Media Dinamika Global

Minggu, 27 September 2026

EW-LMND NTB Apresiasi Lalu Hadrian Irfani Hadir di Dialog Publik, Titip Aspirasi Pendidikan NTB

Dialog publik, (Ist/Surya)

MATARAM, Media Dinamika Global - Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan apresiasi atas kehadiran H. Lalu Hadrian Irfani, S.T., M.Si., Wakil Ketua Komisi X DPR RI, sebagai salah satu narasumber dalam Dialog Publik yang membahas masa depan pendidikan di NTB.

Dialog publik tersebut mengangkat tema “Membaca Arah Pendidikan: Pemerataan Akses, Peningkatan Mutu, Kesejahteraan Guru, dan Keadilan Anggaran.” Kegiatan berlangsung di Bhumi Resto, depan Kampus UIN Mataram, Minggu (27/9/2026), mulai pukul 16.00 WITA.

Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan dan kebijakan publik. Selain H. Lalu Hadrian Irfani, Isnaini, S.Pd., M.H., M.Pd, (Akademisi UMMAT), Assoc. Prof. Dr. Syamsuriansyah, M.M., M.Kes. dari Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM), serta Sadrul Imam, S.Ip., M.Ip., (Praktisi pendidikan NTB).

Ketua EW-LMND NTB, Arif Haryadin, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh narasumber, khususnya H. Lalu Hadrian Irfani yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berdialog bersama mahasiswa serta masyarakat.

Menurut Arif, kehadiran Wakil Ketua Komisi X DPR RI dalam forum ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini berkembang di tengah masyarakat NTB, khususnya terkait akses dan kualitas pendidikan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak H. Lalu Hadrian Irfani yang telah hadir di tengah-tengah kami. Ini merupakan kesempatan penting bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, terutama terkait persoalan pendidikan di NTB,” ujar Arif dalam sambutannya.

Arif menilai, pendidikan tidak hanya berbicara mengenai ruang kelas dan proses belajar mengajar. Lebih dari itu, pendidikan berkaitan erat dengan masa depan generasi muda, kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan yang layak, kualitas tenaga pendidik, hingga kebijakan anggaran yang mampu menjangkau masyarakat secara merata.

Karena itu, EW-LMND NTB berharap dialog ini menjadi ruang terbuka untuk membicarakan berbagai persoalan pendidikan secara konstruktif dan melahirkan gagasan yang dapat diperjuangkan pada tingkat kebijakan.

Di akhir sambutannya, Arif secara khusus menitipkan harapan kepada H. Lalu Hadrian Irfanti sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI agar aspirasi masyarakat NTB yang berkaitan dengan pendidikan dapat terus diperjuangkan di tingkat nasional.

Salah satu perhatian yang dititipkan adalah perluasan akses beasiswa bagi putra-putri NTB, baik untuk jenjang S1 maupun S2, bahkan S3, sehingga semakin banyak generasi muda daerah yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Kami berharap Bapak H. Lalu Hadrian Irfanti dapat terus memperjuangkan kepentingan pendidikan masyarakat NTB, termasuk memperluas akses dan kuota beasiswa S1 maupun S2 bagi anak-anak NTB. Banyak generasi muda kita yang memiliki potensi, tetapi masih membutuhkan dukungan dan kesempatan,” tegas Arif.

Selain persoalan beasiswa, EW-LMND NTB juga berharap perhatian terhadap pemerataan akses pendidikan, peningkatan mutu sekolah, kesejahteraan guru, serta keadilan dalam pengalokasian anggaran pendidikan dapat terus menjadi bagian dari perjuangan kebijakan di tingkat nasional.

Bagi Arif, forum dialog publik bukan kegiatan seremoni, melainkan ruang untuk mempertemukan gagasan antara mahasiswa, akademisi, praktisi pendidikan, dan pengambil kebijakan.

Lewat dialog ini, kita bisa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada DPR RI, sekaligus menjadi bahan masukan dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Karena itu, suara mahasiswa dan masyarakat harus terus didengar agar arah kebijakan pendidikan benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” pungkas Arif.

(Surya Ghempar).

Bus Palembang - Jakarta Diperiksa Di Bakauheni, Petugas Temukan 2.775 Burung dalam Bagasi.

Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.id ||  Sebanyak 2.775 ekor burung ditemukan di dalam bagasi sebuah bus antarkota antarprovinsi yang diperiksa petugas gabungan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu 26 september 2026 malam.

Ribuan burung tersebut dikemas dalam 71 keranjang dan lima kardus. Berdasarkan keterangan awal, burung berasal dari Kertapati, Palembang, dan akan dibawa menuju Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Saat diperiksa, burung-burung tersebut tidak dilengkapi dokumen persyaratan yang diwajibkan dan belum dilaporkan kepada petugas karantina.

Temuan bermula sekitar pukul 20.30 WIB ketika petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap bus yang melintas di kawasan Pelabuhan Bakauheni. Pengawasan melibatkan Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung, Gakkum Kementerian Kehutanan, BKSDA Seksi Wilayah III Bengkulu, KSKP Bakauheni, TNI Angkatan Laut, serta FLIGHT Protecting Indonesia’s Birds.

“Awalnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap bus yang melintas. Saat bagian bagasi diperiksa, ditemukan sejumlah keranjang dan kardus yang berisi burung,” ujar Kepala Karantina Lampung Donni Muksydayan di Lampung Selatan, Minggu, (27/9). 

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan identifikasi terhadap seluruh burung yang ditemukan.

Hasilnya, terdapat 18 jenis burung dengan jumlah mencapai 2.775 ekor.

Jumlah terbesar adalah trucukan sebanyak 950 ekor, disusul jalak kebo 480 ekor, prenjak Jawa 360 ekor, dan prenjak kelabu 283 ekor.

Selain itu, petugas menemukan sogon 155 ekor, pleci 120 ekor, manyar 102 ekor, pentet kelabu 177 ekor, cipoh 52 ekor, gelatik batu 35 ekor, serta sejumlah jenis burung lainnya.

Menurut Donni, pengangkutan burung dengan memasukkannya ke dalam keranjang maupun kardus lalu ditempatkan di bagasi bus bukan pertama kali ditemukan dalam pengawasan lalu lintas satwa.

“Pola seperti ini beberapa kali kami temukan, yaitu burung dikemas dalam keranjang atau kardus kemudian ditempatkan di bagian bagasi bus. Karena itu, pemeriksaan di titik-titik lalu lintas seperti Bakauheni penting dilakukan,” kata Donni.

Berdasarkan pemeriksaan awal, ribuan burung tersebut berasal dari Kertapati dan direncanakan dibawa menuju Jakarta.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan identifikasi, diketahui burung-burung tersebut berasal dari Kertapati dan rencananya dibawa ke Jakarta. Saat diperiksa, tidak terdapat dokumen persyaratan dan satwa juga belum dilaporkan kepada petugas karantina,” ujarnya.

Seluruh burung kemudian ditahan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut bersama instansi terkait sesuai ketentuan yang berlaku. Donni mengatakan, pengawasan lalu lintas satwa tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan serta memastikan persyaratan pergerakan satwa antardaerah telah dipenuhi sebelum diberangkatkan.

“Setiap masyarakat yang akan melalulintaskan hewan antardaerah agar melapor terlebih dahulu kepada petugas karantina. Dengan begitu, pemeriksaan dapat dilakukan dan persyaratan yang diperlukan bisa dipenuhi sebelum satwa diberangkatkan,” kata Donni.

Pelaporan, lanjut dia, juga memberikan kesempatan kepada petugas untuk menjelaskan persyaratan yang harus dipenuhi sesuai jenis hewan yang akan dilalulintaskan.

Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu titik strategis pengawasan karena merupakan jalur utama pergerakan orang, kendaraan, serta komoditas antara Sumatera dan Jawa.

Karena itu, Karantina Lampung bersama instansi terkait memperkuat pemeriksaan untuk mencegah pergerakan satwa yang tidak memenuhi ketentuan sekaligus menekan risiko penyebaran penyakit hewan dan menjaga sumber daya hayati.
(Fs/Red)

Sabtu, 26 September 2026

SMAN 2 Kota Bima Gelar Zoom Meeting Grand Launching Bersama Kementerian Pertahanan RI Melalui Badan Cadangan Nasional


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- SMAN 2 Kota Bima ditunjuk sebagai salah satu sekolah piloting untuk pelaksanaan Zoom Meeting Grand Launching Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang digelar Kementerian Pertahanan RI melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas).

Kegiatan peluncuran nasional tersebut dilaksanakan secara hybrid pada Rabu, 23 September 2026 pukul 10.00 WITA bertempat di Ruangan Kepala SMAN 2 Kota Bima.

Kegiatan Zoom Meeting di SMAN 2 Kota Bima dihadiri langsung oleh Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd, didampingi para Wakil Kepala Sekolah, Pembina Taruna SMANDU, Babinsa Kelurahan Lewirato, Perwakilan TNI, serta Perwakilan Siswa.

Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Pertahanan kepada SMAN 2 Kota Bima sebagai perwakilan sekolah untuk wilayah Indonesia Tengah dalam peluncuran program bela negara tersebut.

"Kami sangat bangga SMAN 2 Kota Bima menjadi bagian dari sejarah peluncuran KKRI. Ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, cinta tanah air, dan berwawasan kebangsaan," ujarnya.

Peluncuran Ekskul KKRI ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 136 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara melalui Ekstrakurikuler KKRI pada jenjang pendidikan menengah, serta Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2022 tentang Kebijakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.

Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah secara nasional dari SMK Negeri 26 Jakarta tersebut, perwakilan Dansatkowil TNI AD, TNI AL, dan TNI AU melakukan dialog interaktif dengan seluruh sekolah piloting yang terhubung melalui Zoom Meeting, termasuk SMAN 2 Kota Bima yang mewakili wilayah tengah.

Kehadiran Babinsa Lewirato dan perwakilan TNI di SMAN 2 Kota Bima menjadi bentuk sinergi antara TNI dan satuan pendidikan dalam menyukseskan pembinaan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda.

Pihak sekolah berharap, dengan ditetapkannya Ekskul KKRI, siswa SMAN 2 Kota Bima dapat menjadi kader-kader bela negara yang berkarakter, berdisiplin, dan siap menjadi komponen cadangan pertahanan negara di masa mendatang.(bfj

Diduga Cemburu Buta Oknum Pengacara di Sila Bima Tega Bacok Istrinya Sendiri Hingga Kritis!


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tragis kembali menggemparkan warga Kabupaten Bima. Seorang pria berinisial HD (40), yang berprofesi sebagai oknum pengacara, tega membacok istrinya sendiri, ESW (41), menggunakan senjata tajam. Peristiwa berdarah ini terjadi di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, pada Sabtu (26/9/2026).

Kapolsek Bolo saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, aksi nekat pelaku diduga kuat dipicu oleh rasa cemburu setelah membaca isi percakapan (chat) di aplikasi WhatsApp milik korban.

"Pelaku diduga cemburu setelah melihat handphone korban. Akibatnya terjadi cekcok mulut yang berujung pada tindakan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam," ungkap pihak kepolisian.

Akibat kejadian tersebut, korban ESW mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkannya ke pihak berwajib.

Polisi yang bergerak cepat kini telah mengamankan pelaku HD di Mapolsek Bolo bersama sejumlah barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang KDRT dan pasal penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.(Sekjend MDG)

Kepsek SMAN 2 Kota Bima, Pimpin Rapat Kamis Bestie Mengangkat Tema "Analisis UTS Ulangan Tengah Semester "


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- SMAN 2 Kota Bima kembali menggelar agenda rutin KAMIS BESTIE pada Kamis, 24 September 2024. Pada edisi kali ini, KAMIS BESTIE mengangkat tema Analisis Hasil Ulangan Tengah Semester (UTS).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMANDU tersebut dibuka oleh Waka Humas, Pak Muslim, S.A selaku MC sementara Analisis UTS dipimpin langsung oleh Waka Bidang Kurikulum, Pak Abdul Gani, S.Pd.

Dalam agenda tersebut, seluruh guru mata pelajaran menyetor hasil analisis UTS pada Wakakur dan pemaparan analisis dilakukan secara perwakilan sesuai kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Pelaksanaan UTS semester ini tidak dijadwalkan secara terpusat, melainkan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing guru sesuai dengan jadwal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama satu minggu. Metode tersebut mendorong munculnya berbagai inovasi strategi penilaian dari para guru.

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian datang dari mata pelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut yang diampu oleh Bung Faje. Berbeda dari UTS konvensional dengan lembar soal, Bung Faje memberikan tugas pembuatan video _story telling_ berbahasa Inggris tentang cerita rakyat Bima, yakni La Golo, La Hila, dan Wadu Ntanda Rahi.

Agenda kemudian ditutup dengan refleksi oleh Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd. Dalam refleksinya, Umi Erot - sapaan akrabnya - mengapresiasi kerja keras seluruh guru yang telah menyelesaikan analisis hasil UTS dan mengapresiasi khusus inovasi yang dilakukan dalam pelaksanaan ujian.

"Ulangan tidak selamanya harus di dalam kelas dengan kertas soal. Apa yang dilakukan Pak Faje dengan video storytelling ini sangat inovatif dan kontekstual. Anak-anak tidak hanya diuji kemampuannya berbahasa Inggris, tapi juga literasi budaya lokalnya," tutur Hj. Erot Sutianah.


Di akhir refleksi, beliau meminta kepada seluruh guru mata pelajaran untuk mulai memikirkan proyek akhir dari KBM berupa laporan Hasil Projek pada masing-masing mapel sebagai bentuk penguatan pembelajaran berbasis projek.(Sekjend MDG)

Putri Nadhira Thafana Siswi SMAN 2 Kembali Torehkan Prestasi dalam Ajang Lomba Indonesia Face Model Blue Ocean 2026 di Lapangan Serasuba Kota Bima



Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswi SMAN 2 Kota Bima. PUTRI NADHIRA THAFANA, siswi kelas X.2, berhasil mengukir prestasi dalam ajang Indonesia Face Model Blue Ocean 2026 yang digelar di Lapangan Serasuba Kota Bima, Sabtu 25/09/2026.

Dalam ajang tersebut, Putri Nadhira Thafana yang tergabung dalam Sanggar Seni Putra Sang Bima SMANDU berhasil meraih tiga capaian sekaligus, yakni Golden Ticket Go to Jakarta, Juara 2 Casual Kategori C, dan Juara 3 Gaun Glamour.

Putri Nadhira merupakan salah satu talenta muda SMAN 2 Kota Bima yang aktif mengembangkan bakatnya melalui Sanggar Seni Putra Sang Bima SMANDU. Dalam proses pembinaan, ia mendapatkan bimbingan dari para pembina, yakni Pak Salahudin, S.Pd., Ibu Sri Rostati, S.Sos., dan Ibu Ayu Fatimahtuzzahrah, S.Pd.

Kepala SMAN 2 Kota Bima, Hj. Erot Sutianah, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang berhasil diraih Putri Nadhira.

“Selamat kepada ananda Putri Nadhira atas prestasi yang telah diraih. Ini merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan dan tentu menjadi motivasi bagi ananda untuk terus mengembangkan bakat dan potensinya,” ungkapnya.

Hj. Erot Sutianah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pembina Sanggar Seni Putra Sang Bima SMANDU yang telah dengan penuh dedikasi membimbing dan membina para siswa dan siswi.

“Terima kasih kepada para pembina hebat yang telah membimbing dan membina anak-anak kita di Sanggar Seni Putra Sang Bima SMANDU. Semoga dedikasi dan kerja keras para pembina terus melahirkan talenta-talenta berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah dan daerah,” tambahnya.

Menurutnya, prestasi siswa tidak hanya lahir dari kemampuan pribadi, tetapi juga melalui proses pembinaan, latihan, pendampingan, serta dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, keberadaan sanggar seni menjadi salah satu ruang penting bagi siswa untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Prestasi Putri Nadhira menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMAN 2 Kota Bima sekaligus Sanggar Seni Putra Sang Bima. Capaian tersebut juga menjadi penyemangat bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan mengambil kesempatan dalam berbagai ajang prestasi.

Dengan diraihnya Golden Ticket Go to Jakarta, perjalanan Putri Nadhira belum berakhir. Capaian ini justru menjadi langkah baru untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan pada ajang berikutnya.(Sekjend MDG)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kerukunan

Bima.NTB.Media Dinamika Global 
Id. Babinsa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kerukunan
Babinsa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kerukunan
BIMA — Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di sejumlah desa binaan, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu (27/9/2026).




Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat sekaligus mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan masing-masing.
Di Desa Lanta Barat, Serka Sahlan mengimbau warga agar saling membantu dalam menyelesaikan berbagai kegiatan serta mengedepankan musyawarah dan mufakat apabila terjadi persoalan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Serda Irfan di Desa Bugis mengajak warga menjaga komunikasi dan hubungan baik dalam kehidupan seharhari. Warga juga diminta menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan serta menyelesaikan setiap permasalahan secara kekeluargaan.

Imbauan serupa disampaikan Serda Junaidin kepada warga Desa Sari. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan setiap persoalan kepada pihak berwenang untuk mendapatkan penyelesaian sesuai ketentuan.

Di Desa Kale’o, Serda Sanusi juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, aman, dan nyaman.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga Kamtibmas semakin meningkat, sekaligus memperkuat hubungan dan kerja sama antara aparat kewilayahan dengan warga binaan. (Team.MDG.03)