Media Dinamika Global

Selasa, 15 September 2026

Kapolsek Hingga Kasat Bergeser, Ini Daftar Rotasi Mutasi Polres Kabupaten Bima


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Sejumlah pejabat utama dan Kapolsek di lingkungan Polres Bima Kabupaten bergeser dalam rotasi jabatan yang ditandai dengan upacara sertijab, Senin (14/9/2026). Sertijab dipimpin Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar di Lapangan Apel Polres Bima.

Berikut pejabat yang bergeser:

AKP Dediansyah, S.E., M.H. bergeser dari Kasat Resnarkoba menjadi Kasat Reskrim, menggantikan Iptu Ghufron Subeki, S.H.

Iptu M. Fikri Dafa Alfares, S.Tr.K., sebelumnya Kasat Reskrim Polres Bima Kota, kini menjabat Kasat Resnarkoba.

AKP Muhtar bergeser dari Kapolsek Woha menjadi Kasiwas, menggantikan Iptu Ruslan Agus. Sementara Iptu Ruslan Agus menempati jabatan Kapolsek Woha.

Iptu Ghufron Subeki, S.H. bergeser menjadi Kapolsek Belo, menggantikan Iptu Johansyah yang kini menjabat Kasubbagfaskon Baglog Polres Bima Kabupaten.

Sementara Iptu Zuhdar, sebelumnya Paursubbagdalprogar Bagren, kini menjabat Kapolsek Sanggar, menggantikan Iptu (Purn) Arich As'ary.

Kapolres meminta pejabat yang baru segera beradaptasi dan melanjutkan program pelayanan kepada masyarakat dengan profesionalisme dan integritas.(Sekjend MDG)

Dari Bupati Bima Hingga Wagub NTB: Mengenal Sosok Indah Dhamayanti Putri


NTB, Media Dinamika Global.id.-- Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., yang akrab disapa Dae Dinda, resmi mencatatkan sejarah baru dalam peta kepemimpinan Nusa Tenggara Barat (NTB). Tokoh perempuan asal Bima ini dilantik sebagai Wakil Gubernur NTB mendampingi Gubernur Lalu Muhamad Iqbal untuk masa jabatan 2025–2030.

Perjalanan Dae Dinda menuju kursi nomor dua di NTB bukanlah proses instan. Ia adalah sosok pengabdi dengan rekam jejak panjang di tingkat kabupaten.

Pionir Kepala Daerah Perempuan Pertama di NTB.

Dae Dinda mencatatkan sejarah saat terpilih sebagai Bupati Bima pada 2016. Ia menjadi kepala daerah perempuan pertama sepanjang sejarah Nusa Tenggara Barat. Kepemimpinan yang dinilai berhasil membuatnya kembali dipercaya memimpin Kabupaten Bima pada periode kedua hingga tahun 2025.

Melanjutkan Perjuangan dan Menjaga Tradisi.

Latar belakang Dae Dinda lekat dengan ikatan sejarah Kesultanan Bima. Ia adalah istri dari almarhum H. Ferry Zulkarnain, Sultan Bima ke-17 sekaligus Bupati Bima dua periode (2005–2015).

Tekadnya terjun ke panggung politik lahir dari komitmen untuk melanjutkan perjuangan almarhum suami yang wafat pada tahun 2013 saat bertugas di lapangan. Langkah pengabdian ini juga diteruskan oleh putra sulungnya, Muhammad Putera Ferryandi, yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bima sekaligus Sultan Bima ke-18.

Komitmen Pendidikan di Tengah Kesibukan Birokrasi.

Di tengah kesibukan memimpin pemerintahan, Dae Dinda tetap menaruh perhatian besar pada pendidikan. Ia menyelesaikan gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) di STIE Bima pada 2018, kemudian melanjutkan Magister Ilmu Politik (M.I.P.) di Universitas Padjadjaran Bandung dan lulus pada 2021.

Siap Bawa NTB Lebih Inklusif dan Maju

Berbekal pengalaman memimpin daerah selama dua periode, pemahaman dinamika sosial-politik yang matang, dan latar belakang pendidikan yang kuat, Indah Dhamayanti Putri kini siap mendampingi Gubernur Lalu Muhamad Iqbal mengawal pembangunan NTB yang lebih inklusif, maju, dan berkelanjutan.

Helikopter Dauphin Polri Terbang ke Laut Kalimantan, Kombes Agus Herli Pimpin Misi Evakuasi Korban KM Virgo


Kalimantan Selatan, Media Dinamika Global - Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri kembali menunjukkan peran pentingnya dalam operasi kemanusiaan. Menggunakan helikopter Dauphin AS365N3 registrasi P-3103, tim Polisi Udara diterjunkan untuk membantu mengevakuasi jenazah korban kecelakaan laut KM Virgo di perairan Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026).

Operasi udara tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), khususnya pada medan laut yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta kemampuan khusus dalam proses evakuasi.

Dalam misi tersebut, Komandan Helikopter (Helly) SAR dari Polisi Udara, Kombes Pol Agus Herli Sudiawan, memimpin penerbangan menggunakan helikopter Polri Dauphin AS365N3 registrasi P-3103.

Helikopter bergerak dari Bandara Sjamsudin Noor, Banjarmasin, menuju area kecelakaan laut KM Virgo di perairan Kalimantan Selatan. Penerbangan tersebut juga membawa satu personel rescuer Basarnas untuk mendukung pelaksanaan evakuasi langsung dari lokasi.

Tepat pukul 14.54 WITA, helikopter Polri lepas landas menuju area operasi. Misi ini bukan sekadar penerbangan biasa. Kru harus bekerja dalam kondisi operasi SAR di atas laut, yang membutuhkan koordinasi antarpersonel serta penerapan prosedur keselamatan secara ketat.

Setibanya di area pencarian, kru helikopter Polri bersama rescuer Basarnas melakukan proses evakuasi jenazah korban dari laut.

Evakuasi dilakukan menggunakan peralatan hoist yang terpasang pada helikopter. Peralatan tersebut memungkinkan rescuer melakukan proses pengangkatan korban dari area yang sulit atau tidak memungkinkan helikopter melakukan pendaratan.

Dengan koordinasi antara pilot, kru helikopter dan rescuer Basarnas, proses evakuasi dilaksanakan secara hati-hati dan terukur. Keselamatan seluruh personel menjadi prioritas selama operasi berlangsung.

Keberadaan helikopter dalam operasi SAR kecelakaan laut memiliki arti penting, terutama ketika lokasi korban berada di perairan dan membutuhkan waktu cepat untuk dijangkau. Dukungan udara memungkinkan tim SAR memperluas jangkauan sekaligus mempercepat proses evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi menggunakan hoist, jenazah korban dibawa masuk ke dalam helikopter Polri.

Helikopter kemudian meninggalkan area operasi dan menerbangkan jenazah menuju Banjarmasin. Setibanya di daratan, jenazah diserahkan kepada petugas terkait untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Misi tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri dan Basarnas dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Di tengah operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan laut KM Virgo, setiap unsur memiliki peran masing-masing. Dukungan armada udara Polri menjadi salah satu instrumen penting untuk menjangkau lokasi operasi serta membantu proses evakuasi korban dari laut menuju daratan.

Operasi kemanusiaan semacam ini juga menuntut kemampuan khusus dari personel yang terlibat. Penggunaan hoist dari helikopter di atas perairan membutuhkan keterampilan, komunikasi, ketepatan manuver dan koordinasi yang baik antara awak udara dengan rescuer yang berada di bawah helikopter.

Kesalahan kecil dalam operasi udara dapat memiliki konsekuensi besar. Karena itu, setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan prosedur operasi dan keselamatan penerbangan.

Bagi keluarga korban, proses evakuasi juga memiliki makna kemanusiaan yang mendalam. Di balik operasi teknis di tengah laut, terdapat keluarga yang menunggu kepastian mengenai anggota keluarganya.

Karena itu, upaya menemukan dan mengevakuasi korban tidak semata-mata menjadi bagian dari tugas institusi, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dan penghormatan terakhir terhadap korban.

Keterlibatan Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri dalam operasi tersebut menunjukkan bahwa kekuatan udara kepolisian tidak hanya digunakan untuk mendukung tugas penegakan hukum dan pengamanan, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam penanggulangan bencana, operasi SAR, serta berbagai misi kemanusiaan.

Helikopter Dauphin AS365N3 P-3103 yang digunakan dalam misi tersebut menjadi bagian penting dalam mobilitas cepat tim SAR. Kemampuannya membawa personel dan penggunaan perangkat hoist memungkinkan proses evakuasi dilakukan pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur konvensional.

Di bawah kendali Kombes Pol Agus Herli Sudiawan sebagai Komandan Helly SAR, kru Polisi Udara bersama rescuer Basarnas menjalankan misi dengan satu tujuan utama: membawa korban kembali ke daratan agar dapat segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Di tengah luasnya perairan Kalimantan Selatan, suara baling-baling helikopter Polri menjadi bagian dari kerja besar operasi kemanusiaan tersebut.

Tidak hanya membawa personel dan peralatan, penerbangan itu membawa tanggung jawab untuk membantu sesama dalam situasi darurat.

Misi evakuasi korban KM Virgo ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui Polri dan unsur SAR dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk ketika musibah terjadi jauh di tengah perairan.

Sinergi antarlembaga, kesiapan personel serta dukungan sarana udara menjadi faktor penting agar operasi pencarian dan evakuasi dapat berlangsung secara cepat, aman dan efektif.

Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung operasi SAR dan berbagai misi kemanusiaan yang membutuhkan kemampuan udara kepolisian.

Dari udara, darat hingga perairan, tugas kemanusiaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian kepada masyarakat.

Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri - Polri untuk masyarakat.

Redaksi |

Senin, 14 September 2026

KECAMATAN DONGGO JALAN RUSAK, MASYARAKAT BLOKIR JALAN. LALU, DI MANA SUARA WAKIL RAKYAT DAPIL 3


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dapil 3 Kabupaten Bima bukan wilayah tanpa wakil.Di sana ada Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima, yang terpilih dari Dapil Bima 3 Donggo, Soromandi, Sanggar dan Tambora.

Pertanyaan Saya.

Kalau masyarakat sampai memilih memblokir jalan karena bertahun-tahun merasakan jalan yang tidak layak, apakah ini bukan tanda bahwa fungsi representasi sedang bermasalah?

Jangan buru-buru menyalahkan Bupati dan Wakil Bupati.

Karena pembangunan daerah bukan hanya urusan eksekutif. DPRD punya fungsi anggaran, pengawasan, dan representasi rakyat.Apalagi dalam pembahasan anggaran 2026, Pokir DPRD disebut mencapai sekitar Rp31 MILIAR setelah sebelumnya diajukan sekitar Rp40 MILIAR.

Maka rakyat berhak tahu.

Dari puluhan miliar ruang anggaran politik DPRD itu, berapa yang benar-benar menjawab kebutuhan jalan rusak di Dapil 3?Kalau jalan rusak baru ramai setelah rakyat memblokir jalan, maka yang patut dievaluasi bukan hanya pemerintah daerah.Wakil rakyat juga harus bercermin.Sebab wakil rakyat bukan hanya hadir ketika kampanye, bukan hanya berbicara di ruang sidang, dan bukan hanya membawa nama “pokir” bukan yg sering safari keliling kecamatan. WAKIL RAKYAT ITU HARUS MAMPU MEMBAWA SUARA RAKYAT SAMPAI KE MEJA ANGGARAN.

Kalau suara rakyat Dapil 3 tidak sampai ke meja eksekutif dan meja anggaran, lalu sebenarnya siapa yang sedang direpresentasikan?JALAN RUSAK, DAN KAMI MERASA MALU KARENA FUNGSI REPRESENTASI DPRD DAPIL TIGA JUGA IKUT RUSAK.

Bupati Sumbawa Jarot Dorong Penanganan Permukiman Kumuh yang Terpadu dan Berkelanjutan


Sumbawa, Media Dinamika Global - Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya menangani permukiman kumuh secara terpadu dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. saat menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia di Jakarta, Senin, 14 September 2026.

Forum tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan permukiman kumuh, sekaligus menyelaraskan kebijakan dan program agar intervensi yang dilakukan lebih efektif serta sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Bupati Jarot menilai, penanganan permukiman kumuh tidak dapat hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Lebih dari itu, pemerintah harus memastikan masyarakat memperoleh lingkungan tempat tinggal yang sehat, aman, nyaman, dan layak.

“Forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan penanganan permukiman kumuh yang terpadu, berkelanjutan, dan tepat sasaran,” ujar Bupati Jarot.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, penanganan kawasan kumuh diharapkan tidak berhenti pada perbaikan sarana dan prasarana, tetapi memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan warga.

“Ikhtiar ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang sehat, aman, layak, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tegasnya.

Bupati Jarot menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu kunci untuk memastikan program penanganan permukiman kumuh dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.

Melalui koordinasi tersebut, Pemkab Sumbawa berharap dukungan dan program penanganan kawasan kumuh dapat semakin diselaraskan dengan karakteristik serta kebutuhan wilayah.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sumbawa dalam mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat, penanganan permukiman kumuh diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga masyarakat Sumbawa dapat menikmati kawasan hunian yang semakin tertata dan layak.

Redaksi |

Ayam Kecap hingga Capcay Udang, Menu Bergizi Hadir di Dapur SPPG Bima Sape Naru


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— SPPG Bima Sape Naru melalui Dapur UD Lilis kembali menghadirkan menu makanan bergizi bagi anak-anak pada Selasa (15/9/2026). Menu yang disajikan terdiri dari berbagai bahan pangan untuk mendukung kebutuhan nutrisi sekaligus memberikan energi bagi anak dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menu kali ini terdiri dari nasi putih, ayam kecap, tempe orek, capcay udang, serta buah anggur sebagai pelengkap.

Ayam kecap menjadi salah satu sumber protein hewani, sementara tempe orek melengkapi kebutuhan protein nabati. Capcay udang juga menjadi menu yang memadukan sayuran dengan sumber protein, sehingga memberikan variasi makanan dalam satu sajian.

Buah anggur turut disediakan sebagai pelengkap untuk menambah asupan buah dalam menu harian anak-anak penerima manfaat.

Dapur UD Lilis berupaya menghadirkan makanan yang tidak hanya memperhatikan unsur gizi, tetapi juga cita rasa agar dapat dinikmati oleh anak-anak. Menu yang beragam diharapkan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus memberikan energi untuk mendukung kegiatan belajar dan aktivitas sehari-hari.

Kombinasi nasi sebagai sumber karbohidrat, lauk sebagai sumber protein, sayuran, dan buah menjadi bagian dari upaya menghadirkan pola makan yang lebih beragam dan seimbang bagi penerima manfaat.

Melalui penyajian menu yang sehat dan bervariasi, SPPG Bima Sape Naru diharapkan terus memberikan kontribusi dalam mendukung kesehatan, pertumbuhan, serta semangat anak-anak di wilayah Bima.(Team.MDG.03)

Lengkap dan Menggugah Selera, Dapur Sangia Ambarata Sajikan Menu MBG Hari Ini

BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id— Dapur Sangia Ambarata SPPG Bima Sape kembali menghadirkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sajian beragam dan menggugah selera. Menu tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekaligus mendukung aktivitas belajar dan keseharian mereka.

Menu MBG yang disajikan kali ini terdiri dari nasi putih, udang bakar dengan selada, tempe krispi, sayur asam, serta buah anggur hijau.

Untuk melengkapi kebutuhan sayuran, sayur asam diolah menggunakan labu siam, kacang panjang, dan jagung manis. Sementara udang bakar menjadi salah satu sumber protein hewani, sedangkan tempe krispi memberikan tambahan protein nabati.

Sebagai pelengkap, buah anggur hijau turut disediakan untuk menambah asupan buah dalam menu makanan yang diterima anak-anak.

Dapur Sangia Ambarata berupaya menghadirkan menu yang tidak hanya memperhatikan unsur gizi, tetapi juga cita rasa dan variasi makanan. Penyajian menu yang beragam diharapkan dapat membuat anak-anak menikmati makanan yang diberikan sekaligus memperoleh asupan nutrisi yang dibutuhkan.

Menu MBG yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah tersebut diharapkan dapat membantu memberikan energi bagi anak-anak dalam mengikuti kegiatan belajar maupun aktivitas sehari-hari.

Melalui penyediaan makanan yang sehat, bergizi, dan beragam, Dapur Sangia Ambarata SPPG Bima Sape turut mendukung upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak dan terciptanya generasi yang sehat, aktif, serta memiliki semangat belajar.(Team.MDG.03)