Media Dinamika Global

Rabu, 18 Maret 2026

Menu Bergizi Gratis (MBG) Uma Lengge Wawo Bulan Ramadhan


Wawo NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) wawo tetap berjalan selama bulan Ramadan. Akan tetapi, mekanisme pembagian makanannya mengalami sedikit perubahan agar sesuai dengan kebutuhan anak-anak yang menjalankan ibadah puasa.

“Untuk Ramadan tetap dilaksanakan. Jadi kalau sekolah masuk maka program makan bergizi tetap dilaksanakan,” ujar Kepala Dirut (BGN), H. Kasnun di wawo kabupaten bima.

Selama Ramadan, kata H. Kasnun, makanan yang biasanya dikonsumsi langsung di sekolah kini bisa dibawa pulang agar dapat dinikmati saat berbuka puasa. “Jadi untuk yang puasa bisa dimakan saat buka. Untuk yang tidak puasa bisa dimakan sembunyi-sembunyi di sekolah atau di rumah,” ujar dia. 

Menu MBG Selama Ramadan

Adapun menu makanan yang disediakan selama bulan puasa dirancang agar tahan lama dan tidak mudah basi. Beberapa contohnya antara lain susu, telur rebus, kurma, kue kering fortifikasi, buah, serta sesekali bubur kacang hijau atau kolak, dengan tetap memperhatikan komposisi gizi.

“Atau kolak yang jelas sumber komposisi gizinya tetap, di mana di situ ada protein karbohidrat dan ada serat,” ujar Kepala Dirut BGN uma lengge wawo tersebut.

Selain itu, BGN Uma Lengge Wawo juga melakukan inovasi dalam hal kemasan makanan. H. Kasnun mengatakan pihaknya akan menggunakan kantong sebagai kemasan baru dalam pendistribusian makanan di sekolah-sekolah. Penggunaan kantong ini telah dilakukan sebelumnya dalam uji coba MBG Uma Lengge Wawo di Wawo kabupaten bima.

Kantong tersebut, lanjutnya, harus dibawa kembali keesokan harinya untuk ditukar dengan kantong baru yang berisikan makanan. Mekanisme ini kata H. Kasnun, tidak hanya mengurangi sampah tetapi juga melatih kedisiplinan siswa.

“Besoknya kantongnya harus dibawa kembali, ditukar dengan kantong yang isi sehingga tidak menimbulkan sampah,” ujarnya.

Pelaksanaan MBG Uma Lengge Wawo Sampai Lebaran.

Lebih lanjut, kepala Dirut BGN Uma Lengge Wawo H. Kasnun itu menjelaskan bahwa program MBG akan terus berjalan hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri. Pelaksanaannya pun berlaku sama untuk seluruh siswa, tanpa memandang mereka, termasuk yang muslim.

H. Kasnun mengungkap meskipun ada usulan agar daerah mayoritas tetap menjalankan program MBG Uma Lengge Wawo seperti biasa, BGN Uma Lengge Wawo memutuskan untuk menyamakan mekanisme di semua wilayah. Evaluasi akan dilakukan setelah satu minggu pelaksanaan untuk menentukan apakah perlu ada penyesuaian khusus untuk daerah wawo.

“Nanti kita akan evaluasi setelah berjalan satu minggu begitu, apakah di daerah yang muslim sama seperti yang pada umumnya atau diberikan perlakuan khusus,” ujarnya.

Dadan berharap makanan yang disediakan dapat menjadi contoh bagi para orang tua dalam menyajikan makanan sehat di rumah, khususnya selama bulan Ramadhan. Hal ini penting untuk mengurangi kebiasaan menyajikan makanan manis dan berminyak yang kurang baik untuk kesehatan anak-anak.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan makanan segar setiap hari dan mengurangi konsumsi gula berlebihan, sehingga makanan sehat yang diberikan oleh BGN Uma Lengge Wawo selama Ramadhan dapat menjadi inspirasi bagi keluarga di rumah.(Sekjend MDG)

Koramil 1608-05/Donggo Bersama Warga Laksanakan Gotong Royong Perbaikan Jalan Umum


Donggo Bima, Media Dinamika Global.id.– Anggota Koramil 1608-05/Donggo Serka Misran selaku Babinsa Desa Mbawa bersama tiga orang anggota Koramil melaksanakan kegiatan gotong royong perbaikan jalan umum lintas Sangari–Mbawa sepanjang kurang lebih 2 kilometer, Jumat (06/02/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama masyarakat Desa Mbawa dengan menggunakan dana swadaya masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses utama aktivitas warga sehari-hari.

Hadir dalam kegiatan gotong royong tersebut Sekretaris Desa Mbawa Bapak Abd Akhir, S.Pd, Ketua BPD Bapak Burhan, para guru SD, SMP, dan SMA yang ada di Desa Mbawa, Babinsa Desa Mbawa beserta anggota Koramil 1608-05/Donggo, Ketua Adat, serta sekitar 150 orang masyarakat Desa Mbawa.

Adapun sasaran fisik yang dikerjakan dalam kegiatan tersebut meliputi pengecoran jalan yang berlubang, pengecoran bahu jalan yang rusak, pembuatan talut, serta penggalian saluran air guna memperlancar drainase dan mencegah kerusakan jalan di kemudian hari.

Serka Misran menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membantu percepatan pembangunan desa, khususnya dalam memperbaiki sarana prasarana yang sangat dibutuhkan warga.

Ia juga mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Desa Mbawa yang dengan sukarela ikut berpartisipasi, baik tenaga maupun dana swadaya, demi terciptanya jalan yang lebih layak dan aman digunakan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih lancar, aktivitas ekonomi semakin meningkat, serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera. Sekjend MDG Kodim 1608/Bima) 

Kanit Intelkam Polsek Wawo Aipda Ahmad Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Ma'af Lahir & Bathin

 "Idul Fitri mengajarkan kita arti keikhlasan dan kebersamaan, Semoga Hati Kembali Suci. " Aamiin Allahumma Aamiin. 

Kanit Intelkam Polsek Wawo
Aipda Ahmad


Antisipasi Gangguan Keamanan Wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, Ini Himbauan Personil Ke Warga


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Anggota Koramil 1608-01/Rasanae Dpp Serka Abdul manan Babinsa Kelurahan Ntobo melaksanakan Patroli Rutin Cipta Kondisi Aman di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae. Rabu, (18/03/26).

Adapun yang terlibat dalam kegiatan Patroli Cipta Kondisi Aman kali ini Dpp Serka Abdul manan Babinsa Kelurahan Ntobo

dan 6 orang anggota personil dari Koramil 1608-01/Rasanae.

Sementara Wilayah yang menjadi Pusat kegiatan patroli terdapat di enam Kelurahan.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu Selatan 

3. Kelurahan Rabangodu Utara

4. Kelurahan Penaraga

5. Kelurahan Penatoi 

6. Kelurahan Dara

Usai Apel pengecekan, tepat pada Pukul 21.20 Wita, anggota personil melaksanakan patroli keliling Star dari Posramil Rasanae Timur Kel. Kumbe menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta Kota Bima dan finis akhir di Kantor Koramil 1608-01/Rasanae dengan menggunakan kendaraan Roda dua.

Dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang kondusif, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak-anak muda dan remaja untuk bersama-sama menjaga keamanan di bulan puasa, dengan tidak mengunakan Motor berkenalpot brong sehingg bisa menganggu warga masyarakat yang sedang istirahat tidur di malam hari serta bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Selang beberapa waktu, Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot brong resing sekaligus memberikan himbauan agar knalpot resing di copot dan di harapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman tertib dan kondusif di wilayah Kota Bima

Dengan adanya kegiatan Patroli yang dilakukan oleh Jajaran Koramil-01 Rasanae, diharapkan masyarakat lebih khusus anak-anak muda memiliki kesadaran dan pemahaman baik demi terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif.

Pukul 21.48 Wita, Anggota patroli tiba di Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae dan melaksanakan Apel pengecekan akhir di depan Kantor Koramil 1608- 01/Rasanae 

Kegiatan patroli rutin Cipta Kondisi, selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Babinsa Desa Jia Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Antisipasi Gangguan Keamanan dan Cuaca Ekstrem

Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Jia, Serda Asnadin bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling pada Rabu (18/3/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli ini turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya dua anggota Koramil, satu aparat desa, serta empat orang warga setempat. Sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda.

Sekitar pukul 20.00 WITA, tim patroli bergerak menuju Desa Jia dan tiba pada pukul 20.30 WITA. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.



Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga memberikan imbauan kepada masyarakat. Warga diminta untuk menjaga keamanan lingkungan, menghindari konsumsi minuman keras yang kerap memicu konflik antar pemuda, serta menjauhi narkoba dan barang terlarang lainnya.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Warga diminta berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor, terutama bagi yang tinggal di sekitar sungai maupun daerah perbukitan.

Orang tua juga diimbau agar mengawasi anak-anaknya, khususnya agar tidak membuat keributan saat waktu ibadah seperti salat Tarawih dan Subuh, termasuk menghindari penggunaan petasan.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan hingga akhirnya seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 22.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Kegiatan patroli siskamling ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mempererat sinergi antara aparat dan warga.

(Team.MDG.03)

Pimpinan DPD BARDAM NUSA Kota Bima dan Kabupaten Bima Mendesak Polda NTB serta Polri Segera Evaluasi Kinerja Intelijen di Seluruh Daerah


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.--Ketua DPD BARDAM NUSA Kota Bima, Bayu Pebuardi, S.H., dan Ketua DPD BARDAM NUSA Kabupaten Bima, Yunus S.H., menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait maraknya persoalan di tingkat kampung yang berujung pada pemblokiran jalan di wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu akhir-akhir ini, 18 maret 2026.

Persoalan-persoalan personal dan konflik lokal di setiap kampung yang terus berulang telah sangat mengganggu ketertiban umum (Kamtibmas). Pemblokiran jalan tidak hanya mengakibatkan kerugian ekonomi masyarakat, tetapi juga mengancam stabilitas keamanan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami menilai bahwa hal ini terjadi karena kinerja intelijen di daerah belum berfungsi secara optimal dalam mendeteksi dini dan mencegah eskalasi konflik. Kami, sebagai pimpinan DPD BARDAM NUSA, menyerukan dengan tegas kepada Kapolda NTB dan seluruh jajaran Polri untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja intelijen di setiap wilayah, khususnya di Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Dompu,” ujar Bayu Pebuardi, S.H. dan Yunus S.H. secara bersama.

“Kami sebagai generasi muda sangat tidak ingin kejadian serupa terus berulang di wilayah NTB. Keamanan dan ketertiban masyarakat harus menjadi prioritas utama, bukan hanya reaktif setelah masalah meledak,” tegas kedua pimpinan tersebut.

Pernyataan sikap ini didasarkan pada tanggung jawab hukum Polri sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan berikut:

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

Pasal 13: Tugas pokok Polri adalah:

a. memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat;

b. menegakkan hukum; dan

c. memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Pasal 14 ayat (1): Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut, Polri bertugas menyelenggarakan fungsi intelijen guna mendeteksi dini potensi gangguan Kamtibmas.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara

Pasal 12: Intelijen Kepolisian Negara Republik Indonesia menyelenggarakan fungsi intelijen kepolisian sebagai bagian integral dari sistem keamanan nasional, dengan kewajiban melakukan penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan informasi untuk mencegah eskalasi konflik di tingkat masyarakat.

Kedua ketua DPD BARDAM NUSA berharap agar evaluasi kinerja intelijen dilakukan secara transparan, objektif, dan segera, sehingga tidak ada lagi gangguan ketertiban umum yang meresahkan masyarakat di wilayah NTB.

“Kami siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan daerah, tetapi kami juga menuntut agar fungsi intelijen benar-benar berjalan sesuai amanat undang-undang,” pungkas Bayu Pebuardi, S.H. dan Yunus S.H.

Untuk informasi lebih lanjut:

DPD BARDAM NUSA Kota Bima & Kabupaten Bima

Demikian siaran pers ini kami sampaikan.

Terima kasih.

Bayu Pebuardi, S.H.

Ketua DPD BARDAM NUSA Kota Bima

Yunus S.H.

Ketua DPD BARDAM NUSA Kabupaten Bima (Team)

Potret Indah Toleransi di NTB: Pawai Ogoh-Ogoh Digelar di Tengah Suasana Ramadhan


Mataram, Media Dinamika Global - Semangat toleransi dan keberagaman terpancar kuat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ribuan umat Hindu Dharma menggelar Pawai Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka yang tahun ini kembali bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal didampingi Ketua TP. PKK NTB, Hj. Sinta Agathia M Iqbal dan Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, S. Sos., MH., mengungkapkan kekagumannya atas kreativitas dan keseriusan umat Hindu dalam mempersiapkan perhelatan seni budaya ini. Ia menyebutkan bahwa karya-karya Ogoh-Ogoh yang ditampilkan merupakan ekspresi seni tingkat tinggi yang dipersiapkan dengan sangat matang.

"Kami berdua bersama Walikota Mataram merasakan kekaguman bagaimana umat Hindu Dharma mengekspresikan rasa seninya dan kesungguhannya. Tidak ada satu pun Ogoh-Ogoh yang tampak 'ecek-ecek', semuanya dipersiapkan dengan baik," ujarnya di Mataram, Rabu (18/3/2026).

Momentum tahun ini dinilai sangat istimewa karena dua hari besar keagamaan, yakni Nyepi bagi umat Hindu dan Idul Fitri bagi umat Islam, jatuh dalam waktu yang hampir bersamaan. Gubernur menyebut fenomena ini sebagai "berkah luar biasa" di mana sekitar 99 persen penduduk NTB secara kolektif sedang menjalani proses pensucian diri.

"Hampir 96 persen masyarakat NTB adalah Muslim dan sekitar 3 persen Hindu. Artinya, 99 persen masyarakat kita tengah mengalami proses pensucian secara bersamaan. Ini pertanda baik bahwa kedamaian, kenyamanan, dan ketertiban akan selalu menyertai kita," tambahnya.

Ia juga menegaskan kepada awak media bahwa perhelatan ini adalah bukti nyata kepada dunia internasional bahwa masyarakat NTB telah dewasa dalam beragama dan memiliki akar toleransi yang kuat yang telah dijaga selama ratusan tahun.

Acara yang berlangsung tertib ini diharapkan menjadi standar baru bagi penyelenggaraan di tahun-tahun mendatang, memperkokoh posisi NTB sebagai provinsi yang harmonis dalam keberagaman.

Redaksi |

Kapolda NTB Hadiri Parade Ogoh-ogoh Nyepi 2026, Simbol Toleransi di Tengah Momentum Lebaran


Mataram, Media Dinamika Global – Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo SIK., menghadiri pelepasan sekaligus menyaksikan Parade Ogoh-ogoh yang diselenggarakan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu (18/03/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah di depan Kantor Lurah Cakranegara Barat, Jalan Pejanggik, Kota Mataram, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kota Mataram, unsur TNI dari Korem 162/WB dan Kodim 1606/Mataram, Kapolresta Mataram, serta berbagai elemen masyarakat.

Parade Ogoh-ogoh tahun ini diikuti oleh 105 peserta ogoh-ogoh, dengan masing-masing kelompok diiringi sekitar 100 hingga 250 orang. Iring-iringan budaya tersebut melintasi Jalan Pejanggik, dimulai dari depan Kantor Lurah Cakranegara Barat dan berakhir di kawasan Mayura, Cakranegara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB turut menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah kepada para pemenang lomba ogoh-ogoh. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri:

Juara I diraih STT Banjar Negara Sakah Cakranegara

Juara II diraih STT Banjar Sasana Dharma Laksana, Turide

Juara III diraih STT Banjar Gajah Mada Pagesangan, Mataram

Kabid Humas Polda NTB Mohammad Kholid menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan moril kepada umat Hindu dalam merayakan Hari Raya Nyepi.

Menurutnya, parade ogoh-ogoh tidak hanya menjadi ajang kreativitas seni budaya, tetapi juga sarat dengan nilai spiritual dan makna kehidupan bagi umat Hindu.

“Parade ogoh-ogoh bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga memiliki nilai budaya dan spiritual yang tinggi serta menjadi simbol nyata toleransi antarumat beragama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan parade yang berdekatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri menjadi bukti kuat terjaganya kerukunan dan toleransi di Nusa Tenggara Barat, khususnya di Kota Mataram.

“Ini adalah bukti nyata toleransi beragama di NTB. Dua momentum besar keagamaan dapat berjalan berdampingan dengan aman dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.

Redaksi |

Kapolda NTB Pimpin Anev Kesiapan Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri 2026, Tekankan Kolaborasi Lintas Sektoral


Mataram, Media Dinamika Global – Kapolda NTB Edy Murbowo didampingi Wakapolda memimpin Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Minggu I terkait kesiapan pengamanan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 di Gedung Presisi Polda NTB, Selasa (17/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda NTB, pimpinan masing-masing Satgas Operasi Ketupat Rinjani 2026, serta diikuti secara virtual oleh seluruh Kapolres/ta jajaran dari wilayah masing-masing.

Dalam rapat tersebut, Kapolda NTB memberikan sejumlah arahan strategis setelah mendengarkan paparan dari para Kasatgas dan Kapolres/ta terkait kesiapan pengamanan dua momentum besar keagamaan yang berlangsung berdekatan, yakni Nyepi dan Idul Fitri.

Kapolda menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan di lapangan. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait harus benar-benar diimplementasikan secara nyata.

“Strategi kolaborasi lintas sektoral menjadi kunci utama dalam mencapai keberhasilan pengamanan. Apa yang sudah direncanakan dalam rapat harus benar-benar dilaksanakan di lapangan,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya strategi toleransi dalam menjaga stabilitas keamanan, mengingat pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri berlangsung dalam waktu yang berdekatan.

Kapolda juga menginstruksikan kepada seluruh Kapolres/ta agar lebih responsif dalam menindaklanjuti laporan intelijen di wilayah masing-masing sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.

“Seluruh Kapolres harus segera mengeksekusi setiap laporan intelijen sebagai langkah cepat dalam mengantisipasi permasalahan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jajaran dapat bekerja maksimal sehingga rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 di wilayah Nusa Tenggara Barat dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

“Intinya, bagaimana kedua perayaan ini dapat berjalan berdampingan dengan aman dan lancar,” tutup Kapolda.

Redaksi |

Ops Ketupat Rinjani 2026, Polairud Polda NTB Intensifkan Patroli di Pelabuhan Gili Mas dan Kayangan


Mataram, Media Dinamika Global – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum mudik dan libur hari raya, Polda NTB melalui Subsatgas Polairud Ops Ketupat Rinjani 2026 mengintensifkan patroli dialogis di kawasan pelabuhan.

Kegiatan tersebut menyasar dua titik strategis, yakni Pelabuhan Gili Mas dan Pelabuhan Kayangan, Selasa (17/03/2026), yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat pengguna transportasi laut di Nusa Tenggara Barat.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang, tetapi juga aktif berdialog secara humanis dengan petugas pelabuhan, penumpang, hingga masyarakat yang beraktivitas di sekitar area pelabuhan.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Rinjani 2026 yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Patroli ini dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pelabuhan, sekaligus memantau seluruh kegiatan yang berlangsung,” ujarnya.

Selain memantau arus penumpang, petugas juga melakukan pengawasan terhadap proses bongkar muat barang serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi aturan keselamatan selama menggunakan transportasi laut.

Kehadiran personel Polairud di tengah aktivitas pelabuhan diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya selama berlangsungnya Operasi Ketupat Rinjani 2026.

Redaksi |