Media Dinamika Global

Minggu, 09 Agustus 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape dan Warga Gelar Patroli Siskamling di Desa Lanta, Antisipasi Gangguan Kamtibmas


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Babinsa Desa Lanta, Serka Khairudin bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Minggu (9/8/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 20.05 WITA tersebut menyasar sejumlah titik di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Kegiatan dilakukan untuk memantau perkembangan situasi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Koramil melibatkan tiga aparat desa dan enam warga. Patroli difokuskan pada pemukiman warga serta sejumlah tempat yang menjadi lokasi tongkrongan anak muda.


Setibanya di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, sekitar pukul 20.15 WITA, anggota Koramil 1608-03/Sape langsung melakukan pemantauan situasi wilayah. Selanjutnya, pada pukul 20.20 WITA, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Warga juga diminta menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran maupun perkelahian. Petugas mengingatkan, konsumsi minuman keras kerap menjadi salah satu faktor yang dapat memicu tindakan emosional, khususnya di kalangan anak muda.

Selain itu, masyarakat diimbau tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun mengganggu pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan imbauan, anggota Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga sekitar pukul 21.15 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan patroli Siskamling kemudian berakhir pada pukul 21.20 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama aparat dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif, terutama pada malam hari.(Team.MDG.03)

Satresnarkoba Polres Dompu Ungkap Kasus Non To OPS Antik Rinjani 2026, Amankan 3,34 Gram Sabu di Desa Woko


DOMPU, Media Dinamika Global - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu kembali berhasil mengungkap tindak pidana narkotika. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang laki-laki terduga pelaku beserta barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,34 gram.

Pengungkapan tersebut berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026 sekitar pukul 15.20 Wita, bertempat di sebuah gubuk yang berada di Desa Woko, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu.

Kegiatan dipimpin oleh KBO Satresnarkoba Polres Dompu IPTU Sumaharto, setelah sebelumnya Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., memerintahkan Tim Opsnal Satresnarkoba untuk melakukan penyelidikan menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Dua orang yang diamankan masing-masing berinisial F, laki-laki berusia 26 tahun, pekerjaan petani/pekebun, serta MF, laki-laki berusia 24 tahun, belum bekerja. Keduanya merupakan warga Desa Woko, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu.

Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., membenarkan adanya pengungkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh personel Satresnarkoba dengan melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan.

“Benar, Satresnarkoba Polres Dompu telah melakukan pengungkapan kasus narkotika di wilayah Desa Woko. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami tindak lanjuti dengan penyelidikan hingga akhirnya tim memastikan keberadaan target di sebuah gubuk,” ujar IPTU Rahmadun Siswadi.

Setelah memastikan keberadaan kedua terduga di lokasi, tim yang dipimpin IPTU Sumaharto bergerak menuju gubuk tersebut dan mengamankan F dan MF yang saat itu sedang berada di dalam gubuk.

Sebelum dilakukan penggeledahan, petugas terlebih dahulu memperlihatkan surat perintah tugas kepada para terduga dan saksi umum. Penggeledahan dilakukan dengan disaksikan oleh dua orang saksi umum.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Di antaranya narkotika jenis sabu dengan berat bruto keseluruhan 3,34 gram yang ditemukan dalam beberapa plastik klip, serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika.

Selain sabu, petugas juga mengamankan satu buah jaket hoodie warna biru dongker, satu kotak rokok Twizz, dua buah bong atau alat hisap lengkap, plastik klip sisa pakai, tiga buah korek api gas, dua buah sumbu, pipet sedotan yang telah dimodifikasi sebagai sekop, tutup botol yang telah dimodifikasi sebagai alat hisap, serta selang penghubung alat hisap.

Petugas turut mengamankan satu buah kunci kontak sepeda motor dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi DR 6709 NK.

“Seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Dompu untuk kepentingan proses penyidikan. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga, mendalami asal-usul barang, serta melakukan pengembangan lebih lanjut,” jelas IPTU Rahmadun Siswadi.

Terhadap kedua terduga, penyidik menerapkan sangkaan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut.

Kasi Humas menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan bentuk keseriusan Polres Dompu dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu.

“Bapak Kapolres Dompu membenarkan adanya pengungkapan kasus narkotika tersebut. Ini merupakan bentuk komitmen Polres Dompu dalam memberantas peredaran narkotika, termasuk melalui pengungkapan kasus yang berasal dari informasi masyarakat,” ujar IPTU I Nyoman Suardika.

Menurutnya, Polres Dompu akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkotika serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Polres Dompu mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari peredaran narkotika,” pungkasnya.

Selanjutnya, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan serangkaian proses penyidikan, pemeriksaan saksi-saksi dan terduga, penyelidikan terhadap sumber barang narkotika, gelar perkara, serta pemberkasan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Redaksi |

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Aktif Jaga Kamtibmas Lewat Kongkow Bersama Warga


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id– Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape Kodim 1608/Bima terus memperkuat komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan kongkow-kongkow bersama warga di desa binaan, Minggu (9/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sejumlah Babinsa di wilayah binaannya masing-masing sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus menyerap informasi dan perkembangan situasi di lingkungan masyarakat.

Babinsa Desa Kowo, Sertu Sahfundi, melaksanakan kongkow bersama warga sekitar pukul 19.50 Wita. Dalam kesempatan itu, ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya pada malam hari.

Warga juga diminta segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun aparat keamanan, seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas, apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Masyarakat diingatkan agar tidak mengambil tindakan sendiri atau main hakim sendiri karena dapat menimbulkan persoalan baru dan merugikan diri sendiri.

Selain keamanan, Sertu Sahfundi juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan pola hidup sehat dan mencegah berbagai penyakit.

Sementara itu, Babinsa Desa Kale'o, Kecamatan Lambu, Serda Sanusi, melaksanakan kongkow bersama warga sekitar pukul 20.20 Wita. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan komunikasi antara Babinsa dengan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Serda Sanusi mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Kebersamaan dan komunikasi yang baik antara Babinsa dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan desa yang aman, nyaman, dan kondusif," demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Di Desa Rai Oi, Serka Sahlan juga melaksanakan kegiatan kongkow bersama warga sekitar pukul 20.40 Wita. Selain memastikan kondisi lingkungan tetap aman, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan perhatian khusus kepada generasi muda.

Serka Sahlan mengingatkan para pemuda agar menjauhi narkoba, minuman beralkohol, serta berbagai kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Menurutnya, pengawasan dan kepedulian bersama terhadap generasi muda menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keamanan wilayah.

Sementara itu, Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaluddin, yang merupakan anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan patroli kongkow bersama warga sekitar pukul 20.55 Wita.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Jamaluddin mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dalam hal-hal positif dan menjaga hubungan harmonis antarwarga. Ia juga mengimbau masyarakat menghindari tindakan atau perkataan yang dapat menyinggung perasaan orang lain dan memicu konflik.




Masyarakat kembali diingatkan agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan dan tidak mengambil tindakan main hakim sendiri.

Rangkaian kegiatan kongkow yang dilakukan para Babinsa tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan teritorial untuk membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah desa binaan.

Melalui komunikasi langsung dan kebersamaan dengan warga, Babinsa berharap berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan ditangani sejak dini sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang aman, tertib, dan kondusif.(Team.MDG.03)

Dalih Amal Jariyah, Dana PIP Siswa di Loteng Diduga Dipotong Rp150–300 Ribu

FOTO: Yayasan Sabilullarasyad Nahdlatul Wathan (NW) Barabali,
Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Loteng.

Loteng, Media Dinamika Global - Bantuan Pemerintah Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2025 di Yayasan Sabilullarasyad Nahdlatul Wathan (NW) Barabali, Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) bermasalah.

Pasalnya, dana PIP yang telah diterima langsung melalui rekening peserta didik yang kurang mampu, diduga disunat kembali pihak yayasan dengan dalih sebagai amal jariyah orang tua/wali murid.

Dugaan ini diperkuat dengan adanya rekaman video beserta data yang berisikan nominal pada masing-masing lembaga di bawah naungan yayasan Sabilullarasyad NW Barabali. 

Pada jenjang MTs, nominalnya bervariasi. Mulai dari Rp150 ribu sampai Rp200 ribu per orang. Berbeda dengan jenjang MA. Berdasarkan data berupa catatan pembukuan yang diperoleh media ini, nominal yang tertulis sebesar Rp300 ribu per orang.

Dikonfirmasi awak media, Rabu (05/08), Ketua Pembina Yayasan Sabilullarasyad NW Barabali, H.M Darmawan Maklum, mengaku terkejut soal data yang mengindikasikan adanya pungutan liar terhadap penerima manfaat bantuan PIP. 

Terlebih lagi, dia merupakan ketua pembina yayasan yang baru berdasarkan hasil kesepakatan musyarawah mufakat di internal yayasan. Sedangkan jabatan ketua pembina yang lama diisi oleh Jumrah, SH (Alm).

Begitu pula dengan posisi ketua pengurus yayasan yang lama diemban Muslim, SH., MH., yang saat ini berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan menjabat sebagai Panitra Muda (Panmud) Hukum pada Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Mataram.

"Sekarang posisi ketua pengurus yayasan diemban orang baru berdasarkan dengan SK yang terbit tahun 2026 ini," bebernya.

Pihaknya pun tidak menepis soal dugaan pemotongan dana PIP, sebagai salah satu pemicu perombakan total kepengurusan yayasan.

"Saya kaget, waktu musyawarah perombakan kepengurusan, terkuak polemik atas dugaan pemotongan dana PIP," imbuhnya.

Ketika awak media melontarkan pertanyaan lainnya yang berkaitan dengan dokumen serta rekaman video yang menjadi temuan lapangan, Darmawan memilih irit bicara. 

Alasannya, pertanggungjawaban PIP dan hal-hal lain pada tahun sebelumnya, berada dipundak pengurus lama.

Di tempat berbeda, Muslim, SH., MH., mengklaim bahwa dirinya hingga saat ini masih menjabat ketua pengurus pada Yayasan Sabilullarasyad NW Barabali. Di sisi lain, dirinya juga menepis dugaan pemotongan dana PIP siswa.

Begitu juga dengan data yang mengindikasikan adanya pemotongan dana tersebut. "Kalau dari saya, tidak pernah ada pemotongan dana PIP," dalihnya, Kamis (06/08).

Yang jelas, lanjut dia, pihaknya memang sempat mengumpulkan orang tua/wali murid untuk memberikan pengertian dan penjelasan terkait isu dugaan pemotongan bantuan PIP, sebulan sebelum dana tersebut cair.

"Yang jelas kami memberikan pemahaman supaya bapak/ibu wali murid tidak terjebak oleh kesan pemotongan PIP. Karena mereka yang akan terima langsung," ujarnya.

Sebaliknya, diakui Muslim, bahwa selama murid mengenyam pendidikan di lembaga-lembaga di bawah naungan yayasan tersebut, wali murid memiliki beban kewajiban yang diantaranya berupa uang pembangunan sebesar Rp300 ribu. Namun itu tidak dipotong langsung dari PIP.

"Tapi kita tidak pernah minta dari sana (bantuan PIP,red). Nanti pas tamat sekolah atau kapan ada kelonggaran. Bahkan sampai sekarang banyak yang belum membayar, sehingga malu ambil ijazahnya," terangnya.

Nilai pembayaran uang pembangunan tersebut sesuai kesepakatan antara yayasan dengan orang tua/wali saat serah terima calon murid.

"Tapi kadang-kadang pas Nerima (bantuan PIP,red) begini, kalau ada rejeki, merasa ada beban, silahkan dilunasi. Tapi kadang-kadang karena (pengunaannya,red) untuk kepentingan lain, kita tidak langsung minta dipotong atau nggak nya," jelasnya.

Redaksi |

Modus Baru Peredaran Sabu Terungkap di Kalimantan Timur


Kalimantan timur, Media Dinamika Global.id.-- Modus baru peredaran sabu terungkap di Kalimantan Timur. Untuk mengecoh polisi, sindikat narkoba diduga mengganti isi bungkus sabu seberat satu kilogram dengan kentang olahan (frozen potato), sementara sabu asli disembunyikan di lokasi lain.

Modus tersebut berhasil dibongkar Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Kaltim dalam Operasi Antik Mahakam 2026. Polisi menangkap dua tersangka berinisial IN (37) dan NU (45) serta menyita sabu dengan total berat 1.796 gram bruto atau hampir dua kilogram.

Pengungkapan bermula pada Kamis (16/7/2026) saat polisi menangkap IN di sebuah kamar Apartemen Grand Valley, Balikpapan Tengah. Saat penggeledahan, petugas hanya menemukan bungkus bekas sabu satu kilogram yang ternyata telah diisi kentang olahan. Namun, adanya sisa butiran sabu yang masih menempel pada plastik membuat penyidik curiga dan melakukan pengembangan.

“Ini merupakan modus baru. Sepanjang sejarah pengungkapan sindikat sabu di Kalimantan Timur, baru kali ini kami menemukan pelaku menggunakan kentang sebagai pengganti sabu untuk mengecoh petugas,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, Jumat (24/7/2026).

Berbekal keterangan IN, tim bergerak ke Samarinda dan pada Jumat (17/7/2026) berhasil menangkap NU. Pengembangan kembali dilakukan hingga pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 03.30 WITA, polisi menemukan lokasi penyimpanan sabu di kawasan Jalan Sangga Buana, Batu Ampar, Balikpapan Utara.

Di lokasi tersebut, petugas menyita satu paket sabu seberat 1.046 gram bruto dan 15 paket sabu siap edar dengan total berat 750 gram bruto, sehingga total barang bukti yang diamankan mencapai 1.796 gram bruto.

Polisi menduga NU berperan sebagai bandar yang terhubung dengan jaringan narkotika lebih besar. Saat ini penyidik masih memburu pelaku lain dan menelusuri asal narkotika yang diduga berasal dari luar Kalimantan Timur.(Sekjend MDG)

Sabtu, 08 Agustus 2026

Babinsa Rato Koramil 1608-03/Sape Monitoring Gerak Jalan Santai Semarak HUT RI ke-81 di Lambu


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam rangka memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, melaksanakan monitoring kegiatan gerak jalan santai yang digelar Panitia Kecamatan Lambu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026.

Kegiatan berlangsung pada Minggu (9/8/2026) pagi, dengan titik finis di Lapangan Temba Romba, Desa Rato, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur instansi, lembaga pendidikan, serta masyarakat se-Kecamatan Lambu.






Gerak jalan santai dimulai sekitar pukul 07.30 Wita. Peserta dilepas langsung oleh Camat Lambu dari titik start di SMKN 1 Lambu. Selanjutnya, peserta menempuh rute yang melewati Desa Soro, Desa Melayu, dan Desa Sumi hingga tiba di Lapangan Temba Romba, Desa Rato.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Lambu, Danpos Ramil Lambu, Kapolsek Lambu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Lambu, Korwil Kecamatan Lambu, ketua panitia penyelenggara, para kepala UPT se-Kecamatan Lambu, kepala desa se-Kecamatan Lambu, serta kepala sekolah se-Kecamatan Lambu.

Sekitar pukul 08.45 Wita, para peserta tiba di lokasi finis. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan hiburan serta pengundian kupon berhadiah atau doorprize yang dimulai sekitar pukul 10.15 Wita.

Kehadiran Babinsa Desa Rato dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya monitoring dan pengamanan wilayah, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT RI ke-81, gerak jalan santai tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah, aparat, lembaga pendidikan, serta masyarakat Kecamatan Lambu.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.(Team.MDG.03)

Project BAKTI Komdigi Silaturahmi dengan Dikpora Kabupaten Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Silaturahmi dan koordinasi dengan bapak Kadis dikpora Kabupaten Bima menyampaikan rencana kegiatan 5 bulan ke depan. Project BAKTI Komdigi yang bermitra dengan PT. Inlingua Internasional Indonesia untuk melaksanakan program pembentukan lingkar baca digital bagi 19 sekolah SMP dan SMK yang ada di Kabupaten Bima. Sekolah sasaran telah menerima bantuan perangkat jaringan internet dari digital BAKTI sudah di pasang tahun lalu. 

Sasaran project ini adalah guru dan siswa. Nantinya akan di bekali pelatihan dan pendampingan oleh tim pusat dan LCO kabupaten Bima yakni saya.

Tugas baru sudah mulai, harus kuat fisik karena sekolah sasarannya letaknya jauh di seberang laut dan gunung.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kebersihan, Keamanan dan Kerukunan


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape secara serentak melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di sejumlah desa binaan, Minggu (9/8/2026).




Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, bersih dan harmonis.

Di Desa Rai Oi, Serka Sahlan selaku Babinsa bersama pemerintah desa melaksanakan Komsos dengan masyarakat sekitar pukul 08.30 WITA. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengajak warga untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Selain kebersihan lingkungan, Serka Sahlan juga mengingatkan masyarakat agar ikut berperan dalam menjaga keamanan. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak keamanan apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba maupun kegiatan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Sementara itu, di Desa Sangga, anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Serka Jamaluddin, melaksanakan Komsos bersama warga binaan sekitar pukul 09.40 WITA. Ia mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan serta membangun kebiasaan saling mengingatkan dalam hal-hal yang positif.

Serka Jamaluddin juga mengimbau warga untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum karena dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Apabila terjadi persoalan di tengah masyarakat, warga diminta tidak mengambil tindakan sendiri atau main hakim sendiri, melainkan segera melaporkannya agar dapat diselesaikan secara bersama-sama dan sesuai aturan.

Kegiatan Komsos juga dilakukan Serda Sanusi, Babinsa Desa Kale’o, bersama para petani di wilayah persawahan Desa Kale’o sekitar pukul 09.45 WITA. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa berdialog langsung dengan para petani mengenai kondisi tanaman padi, perkembangan pertanian, ketersediaan air, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam pengolahan lahan dan pemeliharaan tanaman.

Serda Sanusi memberikan motivasi kepada para petani agar terus melakukan perawatan tanaman secara optimal. Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan persawahan serta meningkatkan kerja sama dan semangat gotong royong guna mendukung produktivitas pertanian.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara rutin antara Babinsa dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat hubungan kemitraan sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah Desa Kale’o.

Di Desa Na'e, Sertu Heriyanto selaku Babinsa juga melaksanakan Komsos bersama warga binaan sekitar pukul 10.00 WITA. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga tali silaturahmi dan hubungan baik dengan sesama warga maupun tetangga.

Sertu Heriyanto menekankan pentingnya membangun rasa kekeluargaan dan persaudaraan di tengah masyarakat. Warga juga diimbau menghindari perselisihan sekecil apa pun. Jika terjadi permasalahan, masyarakat diminta segera berkoordinasi dengan pihak berwajib dan tidak mengambil tindakan main hakim sendiri.

Melalui kegiatan Komsos yang dilaksanakan di sejumlah desa binaan tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus mendorong terciptanya komunikasi yang erat dengan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan warga.(Team.MDG.03)

SEORANG JANDA MUDA RELA DI PENJARA DARI PADA HARUS BAYAR DENDA


Sumatera Selatan, Media Dinamika Global.id.-- Novi (34), seorang ibu dua anak di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, memilih menjalani hukuman 14 bulan penjara setelah tidak mampu membayar uang damai sebesar Rp60 juta. "Karena pelaku ini ada pihak ketiga minta uang damai Rp60 juta, sementara Novi mana ada duit Rp60 juta," ujar Dian Burlian, pengacara Novi.

Dian mengatakan perkara bermula ketika Novi yang merupakan seorang janda anak dua ditaksir AD (Adnan) warga desa setempat. Berbagai cara dan teror dilakukan AD untuk mendapatkan perhatian Novi.

 "AD ini sukanya luar biasa dengan Novi, selama 6 bulan diganggu terus. Siang malam, banyak kolor Novi yang dicurinya, pipa air dan lain-lain," ungkap Dian.

Novi mengungkapkan bahwa ia sempat melapor kepada kepala desa, yang kemudian memanggil AD dan meminta keluarganya untuk memberi nasihat kepadanya.

 "Tapi keluarga pelaku tidak bisa mencegah, takut dibvnvh oleh pelaku. Kadang lampu dimatikan sampai pukul 12.00 Wib," ujarnya

"Puncak kekesalan pak, karena hampir enam bulan pelaku itu (Adnan) menerOr saya, setiap malam mematikan lampu di rumah dan mengintip saya," cerita Novi.

 "Malam itu pelaku ini mau menyelinap masuk ke rumah, malam itu aku siram pakai air keras campur air. Kena belakangnya. Tapi waktu itu bukan murni air keras. Pelaku sempat dirawat di rumah sakit selama 14 hari karena belakangnya terbakar," ungkap Novi.(Sekjend MDG)

Sinergi LPPM UM Bima dengan Pokdarwis Desa Karamabura Kabupaten Dompu


Dompu, Media Dinamika Global.id. – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan desa wisata melalui kegiatan sarasehan yang diselenggarakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa Karamabura.

Berdasarkan undangan resmi POKDARWIS Kabupaten Pasuruan Nomor: 037/KSW-KABPAS/II/Eks-I/VI/2025, LPPM melalui Kepala LPPM universitas Muhammadiyah bima, turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan bertajuk Sarasehan Pokdarwis dan Desa Wisata Karamabura Kabupaten Dompu serta Monitoring dan Evaluasi Pokdarwis Desa Karamabura. Acara ini berlangsung pada Sabtu 8 Agustus 2026, bertempat, Desa Wisata Karamabura Kabupaten dompu.

Mengusung tema “Menjalin Kemitraan Strategis Berkelanjutan bagi Desa Wisata,” ketua LPPM UM bima dalam paparannya menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat lokal untuk membangun ekosistem desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

“Kemitraan strategis bukan hanya soal kerja sama jangka pendek, tetapi bagaimana kita membangun kepercayaan, peran aktif, dan keberlanjutan program desa wisata ke depan,” ujar LPPM dalam sesi diskusi.


Kegiatan sarasehan ini juga menjadi ajang evaluasi dan koordinasi antar Pokdarwis Desa Karamabura Dompu dalam upaya memperkuat tata kelola serta inovasi program wisata desa. Harapannya, kolaborasi seperti ini dapat terus dilanjutkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berbasis potensi wisata dan budaya masyarakat desa Karamabura Kabupaten dompu.(Sekjend MDG)