Media Dinamika Global

Minggu, 26 Juli 2026

Peredaran Rokok Non Cukai Manchester dan PSG Kian Marak, APH Didesak Tutup Jalur Distribusi dan Tindak Tegas Pelaku



Batam – Beredarnya rokok non cukai Mancester dan PSG di seluruh Indonesia dan Batam Khususnya sudah sangat meresahkan dikalangan masyarakat serta sangat merugikan Negara.


Mustahil tidak diketahui oleh Aparat Penegak Hukum (APH) beredarnya rokok tanpa cukai Mancester dan PSG di seantero negeri ini.


Rokok Mancester dan PSG serta sejenisnya sangat mudah didapat di kedai atau toko toko dimanapun di Batam atau diluar Batam, hal ini sangat membingungkan khalayak ramai, bagaimana mungkin bisnis yang meraup keuntungan sangat besar kemudian merugikan negara serta melawan hukum bisa secara bebas beroperasi secara merata tanpa ada penindakan dari Aparat Negara.


Kejadian ini sangat mencoreng wajah Institusi Penegak Hukum dan Negara, yang mana kegiatan ilegal yang sangat besar ini seolah tidak tampak oleh APH dan bebas beredar ditengah masyarakat serta tidak tersentuh hukum.


Selama ini entah sudah berapa triliun negara dirugikan akan tetapi Aparat Penegak Hukum tidak menghiraukan kejadian sebesar itu, alangkah ironisnya hal itu.


Keuntungan yang sangat besar diraup oleh pengusaha Rokok Ilegal tersebut dengan memanfaatkan masyarakat dengan iming iming rokok lebih murah, akan tetapi kualitas dan kandungan dari bahan produknya belum teruji secara jelas apakah layak untuk diedarkan ditengah masyarakat.


Tanpa pengawasan yang ketat produk konsumsi untuk masyarakat ramai jelas sangat merugikan bagi masyarakat untuk jangka panjang, karena kandungan bahan rokok ilegal tersebut belum jelas kelayakannya.


Oleh sebab itu kehadiran Negara, Pemerintah serta aparat terkait harus ada untuk masyarakat agar tidak merugikan masyarakat banyak.


Geliat peredaran rokok ilegal Mancester dan PSG ini menjadi tanggung jawab besar Negara dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar tidak merugikan.


Rokok Mancester dan PSG juga jadi barang selundupan oleh para mafia mafia penyelundup rokok keluar Batam diberbagai pelabuhan tikus di Batam.


Untuk itu peran aktif APH sangat penting untuk menekan peredaran rokok ilegal ini oleh para mafia mafia yang sangat merugikan masyarakat dan Negara.


Sudah seharusnya APH bertindak tutup pabrik pembuat rokok ilegal Manchester dan PSG, tangkap tindak tegas sesuai hukum para mafia mafia penyelundup rokok keluar Batam, agar tidak merugikan masyarakat dan Negara. (End)

AMSI NTB Tetapakan Sirtupillali sebagai Ketua Terpilih dan Hery Mahardika Jadi Sekretaris


Mataram, Media Dinamika Global - Konferensi Wilayah (Konferwil) III, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Nusa Tenggara Barat menetapkan kepengurusan baru untuk periode tahun 2026-2030.

Konferwil yang berlangsung di Aula Bank NTB Syariah Sabtu, (25/07/2026) ini berlangsung dengan semangat demokrasi dan kebersamaan, Sirtupillali terpilih sebagai Ketua AMSI NTB, sementara Hery Mahardika dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris.

Konferwil III menjadi momentum penting bagi AMSI NTB untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dalam menghadapi tantangan industri media siber yang terus berkembang. Selain memilih kepengurusan baru, forum tersebut juga membahas berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan kapasitas perusahaan media, peningkatan profesionalisme, hingga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung ekosistem pers yang sehat dan berkualitas di Nusa Tenggara Barat.

Ketua terpilih, Sirtupillali, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh anggota AMSI NTB. Ia berkomitmen merangkul seluruh perusahaan media anggota untuk bersama-sama memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas jurnalisme, serta menjaga independensi dan kredibilitas media siber. Bersama Sekretaris terpilih, Hery Mahardika, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa AMSI NTB menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif, dan berkontribusi dalam pengembangan media digital di Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal yang diwakili Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Ahsanul Khalik dalam sambutannya saat menghadiri pembukaan Konferwil menegaskan bahwa di era banjir informasi dan pesatnya teknologi AI, kepercayaan publik (public trust) merupakan kunci utama penentu masa depan media. Hal tersebut dikatakan Jubir Gubernur NTB itu saat membuka acara secara resmi.

"Teknologi boleh terus berkembang, tetapi misi media tidak boleh berubah. Media harus semakin kolaboratif, semakin terbuka, dan tetap menjadi pemersatu bangsa. Dari situlah kepercayaan publik akan tumbuh," tegasnya.

Ahsanul Khalik juga mengapresiasi tema yang diusung Konferwil III, yakni "Media Butuh Gizi (MBG) di Era AI dan Disrupsi Digital". Namun, ia menyarankan agar tema tersebut diperkaya dengan prinsip KDKMP, yaitu Kolaborasi Digital, Keterbukaan, dan Media Pemersatu.

Menurutnya, pers yang sehat secara bisnis merupakan fondasi utama lahirnya jurnalisme yang independen, beretika, dan berkualitas. Pemerintah dan pers bukanlah dua pihak yang saling berhadapan, melainkan mitra strategis pengawal pembangunan daerah.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator AMSI Wilayah Bali Nusra, Dr. I Nengah Muliartha menilai tantangan media saat ini membutuhkan penguatan kelembagaan dan inovasi yang konkret.

"Kami berharap Konferwil III AMSI NTB tidak hanya melahirkan pimpinan yang andal, tetapi juga menghasilkan gagasan baru yang mampu mendorong kemajuan perusahaan media sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja media," ungkapnya.

Rangkaian Konferwil III yang dipadukan dengan Focus Group Discussion (FGD) ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Ahyar, perwakilan Polda NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, pimpinan organisasi pers lokal (PWI, SMSI, IJTI NTB), akademisi, pimpinan redaksi, serta insan pers se-NTB. (RED).

Panorama Senggigi dan Hilangnya Figur LAZ

Suaeb Qury (Penggiat SQ Literasi), (Ist/Surya)

Mataram, Senggigi kembali menemukan denyut kehidupannya. Hamparan pantai yang memanjang di pesisir barat Lombok itu sekali lagi menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Riuh aktivitas hotel, restoran, kafe, pelaku UMKM, hingga jasa transportasi menunjukkan bahwa Senggigi perlahan bangkit setelah sempat mengalami masa-masa sulit akibat pandemi dan pergeseran tren destinasi wisata.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 2,5 juta orang pada tahun 2025, sebuah angka yang lebih tinggi dibanding target dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD). Target ini dibangun atas keyakinan bahwa sektor pariwisata NTB terus menunjukkan tren pertumbuhan positif seiring meningkatnya konektivitas penerbangan, penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional, serta membaiknya tingkat hunian hotel.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB juga memperlihatkan sinyal yang sama. Sepanjang tahun 2025, tingkat penghunian kamar hotel berbintang mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Pada Desember 2025 misalnya, tingkat hunian hotel berbintang mencapai 41,98 persen, lebih tinggi dibanding Desember 2024, sementara jumlah tamu hotel berbintang menembus 123.355 orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata NTB terus bergerak menuju pemulihan yang semakin kuat.

Di balik geliat itu, ada kerja panjang yang sering kali luput dari perhatian publik. Kemajuan sebuah destinasi wisata tidak lahir begitu saja. Ia merupakan hasil kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, hingga komunitas wisata. Dalam konteks Lombok Barat, salah satu figur yang cukup menonjol dalam mendorong kebangkitan Senggigi adalah Lalu Ahmad Zaini (LAZ).

Sebagai Bupati Lombok Barat, LAZ dikenal aktif mempromosikan berbagai destinasi wisata daerah. Senggigi menjadi salah satu prioritas karena kawasan ini merupakan ikon pariwisata Lombok yang memiliki nilai historis sekaligus potensi ekonomi yang besar. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari mendorong peningkatan kualitas infrastruktur, penataan kawasan, hingga membangun citra positif Senggigi sebagai destinasi yang nyaman dan aman untuk dikunjungi.

Promosi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga pada upaya menghidupkan kembali ekonomi masyarakat. Ketika wisatawan datang, hotel memperoleh tamu, restoran kembali ramai, pedagang kecil mendapatkan pembeli, sopir transportasi memperoleh penumpang, dan pelaku UMKM memiliki pasar yang lebih luas. Efek berganda (multiplier effect) inilah yang menjadi kekuatan utama sektor pariwisata.

Namun, di tengah mulai pulihnya wajah Senggigi, publik juga merasakan adanya ruang yang kosong. Figur LAZ yang sebelumnya cukup intens hadir dalam berbagai agenda promosi dan pembangunan kawasan wisata kini tidak lagi tampak seaktif sebelumnya. Kehilangan sosok yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan destinasi tentu memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan berbagai program yang telah dirintis.

Padahal, pembangunan pariwisata membutuhkan kesinambungan kepemimpinan. Destinasi wisata tidak cukup hanya dibangun secara fisik, tetapi juga harus terus dipromosikan, dirawat, dan diperkuat melalui kebijakan yang konsisten. Senggigi membutuhkan lebih dari sekadar panorama alam yang indah; ia memerlukan kepemimpinan yang mampu menjaga momentum kebangkitannya.

Meski demikian, masa depan Senggigi tidak boleh bergantung pada satu figur semata. Fondasi yang telah dibangun harus diteruskan oleh seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, komunitas, dan masyarakat perlu menjaga semangat kolaborasi agar Senggigi tetap menjadi wajah pariwisata Lombok Barat sekaligus pintu gerbang utama pariwisata NTB.

Pada akhirnya, panorama Senggigi bukan hanya tentang laut biru, pasir putih, atau matahari terbenam yang memukau. Ia adalah simbol harapan, kebangkitan ekonomi, dan hasil dari kerja bersama. Figur boleh berganti, kepemimpinan dapat berubah, tetapi komitmen untuk menjadikan Senggigi sebagai destinasi kelas dunia harus tetap hidup. Sebab, keberhasilan pariwisata sesungguhnya diukur bukan hanya dari banyaknya wisatawan yang datang, melainkan juga dari sejauh mana kesejahteraan masyarakat dapat tumbuh bersama kemajuan destinasi itu sendiri.

Penulis: Suaeb Qury (Penggiat SQ Literasi)

Babinsa Desa Rasabou Gelar Patroli Siskamling, Ajak Warga Jaga Keamanan Lingkungan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 26 Juli 2026 – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling pada Minggu (26/7/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 19.50 Wita ini bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.
Kegiatan tersebut melibatkan dua personel Koramil 1608-03/Sape, tiga aparat desa, serta enam orang warga yang turut berpartisipasi dalam upaya menjaga keamanan lingkungan.

Adapun sasaran patroli meliputi kawasan permukiman warga dan sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya para remaja. Tim patroli melakukan pemantauan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Sekitar pukul 20.10 Wita, Babinsa memberikan imbauan kepada masyarakat Desa Rasabou agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing. Warga juga diingatkan untuk menghindari perselisihan yang dapat berujung pada perkelahian, terutama akibat pengaruh minuman keras yang kerap memicu tindakan emosional di kalangan anak muda.


Selain itu, masyarakat diimbau agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Usai memberikan imbauan, anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga seluruh rangkaian patroli berakhir pada pukul 21.00 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan Patroli Siskamling ini, diharapkan sinergi antara TNI, aparat desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan terus terjalin sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kepedulian Sosial


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 26 Juli 2026 – Sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial (Komsos) melalui program kongkow-kongkow bersama masyarakat di desa binaan masing-masing pada Minggu (26/7/2026) malam. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengajak warga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Babinsa Desa Bugis, Kecamatan Sape, Serda Irfan, memulai kegiatan sekitar pukul 19.30 Wita dengan menggelar patroli dan berdialog bersama warga. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mempererat tali silaturahmi, serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat terkait guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Selanjutnya, pada pukul 19.45 Wita, Babinsa Desa Parangina, Kecamatan Sape, Serda Aladin, melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama warga desa binaannya. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga stabilitas kamtibmas demi menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan. Warga juga diminta segera memberikan informasi kepada aparat desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.



Sementara itu, Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Serka Abdul Hafit, menggelar kegiatan serupa pada pukul 20.00 Wita. Dalam dialog bersama warga, ia mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari, menghindari kebiasaan begadang hingga larut malam, balap liar, konsumsi minuman keras, serta penyalahgunaan narkoba yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan Ketua RT, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas apabila terjadi permasalahan di wilayah.

Pada pukul 20.30 Wita, Babinsa Desa Soro, Serka Masykur, turut melaksanakan patroli kongkow-kongkow bersama masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak warga untuk terus menjaga situasi kamtibmas, meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya para remaja, serta menghindari pergaulan bebas dan penyalahgunaan minuman keras yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Melalui kegiatan patroli kongkow-kongkow ini, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Sekda Turun Telusuri Terkait Dugaan Polemik Jasa Pelayanan (Jaspel) 500 Tenaga Kesehatan di RSUD Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Polemik dugaan tunggakan jasa pelayanan (Jaspel) bagi sekitar 500 tenaga kesehatan (nakes) RSUD Kota Bima memasuki babak baru. Di tengah keluhan para tenaga medis yang mengaku belum menerima Jaspel selama tujuh bulan, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa pembayaran klaim pelayanan kepada RSUD Kota Bima telah dilakukan sesuai pengajuan yang disampaikan pihak rumah sakit.

Sebelumnya, sekitar 500 tenaga kesehatan, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, perawat hingga tenaga medis dan nonmedis lainnya, mengaku belum menerima Jaspel periode Januari hingga Juli 2026. Kondisi tersebut memicu keresahan karena jasa pelayanan merupakan salah satu komponen pendapatan yang sangat diharapkan.

Informasi yang berkembang di internal rumah sakit menyebutkan keterlambatan pembayaran diduga berkaitan dengan persoalan administrasi Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP). Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari manajemen RSUD Kota Bima mengenai penyebab pasti maupun jadwal pembayaran hak para tenaga kesehatan tersebut.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (24/7/2026), perwakilan BPJS Kesehatan Kota Bima, Yuni, menegaskan bahwa BPJS telah menjalankan kewajibannya membayar klaim pelayanan sesuai dokumen yang diajukan oleh pihak rumah sakit.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses pengajuan klaim dari RSUD Kota Bima kepada BPJS Kesehatan tetap berjalan. BPJS juga menegaskan pembayaran dilakukan berdasarkan klaim yang diajukan rumah sakit, sehingga penjelasan mengenai proses pencairan Jaspel kepada tenaga kesehatan menjadi kewenangan manajemen RSUD Kota Bima.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bima mulai merespons persoalan tersebut. Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., menyatakan akan segera menelusuri penyebab belum dibayarkannya Jaspel tersebut.

Pernyataan Sekda menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah akan meminta penjelasan langsung kepada manajemen RSUD Kota Bima terkait penyebab tertundanya pembayaran Jaspel yang telah dikeluhkan ratusan tenaga kesehatan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Kota Bima belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab belum dicairkannya Jaspel, termasuk menanggapi pernyataan BPJS Kesehatan yang menyebut pembayaran klaim kepada rumah sakit telah dilakukan sesuai pengajuan.

Belum adanya penjelasan tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan publik. Di antaranya, bagaimana mekanisme pengelolaan dana klaim yang telah diterima rumah sakit, apakah terdapat kendala administrasi internal yang menghambat pembayaran Jaspel, serta kapan hak sekitar 500 tenaga kesehatan tersebut akan dibayarkan.


Media dinamika global masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Direktur RSUD Kota Bima guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik dan asas praduga tak bersalah. (Sekjend MDG)

SKY Game Batam Diduga Langgar Hukum, APH Diminta Tindak Tegas Dugaan Praktik Perjudian di Tanjung Uma



Batam, Kepri – SKY Game yang berlokasi di Tanjung Uma diduga adalah sarang perjudian yang beroperasi secara terang terangan ditengah megahnya Kota Batam.


Kegiatan perjudian tersebut sangat meresahkan beberapa kalangan dan tokoh masyarakat Batam, yang mana secara terang terangan kegiatan perjudian yang melanggar hukum sengaja dibuat demi keuntungan pengusaha judi tersebut.


Pemerintah Kota Batam dan POLDA KEPRI sebagai Pilar tegaknya Peraturan dan Hukum di Kota Batam agar segera bertindak untuk melakukan penindakan terhadap pelaku usaha dan lokasi usaha yang sedang berjalan secara melawan hukum saat ini.


Alangkah beraninya pengusaha ilegal perjudian ini melakukan kegiatan yang secara melawan hukum dan bertindak semaunya dengan mendirikan usaha perjudian di Batam seolah tidak ada lagi aturan dan Hukum di Kota Batam.


SKY Game yang diduga dimiliki oleh seorang WNA ini beraktifitas sesuka hati dengan mengangkangi Hukum dan Peraturan yang sah di Indonesia Khususnya Kota Batam, alangkah mirisnya hal tersebut aparat penegak hukum seolah memejamkan mata tidak melihat kegiatan ilegal tersebut.


Masyarakat berharap aparat pegak hukum untuk melakukan penindakan terhadap kegiatan perjudian tersebut.


Mesin mesin perjudian di SKY Game aktif beroperasi setiap harinya seolah tidak takut sama sekali dengan sangsi Hukum yang berlaku di Indonesia, untuk itu penindakan dari aparat kepolisian POLDA KEPRI dan POLRESTA BARELANG sangat menjadi kunci tegaknya hukum di Kota Batam untuk memberantas aktifitas perjudian di SKY Game tersebut. (End)

Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, Gelar Safari Mobil Maung Di Lapangan Serasuba Kota Bima.


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Di tengah suasana pagi yang cerah, bertempat di Lapangan Serasuba Jalan Pintu Gerbang Kel. Paruga Kec. Rasanae Barat Kota Bima. telah, telah berlangsung kegiatan Safari Mobil Maung, Minggu, (26/07/26).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bati Tuud Serma Rizaludin, Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, Masyarakat pengunjung Lapangan Serasuba, beserta 50 orang pengunjung Lapangan Serasuba.

Sebagai mana biasanya, Pukul 06.30 Wita, Mobil Maung tiba di Lapangan Serasuba

Pada kesempatan itu, Bati Tuud Serma Rizaludin Anggota Koramil 1608-01/Rasanae, memperkenalkan kepada masyarakat pengunjung yang beraktivitas atau yang berkunjung di sekitar Lapangan Serasuba bahwa Mobil Maung tersebut merupakan Mobil hasil karya anak Bangsa, yang dimana mobil tersebut merupakan mobil taktis andalan prajurit TNI.

Selain dapat melaju dengan kencang, mobil tersebut juga dapat menempuh medan yang sulit dengan mudah, ujarnya.

Lanjutnya, melalui momentum tersebut Bati Tuud Serma Rizaludin, juga berharap agar kedepannya akan lahir generasi-generasi yang mampu berkarya dan berinovasi sehingga mengharumkan nama bangsa Indonesia hingga ke tingkat Internasional, tandasnya. 

Setelah kegiatan Safari Mobil Maung Pada Pukul 06.35 Wita, Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Foto-foto dengan masyarakat pengunjung Lapangan Serasuba.

Dan pada Pukul 09.35 Wita, Kegiatan Safari Mobil maung selesai dalam keadaan aman dan lancar.

Catatan :

Kegiatan Safari Mobil maung ini diselenggarakan oleh Kodim 1608/Bima. dalam rangka memperkenalkan kepada masyarakat Kota dan Kabupaten Bima. bahwa mobil maung tersebut adalah hasil karya/Buatan Anak bangsa Indonesia yang diberikan oleh TNI-AD kepada Kodim 1608/Bima. (Koramil-01/Tim MDG)

Babinsa Lewirato, Hadiri Upacara Pembukaan Persami di SMPN 1 Kota Bima.


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Serka Adhar Babinsa Kel. Lewirato Koramil 1608-01/Rasanae mengikuti Upacara Pembukaan Persami (Perkemahan Sabtu - Minggu) di lapangan SMPN 1 Kobi. Sabtu, (25/07/26).

Pada kesempatan itu, Serka Adhar Babinsa Kel. Lewirato Koramil 1608-01/Rasanae, selain mengikuti prosesi upacara, juga memberikan materi Wasbang dan Kepemimpinan kepada Siswa - Siswi Persami SMPN 1 Kota Bima.

 dalam rangka kegiatan Rutin Gugus Depan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan terhadap seluruh Ketua kelas dan pengurus Persami sehingga nantinya dapat menanamkan nilai-nilai kedisiplinan di seluruh siswa-siswi SMPN 1 Kota Bima.

Sekitar Pukul 16.30 WITA Upacara dimukai dan pimpin oleh Kepsek Bapak Abdi S.pd.

Usai pelaksanaan Pukul 17.00 WITA, Kegiatan dilanjutkan dengan memberikan materi disiplin dan PBB yang di Ambil Oleh Serka Adhar Babinsa Kel. Lewirato.

Kegiatan ini untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan terhadap siswa siswi sehingga nantinya bisa memimpin teman temannya di kelas.

Para peserta persami seluruhnya di ikuti oleh Ketua kelas, sekretaris dan bendahara di masing-masing kelas. (Kiramil-01/Tim MDG)

Sabtu, 25 Juli 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Perkuat Keamanan, Kerukunan, dan Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 26 Juli 2026 – Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan pembinaan terkait keamanan lingkungan, kerukunan warga, serta mendukung ketahanan pangan.


Di Desa Bugis, Kecamatan Sape, pada pukul 08.30 Wita, Babinsa Serda Irfan melaksanakan Komsos bersama warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Warga juga diingatkan untuk menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan atau pertengkaran yang berpotensi merusak keharmonisan bermasyarakat. Apabila terjadi permasalahan, masyarakat diminta segera melaporkannya agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Sementara itu, di Desa Soro, Babinsa Serka Masykur menggelar Komsos bersama para petani. Ia mengajak para petani padi untuk lebih memperhatikan kebutuhan air dan pemupukan tanaman, terutama pada musim kemarau saat ini. Menurutnya, pemanfaatan sumur bor sebagai sumber irigasi sangat penting untuk menjaga produktivitas sawah sehingga hasil panen lebih maksimal, kualitas gabah lebih baik, dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung keberhasilan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan.




Di Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Babinsa Serka Abdul Hafit melaksanakan Komsos dengan masyarakat setempat. Ia mengingatkan warga yang hendak bepergian jauh atau meninggalkan rumah agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, seperti mengunci seluruh pintu dan jendela guna mencegah terjadinya tindak pencurian. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak menyelesaikan persoalan secara sendiri-sendiri, melainkan segera melaporkannya agar dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan.

Di Desa Parangina, Kecamatan Sape, Babinsa Serda Aladin melaksanakan Komsos bersama anggota Kelompok Tani So Laibajo. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menyosialisasikan kebijakan harga pembelian Gabah Kering Panen (GKP) oleh Bulog sebesar Rp6.500 per kilogram. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi para petani sehingga hasil panen mereka dapat terserap dengan harga yang menguntungkan.

Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan, Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan, menciptakan kerukunan, serta mendukung peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan di wilayah binaan.(Team.MDG.03)