga semangat yang tumbuh dari setiap pelaksanaan upacara menjadi bekal bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi demi masa depan yang lebih baik.


Langkah kecil yang dimulai dari kedisiplinan hari ini akan menjadi pondasi lahirnya generasi yang tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air .(Sekjend MDG)

Selamat Ulang Tahun H. Mori Hanafi DPR RI Fraksi Partai Nasdem


NTB, Media Dinamika Global.id.-- Selamat Ulang Tahun Bapak H. Mori Hanafi Mori Hanafi , Anggota Komisi V DPR RI sekaligus Ketua DPW Partai NasDem NTB.

Terima kasih atas dedikasi, kerja nyata, dan ketulusan Bapak H. Mori Hanafi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat NTB. 

Semoga selalu diberikan kesehatan, keberkahan umur, serta kekuatan dalam memimpin dan membawa kemajuan untuk kita semua. Aamiin.

Terus bergerak melayani rakyat dan mewujudkan Restorasi Indonesia!


Penyegelan SDN 1 Kale'o Dibuka, TNI Imbau Persoalan Diselesaikan Lewat Jalur Resmi


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id– Penyegelan ruang Kepala SDN 1 Kale'o, Desa Kale'o, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, yang diduga dipicu penolakan sebagian masyarakat terhadap pergantian kepala sekolah baru, berhasil dibuka oleh anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Senin (27/7).

Pembukaan penyegelan dipimpin Danposramil Lambu, Pelda Binhamtoro, bersama tiga personel setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya penyegelan yang dilakukan dengan memasang kayu secara menyilang pada pintu ruang kepala sekolah.

Berdasarkan kronologi, sekitar pukul 14.30 Wita, Babinsa Desa Kale'o menerima informasi dari warga terkait penyegelan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Posramil Lambu tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 Wita untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan.




Sekitar pukul 15.30 Wita, personel Koramil bersama guru dan orang tua murid membuka penyegelan agar aktivitas sekolah tidak terganggu. Usai pembukaan, aparat memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi menghambat proses belajar mengajar.

Masyarakat juga diminta menempuh mekanisme resmi apabila masih terdapat keberatan terhadap pergantian kepala sekolah. Penyelesaian persoalan tersebut diharapkan dilakukan melalui pemerintah daerah dan instansi terkait agar tidak berdampak pada dunia pendidikan.

Kegiatan pembukaan penyegelan selesai sekitar pukul 15.50 Wita. Selanjutnya, personel Posramil Lambu meninggalkan lokasi setelah memastikan situasi dalam keadaan aman dan tertib. Hingga pukul 16.10 Wita, kondisi di SDN 1 Kale'o terpantau kondusif.

Dari hasil pemantauan di lapangan, penyegelan diduga merupakan bentuk penolakan sebagian masyarakat terhadap kepala sekolah yang baru. Aparat menilai tindakan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta kelancaran proses belajar mengajar apabila tidak segera ditangani.

Koramil 1608-03/Sape menegaskan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya guna mengantisipasi terulangnya aksi serupa. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga situasi keamanan sekaligus menjamin kegiatan pendidikan di SDN 1 Kale'o tetap berjalan normal.(Team.MDG.03)

Pemkot Bima Bantah Ada Pemangkasan Anggaran Proyek RSUD, Sebut Saja Murni Cacat Prosedur Hukum


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima membantah tudingan adanya pemangkasan anggaran dalam proyek rehabilitasi Ruang Kantor Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima. Pemerintah menegaskan persoalan yang terjadi bukan berkaitan dengan pengurangan nilai anggaran, melainkan kesalahan administratif yang berujung pada pembatalan proses pemilihan penyedia.

Juru Bicara Pemerintah Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, mengatakan informasi yang menyebut Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) memangkas anggaran proyek senilai Rp950 juta merupakan narasi yang tidak sesuai fakta.

Menurut Hasyim, persoalan bermula ketika nilai paket yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) berbeda dengan nilai pada DPA. Dalam SiRUP, paket rehabilitasi tercatat senilai Rp399.855.000 sehingga proses pengadaan dilakukan melalui metode pengadaan langsung karena nilainya berada di bawah batas Rp400 juta sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 beserta perubahannya.

Perbedaan itu baru diketahui setelah proses pemilihan penyedia selesai, kontrak ditandatangani, dan pekerjaan pembongkaran telah dimulai. Dari hasil evaluasi diketahui data Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang menjadi dasar proses pengadaan tidak sesuai dengan DPA yang sah. Kondisi tersebut mengakibatkan metode pengadaan berubah dari yang semestinya melalui tender menjadi pengadaan langsung.

Hasyim menjelaskan, karena ditemukan cacat prosedur dalam proses pemilihan penyedia, Kepala Bagian PBJ mengambil keputusan membatalkan hasil proses pemilihan sebagai bagian dari kewenangan yang dimiliki berdasarkan tugas dan fungsi jabatan.

Pemerintah Kota Bima juga menegaskan bahwa keputusan tersebut telah dipaparkan secara terbuka dalam rapat kerja bersama Komisi I DPRD Kota Bima pada Selasa, 28 Juli 2026. Dalam forum itu dijelaskan kronologi, dasar hukum, serta alasan pembatalan proses pengadaan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Hasyim mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Menurut dia, penyampaian informasi yang utuh penting dilakukan agar polemik mengenai proyek rehabilitasi Ruang Kantor Manajemen RSUD Kota Bima dipahami secara proporsional dan tidak menyesatkan opini publik.

Buatkan berita media online lanjutan tanggapan Pemkot bersumber dari rilis. Penekanan rilis Pemkot. (Sekjend MDG)