Jumat, 24 April 2026
Semarak Budaya Bima Kembali Menggema, Festival Rimpu Mantika "Rimpu Colo dan Rimpu Cili"
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Semarak budaya Bima kembali menggema. Festival Rimpu Mantika "Rimpu Colo dan Rimpu Cili" resmi dibuka pada Jumat (24/4/2026).
Untuk ketiga kalinya, iven budaya kebanggaan masyarakat Bima ini masuk dalam 120 Kalender Event Nasional Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Pembukaan yang dipusatkan di Kompleks Istana Kesultanan Bima atau Asi Mbojo berlangsung meriah. Ribuan warga Kota dan Kabupaten Bima tumpah ruah menyaksikan Opening Serimoni Festival Rimpu Mantika.
Lagu dan tarian persembahan dari sederet sanggar seni Kota Bima menjadi pembuka yang memukau, menampilkan kekayaan seni tradisi Dou Mbojo di hadapan tamu undangan.
Hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, perwakilan pejabat Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin bersama Wakil Wali Kota Bima, jajaran Forkopimda Kota Bima, Kepala OPD lingkup Pemkot Bima, tokoh adat, tokoh agama, serta pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata NTB.
Festival Rimpu Mantika tahun ini menargetkan peserta Pawai Rimpu sebanyak 85 ribu orang, atau meningkat 5 ribu peserta dibanding tahun sebelumnya.
Pawai Rimpu menjadi ikon utama festival yang menampilkan ribuan perempuan Bima berhijab khas Rimpu Colo dan Rimpu Cili, berjalan beriringan menyusuri jalan-jalan utama Kota Bima.
Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin dalam sambutannya menegaskan, Festival Rimpu Mantika bukan sekadar seremoni tahunan. Festival ini adalah panggung identitas dan ruang kreasi budaya masyarakat Bima.
“Kita ingin pendekatan baru, bahwa budaya harus dikembangkan secara ilmiah. Budaya bukan saja milik masa lalu, tetapi harapan masa depan,” ujarnya di hadapan ribuan pengunjung.
Lebih jauh, Wali Kota berharap Festival Rimpu Mantika mampu menjadi lokomotif penggerak ekonomi daerah. Dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku UMKM, tetapi juga sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga jasa lainnya.
“Festival Rimpu Mantika harus meningkatkan pendapatan, bukan saja UKM, lebih dari itu pendapatan perhotelan, transportasi dan lainnya. Ini bagian dari penguatan pariwisata dan ekonomi nasional maupun daerah NTB,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran pejabat pusat dan dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif. “Terima kasih atas masuknya Festival Rimpu Mantika sebagai even nasional. Ini kebanggaan bagi kita semua, sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas dan keberlanjutannya,” tambah Wali Kota.
Masuknya Festival Rimpu Mantika dalam Kalender Event Nasional selama tiga tahun berturut-turut menjadi bukti bahwa budaya Rimpu telah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Rimpu Colo dan Rimpu Cili sebagai simbol keteduhan, kesantunan, dan identitas perempuan Bima kini menjadi daya tarik wisata budaya yang mendunia.
Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri dalam sambutannya menyebut Festival Rimpu Mantika sebagai contoh terbaik bagaimana budaya lokal bisa menjadi kekuatan ekonomi kreatif.
Ia mendorong agar festival ini terus dikurasi dengan baik sehingga memberi dampak ekonomi sekaligus edukasi budaya bagi generasi muda.
Dengan pembukaan yang semarak dan target peserta yang ambisius, Festival Rimpu Mantika 2026 diharapkan kembali mencatat sejarah baru sebagai perhelatan budaya terbesar di NTB, sekaligus mengokohkan posisi Kota Bima sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan Indonesia.(Redaksi Sekjend MDG)
Komitmen Anggota DPRD Provinsi NTB H. Muhammad Aminurlah Memperkuat Payung Hukum bagi Kerja Migran Indonesia (PMI) Asal NTB
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Anggota DPRD provinsi NTB dari daerah pemilihan kabupaten bima, kota bima dan kabupaten dompu H. Muhammad Aminurlah menegaskan komitmen legislatif dalam memperkuat payung hukum bagi pekerja migran Indonesia (PMI) asal NTB.
Hal itu disampaikan dalam sosialisasi rancangan peraturan daerah (Raperda) perlindungan PMI di kelurahan nae kecamatan rasanae barat kota bima Jumat 24/4/2026. Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah, legislatif, dan pihak swasta termasuk pengurus perusahaan penyalur tenaga kerja resmi serta perwakilan asosiasi perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia wilayah bima - dompu, bersama delegasi kota bima, kabupaten bima, dan kabupaten dompu.
Dalam forum itu perwakilan perusahaan penyalur menekankan pentingnya koordinasi lintas wilayah untuk memastikan perlindungan menyeluruh bagi tenaga kerja, mereka meminta dukungan DPRD NTB agar regulasi yang disusun mampu menjawab persoalan riil di lapangan.
Sinergi antara swasta sebagai penyalur dengan pemerintah daerah maupun provinsi adalah kunci, kami berharap ada tindak lanjut konkret dalam bentuk regulasi yang melindungi tenaga kerja, ujar salah satu kepala cabang perusahaan penyalur. Menanggapi hal itu, pria yang akrab disapa haji Maman ini menyatakan pemerintah daerah bersama DPRD tengah menyiapkan langkah konkret untuk mengatasi hambatan administratif yang kerap di hadapi calon PMI, seperti pengurusan paspor dan akses pembiayaan.
Kita berkomitmen mencipta tata kelola pemberangkatan yang legal dan aman komunikasi intensif terus dilakukan agar persyaratan bisa di sederhanakan sehingga angka keberangkatan ilegal dapat di tekan, kata dia.
Ia juga menyoroti peran perbankan daerah, termasuk bank NTB syariah, agar tidak menghambat proses pembiayaan bagi calon PMI yang telah memenuhi syarat. Kalau ada kendala yang tidak logis segera laporkan, selama syarat terpenuhi proses harus berjalan demi kesejahteraan masyarakat, ujarnya.
Lebih jauh mantan pimpinan DPRD kabupaten bima, ini menekankan pentingnya keselarasan kebijakan antara pemerintah provinsi NTB dan pemerintah kabupaten/kota dalam memperkuat perlindungan PMI, ia mengaku akan berkomunikasi langsung dengan gubernur NTB untuk mengintervensi persoalan pemasaran dan penempatan tenaga kerja di lapangan.
Sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota adalah kunci, perlindungan PMI ini isu krusial dan akan kita kawal sampai tuntas. Pertemuan di tutup dengan sesi silaturahmi antar kepala cabang perusahaan penyalur tenaga kerja dari tiga kabupaten untuk menyamakan persepsi menghadapi tantangan ketenagakerjaan kedepan sekaligus memastikan hak hak PMI terpenuhi sejak proses keberangkatan hingga penempatan di luar negeri.(Redaksi Sekjend MDG)
Babinsa Desa Sangia Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Keamanan
Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Sangia, Sertu Saifullah bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling pada Jumat malam (24/4/2026) pukul 19.50 WITA.
Patroli ini dilakukan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu. Kegiatan tersebut turut melibatkan dua orang anggota Koramil, dua aparat desa, serta lima orang masyarakat setempat.
Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah titik yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Tim patroli bergerak menuju Desa Sangia sekitar pukul 20.00 WITA dan tiba sepuluh menit kemudian untuk langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran, terutama akibat pengaruh minuman keras yang kerap menjadi pemicu emosi di kalangan remaja.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tertib berlalu lintas dan tidak melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Patroli kemudian dilanjutkan ke wilayah desa binaan lainnya hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.10 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.
Kegiatan patroli siskamling ini merupakan bagian dari langkah preventif aparat teritorial dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Dokumentasi kegiatan dilaporkan terlampir.
Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli dan Edukasi Warga Melalui Kegiatan “Kongkow-Kongkow”
Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli sekaligus komunikasi sosial dengan warga binaan melalui program “kongkow-kongkow” pada Jumat malam (24/4/2026). Kegiatan ini dilakukan secara serentak di beberapa desa wilayah Kecamatan Sape dan Lambu sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pada pukul 19.30 WITA, Sertu Sahfundi selaku Babinsa Desa Kowo, Kecamatan Sape, melaksanakan patroli dan berdialog santai bersama warga. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan imbauan agar masyarakat menghindari aktivitas negatif seperti konsumsi minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada aparat desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas.
Selanjutnya, pada pukul 20.00 WITA, Serka Abdul Hafit, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, menggelar kegiatan serupa. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, khususnya remaja yang masih bersekolah, agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda demi masa depan bangsa.
Kegiatan juga dilakukan oleh Serka Ridwan, Babinsa Desa Sumi dari Posramil Lambu, pada pukul 20.25 WITA. Dalam interaksinya dengan warga, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta membangun komunikasi yang baik antar sesama guna menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Sementara itu, pada pukul 20.45 WITA, Serka Sahlan, Babinsa Desa Rai Oi, turut melaksanakan kegiatan kongkow bersama warga. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap perkembangan generasi muda, terutama terkait maraknya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, ia mengimbau para pemuda agar tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan “kongkow-kongkow” ini merupakan bagian dari upaya preventif Babinsa dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat.
(Team.MDG.03)
Bupati Bima : Selasa Menyapa, Masyarakat Desa Sangga Lambu Pelajar SMAN 2 Menyambut Rombongan Bupati dan Wakil Bupati Bima dengan Tarian Wura Bongi Monca
Bima, Media Dinamika Global.id.-- Setelah sebelumnya disambut pengalungan sarung tenun Bima oleh Kepala Desa dan tarian Hadrah di depan Lapangan desa Sangga, pada malam harinya dilaksanakan sesi acara Ngopi Bareng.
Tiba di lokasi acara Silaturahmi dengan masyarakat Sangga dan Simpasai di Lapangan desa Sangga, Bupati dan Wabup beserta rombongan disambut Tarian Wura Bongi Monca oleh pelajar SMA Negeri 2 Lambu dan sejumlah tarian lainnya.
"Kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy berupaya maksimal dan konsisten menjabarkan Visi dan misi Bima Bermartabat yang telah disampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bima agar dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin".
Demikian penyampaian Bupati Ady Mahyudi yang didampingi Wabup dr.H. Irfan dalam sambutannya pada acara Ngopi Bareng kegiatan Selasa Menyapa yang berlangsung Kamis (23/4) di lapangan desa Sangga Kecamatan Lambu.
Pada acara yang dihadiri para kepala perangkat daerah, Camat Lambu Muaidin, S.Pd, Muspika, para kepala desa dan tokoh masyarakat setempat Bupati mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar kecamatan Lambu khususnya Desa Sangga dan Simpasai.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati dr. H. Irfan dalam kesempatan Ngopi Bareng tersebut mengungkapkan "dengan segala keterbatasan yang ada, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk menjabarkan visi visi dan misi pembangunan yang telah ditetapkan". Jelasnya. (Sekjend MDG).
Kamis, 23 April 2026
Pastikan Lingkungan Kondusif, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Gelar Patroli Keliling
Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Anggota Koramil 1608-01/Rasanae dipimpin Dpp Serka Abdul Manan Babinsa Kelurahan Ntobo melaksanakan patroli rutin Cipta Kondisi Aman di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae. Kamis, (23/04/26)
Adapun Anggota yang terlibat Patroli, 6 orang Anggota dari Koramil 1608-01/Rasanae, dengan sasaran
1. Kelurahan Kumbe
2. Kelurahan Rabangodu Selatan
3. Kelurahan Rabangodu Utara
4. Kelurahan Penaraga
5. Kelurahan Penatoi
6. Kelurahan Dara
Pada Pukul 20.55 Wita, Anggota Patroli melaksanakan Apel pengecekan di Posramil Rasanae Timur bertempat di Kel. Kumbe. Kemudian Anggota Melaksanakan patroli keliling Star dari Posramil Rasanae Timur Kel. Kumbe menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta Kota Bima dan finis akhir di Kantor Koramil 1608-01/Rasanae dengan menggunakan kendaraan Roda dua.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak-anak muda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat dengan tidak mengendarai motor yang berkenalpot resing sehingg bisa menganggu warga masyarakat yang sedang istirahat tidur di malam hari dan bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, jangan begadang terlalu malam hindari minum-minuman keras berakohol dan Narkoba yang bisa merugikan diri sendiri dan keluarga.
Sekitar Pukul 21.40 Wita, Anggota Patroli melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus memberikan himbauan agar knalpot resing di copot dan di harapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman tertib dan kondusif di wilayah Kota Bima.
Dan pada Pukul 21.48 Wita, Anggota patroli tiba di kantor Koramil 1608- 01/Rasanae, melaksanakan Apel pengecekan akhir di depan Kantor Koramil 1608-01/Rasanae
Pukul 22.00 Wita, Kegiatan Patroli rutin Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. (Koramil 01/Tim MDG.)
Babinsa Desa Sangga Pantau Program “Selasa Menyapa” Putaran II Bupati Bima di Kecamatan Lambu
Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaluddin dari Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan pemantauan kegiatan Program “Selasa Menyapa” putaran ke-2 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bima di Desa Simpasai dan Desa Sangga, Kecamatan Lambu, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, SE, dan dihadiri sekitar 2.000 masyarakat Kecamatan Lambu. Program ini mengusung tema “Doho Sama, Nuntu Sama, Ngaha Sama, Karawi Sama, Sambea Sama” sebagai bentuk kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya jajaran OPD Kabupaten Bima, Camat Lambu Muaidin, S.Pd., M.M., Kapolsek Lambu IPTU Syarifudin, SH, Ketua TP PKK Kecamatan Lambu Siti Asmah, S.Pd., M.Pd., Danposramil Lambu Pelda Binhantoro, serta para kepala desa, kepala sekolah, dan tokoh masyarakat dari Desa Simpasai dan Desa Sangga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah di Masjid Al-Furqan Desa Simpasai yang dilanjutkan dengan tausiah. Selanjutnya, Bupati Bima bersama rombongan melaksanakan berbagai agenda, mulai dari sarapan bersama warga, senam pagi, hingga penanaman pohon mangga dan kelengkeng di beberapa lokasi.
Selain itu, Bupati juga meninjau langsung sejumlah kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, seperti pengerukan parit dan jalan, kunjungan ke kelompok kerajinan tenun ATBM, pemasangan prasasti di kantor desa, serta peletakan batu pertama pembangunan pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Sangga.
Di sektor kesehatan dan pelayanan publik, Bupati memantau pelaksanaan vaksinasi ternak serta berbagai layanan masyarakat. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, donor darah, pemeriksaan gigi, hingga layanan administrasi kependudukan seperti perekaman e-KTP, pengurusan Kartu Keluarga, dan akta kelahiran.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan akses layanan perizinan UMKM, Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, hingga gerakan pangan murah dan layanan perpustakaan keliling.
Kegiatan juga mencakup pemantauan aktivitas pendidikan, termasuk kegiatan PGRI di SDN 2 Desa Sangga, serta berbagai pelayanan sosial dan keagamaan.
Sekitar pukul 10.10 WITA, Bupati Bima beserta rombongan kembali ke Bima. Seluruh rangkaian kegiatan Program “Selasa Menyapa” putaran ke-2 berakhir pada pukul 11.45 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat semakin kuat dalam mendorong pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Bima.(Team.MDG.03)
Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Komsos di Wilayah Binaan Masing -Masing
Bima.NTB.Media Dinamika Global.id,Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) di wilayah desa binaan masing-masing pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.
Pada pukul 08.30 WITA, Serka Sahlan selaku Babinsa Desa Rai Oi bersama pemerintah desa melaksanakan komsos dengan warga setempat. Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar tempat tinggal, guna menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.
Selanjutnya, pada pukul 09.00 WITA, Serka Abdul Hafit, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, melakukan komsos bersama warga binaannya. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta membangun komunikasi yang baik antarwarga. Ia juga menegaskan agar setiap permasalahan diselesaikan melalui jalur yang tepat dan tidak mengambil tindakan sendiri.
Kegiatan serupa juga dilakukan oleh Serka Ridwan, Babinsa Desa Sumi dari Posramil Lambu, pada pukul 09.30 WITA. Dalam komsos tersebut, ia mengingatkan warga untuk selalu menjaga situasi lingkungan agar tetap kondusif serta segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang atau pemerintah desa.
Sementara itu, pada pukul 10.00 WITA, Sertu Sahfundi, Babinsa Desa Kowo, mengajak masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga, saling tolong-menolong, serta menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama.
Melalui kegiatan komsos ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara aparat teritorial dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.(Team.MDG.03)
Dana Desa 2026, Naru Barat Sape Adakan Mesin Jack Hammer untuk Penggalian Kuburan
Sape.Bima, NTB.Media Dinamika Global.id — Pemerintah Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, merealisasikan program pengadaan mesin jack hammer melalui Dana Desa tahun 2026. Pengadaan alat tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan penggalian kuburan dengan anggaran sebesar Rp.4.000.000.
Kebijakan ini diambil guna meningkatkan efisiensi serta mempercepat proses penggalian, terutama pada kondisi tanah yang keras yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat. Dengan adanya mesin tersebut, pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual kini diharapkan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efektif.
Pemerintah desa menjelaskan bahwa pengadaan ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di bidang pelayanan sosial dan kemasyarakatan. Selain meningkatkan kualitas layanan, penggunaan alat modern ini juga diharapkan dapat mengurangi beban fisik warga yang selama ini mengandalkan gotong royong dalam proses penggalian kuburan.
Warga Desa Naru Barat menyambut positif langkah tersebut. Mereka menilai keberadaan mesin jack hammer sangat membantu, terutama dalam situasi mendesak, serta meningkatkan kesiapsiagaan desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Team.MDG.03)




















