Media Dinamika Global

Sabtu, 22 Agustus 2026

Musibah Kebakaran Kembali Terjadi di Desa Kambilo, Satu Rumah Milik Faridah Amiruddin Hangus Terbakar

BIMA,Mediadinamikaglobal.id — Musibah kebakaran kembali melanda wilayah Kecamatan Wawo, tepatnya di Dusun Sigi RT 009/004 Desa Kambilo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa terjadi pada siang hari, pukul 13.00 WITA, dan menghanguskan satu unit rumah milik warga bernama Faridah Amiruddin. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung awak media di tempat kejadian perkara (TKP), setiba di lokasi bangunan rumah sudah habis dilalap si jago merah. Yang tersisa hanya tiang-tiang rumah yang tegak berdiri kokoh di tengah puing-puing bangunan yang hangus terbakar, dan pihak berwenang telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Sebelum petugas tiba, warga sekitar telah berupaya memadamkan api secara gotong royong dengan air seadanya. Saat mobil tangki bersama anggota Damkar Kecamatan Wawo tiba di lokasi, api ternyata belum sepenuhnya padam, sehingga segera dilakukan upaya pendinginan sisa-sisa kebakaran. Di lokasi juga terlihat sejumlah warga yang aktif mengangkat puing-puing sisa kebakaran. Hadir pula di lokasi untuk mengamankan situasi dan membersihkan sisa kebakaran oleh anggota Koramil 1608-06/Wawo serta anggota Satpol PP Kecamatan Wawo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian berlangsung Ibu Faridah Amiruddin selaku pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi. Di dalam rumah hanya terdapat seorang anak laki-laki miliknya beserta seorang temannya. Kedua anak tersebut berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka sedikitpun.

Salah satu saksi mata yang melihat langsung peristiwa kebakaran tersebut adalah Saihul, yang juga bertugas sebagai anggota Linmas di Kantor Desa Kambilo. Saat api mulai berkobar, Saihul mengaku sedang bekerja di rumah yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

"Saya sedang bekerja di rumah, tidak jauh dari situ, tiba-tiba melihat asap mulai mengepul dan api cepat membesar," ungkap Saihul saat diwawancarai Mediadinamikaglobal.id dilokasi kejadian, Sabtu (22/8/2026). 

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara pasti. Warga dan pihak terkait terus memantau lokasi untuk mencegah terjadinya kebakaran ulang.

Musibah ini menjadi keprihatinan bersama warga Desa Kambilo yang baru saja terdampak kebakaran sebelumnya. Masyarakat berharap ada perhatian dari pihak pemerintah Kabupaten Bima, dapat memenuhi permintaan masyarakat sesuai janji pada saat program Selasa Menyapa di Desa Kambilo untuk pengadaan 1 unit Pemadam kebakaran untuk Kecamatan Wawo. (MDG05) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Desa Hidirasa, Serka Abd Hafit bersama seorang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Siskamling, Sabtu (22/8/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Sape dan Lambu.

Patroli menyasar pemukiman warga serta lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya anak muda. Setibanya di Desa Bugis, Kecamatan Sape, sekitar pukul 20.20 WITA, personel Koramil melakukan pemantauan situasi wilayah.



Dalam kesempatan tersebut, petugas mengimbau warga agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menghindari perselisihan yang dapat memicu perkelahian. Para pemuda juga diingatkan untuk menjauhi minuman keras yang dapat memicu tindakan emosional dan mengganggu ketertiban.

Selain itu, warga yang mengendarai kendaraan bermotor diingatkan agar tidak ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Patroli kemudian dilanjutkan ke wilayah desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 21.15 WITA. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Melalui patroli Siskamling tersebut, Koramil 1608-03/Sape berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat sehingga situasi kamtibmas di wilayah Sape dan Lambu tetap aman dan tertib.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Kongkow-Kongkow


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga di sejumlah desa binaan, Sabtu (22/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi langsung antara Babinsa dan masyarakat sekaligus untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan desa.

Di Desa Sangia, Sertu Syaifullah selaku Babinsa melaksanakan kongkow-kongkow bersama warga sekitar pukul 19.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.




Warga juga diminta segera melaporkan kepada Babinsa maupun aparat setempat apabila menemukan kejadian mencurigakan atau hal-hal yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.

Sementara itu, pukul 20.00 WITA, Koptu Makmun selaku Babinsa Desa Mangge, Kecamatan Lambu, melaksanakan kegiatan serupa bersama warga binaan. Ia mengajak masyarakat menjaga hubungan dan komunikasi yang baik serta menghindari berbagai perbuatan yang melanggar hukum.

Koptu Makmun juga mengingatkan warga agar tidak menyelesaikan persoalan secara sendiri-sendiri. Setiap permasalahan yang muncul di lingkungan masyarakat diharapkan segera dilaporkan sehingga dapat diselesaikan dengan cepat dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Di Desa Jia, Kecamatan Sape, Serma Nasruddin melaksanakan patroli sekaligus kongkow-kongkow bersama warga sekitar pukul 20.30 WITA. Ia secara khusus mengajak para remaja untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

Serma Nasruddin mengingatkan generasi muda agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum, termasuk mengonsumsi minuman keras maupun obat-obatan terlarang. Warga juga diminta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila terjadi persoalan, melainkan segera melaporkannya kepada pihak berwajib atau pemerintah desa.

Selanjutnya, sekitar pukul 20.50 WITA, Serka Khairuddin selaku Babinsa Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, melaksanakan kongkow-kongkow bersama warga. Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, termasuk memperhatikan keberadaan orang baru yang masuk ke wilayah desa.

Serka Khairuddin juga mengajak warga menjaga nama baik diri sendiri maupun keluarga serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban Desa Lanta serta mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan apabila terjadi permasalahan.

Kegiatan kongkow-kongkow yang dilakukan para Babinsa tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Melalui komunikasi langsung, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan ditangani sejak dini sehingga situasi kamtibmas di wilayah binaan tetap aman dan kondusif.(Team.MDG.03)

SMAN 2 KOTA BIMA HEBOHKAN JALAN SANTAI KCD WILAYAH 6 BIMA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Suasana Jalan Santai lingkup Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah 6 Bima di Panda berlangsung semarak. SMAN 2 Kota Bima tampil mencuri perhatian dengan kekompakan rombongan guru dan tenaga kependidikan (TU) yang mengikuti kegiatan tersebut secara penuh, Sabtu 22/8/2026.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd., seluruh guru dan TU SMANDU menyatu dalam satu barisan panjang. Kehadiran mereka bukan sekadar mengikuti jalan santai, tetapi juga membawa semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas keluarga besar SMAN 2 Kota Bima.

Sepanjang perjalanan, rombongan SMANDU menghidupkan suasana dengan menyanyikan sejumlah lagu perjuangan. Yel-yel penuh semangat juga terus menggema, membuat barisan SMAN 2 Kota Bima tampak hidup dan enerjik di tengah peserta lainnya.

Kekompakan tersebut mendapat perhatian dari jajaran pimpinan yang hadir. Dalam penyambutan di panggung kehormatan, rombongan SMAN 2 Kota Bima diterima oleh Kepala KCD Wilayah 6 Bima bersama Kapolres, para pengawas serta jajaran pimpinan Dinas Pendidikan lingkup Provinsi NTB Wilayah 6 Bima.

Pemandangan tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam kegiatan jalan santai. Barisan SMAN 2 Kota Bima bahkan tampak mendominasi dengan jumlah peserta yang panjang, menunjukkan tingginya partisipasi dan solidaritas keluarga besar SMANDU.

Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran seluruh keluarga besar SMANDU menjadi bukti bahwa kekompakan dan kebersamaan bukan hanya slogan, tetapi mampu diwujudkan dalam berbagai kegiatan.

“Terima kasih kepada seluruh guru dan TU yang telah berpartisipasi. Hari ini kita menunjukkan bahwa SMANDU adalah keluarga besar yang kompak, solid dan penuh kebersamaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, panjangnya barisan SMAN 2 Kota Bima dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kuatnya rasa persatuan seluruh warga sekolah.

Jalan santai itu pun tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga dan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarsatuan pendidikan, membangun kebersamaan serta menumbuhkan semangat persatuan di lingkungan pendidikan.


Dengan langkah yang seirama, lagu perjuangan yang menggema dan yel-yel yang membakar semangat, keluarga besar SMAN 2 Kota Bima pulang membawa satu pesan sederhana, ketika kebersamaan dirawat, kekompakan akan menjadi kekuatan. SMANDU hari itu tidak hanya berjalan bersama, tetapi juga menunjukkan bahwa kebersamaan adalah energi besar untuk terus melangkah dan berkarya. (Redaksi II)

Jumat, 21 Agustus 2026

Putusan 1982 Dieksekusi 2026, Kuasa Hukum Warga Kuripan Pertanyakan Dasar Hukum Pengosongan Lahan

Kuasa hukum warga, Sahri, S.H., M.H, (Ist/Surya)

LOMBOK BARAT, Media Dinamika Global - Polemik tanah yang dikaitkan dengan Masjid Kuripan kembali memanas. Kali ini, LBH PEPADU Keadilan menyoroti satu persoalan mendasar: apakah dokumen eksekusi tahun 1982 dapat begitu saja dijadikan dasar untuk melakukan pengosongan lahan pada 2026?

Kuasa hukum warga, Sahri, S.H., M.H., menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Namun, menurutnya, putusan yang inkracht tidak otomatis berarti pelaksanaan eksekusi puluhan tahun kemudian dapat dilakukan tanpa memastikan kembali objek dan prosedur hukumnya.

“Yang kami pertanyakan bukan putusannya, tetapi pelaksanaan eksekusinya pada 2026. Kalau dasarnya dokumen eksekusi tahun 1982, harus jelas apakah objek yang sekarang dieksekusi benar-benar identik dengan objek yang diputus saat itu,” ujar Sahri.

Menurut LBH PEPADU, rentang waktu sekitar 44 tahun dari dokumen eksekusi 1982 hingga tindakan di lapangan pada 2026 justru harus dijelaskan secara transparan. Apakah pernah ada pelaksanaan eksekusi sebelumnya? Apakah objek dan batas tanah masih sama? Siapa pihak yang saat ini menguasai tanah? Dan atas dasar apa tindakan pengosongan dilakukan pada 2026?

LBH PEPADU juga mempertanyakan apakah tindakan di lapangan benar-benar merupakan eksekusi pengadilan, atau hanya pengosongan berdasarkan surat dari kuasa hukum pihak masjid.

“Kalau memang ini eksekusi pengadilan, tunjukkan penetapan dan tahapan eksekusinya. Jangan sampai dokumen lama dianggap sebagai kewenangan untuk mengosongkan tanah secara otomatis pada 2026,” tegasnya.

Menurutnya, persoalan menjadi semakin penting karena terdapat warga yang mengaku telah menguasai dan menggarap lahan selama puluhan tahun serta memiliki tanaman di atasnya.

Karena itu, LBH PEPADU meminta agar sebelum ada tindakan lanjutan, seluruh dokumen dibuka dan dicocokkan, mulai dari amar putusan, objek dan batas tanah, dokumen eksekusi 1982, hingga dasar pelaksanaan pengosongan 2026.

“Putusan inkracht harus dihormati. Tetapi pelaksanaannya juga harus sesuai hukum. Jangan sampai putusan 1982 menjadi semacam ‘cek kosong’ untuk mengambil alih objek yang belum tentu sama pada 2026,” kata Sahri.

LBH PEPADU menegaskan pihaknya siap menghormati putusan pengadilan apabila setelah seluruh dokumen diperiksa ternyata objek yang dieksekusi memang sama dan prosedur hukumnya terpenuhi.

Namun, apabila terdapat perbedaan objek, batas, pihak yang terkena eksekusi, atau persoalan prosedur, pihaknya meminta agar tindakan terhadap warga dihentikan sampai persoalan tersebut mendapatkan kejelasan hukum.

“Kami tidak melawan hukum. Kami justru meminta hukum dijalankan secara benar dan transparan,” tegas Sahri.

Dengan demikian, pertanyaan terbesar dalam sengketa tanah Kuripan kini bukan hanya “siapa yang memiliki putusan?”, tetapi juga “apakah putusan dan eksekusi tahun 1982 benar-benar dapat menjadi dasar tindakan pengosongan terhadap objek dan warga pada 2026?” (Red)

Gubernur Lampung Mirza Ikuti Gerak Jalan Sehat Peringatan HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten Dan HUT Ke-81 RI.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengikuti Gerak Jalan Sehat dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Jumat 21 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, prajurit TNI, ASN TNI, serta anggota Persatuan Istri Tentara (Persit). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza turut melakukan flag off dan mengikuti gerak jalan bersama para peserta.

Gubernur Mirza mengapresiasi perjalanan Kodam XXI/Radin Inten selama satu tahun pertama yang dinilai telah menunjukkan berbagai perkembangan dan memberikan kontribusi bagi Provinsi Lampung.

Menurutnya, keberadaan Kodam XXI/Radin Inten tidak hanya memperkuat aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari sinergi bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di Provinsi Lampung.

Salah satu bentuk sinergi tersebut, lanjutnya, terlihat dari dukungan TNI dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya melalui kolaborasi dalam menjaga produksi komoditas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain ketahanan pangan, Gubernur menilai kerja sama antara TNI dan Pemerintah Provinsi Lampung juga penting dalam menjaga stabilitas daerah, kerukunan, serta suasana kehidupan masyarakat yang aman dan damai.

“Kodam XXI/Radin Inten satu tahun ini juga ikut bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi menjaga stabilitas daerah, menjaga kerukunan, menjaga agar bagaimana kita tetap hidup damai dan rukun. Dan ini bagi saya suatu kontribusi yang sangat luar biasa bagi Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Mirza.

Karena itu, Gubernur berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga keberadaan Kodam XXI/Radin Inten semakin memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Semoga di momen ini Kodam XXI/Radin Inten ke depan akan semakin baik, semakin jaya, semakin banyak berbuat dan bermanfaat bagi kemajuan Provinsi Lampung,” katanya.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan Gerak Jalan Sehat merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperingati HUT pertama Kodam XXI/Radin Inten sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendorong pola hidup sehat bagi personel dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan persahabatan antarlembaga serta masyarakat.

“Harapannya kita dengan kegiatan ini bisa hidup sehat. Karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” ujar Kristomei.

Selain itu, Pangdam berharap peringatan HUT tersebut dapat menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap Kodam XXI/Radin Inten yang memasuki usia satu tahun, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Tentunya kegiatan ini untuk mempererat persaudaraan serta persahabatan, menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan kita kepada Kodam XXI/Radin Inten yang baru berusia satu tahun ini dan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, kebersamaan antara Pemerintah Provinsi Lampung, Kodam XXI/Radin Inten, dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari sinergi dalam mendukung keamanan, ketahanan pangan, serta pembangunan di Provinsi Lampung. (Fs/Red) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Komsos, Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Cegah Kebakaran


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan, para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Kegiatan Komsos dilaksanakan oleh sejumlah Babinsa di desa binaan masing-masing dengan menyampaikan berbagai imbauan yang berkaitan dengan keamanan, kerukunan warga, pencegahan kebakaran, serta pentingnya membangun komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan.

Di Desa Mangge, Kecamatan Lambu, Koptu Makmun melaksanakan Komsos bersama warga pada pukul 08.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta membangun hubungan dan komunikasi yang baik antarsesama.

Koptu Makmun juga mengingatkan warga agar menghindari berbagai perbuatan yang melanggar hukum karena dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jika terjadi persoalan di tengah masyarakat, warga diimbau tidak mengambil tindakan sendiri, tetapi segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat diselesaikan dengan cepat dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Sementara itu, di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Serka Khairuddin melaksanakan Komsos dengan warga pada pukul 09.00 WITA. Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau.

Warga diminta selalu memastikan kondisi kompor setelah selesai memasak. Sebelum meninggalkan rumah, masyarakat diimbau memastikan api dan kompor benar-benar dalam keadaan mati guna mencegah terjadinya kebakaran.




Komsos juga dilakukan Sertu Syaifullah di Desa Sangia pada pukul 09.30 WITA. Kegiatan tersebut menjadi sarana silaturahmi antara Babinsa dan warga sekaligus untuk memupuk kebersamaan serta rasa saling menghormati.

Dalam kesempatan itu, Sertu Syaifullah mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan dengan sesama tetangga. Menurutnya, hubungan yang baik antarmasyarakat merupakan salah satu modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Selanjutnya, Serma Nasruddin melaksanakan Komsos bersama perangkat desa dan warga di Desa Jia pada pukul 09.45 WITA. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat sekaligus membangun kerja sama dalam berbagai kegiatan di desa.

Serma Nasruddin juga mengajak warga untuk senantiasa hidup rukun dengan tetangga. Apabila terdapat permasalahan di lingkungan masyarakat, warga diminta segera melaporkannya kepada kepala desa, Bhabinkamtibmas, maupun Babinsa sehingga dapat segera ditindaklanjuti dan diselesaikan secara bersama-sama.

Melalui kegiatan Komsos yang dilaksanakan secara rutin tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Selain sebagai sarana silaturahmi, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Gubernur Miq Iqbal Tunda Pulang, Pilih Lanjutkan Solidaritas di Manggarai Timur


MANGGARAI TIMUR, Media Dinamika Global - Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal bersama Tim Solidaritas KR-BNN NTB memutuskan memperpanjang agenda di Nusa Tenggara Timur selama satu hari. Kepulangan yang semula dijadwalkan pada Jumat pagi (21/8/2026) ditunda setelah melihat langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak gempa di Manggarai Timur.

Dari Posko Inti Tim NTB di Dusun Dampe, Desa Satar Pudut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Miq Iqbal memilih melanjutkan perjalanan darat menuju Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur. Perjalanan selama sekitar lima jam itu ditempuh untuk melakukan koordinasi langsung dengan jajaran pemerintah daerah terkait langkah penanganan lanjutan.

Setibanya di Posko Borong, rombongan Tim NTB disambut Sekretaris Daerah Manggarai Timur bersama jajaran perangkat daerah, relawan, dan masyarakat, karena Bupati dan Wakil Bupati sedang berada di lapangan membersamai masyarakat terdampak. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan haru.

Miq Iqbal menegaskan, kehadiran NTB merupakan wujud solidaritas kepada masyarakat NTT yang sedang menghadapi masa sulit. Tim Solidaritas KR-BNN NTB yang telah berada di lapangan, kata dia, siap terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur agar dukungan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

“Dalam situasi seperti ini, kebersamaan adalah kekuatan yang paling penting untuk mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat. Kami datang dari NTB sebagai saudara. Tim kami sudah berada di lapangan, dan apa yang bisa kami bantu tentu akan kami koordinasikan dengan pemerintah daerah,” ujar Miq Iqbal.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga berbagi pengalaman penanganan dan pemulihan pascagempa Lombok. Pengalaman itu, menurutnya, menjadi pelajaran penting bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja bersama, koordinasi yang kuat, dan kesabaran dalam mendampingi masyarakat melewati masa darurat hingga pemulihan.

“Kami pernah merasakan situasi yang sama. Karena itu kami memahami apa yang dirasakan saudara-saudara kami di sini. Yang terpenting adalah tetap kuat, tetap bersama, dan tidak kehilangan harapan untuk bangkit kembali,” katanya.

Keputusan memperpanjang agenda di NTT menjadi bagian dari komitmen tersebut. Bagi Miq Iqbal, solidaritas kemanusiaan tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi juga membutuhkan kehadiran, komunikasi, dan kerja bersama agar masyarakat terdampak tidak merasa menghadapi bencana sendirian.

Dari Dampe hingga Borong, perjalanan itu membawa pesan yang sama: ketika bencana datang, batas wilayah tidak boleh menjadi batas bagi persaudaraan dan solidaritas.

Redaksi |

Keluarga Besar Lurah Dara Mengucapkan hari Pejuang Polri 21 Agustus 🇮🇩


Dara Kota Bima. Media Dinamika Global.Id.-Keluarga Besar Lurah Dara Mengucapkan hari Pejuang Polri 21 Agustus 🇮🇩 mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri atas pengabdian dan pengorbanan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan perlindungan masyarakat

Selamat Hari Pejuang Polri 21 Agustus. Mengenang jasa para Bhayangkara garda terdepan yang gugur demi menjaga kedaulatan bangsa. Pengabdianmu abadi dalam ingatan kami."

Dirgahayu Hari Pejuang Polri. Dedikasi, pengorbanan, dan semangat juang Polri menjadi teladan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat."

Menghormati setinggi-tingginya kepada para Pejuang Polri. Terima kasih atas darah dan keringat yang telah ditumpahkan untuk Indonesia."

Hari Pejuang Polri* diperingati tiap *21 Agustus* 🇮🇩

              Wassalamu'alaikum 

                      Lurah Dara

                            T.T.D

               Anita Khairatun, S.E

Dua Momentum dalam Satu Hari: Milad Kepala SPPG dan Satu Tahun Beroperasinya Dapur SPPG Bima Sape Naru UD Lilis


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 12 Agustus 2026 — Suasana penuh kebahagiaan, kebersamaan, dan rasa syukur mewarnai peringatan milad Kepala SPPG Bima Sape Naru yang dirangkaikan dengan satu tahun beroperasinya Dapur SPPG Bima Sape Naru UD Lilis.

Peringatan tersebut menjadi momentum istimewa karena dua peristiwa penting dirayakan dalam satu kesempatan. Selain memperingati hari milad Kepala SPPG Bima Sape Naru, kegiatan ini sekaligus menandai genap satu tahun Dapur SPPG Bima Sape Naru UD Lilis menjalankan aktivitas operasionalnya.

Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan satu tahun tersebut, seluruh karyawan dan staf SPPG Bima Sape Naru UD Lilis menggelar doa bersama. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi kesempatan bagi seluruh jajaran untuk memanjatkan doa serta harapan bagi keberlangsungan SPPG ke depan.

Dalam doa bersama tersebut, seluruh karyawan dan staf mendoakan agar Kepala SPPG Bima Sape Naru senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Doa dan harapan juga dipanjatkan agar Dapur SPPG Bima Sape Naru UD Lilis semakin sukses, berkembang, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.




Selama satu tahun beroperasi, Dapur SPPG Bima Sape Naru UD Lilis telah menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan dan pelayanan SPPG kepada masyarakat. Peringatan satu tahun ini sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan yang telah dilalui dan memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik.

Peringatan milad dan satu tahun operasional dapur diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh karyawan dan staf, meningkatkan semangat kerja, serta mendorong peningkatan kinerja SPPG Bima Sape Naru UD Lilis.

Dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur, seluruh jajaran berharap Dapur SPPG Bima Sape Naru UD Lilis dapat terus berkembang, semakin sukses dan jaya, serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di masa mendatang.(Team.MDG.03)