Media Dinamika Global

Kamis, 21 Mei 2026

Babinsa Desa Lanta Ajak Warga Awasi Aktivitas Remaja dan Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Babinsa Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Serka Khairuddin, melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga pada Kamis (21/5/2026) pukul 20.50 WITA sebagai upaya mempererat komunikasi sosial dan menjaga situasi keamanan lingkungan tetap kondusif.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Khairuddin memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih aktif mengawasi dan mengontrol aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari. Warga diminta untuk memastikan para remaja tidak begadang hingga larut malam maupun melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Babinsa juga mengingatkan generasi muda agar tidak melakukan balap liar saat mengendarai sepeda motor di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Selain itu, masyarakat dihimbau untuk menjauhi minuman keras, narkoba, dan berbagai bentuk penyalahgunaan zat terlarang lainnya yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.

“Pengawasan orang tua sangat penting untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Serka Khairuddin saat berdialog bersama warga.

Ia juga meminta masyarakat agar segera melaporkan kepada ketua RT, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas apabila terjadi permasalahan atau kejadian mencurigakan di wilayah desa sehingga dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan gangguan keamanan yang lebih besar.

Kegiatan kongkow bersama warga tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan mendapat sambutan positif dari masyarakat sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Melayu Koramil 1608-03/Sape Gelar Kongkow Bersama Warga, Ingatkan Bahaya Balap Liar dan Narkoba


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 21 Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Sertu Jafar, melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 20.30 WITA.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai sarana komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat guna mempererat hubungan sekaligus memberikan himbauan terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada malam hari.

Dalam kesempatan itu, Sertu Jafar mengingatkan para orang tua agar selalu mengawasi dan mengontrol aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hari, agar tidak begadang hingga larut malam maupun melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.


Babinsa juga menghimbau para remaja agar tidak melakukan balap liar saat berkendara di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, masyarakat diminta untuk menjauhi minuman keras, narkoba, dan berbagai bentuk pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.

“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Sertu Jafar saat memberikan arahan kepada warga.

Ia juga menegaskan bahwa apabila terjadi permasalahan atau kejadian menonjol di lingkungan masyarakat, warga diharapkan segera melapor kepada ketua RT, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas agar dapat segera ditangani dengan baik dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Melalui kegiatan kongkow bersama warga ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat serta terwujud situasi lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Babinsa Desa Rai Oi Koramil 1608-03/Sape Gelar Kongkow Bersama Warga, Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Desa Rai Oi, Serka Sahlan, melaksanakan kegiatan kongkow bersama warga binaan pada Kamis (21/5/2026) pukul 19.26 WITA.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Desa Rai Oi tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan dan komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat guna memastikan situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.

Dalam kesempatan itu, Serka Sahlan memberikan himbauan kepada warga, khususnya generasi muda, agar selalu menjaga keamanan di lingkungan masing-masing serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.


Babinsa menyoroti maraknya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang yang saat ini menjadi ancaman serius bagi kalangan remaja. Ia mengajak para pemuda untuk menjauhi narkoba dan tidak melakukan kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Generasi muda harus mampu menjaga diri dan memilih pergaulan yang baik agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba maupun tindakan negatif lainnya,” ujar Serka Sahlan di sela kegiatan.

Selain memberikan himbauan kamtibmas, kegiatan kongkow tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat binaan.

Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa berharap masyarakat semakin peduli terhadap keamanan lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di wilayah Desa Rai Oi.(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Kowo Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Malam dan Himbau Warga Jaga Kamtibmas


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Kowo, Sertu Sahfundi dari Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan patroli malam bersama warga binaan pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 20.25 WITA.

Kegiatan patroli yang dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut dilakukan dengan metode “kongkow-kongkow” bersama warga di lingkungan Desa Kowo. Dalam kesempatan itu, Sertu Sahfundi memberikan berbagai himbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga diri dan lingkungan dari berbagai aktivitas negatif.

Babinsa mengingatkan warga agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga, seperti mengonsumsi minuman keras, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dan perbuatan lain yang melanggar hukum maupun norma sosial.

Selain itu, warga juga dihimbau untuk memanfaatkan waktu malam hari dengan beristirahat di rumah guna mempersiapkan diri melanjutkan aktivitas pada keesokan harinya.


Dalam patroli tersebut, Sertu Sahfundi juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pada malam hari. Ia meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun aparat terkait, seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas, apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk tindakan main hakim sendiri,” ujar Sertu Sahfundi saat memberikan himbauan kepada warga.

Kegiatan patroli malam ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan warga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.(Team.MDG.03)

PWPM NTB Ajak Pemuda NTB Sampaikan Statement Positif di Medsos


Mataram, Media Dinamika Global - Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajak seluruh pemuda NTB agar menggunakan media sosial dengan bijak. Serta menggunakan media sosial sebagai ladang untuk menyampaikan informasi positif.

“Mari jadikan media sosial sebagai media untuk berdakwah. menyebarkan statement baik demi NTB yang Harmonis dan dinamis,” ajak ketua PWPM, Ilham, M.Pd saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp. Kamis. (21/05/26).

Pria yang akrab disapa Ilham ini mempertegas posisi Pemuda Muhammadiyah NTB, bahwa peran Pemuda Muhammadiyah sebagai bagian dari kelompok sabuk Kamtibmas, selalu menjaga ketertiban dan jelas mendukung program-program yang dicanangkan pemerintah Nusa Tenggara Barat. Posisi strategis ini, tentu menjadi contoh atau role model bagi kelompok-kelompok kepemudaan lainnya di Wilayah NTB. 

“Sikap kami jelas, kami siap membantu tugas Kepolisian dengan memberikan informasi terkait potensi gangguan keamanan maupun tindak kejahatan kriminal yang berkembang di wilayah NTB,” jelas Ilham.

Dosen Universitas Muhammadiyah ini juga menambahkan, pemerintah NTB telah merumuskan program-program yang sangat bagus, tentu ikhtiar ini harus didukung bersama oleh pemuda dan masyarakat NTB. Seperti ketahanan pangan, Desa berdaya, pengentasan kemiskinan ekstrim, dan lain-lain. 

“Ini program bagus, kita berharap terlaksana demi terwujudnya cita-cita NTB,” ujarnya.

Redaksi |

Komisi III DPRD Kabupaten Bima : Rakor Perbaikan Jalan TPI Sanggar dan Drainase Banjir Kore Sanggar


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Komisi III DPRD Kabupaten Bima menggelar rapat kerja bersama Dinas PUPR Kabupaten Bima guna membahas beberapa hal diantaranya, progres penanganan Jalan TPI Sanggar pasca bencana banjir serta langkah penanganan banjir di wilayah Kore melalui penguatan sistem drainase dan konservasi wilayah hulu, rabu 20 mei 2026.

 PENANGANAN JALAN TPI SANGGAR

Dalam rapat disampaikan bahwa perbaikan pada ruas Jalan TPI Sanggar yang mengalami kerusakan pada titik STA 0+180 sampai STA 0+222 telah dilakukan.

Telah dilakukan penanganan pada sambungan (joint) antara existing aspal lama dan aspal baru yang sebelumnya menjadi titik infiltrasi air. Perbaikan ini penting dilakukan untuk mengurangi potensi kerusakan lanjutan.

Keberadaan ruas jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya dalam mendukung akses dan mobilitas kawasan pesisir serta aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

 PENANGANAN BANJIR KORE

Rapat juga membahas kondisi banjir di wilayah Kore yang dipengaruhi oleh keterbatasan kemampuan dan kapasitas tampung saluran drainase eksisting.

Dinas PUPR menjelaskan bahwa penanganan banjir dapat melalui dua pendekatan utama, yaitu:

 Penanganan di wilayah hulu melalui konservasi vegetatif untuk mengurangi runoff atau limpasan air permukaan

 Penguatan dan penataan sistem drainase dari hulu ke hilir agar aliran air dapat tertangani dengan lebih baik

Berdasarkan kajian teknis yang disampaikan, apabila sistem drainase dapat dibangun dan berfungsi secara optimal, maka luas genangan diperkirakan dapat berkurang secara signifikan dari sekitar 56 hektare menjadi sekitar 12 hektare yang tersisa di beberapa titik pemukiman.

Meski demikian, penanganan drainase saja belum dapat menyelesaikan 100% persoalan banjir. Oleh karena itu, upaya konservasi di wilayah hulu tetap menjadi bagian penting agar pengendalian banjir dapat berjalan lebih efektif.

Komisi III DPRD Kabupaten Bima mendorong agar kajian teknis penanganan banjir di desa Kore, dapat dilakukan dengan tuntas, dan dapat disosialisasikan dengan baik ke masyarakat.(Sekjend MDG)

LPK- RI DPD NTB Dorong Penegakan Pelayanan Publik ke Ombudsman RI- Perwakilan Nusa Tenggara Barat, Temukan Respons Positif terkait tindak lanjut jawaban surat laporan yang sebelumnya telah diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK

Media Dinamika Global Mataram 21 Mei 2026 -


Delegasi ini di pimpin langsung oleh Ketua LPK-RI-DPD -NTB bersama Sekretaris serta Ketua Bidang Pengawasan Barang dan Jasa turun langsung melakukan pendalaman kasus yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.

.Kehadiran delegasi LPK-RI DPD NTB bukan sekadar bentuk protokol administratif biasa melainkan sebuah gerakan aktif menyoroti kesenjangan antara regulasi ideal dengan praktik lapangan terutama dalam konteks penanganan pengaduan konsumen jasa keuangan yang kerap tertunda tanpa kejelasan solusi tuntas. Papar ketua bidang pengawas Suherman CLA ,.CPLA

.Menindaklanjuti pembahasan yang berlangsung sangat positif, Ombudsman RI Cabang Mataram menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif LPK-RI DPD NTB dalam mengawal isu-isu keberatan terkait layanan OJK. Kepala perwakilan Ombudsman menyatakan bahwa institusi di bawah kepemimpinannya menyambut antusias langkah strategis LPK-RI sebagai mitra strategis masyarakat dan berkomitmen untuk menyediakan berbagai alternatif solusi yang konkret maupun rekomendasi tertulis demi penyelesaian permasalahan yang dihadapi para pemangku kepentingan.

Dalam rapat tertutup yang berlangsung intensif, Tim LPK-RI DPD NTB memaparkan fakta-fakta kritis seputar lambatnya respon institusional terhadap surat-surat laporan resmi yang telah dikirimkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Ahmad Dimiati Hamzar S.,H.,Selaku ketua LPK -RI-DPD-NTB. menegaskan bahwa keterlambatan tanggapan resmi dari institusi regulator berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang menjamin setiap warga berhak mendapatkan balasan tertulis maksimal 14  hari kerja sejak pendaftaran laporan diterima

Sekretaris -LPK-RI-DPD-NTB melalui pernyataan singkat setelah sesi diskusi berakhir menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas openness attitude oleh jajaran manajemen kantornya sepanjang pembicaraan berlangsung. Beliau menekankan bahwa tujuan utama kehadiran mereka bukanlah mencari kesalahan individu tertentu tapi membangun fondasi kokoh menuju good corporate governance berbasis accountability measurable impact.

Forkopimda NTB Sambut Kedatangan Kapolda Baru Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja


Mataram, NTB, Media Dinamika Global – Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, SIK., bersama jajaran Forkopimda NTB, para Pejabat Utama Polda NTB, serta seluruh Kapolres/ta jajaran menyambut kedatangan Kapolda NTB yang baru, Kalingga Rendra Raharja, di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Kamis (21/05/2026).

Penyambutan tersebut menjadi bagian dari rangkaian prosesi resmi pergantian pimpinan di lingkungan Polda NTB setelah sebelumnya dilakukan serah terima jabatan di Mabes Polri.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid SIK., menjelaskan bahwa penyambutan di bandara merupakan awal dari sejumlah agenda tradisi penerimaan Kapolda baru di Mapolda NTB.

“Penyambutan di bandara ini menjadi bagian dari rangkaian prosesi menyambut Kapolda NTB yang baru. Selanjutnya akan dilaksanakan tradisi penyambutan di Gerbang Polda NTB,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah prosesi penyambutan, agenda akan dilanjutkan dengan laporan kesatuan dan penandatanganan memori serah terima jabatan di Gedung Rupatama Polda NTB.

Selain itu, juga akan digelar apel penghormatan dan penyerahan pataka Polda NTB yang berlangsung di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB sebagai bagian dari tradisi pergantian kepemimpinan di tubuh Polri.

Kehadiran Kapolda NTB yang baru diharapkan mampu melanjutkan dan memperkuat berbagai program kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Redaksi |

Brimob Polda Riau Wujudkan Akses Pendidikan Aman Melalui Jembatan Merah Putih Presisi


Rokan Hilir - Komitmen Polri dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui keberhasilan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Jalan Kampung Aman, Kepenghuluan Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir. Kamis (21/05/2026)

Personel Satgas Darurat Pembangunan Infrastruktur Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Wilkum Polres Rokan Hilir secara resmi menuntaskan pembangunan jembatan dengan progres mencapai 100 persen.

Jembatan dengan dimensi panjang 18 meter dan lebar 2,5 meter tersebut berhasil diselesaikan dalam estimasi waktu 12 hari kerja dengan durasi pengerjaan 8 jam setiap harinya.

Suasana penuh haru dan kebersamaan terlihat dalam kegiatan syukuran serta doa bersama yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pelajar di sekitar lokasi pembangunan. 

Kehadiran jembatan ini menjadi simbol nyata hadirnya negara di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung keselamatan dan akses pendidikan warga pedesaan.

Ditempat terpisah Komandan Satuan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras personel Satgas yang telah menyelesaikan pembangunan jembatan tepat waktu demi kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Melalui program Jembatan Merah Putih Presisi ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang aman dan layak untuk beraktivitas, terutama anak-anak pelajar yang setiap hari melintasi jalur ini menuju sekolah. Kehadiran Brimob harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Dansat Brimob Polda Riau.

Beliau juga menambahkan bahwa semangat gotong royong antara personel Polri dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program kemanusiaan tersebut.

Pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas nasional sebagaimana Commander Wish Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendukung keselamatan masyarakat pedesaan, akses pendidikan, serta memperkuat social inclusion di daerah terpencil.

Melalui program kemanusiaan dan pembangunan infrastruktur ini, Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang hadir membantu masyarakat tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga pembangunan sosial dan kemanusiaan.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Kampung Aman, masyarakat Kepenghuluan Sungai Bakau kini memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan layak guna mendukung aktivitas sehari-hari maupun peningkatan kualitas pendidikan masyarakat setempat.

Rabu, 20 Mei 2026

Irigasi Miliaran di Dompu Ambruk Sebelum Setahun, Proyek Diduga Asal Jadi, BWS NTB I Sebut Hujan Ekstrem Jadi Penyebab

Proyek saluran irigasi Sori Na’a di Desa Nanga Kara ambruk 
diduga asal jadi, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global – Proyek saluran irigasi Sori Na’a di Desa Nanga Kara, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, kini menjadi sorotan tajam publik. Belum genap setahun dimanfaatkan masyarakat, bangunan yang menelan anggaran miliaran rupiah itu dilaporkan ambruk dan mengalami kerusakan parah.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Struktur saluran sepanjang kurang lebih 70 meter runtuh dan nyaris tak lagi berfungsi. Batu-batu berserakan di badan saluran, dinding penahan terkelupas, sementara konstruksi terlihat terkikis diterjang aliran air.

Ironisnya, proyek yang dikerjakan pada tahun 2025 oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I Mataram itu baru seumur jagung. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait kualitas pengerjaan proyek yang dibiayai dari uang rakyat.

“Ini bukan bangunan tua. Baru beberapa bulan sudah roboh. Kalau kualitasnya bagus, masa iya langsung hancur begini?” ujar seorang warga enggan menyebut namannya dengan nada kecewa. (19/5)

Warga menduga proyek tersebut dikerjakan asal jadi tanpa memperhatikan mutu konstruksi. Dugaan itu semakin menguat setelah masyarakat melihat kondisi material bangunan yang dinilai rapuh dan mudah tergerus.

Bahkan, sejumlah warga menyebut campuran material diduga tidak sesuai standar konstruksi. Mereka menilai kualitas semen dan material pasangan batu sangat lemah sehingga tidak mampu bertahan menghadapi debit air.

“Kalau benar miliaran anggarannya, hasilnya jangan seperti bangunan sementara. Petani yang paling dirugikan karena saluran ini kebutuhan utama sawah,” tegas warga lainnya.

Kemarahan publik pun mulai mengarah pada lemahnya pengawasan proyek. Sebab proyek strategis yang seharusnya menopang kebutuhan pertanian masyarakat justru berubah menjadi bangunan rusak dalam waktu singkat.

Desakan agar aparat penegak hukum turun tangan mulai bermunculan. Warga meminta dilakukan audit teknis menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan hingga penggunaan anggaran proyek tersebut.

Masyarakat khawatir ada indikasi kelalaian serius, bahkan dugaan permainan dalam pelaksanaan proyek yang kini justru meninggalkan kerugian bagi petani.

Menanggapi sorotan tersebut, Humas Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I Mataram menyatakan kerusakan terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada 16 Mei 2026.

Menurut pihak BWS, hujan deras berdurasi lama memicu gerusan dan longsoran dari tebing di sekitar lokasi hingga material longsor masuk ke badan saluran dan menyebabkan kerusakan sepanjang kurang lebih 70 meter.

“Kerusakan dilaporkan oleh juru pengairan Pengamat Pekat. Lokasi saluran memang berada di jenis tanah porus berpasir yang rawan longsor dan erosi,” jelas Humas BWS NTB I Mataram.

Pihak BWS juga mengaku telah melakukan penanganan cepat dengan memobilisasi alat berat excavator dan tenaga teknis ke lokasi untuk memperbaiki saluran yang rusak.

“Hari ini sudah dilakukan mobilisasi alat excavator ke lokasi saluran yang rusak dan akan ditangani dengan pengawasan juru pengairan,” katanya.

Selain itu, BWS menegaskan proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan hingga Desember 2026 sehingga tanggung jawab perbaikan masih berada di pihak kontraktor pelaksana, yakni PT NK.

Redaksi |