Media Dinamika Global

Senin, 07 September 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Kamtibmas


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Senin (7/9/2026) malam.

Patroli yang berlangsung mulai sekitar pukul 20.10 Wita tersebut dipimpin Serka Khairudin selaku Babinsa Desa Lanta bersama seorang anggota Koramil. Kegiatan dilakukan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu.



Dalam kegiatan tersebut, turut terlibat dua anggota Koramil, empat aparat desa, serta enam orang masyarakat. Patroli menyasar sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian, terutama kawasan permukiman warga dan tempat-tempat yang menjadi lokasi berkumpulnya anak muda.

Sekitar pukul 20.20 Wita, personel Koramil tiba di Desa Lanta dan langsung melakukan pemantauan situasi lingkungan. Lima menit kemudian, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang dapat berujung pada pertengkaran maupun perkelahian. Babinsa menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kalangan anak muda, terutama untuk mencegah dampak buruk konsumsi minuman keras yang kerap memicu tindakan emosional dan perkelahian.

Selain itu, masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor, diminta tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya. Perilaku tersebut selain membahayakan diri sendiri juga dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan imbauan dan melakukan pemantauan, personel Koramil melanjutkan patroli di wilayah desa binaan hingga sekitar pukul 21.20 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.25 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan nyaman, khususnya pada malam hari.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Perkuat Kamtibmas Melalui Kongkow-Kongkow


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga di desa binaan masing-masing, Senin (7/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi langsung antara Babinsa dan masyarakat sekaligus untuk menyampaikan imbauan terkait keamanan lingkungan serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Di Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Serka Sahlan selaku Babinsa bersama warga melaksanakan patroli dan kongkow-kongkow sekitar pukul 19.30 Wita. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan patroli di sekitar kampung pada malam hari.

Warga juga diingatkan untuk mewaspadai berbagai tindakan negatif, seperti penyalahgunaan narkoba dan pencurian. Apabila menemukan persoalan atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang.

Sementara itu, di Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Koptu Mahru melaksanakan kegiatan serupa sekitar pukul 19.50 Wita. Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara masyarakat dapat menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Warga juga diminta segera berkoordinasi dengan aparat terkait apabila terjadi permasalahan agar dapat ditangani sedini mungkin.




Kegiatan kongkow-kongkow juga dilakukan Serka Sahlan di Desa Rai Oi sekitar pukul 20.10 Wita. Dalam pertemuan tersebut, Babinsa menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, terutama di kalangan generasi muda.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak muda, khususnya terkait maraknya penyalahgunaan narkoba, minuman beralkohol, serta berbagai aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Serka Sahlan menegaskan, pendekatan melalui komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan salah satu upaya Babinsa dalam membina dan mengendalikan wilayah serta mencegah munculnya berbagai persoalan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Di Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Setu Jafar selaku Babinsa juga melaksanakan kongkow-kongkow bersama warga sekitar pukul 20.30 Wita. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya pencurian, terutama ketika meninggalkan rumah dalam waktu lama.

Warga diminta memastikan pintu, jendela, dan bagian rumah lainnya telah terkunci dengan baik sebelum bepergian. Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila menghadapi suatu permasalahan.

“Setiap persoalan hendaknya segera dilaporkan kepada aparat terkait sehingga dapat diselesaikan dengan cepat dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” demikian inti imbauan Babinsa kepada warga.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat terus terjalin. Sinergi antara TNI dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif.(Team.MDG.03)

Baru 40 Hari Menjalankan Tugas, Arsyad Konsisten Bangun Lingkungan Sekolah Yang Aman dan Nyaman.


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Selain fokus pada koridor tugas administratif Kepala sekolah juga memegang peran krusial sebagai inovator dalam merancang lingkungan sekolah yang indah tertib dan nyaman, yang tentunya sangat memengaruhi motivasi belajar siswa serta kenyamanan guru.

Hal itu disampaikan Kepala SDN Penapali, Arsyad, S.Pd., kepada media ini di ruang kelas SDN Penapali, Senin (07/09/26). Ia mengatakan, program yang telah direncanakan harus dijalankan secara konsisten agar membawa perubahan bagi sekolah.

“Tidak ada hari tanpa kerja. Apa yang menjadi program harus berjalan,” ujar Arsyad.

Menurutnya, kemajuan sekolah tidak hanya diukur dari aspek akademik. Jika peningkatan akademik membutuhkan proses panjang, maka aspek nonakademik juga harus menjadi perhatian, terutama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, tertib, dan nyaman bagi siswa maupun guru.

Ia berharap SDN Penapali ke depan dapat menjadi sekolah yang memiliki daya tarik dan menjadi kebanggaan masyarakat.

“Dari segi nonakademik, dari lingkungan sekolahnya, saya ingin sekolah di Penapali ini menjadi ikon Kabupaten Bima. Mulai dari keindahan, ketertiban dan lainnya. Niat saya, SD Penapali menjadi ikon,” katanya.

Arsyad mengungkapkan, dirinya baru sekitar 40 hari menjalankan tugas sebagai Kepala SDN Penapali. Ia mulai aktif bekerja setelah pelantikan pada sekitar 22 Juli 2026, meski terdapat jeda beberapa hari sebelum mulai bertugas di sekolah tersebut.

Sejak pertama datang, ia mengaku langsung melihat berbagai potensi yang dapat dikembangkan. Salah satunya adalah penataan lingkungan sekolah agar terlihat lebih baik dan representatif.

Ia juga berharap adanya dukungan pemerintah melalui program bantuan pembangunan dan peningkatan sarana prasarana sekolah. Salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat direalisasikan adalah paving block untuk lingkungan sekolah.

“Kalau ada bantuan pemerintah terkait biaya dan pembangunan, insyaallah semakin hebat sekolah Penapali ini. Mudah-mudahan tahun 2027 bisa mendapatkan paving block untuk lingkungan sekolah,” harapnya.

Arsyad menegaskan, pihak sekolah akan terus melakukan upaya dan komunikasi dengan pemerintah untuk memperjuangkan peningkatan sarana prasarana sekolah, sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Saat ini, SDN Penapali memiliki sekitar 126 siswa, dengan jumlah tersebut masih didominasi siswa yang melanjutkan dari tahun sebelumnya.

Masa kepemimpinannya yang baru bukan menjadi alasan bagi Arsyad untuk membuat sekolah yang dipimpinnya menjadi lebih baik. Ia ingin SDN Penapali dibawah kepemimpinannya, tidak hanya berkembang dari sisi pembelajaran, tetapi juga mampu tampil sebagai sekolah yang bersih, tertata, indah, dan menjadi kebanggaan masyarakat Penapali, juga masyarakat Kabupaten Bima pada umumnya. (Tim MDG)

Muhammad Erwin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Memimpin Rapat KUA PPAS-P tahun 2026


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Jauh sebelumnya, banyak orang yang menilai bahwa beliau tidak mampu menjadi orang besar, karena tidak punya garis keturunan politik, hanya lahir dari keluarga sederhana dan lahir disalah satu desa yang paling ujung Barat wilayah Kabupaten Bima yaitu desa Boro kecamatan sanggar Kabupaten Bima.

Penilaian tersebut tidak membuat beliau patah semangat, melainkan stamina untuk membuktikannya dengan kerjasama, semangat dan saling percaya, untuk mendobrak sesuatu hal yang mustahil.

Kini semuanya dibuktikan, sesuatu hal yang dianggap mustahil mampu menjadi sebuah kenyataan, berkat kerjasama, semangat dan saling percaya yang dibangun bersama orang orang yang bersama beliau.

Tepat pada hari Senin 7 September 2026 beliau memimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bima tentang #Penjelasan Bupati Bima. KUA PPAS-P Tahun 2026.

"Muhammad Erwin"

Sekda dan Pemkot Bima Perkuat Pengelolaan JKN, Targetkan UHC dengan Tingkat Keaktifan Peserta di Atas 90 Persen


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima terus memperkuat komitmen dalam mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan Tingkat Kota Bima Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bima, Senin (7/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bima dan didampingi Plt. Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Kepala BKPSDM.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bima, I Gusti Ngurah Arie Mayanugraha, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penandatanganan terkait pengelolaan JKN di Kota Bima. Saat ini, cakupan kepesertaan JKN di Kota Bima telah berada di atas 98 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 87 persen.

Ia berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan sehingga Kota Bima pada tahun ini dapat memperoleh penghargaan Universal Health Coverage (UHC) pada tingkat yang lebih tinggi.

"Kami berharap tahun ini semoga Kota Bima dapat memperoleh penghargaan Universal Health Coverage, tidak hanya di tingkat madya," ujarnya.

Menurutnya, Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan menjadi wadah untuk membahas berbagai hal terkait pelaksanaan Program JKN sekaligus memperkuat kemitraan, khususnya dengan fasilitas kesehatan.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bima yang selama ini telah memberikan kontribusi dan dukungan terhadap pelaksanaan Program JKN. Ia berharap peserta yang telah terdaftar dapat terus mempertahankan status kepesertaannya agar tetap aktif, dengan target keaktifan di atas 90 persen.

Sementara itu, Sekda Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus mendukung Program JKN sebagai bagian penting dalam memberikan jaminan akses pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.

Sekda menilai capaian cakupan kepesertaan di atas 98 persen merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Namun demikian, pemerintah tidak hanya berfokus pada jumlah masyarakat yang terdaftar, tetapi juga memastikan peserta tetap aktif sehingga dapat memanfaatkan layanan kesehatan ketika membutuhkan.

"Cakupan kepesertaan yang tinggi harus dibarengi dengan tingkat keaktifan yang tinggi pula. Karena tujuan utama program ini adalah memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan akses pelayanan kesehatan," ujarnya.

Sekda juga menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah dan sinergi bersama BPJS Kesehatan serta fasilitas kesehatan. Menurutnya, pengelolaan JKN membutuhkan komitmen bersama agar berbagai persoalan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan.

Ia berharap melalui forum komunikasi dan kemitraan tersebut, seluruh stakeholder dapat memperkuat integrasi data, meningkatkan kepatuhan dan keaktifan peserta, serta mencegah berbagai praktik yang dapat menghambat optimalisasi Program JKN.

"Pemerintah Kota Bima akan terus berkomitmen mendukung penyelenggaraan JKN. Kita berharap ke depan tingkat keaktifan peserta dapat meningkat di atas 90 persen dan Kota Bima dapat meraih capaian UHC yang lebih baik," pungkasnya.

GAKADA BIDOM Perkuat Komunikasi dengan Pemprov NTB untuk Kemajuan Pemuda dan Budaya


Mataram, Media Dinamika Global - Gabungan Kawula Muda Bima-Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok terus membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendorong kegiatan kepemudaan dan pelestarian budaya Bima-Dompu di NTB.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi pengurus GAKADA BIDOM Pulau Lombok bersama Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, di Ruang Kerja Wakil Gubernur NTB. Senin (7/9/26).

Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi sekaligus silaturahmi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam membahas sejumlah agenda kegiatan, khususnya program kepemudaan dan budaya Bima-Dompu di Provinsi NTB.

Ketua GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, S.Pd., SH, menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan organisasi diarahkan dalam memperkuat peran pemuda untuk ikut serta membangun kebersamaan, menjaga nilai-nilai budaya, serta memberikan kontribusi positif.

Menurut Arif, silaturahmi tersebut merupakan langkah penting dalam membuka ruang komunikasi dan membangun kerja sama yang lebih baik dengan Pemerintah Provinsi NTB.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, yang telah merespons baik kedatangan GAKADA BIDOM Pulau Lombok. Silaturahmi ini menjadi semangat bagi kami untuk bersama sama pemerintah provinsi membangun daerah,” ujar Arif.

Ia berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga berbagai kegiatan kepemudaan dan budaya Bima-Dompu dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, menyambut baik silaturahmi GAKADA BIDOM Pulau Lombok.

Umi Dinda, sapaan akrabnya, menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi NTB terhadap kegiatan kepemudaan dan budaya Bima-Dompu yang dilaksanakan secara positif, konstruktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Umi Dinda menilai pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah terutama menjaga persaudaraan, melestarikan budaya, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Pemerintah Provinsi NTB mendukung penuh kegiatan kepemudaan dan budaya Bima-Dompu yang dilaksanakan secara positif, konstruktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta daerah NTB” ujar Umi Dinda.

Umi Dinda berharap kedepannya GAKADA BIDOM Pulau Lombok terus melaksanakan kegiatan yang dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kontribusi pemuda di Provinsi NTB.

Ia juga mendorong agar komunikasi dan sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan.

Kata Umi Dinda, terbuka terhadap berbagai inisiatif kepemudaan dan budaya yang sejalan dengan pembangunan daerah serta memperkuat hubungan kekeluargaan masyarakat Bima-Dompu di NTB.

“Semoga kegiatan GAKADA BIDOM Pulau Lombok berjalan dengan lancar dan insyaallah nanti saya akan hadir pada saat kegiatan,” pungkasnya.

Kembali, Arif Kurniadin menegaskan, GAKADA BIDOM Pulau Lombok berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam kegiatan positif yang memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan kontribusi pemuda Bima-Dompu di NTB.

Menurutnya, dukungan dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam mendorong kegiatan organisasi agar semakin terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“GAKADA BIDOM Pulau Lombok berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam kegiatan positif yang memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan kontribusi pemuda Bima-Dompu di NTB,” tutupnya.

Redaksi |

Muhammad Erwin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Memimpin Rapat Paripurna Penjelasan Bupati Bima tentang KUA PPAS-P Tahun 2026


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB resmi menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD, Senin 7 September 2026.

Wakil ketua DPRD kabupaten bima Muhammad Erwin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 disusun berdasarkan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 serta berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah.

Menurutnya, perubahan kebijakan anggaran dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah, sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagaimana ketentuan bahwa pembahasan rancangan perubahan KUA – PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 disertai dengan dokumen pendukung yang dilaksanakan oleh DPRD dan bupati, dimana pembahasan tersebut dilakukan antara DPRD dengan tim anggaran pemerintah daerah. Rapat tersebut dihadiri Wakil Ketua PPP, Forkopimda, Sekda Kabupaten bima, Anggota DPRD, Kepala OPD, yang bertempat di ruang rapat paripurna DPRD kabupaten Bima, Senin (7/9/2026).

Dijelaskan wakil Ketua DPRD kabupaten Bima Muhamad Erwin, beberapa hari ini DPRD bersama tim anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten bima, mengadakan pembahasan rancangan perubahan KUA – PPAS APBD Tahun Anggaran 2026, dari hasil pembahasan tersebut telah mendapatkan persetujuan bersama. Rancangan perubahan KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2026, menjadi awal penyusunan perubahan APBD, tujuan dalam penetapan prioritas didalam KUA PPAS tersebut, yaitu terpenuhinya kebutuhan masyarakat yang dianggap paling penting dan paling luas jangkauannya, sehingga dapat digunakan dan dimanfaatkan secara ekonomis, efisien serta efektif, sekaligus mengurangi tingkat resiko dan ketidakpastian serta tersusunnya program dengan lebih realistis.

Bupati bupati Bima mengatakan, program prioritas Kabupaten bima sebagaimana dalam Sapta Karsa telah diselaraskan dengan Asta Cita program prioritas pemerintah pusat maupun NTB mendunia program prioritas Provinsi NTB agar arah pembangunan daerah tetap sinkron dengan kebijakan nasional dan Provinsi Nusa tenggara Barat.

“Setelah perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2026 ini disepakati, kami akan melanjutkan untuk penyusunan rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2026, dan akan segera kami sampaikan kepada DPRD untuk dilakukan pembahasan bersama” tutupnya.(Sekjend MDG)