Media Dinamika Global

Minggu, 01 Maret 2026

Safari Ramadan di Beriri Jarak, Gubernur NTB Ajak Keseimbangan Sosial dan Lingkungan


Mataram NTB, Media Dinamika Global.Id.- Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa ibadah puasa memiliki fungsi mendasar sebagai latihan menahan diri dan memperkuat kepedulian sosial. Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Syiarul Islam At Thayyibi, Desa Beriri Jarak, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/2).

Dalam tausiahnya, Gubernur mengutip makna kewajiban puasa sebagaimana juga diwajibkan kepada umat-umat sebelum Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa puasa adalah mekanisme ilahiah untuk membentuk karakter manusia. 

“Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi latihan mengendalikan diri. Karena manusia ini makhluk yang terbatas, mudah tergoda, mudah berlebihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh unsur kehidupan pada dasarnya memiliki batas. Air terbatas, udara terbatas, harta pun terbatas. Karena itu, keseimbangan harus dijaga. Jika manusia melampaui batas, maka yang terjadi adalah kerusakan, baik kerusakan alam, sosial, maupun mental. 

“Puasa melatih kita supaya tidak serakah, supaya tahu kapan harus berhenti,” katanya.

Gubernur juga menyinggung berbagai bencana yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk di NTB, sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan. Menurutnya, pembangunan harus berjalan seiring dengan kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa puasa membangun empati. Dengan merasakan lapar dan dahaga, seseorang belajar memahami kondisi saudara-saudaranya yang hidup dalam kekurangan. 

“Kalau kita mampu menahan diri, di situ lahir kepekaan untuk berbagi. Di situlah makna takwa itu tumbuh,” ungkapnya.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap penting, meskipun bukan satu-satunya prioritas. Jalan, jembatan, dan fasilitas publik merupakan prasyarat agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal. 

“Kita tidak boleh mengabaikan infrastruktur, karena tanpa akses yang baik, pertumbuhan akan terhambat,” ujarnya.

Namun ia mengingatkan, pembangunan fisik harus dibarengi pembangunan karakter dan kesadaran sosial. Infrastruktur memang membuka konektivitas dan mempercepat mobilitas, tetapi tanpa penguatan nilai dan pengendalian diri, kemajuan bisa kehilangan arah. Karena itu, menurutnya, keseimbangan antara pembangunan lahiriah dan pembinaan batiniah menjadi kunci agar NTB tumbuh tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara moral dan spiritual.

Redaksi ||

Gubernur Iqbal: Lombok Timur Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Pendidikan Inklusif NTB


Lombok Timur, Media Dinamika Global.Id.- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Kabupaten Lombok Timur memiliki posisi sangat strategis dalam pembangunan Provinsi NTB. Dengan jumlah penduduk hampir 1,5 juta jiwa atau hampir seperempat dari total 5,7 juta penduduk Provinsi NTB, Lombok Timur dinilai menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, yang disampaikan pada saat Safari Ramadhan di Masjid Al-Muttaqin, Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Jum’at (27/02).

Menurut Gubernur Iqbal, Lombok Timur dianugerahi bentang alam yang lengkap, mulai dari kawasan pegunungan hingga pesisir dengan potensi pertanian dan perikanan yang melimpah. Dalam 4-5 tahun ke depan, potensi tersebut akan terus dikembangkan secara terarah agar Lombok Timur tidak hanya dikenal luas, tetapi juga mengalami kemajuan dan peningkatan kesejahteraan yang signifikan.

“Jika sebagian besar masyarakat Lombok Timur produktif dan kuat secara ekonomi, maka pendapatan daerah dan Provinsi juga akan meningkat secara signifikan”, ujar Gubernur Iqbal.

Sejak awal masa pembangunan, perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama. Salah satu capaian penting adalah perbaikan ruas jalan strategis yang telah 11 tahun tidak tersentuh dan akhirnya diperbaiki pada 2025. Infrastruktur yang memadai disebut sebagai pondasi dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah.

Di sektor pendidikan, pembangunan sekolah terus digencarkan termasuk sekolah keagamaan dan vokasi. Lombok Timur menjadi salah satu daerah dengan jumlah lembaga pendidikan terbanyak di Provinsi NTB. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program Kampung Nelayan untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Kampung Nelayan pertama yang sudah berjalan terletak di Ekas Lombok Timur, pemerintah Provinsi NTB merencanakan pengusulan hingga 40 kampung nelayan baru, dengan porsi signifikan berada di Lombok Timur.

Gubernur Iqbal juga menyoroti perkembangan Sekolah Rakyat yang kini berjalan di Lombok Timur, Lombok Barat, dan Sumbawa. Meski masih bersifat temporer, program ini dinilai telah membawa perubahan nyata terutama bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin dan kategori kemiskinan ekstrem.

Di Lombok Timur, Sekolah Rakyat menampung anak-anak yang sebagian bahkan belum pernah mengenyam pendidikan formal. Setelah mengikuti pembelajaran, terjadi perubahan signifikan pada sikap, semangat serta kepercayaan diri mereka.

“Ini bukti bahwa pendidikan dengan pendekatan yang tepat mampu mengubah masa depan anak-anak kita”, tegas Gubernur Iqbal.

Ke depan, penguatan tidak hanya dilakukan pada kurikulum tetapi juga pada teknik dan metode pembelajaran yang lebih humanis dan berbasis karakter. Pengembangan sumber daya manusia disebut menjadi tanggung jawab bersama, sekaligus ruang inovasi bagi setiap sekolah.

Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota kini sedang menata sistem pendidikan yang lebih inklusif. Program rehabilitasi dan digitalisasi sekolah serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak lagi membedakan sekolah negeri dan swasta, selama memenuhi persyaratan administrasi dan aktif menyelenggarakan pendidikan.

Selain itu, pengembangan konten lokal menjadi perhatian penting. Konten berbasis karakter dan budaya daerah dinilai mampu memperkuat identitas serta menyesuaikan pembelajaran dengan realitas sosial masyarakat.

Saat ini, pemerintah juga tengah menyusun Dewan Pendidikan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan di Provinsi NTB. Dengan dukungan Pemerintah Pusat, koordinasi lintas daerah yang solid serta potensi besar yang dimiliki Lombok Timur, NTB optimistis mampu mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Kita ingin pendidikan di NTB berjalan tanpa diskriminasi, berbasis karakter lokal, dan dikelola dengan tata kelola yang kuat. Dengan sinergi semua pihak, insya Allah NTB akan semakin maju dan kompetitif”, tutup Gubernur Iqbal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Bupati Kabupaten Lombok Timur, Haerul Warisin, dan Kepala OPD Pemerintah Provinsi NTB serta Kabupaten Lombok Timur terkait.

Redaksi ||

Seaplane Batujai: Arsitektur Besar Konektivitas Kepulauan NTB


Mataram, Media Dinamika Global.Id.- Penandatanganan Nota Kesepahaman pengembangan layanan seaplane pada 28 Februari 2026 antara Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fathul Bahri, dan PT Abadi Mega Angkutan, disaksikan oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, menjadi babak baru yang menandai lebih dari sekadar pembukaan rute wisata baru. Ini adalah simpul awal dari arsitektur besar konektivitas kepulauan NTB. 

Kebijakan ini selaras dengan arah pembangunan daerah dalam RPJMD yang menempatkan penguatan konektivitas, pariwisata berkualitas, dan ekonomi biru sebagai pilar daya saing. Bagi provinsi kepulauan seperti NTB, konektivitas bukan pelengkap, ia adalah prasyarat pemerataan dan pertumbuhan.

Gubernu NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal menyadari bahwa NTB memiliki ratusan pulau kecil di perairan Lombok dan Sumbawa. Potensinya besar, namun aksesibilitas kerap menjadi hambatan. 

Transportasi laut tetap vital, tetapi memerlukan waktu tempuh panjang dan sangat bergantung pada cuaca. Dalam banyak kasus, perjalanan antarpulau bisa memakan waktu beberapa jam; seaplane berpotensi memangkasnya menjadi puluhan menit—sebuah lompatan efisiensi yang signifikan. 

Karena itu, transportasi udara berbasis air bukan simbol kemewahan, melainkan konsekuensi logis dari karakter kepulauan NTB.

Pemilihan Bendungan Batujai dilakukan melalui kalkulasi teknis yang ketat. Kedekatannya dengan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menghadirkan keunggulan yang tidak dimiliki lokasi lain:

- Integrasi ATC (Air Traffic Control) memungkinkan koordinasi komunikasi dan pengawasan ruang udara berada dalam satu klaster kendali, meminimalkan fragmentasi pengawasan.

- Radius navigasi menjadi lebih efisien karena proksimitas dengan infrastruktur utama menekan kebutuhan pembangunan sistem terpisah yang mahal. 

- Integrasi fasilitas juga mengurangi duplikasi perangkat dan biaya, meningkatkan kelayakan fiskal proyek.

- Dari sisi keselamatan, respons darurat menjadi lebih cepat karena berada dalam ekosistem pengendalian bandara internasional. 

Dengan pendekatan ini, Batujai dipilih berdasarkan aviation logic dan standar keselamatan, bukan pertimbangan estetika.

Adapun roadmap implemntasi dan tata kelola, adalah bagaimana pengembangan dilakukan secara bertahap dan terukur, dimulai dari:

- Penataan waterbase sesuai standar keselamatan penerbangan dan regulasi Kementerian Perhubungan, 

- Sinkronisasi perizinan dan SOP operasional termasuk prosedur water aerodrome, 

- Pembangunan fasilitas berkonsep ramah lingkungan, 

- Hingga uji coba operasional sebelum ekspansi rute. 

Koordinasi dengan pengelola bendungan memastikan fungsi utama pengairan tetap terlindungi. Operasional seaplane dirancang tidak mengganggu tata kelola air maupun keselamatan kawasan, sehingga pembangunan berjalan berdampingan dengan fungsi infrastruktur yang telah ada.

Dari sisi ekonomi, seaplane memperkuat strategi low volume–high value tourism: jumlah wisatawan yang terkontrol dengan kontribusi ekonomi lebih tinggi. Dampaknya tidak berhenti pada operator penerbangan, tetapi menjalar pada: 

- Pemerataan kunjungan ke pulau-pulau kecil, 

- Kenaikan okupansi homestay dan eco-resort, 

- Pertumbuhan UMKM pesisir, serta 

- Peningkatan PAD sektor pariwisata.

Dalam horizon 5–10 tahun, konektivitas cepat ini berpotensi mendorong investasi resort pulau kecil, memperluas pasar wisata konservasi, serta membuka akses logistik yang lebih efisien bagi komoditas perikanan premium bernilai tinggi.

Konektivitas udara - air ini juga memiliki implikasi lintas sektor. Ia juga: 

- Mendukung ekonomi biru dengan mempercepat mobilitas pelaku usaha dan investor, 

- Memungkinkan akses medis darurat dari pulau terpencil,

- Memperkuat jejaring regional Bali–NTB–NTT dalam arus wisata dan investasi. 

- Menjadi katalis kawasan berbasis keberlanjutan yang memadukan konservasi dan ekonomi lokal.

Dengan demikian, seaplane bukan proyek tunggal, melainkan simpul integrasi kebijakan yang mempertemukan pariwisata, perikanan, investasi, dan pembangunan berkelanjutan dalam satu ekosistem.

Kebijakan baru ini pasti akan menimbulkan Pertanyaan publik, dan tentunya merupakan hal yang wajar muncul, sebagai perhatian publik dalam arah baru sebuah pembanguan. Pertanyaan yang pasti muncul adalah:

Apakah ini elitis? 

Segmen premium memang menjadi sasaran awal untuk mengoptimalkan nilai ekonomi per kunjungan, tetapi manfaatnya menyebar melalui lapangan kerja, kemitraan UMKM, dan jasa lokal. 

Kemudian Apakah ramah lingkungan? Fasilitas dirancang berkonsep hijau dan tunduk pada regulasi keselamatan serta lingkungan, dengan prinsip bahwa pertumbuhan ekonomi dan kelestarian harus berjalan seiring. 

Bagaimana dengan fungsi bendungan? Operasional mengikuti regulasi teknis dan tidak mengganggu fungsi utama pengairan, dengan koordinasi lintas instansi yang ketat. 

Transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi agar kebijakan ini memperoleh legitimasi publik.

Kita pastinya memahami, bahwa tidak banyak provinsi yang memiliki waterbase terintegrasi dengan bandara internasional. Diferensiasi ini memperkuat posisi NTB dalam peta pariwisata nasional dan regional.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahawa kebijakan ini merupakan transformasi dari sekedar destinasi unggulan menuju ekosistem kepulauan yang terhubung dan berdaya saing.

Seaplane Batujai bukan akhir, melainkan awal dari reposisi strategis NTB sebagai provinsi kepulauan yang mampu mengelola geografinya secara cerdas dan terukur. Ia adalah wujud keberanian mengambil langkah berbasis kalkulasi teknis, perencanaan kebijakan, dan visi jangka panjang. Jika konsisten dijalankan, kebijakan ini bukan hanya membuka akses ke ratusan pulau, tetapi juga membuka babak baru pembangunan yang lebih merata, modern, dan berkelanjutan, di mana kepulauan bukan lagi batas, melainkan kekuatan utama yang mengantarkan NTB menuju keunggulan kompetitif nasional dan regional.

Redaksi ||

Bulan Ramadhan : Remaja Manggenae Desa Doridungga Adakan Kegiatan Berbagai Macam Lomba di Mesjid Attaqwa Kec, Donggo



Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.-- Memeriahkan bulan Ramadhan 1447 H/2026 M biasanya diisi dengan berbagai lomba anak yang digelar di masjid Attaqwa Manggenae desa Doridungga kecamatan donggo. Berikut ini ide lomba anak yang cocok diselenggarakan saat Ramadhan.


Kegiatan lomba dalam rangka memeriahkan Ramadhan akan memberikan kesan indah bagi mereka di bulan ini, selain itu adanya lomba-lomba bagi anak-anak RA, MIS, hingga MTS pondok pesantren Al -Ikhlas donggo akan mengasah kemampuan bakat mereka.


Bukan hanya soal hadiah bagi pemenangnya, tetapi partisipasi anak-anak RA/ MIS hingga MTS pondok pesantren Al -Ikhlas donggo yang hadir bisa menambah tali silaturahmi antar mereka, bisa menumbuhkan rasa pertemanan, dan menambah keberanian.


Kira-kira apa saja lomba yang cocok bagi anak-anak dalam rangka memeriahkan Ramadhan tahun ini? lomba anak anak dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 H.


1. Lomba Adzan

Lomba Adzan merupakan ide yang menarik sekaligus mendidik bagi anak laki-laki. Selain dalam rangka memeriahkan Ramadhan, lomba ini dapat meningkatkan kemampuan adzan sekaligus menguji keberanian mereka.


2. Lomba Hafalan Surat Pendek

Lomba selanjutnya adalah lomba hafalan surat pendek. Surat pendek akan lebih mudah dihafalkan oleh anak-anak RA, MIS, MTS, tentu penilaiannya bukan hanya sebatas siapa paling hafal, tetapi harus sesuai dengan panjang pendek bacaan dalam surat tersebut. Tentu dengan adanya lomba ini mereka akan berlomba-lomba untuk menghafal surat pendek sebanyak-banyaknya.


3. Lomba Tilawah

Kata 'tilawah' artinya membaca atau bacaan. Lomba membaca Al-Quran dengan lafal yang indah dan sesuai tajwid bacaan akan menyenangkan bagi anak-anak. Dengan adanya lomba Ini harapannya bisa membuat anak-anak mau untuk mempelajari Al-Quran.(Sekjend MDG)

Babinsa Desa Sari Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling,Situasi Wilayah Sape Terpantau Kondusif


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Sari, Serda Junaidin bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling pada Minggu (1/3/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli melibatkan dua anggota Koramil, satu aparat desa, serta tiga orang perwakilan masyarakat. Sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat tongkrongan anak muda.



Sekitar pukul 20.00 WITA, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Sari, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Lima belas menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pemantauan situasi wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan imbauan kepada warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga, khususnya para pemuda, diingatkan untuk menghindari konsumsi minuman keras yang kerap memicu tindakan emosional dan perkelahian. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjauhi segala bentuk narkoba dan barang terlarang lainnya karena berdampak negatif bagi diri sendiri maupun keluarga.

Tidak hanya itu, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca yang belakangan ini cenderung berubah-ubah.

Sekitar pukul 20.40 WITA, patroli dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan, sebelum seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang stabil di wilayah Kecamatan Sape dan sekitarnya.

(Team.MDG.03)

Semangat Senin Pagi: SDN 12 Sarae Kota Bima Gelar Upacara Bendera Rutin


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- SDN 12 Sarae Kota Bima melaksanakan kegiatan upacara bendera rutin yang berlangsung di halaman sekolah. Upacara bendera ini diikuti oleh seluruh murid, dewan guru, serta tenaga kependidikan dengan penuh semangat dan kedisiplinan.

Sejak pagi hari, para murid sudah hadir di sekolah sebelum kegiatan dimulai. Sementara itu, bapak dan ibu guru turut menyiapkan pelaksanaan upacara agar berjalan dengan tertib dan lancar. Petugas upacara pada kesempatan ini berasal dari murid kelas 4A dan 4B yang menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Bertindak sebagai pembina upacara, bapak Kepala Sekolah Asikin, S.Pd.SD menyampaikan amanat upacara yang menekankan bahwa upacara bendera merupakan kewajiban seluruh warga sekolah sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara, sekaligus sarana pembentukan karakter disiplin bagi murid.

Dalam amanatnya, bapak Kepala Sekolah Asikin S.pd, SD juga memberikan apresiasi kepada petugas upacara bendera dari kelas 4A dan 4B yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Selain itu, beliau memberikan motivasi kepada seluruh murid agar terus semangat belajar, menjaga kebersihan sekolah, serta meningkatkan sikap disiplin dalam kegiatan sehari-hari.

Bapak Kepala Sekolah Asikin S.pd, SD juga menyinggung tentang tingkat kehadiran siswa yang semakin meningkat dari hari ke hari. Hal ini menjadi kabar baik dan menunjukkan semangat murid untuk mengikuti pembelajaran dengan lebih baik.

Kegiatan upacara bendera berjalan dengan lancar, tertib, dan khidmat. Upacara ditutup dengan kegiatan bersalaman antara murid dan bapak ibu guru sebagai bentuk saling menghormati serta mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah.(Sekjend MDG)

Belajar Seru! Murid Kelas 4A SDN 12 Kota Bima Cari Informasi Menabung di Bank Lewat Internet


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Pada hari Senin, 9 Februari 2026, kegiatan pembelajaran di kelas 4A SDN 12 Sarae Kota Bima berlangsung dengan aktif dan menyenangkan. Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada hari tersebut mengangkat materi tentang mencari informasi melalui internet, dengan topik persyaratan dan prosedur menabung di bank.

Kegiatan pembelajaran ini difasilitasi langsung oleh wali kelas 4A, Ibu Eka Setiawati Bimantari, S.Pd. Dalam pelaksanaannya, Ibu guru memanfaatkan chromebook sekolah sebagai media pembelajaran guna mendukung proses literasi digital murid.

Para murid dibagi menjadi 4 kelompok dan masing-masing kelompok diberikan tugas untuk mencari informasi terkait persyaratan yang diperlukan untuk menabung di bank, serta langkah-langkah atau prosedur menabung yang benar. Tidak menunggu lama, para murid menunjukkan antusiasme yang tinggi dan sangat cekatan dalam mencari informasi melalui internet.

Selama kegiatan berlangsung, murid bekerja sama dalam kelompok, berdiskusi, serta mencatat poin-poin penting dari informasi yang ditemukan. Kegiatan ini tentunya tetap berada di bawah bimbingan dan arahan wali kelas 4A yang mengampu Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, sehingga murid tetap fokus dan menggunakan internet secara bijak.

Secara keseluruhan, kegiatan pembelajaran berjalan dengan lancar. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar memahami teks informasi, tetapi juga melatih keterampilan mencari informasi yang tepat dan bermanfaat melalui internet.(Sekjend MDG)

Kegiatan Sehat di SDN 12 Sarae Kota Bima: Pembagian Obat Cacing dan Penyuluhan Kesehatan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Selasa, 10 Februari 2026, SDN 12 Sarae Kota Bima mendapat kunjungan dari Petugas Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Paruga. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka pemberian obat cacing kepada para murid serta edukasi kesehatan tentang pentingnya pencegahan penyakit cacingan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan menjelaskan secara sederhana mengenai apa itu cacingan, penyebabnya, cara penularannya, serta dampaknya bagi kesehatan anak, seperti menurunnya nafsu makan, lemas, dan terganggunya pertumbuhan. Selain itu, petugas juga memberikan arahan tentang cara menjaga kebersihan diri, seperti rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan kuku, serta selalu menggunakan alas kaki saat bermain.

Para murid terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan. Mereka mendengarkan penjelasan petugas dengan penuh perhatian, serta aktif menjawab pertanyaan yang diberikan. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar, serta menjadi pembelajaran penting bagi murid dalam menjaga kesehatan sejak dini.

SDN 12 Sarae Kota Bima mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Paruga atas kunjungan, edukasi, dan pelayanan kesehatan yang telah diberikan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut demi mendukung kesehatan dan tumbuh kembang murid di lingkungan sekolah.(Sekjend MDG)

Kegiatan Kunjungan Edukatif SDN 12 Sarae Kota Bima ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Pada tanggal 2 Februari 2026 yang lalu, murid-murid kelas 4A dan 4B SDN 12 Sarae Kota Bima melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca murid serta memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan perpustakaan.

Kunjungan ini berawal dari inisiatif Wali Kelas 4A, Ibu Eka Setiawati Bimantari, S.Pd yang mengajukan surat permohonan kunjungan perpustakaan tertanggal 30 Januari 2026. Permohonan tersebut langsung mendapat respon positif dari pihak Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima, sehingga kegiatan dapat segera terlaksana dengan baik.

Pada hari pelaksanaan, para murid dijemput menggunakan mobil dinas perpustakaan daerah Kota Bima. Keceriaan sangat terpancar dari raut wajah para murid saat kendaraan datang menjemput. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, para murid tampak sangat bahagia, bahkan sesekali bernyanyi bersama, menciptakan suasana yang penuh semangat dan menyenangkan.

Setibanya di lokasi, para murid disambut dengan baik oleh petugas perpustakaan. Mereka sangat antusias mengikuti arahan, mendengarkan penjelasan, membaca buku, bermain edukatif, serta mengelilingi area perpustakaan dan arsip daerah. Suasana kunjungan berlangsung dengan tertib namun tetap penuh keceriaan.

Sebagai bentuk refleksi kegiatan, para murid juga mengisi lembar jurnal membaca yang telah disediakan oleh Wali Kelas 4A. Kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk melatih murid menuliskan pengalaman membaca serta meningkatkan pemahaman terhadap bacaan yang mereka pilih.

Kunjungan ini memberikan pengalaman berharga bagi para murid. Mereka merasa senang dan berharap dapat kembali berkunjung ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima di kesempatan berikutnya. SDN 12 Sarae Kota Bima juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima atas sambutan hangat serta fasilitas yang telah diberikan kepada para murid.(Sekjend MDG)

Menyambut Ramadhan, Wali Kelas 4A SDN 12 Sarae Kota Bima Kirim Pesan Penuh Makna di WA Grup


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Wali Kelas 4A SDN 12 Sarae Kota Bima, Ibu Eka Setiawati Bimantari, S.Pd, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh orang tua/wali murid Kelas 4A melalui WhatsApp Grup Kelas 4A.

Dalam pesannya, Ibu Eka menyampaikan harapan agar Ramadhan tahun ini menjadi momentum bagi semua untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadikan kita semua sebagai insan yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama.

Selain itu, Ibu Eka juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh orang tua/wali murid apabila selama proses komunikasi dan kegiatan pembelajaran terdapat kekurangan, baik dari segi tutur kata, sikap, maupun hal-hal lain yang kurang berkenan.

Ucapan tersebut mendapat respon positif dari para orang tua/wali murid. Banyak yang membalas dengan ucapan terima kasih, doa, serta harapan agar kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadhan tetap berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Melalui komunikasi yang baik dan saling menghargai, diharapkan hubungan antara pihak sekolah dan orang tua/wali murid semakin erat, sehingga dapat bersama-sama mendukung pendidikan dan perkembangan anak-anak di Kelas 4A.(Sekjend MDG)