Media Dinamika Global

Senin, 10 Agustus 2026

Polda NTB Ungkap 129 Kasus Narkoba, Tiga Oknum Polisi Terjerat

Polda NTB saat Konferensi Pers, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global - Polda NTB bersama seluruh jajaran Polres berhasil mengungkap 129 kasus narkotika dalam pelaksanaan Operasi Antik Rinjani 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 27 Juli hingga 9 Agustus 2026.

Dari ratusan kasus tersebut, polisi mengamankan 178 tersangka serta sejumlah barang bukti narkotika dan uang tunai. Pengungkapan itu disampaikan Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., dalam konferensi pers yang digelar Direktorat Resnarkoba Polda NTB di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Selasa (11/8/2026).

“Operasi Antik Rinjani 2026 menunjukkan komitmen Polda NTB memutus peredaran narkotika di NTB, sekaligus membersihkan internal Polri dari personel yang terbukti terlibat narkoba,” ujar Mohammad Kholid.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dalam operasi tersebut terdiri dari sabu seberat 488,530 gram, ganja 5.589,440 gram dan satu pohon ganja, magic mushroom 922,86 gram, tiga butir obat-obatan, serta uang tunai sebesar Rp173.737.000.

Kholid menjelaskan, dari 129 kasus yang berhasil diungkap, sebanyak 27 kasus merupakan Target Operasi (TO). Dari jumlah tersebut, enam TO berhasil diungkap Ditresnarkoba Polda NTB, tiga TO oleh Polresta Mataram, sedangkan masing-masing dua TO diungkap Polres Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima dan Bima Kota.

Tiga Oknum Polisi Turut Diamankan

Di balik keberhasilan pengungkapan ratusan kasus tersebut, terdapat fakta yang menjadi perhatian serius karena melibatkan tiga personel aktif Polri.

Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, SIK., mengungkapkan, ketiga personel tersebut masing-masing berinisial IDMA, personel Polda NTB; IKM, personel Polres Lombok Barat; serta A, personel Polres Bima Kota.

Dua personel, yakni IDMA dan IKM, diamankan di sebuah villa di wilayah Cakranegara, Kota Mataram. Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika yang dibawa keduanya. Namun, berdasarkan pemeriksaan urine, keduanya dinyatakan positif methamphetamine.

Keduanya kemudian diserahkan untuk menjalani proses melalui fungsi Propam, termasuk penanganan disiplin dan kode etik Polri.

Sementara itu, personel berinisial A diamankan Satresnarkoba Polres Bima Kota di wilayah Desa Rompo, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Terhadap A, selain dilakukan proses pidana, juga ditempuh proses disiplin dan kode etik Polri.

“Untuk ketiga personel Polri tersebut akan dilakukan tindakan proses sesuai hukum yang berlaku serta proses kode etik Polri yang akan dilakukan Propam Polda NTB,” tegas Roman.

Terancam Sanksi PTDH

Sementara itu, Kabid Propam Polda NTB Kombes Pol. Wildan Alberd, SIK., M.K.P., menegaskan bahwa ketiga oknum anggota Polri tersebut akan diproses sesuai ketentuan dan hukum yang berlaku.

Tidak hanya menghadapi proses pidana, ketiganya juga akan menjalani proses pelanggaran kode etik profesi Polri.

“Selain sanksi dalam kode etik Polri, personel tersebut juga akan menjalani proses sesuai hukum yang berlaku. Sanksi berdasarkan PP RI No. 1 tahun 2023 Pasal 13 (1) dan Perpol 7 tahun 2022 huruf e bahwa personel dapat diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH),” tegas Wildan.

Pengungkapan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pemberantasan narkotika di wilayah NTB dilakukan tanpa pandang bulu. Tidak hanya masyarakat umum, personel Polri yang terbukti terlibat juga akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Saya juga bisa membuatkan versi lebih tajam untuk media online, lengkap dengan judul yang lebih “menggigit”, subjudul, dan lead berita yang menarik perhatian pembaca.

Redaksi |

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Aktif Laksanakan Komsos, Ajak Warga Jaga Kebersihan, Kamtibmas dan Keselamatan


BIMA.NTB.Media Dinamika Global .id— Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus aktif melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di wilayah desa binaan masing-masing. Kegiatan tersebut dilakukan pada Selasa, 11 Agustus 2026, dengan menyampaikan berbagai imbauan terkait kebersihan lingkungan, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), keselamatan nelayan, serta pentingnya gotong royong.

Di Desa Rato, Sertu Wahyudin selaku Babinsa melaksanakan Komsos bersama warga sekitar pukul 08.30 Wita. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan pekarangan rumah masing-masing.




Sertu Wahyudin juga mendorong warga kembali membudayakan gotong royong, khususnya dalam membersihkan saluran air atau got yang berada di gang dan lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan akan menciptakan suasana permukiman yang sehat dan nyaman.

Sementara itu, di Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Serka Sahrul melaksanakan Komsos pada pukul 09.00 Wita. Ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing serta terus mempererat hubungan baik antarwarga.

Serka Sahrul mengingatkan masyarakat untuk menghindari perselisihan dan keributan. Apabila terjadi persoalan, warga diminta segera berkoordinasi dengan pihak yang berwenang dan tidak mengambil tindakan sendiri atau main hakim sendiri karena dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Imbauan keselamatan juga disampaikan Serda Ikhsan, Babinsa Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape. Dalam Komsos yang dilaksanakan sekitar pukul 09.30 Wita, Serda Ikhsan mengingatkan warga, khususnya yang bekerja sebagai nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca.

Menurutnya, kondisi cuaca yang kurang bersahabat dengan gelombang tinggi disertai angin kencang dapat membahayakan keselamatan nelayan saat melaut. Karena itu, warga diimbau menunda aktivitas mencari ikan hingga kondisi cuaca kembali membaik.

“Faktor keselamatan harus menjadi perhatian utama. Jangan memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” demikian imbauan yang disampaikan kepada warga.

Di Desa Lambu, Serka Bambang, Babinsa Desa Lambu sekaligus anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, juga melaksanakan Komsos pada pukul 09.45 Wita. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya kerja sama dan gotong royong.

Serka Bambang menyampaikan bahwa kebiasaan saling membantu, baik dalam pekerjaan pribadi maupun kegiatan bersama di lingkungan masyarakat, dapat membuat pekerjaan lebih cepat selesai. Selain itu, semangat gotong royong dinilai dapat mempererat hubungan antarwarga sehingga tercipta kehidupan yang rukun, damai, dan harmonis.

Kegiatan Komsos yang dilaksanakan para Babinsa tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan edukasi serta imbauan yang berkaitan langsung dengan kehidupan warga di wilayah binaan.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, keamanan, kerukunan, serta keselamatan dapat terus ditingkatkan demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.(Team.MDG.03)

Bupati Bima Ady Mahyudi: Peroleh Dana 277 Milyar Masuk Kas Pemkab Bima


Jakarta. Media Dinamika Global.Id.- Bupati Bima Ady Mahyudi: Peroleh Dana 277 Milyar Masuk Kas Pemkab Bima. Dalam bulan Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Bima mendapatkan alokasi transfer ke daerah (TKD) tambahan dengan total dana sebesar Rp. 277 Milyar.

Dari angka tersebut sebanyak Rp.  202 milyar merupakan DAU tambahan dan sebesar Rp.75 Milyar merupakan kurang Bayar dana bagi hasil (KB-DBH)

Bupati Bima Ady Mahyudi (09/08) menjelaskan, "Masuknya dana ini daerah memiliki arti penting bagi pemerintah Kabupaten Bima dalam memenuhi alokasi belanja yang tertuang dalam APBD Tahun Anggaran 2026. 

Anggaran tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk merealisasikan belanja prioritas pemerintah daerah yang sebelumnya sudah direncanakan tapi belum bisa direalisasikan  karena adanya lain-lain pendapatan daerah yang tidak masuk seperti pendapatan perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi NTB.

Dalam upaya untuk memenuhi belanja jasa aparatur sipil negara (ASN) khususnya tenaga PPPK reguler dan PPPK - PW sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja dan disiplin. 

Demikian halnya dalam upaya peningkatan kinerja pemerintah desa, anggaran ini secara signifikan penting bagi penambahan belanja wajib (mandatory spending) 10% Alokasi Dana Desa (ADD), yang bisa digunakan untuk belanja perioritas pembangunan di Desa.

Di samping dapat digunakan untuk penambahan belanja iuran BPJS Kesehatan.

Peningkatan Kesehatan Masyarakat dalam kerangka cakupan kesehatan semesta/universal health coverage (UHC) yang dititikberatkan pada pencegahan dan pengobatan baik promosi kesehatan, pencegahan penyakit (seperti imunisasi dan skrining), hingga pengobatan kuratif dan rehabilitatif.

Sehingga pada gilirannya akan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian dan membantu menekan angka kematian ibu dan  anak serta mengendalikan laju penyakit sejak dini. (Red)

Babinsa Rato Koramil 1608-03/Sape Hadiri Peletakan Batu Pertama Program Irigasi Perpompaan untuk Dukung Swasembada Pangan



BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Program Irigasi Perpompaan (Irpom) bantuan Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2026 mulai direalisasikan di Dusun Mas, Desa Rato, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Peletakan batu pertama pembangunan rumah Irpom dilaksanakan pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 08.10 WITA.




Kegiatan tersebut dihadiri Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, bersama Kepala Desa Rato, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lambu, Ketua Kelompok Tani Gunung Mas beserta anggota, kepala dusun, Ketua RT Gunung Mas, serta para tukang yang akan mengerjakan pembangunan rumah Irpom.

Program Irpom tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui sektor pertanian yang diperuntukkan bagi Kelompok Tani Gunung Mas, Desa Rato. Pembangunan rumah Irpom memiliki ukuran panjang 1,5 meter, lebar 2 meter, tinggi 2 meter, dengan kedalaman 30 sentimeter.

Pembangunan fasilitas irigasi tersebut ditujukan untuk membantu mengairi lahan persawahan yang selama ini bergantung pada curah hujan. Dengan adanya sistem irigasi perpompaan, para petani diharapkan dapat memperoleh pasokan air yang lebih memadai sehingga produktivitas dan hasil panen padi dapat meningkat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan pendampingan terhadap program pemerintah di bidang pertanian sekaligus upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Desa Rato.

Kegiatan peletakan batu pertama selesai sekitar pukul 10.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman.(Team.MDG.03)

Wabup H. Irfan Resmi Buka MTQ Ke-20 Tingkat Kecamatan Soromandi


Kabupaten Bima . Media Dinamika Global.id. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-20 Tingkat Kecamatan Soromandi dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy Sabtu malam (08/08/2026) arena Utama MTQ di Desa Lewintana.

‎Wakil Bupati dalam sambutannya dihadapan Camat Soromandi, Zulkifli, S.H., M.Hum, Muspika dan para Kepala Desa serta seluruh elemen masyarakat kecamatan Soromandi menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sekadar menjadikannya sebagai ajang perlombaan.

‎ "Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai panduan hidup, panduan tutur kata dan panduan tindak-tanduk kita. Melalui kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an ini, kita bersama-sama menjaga keagungan Al-Qur'an". Ujar Wakil Bupati.

Pada kesempatan pembukaan MTQ tersebut, dr. H. Irfan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan perhelatan ini. Secara khusus, Wabup juga mengimbau agar keberadaan dan kesejahteraan para guru ngaji di wilayah tersebut mendapat perhatian lebih. "Mohon diperhatikan para guru-guru ngaji kita, terutama terkait fasilitas penunjang mereka dalam mengajar," tambahnya.

‎Ketua Panitia MTQ, Abdul Kadir, S.Sos., dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian ajang musabaqah tahun ini akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 8 hingga 12 Agustus 2026 dan ada tiga cabang perlombaan utama yang ditandingkan pada MTQ ke-20 ini, antara lain Golongan Tartil Al-Qur'an, Golongan Tilawah Al-Qur'an (Kategori Anak-anak, Remaja, dan Dewasa) dan Cabang Hifzil Al-Qur'an (Golongan 1 Juz dan 5 Juz)

‎Di sela-sela pembukaan acara, Camat Soromandi, Zulkifli, S.H., M.Hum., secara resmi mengukuhkan para Dewan Hakam yang akan bertugas menilai seluruh jalannya perlombaan. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima juga menyerahkan bantuan berupa paket Al-Qur'an secara simbolis.

‎Acara pembukaan berjalan khidmat dan semarak dengan dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah, di antaranya Unsur Muspika Kecamatan Soromandi, Ketua MUI, BAZNAS, PHBI, dan LPTQ Kecamatan Soromandi, Para Kepala Desa dan Ketua TP-PKK Desa se-Kecamatan Soromandi, Jajaran Dewan Hakim, para Qari’/Qari’ah, Hafiz/Hafizah, serta seluruh peserta dan masyarakat setempat. (Tim/ADV)

SPPG Bima Sape Parangina 1 Dapur Adiba Sajikan Gado-Gado sebagai Menu Bergizi



BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina atau yang dikenal dengan Dapur Adiba, kembali menyiapkan menu makanan bergizi bagi penerima manfaat pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Pada menu kali ini, SPPG Bima Sape Parangina menyajikan gado-gado sebagai menu utama. Hidangan tersebut terdiri atas lontong, telur, kerupuk, tahu goreng, serta aneka sayuran seperti wortel, toge, dan kacang panjang yang dilengkapi dengan bumbu kacang.

Sebagai pelengkap kebutuhan asupan gizi, menu tersebut juga disertai susu plain Frisian Flag NutriBrain Omega.

Kombinasi makanan tersebut diharapkan dapat memberikan asupan gizi dan energi yang dibutuhkan penerima manfaat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Penyediaan menu beragam dengan kandungan karbohidrat, protein, sayuran, dan susu tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memperhatikan aspek gizi dan keseimbangan pangan.

SPPG Bima Sape Parangina melalui Dapur Adiba diharapkan terus menghadirkan menu makanan yang sehat, bergizi, dan bervariasi bagi masyarakat penerima manfaat.(Team.MDG.03)

Dana 277 Milyar Masuk Kas Pemkab Bima, Bupati Bima Prioritaskan ASN ASN PPPK Reguler dan PPPK - PW


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam bulan Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Bima mendapatkan alokasi transfer ke daerah (TKD) tambahan dengan total dana sebesar Rp. 277 Milyar.

Dari angka tersebut sebanyak Rp. 202 milyar merupakan DAU tambahan dan sebesar Rp.75 Milyar merupakan kurang Bayar dana bagi hasil (KB-DBH)

Bupati Bima Ady Mahyudi (09/08) menjelaskan, "Masuknya dana ini daerah memiliki arti penting bagi pemerintah Kabupaten Bima dalam memenuhi alokasi belanja yang tertuang dalam APBD Tahun Anggaran 2026. 

Anggaran tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk merealisasikan belanja prioritas pemerintah daerah yang sebelumnya sudah direncanakan tapi belum bisa direalisasikan karena adanya lain-lain pendapatan daerah yang tidak masuk seperti pendapatan perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi NTB.

Dalam upaya untuk memenuhi belanja jasa aparatur sipil negara (ASN) khususnya tenaga PPPK reguler dan PPPK - PW sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja dan disiplin. 

Demikian halnya dalam upaya peningkatan kinerja pemerintah desa, anggaran ini secara signifikan penting bagi penambahan belanja wajib (mandatory spending) 10% Alokasi Dana Desa (ADD), yang bisa digunakan untuk belanja perioritas pembangunan di Desa.

Di samping dapat digunakan untuk penambahan belanja iuran BPJS Kesehatan.

Peningkatan Kesehatan Masyarakat dalam kerangka cakupan kesehatan semesta/universal health coverage (UHC) yang dititikberatkan pada pencegahan dan pengobatan baik promosi kesehatan, pencegahan penyakit (seperti imunisasi dan skrining), hingga pengobatan kuratif dan rehabilitatif.

Sehingga pada gilirannya akan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian dan membantu menekan angka kematian ibu dan anak serta mengendalikan laju penyakit sejak dini. (Tim/ADV)

Jelang Bertugas,‎Paskibraka Kabupaten Bima Masuk Karantina ‎


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global id. Sebanyak 53 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bima resmi memasuki masa karantina atau pemusatan latihan bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tahapan ini bukanlah sekadar rutinitas seremonial, tapi merupakan fondasi penting untuk memastikan kesiapan total fisik, mental, dan kebersamaan para anggota sebelum mengemban tugas sakral pada 17 Agustus. Minggu (09/08/26)

Di tingkat kabupaten Bima, menjelang Upacara pengibaran bendera memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, seluruh peserta diterima langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bima, Zainudin, S.S di Aula SMAN 1 Belo 

Zainudin yang mewakili Bupati Bima ma dalam arahannya dihadapan para peserta menjelaskan, karantina ini menjadi awal dari pelatihan terpusat menjelang tugas sakral mereka pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 mendatang di lapangan upacara Kantor Bupati Bima.

Rencananya, mulai Senin (10/8) seluruh anggota Paskibraka akan menjalani latihan lanjutan di sesungguhnya halaman Kantor Bupati Bima.

Kepada seluruh jajaran pelatih dan para siswa yang terpilih dirinya memberikan motivasi.

 "Saya yakin para pelatih akan memberikan pelatihan terbaik untuk anak-anakku semua. Kepada para siswa, saya titip pesan agar serius menyerap apa yang diajarkan, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalis yang tinggi. Tanamkan dalam diri bahwa tugas ini adalah kebanggaan dan kehormatan untuk bangsa dan daerah kita tercinta". Ungkapnya.

Dirinya memastikan bahwa dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi, 53 putra-putri terbaik Kabupaten Bima ini diharapkan dapat sukses menjalankan tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih di halaman Kantor Bupati Bima pada 17 Agustus 2026 (Tim/ADV)

Sambut HUT RI, DWP Kabupaten Bima Helat Family Gathering


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima Minggu (9/8/2026) menggelar Family Gathering di Taman Kalaki Palibelo yang diawali Senam sehat bersama.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi, SE selaku Penasehat organisasi tersebut dalam sambutannya dihadapan Ketua Umum GOW Kabupaten Bima Ny. Anita H. Irfan, Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi SE, para pengurus DWP Kabupaten Bima, DWP Perangkat Daerah dan DWP Kecamatan Se-kabupaten Bima mengatakan Family gathering sebagai sarana silaturahim sekaligus sebagai sarana rekreasi. Disamping pada saat yang sama menjadi wahana untuk mempererat persaudaraan mendalami masing-masing personil.

Dihadapan para pengurus DWP, Sekda Adel Linggi Ardi menekankan pentingnya membentuk keluarga yang harmonis. "Keluarga yang harmonis akan melahirkan ASN yang berkarakter. Family gathering akan menghubungkan karakter-karakter yang ada untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena ASN yang baik akan melahirkan Tim kerja yang baik dan sebuah pemerintahan yang baik - pemerintah yang baik akan melahirkan pelayanan pemerintahan yang terbaik". Terangnya.

Saya berharap, kegembiraan yang didapatkan dalam Family Gathering dapat menambah semangat dalam bekerja dan melayani publik. Mudah-mudahan kegiatan dapat terus berlanjut meluapkan keseimbangan antara keseimbangan antara waktu kerja dan waktu berlibur dan berekreasi". Ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani dihadapan para Kepala Perangkat Daerah, Kabag dan Camat yang menghadiri acara tersebut mengungkapkan, di tengah kesibukan dan tanggung jawab kita masing-masing, tentu ada kalanya kita membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak.

Family Gathering merupakan ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan memperkuat rasa kekeluargaan di antara seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan beserta keluarga.

Hari ini kita tertawa bersama, bermain bersama, saling mengenal lebih dekat, dan menikmati kebahagiaan sebagai satu keluarga besar.

Mari kita nikmati kebersamaan hari ini dengan penuh kegembiraan, kekeluargaan, sportivitas, dan tentu saja dengan semangat merah putih.

Mudah-mudahan setelah kegiatan ini, kita pulang membawa energi baru, semangat baru, dan rasa kebersamaan yang semakin kuat. Tutup Ny. Fitriani.

Beberapa lomba yang menyemarakkan Gami Gathering di Taman Kalaki tersebut Lomba suu doku dengan balon, Lomba pindahkan gelas dengan sedotan, Lomba rebut kursi antar Ketua DWP OPD dan kecamatan. 

Selain itu dihelat Bazaar UMKM dan donor darah. (Tim/ADV)

Bupati Ady Mahyudi Sukses Lobi Anggaran Pusat Untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah Kabupaten Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Upaya Pemerintah Kabupaten Bima memperkuat kapasitas fiskal daerah kembali mendapat sorotan. Dalam pemberitaan baik di media sosial FB maupun di media cetak dan online Agustus 2026, Bupati Bima Ady Mahyudi disebut berhasil mengupayakan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp277 miliar dari APBN.

Tambahan anggaran tersebut tentu bukan sekadar angka di atas kertas. Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, kemampuan pemerintah daerah mencari ruang fiskal menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan program pembangunan tetap berjalan. Pemerintah Kabupaten Bima sendiri memiliki dokumen APBD 2026 yang telah ditetapkan melalui Perda Nomor 4 Tahun 2025.

Jika tambahan dana tersebut terealisasi sesuai peruntukannya, ruang gerak pemerintah daerah menjadi lebih besar untuk memperkuat sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga program prioritas kesejahteraan masyarakat.

Di sinilah kepemimpinan seorang kepala daerah diuji. Bupati bukan hanya dituntut mengelola anggaran yang tersedia, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi dan memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pemerintah pusat. Bima membutuhkan pemimpin yang tidak hanya duduk di balik meja, tetapi berani membuka pintu-pintu komunikasi untuk mencari dukungan pembangunan.

Capaian tersebut juga perlu ditempatkan dalam konteks tata kelola pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Bima pada Mei 2026 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut atas pengelolaan keuangan daerah. Karena itu, tambahan fiskal harus diikuti dengan pengelolaan yang transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Besarnya anggaran bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat. Bagi masyarakat Bima, kabar tentang tambahan Rp277 miliar ini semestinya menjadi momentum untuk melihat pembangunan secara lebih objektif. Kritik tetap diperlukan sebagai kontrol publik, tetapi setiap ikhtiar yang benar-benar menghadirkan tambahan sumber daya bagi daerah juga layak diapresiasi.

Ady Mahyudi tentu masih memiliki pekerjaan besar. Jalan yang belum baik harus terus dibenahi, pelayanan publik harus semakin dekat dengan masyarakat, pendidikan dan kesehatan harus diperkuat, serta ekonomi masyarakat harus terus digerakkan.

Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang Bupati bukanlah seberapa sering namanya dipuji, melainkan seberapa banyak masyarakat merasakan perubahan dalam kehidupan mereka. 

Bima membutuhkan pembangunan, bukan sekadar perdebatan. Bima membutuhkan kerja nyata, bukan hanya kata-kata. Dan setiap rupiah yang berhasil diperjuangkan untuk daerah harus kembali menjadi manfaat bagi rakyat.(Sekjend MDG)