Media Dinamika Global

Jumat, 11 September 2026

Sekda Kota Bima Hadiri Perkuat Sinergi Wujudkan RSUD Berkualitas Lewat Rakor Quick Win


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima menggelar Rapat Koordinasi Pemantauan Pelaksanaan Quick Win/PHTC Peningkatan RSUD Kota Bima di Aula Parenta Kantor Wali Kota Bima. kamis(10/9/26). 

Kegiatan ini berlangsung secara hybrid dan terhubung melalui Zoom bersama Kementerian Kesehatan RI.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., serta dihadiri Asisten Deputi Peningkatan Sumber Daya Kesehatan Kemenko PMK, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PUPR, BKPSDM, DLH, Kadis Kominfotik, Dinas Tenaga Kerja, Direktur RSUD Kota Bima, Kabag Organisasi, dan sejumlah OPD terkait.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk mendukung penuh operasional RSUD baru sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Kementerian Kesehatan atas dukungan pembangunan RSUD Kota Bima.

“Kami berkomitmen menyiapkan SDM yang kompeten, peralatan medis, dan seluruh kebutuhan pendukung agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan terbaik tanpa harus dirujuk ke luar daerah", tegas Sekda.

Sementara itu, Asisten Deputi Kemenko PMK mengapresiasi progres pembangunan RSUD Kota Bima dan dukungan pemerintah daerah dalam mempersiapkan operasional rumah sakit.Rapat juga membahas pemenuhan fasilitas sesuai standar PHTC serta kesiapan sarana pelayanan.

Perwakilan Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya penyusunan formasi tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, yang akan dipenuhi melalui mekanisme rekrutmen sesuai ketentuan. Selain itu, kebutuhan alat kesehatan dan sarana penunjang akan ditindaklanjuti secara bertahap sesuai regulasi.

Melalui rakor ini, Pemerintah Kota Bima dan pemerintah pusat memperkuat sinergi untuk memastikan RSUD Kota Bima siap memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.(Sekjend MDG)

Tim BRIDA: Empat Putra-Putri Kota Bima Terima Beasiswa Merdeka Bhakti di IIK Bhakti Wiyata Kediri


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Empat putra-putri asal Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, resmi menerima Beasiswa Merdeka Bhakti dari Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kediri untuk tahun angkatan 2026. Serah terima mahasiswa penerima beasiswa berlangsung di Kampus IIK Bhakti Wiyata Kediri, Rabu, 9 September 2026.

Prosesi tersebut dilakukan Rektor IIK Bhakti Wiyata Kediri, Prof. Dr. apt. Muhamad Zainuddin, bersama perwakilan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima, Asryadin, S.St., SKM., M.Si. dan Jumratul Nurhidayah, S.Kep., Ns., M.Kep.

Keempat mahasiswa itu adalah Syafinna Anugrah Nabila yang menempuh S1 Psikologi, Nur Widya Sahna Latifa pada program S1 Administrasi Rumah Sakit, Mariza Salsabilla pada D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, serta Inas Mutinafisa pada S1 Keperawatan.

Pemberian beasiswa tersebut menjadi bagian dari kerja sama antara Pemerintah Kota Bima dan IIK Bhakti Wiyata Kediri di bidang pendidikan. Kolaborasi itu juga diarahkan untuk memperkuat kerja sama dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Bagi Kota Bima, program tersebut membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda untuk mendalami bidang kesehatan dan ilmu sosial terapan. Pemerintah daerah berharap keahlian yang diperoleh para penerima beasiswa nantinya dapat dibawa pulang dan dimanfaatkan untuk memperkuat pembangunan daerah.

Wali Kota Bima melalui tim BRIDA menyampaikan apresiasi kepada Rektor IIK Bhakti Wiyata Kediri beserta jajarannya yang telah memberikan kesempatan pendidikan bagi putra-putri Kota Bima.



Pemerintah Kota Bima juga meminta para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Mereka diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membawa kompetensi yang diperoleh untuk berkontribusi terhadap peningkatan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Bima.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Kami berharap para mahasiswa nantinya kembali dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bima, khususnya dalam pelayanan kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” demikian pesan Wali Kota Bima melalui tim BRIDA.(Sekjend MDG)

Cegah Api Meluas, Brimob Riau Sigap Tangani Karhutla di Siak


Siak - Satuan Brimob Polda Riau menunjukkan kesiapsiagaan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Siak. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam merespons potensi Karhutla sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sabtu (12/09/2026)

Kegiatan penanganan Karhutla di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.

Pemadaman tersebut dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Adi Wibawa, S.I.K. Kehadiran pimpinan bersama personel di lapangan menjadi bentuk keseriusan Brimob Polda Riau dalam memastikan setiap potensi Karhutla dapat ditangani secara cepat dan terukur.

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Adi Wibawa, S.I.K., menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menghadapi ancaman Karhutla. Menurutnya, respons cepat di lapangan merupakan bagian penting dalam mencegah potensi kebakaran berkembang dan berdampak lebih luas.

“Kesiapsiagaan dan respons cepat menjadi hal utama dalam penanganan Karhutla. Kami memastikan personel siap melaksanakan tugas di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan sesuai situasi,” ujar Dansat Brimob Polda Riau.

Kesiapsiagaan Brimob Polda Riau dalam penanganan Karhutla menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di lapangan, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta turut menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Riau.

Realisasi (PAD) Sektor Pariwisata Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kota Bima hingga pertengahan 2026 baru mencapai 28 persen dari target Rp1,269 miliar. Capaian ini berasal dari lima jenis retribusi yang dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima, dengan kontribusi yang belum merata antarpos penerimaan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima, Sukarno, S.H., menyebut kondisi tersebut masih tergolong wajar karena tahun anggaran baru berjalan setengah periode. Namun ia menegaskan, performa tiap komponen retribusi menunjukkan capaian yang berbeda-beda.

“Target PAD tahun 2026 sebesar Rp1,269 miliar. Realisasi saat ini masih sekitar 28 persen. Tetapi dari 28 persen ini ada elemen komponen lima ini yang kita capai sudah ada yang 45 persen dan 40 persen,” paparnya pada Sabtu (12/9/2026).

Dari rincian yang ada, retribusi tempat penginapan, villa, dan pesanggrahan dengan target Rp502,45 juta baru terealisasi Rp62,05 juta atau 12,35 persen. Retribusi tempat kegiatan usaha dari target Rp69 juta sudah mencapai Rp21,45 juta atau 31,09 persen. Retribusi penyediaan tempat parkir di luar badan jalan tercatat Rp58,032 juta dari target Rp141,6 juta atau 40,98 persen.

Retribusi pelayanan tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga menjadi salah satu yang tertinggi dengan capaian Rp220,548 juta dari target Rp489,1 juta atau 45,09 persen. Sementara retribusi pemanfaatan aset daerah masih sangat rendah, baru Rp500 ribu dari target Rp67,82 juta atau 0,74 persen.

Sukarno menegaskan masih ada waktu untuk mengejar target hingga akhir tahun anggaran. “Ini rendah karena sekarang baru masuk periode hampir semester pertama, masih ada sisa waktu, dan akan kita genjot disisa waktu sampai akhir tahun,” katanya.

Meski belum optimal, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025, terdapat tren peningkatan PAD sektor pariwisata. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal perbaikan kinerja, meski beberapa pos retribusi masih perlu penguatan.

Di sisi lain, Pantai Lawata sebagai destinasi utama mencatat kenaikan kunjungan signifikan. Data Januari hingga Mei 2026 menunjukkan seluruh kategori pengunjung mengalami peningkatan. Wisatawan dewasa naik dari 38.317 menjadi 52.320 orang, anak-anak dari 7.244 menjadi 11.885 orang. Kendaraan roda dua meningkat dari 14.574 menjadi 20.269 unit, sedangkan roda empat dari 2.673 menjadi 3.302 unit.

Kenaikan tersebut turut mendorong peningkatan pendapatan retribusi kunjungan. Namun dampaknya terhadap PAD secara keseluruhan masih belum maksimal. (Sekjend MDG)

Digitalisasi Pariwisata Lawata Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Di era modern yang serba terkoneksi, pariwisata tidak lagi berdiri sebagai sektor yang bersifat konvensional, melainkan telah bertransformasi menjadi ekosistem digital yang dinamis. Digitalisasi dalam pariwisata tidak hanya dimaknai sebagai penggunaan media sosial untuk promosi, tetapi lebih jauh sebagai sebuah sistem terintegrasi yang menghubungkan seluruh tahapan perjalanan wisatawan mulai dari tahap inspirasi, perencanaan, pemesanan, pengalaman di destinasi, hingga berbagi cerita setelah perjalanan selesai. Dengan kata lain, teknologi telah menjadi “jembatan tak kasat mata” yang menghubungkan destinasi dengan wisatawan secara real-time dan tanpa batas geografis.

Dalam buku Digitalisasi Tourism, dijelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah paradigma industri pariwisata secara fundamental, tidak hanya dalam aspek pemasaran, tetapi juga dalam pengelolaan destinasi dan penciptaan pengalaman wisata yang lebih personal dan berbasis data (Surya Afnarius et al., 2024). Wisatawan masa kini tidak lagi bergantung pada brosur atau agen perjalanan konvensional, melainkan aktif mencari informasi melalui internet, membaca ulasan pengguna lain, membandingkan harga secara online, bahkan menentukan pilihan destinasi berdasarkan tren digital yang berkembang. Fenomena ini menunjukkan bahwa keputusan wisatawan kini sangat dipengaruhi oleh ekosistem digital yang membentuk persepsi dan ekspektasi mereka.

Bagi Kota Bima, digitalisasi menghadirkan peluang strategis yang sangat besar untuk meningkatkan daya saing destinasi. Dengan memanfaatkan teknologi digital, Kota Bima dapat memperluas jangkauan promosi hingga ke pasar internasional tanpa harus bergantung sepenuhnya pada metode promosi tradisional yang cenderung mahal dan terbatas. Platform seperti Instagram, YouTube, dan TikTok dapat menjadi etalase virtual yang menampilkan keindahan Pantai Lawata, eksotisme kawasan pesisir, serta kekayaan budaya lokal secara visual dan emosional. Konten berupa video pendek, storytelling digital, hingga pengalaman wisata berbasis narasi dapat menciptakan daya tarik yang kuat dan viral.

Lebih dari sekadar promosi, digitalisasi juga memungkinkan peningkatan kualitas layanan wisata. Misalnya, pengembangan sistem reservasi online untuk tiket masuk, penginapan, atau paket wisata lawata akan memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam merencanakan perjalanan mereka. Selain itu, penerapan teknologi seperti QR code di lokasi wisata dapat digunakan untuk memberikan informasi interaktif mengenai sejarah, budaya, atau potensi lokal suatu destinasi. Bahkan, konsep digital tour guide atau pemandu wisata berbasis aplikasi dapat menghadirkan pengalaman yang lebih fleksibel, personal, dan informatif bagi wisatawan lawata kota Bima.(Sekjend MDG)

SMAN 2 Kota Bima Menunaikan Sholat Jum'at dan Mengikuti Kajian Islam



Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Jumat kembali menjadi hari yang istimewa di SMAN 2 Kota Bima. Di hari yang penuh berkah itu, denyut kehidupan keagamaan sekolah berlangsung serentak. Siswa menunaikan Shalat Jumat di Masjid Nurul Iman SMANDU, sementara Siswi mengikuti Kajian Islam di Aula SMAN 2 Kota Bima, Jum'at 11 September 2026.

Dua tempat, dua aktivitas, namun satu tujuan: menumbuhkan iman, memperkuat ketakwaan, dan menjadikan agama bukan sekadar pengetahuan, melainkan cahaya yang menuntun langkah dalam kehidupan.

SISWA MENUNAIKAN IBADAH SHOLAT JUM'AT BERJAM'AH 

Di Masjid Nurul Iman, suasana Jumat terasa khidmat. Siswa dan guru laki-laki SMAN 2 Kota Bima berkumpul menunaikan kewajiban Salat Jumat secara berjamaah. Rangkaian pelaksanaan Sholat Jumat dipercayakan kepada sejumlah petugas. Muadzin I adalah siswa M. Deni, sedangkan Muadzin II dipercayakan kepada Pak Syahril, S.Pd.I. Bertindak sebagai Imam, Pak Afrudin, M.Pd, sementara Pak Idhar, S.Pd dipercaya menyampaikan khutbah Jumat. Dalam khutbahnya, Idhar, S.Pd mengangkat tema tentang “Muslim dengan Cobaan Hidupnya.”

Khutbah mengajak jamaah untuk memahami bahwa perjalanan seorang Muslim tidak selalu berada di jalan yang datar. Ada kalanya kehidupan menghadirkan ujian, kesulitan, kegagalan, maupun berbagai persoalan yang menguji kesabaran dan keteguhan hati. Cobaan bukan semata-mata pertanda bahwa seseorang sedang berada dalam kesulitan, tetapi dapat menjadi bagian dari proses untuk menguatkan keimanan dan mendewasakan diri. Karena itu, seorang Muslim dituntut untuk menghadapi setiap ujian dengan sabar, ikhtiar, doa, dan tetap berserah diri kepada Allah SWT.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap ujian selalu ada pelajaran. Di balik kesulitan terdapat ruang untuk bertumbuh, sementara di balik kesabaran tersimpan nilai ketakwaan.

SISWI MENIMBA HIKMAH DI AULA 

Sementara itu, di tempat yang berbeda, kaum Hawa SMAN 2 Kota Bima tidak kalah khidmat mengikuti kegiatan keagamaan. Para siswi berkumpul di Aula SMAN 2 Kota Bima untuk mengikuti Kajian Islam.

Kegiatan tersebut dibina oleh Pembina Keagamaan SMAN 2 Kota Bima. Kajian menjadi ruang bagi para siswi untuk menambah wawasan keislaman, memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai agama, sekaligus melakukan refleksi terhadap kehidupan sehari-hari.

Suasana kajian berlangsung sebagai ruang belajar yang tidak hanya menghadirkan pengetahuan, tetapi juga mengajak para siswi untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam sikap dan perilaku.

Dengan demikian, Jumat di SMAN 2 Kota Bima bukan sekadar pergantian hari dalam kalender sekolah. Ia menjelma menjadi ruang pembinaan karakter—ketika siswa menundukkan kepala dalam khusyuknya Sholat Jumat, sementara siswi membuka hati dan pikiran melalui kajian Islam.

SATU JUM'AT, SATU SEMANGAT KEBAIKAN

Pelaksanaan kegiatan keagamaan secara serentak tersebut menunjukkan komitmen SMAN 2 Kota Bima dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik. Sebab, sekolah bukan hanya tempat untuk menajamkan akal, tetapi juga tempat untuk melembutkan hati.



Dari Masjid Nurul Iman hingga Aula sekolah, dari lantunan azan hingga untaian hikmah kajian, Jumat di SMAN 2 Kota Bima kembali mengajarkan satu hal sederhana: ILMU MEMBERI ARAH, IMAN MEMBERI CAHAYA, dan AKHLAK MENJADI BUKTI DARI KEDUANYA. (Sekjend MDG)

Dukung Petani dan Peternak Maju Senator Mirah Dorong Pemkab Lombok Utara Tambah Subsidi Bunga


Lombok, Media Dinamika Global.id.--- Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menambah alokasi anggaran Program Subsidi Bunga Pinjaman pada tahun anggaran mendatang.

Dorongan ini disampaikan menyusul tingginya antusiasme masyarakat terhadap program pembiayaan produktif tersebut. Penyerapan anggaran yang konsisten mencapai 100 persen dinilai menjadi indikator bahwa kebutuhan masyarakat terhadap akses permodalan dengan bunga terjangkau masih cukup tinggi.

Berdasarkan data program, pagu subsidi bunga di Lombok Utara mengalami perubahan sejak 2022. Pada 2022, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp750 juta, kemudian meningkat menjadi Rp1 miliar pada 2023 dan mencapai Rp1,5 miliar pada 2024.

Pada 2025 dan 2026, pagu kembali berada di angka Rp1 miliar. Meski mengalami penyesuaian, anggaran subsidi bunga tersebut disebut terus terserap penuh setiap tahun.

Senator Mirah menilai capaian penyerapan tersebut tidak seharusnya hanya dilihat sebagai keberhasilan administratif. Lebih jauh, program tersebut harus mampu mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat, khususnya petani, peternak, serta pelaku usaha produktif lainnya.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar pinjaman tersalurkan 100 persen. Yang lebih penting adalah bagaimana pembiayaan itu meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan kemandirian ekonomi masyarakat. Petani dan peternak harus menjadi pelaku utama pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Mirah melalui keterangan tertulis Jum’at (11/9