Penurunan Stunting di NTB Jadi PR Besar Utamanya di Daerah dengan Angka Gizi Buruk Tinggi
MATARAM, - Penurunan angka stunting di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) besar khususnya di daerah yang memiliki angka gizi buruk tinggi, yang mana masih membutuhkan kerja kolaboratif, penguatan koordinasi, serta identifikasi kebutuhan intervensi yang juga harus tepat sasaran. Kepala Bappeda Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti menyatakan, bahwa stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor yang solid. Mengingat angka prevalensi stunting di beberapa kabupaten/kota masih berada di garis tinggi. “Sekali lagi, identifikasi kebutuhan pada pengentasan stunting harus detail agar intervensi pengentasan stunting berjalan efektif dan juga berbasis data," kata Kepala Bappeda NTB Baiq Nely Yuniarti dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi NTB Tahun 2026 berlangsung di Gedung Sangkareang Kamis (29/10/2026). Secara khusus, Baiq Nelly menekankan, agar upaya pengentas...