Media Dinamika Global

Senin, 06 April 2026

SDN Boke Sambut Kepala Sekolah Baru, dengan Visi Misi Mewujudkan Insan yang Respek


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Bima, 06 April 2026– Dalam rangka penyegaran manajemen dan peningkatan mutu pendidikan, Sekolah Dasar Negeri Desa Boke kec, sape.  resmi melantik Bpk Syahrir Faharuddin,S. Pd sebagai kepala sekolah baru menggantikan bapak Arifin, S. Pd. Pelantikan dan serah terima jabatan ini dilaksanakan di kantor Bupati Bima pada 13 Maret 2026 bulan lalu. 

Bpk Syahrir Faharuddin,S. Pd membawa visi misi baru yang sudah disepakati bersama dewan guru-guru dan komite sekolah yaitu RESPEK ( religius, santun, berprestasi dan kolaborasi. Kepala sekolah menjelaskan kenapa religius yang pertama karena landasan dasar manusia sebagai insan yang beriman harus didasari dengan agama, sehingga kedepannya dengan agama yang kita terapkan melalui kegiatan

Imtaq ataupun kegiatan keagamaan harus dijalankan secara optimal sehingga ke depannya siswa di SDN Boke ini menjadi insan yang mulia dan memiliki akhlak yang bermartabat. 

Selanjutnya santun itu terwujud apabila religiusnya ada akan menjadi insan yang ramah sehingga Alhamdulillah pada hari ini siswa kami pada saat mereka datang sekolah, mereka tidak mencari siapa-siapa langsung  mencari guru dimana guru berada, mereka harus melakukan salaman. 

Lanjut kasek, di era perkembangan jaman ini  guru harus mampu meningkatkan mutu pendidikan agar melahirkan siswa berprestasi yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah yang bertaraf nasional. 

Kreatif itu muncul ketika ada kolaborasi dengan teman sejawat kolaborasi antara guru, masyarakat, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pemangku kepentingan

Kasek juga menambahkan,dalam waktu dekat kami ingin menyelenggarakan Kegiatan ekstra kurikuler di bidang pencaksilat dimana bidang pencaksilat ini adalah murni  dari bangsa kita sendiri sehingga di dalam kegiatan pencaksilat tersebut tertanam jiwa religius, disiplin serta karakter yang tinggi. 

Dan saya patut mengapresiasi dan berterima kasih setinggi-tingginya kepada Bpk Arifin, S. Pd (Mantan kasek SDN Boke) dan Ibu Irliyana, S. Pd sebagai Pelaksana harian (Plh). yang telah menjalankan roda pendidikan sebelumnya. By. Sekjen LKPK ( E H )

6 Siswa Gagal Ikut TKA, Kadis Dikpora Terbang ke Jakarta, Walikota Perintahkan Inspektorat Turun Tangan


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id.– Polemik enam siswa SDN 19 Rabangodu Utara yang gagal mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) akibat tidak terdata dalam sistem Dapodik terus bergulir.

Pemerintah Kota Bima kini mengambil langkah tegas dan terukur.

Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, Drs. H. Mahfud, M.Pd, dijadwalkan bertolak ke Jakarta bersama mantan Kepala SDN 19 guna menemui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Selasa (7/4/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menyelamatkan hak pendidikan siswa yang terdampak.

“Iya, kami ke Jakarta untuk menuntaskan persoalan ini secara langsung,” tegas Mahfud, Senin, 6 April 2026.

Kasus ini mencuat setelah enam siswa diketahui tidak terdaftar dalam sistem Dapodik, sehingga tidak bisa mengikuti TKA. Padahal, sebagian dari mereka telah lama mengenyam pendidikan di sekolah tersebut sejak kelas awal.

Situasi ini memantik kritik publik. Banyak pihak menilai telah terjadi kelalaian serius dalam proses pendataan yang berdampak langsung pada masa depan siswa.

Pemerintah Kota Bima kini tidak hanya fokus pada solusi jangka pendek, tetapi juga berupaya mengurai akar persoalan, apakah terjadi di tingkat sekolah atau dalam sistem administrasi dinas.

Redaksi Metromini Media menilai. Pertama, langkah Kadis Dikpora ke Jakarta bukan sekadar inisiatif pribadi, melainkan sesuai saran dan perintah Pimpinan Daerah. Ini menunjukkan bahwa persoalan ini telah menjadi perhatian serius di level tertinggi pemerintah daerah. 

Fokus utamanya jelas: mencari solusi terbaik agar siswa tetap bisa mengikuti atau mendapatkan hak setara dengan TKA.

Kedua, Walikota Bima tidak tinggal diam. Inspektorat akan diperintahkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kasus ini. 

Ini penting untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian, kesalahan prosedur, atau bahkan potensi pelanggaran dalam sistem pendataan pendidikan.

Kasus ini menjadi pengingat keras: administrasi pendidikan bukan sekadar urusan teknis, tetapi menyangkut langsung hak dasar anak-anak.

#Metromini Media menegaskan, jika ada kelalaian, harus ada yang bertanggung jawab. Jangan sampai masa depan siswa dikorbankan oleh sistem yang abai. (Sekjend MDG)

Sekda Kota Bima : Jadikan Ruang Publik Bersejarah Penataan Lapangan Serasuba 2026, di Lanjutkan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah kota bima memastikan akan melanjutkan proyek penataan lapangan serasuba tahun 2026, menyusul telah selesainya tahapan pekerjaan pertama di tahun 2025.

Sekretaris daerah kota bima Drs. H. Muhammad fakhruraji M.E menyebutkan proses lelang lanjutan tengah berjalan tetap kita lanjutkan karena serasuba Aset pemerintah yang harus dirawat dan diperindah. Fakhruraji menegaskan Pemkot Bima tak terpengaruh kontroversi seputar status lahan, lapangan serasuba yang menyatuh dengan kawasan museum Asi Mbojo bekas istana kesultanan bima menurutnya jelas tercatat sebagai aset pemerintah. 

Istana bima misalnya sekarang telah menjadi museum dan bahkan menjadi salah satu UPTD tersendiri dibawah pemkab Bima, ucapnya.

Ia menambahkan bahwa dasar hukum klaim pengelolaan dan penataan aset pemerintah itu merujuk pada UUD nomor 13 tahun 2002, tentang pembentukan kota bima, dengan lahirnya UU tersebut kata dia, aset Pemda kabupaten bima yang berada di wilayah kota semestinya berpindah semua ke Pemkot, sehingga pemanfaatan dan pemeliharaannya jadi tanggung jawab pemerintah kota bima 

Penataan lapangan serasuba diproyeksikan memperkuat ruang publik sekaligus merawat warisan sejarah kota bima menjadikannya simpul aktivitas warga yang terhubung langsung dengan museum dan memori kesultanan bima.(Sekjend MDG)

SMA Negeri 1 Wawo Gelar Ujian Akhir Sekolah untuk Siswa Kelas XII

Foto : Kepsek SMAN 1 Wawo
Irwan, S. Pd

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – SMA Negeri 1 Wawo resmi memulai pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) bagi seluruh siswa kelas XII. Kegiatan ini merupakan syarat utama untuk menentukan kelulusan peserta didik dan menjadi penentu kelulusan mereka dari jenjang pendidikan SMA.

Foto : Guru Pengawas Ujian Akhir Sekolah
SMAN 1 Wawo

Ujian yang dimulai pada hari Senin 6 April 2026 sampai Sabtu 11 April 2026 diikuti oleh 168 siswa yang telah mempersiapkan diri selama beberapa bulan terakhir. Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan lancar di berbagai ruang kelas yang telah disiapkan panitia dengan pengawasan ketat dari guru pengawas.

Foto : Para siswa sedang fokus mengerjakan 
Soal Ujian Akhir Sekolah

Kepala SMA Negeri 1 Wawo, Irwan, S. Pd, menyampaikan bahwa ujian ini merupakan momen penting bagi siswa untuk membuktikan hasil belajar mereka selama tiga tahun. 

"Kami berharap seluruh siswa dapat mengerjakan soal dengan jujur, tenang, dan penuh percaya diri. Hasil dari ujian ini nantinya akan menjadi bekal bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja," ujarnya.

Sementara itu, salah satu siswa yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa merasa sedikit gugup karena ini adalah ujian terakhir di sekolah, tapi juga merasa bersemangat. Selama tiga tahun kami belajar, dan ini adalah momen untuk membuktikan hasil usaha kami. 

"Saya dan teman-teman sering mengadakan belajar kelompok di sekolah maupun di rumah. Bapak dan Ibu guru juga banyak memberikan latihan soal dan pembahasan, jadi saya merasa lebih siap meski ada beberapa mata pelajaran yang menurut saya cukup menantang,"tuturnya dengan wajah polosnya. 

Ia menambahkan, tentu saja berharap bisa lulus dengan nilai yang memuaskan dan sesuai harapan orang tua serta guru-guru dan juga berdoa agar bisa melanjutkan kuliah di jurusan yang saya impikan.

"Tetap tenang dan percaya diri. Kerjakan soal dengan jujur dan sebaik mungkin. Jangan lupa berdoa agar pikiran menjadi jernih. Semoga kita semua lulus dengan hasil terbaik," pesannya. 

Foto : Lembaran soal Ujian Akhir Sekolah
Yang masih tersegel rapi. 

Pantauan langsung awak media ini, para guru pengawas, panitia dan para siswa tampak antusias namun tetap fokus baik dalam pengawasan serta siswa tenang dalam mengerjakan ujiannya. Mereka berharap dapat memperoleh nilai yang memuaskan dan lulus dengan hasil yang terbaik sesuai harapan.

Ujian sekolah ini akan berlangsung selama 6 hari ke depan dengan berbagai mata pelajaran yang diujikan. (MDG05)  

Minggu, 05 April 2026

Babinsa Desa Naru Koramil 1608-03/Sape Kawal Pembelian Gabah Petani


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Sertu Syarif Hidayat yang bertugas sebagai Babinsa Desa Naru, Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan pengawalan dan pendampingan pembelian gabah di Kelompok Tani So Mangge Karombo, Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Senin (6/4/2026) pukul 13.40 WITA.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses pembelian gabah berjalan dengan aman, transparan, dan sesuai dengan ketentuan. Dalam transaksi tersebut, harga gabah ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain staf gudang Bulog, Babinsa Desa Naru, serta anggota Kelompok Tani So Mangge Karombo. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bentuk sinergi dalam mendukung penyerapan hasil panen petani.



Adapun total gabah yang dibeli mencapai 1.400,75 kilogram dengan nilai keseluruhan sebesar Rp9.104.875.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Pendampingan oleh Babinsa diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada petani serta mendukung stabilitas distribusi dan penyerapan gabah di wilayah tersebut.

Kegiatan ditutup dalam situasi kondusif dengan dokumentasi sebagai bagian dari laporan pelaksanaan di lapangan.(Team.MDG.03)

Barisan Oposisi Muda (BOM) Layangkan Surat Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024, 5 Komisioner di di Sorot di Kejati NTB


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Barisan Oposisi Muda (BOM) NTB resmi melayangkan laporan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan anggaran hibah Pilkada 2024 di Kabupaten Bima ke Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB), Senin (6/4/2026).

Laporan tersebut menyoroti dugaan penyimpangan yang melibatkan lima komisioner KPU Kabupaten Bima dalam pengelolaan dana hibah yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten Bima.

Ketua BOM NTB, Muhammad Sofian, mengungkapkan bahwa anggaran hibah Pilkada 2024 yang mencapai Rp27,4 miliar diduga tidak dikelola secara transparan. Bahkan, pihaknya menemukan indikasi adanya laporan fiktif dalam sejumlah tahapan kegiatan penyelenggaraan pemilu.

“Beberapa tahapan yang kami soroti antara lain persiapan penyelenggaraan, penyusunan keputusan, pemutakhiran data pemilih, pembayaran honor badan adhoc, hingga distribusi logistik ke TPS,” ujarnya.

Tak hanya itu, BOM NTB juga mengungkap bahwa sebelumnya Polres Bima telah melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap dokumen yang diserahkan oleh pihak KPU Bima, termasuk anggaran pelaksanaan Pemilu 2023.

Dari hasil penelusuran tersebut, total anggaran yang telah masuk dalam proses pemeriksaan disebut mencapai Rp105 miliar.

“Namun hingga saat ini, kami melihat belum ada kejelasan maupun tindak lanjut yang signifikan. Ini yang menjadi perhatian serius kami,” tambah Sofian.

Atas dasar itu, BOM NTB mendesak Kejati NTB untuk segera mengambil alih penanganan kasus tersebut dari pihak kepolisian, sekaligus melakukan penyelidikan dan penyidikan lanjutan secara profesional.

Selain itu, mereka juga meminta dilakukan audit investigatif secara menyeluruh terhadap penggunaan anggaran hibah Pilkada 2024 dan anggaran Pemilu 2023 di KPU Kabupaten Bima.

BOM NTB menegaskan, jika laporan tersebut tidak ditindaklanjuti secara serius, pihaknya bersama elemen masyarakat akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran serta mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Ini demi menjaga prinsip transparansi, integritas, dan keadilan dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada di daerah,” tegasnya.

BOM NTB berharap Kejati NTB dapat segera mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar kepercayaan publik terhadap proses demokrasi tetap terjaga.(Team MDG)

Kepala Kepolisian Resor Bima Kota Beserta Jajaran dan Bhayangkari Mengucapkan


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Kepala Kepolisian Resor Bima Kota Beserta Staf, Jajaran dan Bhayangkari mengucapkan Dirgahayu Ke-80

PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

3 April 2026

“Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya”

Tim Penilaian Kebersihan Gelar Lakukan Monitoring di SDN 12 Sarae Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Kegiatan penilaian kebersihan sekolah SDN 12 sarae kota bima oleh tim penilai bertujuan meningkatkan budaya hidup bersih, sehat, dan nyaman di lingkungan pendidikan, sering kali dipicu oleh upaya peningkatan kualitas sekolah atau merespons isu sampah. Tim penilai, yang terdiri dari unsur sekolah, dinas pendidikan, atau tim Adiwiyata, melakukan kunjungan (visitasi) dan wawancara untuk mengevaluasi berbagai aspek. 

Aspek dan Kriteria Penilaian Utama:

Kebersihan Ruang Kelas: Kebersihan meja, kursi, papan tulis, dekorasi, dan lantai.

Lingkungan Sekolah: Kebersihan taman, halaman sekolah, dan pengelolaan sampah.

Sanitasi dan Sarana Umum: Kebersihan toilet, tempat cuci tangan, kantin, dan tempat ibadah.

Budaya Sekolah: Kepatuhan tidak merokok, tidak membakar sampah, dan pemilahan sampah. 

Proses dan Tujuan Penilaian:

Metode: Tim melakukan kunjungan fisik ke setiap sudut sekolah SDN 12 sarae dan menilai berdasarkan checklist yang ditentukan.

Motivasi: Kegiatan ini memberikan motivasi dan penghargaan kepada kelas atau sekolah SDN 12 sarae kota bima yang menjaga kebersihan secara kontinu, bukan hanya saat ada lomba.

Dampak: Terwujudnya suasana belajar yang nyaman serta peningkatan kepedulian warga sekolah SDN 12 sarae kota bima terhadap kebersihan lingkungan. 

Kegiatan ini sering diadakan secara berkala oleh pengurus OSIS atau perwakilan sekolah (Guru/Tim Penilaian kota bima) untuk mengevaluasi kebersihan kelas masing-masing. 

Serda Abdul Hafid Babinsa Rasabou Koramil 1608-03/Sape Kawal Panen Padi di So Fo’o Panca


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid yang merupakan anggota Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan pengawalan dan pendampingan kegiatan panen padi di wilayah So Fo’o Panca, Desa Rasabou, Kecamatan Sape, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 10.10 WITA.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan serta membantu masyarakat petani dalam memastikan proses panen berjalan dengan aman dan lancar. Padi yang dipanen oleh warga diketahui akan digunakan untuk kebutuhan konsumsi sendiri.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan tertib, aman, dan tanpa hambatan berarti.(Team.MDG.03)

Sayang Anak, Polres Bima Kota Larang Siswa Berkendara Sepeda Motor ke Sekolah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan generasi muda, Polres Bima Kota melalui Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) mengambil langkah tegas dengan melarang siswa membawa sepeda motor ke sekolah.

Kebijakan ini merupakan upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, yang dinilai masih rentan karena belum memiliki keterampilan dan kesadaran berkendara yang memadai.

Pada Kamis siang (2/4/2026), personel Sat Lantas Polres Bima Kota melaksanakan razia terhadap puluhan siswa yang kedapatan mengendarai sepeda motor saat pulang sekolah.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto melalui Kasat Lantas IPTU Bambang Tedy S., S.H., M.I.Kom., menjelaskan bahwa larangan tersebut berlaku untuk seluruh pelajar, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

“Kami ingin memastikan anak-anak kita tetap aman dan selamat saat berangkat dan pulang sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, pelajar pada umumnya masih dalam tahap belajar dan belum cukup matang dalam mengendalikan kendaraan di jalan raya. Selain itu, rendahnya kesadaran akan keselamatan berlalu lintas membuat mereka lebih berisiko mengalami kecelakaan.

Sebagai langkah pendukung, Sat Lantas Polres Bima Kota juga telah melakukan sosialisasi kepada para orang tua dan pihak sekolah guna meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya keselamatan anak di jalan raya.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar dapat ditekan, serta tercipta budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan generasi penerus bangsa.(Sekjend MDG)