Media Dinamika Global

Senin, 07 September 2026

Baru 40 Hari Menjalankan Tugas, Arsyad Konsisten Bangun Lingkungan Sekolah Yang Aman dan Nyaman.


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Selain fokus pada koridor tugas administratif Kepala sekolah juga memegang peran krusial sebagai inovator dalam merancang lingkungan sekolah yang indah tertib dan nyaman, yang tentunya sangat memengaruhi motivasi belajar siswa serta kenyamanan guru.

Hal itu disampaikan Kepala SDN Penapali, Arsyad, S.Pd., kepada media ini di ruang kelas SDN Penapali, Senin (07/09/26). Ia mengatakan, program yang telah direncanakan harus dijalankan secara konsisten agar membawa perubahan bagi sekolah.

“Tidak ada hari tanpa kerja. Apa yang menjadi program harus berjalan,” ujar Arsyad.

Menurutnya, kemajuan sekolah tidak hanya diukur dari aspek akademik. Jika peningkatan akademik membutuhkan proses panjang, maka aspek nonakademik juga harus menjadi perhatian, terutama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, tertib, dan nyaman bagi siswa maupun guru.

Ia berharap SDN Penapali ke depan dapat menjadi sekolah yang memiliki daya tarik dan menjadi kebanggaan masyarakat.

“Dari segi nonakademik, dari lingkungan sekolahnya, saya ingin sekolah di Penapali ini menjadi ikon Kabupaten Bima. Mulai dari keindahan, ketertiban dan lainnya. Niat saya, SD Penapali menjadi ikon,” katanya.

Arsyad mengungkapkan, dirinya baru sekitar 40 hari menjalankan tugas sebagai Kepala SDN Penapali. Ia mulai aktif bekerja setelah pelantikan pada sekitar 22 Juli 2026, meski terdapat jeda beberapa hari sebelum mulai bertugas di sekolah tersebut.

Sejak pertama datang, ia mengaku langsung melihat berbagai potensi yang dapat dikembangkan. Salah satunya adalah penataan lingkungan sekolah agar terlihat lebih baik dan representatif.

Ia juga berharap adanya dukungan pemerintah melalui program bantuan pembangunan dan peningkatan sarana prasarana sekolah. Salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat direalisasikan adalah paving block untuk lingkungan sekolah.

“Kalau ada bantuan pemerintah terkait biaya dan pembangunan, insyaallah semakin hebat sekolah Penapali ini. Mudah-mudahan tahun 2027 bisa mendapatkan paving block untuk lingkungan sekolah,” harapnya.

Arsyad menegaskan, pihak sekolah akan terus melakukan upaya dan komunikasi dengan pemerintah untuk memperjuangkan peningkatan sarana prasarana sekolah, sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Saat ini, SDN Penapali memiliki sekitar 126 siswa, dengan jumlah tersebut masih didominasi siswa yang melanjutkan dari tahun sebelumnya.

Masa kepemimpinannya yang baru bukan menjadi alasan bagi Arsyad untuk membuat sekolah yang dipimpinnya menjadi lebih baik. Ia ingin SDN Penapali dibawah kepemimpinannya, tidak hanya berkembang dari sisi pembelajaran, tetapi juga mampu tampil sebagai sekolah yang bersih, tertata, indah, dan menjadi kebanggaan masyarakat Penapali, juga masyarakat Kabupaten Bima pada umumnya. (Tim MDG)

Muhammad Erwin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Memimpin Rapat KUA PPAS-P tahun 2026


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Jauh sebelumnya, banyak orang yang menilai bahwa beliau tidak mampu menjadi orang besar, karena tidak punya garis keturunan politik, hanya lahir dari keluarga sederhana dan lahir disalah satu desa yang paling ujung Barat wilayah Kabupaten Bima yaitu desa Boro kecamatan sanggar Kabupaten Bima.

Penilaian tersebut tidak membuat beliau patah semangat, melainkan stamina untuk membuktikannya dengan kerjasama, semangat dan saling percaya, untuk mendobrak sesuatu hal yang mustahil.

Kini semuanya dibuktikan, sesuatu hal yang dianggap mustahil mampu menjadi sebuah kenyataan, berkat kerjasama, semangat dan saling percaya yang dibangun bersama orang orang yang bersama beliau.

Tepat pada hari Senin 7 September 2026 beliau memimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bima tentang #Penjelasan Bupati Bima. KUA PPAS-P Tahun 2026.

"Muhammad Erwin"

Sekda dan Pemkot Bima Perkuat Pengelolaan JKN, Targetkan UHC dengan Tingkat Keaktifan Peserta di Atas 90 Persen


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima terus memperkuat komitmen dalam mendukung keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan Tingkat Kota Bima Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bima, Senin (7/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bima dan didampingi Plt. Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Kepala BKPSDM.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bima, I Gusti Ngurah Arie Mayanugraha, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penandatanganan terkait pengelolaan JKN di Kota Bima. Saat ini, cakupan kepesertaan JKN di Kota Bima telah berada di atas 98 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 87 persen.

Ia berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan sehingga Kota Bima pada tahun ini dapat memperoleh penghargaan Universal Health Coverage (UHC) pada tingkat yang lebih tinggi.

"Kami berharap tahun ini semoga Kota Bima dapat memperoleh penghargaan Universal Health Coverage, tidak hanya di tingkat madya," ujarnya.

Menurutnya, Forum Komunikasi dan Forum Kemitraan menjadi wadah untuk membahas berbagai hal terkait pelaksanaan Program JKN sekaligus memperkuat kemitraan, khususnya dengan fasilitas kesehatan.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bima yang selama ini telah memberikan kontribusi dan dukungan terhadap pelaksanaan Program JKN. Ia berharap peserta yang telah terdaftar dapat terus mempertahankan status kepesertaannya agar tetap aktif, dengan target keaktifan di atas 90 persen.

Sementara itu, Sekda Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus mendukung Program JKN sebagai bagian penting dalam memberikan jaminan akses pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.

Sekda menilai capaian cakupan kepesertaan di atas 98 persen merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Namun demikian, pemerintah tidak hanya berfokus pada jumlah masyarakat yang terdaftar, tetapi juga memastikan peserta tetap aktif sehingga dapat memanfaatkan layanan kesehatan ketika membutuhkan.

"Cakupan kepesertaan yang tinggi harus dibarengi dengan tingkat keaktifan yang tinggi pula. Karena tujuan utama program ini adalah memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan akses pelayanan kesehatan," ujarnya.

Sekda juga menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah dan sinergi bersama BPJS Kesehatan serta fasilitas kesehatan. Menurutnya, pengelolaan JKN membutuhkan komitmen bersama agar berbagai persoalan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan.

Ia berharap melalui forum komunikasi dan kemitraan tersebut, seluruh stakeholder dapat memperkuat integrasi data, meningkatkan kepatuhan dan keaktifan peserta, serta mencegah berbagai praktik yang dapat menghambat optimalisasi Program JKN.

"Pemerintah Kota Bima akan terus berkomitmen mendukung penyelenggaraan JKN. Kita berharap ke depan tingkat keaktifan peserta dapat meningkat di atas 90 persen dan Kota Bima dapat meraih capaian UHC yang lebih baik," pungkasnya.

GAKADA BIDOM Perkuat Komunikasi dengan Pemprov NTB untuk Kemajuan Pemuda dan Budaya


Mataram, Media Dinamika Global - Gabungan Kawula Muda Bima-Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok terus membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendorong kegiatan kepemudaan dan pelestarian budaya Bima-Dompu di NTB.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi pengurus GAKADA BIDOM Pulau Lombok bersama Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, di Ruang Kerja Wakil Gubernur NTB. Senin (7/9/26).

Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi sekaligus silaturahmi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam membahas sejumlah agenda kegiatan, khususnya program kepemudaan dan budaya Bima-Dompu di Provinsi NTB.

Ketua GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, S.Pd., SH, menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan organisasi diarahkan dalam memperkuat peran pemuda untuk ikut serta membangun kebersamaan, menjaga nilai-nilai budaya, serta memberikan kontribusi positif.

Menurut Arif, silaturahmi tersebut merupakan langkah penting dalam membuka ruang komunikasi dan membangun kerja sama yang lebih baik dengan Pemerintah Provinsi NTB.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, yang telah merespons baik kedatangan GAKADA BIDOM Pulau Lombok. Silaturahmi ini menjadi semangat bagi kami untuk bersama sama pemerintah provinsi membangun daerah,” ujar Arif.

Ia berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga berbagai kegiatan kepemudaan dan budaya Bima-Dompu dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, menyambut baik silaturahmi GAKADA BIDOM Pulau Lombok.

Umi Dinda, sapaan akrabnya, menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi NTB terhadap kegiatan kepemudaan dan budaya Bima-Dompu yang dilaksanakan secara positif, konstruktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Umi Dinda menilai pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah terutama menjaga persaudaraan, melestarikan budaya, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Pemerintah Provinsi NTB mendukung penuh kegiatan kepemudaan dan budaya Bima-Dompu yang dilaksanakan secara positif, konstruktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta daerah NTB” ujar Umi Dinda.

Umi Dinda berharap kedepannya GAKADA BIDOM Pulau Lombok terus melaksanakan kegiatan yang dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kontribusi pemuda di Provinsi NTB.

Ia juga mendorong agar komunikasi dan sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan.

Kata Umi Dinda, terbuka terhadap berbagai inisiatif kepemudaan dan budaya yang sejalan dengan pembangunan daerah serta memperkuat hubungan kekeluargaan masyarakat Bima-Dompu di NTB.

“Semoga kegiatan GAKADA BIDOM Pulau Lombok berjalan dengan lancar dan insyaallah nanti saya akan hadir pada saat kegiatan,” pungkasnya.

Kembali, Arif Kurniadin menegaskan, GAKADA BIDOM Pulau Lombok berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam kegiatan positif yang memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan kontribusi pemuda Bima-Dompu di NTB.

Menurutnya, dukungan dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam mendorong kegiatan organisasi agar semakin terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“GAKADA BIDOM Pulau Lombok berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam kegiatan positif yang memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan kontribusi pemuda Bima-Dompu di NTB,” tutupnya.

Redaksi |

Muhammad Erwin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Memimpin Rapat Paripurna Penjelasan Bupati Bima tentang KUA PPAS-P Tahun 2026


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB resmi menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD, Senin 7 September 2026.

Wakil ketua DPRD kabupaten bima Muhammad Erwin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 disusun berdasarkan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 serta berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah.

Menurutnya, perubahan kebijakan anggaran dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah, sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagaimana ketentuan bahwa pembahasan rancangan perubahan KUA – PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 disertai dengan dokumen pendukung yang dilaksanakan oleh DPRD dan bupati, dimana pembahasan tersebut dilakukan antara DPRD dengan tim anggaran pemerintah daerah. Rapat tersebut dihadiri Wakil Ketua PPP, Forkopimda, Sekda Kabupaten bima, Anggota DPRD, Kepala OPD, yang bertempat di ruang rapat paripurna DPRD kabupaten Bima, Senin (7/9/2026).

Dijelaskan wakil Ketua DPRD kabupaten Bima Muhamad Erwin, beberapa hari ini DPRD bersama tim anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten bima, mengadakan pembahasan rancangan perubahan KUA – PPAS APBD Tahun Anggaran 2026, dari hasil pembahasan tersebut telah mendapatkan persetujuan bersama. Rancangan perubahan KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2026, menjadi awal penyusunan perubahan APBD, tujuan dalam penetapan prioritas didalam KUA PPAS tersebut, yaitu terpenuhinya kebutuhan masyarakat yang dianggap paling penting dan paling luas jangkauannya, sehingga dapat digunakan dan dimanfaatkan secara ekonomis, efisien serta efektif, sekaligus mengurangi tingkat resiko dan ketidakpastian serta tersusunnya program dengan lebih realistis.

Bupati bupati Bima mengatakan, program prioritas Kabupaten bima sebagaimana dalam Sapta Karsa telah diselaraskan dengan Asta Cita program prioritas pemerintah pusat maupun NTB mendunia program prioritas Provinsi NTB agar arah pembangunan daerah tetap sinkron dengan kebijakan nasional dan Provinsi Nusa tenggara Barat.

“Setelah perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2026 ini disepakati, kami akan melanjutkan untuk penyusunan rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2026, dan akan segera kami sampaikan kepada DPRD untuk dilakukan pembahasan bersama” tutupnya.(Sekjend MDG)


Pemkab Bima Sampaikan Penjelasan Rancangan KUA-PPAS Perubahan TA. 2026


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Rapat Paripurna ke-2 DPRD Kabupaten Bima Masa Sidang III Tahun Sidang 2026 yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima Muh. Erwin, S.IP., M.IP yang didampingi Wakil Ketua III M. Nazarudin, SH Senin, (7/9/2026) membahas penyampaian penjelasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Bupati Bima yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Fatahullah S.Pd dalam pemaparannya di hadapan para anggota DPRD dan kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Bima menjelaskan rancangan anggaran Perubahan tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap dinamika pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 yang sedang berjalan. 

"Penyesuaan ini mencakup proyeksi pendapatan daerah, efisiensi belanja dan sinkronisasi program prioritas agar tetap sejalan dengan RPJMD Kabupaten Bima, yang diselaraskan dengan kapasitas fiskal terkini". Jelasnya.

Pada tahun ini, Kabupaten Bima memperoleh tambahan dana transfer yang cukup besar, di antaranya insentif fiskal sebesar Rp 2 milyar dari Kementerian Dalam Negeri atas prestasi sebagai peraih penghargaan terbaik kedua dalam pengendalian inflasi tingkat kabupaten/kota untuk wilayah Nusa Tenggara Maluku dan tambahan Dana Alokasi Umum dan penyaluran kurang bayar Dana Bagi Hasil sebesar Rp277 miliar.

Aspek lainnya yaitu pengalokasian kembali anggaran belanja daerah yang dilakukan secara proporsional dan terukur dengan tetap memprioritaskan pemenuhan layanan dasar serta peningkatan infrastruktur strategis yang berdampak langsung pada perputaran roda ekonomi warga.

Disamping itu, dilakukan penyesuaian pembiayaan daerah melalui pengelolaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya untuk menutup defisit anggaran dan membiayai program mendesak". Terang Fatahullah.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bima ini juga dalam penjelasannya di hadapan sidang paripurna memaparkan gambaran proyeksi komponen pendapatan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026, dimana pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 2,15 triliun.

Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar Rp 264,3 milyar dari PAD Rp 229,2 milyar, pendapatan transfer sebesar Rp 1.91 triliun dan lain-lain pendapatan Rp 8,94 milyar atau 14,01% dari APBD Murni 2026 sebesar Rp 1,88 triliun 

"Komponen belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2,21 triliun mengalami kenaikan Rp 231,7 milyar atau 11,66% dari APBD Murni 2026 sebesar Rp1,98 triliun. Komponen ini mencakup Belanja Operasi Rp1,789 triliun, Belanja Modal Rp129, 54 milyar, Belanja Tidak Terduga Rp 5,5 milyar dan Belanja Transfer Rp 293,71 milyar

Sementara, penerimaan pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp 68,41 milyar dan pengeluaran pembiayaan untuk penyertaan modal pemerintah daerah pada BUMD direncanakan tetap sebesar satu milyar rupiah.

Menutup pemaparannya, Fatahullah berharap melalui dukungan, masukan, dan saran konstruktif dari pimpinan serta segenap anggota dewan, pembahasan rancangan perubahan ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu demi kepentingan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima. (Tim MDG/ADV)

Luar Biasa ! Panitia Sukses Menggelar MTQ Ke-58 Tingkat Desa Simpasai Tahun 2026


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-58 titingkat Desa Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima resmi ditutup, Kamis, (03/09/26).

Kegiatan MTQ yang berlangsung di Gedung Serbaguna tersebut resmi ditutup oleh Camat Monta, juga turut hadir turut hadir dalam acara penutupan, Kepala Desa Simpasai, Ketua BPD Desa, Kepala KUA Kecamatan Monta, Ketua Panitia MTQ, Dewan Hakim, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa Simpasai, RT/RW, beserta warga masyarakat yang ikut memeriahkan penutupan MTQ tingkat Desa Simpasai.

Ketua Panitia MTQ Usman, SH dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Simpasai yang telah memberikan dukungan untuk pelaksanaan kegiatan MTQ tersebut. 

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat ikut mendukung terlaksananya kegiatan MTQ Ke-58 tingkat Desa Simpasai tahu 2026. Ia juga berharap nantinya untuk pelaksanaan MTQ yang akan datang lebih sukses dan meriah lagi.

"Tidak lupa saya ucapkan juga terima kasih kepada rekan-rekan panitia MTQ Desa Simpasai yang Ke-58, tanpa adanya kerja keras rekan-rekan yang saling bergotong royong dan bahu-membahu maka acara kita ini tidak akan sesukses seperti ini," ungkapa Usman.

Berdasarkan pantauan Wartawan ini dilokasi, Selain ucapan terima kasih dan apresiasinya terhadap eksistensi panitia di bawah koordinasinya, Ia juga juga memberikan motivasi kepada para peserta yang mengikuti berbagai cabang lomba dalam kegiatan tersebut untuk terus mengasah kemampuannya.

Dikatakannya, kepada para peserta yang meraih juara dalam berbagai mata lomba agar terus meningkatkan dan mengasah kemampuan agar nantinya bisa mengikuti MTQ ditingkat yang lebih tinggi. Dan untuk peserta yang belum meraih juara, jangan berkecil hati, teruslah berlatih dan meningkatkan potensi diri agar bisa meraih juara dikemudian hari," tandas salah satu figur muda penuh motivasi.

Kegiatan penutupan MTQ tingkat Desa Simpasai Ke-58 tersebut berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan pembagian hadiah bagi seluruh Qori-qoriah yang mendapatkan juara, beserta pemberian bingkisan bagi para peserta Qasidah yang diikuti oleh 13 RT Se-Desa Simpasai. (Tim MDG)