Kapolsek Wawo Pimpin BINROHTAL, Tingkatkan Keimanan dan Karakter Anggota
MEDIA CETAK DAN ONLINE
Ads 970x90
Di Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Sertu Jafar melaksanakan Komsos bersama warga sekitar pukul 09.00 Wita. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat menjaga hubungan dan komunikasi yang baik serta menghindari berbagai tindakan yang melanggar hukum.
Sertu Jafar juga mengingatkan warga agar setiap persoalan yang muncul tidak diselesaikan dengan tindakan sendiri. Menurutnya, permasalahan di lingkungan masyarakat sebaiknya segera dilaporkan dan diselesaikan melalui komunikasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Dalam kegiatan tersebut, warga juga diingatkan untuk menjauhi tindakan kriminal, narkoba, dan minuman beralkohol karena dapat berdampak buruk terhadap diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan. Koptu Mahru turut mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan agar terhindar dari perbuatan tercela.
Kegiatan serupa dilakukan Serka Sahlan di Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, sekitar pukul 09.50 Wita. Babinsa anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape tersebut mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Serka Sahlan juga menekankan pentingnya kerja sama dan saling membantu antarwarga dalam menyelesaikan berbagai kegiatan di lingkungan tempat tinggal. Apabila terjadi permasalahan, masyarakat diimbau mengutamakan musyawarah dan mufakat sebagai jalan penyelesaian.
Sementara itu, di Desa Na'e, Sertu Heriyanto melaksanakan Komsos bersama warga sekitar pukul 10.00 Wita. Selain membahas Kamtibmas, ia memberikan pemahaman mengenai bahaya kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas.
Warga diingatkan untuk lebih berhati-hati ketika menggunakan api maupun peralatan lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Kewaspadaan masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran di lingkungan permukiman.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus mendorong masyarakat untuk menjaga keamanan, mempererat kebersamaan, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi dan musyawarah.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar.(Team.MDG.03)
Hal itu disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat, H L Muhamad Iqbal saat apel peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 di lapangan Bumi Gora kantor Gubernur, Kamis, (17/09/2026).
Gubernur Iqbal menyampaikan amanat bertema Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju menekankan, keterhubungan antar pulau, desa dan kota serta produksi dengan pasar.
"Transportasi tidak bisa dipandang hanya urusan infrastruktur negara. Transportasi mempertemukan keluargs, sekolah, rumahsakit, membuka lapangan kerja, membawa bahan pangan, membangun industri sampai ke daerah tertinggal," ucap Gubernur.
Konektifitas menjadikan pusat pusat industri dan pemukiman menurunkan biaya angkut dan logistik serta pemerataan pembangunan dengan penekanan pada layanan transportasi keperintisan selain angkutan masal di perkotaan menjadi semakin layak dengan integrasi antar moda angkutan.
Pada saat yang sama, lanjut Gubernur, transformasi teknologi digital dalam pengawasan transoprtasi harus menjadikan perjalanan lebih selamat, kepatuhan dan sistem logistik lebih baik dengan sumberdaya manusia yang berintegritas, peduli pada pelayanan.
Gubernur dalam kesempatan tersebut juga menyebutkan keprihatinan atas musibah transportasi yang terjadi akhir akhir ini dengan mengingatkan faktor keselamatan maupun distribusi logistik saat bencana terjadi sekaligus memberikan apresiasi penghargaan atas pengabdian insan perhubungan dalam memastikan layanan publik ini berjalan lancar di darat, laut dan udara.
"Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat dan keselamatan yang dirasakan oleh masyarakat", ujarnya dengan menambahkan bahwa, sepanjang bulan September ini resmi menjadi momentum membangun budaya keselamatan transportasi yang lebih kuat.
Dalam apel Hari Perhubungan Nasional tersebut juga dilakukan penyerahaan penghargaan kepada sejumlah perusahaan layanan transportasi di NTB yang ikut berpartisipasi dalam penyaluran logistik bantuan gempa di NTT beberapa waktu lalu dan penghargaan kepada sejumlah ASN lingkup Pemprov yang telah memasuki purna tugas.
Redaksi |
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono membenarkan adanya pertemuan tertutup para ketua umum partai koalisi pemerintah untuk membahas sejumlah klausul dalam draf revisi UU Pemilu.
Dalam pertemuan tersebut, Gerindra diwakili Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Sugiono menyebut pertemuan itu dihadiri oleh ketua umum partai yang tergabung dalam koalisi pemerintah, tanpa kehadiran perwakilan PDI Perjuangan.
"Kemarin beberapa ketua umum partai berkumpul. Partai Gerindra waktu itu diwakili oleh Pak Dasco selaku Ketua Harian," ujar Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (16/9/2026).
Sugiono mengatakan salah satu kesepakatan yang mulai terbentuk adalah menaikkan parliamentary threshold menjadi 5 persen. Menurutnya, Gerindra bersama sejumlah partai lain seperti Golkar, PKS, dan PKB memiliki pandangan yang sama terkait perubahan tersebut.
Ia menjelaskan, kenaikan ambang batas parlemen diarahkan untuk menciptakan sistem pemilu yang lebih efektif dan efisien, sekaligus tetap mempertahankan prinsip proporsionalitas suara pemilih.
Pembahasan revisi UU Pemilu disebut masih akan berlanjut melalui pertemuan lanjutan sebelum draf resmi dibahas di Komisi II DPR RI.
Wacana perubahan ambang batas parlemen ini muncul setelah Putusan MK Nomor 116/PUU-XXI/2023 yang menyatakan aturan parliamentary threshold 4 persen inkonstitusional bersyarat dan meminta pembentuk undang-undang melakukan revisi sebelum Pemilu 2029.
Dalam putusan tersebut, MK memberikan sejumlah parameter, di antaranya perlunya aturan yang berkelanjutan, menjaga proporsionalitas suara rakyat, mendukung penyederhanaan partai politik, diselesaikan sebelum tahapan Pemilu 2029, serta melibatkan partisipasi publik secara bermakna.(Sekjend MDG)
Menu yang disiapkan terdiri atas nasi putih sebagai sumber karbohidrat, nila goreng sebagai sumber protein, serta tumis wortel, kol dan kacang panjang sebagai pelengkap sayuran.
Selain itu, penerima manfaat juga mendapatkan tahu goreng dan buah semangka kuning sebagai bagian dari menu makanan yang disajikan.
Penyediaan menu tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus memberikan energi bagi penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
SPPG Bima Sape Parangina 1 melalui Dapur Adiba secara rutin menyiapkan menu makanan dengan memperhatikan keberagaman bahan pangan dan kandungan gizi dalam setiap sajian.(Team.MDG.03)
Di surat yang beredar itu, Musda Luar Biasa akan digelar pada tanggal 18 September 2026. Informasi tersebut tertuang dalam SK DPP Partai Demokrat Nomor 61/SK/DPP.PD/IX/2026 tentang penetapan jadwal Musda DPD Partai Demokrat NTB V melalui musyawarah luar biasa. Dokumen itu disebut ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron.
Ketua Plt. Partai Demokrat NTB, Letkol Inf. (Purn.) Si Made Rai Edi Astawa saat dikonfirmasi bahwa informasi Musda akan disampaikan oleh panitia.
”Penyampaian waktu Musda NTB secara resmi kepada umum/masyarakat akan disampaikan oleh Panitia SC Musda,” jawab Si Made Rai saat diwawancarai wartawan, Minggu (13/9).
Musda kali ini sepertinya menghadirkan duel antara dua politisi, Indra Jaya Usman (IJU) dan Hadi Gunawan. IJU adalah Ketua Partai Demokrat sebelumnya yang dinonaktifkan karena kasus dugaan dana siluman di DPRD NTB. Pada akhirnya kasus ini selesai dan IJU dinyatakan tidak bersalah. " Mayoritas menginginkan IJU kembali memimpin. Itu suara bawah," ungkap salah satu sumber internal Partai Demokrat NTB.
Kini IJU dikabarkan tengah getol membangun komunikasi dengan elit Demokrar di Jakarta. " Ini kan soal restu pusat saja. Siapa yang didukung pusat ya dialah terpilih," ungkapnya.
Selanjutnya adalah Hadi Gunawan, mantan Kapolda NTB yang tengah berusaha merambah dunia politik. Salah satu pendukung dan orang dekat Hadi, Syaiful Hadi, mengatakan Hadi Gunawan tetap maju di Musda mendatang. " Kita masih solid," ungkap Syaiful.
Oleh beberapa pihak, Hadi Gunawan menargetkan bisa memegang kendaraan politik sebagai sarana maju di arena Pilkada mendatang.
Ada satu nama lagi yang muncul yakni H. Lalu Winengan. Tapi nama terakhir ini tidak terlalu menggema. Winengan saat ini masih tercatat sebagai ASN. Ia menjabat sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat. Di luar status ASN, Winengan adalah Koordinator Presidium MW KAHMI NTB.(Sekjend MDG)
Konektivitas wilayah bukan sekadar urusan infrastruktur jalan dan aspal, melainkan jembatan kehidupan yang mempertemukan keluarga, membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi, hingga mendistribusikan bahan pangan dari desa ke kota.
Pesan mendalam ini disampaikan oleh Gubernur NTB, H. L. Muhamad Iqbal, saat memimpin Apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional di Lapangan Bumi Gora, Kamis (17/09).
Mengusung tema "Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju", Gubernur menekankan pentingnya transportasi yang aman, nyaman, dan terintegrasi. Selain itu, digitalisasi transportasi dan budaya keselamatan harus terus dibangun demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.