Media Dinamika Global: Pendidikan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 September 2026

Baru 40 Hari Menjalankan Tugas, Arsyad Konsisten Bangun Lingkungan Sekolah Yang Aman dan Nyaman.


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Selain fokus pada koridor tugas administratif Kepala sekolah juga memegang peran krusial sebagai inovator dalam merancang lingkungan sekolah yang indah tertib dan nyaman, yang tentunya sangat memengaruhi motivasi belajar siswa serta kenyamanan guru.

Hal itu disampaikan Kepala SDN Penapali, Arsyad, S.Pd., kepada media ini di ruang kelas SDN Penapali, Senin (07/09/26). Ia mengatakan, program yang telah direncanakan harus dijalankan secara konsisten agar membawa perubahan bagi sekolah.

“Tidak ada hari tanpa kerja. Apa yang menjadi program harus berjalan,” ujar Arsyad.

Menurutnya, kemajuan sekolah tidak hanya diukur dari aspek akademik. Jika peningkatan akademik membutuhkan proses panjang, maka aspek nonakademik juga harus menjadi perhatian, terutama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, tertib, dan nyaman bagi siswa maupun guru.

Ia berharap SDN Penapali ke depan dapat menjadi sekolah yang memiliki daya tarik dan menjadi kebanggaan masyarakat.

“Dari segi nonakademik, dari lingkungan sekolahnya, saya ingin sekolah di Penapali ini menjadi ikon Kabupaten Bima. Mulai dari keindahan, ketertiban dan lainnya. Niat saya, SD Penapali menjadi ikon,” katanya.

Arsyad mengungkapkan, dirinya baru sekitar 40 hari menjalankan tugas sebagai Kepala SDN Penapali. Ia mulai aktif bekerja setelah pelantikan pada sekitar 22 Juli 2026, meski terdapat jeda beberapa hari sebelum mulai bertugas di sekolah tersebut.

Sejak pertama datang, ia mengaku langsung melihat berbagai potensi yang dapat dikembangkan. Salah satunya adalah penataan lingkungan sekolah agar terlihat lebih baik dan representatif.

Ia juga berharap adanya dukungan pemerintah melalui program bantuan pembangunan dan peningkatan sarana prasarana sekolah. Salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat direalisasikan adalah paving block untuk lingkungan sekolah.

“Kalau ada bantuan pemerintah terkait biaya dan pembangunan, insyaallah semakin hebat sekolah Penapali ini. Mudah-mudahan tahun 2027 bisa mendapatkan paving block untuk lingkungan sekolah,” harapnya.

Arsyad menegaskan, pihak sekolah akan terus melakukan upaya dan komunikasi dengan pemerintah untuk memperjuangkan peningkatan sarana prasarana sekolah, sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Saat ini, SDN Penapali memiliki sekitar 126 siswa, dengan jumlah tersebut masih didominasi siswa yang melanjutkan dari tahun sebelumnya.

Masa kepemimpinannya yang baru bukan menjadi alasan bagi Arsyad untuk membuat sekolah yang dipimpinnya menjadi lebih baik. Ia ingin SDN Penapali dibawah kepemimpinannya, tidak hanya berkembang dari sisi pembelajaran, tetapi juga mampu tampil sebagai sekolah yang bersih, tertata, indah, dan menjadi kebanggaan masyarakat Penapali, juga masyarakat Kabupaten Bima pada umumnya. (Tim MDG)

Sabtu, 29 Agustus 2026

H.Rusdin Ismail, S.H Putra Donggo Raih Gelar Sarjana Hukum di Usia Senja


Bima NTB.Media Dinamika Global.Id.- H.Rusdin Ismail, S.H Putra Donggo Raih Gelar Sarjana Hukum di Usia Senja. Wisudawan pada Fakultas Hukum UM Bima juga memberi semangat baru untuk tidak menunda-nunda dalam meniti karir dan masa depannya. Wisuda tersebut berlangsung di Halaman Kampus Universitas Muhammadiyah Bima yang dimulai sejak pukul 09.45 Wita.

H.Rusdin Ismail, S.H atau yang biasa disapa H. Ongki pada kesempatan itu menyatakan Saya belajar di Kampus UM bima sebagai Mahasiswa Reguler Murni selama lebih kurang 4 tahun,  yang pasti setiap usaha kecil hari ini akan menjadi bagian dari keberhasilan besar di masa depan. 

Ketika melihat para wisudawan berjalan dengan bangga, saya merasa seakan melihat bayangan diri saya di masa depan dimana saya disitu terlihat sosok diri saya yang lebih dewasa, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi dunia nyata. Ujarnya

Lanjutnya, Saya ingin momen itu menjadi bukti bahwa setiap langkah kecil, setiap tugas yang diselesaikan dengan sungguh-sungguh, dan setiap doa yang dipanjatkan, tidak akan pernah sia-sia.

H.Rusdin Ismail,S.H yang belajar di Fakultas hukum dan Prodi ilmu hukum, mengatakan Momen wisuda bagi saya adalah saat berharga yang menandai akhir dari perjuangan kuliah di UM Bima dan awal dari langkah baru di masa depan.

Wisuda bukan hanya soal seremonial, tetapi bukti nyata bahwa kerja keras dan air mata selama kuliah terbayar lunas. Momen ini terasa istimewa karena dirayakan bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang tersayang.(Team).

Senin, 17 Agustus 2026

SMPN 2 Soromandi Ikuti Gerak Jalan Dan Guru Mengucapkan Selamat HUT Kemerdekaan RI Ke-81


Soromandi. Media Dinamika Global.Id.- SMPN 2 Soromandi Ikuti Gerak Jalan Dan Guru Mengucapkan Selamat HUT Kemerdekaan RI Ke-81, serta turut meramaikan semangat kebangsaan dengan menyampaikan ucapan resmi Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. 

Ucapan ini menjadi wujud partisipasi aktif Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Soromandi & Crewnya dan seluruh Siswa dalam memaknai kemerdekaan bangsa tahun 2026.

Melalui Gerak Jalan ini, jajaran Guru dan Kepala Sekolah yang dipimpin oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Soromandi Suherman, S. Pd.,M. Pd. didampingi oleh Para Siswa, dan lainnya, menyampaikan pesan persatuan.

Mengusung semangat nasional "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur", peringatan ini memperkuat rasa cinta tanah air dan kebersamaan di tingkat masyarakat.

SMPN 2 Soromandi berkomitmen menjaga persatuan serta berkontribusi bagi kemajuan daerah selaras dengan cita-cita bangsa yang telah diperjuangkan sejak 17 Agustus 1945. 

Jumat, 14 Agustus 2026

28 Pelajar Lolos Paskibraka Provinsi NTB 2026, Ini Daftar Lengkap per Kabupaten / Kota


Mataram. Media Dinamika Global.Id.- 28 Pelajar Lolos Paskibraka Provinsi NTB 2026, Ini Daftar Lengkap per Kabupaten / Kota. Pemerintah Provinsi NTB resmi mengumumkan 28 pelajar terbaik yang lolos seleksi jadi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026. Mereka terdiri dari 15 putra dan 13 putri yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di NTB.

Dan para calon Paskibraka ini akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Provinsi NTB pada 6 sampai 19 Agustus 2026 sebelum bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berikut daftar Calon Paskibraka Provinsi NTB 2026 berdasarkan daerah:

1. Kabupaten Bima:

I. Nasrullah – SMAN 1 Lambu (Putra)

II. Muhammad Kaisar Pamungkas – SMAN 1 Sape (Putra)

III. Ainun Jariyah – SMAN 1 Madapangga (Putri)

2. Kota Bima:

I. Athallah Khairy Dzakwan – SMAN 1 Kota Bima (Putra)

II. M. Rifqi Mubarak – MAN 2 Kota Bima (Putra)

III. Danissa Humaira Syawal – SMAN 1 Kota Bima (Putri)

3. Kabupaten Dompu:

I. Muh. Adahil Akbar – SMAN 1 Dompu (Putra)

II. Siti Sufratun Syafirrah Salman – SMA 1 Dompu (Putri)

4. Kabupaten Sumbawa:

I. Ghilbert Halomoan Sinurat – SMAN 1 Sumbawa Besar (Putra)

II. G.P. Widhi Antara – SMAN 2 Sumbawa Besar (Putra)

III. Shafa Nur Aini – SMAN 3 Sumbawa Besar (Putri)

5. Kabupaten Sumbawa Barat:

I. Wira Kamandaka Wibawa – SMAN 1 Poto Tano (Putra)

II. Jhasmine Avara Agustine – Amman Academy (Putri)

6. Kabupaten Lombok Timur:

I. Ardika Maulana Saputra – MAN 1 Lombok Timur (Putra)

II. Muhammad Fatih Nandana Maulana – SMAN 1 Aikmel (Putra)

III. Fitri Fadhila Putri Andini – MAN 1 Lombok Timur (Putri)

IV. Akifa Naila Khaerani – SMA 1 Selong (Putri)

7. Kabupaten Lombok Tengah:

I. Aizar Ahmad Syuja – SMAN 1 Praya (Putra)

II. Lalu Deni Rahman – SMAN 1 Batukliang (Putra)

III. Tsamara Ufaira Azka – SMAN 1 Praya (Putri)

8. Kabupaten Lombok Utara:

I. I Kadek Ngurah Sindhu Maendra Wijaya – SMAN 1 Gangga (Putra)

II. Khansa Iwana Sharikha – SMAN 1 Pemenang (Putri)

9. Kota Mataram:

I. Muhammad Gilang Ramdani – SMAN 9 Mataram (Putra)

II. Ni Komang Anindya Prasista Satya Dewi – SMAN 1 Mataram (Putri)

III. Baiq Aliza Nur – MAN 1 Mataram (Putri)

10. Kabupaten Lombok Barat:

I. Wira Aji Anugrah – SMKN 1 Lingsar (Putra)

II. Zahsya Amira Calystha – SMAN 1 Narmada (Putri)

III. Ni Kadek Oktaviani Putri – SMAN 1 Gunungsari (Putri)

Dari total 28 calon Paskibraka Provinsi NTB 2026, Kabupaten Lombok Timur menjadi daerah dengan wakil terbanyak, yakni empat orang. Sementara Kota Bima, Kabupaten Bima, Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kabupaten Sumbawa masing-masing mengirimkan tiga wakil. Adapun Kabupaten Sumbawa Barat, Dompu, dan Lombok Utara masing-masing diwakili dua pelajar.

Kamis, 13 Agustus 2026

Semarak HUT RI, SMPN 2 Soromandi Terus Beri Kontribusi Positif


Soromandi. Media Dinamika Global.Id.-Semarak HUT RI, SMPN 2 Soromandi Terus Beri Kontribusi Positif. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Soromandi, Suherman, S. PD. M. PD  memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi, semangat, dan kekompakan seluruh guru di lingkungannya yang turut memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 melalui kegiatan Gerak Jalan Indah tingkat Instansi dan Umum se-Kecamatan Soromandi, Kamis (13/8/2026).

Kontingen guru SMPN 2 Soromandi tampil memukau dengan penampilan rapi, barisan yang solid, serta semangat kebangsaan yang membara sepanjang rute yang dilalui, berdampingan dengan berbagai unsur masyarakat dan instansi lain di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi semangat serta kekompakan rekan-rekan guru. Kehadiran kita di sini bukan sekadar mengikuti kegiatan, melainkan memberikan teladan nyata kedisiplinan, persatuan, dan cinta tanah air yang baik bagi peserta didik serta masyarakat luas," ujar Suherman, S. PD. M. Pd.


Ia menambahkan bahwa kebersamaan ini semakin mempererat ikatan kekeluargaan di lingkungan sekolah dan menjadi energi positif untuk terus meningkatkan pengabdian dalam memajukan pendidikan. Partisipasi ini juga menjadi bukti dukungan penuh pihak sekolah dalam menyukseskan rangkaian perayaan kemerdekaan di Kecamatan Soromandi.

Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan aman, turut menyemarakkan suasana peringatan hari kemerdekaan bangsa di tengah masyarakat. Kemudian nampak hadir seluruh Guru yang ada di SMPN 2 Soromandi, Wakasek dan lainnya.(MDG01).

Senin, 03 Agustus 2026

Pasang Papan Edukasi, Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 Tinggalkan Warisan Kepedulian di Desa Baru

Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 Desa Baru, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Jejak pengabdian tak selalu berbentuk bangunan megah atau program bernilai besar. Terkadang, sebuah papan sederhana yang berdiri di sudut kampung mampu menjadi pengingat bahwa pernah ada sekelompok anak muda yang datang membawa harapan, ilmu, dan kepedulian.

Semangat itulah yang diwujudkan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat) Kelompok 55 melalui pemasangan papan edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik di setiap dusun di Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa.

Program tersebut merupakan salah satu agenda utama mahasiswa KKN dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah. Sebanyak empat papan edukasi dipasang di empat dusun sebagai media informasi sekaligus pengingat bagi warga agar membiasakan diri memilah sampah sesuai jenisnya.

Ketua KKN UMMat Kelompok 55 Desa Baru, Nova Pauzan Amri, mengatakan bahwa papan edukasi tersebut bukan sekadar pelengkap fasilitas desa, melainkan sarana pembelajaran yang diharapkan mampu mengubah kebiasaan masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

"Kami memasang empat papan edukasi, masing-masing satu di setiap dusun. Harapan kami sederhana, semoga masyarakat semakin memahami pentingnya memilah sampah organik dan anorganik sebelum dibuang," ujarnya.

Nova menjelaskan, sampah organik merupakan limbah yang mudah terurai secara alami, seperti sisa makanan, kulit buah, sayuran, daun kering, rumput, ranting, hingga kotoran hewan. Sementara itu, sampah anorganik berasal dari bahan buatan yang sulit terurai, seperti plastik, botol kaca, kaleng, besi, styrofoam, dan berbagai jenis kemasan lainnya.

Menurutnya, kebiasaan memilah sampah adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi kebersihan lingkungan serta mengurangi pencemaran di masa depan.

"Papan edukasi ini kami hadirkan agar masyarakat memiliki panduan sederhana dalam membedakan sampah organik dan anorganik. Kami berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh menjadi budaya yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya," tuturnya.

Ia juga berharap masyarakat dapat menjaga papan edukasi tersebut agar tetap berdiri kokoh dan terus memberikan manfaat meski masa pengabdian mahasiswa KKN telah berakhir.

"Ketika nanti kami kembali ke kampus dan tak lagi berada di Desa Baru, semoga papan ini tetap berdiri. Bukan karena papan itu istimewa, tetapi karena ia menjadi saksi bahwa kami pernah hadir, belajar bersama masyarakat, dan mengabdi dengan sepenuh hati," ucap Nova.

Bagi Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55, pengabdian bukan hanya tentang menyelesaikan program kerja, melainkan meninggalkan nilai yang dapat terus hidup di tengah masyarakat. Sebab, ilmu yang dibagikan akan terus bertumbuh ketika diterapkan, dan kepedulian akan tetap dikenang ketika menghadirkan manfaat.

Di kemudian hari, mungkin nama-nama mahasiswa KKN itu akan terlupakan. Namun setiap kali mata warga memandang papan edukasi tersebut, akan selalu ada pesan sederhana yang terus berbicara tanpa suara.

Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Itulah warisan paling berharga yang ingin ditinggalkan oleh Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 untuk Desa Baru-bukan sekadar papan informasi, melainkan semangat kepedulian yang diharapkan terus tumbuh, bahkan setelah mereka pulang.

Redaksi |

Sabtu, 01 Agustus 2026

Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 03 Dorong Daya Saing Madu Desa Piong Melalui Rebranding Produk dan Pembentukan Koperasi


BIMA, Media Dinamika Global - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 03 menggelar sosialisasi bertajuk "Rebranding Identitas Produk Madu" di Aula Kantor Desa Piong, Kabupaten Bima. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan identitas, legalitas, dan kelembagaan usaha madu lokal.

Sosialisasi diikuti oleh para petani madu, Pemerintah Desa Piong, serta masyarakat setempat. Program ini merupakan salah satu agenda kerja KKN UMMAT yang berfokus pada pengembangan usaha mikro berbasis potensi desa agar mampu meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun identitas produk melalui penentuan merek (branding), desain kemasan yang menarik, pembuatan label produk, hingga strategi pemasaran yang efektif. Langkah tersebut dinilai penting agar madu khas Desa Piong memiliki daya saing yang lebih kuat dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa rebranding bukan hanya sebatas mengubah tampilan kemasan, tetapi merupakan strategi membangun citra produk yang profesional, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat posisi produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa juga melakukan pendampingan langsung kepada para petani madu dalam mendesain ulang logo dan kemasan produk. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual madu Desa Piong sekaligus memperkuat identitasnya sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Bima.

Selain aspek pemasaran, mahasiswa turut membantu proses pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai langkah awal legalisasi usaha. Kepemilikan NIB menjadi fondasi penting dalam proses pengajuan sertifikasi halal dan perizinan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga produk madu memiliki legalitas yang lebih lengkap dan peluang pemasaran yang semakin luas.

Sebagai bentuk penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, Mahasiswa KKN UMMAT juga memfasilitasi pembentukan Koperasi Madu Piong Lereng Tambora. Koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para petani dalam mengelola produksi, pengemasan, pemasaran, hingga pengembangan usaha secara lebih profesional, efektif, dan berkelanjutan.

Melalui koperasi, para petani diharapkan mampu memperkuat kerja sama, meningkatkan efisiensi usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Piong.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para petani madu tampak antusias menyampaikan berbagai pengalaman serta kendala yang dihadapi dalam proses produksi maupun pemasaran. Diskusi tersebut menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat untuk merumuskan strategi pengembangan madu Desa Piong agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Mahasiswa KKN UMMAT berharap program ini mampu mendorong para petani untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat legalitas usaha, serta membangun kelembagaan ekonomi yang mandiri. Dengan identitas produk yang kuat dan tata kelola usaha yang baik, madu khas Desa Piong diharapkan mampu bersaing di pasar regional hingga nasional serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 03, Pemerintah Desa Piong, dan para petani madu sebagai simbol komitmen bersama dalam mengembangkan potensi unggulan Desa Piong melalui produk madu yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki legalitas yang memadai.

Redaksi |

Camat Alas Hadiri Pembukaan Turnamen Lomba Olahraga Tradisional, Diselenggarakan Mahasiswa KKN UMMat Desa Kalimango

Foto bersama, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., menghadiri pembukaan Turnamen Lomba Olahraga Tradisional yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 01, berempat di Lapangan Sport Center Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (1/8/2026).

Turnamen yang mengusung tema "Wujudkan Generasi Muda yang Kreatif, Kolaboratif, dan Berkarakter" tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN UMMAT dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus melestarikan olahraga dan permainan tradisional di tengah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kalimango Hery Darfan, S.P., Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.E., Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi PKB Dapil V Sri Wahyuni, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa KKN UMMAT, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam wawancara di sela-sela pertandingan, Camat Alas mengapresiasi dedikasi mahasiswa KKN UMMAT, khususnya Kelompok 01 Desa Kalimango dan Kelompok 55 Desa Baru, yang dinilainya telah menunjukkan kontribusi nyata melalui berbagai program kerja yang hampir seluruhnya berhasil direalisasikan.

"Alhamdulillah, adik-adik mahasiswa KKN dari UMMAT telah menunjukkan kontribusi yang sangat positif. Hampir seluruh program kerja mereka telah terlaksana dengan baik. Momentum HUT RI ini mereka aktif menjadi penyelenggara berbagai kegiatan, mulai dari lomba seni hingga permainan rakyat dan olahraga tradisional," ujar Dr. Usman.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

"Kegiatan seperti ini memberikan edukasi kepada anak-anak bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya melalui berbagai permainan tradisional. Selain itu, kegiatan ini juga menghidupkan pusat-pusat keramaian yang berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM," jelasnya.

Atas nama Pemerintah Kecamatan Alas, Dr. Usman turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Kalimango, Pemerintah Desa Baru, serta seluruh pemerintah desa di Kecamatan Alas yang turut menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI melalui berbagai kegiatan masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Dapil V, Sri Wahyuni, yang memberikan dukungan penuh dan menjadi sponsor terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik," katanya.

Dr. Usman menjelaskan, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi lomba sendok kelereng, balap karung, pukul periuk, latihan drum band, hingga persiapan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) menjelang upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Ia menambahkan, Lapangan Sport Center Desa Kalimango selalu menjadi tuan rumah, dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan upacara peringatan HUT RI 2026.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Alas juga telah menyiapkan sejumlah agenda dalam rangka memeriahkan HUT RI, di antaranya gerak jalan yang akan dilaksanakan pada 10–12 Agustus 2026, karnaval pada 17 Agustus, serta berbagai perlombaan olahraga dan pentas seni yang melibatkan seluruh desa di Kecamatan Alas.

"Melalui kegiatan ini, camat berharap semangat gotong royong, persatuan, serta kecintaan terhadap budaya lokal ini terus tumbuh di kalangan generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan," pungkasnya.

Redaksi |