![]() |
| Gambar ilustrasi |
BIMA, Mediadinamikaglobal.id — Seorang petani berinisial N (57), warga Dusun Lara, Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami sejumlah luka setelah diduga menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi ketika korban sedang duduk di depan rumahnya. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, seorang pria berinisial A (48), yang juga warga setempat, datang ke lokasi dan diduga menyerang korban menggunakan parang.
Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka, antara lain pada bagian kepala sebelah kanan, dagu, tangan kanan, lutut kanan hingga kaki kanan.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian membawa korban ke Puskesmas Bolo untuk mendapatkan penanganan medis. Korban tiba di fasilitas kesehatan sekitar pukul 17.45 Wita.
Sementara itu, setelah kejadian, pria yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut dilaporkan melarikan diri ke arah utara perkampungan. Pihak keluarga korban sempat melakukan pencarian, namun belum berhasil menemukan keberadaannya.
Polsek Bolo kemudian melakukan upaya penelusuran terhadap keberadaan terduga pelaku. Sekitar pukul 18.20 Wita, polisi mendatangi rumah kakak terduga pelaku di Desa Rasabou. Namun, terduga pelaku maupun kakaknya tidak berada di rumah.
Dalam laporan awal, terdapat informasi mengenai kondisi kejiwaan terduga pelaku yang disebut-sebut berkaitan dengan peristiwa tersebut. Namun, informasi tersebut masih memerlukan penanganan dan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Hingga berita ini ditulis, kronologi secara utuh, motif, serta latar belakang terjadinya dugaan penyerangan masih dalam penanganan dan penyelidikan kepolisian.
Polisi juga masih melakukan upaya untuk mengetahui keberadaan terduga pelaku sekaligus mengumpulkan keterangan dan fakta terkait peristiwa tersebut.
(MDG05)
