Media Dinamika Global

Kamis, 26 Februari 2026

Babinsa Desa Lanta Koramil 1608-03/Sape Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Lanta, Serka Khairuddin, menghadiri kegiatan Safari Ramadhan tingkat Desa Lanta yang digelar di Masjid Nurul Iman, Kecamatan Lambu, Kamis (26/2/2026) malam.

Serka Khairuddin merupakan anggota Posramil Lambu, Koramil 1608-03/Sape. Ia hadir mewakili Danposramil Lambu dalam kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat tersebut.

Kegiatan Safari Ramadhan yang dimulai pukul 19.30 Wita itu menghadirkan Ustaz Al Hariansyah, SH sebagai imam, serta Ustaz Muhammad Najib, S.Pd.I., M.Ag sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, penceramah menyampaikan pentingnya meningkatkan keimanan dan kebersamaan selama bulan suci Ramadhan.




Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Lambu, Kepala KUA Kecamatan Lambu, Kepala UPT Puskesmas Lambu, KUPT Pertanian, Ketua MUI, Ketua PHBI, Kepala Desa Lanta beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD Desa Lanta, Imam Masjid Nurul Iman, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat bersama seluruh jamaah Masjid Nurul Iman.

Kehadiran aparat TNI melalui Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan upaya mempererat sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan Safari Ramadhan berakhir pada pukul 21.10 Wita dalam keadaan aman, lancar, dan tertib.

(Team.MDG.03)

Monitoring Ketat, Polres Tulang Bawang Sterilkan Mako Dari Potensi Pelarian Tahanan.


Tulang Bawang – Mediadinamikaglobal.Id || Komitmen menjaga keamanan markas komando terus ditegaskan oleh Polres Tulang Bawang. Pada Kamis (26/2) pukul 11.30 WIB, jajaran Sat Intelkam melakukan pengecekan dan monitoring menyeluruh terhadap sistem CCTV di lingkungan Mako sebagai langkah strategis mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan upaya tahanan melarikan diri.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam AKP Riki Setiawan, S.H., M.H., didampingi IPDA Juwandi, S.H. serta AIPDA Heri Purwoko selaku Ps. Kasi TIK.

Pengecekan dilakukan secara detail dan menyasar seluruh titik vital, mulai dari: Pintu masuk dan keluar Mako, Area penjagaan dan jalan utama, Sisi kiri dan kanan Mako Utama, Area Masjid dan Lapangan, Lorong menuju ruang tahanan, Area dalam dan sekitar ruang tahanan, Ruang Command Centre (Ruang Kontrol)

Dari hasil monitoring, tercatat 37 unit CCTV terhubung langsung ke Command Centre, dengan 2 unit dalam kondisi rusak/nonaktif dan segera direkomendasikan untuk perbaikan cepat.

Monitor pengawasan dalam kondisi aktif dan mampu menampilkan seluruh titik pantau secara real time, memastikan tidak ada celah sekecil apa pun yang luput dari pengawasan.

Selain pengecekan perangkat elektronik, petugas juga melakukan kontrol fisik langsung ke ruang tahanan, memastikan:Teralis besi dalam kondisi kokoh, Kunci dan gembok aman, Jumlah tahanan sesuai buku register, Tidak ada potensi celah keamanan

Personel jaga juga diberikan penekanan tegas agar melakukan pemantauan berkala dan tidak meninggalkan ruang kontrol tanpa pengganti.

Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan Mako adalah prioritas mutlak.

“Pengawasan berbasis CCTV merupakan sarana strategis dalam mendukung deteksi dini dan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan. Tidak boleh ada ruang kosong dalam sistem pengamanan kita,” tegas Kapolres.

“Kami tidak akan memberi celah sedikit pun terhadap kemungkinan tahanan melarikan diri. Setiap perangkat akan dipastikan berfungsi optimal dan setiap personel wajib meningkatkan kewaspadaan.”

Berdasarkan analisa intelijen, pengawasan CCTV menjadi instrumen vital dalam mendukung Pam Mako serta mendeteksi potensi ancaman yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Dengan pengecekan rutin dan perbaikan segera terhadap perangkat yang rusak, potensi gangguan keamanan, termasuk upaya pelarian tahanan, dapat diminimalisir secara signifikan.

Situasi Mako Polres Tulang Bawang saat ini dalam keadaan aman dan kondusif, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan sebagai langkah preventif.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pengamanan internal tidak pernah dianggap remeh. Profesional, modern, dan terpercaya — Polri hadir memastikan keamanan tetap terjaga tanpa kompromi.
(Fs/Red) 

Anggota Komisi Informasi Provinsi NTB Periode 2026 - 2030 Dilantik, Gubernur Miq Iqbal Ingatkan Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik


Mataram, Media Dinamika Global.Id.- Gubenur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal melantik Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026 a 2030, sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat keterbukaan informasi publik serta meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat, Kamis (26/2/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menyampaikan ucapan selamat kepada para komisioner yang baru dilantik serta berharap agar amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

“Kami berharap Komisi Informasi dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi publik di Provinsi NTB,” ujarnya.

Adapun lima anggota Komisi Informasi Provinsi NTB yang ditetapkan oleh Komisi I DPRD NTB yakni Sansuri, Armansyah Putra, Husna Fatayati, Suaeb Qury, dan Sahnam.

Gubernur menegaskan, bahwa hasil survei dan evaluasi pada periode sebelumnya menunjukkan masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi dalam tata kelola keterbukaan informasi publik. Karena itu, sinergi antara Komisi Informasi dan seluruh badan publik diharapkan mampu memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan capaian yang telah diraih.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Komisioner Komisi Informasi periode sebelumnya yang telah meletakkan fondasi penting bagi penguatan keterbukaan informasi di NTB.

“Komisi Informasi yang baru tidak memulai dari nol. Banyak pijakan yang telah dibangun sebelumnya. Yang sudah baik kita perkuat, yang belum kita inovasikan dan yang kurang kita perbaiki bersama,” tegasnya.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Tim Panitia Seleksi yang telah menjalankan proses penjaringan secara panjang hingga menghasilkan 15 nama calon yang diajukan kepada DPRD Provinsi NTB.

Mengacu pada amanat Komisi Informasi Republik Indonesia serta Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap badan publik wajib membuka akses informasi kepada masyarakat kecuali informasi yang dikecualikan. Dalam konteks tersebut, Komisi Informasi memiliki peran strategis sebagai penjaga keseimbangan antara hak publik untuk mengetahui dan kewajiban negara dalam melindungi informasi tertentu.

Di era digital dan transformasi birokrasi saat ini, masyarakat menuntut pelayanan informasi yang cepat, jelas, dan transparan. Tantangan keterbukaan informasi tidak hanya sebatas membuka akses, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan akurat, utuh, dan tidak menyesatkan.

Gubernur menekankan bahwa Komisi Informasi tidak hanya menjalankan fungsi ajudikasi dan mediasi sengketa informasi, tetapi juga menjadi motor penggerak budaya transparansi di seluruh badan publik, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Selain itu, Komisi Informasi diharapkan mampu menjadi lembaga yang tegas namun adil, independen dalam mengambil keputusan, serta aktif membangun literasi keterbukaan informasi di tengah masyarakat.

“Kritik yang konstruktif, rekomendasi yang solutif, serta pengawasan yang objektif akan memperkuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Kepercayaan publik adalah modal sosial terbesar dalam pembangunan,” jelasnya.

Gubernur juga berpesan agar para komisioner menjadikan jabatan tersebut sebagai ruang pengabdian dan ibadah, serta terus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Dengan keterbukaan, partisipasi akan tumbuh, dan dengan transparansi, akuntabilitas akan menguat,” pungkasnya.

Redaksi ||

Disiplin Meningkat, Atmosfer Kerja Makin Solid: Dinas PUPR Dompu Tunjukkan Geliat Reformasi Birokrasi


Dompu, NTB — Media Dinamika Global.Id.– Di tengah dinamika birokrasi pemerintahan daerah, kualitas komunikasi antara pimpinan dan staf menjadi elemen krusial dalam menciptakan kinerja yang solid dan terukur. Tren positif itu kini mulai terlihat di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Dompu.

Peningkatan disiplin, etos kerja, serta kepatuhan terhadap tugas pokok dan fungsi pegawai menjadi indikator nyata perubahan tersebut. Sejumlah aparatur menyebut bahwa atmosfer kerja kini lebih terarah, komunikatif, dan produktif dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu figur yang dinilai berperan penting dalam perubahan ini adalah Kasubag Kepegawaian, Eka Hikmah. Dalam rapat koordinasi beberapa hari lalu, ia menegaskan bahwa menjadi aparatur negara bukan sekadar hadir dan melakukan presensi melalui Sistem Informasi Presensi (SIP), melainkan mengemban amanat pengabdian kepada negara dan masyarakat.

“Kita digaji oleh negara untuk mengabdi. Bukan hanya soal hadir pagi dan sore, tetapi bagaimana kita bekerja sesuai tanggung jawab jabatan dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Eka juga mengingatkan bahwa setiap pegawai memiliki hak sekaligus kewajiban yang harus dijalankan secara profesional. Ia meminta seluruh jajaran mengikuti SOP, menjaga integritas, serta menjadi teladan dalam kedisiplinan dan etika kerja.

Dalam penutup arahannya, ia mengajak seluruh pegawai bekerja dengan keikhlasan serta menjaga keharmonisan lingkungan kerja.

“Saya berharap kita semua tetap bersemangat dan sabar dalam menjalankan tugas, tanpa melihat besar kecilnya upah. Ini pilihan kita. Tetap saling menghargai dan menjaga etika, karena hubungan emosional antarpegawai sangat memengaruhi harmonisasi kerja,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari internal ASN, baik PNS, PPPK, maupun tenaga paruh waktu. Salah satunya disampaikan oleh Imam Syafi’i, staf Bagian Umum dan Kepegawaian, yang ditemui pada 26 Februari 2026.

Menurutnya, perubahan kedisiplinan kini terasa nyata.

“Selama saya mengabdi, baru tahun-tahun terakhir ini peningkatan kedisiplinan terlihat sangat jelas. Baik dari ASN, PNS, PPPK, hingga tenaga paruh waktu,” katanya.

Ia menilai gaya kepemimpinan yang tegas namun komunikatif menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan tersebut.

“Beliau bukan hanya menyuruh, tetapi memberi contoh. Kami didorong untuk bekerja sesuai aturan, tidak menunda tugas, menjaga tanggung jawab, dan menghargai waktu. Atmosfer kerja sekarang jauh lebih positif.”

Imam juga menegaskan bahwa perubahan ini tidak sebatas formalitas administratif. Budaya kerja mulai menyentuh aspek mendasar seperti kedisiplinan waktu, akurasi pelaporan, serta kepatuhan terhadap tugas harian.

“Sekarang setiap pegawai lebih terarah. Kami tidak lagi menunggu diperintah. Semua bergerak sesuai peran masing-masing. Itu yang membuat pekerjaan lebih cepat, tepat, dan minim kesalahan,” jelasnya.

Koordinasi antarbidang yang sebelumnya kerap tersendat kini dinilai lebih lancar berkat komunikasi terbuka antara pimpinan dan staf.

“Jika ada kendala, langsung disampaikan dan ditindaklanjuti. Tidak ada lagi saling lempar tanggung jawab,” tambahnya.

Tak hanya dari internal, masyarakat juga mulai merasakan dampak perubahan tersebut. Sejumlah warga Dompu mengaku pelayanan administrasi kini lebih cepat dan pegawai lebih disiplin hadir sebelum jam pelayanan dimulai.

“Dulu kadang pegawainya belum lengkap. Sekarang sudah jauh lebih siap dan responsif,” ungkap salah seorang warga.

Meski demikian, masyarakat juga memberikan catatan kritis. Mereka berharap peningkatan kedisiplinan diimbangi dengan pelayanan yang lebih humanis, transparan, serta bebas dari praktik yang merugikan publik.

“Perubahan memang ada, tapi kami ingin pelayanan yang jelas dan tidak bertele-tele. Kalau ini konsisten, Dompu bisa jauh lebih maju,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Momentum positif ini dinilai sebagai langkah strategis bagi Dinas PUPR Kabupaten Dompu dalam membangun tata kelola yang lebih profesional, efektif, dan akuntabel.

Dengan komitmen pimpinan dan semangat kolektif pegawai, harapan akan terwujudnya birokrasi yang bersih, responsif, dan benar-benar melayani masyarakat kini semakin terbuka lebar.

Redaksi ||

Satlantas Polres Bima Kota Berikan Klarifikasi Terkait Praktik Pengawalan Kendaraan dan Alat Berat


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Polres Bima Kota memberikan klarifikasi terkait praktik pengawalan kendaraan khusus dan alat berat di wilayah hukumnya, menyusul beredarnya informasi yang menyebut adanya aliran dana pribadi yang dikaitkan dengan Kasat Lantas.

Menurut penjelasan Kasat Lantas Polres Bima Kota, pengawalan kendaraan khusus dan/atau angkutan dengan dimensi dan muatan tertentu dilakukan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 162 ayat (2).

Ketentuan ini mengatur bahwa kendaraan khusus wajib mendapatkan pengawalan serta pengaturan lalu lintas demi keselamatan pengguna jalan lainnya. Pelaksanaan pengawalan pada malam hari dipilih berdasarkan pertimbangan teknis keselamatan, kelancaran arus lalu lintas, dan untuk meminimalisir potensi gangguan serta risiko kecelakaan di jalan umum. Praktik ini umum dilakukan pada mobilisasi kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) guna menghindari kepadatan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Bima Kota, Iptu Bambang Tedy S., S.H., M.I.Kom, menegaskan bahwa tuduhan mengenai aliran dana besar yang dikontrol olehnya tidak benar dan tidak berdasar. Setiap kegiatan pengawalan dilaksanakan berdasarkan permohonan resmi dari perusahaan ekspedisi dan diterbitkan Surat Perintah Pengawalan (SPP) sesuai prosedur. Tidak ada penerimaan dana pribadi atau penyalahgunaan kewenangan.

“Kami menghormati hak setiap pihak untuk menyampaikan laporan atau aspirasi. Namun, informasi yang disampaikan ke publik sebaiknya tetap mengedepankan klarifikasi dan verifikasi agar tidak menimbulkan opini keliru dan merugikan institusi maupun pribadi anggota Polri,” jelas Iptu Bambang Tedy S.

Selain itu, Kasat Lantas menjelaskan bahwa pengawalan alat berat dilakukan secara estafet lintas wilayah hukum, sebagai bagian dari koordinasi antar Polres. Rute pengawalan dimulai dari pelabuhan di wilayah Polres Bima Kota dan dilanjutkan sebagai berikut: Polres Bima Kota: Dari pelabuhan hingga batas wilayah, Polres Bima Kabupaten: Sampai batas wilayah, Polres Dompu: Hingga lokasi tujuan

Pola ini merupakan prosedur yang lazim dalam mobilisasi kendaraan khusus lintas kabupaten. Polres Bima Kota menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas secara profesional, transparan, dan mengutamakan keselamatan masyarakat, ujar Kasat Lantas. (Sekjend MDG)

Dukung Layanan Jamaah, Pemkab Bima Resmi Hibahkan Lahan untuk Kantor Kementerian Haji dan Umrah ‎


Bima, Media Dinamika Global.id.-- ‎Pemerintah Kabupaten Bima resmi menandatangani perjanjian hibah dengan Kantor Urusan Haji dan Umroh Kabupaten Bima untuk pembangunan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima. Penandatanganan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bupati Bima pada Kamis (26/02/2026).

‎Dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Bima tersebut diperuntukkan bagi pembangunan kantor yang berlokasi di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, dengan luas tanah kurang lebih 21 are.

‎Bupati Bima, Ady Mahyudi, mengungkapkan apresiasi dan dukungan penuh atas terealisasinya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan kantor ini sangat dinantikan oleh umat Muslim di Kabupaten Bima.

‎“Kami Pemerintah Kabupaten Bima sangat berterima kasih atas kerja sama ini dan mendukung penuh pembangunan kantor tersebut. Kantor ini sangat dinantikan oleh umat Muslim di Kabupaten Bima agar segala urusan haji dan umrah bisa lebih efisien dan efektif, termasuk dalam pembinaan jemaah haji dan umrah serta pelaksanaan bimbingan manasik haji,” ujar Bupati.

‎Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima, Ikhwan Zulkifli, SE, menjelaskan bahwa seluruh tahapan administrasi hibah telah dilalui. Pihaknya juga telah melaksanakan zoom meeting bersama Biro Perencanaan Kementerian Agama sebagai bagian dari proses perencanaan.

‎“Kami sudah melakukan zoom meeting bersama Biro Perencanaan Kemenag dan semua tahapan sudah kami lalui. Proses hibah sudah sampai pada tahap penyelesaian dan tinggal menunggu penerbitan sertifikat tanah yang insyaallah akan terbit pada bulan Mei. Jika seluruh persyaratan telah dilengkapi, insyaallah pembangunan kantor akan dimulai pada tahun 2027,” jelasnya.

‎Penandatanganan perjanjian hibah tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Adel Linggi Ardi, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bima.

‎Dengan adanya kantor ini diharapkan pelayanan haji dan umrah di Kabupaten Bima dapat semakin optimal, profesional, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan ibadah ke Tanah Suci dan Sejalan dengan visi Kabupaten Bima yang bermartabat, yang berkemajuan, makmur, tangguh dan berkelanjutan, kabag Setda kabupaten bima Jafung komunikasi pimpinan Ari Fahriansyah S.pt.(Sekjend MDG)

Ungkap 157 Kasus, Kapolda NTB Ajak Semua Pihak Bersinergi Lawan Narkoba


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Polda NTB menggelar konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika, hasil pengungkapan Ditresnarkoba dan Satresnarkoba jajaran. Kegiatan berlangsung di Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Kamis (26/2/2026), dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si..

Pengungkapan kasus tercatat sepanjang Januari hingga minggu ketiga Februari 2026. Total 157 kasus berhasil dibongkar dengan 240 tersangka diamankan.

Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. menegaskan, langkah tersebut bukan kegiatan simbolik semata.

“Ini bukan sekedar seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata, hadirnya negara dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkoba merupakan kejahatan luar biasa, yang merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat, menghancurkan masa depan generasi muda, serta mengancam ketahanan nasional,” tegasnya.

Ia mendorong sinergi aparat penegak hukum, pemda, stakeholder, serta seluruh elemen masyarakat agar pencegahan dan pemberantasan berjalan maksimal.

Dari 157 kasus itu, polisi menyita narkotika jenis sabu 2.540,632 gram atau sekitar 2,5 kilogram, ganja 53,79 gram, ekstasi 85,5 butir, tramadol 3.562 butir, magic mushroom, serta uang tunai Rp3.068.854.000.

Pada kesempatan sama, dilakukan pemusnahan barang bukti periode Januari hingga Februari 2026, setelah mengantongi penetapan pengadilan negeri setempat. Barang bukti dimusnahkan meliputi sabu 1.584,866 gram atau sekitar 1,5 kilogram, ganja 82,5 kilogram, serta ekstasi 62 butir.

Kapolda NTB menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Ditresnarkoba dan Satresnarkoba Polres serta dukungan masyarakat.

“Hasil ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi Direktorat dan Polres jajaran, serta dukungan stakeholder dan masyarakat, sehingga penegakan hukum terhadap kasus-kasus penyalahgunaan narkoba dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga memastikan pengelolaan barang bukti dilakukan profesional dan transparan, agar tidak ada celah penyimpangan.

“Saya mengajak kepada kita semua dan seluruh elemen masyarakat, untuk mari bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi, dalam rangka memberantas segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Karena pada dasarnya tugas pencegahan dan penegakan hukum tidak dapat terlaksana optimal, tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Roman Smaradahana Elhaj, S.IK., M.H., membeberkan nilai ekonomis barang bukti yang disita mencapai Rp3.864.198.000. Dari jumlah tersebut, sekitar 12 ribu jiwa diperkirakan terselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta ketentuan KUHP terbaru. Ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, disertai denda hingga Rp10 miliar.

Sejumlah kasus menonjol ikut dipaparkan, mulai dari pengungkapan 818,691 gram sabu di Lombok Timur dengan tersangka masih buron, kasus 30,415 gram sabu di Kota Bima yang menyeret oknum personel Polri, hingga temuan 488,496 gram sabu dari pengembangan perkara di Kota Bima.

Selain itu, jajaran Polres Lombok Barat mengungkap 102,055 gram sabu di Batu Layar. Polres Sumbawa menyita 107,03 gram di Kecamatan Buer. Polres Bima mengamankan 266,25 gram sabu di Kecamatan Woha.

Langkah tegas tersebut mendapat apresiasi dari unsur Forkopimda NTB yang hadir, di antaranya perwakilan Bakesbangpoldagri NTB, Kasrem 162/Wira Bhakti, BNNP NTB, BBPOM Mataram, Kejati NTB, Bea Cukai, MUI NTB, serta para Kasat Narkoba Polres jajaran.

Polda NTB menegaskan perang melawan narkoba terus digencarkan, demi menjaga generasi muda tetap bersih dari ancaman barang haram tersebut.

Redaksi ||

Semarak Ramadan, Batalyon infanteri 9 Marinir Gelar Lomba Adzan, Kultum, dan MTQ

 



MediaDinamikaGlobal.id TNI AL.Korps Marinir.Brigif 4 Marinir.Yonif 9 Marinir. Batalyon Infanteri 9 Marinir menggelar lomba adzan, kultum, dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) sebagai bagian dari pembinaan mental dan rohani prajurit di bulan Suci Ramadhan 1447 H 2026 M. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan satuan dengan diikuti oleh perwakilan prajurit dari berbagai kompi, dan berlangsung khidmat serta penuh semangat kebersamaan di Masjid Baitul Muttaqin, Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran Lampung. Kamis (26/02/2026).

Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat silaturahmi antar prajurit terutama yang beragama muslim sebagai individu masing-masing di lingkungan satuan. Serta diharapkan para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya, mulai dari lantunan adzan yang merdu, penyampaian kultum yang inspiratif, hingga bacaan Al-Qur’an yang tartil dan penuh penghayatan. Dewan juri yang terdiri dari perwira dan bintara pembina rohani memberikan penilaian secara objektif dan profesional, dengan harapan kegiatan ini memiliki nilai-nilai religius yang semakin tertanam kuat dalam diri setiap insan prajurit Yonif 9 Marinir, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan dengan landasan moral dan spiritual yang kokoh. Lomba berlangsung lancar dan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang, disertai harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna membina mental spiritual prajurit khususnya Batalyon Infanteri 9 Marinir.

Komandan Batalyon Infanteri  9 Marinir Letkol Marinir Acmad Toripin M.Tr., Opsla., menyampaikan bahwa "kegiatan keagamaan seperti lomba adzan, kultum, dan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter individu prajurit yang berakhlak mulia, dan. disiplin.'ujarnya

(Umar.MDG)

Rabu, 25 Februari 2026

Komitmen Berantas Narkoba, Sat Resnarkoba Polres Bima Kota Ringkus Sepasang Pengedar Sabu


Kota Bima, Media Dinamika Global.Id.– Komitmen Polres Bima Kota dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba berhasil menggerebek dua terduga pengedar sabu di lokasi berbeda pada Selasa sore (24/2/2026). Dari tangan para pelaku, petugas menyita sejumlah paket sabu siap edar dan uang tunai jutaan rupiah.

Kapolres Bima Kota melalui Kasat Resnarkoba, AKP Jahyadi Sibawaih, S.H., mengonfirmasi bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah akan maraknya transaksi narkoba di wilayah Kelurahan Nae.

Berbekal informasi akurat (A1), tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba bergerak cepat menuju target operasi pertama di Lingkungan Nae.

TKP Pertama (Lingkungan Nae):

Petugas melakukan upaya paksa di kediaman pria berinisial MF (38). Dalam penggeledahan yang disaksikan warga setempat, polisi menemukan modus unik: pelaku menyembunyikan 3 paket sabu di dalam casing ponsel Samsung miliknya. Selain sabu, petugas menyita uang tunai Rp 600 ribu dan peralatan pendukung lainnya.

TKP Kedua (Hasil Pengembangan):

Tak butuh waktu lama bagi tim untuk melakukan pengembangan. Berdasarkan pengakuan MF, barang haram tersebut dipasok oleh seorang berinisial SM (51). Petugas langsung meluncur ke sebuah rumah di Kelurahan Tolomundu dan berhasil mengamankan SM beserta uang tunai yang diduga hasil penjualan sebesar Rp 7,9 juta.

Dari hasil operasi "Basmi Narkoba" ini, total barang bukti yang diamankan meliputi sabu dengan berat bruto 1,23 gram. 

Selain itu, alat hisap (bong), kaca, sendok pipet, korek api gas, handphone (Samsung & Realme) serta belasan plastik klip kosong  dan uang tunai senilai Rp 8,5 juta.

Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

"Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukum kami. Kami juga sangat mengapresiasi masyarakat yang berani melapor. Kerja sama ini penting demi menjaga generasi muda kita dari bahaya laten narkotika," tegas AKP Jahyadi Sibawaih. 

Redaksi ||

Polres Tanggamus Gelar Apel Siaga Kamtibmas, Demi Terciptanya Ramadhan 1447 H Yang Aman dan Kondusif



Tanggamus – MediadinamikaGlobal.id Polres Tanggamus menggelar Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang kondusif selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Kamis (26/2/2026) di Lapangan Apel Mapolres setempat dipimpin langsung Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.,.

Membacakan Amanat Kapolda Lampung, Irjen Pol  Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Kapolres menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh personel dan masyarakat.

Mengawali amanat ini, saya selaku Kapolres Tanggamus mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ketenangan bagi kita semua dalam menjalankan tugas pengabdian serta mari jadikan momentum Ramadhan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan integritas dalam bekerja,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen aparat dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus.

“Apel siaga yang kita laksanakan hari ini bukan sekedar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen kita semua untuk menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di Kab. Tanggamus,” tegasnya.

Kapolres juga menyoroti perubahan dinamika sosial selama bulan Ramadhan yang berpotensi menimbulkan kerawanan kamtibmas.

“Ketika masyarakat beristirahat, kita bekerja. Ketika masyarakat beribadah, kita menjaga. Kita harus menguatkan tekad dalam satu misi mulia, yaitu menjadi benteng kedamaian bagi masyarakat yang merindukan kekhusyukan,” katanya.

Dalam arahannya, Kapolres menginstruksikan beberapa langkah strategis, di antaranya penguatan sistem peringatan dini guna mengantisipasi potensi intoleransi maupun konflik sosial sejak dini. Ia juga menekankan pentingnya pengamanan simpul ekonomi dan distribusi bahan pokok agar tidak terjadi gejolak harga di pasaran. 

“Jangan ada distributor maupun spekulan yang mencoba bermain dengan perut rakyat. Kamtibmas terjaga jika kebutuhan pokok rakyat terpenuhi dengan harga yang wajar,” ujarnya.

Selain itu, patroli pada jam-jam kritis menjadi perhatian khusus, terutama saat ngabuburit, waktu tarawih, dan sahur. Pengamanan difokuskan pada antisipasi kemacetan di pasar tumpah dan sentra takjil, pencegahan curanmor di area parkir masjid, serta patroli gabungan berskala besar untuk mencegah aksi balap liar maupun sahur on the road yang berpotensi anarkis.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Rekan-rekan, ingatlah bahwa masyarakat sedang dalam kondisi menahan haus dan lapar, emosi mungkin lebih mudah tersulut. Karena itu, saya minta senyum, sapa, salam. Jadilah penyejuk di tengah terik matahari,” pesannya.

Apel siaga turut dihadiri Wakapolres, pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta unsur TNI dari Kodim 0424/Tanggamus, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD Kabupaten Tanggamus dan Ormas Pemuda Pancasila.(Umar.MDG)