Media Dinamika Global

Jumat, 29 Mei 2026

Audiensi dan Perkuat Kerjasama, Organisasi Advokat Singapura Kunjungi DePA-RI, Luthfi Yazid: Ini Sebuah Kehormatan


Jakarta, Media Dinamika Global - Ketua Umum Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI), Dr. TM Luthfi Yazid, SH, LL.M menganggap kunjungan Organisasi Advokat Singapura, Law Society of Singapore (LSS) ke DePA-RI untuk melakukan audiensi, tukar pikiran dan memperkuat kerjasama dengan DePA-RI sebagai suatu kehormatan.

Kunjungan Organisasi Advokat Singapura yang memiliki sekitar 6.600 anggota ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan atau penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara LSS dan DePA-RI tanggal 15 Agustus 2025 yang ditandatangani oleh President LSS ( saat itu dijabat) Lisa Sam dan Ketua Umum DePA-RI, Luthfi Yazid di Singapura.

Delegasi The Law Society of Singapore dipimpin oleh Prof Tan Cheng Han SC selaku Presidennya.

Turut hadir dalam delegasi tersebut 18 pengacara dari berbagai kantor hukum di Singapura yaitu: 

1. Ramesh Selvaraj : Allen & Gledhill LLP

2. Remy Choo : RCLT Law Corporation

3. Abdul Rahman BMH : Abdul Rahman Law Corporation

4. Abdul Wahab Bin Saul Hamid : A.W. Law LLC

5. Dawn Tan : ADTLaw LLC

6. Jenny Lai : Jenny Lai & Co

7. Kevin Tan : Kennedys Legal Solutions

8. Lisa Sam : Lisa Sam & Company

9. Nazim Khan : PD Legal LLC

10. Oliver Quek : Oliver Quek & Associates

11. Ronald JJ Wong : Covenant Chambers LLC

12. Sim Chong : Sim Chong LLC

13. Suresh Divyanathan : Dauntless Law Chambers LLC

14. Trent Ng : Fortress Law Corporation

15. Umar Abdullah Mazeli : Adel Law LLC

16. Zajhirat Banu Codelli : Tito Isaac & Co LLP

17. Karyna Lam : The Law Society of Singapore

18. Gladys Wong : The Law Society of Singapore

Dari pihak DePA-RI diantaranya hadir Ketua Umum (Plt) Irjen.Pol. Dr. Kamil Razak, SH, MH, Penasihat Utama DePA-RI, Hayyan ul Haq, SH,LL.M, PhD, Wakil Ketua Umum Dr. Aziz Zein, SH, MH, Sekertaris Jenderal Dr. Sugeng Aribowo, SH, MH, Ketua Kerjasama Internasional DePA-RI, Ketua DPD NTB sekaligus Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Al Azhar, Mataram. 

Dari DePA-RI ada juga nama-nama lain yang turut hadir diantaranya: 

1. Azrina Fradella, S.H., M.H. : Wakil Sekjen DePA-RI;

2. ⁠Broto Pramono Istianto, S.T., S.H., M.H. : Bendahara Umum DePA-RI

3. Dr. Kunthi Dyah Wardani, S.H., M.H., CRA. : Ketua DPD Jakarta Raya, DePA-RI

4. Agung Bayu, S.H. : Wakil Ketua DPD Jawa Tengah, DePA-RI

5. Rara : Pengurus DPD Nusa Tenggara Barat (NTB);

6. Dr. Drs. Hadi Purnomo, S.H., M.H. : Ketua DPD DePA-RI Jawa Barat; 

7. Raka Dwi Amanda, S.H., M.H., M.M., CLA., CCL., C.Med. : Anggota DPD DePA-RI Banten. 

8. Hj. Aisah Teisir, S.H., LL.M. : Unsur pimpinan DPD DePA-RI Lampung; 

9. Muhammad Wahyu Ramadhani, S.H. : Anggota DePA-RI Kalimantan Selatan; 

10. Prof. Dr. Hennie Husniah, DRA., MT. : Wakil Rektor I Universitas Langlang Buana, Bandung

11. Faisal Adi Surya, S.H., M.H. : Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus; 

12. Rita Ria Safitri, : anggota DePA-RI Kalimantan Selatan; 

Luthfi Yazid yang memberikan kata sambutan secara online dari kota suci Mekkah, Saudi Arabia, berharap agar kerjasama dua negara sahabat Indonesia dan Singapura, lebih khusus lagi antar dua organisasi advokat lebih erat lagi dan berkesinambungan.

Meskipun Luthfi tak bisa berjabat tangan dengan Prof. Tan Cheng Han maupun sahabat lamanya Lisa Sam, ia yakin pertemuan tersebut akan produktif dan awal dari kerjasama kolaboratif yang saling menghargai, saling membawa manfaat bagi kedua organisasi advokat tersebut maupun bagi dua negara yang sudah lama bersahabat: Indonesia dan Singapura. 

Presiden LSS, Prof Tan Cheng Han yang pernah menjadi dekan di Fakultas Hukum National University of Singapore (NUS) dalam pidatonya mengatakan sangat berterimakasih dan mengapresiasi DePA-RI dan menegaskan bahwa  kerjasama di bidang hukum antar dua negara sahabat ini sangat penting untuk menciptakan harmonisasi, yang saling menguntungkan. Bagaimanapun kata Prof. Tan Cheng Han yang juga pernah menjadi dekan di School of Law, City University of Hongkong investasi Singapura di Indonesia besar, sehingga membutuhkan proteksi hukum yang meksimal. Rule of Law harus benar-benar ditegakkan. Sebaliknya, banyak juga pengusaha Indonesia yang berinvestasi di Singapura yang juga memerlukan perlindungan hukum yang juga maksimal. 

Prof Tan Cheng yang juga pengacara senior di WongPartnership LLP juga berharap dapat meningkatkan kerjasama lebih erat lagi dengan DePA-RI di masa kepemimpinannya.

"Kerjasama ini tentu sangat luas, bisa kerjasama peningkatan professionalitas, kerjasama keahlian, peningkatan keahlian, kerjasama dalam penanganan perkara-perkara korporasi lintas negara dan jurisdiksi dan bahkan kerjasama akademik dan riset," ujarnya pada awak media pada Senin (18-05-2026) di Jakarta

Pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban itu diselingi diskusi mengenai  KUHP dan KUHAP baru di Indonesia dikaitkan dengan kejahatan korporasi, money laundring, perkara korupsi, kejahatan lintas negara dan sebagainya. Pun bagaimana permasahan serupa ditangani menurut hukum Singapura. 

Menanggapi harapan Presiden LSS, Luthfi Yazid optimis sangat  banyak prospektif program yang bisa dikembangkan bersama LSS dengan DePA-RI, saat ini maupun di masa mendatang.

Acara yang penuh dengan persahabatan tersebut ditutup dengan saling memberikan cindera mata sebagai kenang- kenangan serta bukti tanda persahabatan. (RED).

Resort Kampasi Gandeng Desa dan KTH Jaga Kelestarian Hutan

Kepala Resort Kampasi saat pimpin langsung apel pagi, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global – Resort Kampasi terus memperkuat upaya pengamanan kawasan hutan sekaligus mendorong penguatan program perhutanan sosial berbasis masyarakat. Langkah tersebut diwujudkan melalui serangkaian kegiatan koordinasi dan pembinaan yang dilaksanakan pada Senin, 29 Mei 2026.

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh staf dan petugas Resort Kampasi. Apel dipimpin langsung Kepala Resort Kampasi, Mirafudin AW, S.Hut. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan kekompakan dalam menjalankan tugas pengawasan di lapangan.

Menurut Mirafudin, seluruh personel harus memiliki pemahaman yang sama terkait tujuan dan sasaran kegiatan, baik dalam aspek pengamanan kawasan hutan maupun pendampingan kepada masyarakat sekitar hutan.

“Seluruh anggota harus bekerja sesuai aturan dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar kelestarian hutan tetap terjaga,” ujarnya.

Usai apel, tim Resort Kampasi melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Kantor Desa Suka Damai, Kecamatan Manggelewa. Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa terkait pengamanan kawasan hutan yang berbatasan langsung dengan wilayah administrasi desa.

Dalam diskusi bersama perangkat desa, dibahas sejumlah langkah konkret untuk menjaga batas kawasan hutan agar tidak terjadi perambahan maupun penguasaan lahan secara sepihak. Kolaborasi antara pemerintah desa dan pengelola kawasan hutan dinilai penting guna mencegah kerusakan lingkungan sejak dini.

Selain itu, Resort Kampasi juga mengimbau pemerintah desa agar aktif memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga hutan serta mematuhi aturan hukum yang berlaku.

Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembukaan lahan liar, penebangan kayu tanpa izin, maupun aktivitas lain yang berpotensi merusak kawasan hutan. Sebab, selain berdampak buruk terhadap ekosistem, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum tegas sesuai peraturan perundang-undangan.

Tidak hanya fokus pada aspek pengamanan, Resort Kampasi juga memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui kunjungan ke kediaman Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Oi Kampasi. Dalam pertemuan itu, tim memberikan pendampingan teknis sekaligus penguatan kelembagaan kepada kelompok tani yang menjadi mitra resmi program Perhutanan Sosial.

Pembahasan difokuskan pada pengembangan potensi sumber daya alam di wilayah kelola agar dapat dimanfaatkan secara bijak, berkelanjutan, dan bernilai ekonomis bagi masyarakat sekitar.

Mirafudin menjelaskan, keberadaan Kelompok Tani Hutan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak program perhutanan sosial yang memadukan upaya pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah tanaman bernilai ekonomis yang dikembangkan di kawasan wisata Kampasi Meci menunjukkan hasil positif dan telah mulai berbuah.

“Tanaman yang dikembangkan di kawasan Kampasi Meci ini bukan hanya membantu menghijaukan kembali kawasan hutan yang gundul, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah desa, pengelola hutan, dan kelompok masyarakat, Resort Kampasi berharap upaya pelestarian hutan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga di sekitar kawasan hutan.

Redaksi |

Wujudkan Transformasi Unram, PWI NTB Harap Unram Siapkan Beasiswa untuk Jurnalis

MATARAM,Mediadinamikaglobal.id - Kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) tingkat provinsi NTB tahun 2026, terus dimatangkan jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi setempat. 

Kali ini, untuk menyukseskan kegiatan yang mempertandikan 14 cabang olahraga (Cabor) pada 26–28 Juni tersebut, jajaran PWI NTB bersilaturahmi dengan Rektor Unram Prof Sukardi, Jumat (29/5/2026).

Ketua PWI NTB Ahmad Ikliludin menegaskan, silaturahmi ke Rektor Unram menjadi penting dilakukan, lantaran Unram memiiiki Sport Center yang berstandar internasional. 

Harapannya, dari 14 Cabor tersebut, semua pertandingan digelar di Unram. 

"Dengan keberadaan Sport Center Unram, kami berharap semua pertandingan Porwada 2026 bisa digelar di Unram. Ini tentu memudahkan pihak panitia dalam rangka akomodasi dan kenyamanan para jurnalis yang bertanding," tegasnya.

Menurut Iklil, keberadaan pengurus PWI NTB periode 2025-2030 yang dilantik akhir Desember 2025 lalu, sejatinya memerlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Salah satunya, Unram sebagai kampus negeri terbesar di Provinsi NTB. 

Jurnalis senior Radar Lombok ini, mengucapkan terima kasih atas dukungan Unram sejak era kepemimpinan Rektor sebelumnya, Prof Bambang Hari Kusumo yang selalu memberikan dukungan pada program dan kegiatan yang dijalankan PWI NTB selama ini. 

"Kami mengucapkan selamat pada Pak Prof Sukardi yang telah terpilih sebagai Rektor Unram periode 2026-2030. Semoga kolaborasi yang telah terjalin antara PWI NTB dan Unram bisa terus berlanjut dan ditingkatkan kedepannya," kata Iklil.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa PWI NTB siap berkolaborasi mendukung semua pogram Unram mendunia dibawah kepemimpinan Unram dibawah Prof Sukardi. 

Salah satunya, visi transformasi Unram menjadi kampus yang lebih kuat, maju, dan berdaya saing.

"Tentu, semangat inklusivitas Pak Rektor siap kami aplikasikan dengan menyiapkan Sekretariat PWI NTB untuk bisa menjadi lokasi magang para mahasiswa Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) Unram untuk berdiskusi dengan kawan-kawan jurnalis yang setiap harinya berkumpul di Sekretariat PWI NTB," jelas Iklil. 

Selain itu, Iklil juga mengharapkan manakala ada celah untuk program beasiswa bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi program magister agar bisa disiapkan untuk Jurnalis melalui PWI NTB.

Menjawah hal itu. Rektor Unram Prof Sukardi mengucapkan terima kasih atas kehadiran pengurus PWI NTB.

Guru Besar Unram ini, menegaskan pihaknya siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak. Salah satunya, PWI NTB.

"Jika Unram, tidak membuka diri maka kita tidak bisa membangun Unram. Yang pasti, kegiatan Porwada yang digelar PWI NTB, siap kami dukung penuh," tegas Prof Sukardi. 

Menurutnya, di era digital yang serba cepat saat ini, berita tak lagi datang dari media konvensional. Namun Influencer, konten kreatir, bahkan akun anonim bisa jadi sumber informasi utama.

Hanya saja, tidak semua berita yang viral bisa dipertanggungjawabkan. 

“Sekali ada yang salah, bisa tersebar ke jutaan orang dalam hitungan menit. Ini juga kami rasakan sempat menjadi korban,” kata Prof Sukardi.

Dia berharap agar PWI NTB selaku organisasi pers terbesar di Indonesia, agar juga bisa lebih banyak melakukan edukasi ke publik terkait penyebaran konten yang dapat mengancam perpecahan dan persaudaraan. 

Termasuk juga memberikan pelatihan konten positif kepada mahasiswa Unram. Sebab, saat ini, sekitar 97,6 anak muda di Indonesia mengakses berita lewat media sosial, terutama lewat platform seperti Instagram, X Twitter), dan TikTok. 

"Kami, harap kawan-kawan PWI NTB menjadi penerang dalam juga mencegah penyebaran konten yang dapat mengancam perpecahan dan persaudaraan. Insya Allah, saya siap memberikan ruang PWI untuk masuk mengajar ke FHISIP Unram. Juga memberikan pelatihan ke UKM Media Unram sehingga mereka paham akan kode etik jurnalistik dan konten yang benar," jelas Prof Sukardi.

Rektor menambahkan, pihkanya siap mendukung kegiatan Porwada PWI NTB 2026. 

"Silahkan dipergunakan semua fasilitas Sport Center yang dimiliki Unram. Kami siap mendukung penuh, tapi tolong segera PWI bersurat agar kita siapkan semua venue dan petugas yang akan stand by selama kegiatan berlangsung," tandas Prof Sukardi. (**) 

Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling di Simpasai, Warga Diimbau Jaga Kamtibmas

Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Jumat malam (29/5/2026).

Kegiatan patroli dipimpin oleh Serka Jamaludin selaku Babinsa Desa Simpasai bersama satu orang anggota Koramil. Patroli dimulai sekitar pukul 20.10 Wita dengan melibatkan aparat desa dan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir dua orang anggota Koramil, tiga aparat desa, serta lima orang warga masyarakat. Sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan tempat tongkrongan anak muda yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.

Sekitar pukul 20.15 Wita, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Simpasai, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Lima menit kemudian, personel tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Selain melakukan patroli, anggota Koramil juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Warga diminta menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran maupun perkelahian.

Dalam arahannya, petugas juga menyoroti maraknya perilaku anak muda yang sulit mengendalikan emosi akibat pengaruh minuman keras, sehingga kerap memicu terjadinya keributan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak ugal-ugalan saat berkendara di jalan raya demi keselamatan bersama dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Pada pukul 21.10 Wita, patroli dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan patroli siskamling berakhir pada pukul 21.20 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Koramil 1608-03/Sape dalam menciptakan situasi wilayah yang aman serta mempererat sinergi antara TNI, aparat desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Sumi Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas Melalui Patroli dan Kongkow Bersama


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Desa Sumi, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Serka Ridwan melaksanakan patroli malam dan kegiatan kongkow bersama masyarakat binaan pada Jumat malam (29/5/2026) sekitar pukul 20.55 WITA.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan komunikasi sosial antara aparat kewilayahan dengan masyarakat guna menciptakan situasi lingkungan yang aman dan kondusif.

Dalam kesempatan itu, Serka Ridwan memberikan imbauan kepada warga agar senantiasa menjaga hubungan baik antar sesama masyarakat serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Ia juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif demi memenuhi kebutuhan keluarga serta menjauhi berbagai hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan menjaga hubungan baik dan saling peduli, maka situasi yang aman dan nyaman dapat terus terjaga,” ujar Serka Ridwan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan patroli dan komunikasi sosial tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan semakin meningkat serta tercipta hubungan harmonis antara Babinsa dan warga binaan.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Jia Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Malam Bersama Warga


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Desa Jia, Kecamatan Sape, Serma Nasruddin melaksanakan patroli malam dan kegiatan kongkow bersama warga desa binaan pada Jumat malam (29/5/2026) sekitar pukul 20.20 WITA.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tindak kejahatan yang kerap terjadi pada malam hari. Dalam kesempatan itu, Serma Nasruddin juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan desa serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai hal yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas.

“Apabila ada hal-hal yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, segera laporkan kepada kepala dusun maupun kepala desa agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Serma Nasruddin kepada warga.

Melalui kegiatan patroli dan komunikasi sosial tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara aparat teritorial dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Desa Jia.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Hidirasa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas Melalui Kegiatan Kongkow Bersama


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 29 Mei 2026 — Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Serka Abdul Hafit melaksanakan kegiatan kongkow bersama warga binaan pada Jumat malam (29/5/2026) sekitar pukul 19.55 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Abdul Hafit memberikan penekanan kepada masyarakat pentingnya menjaga hubungan sosial dan komunikasi yang baik antarwarga. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghindari segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum karena dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.


“Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersamaan dan tidak mudah terpancing melakukan tindakan sendiri apabila terjadi suatu permasalahan,” ujar Serka Abdul Hafit di hadapan warga.

Ia menegaskan, apabila terdapat persoalan di tengah masyarakat, warga diharapkan segera melaporkannya kepada aparat terkait agar dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat, sehingga tidak menimbulkan permasalahan yang berkepanjangan.

Kegiatan komunikasi sosial seperti ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Desa Hidirasa.(Team.MDG.03)

Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Tangkap Pengedar Sabu Di kawasan Portal Indo Lampung.

Tulang Bawang, Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Semangat memutus rantai peredaran barang haram terus dikobarkan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang. Berbekal informasi andalan dari masyarakat, tim operasi kembali mencatatkan keberhasilan besar dengan menangkap seorang pengedar narkotika di kawasan Portal Indo Lampung, Kecamatan Menggala, pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Langkah tegas ini menjadi bukti nyata bahwa siapapun yang berani bermain dengan racun maut, polisi akan segera menyergap tanpa ampun. 

Aksi penyergapan berawal dari laporan warga yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di sepanjang jalan utama tersebut. Disebutkan lokasi itu kerap dijadikan sarang transaksi gelap dan pemakaian narkotika. Tak ingin menunggu korban bertambah, petugas langsung turun ke lapangan sejak pukul 18.00 WIB untuk melakukan penyamaran dan pengawasan ketat, Jum'at 29 Mei 2026.

Tepat sejam berselang, perhatian petugas tertuju pada satu unit sepeda motor Honda Supra berwarna hitam yang melintas. Kendaraan itu tampak janggal, tanpa pelat nomor serta bodi yang tidak lengkap, dikendarai seorang pria dengan gerak-gerik gelisah dan terus melirik ke sekeliling jalan. Yakin ada sesuatu yang disembunyikan, petugas segera menghentikan kendaraan tersebut.

Hasil penggeledahan memuaskan dugaan petugas. Dari badan pengendara dan barang bawaan, ditemukan barang bukti berbahaya: 1 bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0,34 gram yang disembunyikan di dalam kotak rokok merek Bull. Selain itu, turut disita 1 unit ponsel merek Realme sebagai alat komunikasi yang diduga digunakan untuk transaksi gelap.

Pengendara tersebut pun diamankan dan diketahui inisialnya AS (29 tahun), warga asal Jalan Perintis, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Bara Satu, Kabupaten Way Kanan, yang bekerja sebagai buruh harian lepas. Agus kini terjerat pasal berlapis, yakni Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP Jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasat Narkoba Polres Tulang Bawang Iptu Jhoni Apriwansyah, S.H , memberikan pernyataan tegas di hadapan awak media mengenai operasi ini.

"Ini adalah bukti nyata keseriusan kami. Kami bergerak cepat, kami bertindak tegas, dan kami tidak akan pernah berhenti sampai narkotika musnah dari bumi Tulang Bawang. Informasi dari masyarakat adalah kekuatan utama kami, dan hari ini kerja sama itu kembali membuahkan hasil. Pelaku berani-beraninya beroperasi di jalan raya dengan kendaraan yang tidak layak, tapi ia lupa bahwa pengawasan kami ada di mana-mana. Hukuman berat menanti mereka yang merusak masa depan bangsa. Kami pastikan kasus ini tidak berhenti di sini; jejak pasokan akan kami lacak hingga ke bandar utamanya!" tegas Iotu Jhoni Apriwansyah dengan nada penuh wibawa.

Saat ini A telah ditahan di sel tahanan kepolisian guna menjalani proses hukum. Barang bukti pun telah dikirim ke Laboratorium Forensik untuk pembuktian lebih lanjut, sementara tim penyidik terus bekerja keras mengembangkan jaringan yang diduga lebih besar di balik peredaran barang haram tersebut.

Pihak kepolisian kembali mengajak seluruh warga untuk bersatu padu menjaga keamanan lingkungan. Jangan diam melihat kejahatan, karena bersama polisi, masyarakat adalah benteng terkuat melawan narkotika.(Fs/Red) 

Komitmen Berantas Narkoba, Kapolda NTB Pimpin 11.164 Personel Teken Pakta Integritas

Kapolda dan Waka Polda NTB saat melaksanakan Pendatanganan pakta
integritas kepada Personal Polda NTB, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengambil langkah tegas dalam mengantisipasi dan mencegah penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian. Sebanyak 11.164 personel Polda NTB secara serentak menandatangani Pakta integritas antikorupsi dan narkoba, dimulai dari tingkat Polda, para Pejabat Utama (PJU), Kapolres, hingga seluruh personel bintara, Jumat (29/5/2026)

Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan komitmen nyata jajaran Polda NTB untuk membersihkan institusi Polri dari jeratan narkoba.

"Pakta integritas ini adalah upaya pencegahan kita kepada seluruh personel, khususnya untuk Polda NTB yang berjumlah 11.164 personel. Kita harapkan (institusi) bersih dari pelanggaran penyalahgunaan narkoba," ujar Irjen Pol. Kalingga saat diwawancarai setelah kegiatan.

Ada hal yang menarik dan krusial dalam prosesi penandatanganan kali ini. Kapolda NTB menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas wajib disaksikan oleh istri bagi personel yang sudah berkeluarga, dan disaksikan oleh orang tua bagi personel yang masih lajang (bujang).

Menurutnya, benteng pertahanan yang paling kuat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dimulai dari lingkungan keluarga terdekat.

"Kenapa harus disaksikan istri? Karena pencegahan narkoba yang paling utama itu adalah kehadiran keluarga. Pengawasan dan saling mengingatkan antara suami-istri jangan sampai terlibat narkoba. Bagi yang bujang, disaksikan oleh orang tua," jelas Jenderal bintang dua tersebut.

Irjen Pol. Kalingga memastikan tidak akan ada kompromi bagi oknum anggota yang terbukti melanggar komitmen tersebut. Sanksi hukum yang berat dan tegas sudah disiapkan untuk memberikan efek jera.

Di dalam pakta integritas tersebut, diatur secara jelas mengenai konsekuensi hukum bagi anggota yang terbukti terlibat tindak pidana narkoba, mulai dari: Sidang Disiplin Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan Proses Pidana Umum.

"Kiat-kiat untuk pencegahan terhadap penyalahgunaan dan pelanggaran narkoba ini kita laksanakan sesuai dengan instruksi ataupun perintah dari Bapak Kapolri, maupun program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo," terangnya.

Polda NTB berkomitmen agar Polri dapat menjadi contoh atau teladan yang baik bagi masyarakat luas dalam hal memerangi narkoba.

Selebihnya Kapolda NTB mengajak rekan-rekan pers dan tokoh masyarakat untuk terus bersinergi, memberikan informasi, dan bekerja sama demi memberantas peredaran narkoba di seluruh wilayah hukum NTB.

Redaksi |

Korban Rugi Rp950 Juta, BGN bersama Polda NTB Usut Penipuan Dapur MBG

Irwasda Polda NTB, Waka BGN RI, Kabid Humas Polda NTB,
dan Kapolres Lotim, (Ist/Surya)


Mataram, Media Dinamika Global — Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Polda NTB, mengungkap kasus dugaan penipuan pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Timur. Nilai kerugian dalam perkara tersebut mencapai Rp950 juta.

Konferensi pers berlangsung di ruang Rupatama Polda NTB, Jumat (29/5/2026), dihadir Wakil Kepala BGN Irjen Pol. (P) Sony Sanjaya, S.I.K., Plt Irwasda Polda NTB Kombes Pol. Sigit Hariwibowo, S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., serta Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana, S.I.K., S.H.

Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya mengungkapkan, pelaku memakai modus menjanjikan titik lokasi pembangunan dapur SPPG, lengkap dengan operasionalnya.

"Itu modus yang dia berikan. Dia menjanjikan memberikan titik lokasi bangunan dan membangunkan bangunan SPPG serta siap operasional, padahal operasional belum berjalan," kata Sony.

Ia menegaskan, seluruh proses pengusulan hingga verifikasi dapur MBG, sejak awal tidak memungut biaya apa pun. Himbauan terkait larangan praktik percaloan juga terus disampaikan kepada masyarakat.

"Masyarakat dari awal tidak dipungut biaya. Himbauan juga sudah jelas disampaikan berulang-ulang melalui media. Saya sendiri secara personal sudah menyampaikan dari awal jangan sampai tertipu calo-calo," ujarnya.

Menurut Sony, sejumlah korban mulai mendatangi BGN usai uang mereka tak kunjung kembali, sementara proyek dapur belum berjalan sesuai janji.

"Korban-korban mulai datang ke BGN karena mungkin nagih terus-menerus tidak dibalikin uangnya. Baru kemudian bertanya ke BGN, dan mengatakan seperti ini ditangani aparat penegak hukum," ucapnya.

Sony juga meminta masyarakat mengecek langsung petunjuk teknis pembangunan dapur SPPG, melalui situs resmi pemerintah. Seluruh ukuran dapur hingga tata letak bangunan, lanjut dia, sudah tersedia dan bisa diakses publik.

"Juknis BGN tentang ukuran dapur itu bisa didownload masyarakat. Sekarang sudah bisa di Google dan puluhan ribu orang sudah membuat dapur," tegasnya.

Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana menjelaskan, laporan dugaan penipuan mulai diproses sejak Mei 2026. Polisi kini menyiapkan penetapan tersangka berinisial S.

"Kami akan memberikan informasi terkait pengaduan yang kami terima di Polres Lombok Timur. Kasus bermula pada kurun waktu September 2025, kemudian tanggal 21 Mei 2026 kita terbitkan surat penyidikan, dan tanggal 29 Mei 2026 kita tetapkan terduga berinisial S," ujar Komang.

Ia menyebutkan, laporan pertama menimbulkan kerugian cukup besar dan penyidik membuka peluang muncul korban lain.

"Dengan kerugian yang cukup besar ini pengaduan pertama kami tangani. Nanti akan berkembang, untuk lebih jelasnya setelah kami tetapkan tersangka kami akan rilis kembali," tegasnya.

Data penyidik menyebut pelapor Husna Mauladat Mariam, menyerahkan uang Rp950 juta kepada terlapor inisial S dan seorang kontraktor inisial HP. Dana tersebut akan dipakai untuk pembangunan dapur MBG di wilayah Masbagik Selatan, Lombok Timur.

Bangunan dapur kini sudah berdiri, namun penyelesaian pembangunan dilakukan pihak korban. Hingga saat ini dapur tersebut belum memperoleh titik koordinat resmi dari BGN, sehingga belum bisa beroperasi.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid menegaskan, perkara tersebut kini masuk tahap penyidikan, dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sesuai KUHP terbaru.

Redaksi |