Kabupaten Bima,
Media Dinamika Global – Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Lapangan SD Inpres Padende Desa Bumi Pajo kecamatan Donggo, Kabupaten Bima. Kamis (27/05/26).
Dalam momentum hari raya kurban tersebut, Kepala Desa Bumi Pajo, Syarifudin H. Yasin, menyampaikan amanat Bupati Bima yang sarat pesan moral, spiritual, dan ajakan membangun daerah dengan semangat pengorbanan serta nilai luhur budaya Bima.
Di hadapan jamaah Idul Adha, Syarifudin menegaskan bahwa tema Idul Adha tahun ini, “Meneladani Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam Semangat Maja Labo Dahu Menuju Bima Bermartabat”, bukan sekadar slogan seremonial, melainkan panggilan moral dan peradaban bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bima.
Menurutnya, kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengandung pelajaran besar tentang keikhlasan, keteguhan iman, keberanian moral, serta kesediaan mengutamakan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan pribadi.
“Nilai-nilai pengorbanan itulah yang sesungguhnya menjadi napas dari falsafah hidup masyarakat Bima, yakni Maja Labo Dahu — malu berbuat salah dan takut melanggar nilai-nilai kebenaran serta ketentuan Allah SWT,” ujar Syarifudin saat membacakan amanat Bupati Bima.
Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik semata, tetapi juga dari kualitas moral, budaya, dan karakter masyarakatnya. Karena itu, semangat Idul Adha harus menjadi pijakan untuk membangun Kabupaten Bima yang maju pembangunannya, kuat budayanya, mulia akhlaknya, dan bermartabat masyarakatnya.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan keprihatinan terhadap tantangan sosial di era modern, mulai dari lunturnya budaya kebersamaan, meningkatnya individualisme, hingga maraknya penyebaran fitnah dan ujaran kebencian di ruang digital.
Masyarakat pun diajak untuk lebih bijak menggunakan media sosial dengan menjadikan ruang digital sebagai sarana menyebarkan kebaikan, mempererat persaudaraan, membangun optimisme, serta menghadirkan edukasi bagi masyarakat.
“Sebagai masyarakat yang memegang teguh nilai Maja Labo Dahu, kita harus malu menyebarkan kebohongan dan takut menjadi penyebab lahirnya perpecahan di tengah umat,” lanjutnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan perempuan untuk bersama-sama menjaga persatuan dan memperkuat nilai budaya serta nilai keagamaan di tengah kehidupan masyarakat.
Momentum Idul Adha, lanjutnya, harus menjadi titik kebangkitan moral dan spiritual masyarakat Kabupaten Bima, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Di akhir amanat, doa dipanjatkan untuk seluruh jamaah haji asal Bima yang tengah menunaikan ibadah di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, kemudahan, dan kembali sebagai haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bima, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan kurban kita,” tutupnya.
Redaksi |