Partai Demokrat Gelar Musda KeV - Media Dinamika Global

Rabu, 16 September 2026

Partai Demokrat Gelar Musda KeV


Mataram, Media Dinamika Global.id.-- Partai Demokrat NTB akan segera menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V. Di media sosial, ada beredar salinan dokumen SK panitia Musda yang ditetapkan oleh DPP. Di internal ada beberapa nama mengemuka menjadi ketua partai berlambang Mercy ini. Dua nama itu adalah Indra Jaya Usman (IJU) dan Hadi Gunawan.

Di surat yang beredar itu, Musda Luar Biasa akan digelar pada tanggal 18 September 2026. Informasi tersebut tertuang dalam SK DPP Partai Demokrat Nomor 61/SK/DPP.PD/IX/2026 tentang penetapan jadwal Musda DPD Partai Demokrat NTB V melalui musyawarah luar biasa. Dokumen itu disebut ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron.

Ketua Plt. Partai Demokrat NTB, Letkol Inf. (Purn.) Si Made Rai Edi Astawa saat dikonfirmasi bahwa informasi Musda akan disampaikan oleh panitia.

‎”Penyampaian waktu Musda NTB secara resmi kepada umum/masyarakat akan disampaikan oleh Panitia SC Musda,” jawab Si Made Rai saat diwawancarai wartawan, Minggu (13/9).

Musda kali ini sepertinya menghadirkan duel antara dua politisi, Indra Jaya Usman (IJU) dan Hadi Gunawan. IJU adalah Ketua Partai Demokrat sebelumnya yang dinonaktifkan karena kasus dugaan dana siluman di DPRD NTB. Pada akhirnya kasus ini selesai dan IJU dinyatakan tidak bersalah. " Mayoritas menginginkan IJU kembali memimpin. Itu suara bawah," ungkap salah satu sumber internal Partai Demokrat NTB.

Kini IJU dikabarkan tengah getol membangun komunikasi dengan elit Demokrar di Jakarta. " Ini kan soal restu pusat saja. Siapa yang didukung pusat ya dialah terpilih," ungkapnya.

Selanjutnya adalah Hadi Gunawan, mantan Kapolda NTB yang tengah berusaha merambah dunia politik. Salah satu pendukung dan orang dekat Hadi, Syaiful Hadi, mengatakan Hadi Gunawan tetap maju di Musda mendatang. " Kita masih solid," ungkap Syaiful.

Oleh beberapa pihak, Hadi Gunawan menargetkan bisa memegang kendaraan politik sebagai sarana maju di arena Pilkada mendatang. 

Ada satu nama lagi yang muncul yakni H. Lalu Winengan. Tapi nama terakhir ini tidak terlalu menggema. Winengan saat ini masih tercatat sebagai ASN. Ia menjabat sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat. Di luar status ASN, Winengan adalah Koordinator Presidium MW KAHMI NTB.(Sekjend MDG)

Comments