Media Dinamika Global

Kamis, 24 September 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Kongkow Malam


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Sejumlah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga di desa binaan masing-masing, Kamis (24/9/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan berlangsung di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Lambu dan sekitarnya. Dalam kesempatan tersebut, para Babinsa menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

Di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Babinsa Serka Masykur melaksanakan patroli dan komunikasi bersama warga sekitar pukul 19.30 Wita. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Warga juga diajak melakukan berbagai kegiatan positif serta tetap rutin menjaga keamanan lingkungan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi pencurian maupun tindakan yang dapat mengganggu ketenteraman warga, khususnya pada malam hari.

Sementara itu, Babinsa Desa Hidirasa, Serka Abdul Hafit, melaksanakan kegiatan serupa sekitar pukul 20.00 Wita. Ia mengingatkan warga yang hendak bepergian jauh agar memastikan rumah dalam kondisi aman, termasuk memastikan pintu dan jendela telah terkunci.

Serka Abdul Hafit juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila terjadi suatu permasalahan. Warga diminta segera melaporkan persoalan kepada pihak yang berwenang sehingga dapat ditangani dengan cepat dan mencegah munculnya masalah yang lebih besar.

Kegiatan kongkow-kongkow juga dilaksanakan Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid, sekitar pukul 20.30 Wita. Bersama warga desa binaan, ia menyampaikan pentingnya menjaga kamtibmas dan menghindari berbagai tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.




Dalam imbauannya, Serda Abdul Hafid menekankan agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri ketika menghadapi persoalan. Setiap permasalahan diharapkan segera dilaporkan kepada aparat yang berwenang untuk diselesaikan sesuai ketentuan.

Selanjutnya, Babinsa Buncu, Serka Khaeruddin, melaksanakan kongkow bersama warga sekitar pukul 20.45 Wita. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan perhatian khusus kepada kalangan remaja dengan mengajak mereka membiasakan pola hidup yang baik, terutama pada malam hari.

Para remaja diimbau memanfaatkan waktu malam untuk beristirahat dan menjauhi aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri, termasuk perjudian daring dan penyalahgunaan narkoba.

Serka Khaeruddin kembali menegaskan pentingnya penyelesaian masalah melalui jalur yang tepat. Warga diminta tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan setiap persoalan kepada aparat berwenang agar dapat diselesaikan dengan baik.

Kegiatan kongkow-kongkow tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa Koramil 1608-03/Sape dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Dengan terjalinnya komunikasi antara Babinsa dan masyarakat, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin sehingga situasi di wilayah binaan tetap aman dan kondusif.(Team.MDG.03)


Jejak Ceceran Oli Bongkar Aksi Pencurian Trafo PLN, Polsek Menggala Dan Tim URC Sat Reskrim Polres Tulang Bawang Bekuk Tiga Pelaku.

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Jejak ceceran oli yang ditemukan di lokasi kejadian menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengungkap kasus pencurian satu unit trafo distribusi milik PT PLN ULP Menggala yang terjadi di kawasan Pemkab Tulang Bawang.

Kasus tersebut akhirnya berhasil diungkap oleh Unit Reskrim Polsek Menggala bersama Tim URC Sat Reskrim Polres Tulang Bawang. Tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut berhasil diamankan, yakni JI (34), S (31), dan YS (22).

Kapolsek Menggala Iptu Yusrizal, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula setelah pihaknya mendapatkan informasi serta melakukan penyelidikan terhadap perkara pencurian trafo PLN yang dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor:

LP/B/24/VIII/2026/SPKT/Polsek Menggala/Polres Tulang Bawang/Polda Lampung, tanggal 5 Agustus 2026.

Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Senin, 11 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, di Jl. Cemara Pemda Tuba, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

Dalam kejadian tersebut, satu unit trafo distribusi 50 kVA milik PT PLN ULP Menggala raib. Akibat pencurian tersebut, pihak PLN mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp75 juta.

“Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Unit Reskrim Polsek Menggala. Kami tidak berhenti pada satu perkara saja, tetapi terus mendalami setiap informasi yang berkaitan dengan tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polsek Menggala,” ujar Iptu Yusrizal

Menariknya, dalam proses penyelidikan, polisi terlebih dahulu mengamankan YS dalam perkara lain. Saat dilakukan pendalaman, Y mengaku turut terlibat dalam pencurian trafo PLN bersama dua rekannya, yakni JI dan S.

Berbekal keterangan tersebut, Unit Reskrim Polsek Menggala yang dipimpin Kanit Reskrim Aipda Solihin, kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keberadaan kedua pelaku lainnya.

Hingga akhirnya, pada Senin, 21 September 2026, petugas berhasil mengetahui keberadaan J dan S. Keduanya kemudian diamankan di rumah masing-masing yang berada di wilayah Menggala.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, kedua pelaku mengakui keterlibatan mereka dalam aksi pencurian trafo PLN yang terjadi pada Mei 2026 tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan awal, para pelaku mengakui telah melakukan pencurian trafo PLN. Selanjutnya, para pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polsek Menggala untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelas Kapolsek.

Dari pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah karet trafo distribusi 50 kVA, sisa baut trafo distribusi 50 kVA, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BE 6498 TY.

Sementara itu, terungkapnya kasus ini berawal ketika pelapor yang saat kejadian sedang berada di Palembang untuk mengikuti kegiatan diklat PLN mendapat informasi dari rekannya mengenai hilangnya trafo distribusi yang berada di lingkungan Pemkab Tulang Bawang.

Di lokasi kejadian ditemukan jejak berupa ceceran oli yang keluar dari dalam trafo ketika dibongkar, yang kemudian menjadi salah satu petunjuk dalam proses pengungkapan perkara.

“Polsek Menggala akan terus melakukan penegakan hukum secara profesional terhadap setiap laporan masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana di lingkungannya,” tegas Iptu Yusrizal.(Fs/Red)

KAHMI Wawo Apresiasi Pendekatan Humanis Kapolsek Wawo dalam Menjaga Kamtibmas

BIMA, Mediadinamikaglobal.id — Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Wawo, Muhammad Faisal,S.Km, menyampaikan apresiasi terhadap pendekatan yang diterapkan Kepolisian Sektor (Polsek) Wawo di bawah kepemimpinan IPTU Eka Farman, S.H., M.H., dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Kamis (24/9/2026). 

Menurut Faisal, pendekatan yang mengedepankan komunikasi humanis, persuasif, dan terbuka menjadi salah satu aspek penting dalam membangun hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Faisal, yang akrab disapa Daeng dan merupakan jebolan HMI Cabang Makassar, menilai pola komunikasi yang dilakukan jajaran Polsek Wawo dapat membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara aparat kepolisian dengan warga.

"Kami melihat adanya perubahan dan energi positif yang dibawa oleh Kapolsek Wawo bersama jajarannya. Pendekatan yang humanis membuat masyarakat merasa terlindungi, diayomi, dan tidak merasa terasingkan," ujar Faisal.

Ia menyebut komunikasi publik yang baik antara aparat dan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana keamanan yang kondusif. Menurutnya, keterbukaan dalam berkomunikasi juga dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif menyampaikan informasi maupun persoalan yang berkaitan dengan kondisi lingkungan.

Apresiasi tersebut juga menjadi bagian dari perhatian masyarakat terhadap pola pelayanan kepolisian di tingkat kecamatan. Bagi Faisal, kehadiran polisi yang mampu membangun kedekatan dengan masyarakat bukan hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga dengan upaya menciptakan rasa aman melalui komunikasi dan pendekatan yang tepat.

"Kami berharap pola komunikasi seperti ini terus dipertahankan dan dikembangkan. Kepolisian dan masyarakat harus berjalan bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Wawo," katanya.

Faisal menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta elemen masyarakat lainnya diperlukan untuk menghadapi berbagai persoalan sosial dan menjaga kondusivitas wilayah.

Ia berharap pendekatan yang humanis tersebut dapat terus menjadi bagian dari pelayanan Polsek Wawo kepada masyarakat, sehingga hubungan antara kepolisian dan warga semakin terbuka, komunikatif, dan konstruktif.

(MDG05) 

Wali Kota Bima Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi 2026 di Jakarta


Jakarta, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Kamis, 24 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat pengendalian inflasi sekaligus mempercepat digitalisasi keuangan daerah. Bank Indonesia menyebut Rakornas Pengendalian Inflasi dan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) menjadi bagian dari rangkaian FEKDI dan IFSE 2026 yang berlangsung 24–26 September 2026.

Rakornas mengangkat tema “Penguatan Ketahanan Pangan dan Perluasan Digitalisasi Keuangan Daerah untuk Stabilitas Harga dan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi.”

Forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk membahas sejumlah agenda strategis, terutama menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong percepatan digitalisasi transaksi dan keuangan pemerintah daerah.

Bagi Pemerintah Kota Bima, kehadiran dalam Rakornas menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Pengendalian harga pangan, penguatan pasokan dan distribusi, serta optimalisasi digitalisasi keuangan daerah menjadi sejumlah langkah yang terus didorong untuk menjaga daya beli masyarakat.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Bima juga mendapatkan penguatan arah kebijakan nasional mengenai pengendalian inflasi dan transformasi digital daerah. Kebijakan itu diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam langkah konkret yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Kota Bima.


FEKDI dan IFSE 2026 sendiri menjadi bagian dari agenda Bank Indonesia untuk memperkuat akselerasi penerimaan ekonomi dan keuangan digital melalui sinergi pemerintah, otoritas keuangan, serta pelaku industri.(Sekjend MDG)

Dorong Budaya Mutu, P2M STIT Sunan Giri Bima Gelar Sosialisasi Penyusunan LKD


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pusat Penjaminan Mutu (P2M) STIT Sunan Giri Bima menggelar sosialisasi penyusunan Laporan Kinerja Dosen (LKD), Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Dosen STIT Sunan Giri Bima tersebut dimulai pukul 13.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya P2M dalam memperkuat pemahaman dosen terkait penyusunan dan pelaporan kinerja, khususnya dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Kepala P2M STIT Sunan Giri Bima, Irma Indriani, M.Pd., yang sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa LKD merupakan salah satu bagian penting dalam membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam penyampaiannya, Irma menjelaskan bahwa penyusunan LKD berkaitan erat dengan siklus PPEPP, yaitu Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan.

Pada tahap Penetapan, perguruan tinggi menetapkan standar dan target kinerja dosen. Selanjutnya pada tahap Pelaksanaan, dosen menjalankan tugas tridharma perguruan tinggi sesuai dengan standar dan target yang telah ditetapkan.

Sementara pada tahap Evaluasi, dosen mendokumentasikan dan melaporkan pelaksanaan kinerjanya melalui LKD kepada P2M untuk selanjutnya dilakukan monitoring dan evaluasi. Tahap berikutnya adalah Pengendalian, yakni menindaklanjuti ketidaksesuaian, kendala, atau temuan yang muncul dalam pelaksanaan kinerja dosen.

Adapun tahap terakhir, Peningkatan, dilakukan dengan memperbaiki dan meningkatkan standar maupun pelaksanaan kinerja secara berkelanjutan berdasarkan hasil evaluasi dan pengendalian. Dengan demikian, LKD tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi bagian dari proses peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dimoderatori oleh Adi Haryanto, M.Pd., selaku Kepala Gugus Kendali Mutu Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun kendala yang dihadapi dalam proses penyusunan dan pelaporan LKD.

Sosialisasi ini dihadiri Ketua STIT Sunan Giri Bima beserta Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, dan Wakil Ketua III, unsur P3M, jajaran program studi, serta segenap dosen STIT Sunan Giri Bima.


Melalui kegiatan tersebut, P2M STIT Sunan Giri Bima terus mendorong peningkatan kualitas pengelolaan kinerja dosen. Penyusunan LKD yang baik dan berkualitas diharapkan dapat mendukung pelaksanaan sistem penjaminan mutu sekaligus memperkuat budaya mutu di lingkungan STIT Sunan Giri Bima.(Sekjend MDG)

SPPG Bima Sape Naru Sajikan Ayam Crispy dan Buah Anggur


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru melalui Dapur UD. Lilis kembali menyiapkan menu makanan bagi penerima manfaat pada Kamis (24/9/2026).

Menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, ayam crispy, sambal tomat, kerupuk, sayur tumis, serta buah anggur. Sajian tersebut menjadi menu makanan yang diharapkan dapat dinikmati penerima manfaat sekaligus memberikan asupan energi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Kombinasi menu tersebut mencakup makanan pokok berupa nasi, lauk berupa ayam crispy, sayuran, serta buah. Kehadiran sayur tumis dan buah anggur turut melengkapi sajian yang disiapkan melalui Dapur UD. Lilis.

SPPG Bima Sape Naru melalui Dapur UD. Lilis secara rutin menyiapkan menu bagi penerima manfaat dengan sajian yang beragam. Untuk menu Kamis ini, hidangan disiapkan dengan harapan dapat dinikmati dengan baik dan memberikan energi bagi penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas.(Team.MDG.03)

Rabu, 23 September 2026

Ayam Kemangi dan Apel Warnai Menu MBG SPPG Sape Parangina 2 Dapur Istiqomah


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina 2 melalui Dapur Istiqomah kembali menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi penerima manfaat pada Kamis, 24 September 2026.

Menu yang disiapkan terdiri atas nasi putih, ayam kemangi, sayur tumis yang berbahan labu siam, buncis dan wortel, tempe krispi, serta buah apel.

Kombinasi menu tersebut menghadirkan sejumlah jenis makanan dalam satu sajian. Nasi putih menjadi makanan pokok, sementara ayam kemangi dan tempe krispi menjadi lauk. Sajian kemudian dilengkapi dengan sayuran tumis serta buah apel.

Penyediaan menu tersebut diharapkan dapat memberikan asupan gizi dan energi bagi penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dengan menu yang memadukan makanan pokok, lauk, sayuran, dan buah, Dapur Istiqomah SPPG Bima Sape Parangina 2 terus menghadirkan sajian MBG yang beragam bagi penerima manfaat.(Team.MDG.03)