Mahasiswa-mahasiswi STIT Sunan Giri Bima Gelar Kegiatan English Speech Competition di Museum Asi Mbojo - Media Dinamika Global

Kamis, 01 Oktober 2026

Mahasiswa-mahasiswi STIT Sunan Giri Bima Gelar Kegiatan English Speech Competition di Museum Asi Mbojo


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--STIT SUNAN GIRI BIMA mengadakan kegiatan English Speech Competition. Sampai hari ini kampus hijau yang terletak di Kota Bima terus menampakan pesona nya yang indah. STIT telah melangkah sejauh ini dengan membuahkan hasil yang keren. Kegiatan-kegiatan yang diadakan di kampus STIT semakin luar biasa, mahasiswa/mahasiswi nya juga keren. 

Belajar bahasa Inggris tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas dengan buku dan papan tulis. Ada kalanya sebuah pembelajaran justru terasa lebih hidup ketika mahasiswa diberi kesempatan untuk tampil, berbicara, dan menunjukkan kemampuan mereka secara langsung. Suasana seperti itulah yang hadir dalam kegiatan "English Speech Competition" yang menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler Bahasa Inggris STIT Sunan Giri Bima.

Kegiatan ini dilaksanakan di Museum Asi Mbojo, salah satu tempat yang memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat Bima. Pemilihan lokasi tersebut memberikan suasana yang berbeda. Mereka bukan datang untuk mengikuti sebuah perlombaan, tetapi mereka telah berada di ruang yang mengingatkan mereka pada kekayaan sejarah dan budaya daerah sendiri.

English Speech Competition menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, terutama dalam keberanian berbicara di depan orang lain. Bagi sebagian orang, berbicara menggunakan bahasa asing di hadapan banyak orang bukanlah sesuatu yang mudah. Ada rasa gugup, takut salah dalam pengucapan, maupun rasa kurang percaya diri. Namun justru melalui proses seperti inilah keberanian itu dibangun.

Mereka diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris dengan kemampuan yang mereka miliki. Setiap dari mereka membawa cara penyampaian masing-masing. Ada yang tampil dengan penuh percaya diri, ada yang masih terlihat tegang, dan ada pula yang perlahan mampu menguasai suasana setelah mulai berbicara. Perbedaan tersebut menjadi bagian menarik dari kegiatan ini karena setiap dari diri mereka memiliki proses belajar yang tidak sama.

Bukan hanya soal siapa yang mampu berbicara paling lancar, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk belajar bagaimana menyampaikan gagasan dengan baik. Mereka belajar mengatur intonasi, pelafalan, ekspresi, keberanian, serta bagaimana membuat pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh orang lain. Seseorang yang awalnya merasa belum mampu, kemudian berani berdiri di depan dan mencoba berbicara, sebenarnya sudah memenangkan satu bagian penting dalam dirinya sendiri: keberanian untuk keluar dari rasa takut.

Kegiatan ekstrakurikuler Bahasa Inggris di STIT Sunan Giri Bima berharap dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan yang mungkin tidak semuanya diperoleh melalui pembelajaran formal di dalam kelas. Bahasa Inggris bukan hanya sebuah mata pelajaran, tetapi juga keterampilan yang dapat digunakan untuk membuka wawasan, berkomunikasi, mencari informasi, dan mengenal dunia yang lebih luas.




Museum Asi Mbojo menjadi saksi dari satu kegiatan pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa, bahasa, keberanian, dan budaya dalam satu ruang. Dari tempat yang menyimpan cerita masa lalu, lahir pula cerita baru dari generasi muda yang sedang mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Karena belajar bukan hanya tentang seberapa banyak yang kita tahu, tetapi juga tentang seberapa berani kita mencoba, berbicara, dan menunjukkan apa yang telah kita pelajari. English Speech Competition menjadi salah satu langkah kecil itu, sebuah pengalaman yang mungkin terlihat sederhana, tetapi bisa menjadi bagian dari perjalanan panjang mahasiswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, terampil, dan siap membawa kemampuan mereka ke ruang yang lebih luas.(Sekjend MDG)

Comments