Media Dinamika Global

Minggu, 27 September 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Sambangi Warga, Perkuat Kamtibmas di Desa Binaan


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan Babinsa Koramil 1608-03/Sape melalui kegiatan kongkow bersama warga di sejumlah desa binaan, Minggu (27/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di beberapa wilayah binaan tersebut dimanfaatkan para Babinsa untuk menyampaikan berbagai imbauan kepada masyarakat, mulai dari pencegahan tindak kriminal, bahaya narkoba dan minuman beralkohol, hingga kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah.

Di Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Serka Sahlan selaku Babinsa Desa Lanta Barat dan anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli sekaligus kongkow bersama warga sekitar pukul 19.30 WITA.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Sahlan mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Warga diimbau untuk turut melakukan pemantauan lingkungan pada malam hari guna mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk pencurian dan penyalahgunaan narkoba.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan permasalahan atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, di Desa Sari, Kecamatan Sape, Serda Junaidin melaksanakan patroli kongkow bersama warga sekitar pukul 20.00 WITA. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.





Menurutnya, hubungan yang harmonis dan komunikasi yang baik antarwarga menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.

Serda Junaidin juga mengingatkan warga agar menjauhi barang-barang terlarang, seperti narkotika jenis sabu-sabu dan minuman beralkohol, yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga.

Kegiatan serupa dilakukan Serda Irfan, Babinsa Desa Bugis, Kecamatan Sape, pada pukul 20.30 WITA. Dalam kongkow bersama warga, ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Serda Irfan juga mengingatkan warga agar tidak mengambil tindakan sendiri atau main hakim sendiri apabila terjadi persoalan di tengah masyarakat. Setiap permasalahan diharapkan segera disampaikan kepada aparat yang berwenang untuk mendapatkan penanganan sesuai ketentuan.

Sedangkan di Desa Kale'o, Kecamatan Lambu, Serda Sanusi, Babinsa Desa Kale'o Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan kongkow malam bersama masyarakat sekitar pukul 20.45 WITA.

Selain membahas keamanan lingkungan, Serda Sanusi memberikan perhatian terhadap pencegahan kebakaran rumah. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memeriksa kondisi kompor, instalasi listrik, serta berbagai peralatan listrik sebelum meninggalkan rumah ataupun beristirahat.

Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya korsleting listrik maupun kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Melalui kegiatan kongkow bersama warga tersebut, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape tidak hanya menyampaikan imbauan keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial untuk mendorong masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan secara bersama-sama.(Team.MDG.03)

Kembali Terjadi di Desa Tambe, Petani di Bima Terluka Diduga Diserang Parang

Gambar ilustrasi

BIMA, Mediadinamikaglobal.id — Seorang petani berinisial N (57), warga Dusun Lara, Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami sejumlah luka setelah diduga menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi ketika korban sedang duduk di depan rumahnya. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, seorang pria berinisial A (48), yang juga warga setempat, datang ke lokasi dan diduga menyerang korban menggunakan parang.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka, antara lain pada bagian kepala sebelah kanan, dagu, tangan kanan, lutut kanan hingga kaki kanan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian membawa korban ke Puskesmas Bolo untuk mendapatkan penanganan medis. Korban tiba di fasilitas kesehatan sekitar pukul 17.45 Wita.

Sementara itu, setelah kejadian, pria yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut dilaporkan melarikan diri ke arah utara perkampungan. Pihak keluarga korban sempat melakukan pencarian, namun belum berhasil menemukan keberadaannya.

Polsek Bolo kemudian melakukan upaya penelusuran terhadap keberadaan terduga pelaku. Sekitar pukul 18.20 Wita, polisi mendatangi rumah kakak terduga pelaku di Desa Rasabou. Namun, terduga pelaku maupun kakaknya tidak berada di rumah.

Dalam laporan awal, terdapat informasi mengenai kondisi kejiwaan terduga pelaku yang disebut-sebut berkaitan dengan peristiwa tersebut. Namun, informasi tersebut masih memerlukan penanganan dan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Hingga berita ini ditulis, kronologi secara utuh, motif, serta latar belakang terjadinya dugaan penyerangan masih dalam penanganan dan penyelidikan kepolisian.

Polisi juga masih melakukan upaya untuk mengetahui keberadaan terduga pelaku sekaligus mengumpulkan keterangan dan fakta terkait peristiwa tersebut.

(MDG05)

KABAR KRIMINAL: Tragedi Pembacokan Gegerkan Dusun Lara Tambe Sore Ini, Pelaku Masih Dalam Penyelidikan


Bolo, Media Dinamika Global.id.-- Dusun Lara Tambe — Suasana tegang di Dusun Lara Tambe mendadak mencekam pada Minggu (27/9) sore. Peristiwa pembacokan secara tragis terjadi dan menimpa warga setempat hingga mengejutkan warga sekitar.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 17.30 WITA. Warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) gempar saat mengetahui adanya korban yang tergeletak akibat luka sabetan senjata tajam.

"Kejadiannya sangat cepat, tiba-tiba terdengar keributan dan warga langsung berhamburan keluar," 

Melihat kondisi korban yang memprihatinkan, warga setempat segera mengevakuasi dan melarikannya ke Puskesmas Bolo untuk mendapatkan penanganan medis darurat akibat luka serius yang dialaminya.

Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bolo yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Petugas segera memasang garis polisi (police line), melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengidentifikasi pelaku maupun mengungkap motif di balik aksi penganiayaan berat ini.

Pihak kepolisian mengimbau warga Dusun Lara Tambe untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.(Sekjend MDG)

EW-LMND NTB Apresiasi Lalu Hadrian Irfani Hadir di Dialog Publik, Titip Aspirasi Pendidikan NTB

Dialog publik, (Ist/Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global - Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan apresiasi atas kehadiran H. Lalu Hadrian Irfani, S.T., M.Si., Wakil Ketua Komisi X DPR RI, sebagai salah satu narasumber dalam Dialog Publik yang membahas masa depan pendidikan di NTB.

Dialog publik tersebut mengangkat tema “Membaca Arah Pendidikan: Pemerataan Akses, Peningkatan Mutu, Kesejahteraan Guru, dan Keadilan Anggaran.” Kegiatan berlangsung di Bhumi Resto, depan Kampus UIN Mataram, Minggu (27/9/2026), mulai pukul 16.00 WITA.

Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan dan kebijakan publik. Selain H. Lalu Hadrian Irfani, Isnaini, S.Pd., M.H., M.Pd, (Akademisi UMMAT), Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, M.M., M.Kes. dari Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM), serta Sadrul Imam, S.Ip., M.Ip., (Praktisi pendidikan NTB).

Ketua EW-LMND NTB, Arif Haryadin, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh narasumber, khususnya H. Lalu Hadrian Irfani yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berdialog bersama mahasiswa serta masyarakat.

Menurut Arif, kehadiran Wakil Ketua Komisi X DPR RI dalam forum ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini berkembang di tengah masyarakat NTB, khususnya terkait akses dan kualitas pendidikan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak H. Lalu Hadrian Irfani yang telah hadir di tengah-tengah kami. Ini merupakan kesempatan penting bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, terutama terkait persoalan pendidikan di NTB,” ujar Arif dalam sambutannya.

Arif menilai, pendidikan tidak hanya berbicara mengenai ruang kelas dan proses belajar mengajar. Lebih dari itu, pendidikan berkaitan erat dengan masa depan generasi muda, kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan yang layak, kualitas tenaga pendidik, hingga kebijakan anggaran yang mampu menjangkau masyarakat secara merata.

Karena itu, EW-LMND NTB berharap dialog ini menjadi ruang terbuka untuk membicarakan berbagai persoalan pendidikan secara konstruktif dan melahirkan gagasan yang dapat diperjuangkan pada tingkat kebijakan.

Di akhir sambutannya, Arif secara khusus menitipkan harapan kepada H. Lalu Hadrian Irfanti sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI agar aspirasi masyarakat NTB yang berkaitan dengan pendidikan dapat terus diperjuangkan di tingkat nasional.

Salah satu perhatian yang dititipkan adalah perluasan akses beasiswa bagi putra-putri NTB, baik untuk jenjang S1 maupun S2, bahkan S3, sehingga semakin banyak generasi muda daerah yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Kami berharap Bapak H. Lalu Hadrian Irfanti dapat terus memperjuangkan kepentingan pendidikan masyarakat NTB, termasuk memperluas akses dan kuota beasiswa S1 maupun S2 bagi anak-anak NTB. Banyak generasi muda kita yang memiliki potensi, tetapi masih membutuhkan dukungan dan kesempatan,” tegas Arif.

Selain persoalan beasiswa, EW-LMND NTB juga berharap perhatian terhadap pemerataan akses pendidikan, peningkatan mutu sekolah, kesejahteraan guru, serta keadilan dalam pengalokasian anggaran pendidikan dapat terus menjadi bagian dari perjuangan kebijakan di tingkat nasional.

Bagi Arif, forum dialog publik bukan kegiatan seremoni, melainkan ruang untuk mempertemukan gagasan antara mahasiswa, akademisi, praktisi pendidikan, dan pengambil kebijakan.

Lewat dialog ini, kita bisa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada DPR RI, sekaligus menjadi bahan masukan dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Karena itu, suara mahasiswa dan masyarakat harus terus didengar agar arah kebijakan pendidikan benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” pungkas Arif.

(Surya Ghempar).

Bus Palembang - Jakarta Diperiksa Di Bakauheni, Petugas Temukan 2.775 Burung dalam Bagasi.

Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.id ||  Sebanyak 2.775 ekor burung ditemukan di dalam bagasi sebuah bus antarkota antarprovinsi yang diperiksa petugas gabungan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu 26 september 2026 malam.

Ribuan burung tersebut dikemas dalam 71 keranjang dan lima kardus. Berdasarkan keterangan awal, burung berasal dari Kertapati, Palembang, dan akan dibawa menuju Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Saat diperiksa, burung-burung tersebut tidak dilengkapi dokumen persyaratan yang diwajibkan dan belum dilaporkan kepada petugas karantina.

Temuan bermula sekitar pukul 20.30 WIB ketika petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap bus yang melintas di kawasan Pelabuhan Bakauheni. Pengawasan melibatkan Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung, Gakkum Kementerian Kehutanan, BKSDA Seksi Wilayah III Bengkulu, KSKP Bakauheni, TNI Angkatan Laut, serta FLIGHT Protecting Indonesia’s Birds.

“Awalnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap bus yang melintas. Saat bagian bagasi diperiksa, ditemukan sejumlah keranjang dan kardus yang berisi burung,” ujar Kepala Karantina Lampung Donni Muksydayan di Lampung Selatan, Minggu, (27/9). 

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan identifikasi terhadap seluruh burung yang ditemukan.

Hasilnya, terdapat 18 jenis burung dengan jumlah mencapai 2.775 ekor.

Jumlah terbesar adalah trucukan sebanyak 950 ekor, disusul jalak kebo 480 ekor, prenjak Jawa 360 ekor, dan prenjak kelabu 283 ekor.

Selain itu, petugas menemukan sogon 155 ekor, pleci 120 ekor, manyar 102 ekor, pentet kelabu 177 ekor, cipoh 52 ekor, gelatik batu 35 ekor, serta sejumlah jenis burung lainnya.

Menurut Donni, pengangkutan burung dengan memasukkannya ke dalam keranjang maupun kardus lalu ditempatkan di bagasi bus bukan pertama kali ditemukan dalam pengawasan lalu lintas satwa.

“Pola seperti ini beberapa kali kami temukan, yaitu burung dikemas dalam keranjang atau kardus kemudian ditempatkan di bagian bagasi bus. Karena itu, pemeriksaan di titik-titik lalu lintas seperti Bakauheni penting dilakukan,” kata Donni.

Berdasarkan pemeriksaan awal, ribuan burung tersebut berasal dari Kertapati dan direncanakan dibawa menuju Jakarta.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan identifikasi, diketahui burung-burung tersebut berasal dari Kertapati dan rencananya dibawa ke Jakarta. Saat diperiksa, tidak terdapat dokumen persyaratan dan satwa juga belum dilaporkan kepada petugas karantina,” ujarnya.

Seluruh burung kemudian ditahan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut bersama instansi terkait sesuai ketentuan yang berlaku. Donni mengatakan, pengawasan lalu lintas satwa tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan serta memastikan persyaratan pergerakan satwa antardaerah telah dipenuhi sebelum diberangkatkan.

“Setiap masyarakat yang akan melalulintaskan hewan antardaerah agar melapor terlebih dahulu kepada petugas karantina. Dengan begitu, pemeriksaan dapat dilakukan dan persyaratan yang diperlukan bisa dipenuhi sebelum satwa diberangkatkan,” kata Donni.

Pelaporan, lanjut dia, juga memberikan kesempatan kepada petugas untuk menjelaskan persyaratan yang harus dipenuhi sesuai jenis hewan yang akan dilalulintaskan.

Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu titik strategis pengawasan karena merupakan jalur utama pergerakan orang, kendaraan, serta komoditas antara Sumatera dan Jawa.

Karena itu, Karantina Lampung bersama instansi terkait memperkuat pemeriksaan untuk mencegah pergerakan satwa yang tidak memenuhi ketentuan sekaligus menekan risiko penyebaran penyakit hewan dan menjaga sumber daya hayati.
(Fs/Red)

Sabtu, 26 September 2026

SMAN 2 Kota Bima Gelar Zoom Meeting Grand Launching Bersama Kementerian Pertahanan RI Melalui Badan Cadangan Nasional


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- SMAN 2 Kota Bima ditunjuk sebagai salah satu sekolah piloting untuk pelaksanaan Zoom Meeting Grand Launching Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang digelar Kementerian Pertahanan RI melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas).

Kegiatan peluncuran nasional tersebut dilaksanakan secara hybrid pada Rabu, 23 September 2026 pukul 10.00 WITA bertempat di Ruangan Kepala SMAN 2 Kota Bima.

Kegiatan Zoom Meeting di SMAN 2 Kota Bima dihadiri langsung oleh Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd, didampingi para Wakil Kepala Sekolah, Pembina Taruna SMANDU, Babinsa Kelurahan Lewirato, Perwakilan TNI, serta Perwakilan Siswa.

Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Pertahanan kepada SMAN 2 Kota Bima sebagai perwakilan sekolah untuk wilayah Indonesia Tengah dalam peluncuran program bela negara tersebut.

"Kami sangat bangga SMAN 2 Kota Bima menjadi bagian dari sejarah peluncuran KKRI. Ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, cinta tanah air, dan berwawasan kebangsaan," ujarnya.

Peluncuran Ekskul KKRI ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 136 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara melalui Ekstrakurikuler KKRI pada jenjang pendidikan menengah, serta Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2022 tentang Kebijakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.

Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah secara nasional dari SMK Negeri 26 Jakarta tersebut, perwakilan Dansatkowil TNI AD, TNI AL, dan TNI AU melakukan dialog interaktif dengan seluruh sekolah piloting yang terhubung melalui Zoom Meeting, termasuk SMAN 2 Kota Bima yang mewakili wilayah tengah.

Kehadiran Babinsa Lewirato dan perwakilan TNI di SMAN 2 Kota Bima menjadi bentuk sinergi antara TNI dan satuan pendidikan dalam menyukseskan pembinaan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda.

Pihak sekolah berharap, dengan ditetapkannya Ekskul KKRI, siswa SMAN 2 Kota Bima dapat menjadi kader-kader bela negara yang berkarakter, berdisiplin, dan siap menjadi komponen cadangan pertahanan negara di masa mendatang.(bfj

Diduga Cemburu Buta Oknum Pengacara di Sila Bima Tega Bacok Istrinya Sendiri Hingga Kritis!


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tragis kembali menggemparkan warga Kabupaten Bima. Seorang pria berinisial HD (40), yang berprofesi sebagai oknum pengacara, tega membacok istrinya sendiri, ESW (41), menggunakan senjata tajam. Peristiwa berdarah ini terjadi di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, pada Sabtu (26/9/2026).

Kapolsek Bolo saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, aksi nekat pelaku diduga kuat dipicu oleh rasa cemburu setelah membaca isi percakapan (chat) di aplikasi WhatsApp milik korban.

"Pelaku diduga cemburu setelah melihat handphone korban. Akibatnya terjadi cekcok mulut yang berujung pada tindakan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam," ungkap pihak kepolisian.

Akibat kejadian tersebut, korban ESW mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkannya ke pihak berwajib.

Polisi yang bergerak cepat kini telah mengamankan pelaku HD di Mapolsek Bolo bersama sejumlah barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang KDRT dan pasal penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.(Sekjend MDG)