Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Ekstrakurikuler (ekskul) tari dan Drum Band SDN 12 Sarae Kota bima adalah kegiatan pengembangan diri di sekolah yang berfokus pada pelatihan seni tari, baik tradisional, modern, maupun kreasi, guna meningkatkan kreativitas, disiplin, dan rasa percaya diri siswa. Ekskul ini bertujuan melestarikan budaya lokal, mengembangkan bakat motorik, serta memberikan wadah ekspresi diri bagi siswa.
Manfaat Ekskul Tari:
Pengembangan Fisik & Mental: Meningkatkan kebugaran tubuh, motorik, memori otot, serta fungsi otak.
Karakter & Kreativitas: Membangun kepercayaan diri, disiplin, kerjasama tim (kompak), dan melatih kreativitas.
Pelestarian Budaya: Mengenalkan dan melestarikan tarian daerah dari seluruh penjuru Indonesia.
Prestasi: Menyediakan wadah untuk berprestasi, mulai dari pertunjukan sekolah hingga lomba tingkat kabupaten.
Jenis Kegiatan Tari:
Tari Tradisional: Mempelajari tarian dan Drum Band khas daerah beserta filosofinya.
Tari Kreasi/Modern: Menggabungkan unsur tradisi dengan gaya modern yang lebih dinamis.
Kegiatan ekskul tari umumnya dilakukan secara rutin, seringkali dua kali seminggu, dan terbuka bagi siswa yang berbakat maupun yang baru ingin belajar menari.
SDN 12 Sarae Kota bima terus mendorong siswa-siswinya untuk mengasah minat dan bakat salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler. SDN 12 Sarae yang terletak di kota Bima ini banyak menyediakan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) seperti pramuka, tari, drum band, silat dan lain-lain.
Diantara ekskul yang paling banyak diminati siswa-siswi SDN 12 sarae kota bima adalah tari.
"Ada banyak pilihan ekskul yang disediakan sekolah untuk siswa. Tari termasuk salah satu yang diminati. Ada sekitar 15 orang dari kelas VII dan VIII yang tergabung," kata pembina ekskul tari, kepsek SDN 12 sarae Senin (9/3/2026).
Selaku kepala sekolah Asikin S.pd, SD mengatakan, pertemuan ekskul menari dilaksanakan dua kali dalam satu minggu. Ekskul ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri dan bakat Siswi SDN 12 kota bima.
"Anak-anak inikan usianya masih muda, jadi sangat penting untuk mengajari mereka agar bisa tampil percaya diri di depan umum," jelasnya.
Lebih lanjut kepsek SDN 12 sarae kota bima mengatakan, dengan mengikuti kegiatan menari seorang siswa belajar berekspresi lewat tariannya dan hal tersebut dapat meningkatkan kreativitas serta kepercayaan diri baik dalam pergaulan di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
"Kemampuan fisik dan berolah gerak yang diperoleh dari belajar menari membuat siswa merasa percaya diri sehingga berdampak baik pada motivasi siswa siswi SDN 12 sarae untuk selalu belajar," ujarnya.
Kepala sekolah SDN 12 sarae kota bima Asikin menambahkan, dengan belajar menari siswa juga memperoleh manfaat kesehatan fisik dan psikis, merangsang sel-sel memori otot, meningkatkan fungsi otak, meningkatkan kekuatan mental serta baik untuk kebugaran tubuh.
Selain itu, menurutnya tarian dan Drum Band SDN 12 sarae merupakan kesenian yang harus dikembangkan dan dipertahankan agar tidak punah oleh tarian-tarian modern yang bermunculan, karena selama ini tidak semua siswa siswi SDN 12 kota bima bisa menghargai kesenian tradisi.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ekskul menari para siswa lebih menghargai budaya lokal dan menambah rasa percaya diri siswa didalam pergaulan serta terbangun kebersamaan dan kekompakkan,” harapnya.
Kepala SDN 12 sarae kota bima mengatakan tari daerah harus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda.
“Dengan adanya ekskul tari ini diharapkan tari daerah dapat dilestarikan dan diteruskan oleh generasi muda, kalau bukan yang muda siapa lagi,” ucapnya.
"Ikut ekskul tari dari kelas VII SDN 12 sarae Aku paling suka tari modern karena gerakannya gampang dipelajari. Ikut ekskul tari ini membuat saya banyak pengalaman karena sering tampil didepan orang banyak," terang Kepala sekolah Asikin S.pd, SD.(Sekjend MDG)