Media Dinamika Global

Senin, 28 September 2026

H. Mori Hanafi Kembali Maju Merebut Kursi Ketua KONI NTB Periode 2026-2030 Kembali Memanas


MATARAM, Media Dinamika Global.id.–Peta perebutan kursi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB periode 2026-2030 kembali memanas.

Setelah H. Mohan Roliskana dipastikan maju sebagai salah satu kandidat dan mendapat dukungan dari Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal beserta barisan pendukungnya, mantan Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi kembali menyatakan kesiapannya untuk bertarung.

Mori menegaskan, munculnya kandidat baru tidak menjadi persoalan baginya. Ia mengaku tetap siap mencalonkan diri dan menghadapi siapa pun yang maju dalam pemilihan Ketua KONI NTB.

“Siapa pun yang dicalonkan, saya tetap siap mencalonkan diri. Siap hadapi siapa pun, tidak ada masalah,” tegas Mori saat di konfirmasi Senin (28/9)

Pernyataan tersebut disampaikan setelah sebelumnya Mori dan Lalu Muhammad Iqbal sama-sama dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam proses pencalonan Ketua KONI NTB. Kini, dengan munculnya nama Mohan Roliskana, peta persaingan kembali bergerak.

Mori mengatakan, motivasi dirinya untuk kembali maju masih sama seperti pencalonan sebelumnya. Ia menyebut perjuangan NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bukan pekerjaan ringan.

Karena itu, ia merasa masih memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan proses yang telah diperjuangkan selama ini dapat dituntaskan.

“Perjuangan menuju tuan rumah PON 2028 bersama NTT cukup menguras energi. Itu menjadi tanggung jawab moral saya untuk menuntaskannya,” ujarnya.

Menurut Mori, waktu menuju pelaksanaan PON XXII 2028 semakin dekat. Namun, ia menilai sejumlah persiapan di tingkat pemerintah daerah belum terlihat dalam bentuk blueprint baru yang jelas.

Ia menyebut, hingga kini Pemerintah Provinsi NTB masih menggunakan masterplan yang telah disusun pada periode kepengurusan KONI sebelumnya.

“Waktu pelaksanaan PON tinggal dua tahun lagi. Pemprov saat ini belum punya blueprint, masih menggunakan masterplan KONI sebelumnya. Saya secara pribadi masih berjuang. Sementara proses penjabaran dari yang lainnya belum ada,” katanya.

Mori juga menyoroti belum bergeraknya secara maksimal persiapan di tingkat penyelenggara PON. Menurut dia, pemerintah daerah semestinya lebih aktif membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan KONI pusat untuk memastikan tahapan persiapan berjalan sesuai rencana.

“PB PON saat ini belum ada dan belum berjalan. Seharusnya Pemprov aktif ke KONI pusat,” tegasnya.

Ia menilai, sebagai daerah yang akan menjadi tuan rumah PON, NTB membutuhkan kesinambungan program dan kerja dari kepengurusan sebelumnya. Terlebih, proses menuju penetapan NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON 2028 telah melalui perjuangan panjang.

Menurut Mori, kepengurusan sebelumnya telah melakukan pemetaan, menyusun masterplan, hingga menyiapkan sejumlah konsep yang berkaitan dengan penyelenggaraan PON.

“Sebagai tuan rumah PON, kita butuh kesinambungan dari pengurus lama. Kami yang memenangkan bidding PON, yang memetakan blueprint, dan yang lainnya. Bahkan masterplan juga sudah kita punya,” bebernya.

Meski demikian, Mori menegaskan dirinya tetap menghormati seluruh kandidat yang muncul dalam bursa Ketua KONI NTB. Ia menyebut kontestasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi.

Namun, menurut dia, tantangan terbesar ke depan bukan sekadar memenangkan pemilihan ketua. Kepemimpinan KONI NTB periode 2026-2030 akan berhadapan langsung dengan pekerjaan besar mempersiapkan NTB sebagai tuan rumah PON 2028.

“Saya memang menghormati calon yang maju. Tapi pertaruhan kita ini adalah tuan rumah PON. Memimpin KONI NTB untuk saat ini tidak diperlukan retorika. Namun pengalaman dan kerja yang nyata harus ditunjukkan,” tandasnya. (Sekjend MDG)

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah: JELITA Hadir di SMPN 14 Kota Bima



Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima terus menghadirkan inovasi layanan literasi melalui program JELITA (Jemput Literasi dan Wisata Edukasi). Kali ini, layanan JELITA hadir di SMPN 14 Kota Bima untuk mendekatkan akses literasi dan bahan bacaan kepada para siswa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong budaya membaca di kalangan pelajar, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan edukatif. Melalui layanan JELITA, siswa dapat berinteraksi langsung dengan koleksi bacaan serta memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai sumber pengetahuan.

Kehadiran layanan JELITA diharapkan dapat menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, serta menjadikan aktivitas literasi sebagai kegiatan yang menarik dan bermanfaat bagi generasi muda Kota Bima.

“Membaca Hari Ini, Untuk Masa Depan yang Lebih Baik.”

Mari bersama membangun generasi Kota Bima yang gemar membaca, berwawasan luas, kreatif, dan berkarakter.(Sekjend MDG)

SPPG Bima Sape Naru Sajikan Menu Bergizi, Ada Gulai Daging hingga Semangka


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru melalui Dapur UD. Lilis kembali menyiapkan menu makanan bergizi bagi anak-anak pada Selasa (29/9/2026).

Menu yang disajikan terdiri atas nasi putih sebagai makanan pokok, gulai daging, tempe goreng bumbu, sayur tumis, serta buah semangka sebagai pelengkap.

Penyediaan menu tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan gizi dan energi anak-anak melalui makanan yang beragam. Kombinasi makanan pokok, lauk, sayuran, dan buah diharapkan dapat mendukung kebutuhan nutrisi penerima manfaat.

Menu SPPG Bima Sape Naru tersebut turut diinformasikan melalui kanal Sorotan Publik Info Bima SPPG Sape Bima. Masyarakat berharap penyediaan makanan bergizi dapat terus dilakukan secara konsisten guna mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak.(Team.MDG.03)

Perpusipda Kota Bima Terima Kunjungan Anggota DPR RI Hj. Mahdalena SS, MM, Bahas Penguatan Literasi dan Perpustakaan Ramah Anak


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Perpustakaan Daerah Kota Bima menerima kunjungan Hj. Mahdalena, S.S., MM., Anggota Komisi VIII DPR RI, dalam rangka memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat literasi dan pembelajaran bagi masyarakat Kota Bima.

Kunjungan ini menjadi momentum untuk berdiskusi dan melihat secara langsung berbagai layanan serta aktivitas perpustakaan dalam mendukung peningkatan budaya baca dan literasi masyarakat. Penguatan literasi diharapkan dapat terus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, pelajar, keluarga hingga masyarakat umum.

Perpustakaan Daerah Kota Bima Ramah Anak

Sebagai ruang publik yang inklusif, Perpustakaan Daerah Kota Bima terus berkomitmen menghadirkan lingkungan perpustakaan yang ramah anak. Ruang baca yang nyaman, koleksi bacaan anak yang menarik, suasana edukatif, serta berbagai kegiatan literasi menjadi bagian dari upaya menciptakan perpustakaan sebagai tempat belajar, bermain, berekspresi dan mengembangkan kreativitas anak.

Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk memperoleh pengetahuan, membangun imajinasi, meningkatkan kreativitas dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya membaca.

Melalui sinergi dan dukungan berbagai pihak, Perpustakaan Daerah Kota Bima akan terus berupaya memperluas akses layanan dan menghadirkan program literasi yang bermanfaat, inklusif dan ramah bagi seluruh masyarakat.

Mari bersama membangun budaya literasi untuk mewujudkan masyarakat Kota Bima yang cerdas, kreatif dan gemar membaca, dan penguatan literasi, numerasi.(Sekjend MDG)

Pelabuhan ASDP Sape Disiapkan Layanin Penyebrangan Sape-Makassar


Sape, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima mulai mematangkan rencana pembukaan lintasan transportasi penyeberangan dari Pelabuhan ASDP Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menuju Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.

Rencana tersebut akan dibahas dalam rapat koordinasi yang dijadwalkan berlangsung branpada Rabu, 30 September 2026, di Ruang Rapat Bima Bermartabat Bappeda Kabupaten Bima, Jalan Gatot Soebroto, Kota Bima.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, A. Rifai, mengatakan rencana pembukaan lintasan Sape–Makassar diarahkan untuk mengoptimalkan fungsi Pelabuhan ASDP Sape sekaligus memperkuat konektivitas transportasi antardaerah.

Menurutnya, keberadaan lintasan tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta mempermudah mobilisasi orang, barang dan jasa, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Rencana pembukaan lintasan Sape–Makassar menjadi salah satu agenda pengembangan konektivitas transportasi laut di wilayah Bima dan Pulau Sumbawa.

Selain membahas rute baru tersebut, Pemkab Bima juga tengah mendorong keberlanjutan pelayanan pada lintasan penyeberangan Sape–Waikelo yang menghubungkan Pulau Sumbawa, NTB, dengan Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam dokumen permohonan yang disampaikan Pemkab Bima kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, lintasan Sape–Waikelo disebut memiliki peran penting dalam mendukung pasokan kebutuhan pokok, distribusi barang dan mobilitas masyarakat, terutama menuju Kabupaten Sumba Barat Daya dan wilayah daratan Sumba.

Pemkab Bima juga menilai kepastian pelayanan pada lintasan tersebut perlu dijaga. Sebab, izin operasi yang sebelumnya diberikan hanya dalam jangka waktu satu bulan dinilai belum memberikan kepastian hukum dan kepastian pelayanan yang optimal bagi operator maupun masyarakat pengguna jasa.

Kondisi tersebut juga dinilai berpotensi menimbulkan hambatan administratif secara berkala yang dapat mengganggu kontinuitas distribusi logistik antarprovinsi.

Atas pertimbangan tersebut, Pemkab Bima mengajukan permohonan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat agar izin operasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada lintasan Sape–Waikelo dapat diperpanjang menjadi satu tahun.

Pemkab Bima menyatakan komitmennya untuk terus mendukung, mengawasi dan membangun sinergi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kelancaran operasional pelabuhan penyeberangan di wilayah tersebut.(Sekjend MDG)

SPPG Bima Sape Parangina Dapur Adiba Sajikan Menu Bergizi, Ada Rendang hingga Buah Jeruk


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id— Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina melalui Dapur Adiba kembali menyiapkan menu makanan bagi penerima manfaat pada Selasa, 29 September 2026.

Menu yang disiapkan terdiri atas nasi putih sebagai sumber karbohidrat, rendang sebagai lauk utama, serta oseng kacang panjang dan wortel sebagai menu sayuran.

Selain itu, penerima manfaat juga mendapatkan tempe balado dan buah jeruk sebagai pelengkap. Kombinasi menu tersebut disiapkan sebagai bagian dari penyediaan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.

Adapun menu yang disajikan SPPG Bima Sape Parangina (Dapur Adiba) pada Selasa (29/9/2026) meliputi nasi putih, rendang, oseng kacang panjang dan wortel, tempe balado, serta buah jeruk.

Penyediaan menu secara beragam diharapkan dapat memberikan asupan makanan yang seimbang sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil Sape Gelar Patroli Siskamling, Pantau Keamanan Desa Kaleo


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Kaleo, Serda Sanusi bersama satu anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah Desa Kaleo, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Senin (28/9/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.05 WITA tersebut dilaksanakan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.

Patroli melibatkan dua anggota Koramil, empat aparat desa, serta enam orang masyarakat. Sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpul atau tongkrongan anak muda.


Setibanya di Desa Kaleo sekitar pukul 20.15 WITA, personel Koramil langsung melakukan pemantauan situasi wilayah. Selanjutnya, sekitar pukul 20.20 WITA, anggota Koramil memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Dalam imbauannya, warga diminta menghindari perselisihan yang dapat memicu pertengkaran maupun perkelahian. Masyarakat, khususnya kalangan anak muda, juga diingatkan untuk menghindari konsumsi minuman keras yang dapat memicu tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, warga yang menggunakan kendaraan bermotor diingatkan agar tidak berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya karena dapat membahayakan diri sendiri serta mengganggu keselamatan pengguna jalan lainnya.

Setelah memberikan imbauan, personel Koramil melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan hingga sekitar pukul 21.10 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan patroli Siskamling kemudian selesai pada pukul 21.15 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya bersama antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.(Team.MDG.03)