Jalan Rusak, Warga Teta Lambitu Bergerak Patungan Hingga Dorong Alat Berat
Bima, Media Dinamika Global.id.-- Jalan rusak tak kunjung dibenahi, warga akhirnya turun tangan sendiri! Mereka bergerak bersama demi memperbaiki akses yang setiap hari menjadi tumpuan aktivitas warga.
Aksi penuh semangat gotong royong ini berlangsung di Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima. Tak ada komando atau paksaan. Semua bergerak karena merasa jalan tersebut adalah kebutuhan bersama.
Para pria bahu-membahu mengerjakan berbagai pekerjaan, mulai dari meratakan tanah hingga membantu menarik alat berat. Sementara para perempuan menyiapkan konsumsi untuk warga yang bekerja.
Sebelumnya, warga lebih dulu menggalang donasi, baik secara online maupun door to door dari rumah ke rumah. Dukungan masyarakat dan para donatur akhirnya terkumpul dan digunakan untuk mendukung perbaikan serta pengaspalan jalan secara swadaya.
Jalan ini bukan sekadar jalur penghubung. Akses tersebut digunakan warga untuk beraktivitas, termasuk anak sekolah dan para guru yang menuju wilayah kota. Namun, kondisinya telah lama rusak dan disebut kerap memicu kecelakaan. Bahkan, seorang warga mengalami luka pada bagian lengan setelah terjatuh saat melintas dan hingga kini masih menjalani perawatan.
Warga menyebut, perbaikan terakhir dilakukan sekitar 2015. Sejak itu, kondisi sejumlah ruas jalan di Kecamatan Lambitu terus memburuk.
Di tengah kondisi tersebut, warga memilih tidak hanya mengeluh. Mereka mengumpulkan dana, mengerahkan tenaga dan bergotong royong memperbaiki jalan yang mereka gunakan setiap hari.
Warga berharap aksi swadaya ini mendapat perhatian dari Pemkab Bima, DPRD hingga Pemprov NTB. Sebab, masih ada ruas jalan lain di Lambitu yang kondisinya juga membutuhkan perbaikan.
Dari Teta, satu hal kembali terlihat: ketika kebutuhan bersama mendesak, gotong royong mampu membuat warga bergerak bersama.(Sekjend MDG)













