Media Dinamika Global

Kamis, 16 Juli 2026

Polsek Donggo, Camat Terima Silaturahmi Posko 23 KKN Universitas Muhammadiyah Bima Desa Palama


Donggo Media Dinamika Global.id.-- Dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi kelembagaan, Posko 23 KKN Universitas Muhammadiyah Bima melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Camat Donggo dan jajaran Polsek Donggo yang bertempat di Desa O'o, Kecamatan Donggo, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang harmonis serta mempererat kemitraan antara mahasiswa KKN dengan unsur pemerintah dan aparat kepolisian guna mendukung pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Palama.

Pada kesempatan tersebut, Posko 23 KKN Universitas Muhammadiyah Bima menegaskan komitmennya untuk senantiasa membangun hubungan yang berlandaskan ketulusan, saling menghormati, dan semangat kolaborasi, bukan semata-mata dilandasi oleh kepentingan sesaat.

"Kami hadir untuk membangun hubungan, bukan sekadar karena kepentingan. Kami meyakini bahwa silaturahmi yang tulus merupakan fondasi lahirnya kolaborasi yang kuat, sehingga setiap bentuk pengabdian mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat."


Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kokoh antara Posko 23 KKN Universitas Muhammadiyah Bima, Pemerintah Kecamatan Donggo, dan Polsek Donggo dalam menciptakan pelaksanaan KKN yang aman, kolaboratif, serta berdampak positif bagi masyarakat.

Narahubung:

Divisi Humas Posko 23 KKN Universitas Muhammadiyah Bima

Tutup Alif Nurahmansyah, Muslim.(Sekjend MDG)

Koordinator Isu Hukum HAM dan Advokasi BEM PTMA-Indonesia Zona VI NTB-NTT: Wisdarjon Desak Polres Bima Kabupaten Segera Tangkap Bandar Narkoba, Putuskan Jaringan, Selamatkan Generasi


BIMA, Media Dinamika Global.id.--- 17 Juli 2026 Wisdarjon, selaku Koordinator Bidang Isu Hukum, Hak Asasi Manusia dan Advokasi Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (BEM PTMA) Indonesia Zona VI yang membawahi wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait maraknya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bima. Dalam pernyataannya, ia mendesak jajaran Polres Bima Kabupaten untuk tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku tingkat bawah, melainkan segera menelusuri dan menangkap para bandar serta memutus jaringan peredaran sampai ke akarnya demi menyelamatkan generasi muda.

"Kita melihat pola penanganan yang berulang terus terjadi: kurir tertangkap, pengecer tingkat bawah diproses hukum, namun mereka yang menjadi otak, pengatur jalur, dan pengambil keuntungan besar dari penderitaan banyak orang masih bergerak bebas di tengah masyarakat," ujar Wisdarjon saat menyampaikan pernyataannya, Jumat pagi.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum yang hanya menindak yang lemah namun melewatkan pelaku utama adalah ketidakadilan yang nyata. Hal ini juga bertentangan dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang memerintahkan penindakan tegas terhadap setiap pihak yang terlibat dalam jaringan kejahatan narkoba tanpa pandang bulu.

"Kami memahami upaya yang telah dilakukan aparat. Namun itu belum cukup selama bandar masih bebas. Selama jaringan tidak terputus, barang haram akan terus masuk, dan korban berikutnya bisa jadi adalah pelajar, mahasiswa, atau pemuda yang seharusnya menjadi penerus pembangunan di tanah Bima ini," tambahnya.

Berdasarkan hal tersebut, Wisdarjon selaku perwakilan lembaga kemahasiswaan se-Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di wilayah NTB dan NTT menyampaikan tiga poin tuntutan secara tegas:

1. Kepada Polres Bima Kabupaten: Segera tingkatkan penyelidikan hingga menelusuri, menangkap, dan memproses hukum para bandar serta pemimpin jaringan peredaran narkoba, termasuk mengungkap pihak-pihak yang diduga memberikan perlindungan.

2. Lakukan penindakan yang seimbang: Jangan hanya menumpukan penanganan terhadap pengguna atau kurir, namun tuntaskan pertanggungjawaban semua pihak yang terlibat dalam rantai kejahatan ini sesuai aturan hukum yang berlaku.

3. Bersinergi menyelamatkan generasi: Libatkan lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan elemen masyarakat lainnya dalam upaya pencegahan, agar penanganan tidak hanya berupa penindakan sesaat namun memutus ancaman secara jangka panjang.

Wisdarjon juga mengingatkan bahwa perjuangan ini sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah untuk senantiasa menjaga kemaslahatan umat dan menyelamatkan generasi dari kerusakan. "Narkoba adalah musuh bersama, musuh agama, musuh bangsa, dan musuh masa depan kita. Kita tidak bisa diam melihatnya memakan generasi muda satu per satu," tegasnya menutup pernyataan.

Pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bagian dari pengawasan masyarakat dan mahasiswa terhadap pelaksanaan penegakan hukum, serta menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik harus dijaga dengan hasil kerja yang nyata, tuntas, dan berkeadilan.(Sekjend MDG)

Ratu Wulla Talu Bupati Sumba Barat Daya Mengucapkan


SBD, Media Dinamika Global.id.--Slamat Ultah Bapak Surya Palo,Panjang Umur,Sehat Slalu,Smua Yang Terbaik Tuhan Limpahkan Untuk P Surya Paloh.

Karya Akademisi Muda PTIQ Jakarta Warnai Peluncuran Buku Seri Pemikiran Prof. Nasaruddin Umar


Jakarta, Media Dinamika Global.id. – Karya akademisi muda Universitas PTIQ Jakarta, Rahmat Taufik Sipahutar, turut mewarnai peluncuran Buku Seri Pemikiran Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution, Kampus I UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (16/7). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan gagasan dan perjalanan intelektual Menteri Agama Republik Indonesia kepada kalangan akademisi dan masyarakat luas, Kamis 16 Juli 2026.

Peluncuran buku diselenggarakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar Office (NUO), UIN Sumatera Utara Medan, Universitas PTIQ Jakarta, dan Pro De Leader Global Media. Sebanyak tiga buku resmi diperkenalkan kepada publik, yaitu Pikiran yang Memurnikan: Jejak Mahakarya Prof. Nasaruddin Umar karya Rahmat Taufik Sipahutar, Simpul Pemikiran Prof. Nasaruddin Umar, serta Artikel & Opini Pilihan Prof. Nasaruddin Umar.

Melalui buku Pikiran yang Memurnikan, Rahmat Taufik Sipahutar berupaya memotret perjalanan intelektual Prof. Nasaruddin Umar, mulai dari konsep Logika Rasa, hermeneutika gender dan ekologi, hingga gagasan tentang pembangunan peradaban yang memadukan kemajuan teknologi dengan kedalaman spiritual. Kehadiran buku tersebut menjadi salah satu kontribusi generasi muda dalam mendokumentasikan sekaligus memperkaya khazanah pemikiran Islam kontemporer di Indonesia.

Acara peluncuran menghadirkan Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., dan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., sebagai keynote speaker. Kegiatan dibuka oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D.

Dalam sesi bedah buku, hadir sebagai pembahas Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag., Pengajar Islamologi Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta, Dr. Budhy Munawar Rachman, M.A., serta Rahmat Taufik Sipahutar sebagai penulis. Diskusi dipandu oleh Guru Besar UIN Jakarta, Prof. Arif Zamhari, M.A., Ph.D., dan ditutup dengan penyerahan simbolis buku kepada sepuluh tokoh nasional.

Buku Seri Pemikiran Prof. Nasaruddin Umar diharapkan menjadi referensi penting bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Selain memuat refleksi intelektual, karya-karya tersebut menawarkan arah strategis bagi transformasi perguruan tinggi keagamaan, khususnya dalam penguatan tata kelola kampus, adaptasi terhadap perkembangan digital, serta pengarusutamaan nilai-nilai moderasi beragama dalam ekosistem akademik.

Rahmat Taufik Sipahutar sendiri merupakan akademisi muda Universitas PTIQ Jakarta yang memiliki rekam jejak membanggakan di tingkat nasional maupun internasional. Pada Februari 2025, ia dipercaya Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai utusan dalam program dakwah di Berlin, Jerman, dengan mengemban amanah sebagai imam masjid.

Sebelumnya, ia juga berhasil meraih gelar Juara MTQ Tingkat Nasional Tahun 2020. Pada Februari 2026, Rahmat kembali dipercaya menjadi bagian dari tim editor buku karya Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Kehadiran Rahmat Taufik Sipahutar sebagai penulis dalam seri buku ini menunjukkan kontribusi nyata akademisi muda PTIQ Jakarta dalam memperkaya literatur keislaman sekaligus memperluas diseminasi pemikiran Prof. Nasaruddin Umar kepada masyarakat akademik dan publik Indonesia.(Sekjend MDG)

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028


Mataram, Media Dinamika Global – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7/2026). Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus menguji kesiapan NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pembukaan Porprov XII ditandai dengan penyalaan api Porprov oleh Gubernur didampingi Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi, Wakil Ketua Umum KONI Pusat, serta atlet-atlet kebanggaan NTB. Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-NTB, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, pengurus KONI, serta ribuan atlet dan ofisial dari seluruh kabupaten/kota. Pembukaan semakin semarak dengan parade kontingen, tari kolosal Raga Budaya, dan pertunjukan seni yang menggambarkan semangat persatuan masyarakat NTB.

Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, menjelaskan bahwa seluruh penyelenggaraan Porprov XII dirancang sebagai simulasi menuju PON XXII Tahun 2028. Karena itu, berbagai aspek teknis telah disesuaikan dengan standar nasional, termasuk penerapan sistem digital dalam pendaftaran atlet sebagai bagian dari modernisasi tata kelola olahraga.

"Porprov ini menjadi latihan bersama menuju PON 2028. Karena itu kami mulai menerapkan sistem yang lebih profesional, efisien, dan transparan agar seluruh perangkat penyelenggara terbiasa dengan standar nasional," ujarnya.

Porprov XII mempertandingkan 51 cabang olahraga yang diikuti 4.860 atlet, didampingi 1.088 ofisial, serta 519 wasit, hakim, dan juri. Pertandingan berlangsung hingga 26 Juli 2026 dan tersebar di enam daerah penyelenggara, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Menurut Mori, pelaksanaan Porprov tidak hanya menjadi ajang pembinaan prestasi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Perputaran ekonomi selama penyelenggaraan diproyeksikan melampaui Rp100 miliar, didukung meningkatnya okupansi hotel, sektor transportasi, kuliner, serta aktivitas UMKM. Lebih dari 4.200 kamar hotel diperkirakan terisi, sementara jumlah penonton diproyeksikan mencapai lebih dari 150 ribu orang sepanjang pelaksanaan Porprov.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan Porprov merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, sponsor, dan masyarakat yang bersama-sama mendukung kemajuan olahraga di daerah.

Sementara itu, Gubernur NTB Miq Iqbal menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar agenda olahraga empat tahunan, melainkan bagian penting dari proses pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.

"Porprov ini bukan sekadar soal siapa yang menang dan kalah. Ini adalah embrio pembinaan atlet masa depan NTB. Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang akan mengharumkan nama daerah pada PON maupun berbagai kejuaraan nasional dan internasional," tegasnya.

Menurut Gubernur, terdapat dua misi besar yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan Porprov XII. Pertama, meningkatkan kualitas pembinaan sehingga prestasi atlet NTB pada PON XXII Tahun 2028 mampu melampaui capaian sebelumnya. Kedua, menjadikan Porprov sebagai wahana menguji kesiapan NTB menjadi tuan rumah PON yang profesional, akuntabel, dan berstandar nasional.

"Kita ingin menjadi tuan rumah terbaik. Sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, bersih, transparan, akuntabel, dan tidak menyisakan persoalan hukum maupun administrasi," ujar Miq Iqbal.

Kepada seluruh atlet, Gubernur berpesan agar menjadikan Porprov sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter. Menurutnya, prestasi harus berjalan seiring dengan sportivitas dan semangat persaudaraan.

"Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, kejarlah prestasi setinggi mungkin, tetapi jangan pernah mengorbankan sportivitas. Kita boleh bersaing di arena, tetapi setelah pertandingan usai, kita tetap satu keluarga besar Nusa Tenggara Barat," pesannya.

Porprov XII NTB bukan hanya menjadi panggung lahirnya atlet-atlet terbaik menuju PON XXII Tahun 2028, tetapi juga menjadi bukti kesiapan Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing. Melalui ajang ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap prestasi olahraga daerah terus meningkat, memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, serta memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga nasional.

Redaksi |

Wali Kota Bima Resmi Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Jaminan Pengadaan Barang dan Jasa PT Jamkrida NTB Syariah


Kota Bima Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Jaminan Pengadaan Barang dan Jasa (Surety Bond) yang diselenggarakan oleh PT Jamkrida NTB Syariah (Perseroda) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Bima, bertempat di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Rabu(15/17/26).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur PT Jamkrida NTB Syariah (Perseroda), Direktur RSUD Kota Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima, Asisten II Setda Kota Bima, para Kepala OPD, para Kepala Bagian lingkup Setda Kota Bima, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada PT Jamkrida NTB Syariah yang telah memilih Kota Bima sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah mengenai pentingnya jaminan pengadaan barang dan jasa, sehingga proses pengadaan dapat berjalan lebih profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya menyampaikan apresiasi kepada PT Jamkrida NTB Syariah yang telah memilih Kota Bima sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini. Semoga sosialisasi ini memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai jaminan pengadaan barang dan jasa," ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menegaskan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.

Melalui pemahaman terhadap produk-produk penjaminan, diharapkan setiap perangkat daerah dapat melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa secara lebih efektif, akuntabel, serta meminimalkan berbagai potensi risiko.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Bima mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan menggali informasi sebanyak mungkin.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Usai menyampaikan sambutannya, Wali Kota Bima secara resmi membuka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Jaminan Pengadaan Barang dan Jasa (Surety Bond) PT Jamkrida NTB Syariah (Perseroda) bersama OPD lingkup Pemerintah Kota Bima, yang ditandai dengan pembukaan resmi sebagai awal pelaksanaan kegiatan.(Sekjend MDG)

Pemerintah Kota Bima Gelar Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah 2026 di Kelurahan Matakando


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima kembali menggelar Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah Tahun 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Kamis (17/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Matakando, Kecamatan Mpunda.

Kegiatan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan yang mewakili Pemerintah Kota Bima, didampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Camat Mpunda, serta Lurah Matakando.

Dalam pelaksanaan operasi pasar murah tersebut, Pemerintah Kota Bima menyediakan sejumlah komoditas pangan strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Komoditas yang disalurkan meliputi minyak goreng sebanyak 20 dus atau setara 240 liter, beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) sebanyak 1,5 ton, serta beras premium sebanyak 25 karung.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari langkah konkret Pemerintah Kota Bima dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pangan, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Melalui pelaksanaan operasi pasar ini, Pemerintah Kota Bima berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah dinamika harga pangan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika.Global.id 16 Juli 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli dan kegiatan komunikasi sosial (Kongkow-Kongkow) bersama masyarakat di desa binaan pada Kamis (16/7/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di Desa Buncu, Kecamatan Sape, sekitar pukul 20.00 Wita, Babinsa Serka Khaeruddin melaksanakan patroli sambil berdialog dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar menghindari konsumsi minuman keras yang berpotensi menjadi pemicu berbagai tindak kriminal maupun konflik. Warga juga diingatkan untuk tidak main hakim sendiri apabila terjadi permasalahan, melainkan segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang.

Sementara itu, di Desa Soro, Kecamatan Lambu, pada pukul 20.20 Wita, Babinsa Serka Masykur mengajak warga untuk tidak mudah terpancing oleh berbagai persoalan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara rutin guna mencegah aksi pencurian maupun gangguan kamtibmas lainnya, terutama pada malam hari.



Patroli serupa juga dilakukan Sertu Sahfundi di Desa Kowo pada pukul 20.45 Wita. Dalam dialog bersama warga, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta segera melaporkan setiap hal yang mencurigakan kepada pemerintah desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan kehidupan yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Di Desa Rato, Kecamatan Lambu, sekitar pukul 21.00 Wita, Babinsa Sertu Wahyudin menggelar kegiatan Kongkow-Kongkow dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas, menjauhi minuman keras, narkoba, dan berbagai barang terlarang lainnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan cara-cara damai tanpa merugikan pihak lain.

Melalui kegiatan patroli Kongkow-Kongkow tersebut, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara TNI dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli Kongkow-Kongkow, Ajak Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 16 Juli 2026 – Personel Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli dan kegiatan komunikasi sosial (Kongkow-Kongkow) bersama masyarakat di desa binaan pada Kamis (16/7/2026) malam. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di Desa Buncu, Kecamatan Sape, sekitar pukul 20.00 Wita, Babinsa Serka Khaeruddin melaksanakan patroli sambil berdialog dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar menghindari konsumsi minuman keras yang berpotensi menjadi pemicu berbagai tindak kriminal maupun konflik. Warga juga diingatkan untuk tidak main hakim sendiri apabila terjadi permasalahan, melainkan segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang.

Sementara itu, di Desa Soro, Kecamatan Lambu, pada pukul 20.20 Wita, Babinsa Serka Masykur mengajak warga untuk tidak mudah terpancing oleh berbagai persoalan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara rutin guna mencegah aksi pencurian maupun gangguan kamtibmas lainnya, terutama pada malam hari.

Patroli serupa juga dilakukan Sertu Sahfundi di Desa Kowo pada pukul 20.45 Wita. Dalam dialog bersama warga, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta segera melaporkan setiap hal yang mencurigakan kepada pemerintah desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan kehidupan yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.




Di Desa Rato, Kecamatan Lambu, sekitar pukul 21.00 Wita, Babinsa Sertu Wahyudin menggelar kegiatan Kongkow-Kongkow dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas, menjauhi minuman keras, narkoba, dan berbagai barang terlarang lainnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan cara-cara damai tanpa merugikan pihak lain.

Melalui kegiatan patroli Kongkow-Kongkow tersebut, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara TNI dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

RSUD Bima dan Oknum Nakes Akan segera Dipolisikan


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Munir, orangtua korban yang meninggal ditengah jalan menuju rumah sakit Mataram secara tegas menyatakan akan menempuh jalur hukum. RSUD Bima dan Oknum Nakes akan segera dipolisikan. 

Kasusnya jelas. Mulai dari penanganan yang tidak sesuai SOP rumah sakit hingga pada kelalaian penanganan yang menyebabkan korban meninggal ditengah jalan. 

Direktur RSUD Bima harus bertanggung jawab. Korban yang semula bisa bicara, melihat dan mendengar tiba-tiba meninggal karena kehabisan oksigen ditengah jalan. Ini yang membuat orang tua dan keluarga korban kecewa dengan penanganan medis RSUD BIMA ini.

"Andai saja anak saya mati dalam keadaan oksigen masih ada, saya gak kecewa, saya gak emosi. Kalau beginikan artinya pihak RSUD Bima sengaja membunuh anak saya,". Sesal Munir.

Mestinya kata Munir, pihak RSUD Bima secara jelas memperhitungkan-mengukur berapa banyak Oksigen yang disediakan atau dibawa dengan jarak tempuh menuju rumah sakit Mataram. Diduga oksigen yang disediakan RSUD Bima justru Oksigen sisa pemakaian dari pasien lain. 

Itu yang tidak bisa diterima oleh orang tua dan keluarga korban. Ditambah perlakuan oknum nakes terhadap anak mereka selama perjalanan menuju RS Mataram yang tidak bekerja sesuai koridornya.

Peristiwa ini tidak bisa dibenarkan. Ini kasus murni kelalaian RSUD Bima. Soal nyawa manusia. Antara hidup dan mati. Terlepas ini adalah takdir. 

"Lihat saja, RSUD Bima dan Oknum Nakes itu akan segera saya laporkan. Ini peristiwa tidak boleh dibiarkan. Cukup anak saya saja, jangan ada lagi anak yang lain yang menjadi korban. Tunggu saja," tegas Munir.

Pemerintah Kabupaten Bima, DPRD Kabupaten Bima, panggil dan adili direktur RSUD Bima. Kasus semacam ini sering kali terjadi. Pecat dan penjarakan mereka. Berhenti berdalih "ini takdir" padahal kasus seperti ini murni kelalaian. Sekali lagi, ini tidak boleh dibiarkan, tutup Bang Munir.(Sekjend MDG)