Media Dinamika Global

Senin, 01 Juni 2026

Perjalanan Inspiratif Opik Paradewa, Guru Honorer yang Kini Menjadi Advokat Pembela Rakyat

Taufikurahman, S.Pd., S.H., M.H saat wisuda Universitas
Muhammadiyah Surabaya, (Ist/Surya).

Kabupaten Bima, Media Dinamika Global – Perjalanan hidup Taufikurahman, S.Pd., S.H., M.H., yang lebih dikenal dengan sapaan Opik Paradewa, menjadi kisah inspiratif tentang perjuangan, ketekunan, dan pengabdian kepada masyarakat. Berasal dari Desa Asal, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Opik membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

Karier Opik dimulai dari dunia pendidikan. Setelah menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) di STKIP Taman Siswa Bima, ia mengabdikan dirinya sebagai guru honorer. Dengan penuh dedikasi, ia mendidik generasi muda dan berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan di daerahnya.

Namun, semangat belajar dan keinginannya untuk berbuat lebih bagi masyarakat membawanya menapaki dunia jurnalistik. Di bidang pers, Opik dikenal sebagai sosok pekerja keras yang aktif menyuarakan berbagai persoalan sosial dan pembangunan. Pengalamannya sebagai wartawan membentuk kepekaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya kelompok yang kurang mendapatkan perhatian.

Dedikasinya di dunia jurnalistik semakin terlihat ketika ia mendirikan dan mengembangkan Media Incinews, yang kemudian tumbuh menjadi salah satu media informasi yang dikenal luas di wilayah Bima dan sekitarnya. Melalui media tersebut, ia berupaya menghadirkan informasi yang akurat, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik.

Meski telah menorehkan berbagai pencapaian di dunia pendidikan dan jurnalistik, Opik tidak berhenti belajar. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di bidang hukum dengan menempuh S1 Hukum di STIH Muhammadiyah Bima. Langkah tersebut menjadi titik awal pengabdiannya dalam dunia advokasi dan penegakan hukum.

Keinginannya untuk memperdalam ilmu hukum terus berlanjut hingga ia berhasil meraih gelar Magister Hukum Ekonomi Syariah di Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dengan bekal akademik yang kuat serta pengalaman panjang dalam berinteraksi dengan berbagai persoalan masyarakat, Opik kemudian memilih berkiprah sebagai advokat profesional.

Bagi Opik, profesi advokat bukan sekadar pekerjaan, melainkan sarana untuk memperjuangkan keadilan. Ia dikenal aktif memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat kecil yang sering kali menghadapi keterbatasan akses terhadap bantuan hukum dan perlindungan hak-hak mereka.

"Ilmu yang saya miliki harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk memperjuangkan hak-haknya sendiri. Membela kebenaran dan keadilan adalah bagian dari tanggung jawab moral saya," ungkap Opik.

Perjalanan hidup Opik Paradewa menunjukkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh dari mana seseorang memulai, melainkan oleh seberapa besar kemauan untuk terus belajar, bekerja keras, dan berkontribusi bagi sesama. Dari seorang guru honorer, wartawan, pendiri media, hingga advokat, seluruh perjalanan tersebut dijalani dengan semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.

Kisahnya menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Bima bahwa pendidikan, ketekunan, dan keberanian untuk terus berkembang dapat membuka jalan menuju kesuksesan. Lebih dari itu, Opik mengajarkan bahwa makna kesuksesan sejati terletak pada kemampuan untuk menggunakan ilmu dan pengalaman demi membantu serta memperjuangkan kepentingan orang lain.

Riwayat Pendidikan Taufikurahman, S.Pd., S.H., M.H.:

1. S1 Pendidikan – STKIP Taman Siswa Bima.

2. S1 Hukum – STIH Muhammadiyah Bima.

3. S2 Hukum Ekonomi Syariah – Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Redaksi |

𝗧𝗮𝗻𝗴𝗴𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗸𝗶𝗹 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗡𝗧𝗕 𝗧𝗲𝗿𝗸𝗮𝗶𝘁 𝗗𝗲𝗺𝗼𝗻𝘀𝘁𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗲𝗻𝘁𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 𝗣𝘂𝗹𝗮𝘂 𝗦𝘂𝗺𝗯𝗮𝘄𝗮 (𝗣𝗣𝗦)


Sumbawa, Media Dinamika Global.id.-- Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan bahwa Pemprov NTB sangat menghormati dan menghargai perjuangan serta aspirasi masyarakat terkait wacana pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa.

Beliau menyatakan bahwa aspirasi pemekaran tersebut merupakan hak konstitusional masyarakat yang dilindungi undang-undang. Aspirasi ini juga merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dijaga bersama.

Namun demikian, pembentukan Daerah Otonom Baru seperti PPS wajib melalui tahapan dan mekanisme konstitusional sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di pemerintah pusat.

Karena itu, Pemprov NTB berpesan agar penyampaian aspirasi atau unjuk rasa oleh elemen masyarakat dapat berlangsung tertib, aman, serta tidak mengganggu pelayanan publik dan kepentingan umum.(Sekjend MDG)

Penamatan dan Wisudah SMPN 4 Kota Bima Sekaligus Launching Program Unggulan


Foto: SMP negeri 4 kota bima 

Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suara SMPN 4- Sebanyak 149 siswa kelas 9 SMPN 4 tahun pelajaran 2025/2026 berhasil lulus. Diantara para siswa yang lulus ini telah banyak yang sudah mendapatkan sekolah lanjutan baik sekolah negeri maupun swasta favorit.


Hal ini disampaikan Kepala SMPN 4 kota bima Syarifuddin M.pd dalam acara pelepasan siswa kelas IX tahun pelajaran 2025/ 2026 yang diselenggarakan di halaman SMPN 4 kota bima. "Alhamdulillah sekolah kami tahun ini meluluskan 149 siswa. Diantara para lulusan sekolah kami sudah ada yang diterima di sekolah negeri maupun swasta favorit," kata Syaifuddin.


Hadir dalam acara ini ketua PDM Kota bima, ketua PCM kota bima,  komite sekolah , para orang tua dan tamu undangan. Siswa yang lulus tahun ini berjumlah 149 siswa.


Pelepasan siswa kelas IX  kali ini mengangkat tema merdeka berprestasi talenta menginspirasi. "Melalui tema ini para siswa lulusan sekolah kami diharapkan mampu mengembangkan ilmu  dan bakat yang dimiliki secara optimal," tambah Syarifudin M.pd

Sekolah memberi apresiasi berupa penghargaan kepada para  lulusan terbaik. Tiga lulusan  terbaik mata pelajaran umum diraih terbaik oleh 149 siswa wisuda -wisuwadati.

Penamatan Siswa kelas 9 dan launching program unggulan "membentuk generasi yang berakhlak berprestasi dan unggul untuk kota bima yang maju dan bermartabat".

Dalam sambutannya ketua PDM, mengajak anak-anak untuk berani mengambil risiko karena tantangan ke depan makin kompleks dan dibutuhkan orang-orang yang cerdas berakhlak dan berani mengambil risiko. "Kelulusan ini merupakan awal pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak anak harus mau  dan berani menghadapi resiko karena persaingan ke depan makin ketat.Alhamdulillah SMP 4 kota bima sudah menyiapkan semuanya." 

"Dengan ilmu hidup jadi berguna, dengan seni hidup jadi indah dan dengan agama hidup jadi terarah,"

Acara wisuda dimeriahkan persembahan pentas paduan suara dan seni tari. Siswa menampilkan tari merak dan tari ,sebuah tari yang menggambarkan anak muda semangat membersihkan lingkungan.


Para siswa mengaku bahagia dapat menempuh pendidikan dengan lancar selama 3 tahun di sekolah ini. Mereka  juga mengaku bangga dengan para gurunya yang selama ini telah mendidik dengan penuh kesungguhan dan kesabaran.

"Alhamdulillah saya senang sekolah di SMP negeri 4.Sarana prasarananya lengkap. Gurunya menyenangkan dan kegiatan belajarnya enak ," katanya.

Salah satu orangtua siswa SMPN 4 kota bima mengaku bangga menyekolahkan anaknya di sekolah ini. "Pelajaran agamanya kuat,  pembentukan karakter di sekolah ini bagus," pungkasnya.


Diketahui SMP 4 kota bima merupakan salah satu sekolah swasta favorit di kota Muntilan, yang dalam pembelajarannya memiliki tiga program yakni kelas unggulan kelas Tahfidz dan kelas reguler. Puluhan prestasi telah diraih oleh sekolah ini baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik. (Sekjend MDG)

Bupati Bima dan Wabup Terima Kunker Perdana Kapolda NTB


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id.  Tarian "Wura Bongi Monca" yang ditampilkan para penari dari Sanggar Ntimbo La Maria Wawo dan dilanjutkan dengan pengalungan selendang di loby VIP Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima Senin (01/06/26) mengawali penyambutan 

Kunjungan Kerja Perdana Kepala Kepolisian Daerah NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H beserta Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga Raharja dan para Pejabat Utama Polda NTB ke kota Bima dan Kabupaten Bima. 

Kapolda disambut Bupati Bima Ady Mahyudi, Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, SE, Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy, Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom, M.Sc, Kepala Kepolisian Resor Kota Bima, Kapolres Bima Kabupaten AKBP M. Anton Bhayangkara G, S.IK,. M.H, Kajari Bima Heru Kamarullah, SH., M.H, Sekda Kota Bima H. Fahruranji, S.Sos., M.Si dan Beberapa pejabat Eselon II Pemkot Bima.

Bupati Bima di sela kunjungan tersebut mengungkapkan, jajaran Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen penuh mendukung delapan Program Prioritas Strategis Kapolda NTB.

Antara lain aspek optimalisasi peran polisi masyarakat, forum kemitraan polisi dan masyarakat (FKPM), sinergi tiga pilar, layanan publik yang humanis dan sejumlah program strategis lainnya 

Selanjutnya, pada Senin Malam (1/6) Kapolda NTB beserta Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga Raharja menghadiri Silaturahmi dengan Jajaran Pemerintah Kota Bima, Pemerintah Kabupaten Bima dan FORKOPIMDA di Kediaman Walikota Bima.

"Sebagai warga baru, kami mengharapkan arahan agar supaya bisa mengelola daerah dengan 10 kabupaten dan kota ini dengan baik". Ungkap Kapolda 

Pola "bottom up" dalam pengambilan keputusan akan dikedepankan dan ini sesuai motto "Polri Untuk Masyarakat" dan dengan kekompakan, sinergi, kolaborasi dan koordinasi masalah akan bisa diatasi". imbuhnya. (Tim/ADV).

Kapolsek Tegaskan Aktivitas Pelabuhan Poto Tano Tetap Normal, Aksi PPS Tak Ganggu Penyeberangan

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano saat memantau lansung
aktivitas lancar, (Ist/Surya)

Sumbawa Barat, Media Dinamika Global – Aktivitas di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Senin (2/6/2026) berlangsung normal dan lancar meskipun terdapat aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Presidium Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano, IPDA Rino Ansori, SH, menegaskan bahwa kegiatan demonstrasi yang berlangsung di sekitar kawasan pelabuhan tidak mengganggu operasional pelabuhan maupun arus lalu lintas kendaraan yang hendak menyeberang.

Menurutnya, seluruh aktivitas penyeberangan kapal serta mobilitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Pengguna jasa pelabuhan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, masih dapat melintas tanpa hambatan yang berarti.

“Memang benar hari ini ada aksi unjuk rasa, namun aktivitas pengguna jalan dan operasional pelabuhan tetap berjalan normal. Arus kendaraan roda dua maupun roda empat tetap lancar seperti biasa,” ujar IPDA Rino Ansori.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar terkait adanya penutupan akses pelabuhan. Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan dan pengguna jasa penyeberangan, agar tidak takut untuk beraktivitas. Pelabuhan Poto Tano tetap buka dan tidak ada penutupan,” tegasnya.

Kapolsek menambahkan, aparat keamanan terus mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengawal jalannya aksi penyampaian pendapat di muka umum, sehingga hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tetap terjamin tanpa mengganggu kepentingan umum.

Dengan kondisi yang aman dan terkendali tersebut, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan melalui Pelabuhan Poto Tano diharapkan tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa, sembari menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

Redaksi: Surya Ghempar.

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Laksanakan Komsos di Sejumlah Desa Binaan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id– Pada Selasa, 2 Juni 2026, jajaran Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di berbagai desa binaan yang berada di wilayah teritorialnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pada pukul 08.30 Wita, Sertu Syarif Hidayat selaku Babinsa Desa Naru, Kecamatan Sape, melaksanakan Komsos dengan warga desa binaan. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antarwarga serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.

Selanjutnya, pada pukul 09.00 Wita, Serda Sanusi Babinsa Desa Kale’o, Kecamatan Lambu, melaksanakan Komsos dengan masyarakat desa binaan. Ia mengajak warga untuk tetap menjaga keamanan lingkungan serta menjauhi barang-barang terlarang seperti minuman keras dan narkoba. Selain itu, ia menekankan agar setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat tidak diselesaikan dengan tindakan main hakim sendiri, melainkan segera dilaporkan kepada pihak berwenang.

Pada waktu yang sama, Serda Junaidin Babinsa Desa Sari, Kecamatan Sape, juga melaksanakan Komsos bersama warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, ia memberikan imbauan agar masyarakat selalu menjaga kamtibmas serta menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan permasalahan di lingkungan. Ia kembali menegaskan pentingnya penyelesaian masalah melalui jalur hukum dengan melibatkan aparat berwenang.



Sementara itu, pada pukul 09.30 Wita, Serka Sahlan Babinsa Desa Lanta Barat yang merupakan anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, turut melaksanakan Komsos di desa binaannya. Ia memberikan pemahaman kepada warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengimbau agar setiap permasalahan diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.

Kegiatan Komsos ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Koramil 1608-03/Sape.(Team.MDG.03)

Gerak Cepat Tangani Pohon Ganggu Jaringan Listrik, Tim ROW PLN Kota Bima Dipuji Masyarakat

 




KOTA BIMA MEDIA DINAMIKA GLOBAL 2 juni 2026 – Komitmen memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keandalan pasokan listrik terus ditunjukkan oleh tim Pengamanan Ruang Bebas (ROW) Perambasan PLN Kota Bima. Dipimpin langsung Koordinator Lapangan, Bapak Ahmadin, tim ini dikenal sigap dan bekerja keras merespons setiap laporan warga terkait gangguan yang disebabkan oleh pepohonan.

 Salah satu bukti nyata kinerja tim tersebut terlihat saat masyarakat melaporkan adanya pohon yang rantingnya menjulur dan mengganggu jalur kabel listrik. Tanpa menunggu lama, tim perambasan langsung merespons dan bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan tindakan pemotongan serta pembersihan ranting pohon yang dinilai membahayakan dan mengganggu keamanan jaringan.

 Di lokasi pekerjaan, Bapak Ahmadin menegaskan bahwa kecepatan tanggap dan kerja keras merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab utama timnya demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat.

 “Inilah pekerjaan dan tanggung jawab kami. Segala laporan yang masuk dari masyarakat akan segera kami tindaklanjuti agar pasokan listrik tetap aman, lancar, dan terhindar dari risiko gangguan maupun kecelakaan,” ujar Bapak Ahmadin kepada warga setempat dan Penanggung Jawab Media DM, Evin Hidayat.

 Kinerja sigap dan profesional yang ditunjukkan tim ROW Perambasan PLN Kota Bima ini mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Warga berharap pelayanan prima seperti ini dapat terus dipertahankan, sehingga keamanan jaringan listrik dan kenyamanan penggunaan listrik di wilayah Kota Bima senantiasa terjaga dengan baik. Red. E H. La. DMG

Dapur Aji Irwan, SPPG Bima Sape Sangia 03 Hadirkan Menu Sehat Bergizi dan Layanan Tambahan Posyandu


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Sangia 03 melalui Dapur Aji Irwan kembali menghadirkan menu sehat dan bergizi bagi para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (2/6/2026). Menu yang disajikan disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang guna mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan aktivitas sehari-hari para peserta.

Pada hari ini, menu yang diberikan terdiri atas nasi putih sebagai sumber karbohidrat, sate ayam dan tahu goreng sebagai sumber protein, serta tumis sayur yang kaya serat, vitamin, dan mineral. Sebagai pelengkap, buah semangka juga disajikan untuk menambah asupan vitamin sekaligus membantu menjaga hidrasi tubuh.



Selain layanan program MBG, pada kesempatan ini juga dilakukan rapelan layanan Posyandu, yang meliputi 1 porsi Balita serta 1 hari porsi untuk ibu hamil (Bumil) dan ibu menyusui (Busui) sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi kelompok rentan di masyarakat.

SPPG Bima Sape Sangia 03 menegaskan bahwa penyediaan makanan bergizi ini merupakan bagian dari komitmen mendukung program pemerintah dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dengan pemenuhan gizi yang seimbang, diharapkan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dapur Aji Irwan sebagai mitra penyedia makanan terus berupaya menghadirkan hidangan yang sehat, aman, dan bervariasi sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan. Variasi menu harian juga menjadi upaya memastikan penerima manfaat memperoleh asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang.

Melalui program ini, SPPG Bima Sape Sangia 03 berharap pelayanan gizi yang diberikan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Sape dan sekitarnya.(Team.MDG.03)

Tindak Tegas, TEKAB 308 Polres Tulang Bawang Buru Dan Tangkap Komplotan Pencuri Motor, Satu Pelaku Jatuh Karena Berani Melawan Dan Acungkan Senpi Rakitan Ke Anggota.


Tulang Bawang, Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Aksi berani dan tanpa rasa takut kembali ditunjukkan tim khusus TEKAB 308 Satuan Reserse Kriminal Polres Tulang Bawang dalam memberantas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Tim berhasil mengungkap sekaligus menangkap dua pelaku kasus pencurian sepeda motor dengan pemberatan, di mana salah satu pelaku harus jatuh dan meninggal dunia karena nekat melawan petugas serta mengancam keselamatan petugas dan warga sekitar menggunakan senjata api rakitan.

Kejadian bermula dari dua laporan resmi yang masuk ke kepolisian pada tanggal 31 Mei 2026, di mana dua warga melaporkan sepeda motor miliknya hilang dicuri.

Pertama, terjadi di Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, milik saksi Anton Wahyudi yang kehilangan motor jenis Yamaha RX-K 135 senilai Rp33.000.000,-. Kendaraan tersebut diparkir di garasi rumah dan dikunci rapi, namun ternyata berhasil dibobol dan dibawa kabur pelaku antara malam hari hingga pagi hari berikutnya.

Kedua, di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, milik saksi Kadir yang kehilangan motor Honda Absolute Revo senilai Rp16.800.000,-. Dari hasil pemeriksaan dan rekaman CCTV, diketahui pelaku masuk secara diam-diam saat korban sedang beristirahat.

Dari dua kasus tersebut, tim penyidik segera melakukan penelusuran, pengumpulan bukti dan analisis informasi hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi serta melacak keberadaan para pelaku.


Pada hari Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 16.30 WIB, tim Tekab 308 berhasil memantau keberadaan kendaraan yang dikendarai pelaku di kawasan Pasar Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya. Saat itu kendaraan jenis mobil Sigra warna perak sedang berhenti dan menepi, di dalamnya ada dua orang laki-laki dan seorang wanita.

Begitu petugas mendekat dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku yang berinisial DS alias Kentung karena sedang diluar mobil utk membeli buah, Namun saat akan diamankan petugas, pelaku UM langsung berpindah tempat duduk ke kursi pengemudi dan berusaha melarikan diri dengan menginjak gas kendaraan secara keras. Petugas segera melepaskan tembakan peringatan agar pelaku berhenti dan menyerah, namun alih-alih berhenti, pelaku kedua yang berinisial UM justru mengeluarkan senjata api rakitan dan langsung menodongkan ke arah petugas!

Mengingat lokasi kejadian berada di tengah pasar yang sangat ramai dipenuhi warga, serta nyawa petugas dan masyarakat terancam bahaya nyata, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas, cepat dan terukur sesuai prosedur hukum yang berlaku. Akibatnya, pelaku UM terkena tembakan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan pelaku DS berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti yang sangat kuat, antara lain: 1 pucuk senjata api rakitan lengkap dengan 5 butir peluru, 2 buah alat kunci pengganda (letter T), 1 buah pisau tajam, rekaman CCTV sebagai bukti kejadian, serta mobil yang digunakan pelaku saat dilakukan Penangkapan

Diketahui kedua pelaku bukan orang baru dalam dunia kejahatan: UM sudah dua kali tercatat sebagai pelaku kejahatan, salah satunya kasus curanmor tahun 2024, sedangkan DS juga sudah tercatat pernah terlibat kasus penadah barang curian di tahun yang sama.


“Ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami tegaskan: kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk melindungi. Namun bagi siapa saja yang berani melakukan kejahatan, apalagi berani melawan petugas, membawa senjata terlarang dan mengancam nyawa orang lain, kami tidak akan ragu dan tidak akan berkompromi sedikit pun! Tindakan yang kami lakukan adalah sesuai hukum dan aturan yang berlaku, demi menyelamatkan nyawa sendiri, nyawa rekan kerja dan nyawa warga sekitar yang tidak bersalah. Kedua pelaku ini sudah berkali-kali melanggar hukum, berulang kali meresahkan warga, dan kini mereka harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Kami terus mengimbau: berhentilah berbuat jahat, menyerah sebelum terlambat, karena kejahatan tidak akan pernah menang melawan kebenaran dan hukum. Polri akan terus memburu siapa pun yang berani mengganggu ketertiban, sampai tuntas, sampai habis!” Ungkap Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah, S.I.K, M.H, Melalui Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama, S.Tr.K, S.I.K, M.H

Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, S.I.K., M.H Melalui kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama, S.Tr.K, S.I.K, M.H, menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara transparan dan sesuai jalur hukum yang berlaku. Pelaku yang masih hidup sudah ditahan untuk diperiksa lebih lanjut, sementara seluruh barang bukti sudah diamankan untuk menjadi bukti di pengadilan.

“Kami pastikan, setiap tindakan kami ada dasar hukumnya dan akan kami pertanggungjawabkan. Keamanan warga adalah prioritas utama kami, dan kami tidak akan membiarkan ada kelompok penjahat melakukan tindak pidana di wilayah ini. Siapa pun yang berani berbuat salah, pasti kami tangkap, di mana pun bersembunyi pasti kami temukan!” tegas Kasat Reskrim dengan nada tegas dan lugas.

Sampai saat ini penyidikan masih terus berjalan, tim juga masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat atau menjadi tempat penampungan barang hasil curian. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dan melaporkan segala informasi yang diketahui demi keamanan bersama. (Fs/Red) 

DRAMA PENIPUAN JUAL BELI MOBIL DI MEDIA SOSIAL: Penjual & Pembeli Sama-sama Jadi Korban, Uang Rp35 Juta Raib Ditangan Orang Tak Dikenal!


Media Dinamika Global BIMA 2 juni 2026– Dunia jual beli daring kembali menyisakan kisah pilu sekaligus mengejutkan. Sebuah transaksi jual beli mobil truk yang semula berjalan biasa, berubah menjadi kasus penipuan yang menelan korban ganda. Bukan hanya pembeli yang kehilangan uang, pemilik asli kendaraan pun kini harus menanggung beban berat akibat ulah seorang oknum yang lihai memutarbalikkan fakta.


Kasus bermula dari sebuah unggahan di media sosial Facebook. Seorang warga asal Kabupaten Dompu yang berdomisili di Sila, bernama Ali, memposting satu unit mobil truk miliknya untuk ditawarkan kepada pembeli. Niat tulus Ali menjual kendaraannya justru dimanfaatkan oleh pelaku bernama Hendra, sosok yang kini keberadaannya tak diketahui.

Hendra dengan licik mendekati Ali dan mengaku memiliki calon pembeli yang merupakan iparnya sendiri yang tinggal di Kota Bima. Calon pembeli yang dimaksud adalah Sariman, warga asal Desa Mangge, Kecamatan Matalambu.

Permainan licik Hendra tak berhenti di situ. Ia memberikan instruksi yang menyesatkan kepada Ali. Hendra memaksa Ali untuk berbohong dan mengakui kepada Sariman bahwa mobil truk yang dijual itu bukan milik Ali, melainkan milik Hendra. Tanpa sadar terjebak dalam jebakan, Ali pun menuruti perkataan Hendra saat berkomunikasi dengan Sariman.

Akibat pengakuan keliru yang disampaikan Ali atas arahan Hendra, Sariman sepenuhnya percaya. Menganggap Hendra sebagai pemilik sah sekaligus pihak yang berhak menerima pembayaran, Sariman pun mentransfer uang sebesar Rp35.000.000 langsung ke rekening Hendra.

Begitu uang masuk, Hendra langsung menghilang bak ditelan bumi. Alamat yang diberikan ternyata palsu dan keberadaannya kini sulit dilacak. Baru kemudian Ali dan Sariman tersadar bahwa keduanya telah menjadi korban rekayasa jahat yang dirancang Hendra.

Menanggung rasa bersalah mendalam karena telah memberikan keterangan yang menyesatkan, Ali akhirnya berbesar hati dan berjanji mengganti seluruh uang yang telah ditransfer oleh Sariman. Namun karena saat ini Ali belum memiliki dana tunai sebesar itu, ia mengambil keputusan berat.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan jaminan, mobil truk yang menjadi sumber masalah itu kini telah diserahkan dan dititipkan untuk diamankan di Polsek Rasanae Barat, menunggu proses hukum selanjutnya dan hingga pelaku utama berhasil ditemukan.

Kasus ini menjadi pelajaran pahit: hati-hatilah dalam setiap transaksi jual beli, terutama yang dilakukan melalui media sosial. Kejujuran dan kejelasan identitas adalah modal utama agar tidak terjebak dalam perangkap penipuan yang merugikan!

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penelusuran guna menemukan keberadaan Hendra agar pertanggungjawaban hukum dapat segera dilaksanakan. 

(Laporan: Tim Redaksi) E H. PEN MDG