Senin, 21 September 2026
Sosok Sudirman Rela cuti Jabatan Pendamping Desa Selama Beberapa Tahun Demi Mengemban Misi Besar untuk Membangun Desa Doridungga Tercinta
Donggo, Media Dinamika Global.id.-- Di sebuah desa yang terletak di balik bukit tinggi, bernama Desa Doridungga, semua orang mengenal Bapak Sudirman. Selama beberapa tahun, beliau mengabdi sebagai Kepala Urusan pendamping Desa. Posisinya mapan, kerjanya nyata, dan yang paling penting, masa jabatannya masih tersisa enam tahun penuh—sebuah zona nyaman yang diimpikan banyak orang di birokrasi desa.
Namun, sebuah keputusan besar tiba-tiba menghebohkan jagat Doridungga.
Bapak Sudirman memilih mundur dari jabatannya. Bukan karena beliau lelah, bukan pula karena ada konflik. Keputusan itu murni lahir dari panggilan jiwa yang lebih besar.
Tentu Langkah mundurnya memicu kasak-kusuk di kedai kopi hingga pematang sawah. Banyak warga bertanya-tanya, "Mengapa melepaskan posisi yang sudah pasti demi sesuatu yang belum tentu?"Bagi Bapak Sudirman, jawabannya sangat sederhana: ini bukan tentang mengejar jabatan yang lebih tinggi, melainkan tentang mengabdi secara lebih nyata dan memastikan keberlanjutan masa depan Desa Doridungga.
Selama menjadi pendamping desa Doridungga kecamatan donggo, Bapak Sudirman S.Sos, melihat dari dekat setiap denyut nadi kehidupan warga. Beliau tahu betul potensi pertanian yang belum maksimal, hingga mimpi anak-anak muda Oitui yang ingin desanya lebih maju. Beliau sadar, ruang geraknya sebagai calon Kades memiliki batasan. Untuk membawa perubahan besar yang berkelanjutan, ia harus berani mengambil tanggung jawab yang lebih besar: salah satunya ialah menjadi Kepala Desa Doridungga.
Pengorbanan melepaskan enam tahun sisa jabatan adalah bukti nyata bahwa bagi Bapak Sudirman, kesejahteraan Oitui berada di atas kepentingan pribadinya. Beliau tidak sedang mencari kekuasaan,tidak mencari uang, melainkan ruang yang lebih luas untuk melayani,merangkul dan bebuat tanpa pamrih untuk masyarakat Doridungga Tercinta.
Beliau ingin memastikan bahwa program-program baik yang sudah berjalan tidak berhenti di tengah jalan, melainkan berlanjut dan berkembang demi anak masyarakat Doridungga.
Kini, langkah Bapak Sudirman S.Sos, menuju kursi kepala desa bukan lagi tentang ambisi politik. Ini adalah sebuah gerakan ketulusan, sebuah janji pengabdian tanpa batas, untuk membawa Desa Doridungga menjadi desa yang mandiri, maju, dan sejahtera.
Sebab bagi Bapak Sudirman, pemimpin sejati tidak diukur dari seberapa lama ia menduduki jabatan, melainkan seberapa besar ia berani berkorban demi kemaslahatan orang banyak.
Dengan Nawacita Doridungga MAKATAHO Bapak Sudirman secara Lahir Batin Ingin berjuang ,mengabdi secar tulus ikhlas kepada masyarakat Desa Doridungga kecamatan donggo.(Tim MDG)
BPJS Ketenagakerjaan Bima Bayarkan Klaim Rp294 Juta, Perlindungan Akan Diperluas ke Seluruh Kelurahan
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Bima tidak hanya diperluas dari sisi jumlah kepesertaan. Manfaat program tersebut juga mulai dirasakan masyarakat melalui pembayaran klaim kepada peserta yang mengalami risiko kecelakaan kerja maupun musibah kematian.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bima, Erlangga Priadi Jomantara, SE, mengatakan sepanjang periode berjalan pihaknya telah menyalurkan manfaat klaim sebesar Rp294 juta.
"Manfaat klaim telah disalurkan sebesar Rp294.000.000," kata Erlangga dalam kegiatan Sosialisasi Manfaat Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan penyerahan kartu kepesertaan bagi petani tembakau dan pekerja rentan di Aula SMA Negeri 4 Kota Bima, Senin, 21 September 2026.
Menurut dia, manfaat tersebut berasal dari tujuh kasus yang diajukan peserta. Lima kasus telah selesai dibayarkan, sementara dua kasus lainnya masih dalam proses verifikasi dan penyelesaian.
Manfaat klaim tersebut diterima peserta dari sejumlah kelompok pekerja, di antaranya pekerja waspada, RT/RW, kader posyandu, imam dan marbot yang mengalami risiko kerja maupun musibah duka cita.
Erlangga mengatakan pembayaran manfaat klaim menjadi salah satu bukti pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan jaminan sosial, kata dia, tidak berhenti pada kepemilikan kartu peserta, tetapi harus memberikan manfaat nyata ketika pekerja menghadapi risiko.
"Hal ini menjadi bukti bahwa kehadiran jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga pekerja ketika menghadapi risiko sosial dan ekonomi," ujarnya.(Redaksi MDG)
Luar basa. ‼️ Pembangunan Bangunan Kios Diatas Jaringan Aliran Air Sekunder Pasar Minggu Kampung Gedung Karya Jitu Diduga Kangkangi Peraturan Daerah ( Perda) Kabupaten Tulang Bawang Dan Permen PUPR, Bupati dan Wakil Bupati Diharapkan Bertindak.
Anggota DPRD Provinsi NTB, Abdul Rauf Fraksi Partai Demokrat Mengucapkan
SELAMAT DIES NATALIS KE 19 STKIP TAMAN SISWA BIMA.
Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sembilan belas tahun adalah perjalanan panjang dalam mengabdikan diri untuk pendidikan, ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan masa depan generasi muda.
Saya memiliki kedekatan tersendiri dengan Taman Siswa Bima, terutama melalui persahabatan yang telah terjalin cukup lama dengan Dr. Ibnu Khaldun, Ketua STKIP Taman Siswa Bima.
Dari perjalanan persahabatan tersebut, saya melihat bagaimana semangat, pemikiran, dan pengabdian terhadap dunia pendidikan terus dirawat dan dikembangkan.
Karena itu, pada momentum Dies Natalis ke-19 ini, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh keluarga besar
STKIP Taman Siswa Bima—pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan seluruh civitas akademika.
Semoga STKIP Taman Siswa Bima semakin maju, semakin kuat, dan terus melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Bima dan NTB.
Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas
BIMA.NTB.Media Dinamika Global .id— Babinsa Koramil 1608-03/Sape secara serentak melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di sejumlah desa binaan, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Di Desa Parangina, Kecamatan Sape, Serda Aladin melaksanakan Komsos bersama warga sekitar pukul 09.00 Wita. Dalam pertemuan tersebut, ia membahas berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Serda Aladin mengimbau warga agar persoalan yang masih dapat diselesaikan secara kekeluargaan hendaknya diupayakan melalui musyawarah. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah persoalan berkembang menjadi konflik maupun berlanjut ke jalur hukum.
Sementara itu, Babinsa Desa Naru, Kecamatan Sape, Sertu Syarif Hidayat, melaksanakan Komsos sekitar pukul 09.30 Wita. Ia mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, menjaga hubungan baik dengan tetangga, serta membangun komunikasi yang harmonis antarwarga.
Sertu Syarif juga mengingatkan para orang tua untuk memberikan perhatian dan pengawasan kepada anak-anak agar terhindar dari berbagai perbuatan yang melanggar hukum yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.
Kegiatan serupa dilakukan Sertu Jafar selaku Babinsa Desa Melayu, Kecamatan Lambu. Dalam Komsos yang berlangsung sekitar pukul 09.40 Wita tersebut, ia memberikan penekanan mengenai pentingnya menjaga Kamtibmas serta membangun komunikasi yang baik antarwarga.
Sertu Jafar mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi suatu persoalan. Warga diminta segera melaporkan permasalahan kepada pihak terkait sehingga dapat ditangani bersama secara cepat dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Di Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Serka Sahlan, Babinsa Desa Lanta Barat sekaligus anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, juga melaksanakan Komsos sekitar pukul 09.50 Wita.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Sahlan mengajak warga untuk senantiasa menjaga Kamtibmas, meningkatkan kepedulian sosial, serta membiasakan sikap saling membantu dan tolong-menolong di lingkungan tempat tinggal.
Ia juga mendorong masyarakat agar setiap persoalan yang muncul di tengah lingkungan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat, sehingga tercipta suasana yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan Komsos yang dilakukan para Babinsa tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan. Melalui komunikasi yang aktif, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diketahui dan ditangani sejak dini.(Team.MDG.03)







