BIMA, MEDIA DINAMIKA GLOBAL - Di balik senyum polos seorang anak berusia tujuh tahun, tersimpan sebuah mimpi besar yang kini tengah diuji oleh keterbatasan.
Namanya Chayra Showatul Islami, atau akrab disapa Chayra. Putri kecil asal Desa Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, itu berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Kategori Casual Etnik Anak dalam ajang INDONESIA FACE MODEL 2026 tingkat daerah yang digelar di Lapangan Serasuba, Kota Bima.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus masyarakat Kabupaten Bima. Dengan langkah penuh percaya diri, penampilan anggun, dan senyum polos khas anak-anak, Chayra berhasil memikat perhatian dewan juri dan meraih posisi teratas.
Kemenangan itu sekaligus membuka kesempatan bagi Chayra untuk melangkah ke Grand Final INDONESIA FACE MODEL 2026 di Jakarta pada Oktober 2026.
Biodata Chayra:
- Nama: Chayra Showatul Islami
- Nama panggilan: Chayra
- Usia: 7 tahun
- Jenis kelamin: Perempuan
- Alamat: Desa Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima
- Sekolah: SDN No. 2 Tente
Namun, di balik prestasi tersebut, terdapat kisah yang mengharukan.
Mimpi Chayra untuk tampil di panggung Grand Final Jakarta kini menghadapi kendala ekonomi keluarga. Orang tua Chayra mengaku sangat ingin mendampingi dan memberikan kesempatan kepada putrinya untuk melanjutkan perjuangan, tetapi kemampuan finansial yang terbatas menjadi hambatan.
Sebagai orang tua, mereka ingin melihat Chayra membawa nama Kabupaten Bima dan Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional. Karena itu, mereka berharap ada kepedulian dari masyarakat, para dermawan, pelaku usaha, pemerintah, maupun pihak-pihak lain yang bersedia membantu.
“Kami sebagai orang tua sangat bangga dengan prestasi anak kami. Kami ingin sekali mendukung impiannya, tetapi kemampuan kami sangat terbatas. Kami hanya bisa berusaha dan memohon kepada orang-orang baik agar kiranya ada yang mau membantu Chayra melanjutkan perjuangannya ke Jakarta,” ungkap orang tua Chayra.
Bagi Chayra, Jakarta bukan sekadar sebuah kota. Di sana terdapat kesempatan untuk melanjutkan perjuangan setelah berhasil menjadi juara di tingkat daerah.
Di usia yang masih sangat muda, Chayra telah menunjukkan keberanian untuk tampil, berkompetisi, dan mengukir prestasi.
Kini, perjuangan berikutnya membutuhkan dukungan.
Orang tua Chayra berharap putrinya dapat berangkat ke Jakarta dengan dukungan dan doa masyarakat.
“Kami tidak meminta kemewahan. Kami hanya ingin melihat senyum anak kami tetap menyala dan mimpinya tidak berhenti hanya karena keterbatasan ekonomi.”
Mutiara Kecil dari Bima
Kisah Chayra menjadi gambaran bahwa prestasi seorang anak tidak selalu lahir dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang serba berkecukupan.
Setiap anak memiliki mimpi dan kesempatan untuk berkembang. Yang dibutuhkan adalah dukungan, ruang, dan kesempatan agar potensi tersebut dapat terus tumbuh.
Chayra telah mengetuk pintu prestasi dengan menjadi juara pertama di tingkat daerah.
Kini, langkah berikutnya menuju Jakarta membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Maukah kita bersama-sama membantu seorang anak kecil dari Kabupaten Bima agar perjuangannya tidak berhenti hanya karena keterbatasan?
Semoga ada tangan-tangan baik yang tergerak untuk membantu Chayra mewujudkan kesempatan tampil di Grand Final INDONESIA FACE MODEL 2026 di Jakarta.
Dari Desa Naru, Kabupaten Bima, Chayra membawa sebuah mimpi sederhana: terus berprestasi dan membanggakan daerahnya.
Bantu Chayra. Dukung mimpinya. Jaga senyumnya.
Sebab setiap anak berhak memiliki mimpi, dan setiap prestasi layak mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
Redaksi |
